Jurnal IKIP PGRI Jember
Not a member yet
625 research outputs found
Sort by
PENGARUH PEMANFAATAN MEDIA FLASH CARD TERHADAP PENGENALAN PRA MEMBACA ANAK USIA 4-6 TAHUN DI TK NURYA BIL ILMA JEMBER
Proses pembelajaran pra membaca pada saat observasi awal guru belum menggunkan media secara optimal. Guru kurang kreatif dalam menciptakan permainan yang mengedukasi anak. Guru membelajarakan pra membaca dengan cara mengenalkan huruf yang terpisah dengan langsung menujuk dan menyebut bunyinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan media flash card terhadap pengenalan pra membaca anak usia 4-6 tahun di TK Nurya Bil Ilma Jember. Metode penelitian yang digunakan adalah bersifat eksperimen semu (quasi experiment) atau dengan desain one shot case study. Teknik analisis data menggunakan rumus Chi Quadrat. Subyek penelitian adlah anak usia 4-6 tahun di TK Nurya Bil Ilma Jember yang berjumlah 25 orang. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa analisis Chi Kuadrat menghasilkan X2 hitung = 5,85 lebih besar dari X2 tabel = 3,84 pada taraf signifikansi 5 %. Hasilnya menunjukan bahwa ada Pengaruh Pemanfaatan Media Flash Card terhadap Pengenalan Pra Membaca pada anak usia 4-6 tahun di TK Nurya Bil Ilma Jember
Pelatihan Social Entrepreneurship Bagi Masyarakat Pinggiran di Kota Surabaya Barat
Pelatihan social entrepeneurship merupakan salah satu cara untuk menjawab masalah social ekonomi masyarakat pinggiran di kota. Sasaran utama dari kegiatan ini adalah para pemuda dari karangtaruna di daerah Tandes, Surabaya Barat. Strategi dan metode yang dipraktikkan dalam pelatihan ini adalah pemberian materi dengan ceramah, diskusi dan melihat video inspirasi dari Youtube. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan ketrampilan berpikir para pemuda agar lebih berdaya secara sosial. Lebih dari itu, harapannya dengan memberikan wawasan mengenai social entrepeneurship dapat menjadi modal awal untuk menjadi mewujudkan kemandirian dari masyarakat khususnya di daerah pinggiran kota melalui usaha melakukan perubahan berbasis social ekonomi.
 
Pengolahan Umbi Gembili dalam Peningkatan Nilai Tambah di Desa Kasiman Kabupaten Bojonegoro
Saat ini di Desa Kasiman terdapat banyak tanaman umbi gembili yang tersebar di pekarangan warga dan ada juga dilahan persawahan. Permasalahannya adalah masyarakat belum mengetahui bagaimana cara mengolah umbi gembili dalam peningkatan nilai tambah untuk menambah pendapatan keluarga dan harga jual umbi gembili murah karena petani atau warga hanya menjual umbi gembili hasil pertanian secara langsung. Kegitan yang dilakukan adalah Penyuluhan tentang cara mengolah umbi gembili dan pendampingan pengolahan umbi gembili untuk meningkatkan nilai tambah melalui pengolangan makanan berbahan dasar umbi gembili. Hasil dari kegitan ini adalah mitra mampu membuat tepung gembili secara mandiri alasan memilih dibuat tepung ini adalah agar awet, mudah menyimpan, menambah umur masa simpan dan lebih mudah dikreasikan menjadi olahan baru yang, selanjutnya peserta mengembangkan ide- ide mereka dengan bahan tepung ataupun umbi gembili untuk membuat kreasi olahan yang memiliki nilai tambah
Peningkatan Competitive Advantage Dan Intellectual Capital: Implementasi Pada Koperasi Wanita
Pengabdian ini ditujukan untuk mengedukasi pengurus dan anggota Koperasi Wanita Jasmine Sejahtera di Desa Pelawad, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Banten mengenai implementasi Competitive Advantage dan Intellectual Capital dalam Koperasi mereka. Edukasi ini diharapkan mampu mengarahkan secara tepat langkah yang perlu mereka lakukan untuk pengembangan Koperasi agar mampu menyejahterakan lebih banyak lagi anggota. Edukasi ini akan menyajikan beberapa referensi Competitive Advantage dan Intellectual Capital sebagai gambaran mengenai pilihan cara untuk menjadi lebih unggul dari berbagai segi pemasaran yang bisa diimplementasikan dalam koperasi. Output pengabdian ini ditargetkan supaya dapat membantu anggota koperasi mengembangkan model pemasaran mereka. Dengan demikian Koperasi akan semakin berkembangan karena implementasi Competitive Advantage dan Intellectual Capital yang sesuai telah dilakukan
Pengembangan Media Audiovisual Dalam Menerapkan Audiotory Verbal Therapy (AVT) Pada Anak Tunarungu Di Sekolah Inklusi PAUD Situbondo
Anak tunarungu memerlukan intervensi untuk latihan mendengar. Intervensi latihan mendengar yang konvensional kurang optimal untuk dilakukan oleh anak tunarungu. Audiotory verbal therapy merupakan latihan mendengar untuk anak tunarungu. Media audiovisual dikembangkan dalam penerapan audiotory verbal therapy. Tujuan penelitian (1) menghasilkan media audiovisual yang disesuaikan dengan karakteristik anak tunarungu (2) menguji coba hasil media audiovisual terhadap penerapan audiotory verbal therapy pada anak tunarungu. Menurut Dwidjosumarto (dalam Somantri, 1996) berpendapat bahwa seseorang yang tidak atau kurang mampu mendengar suara dikatakan tunarungu. Salah satu penanganan anak gangguan pendengaran adalah AVT (Audiotory Verbal Therapy). Penelitian ini menggunakan metode jenis Research and Development (R n D). Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji Tanda dengan memasukan rumus Z. Berdasarkan hasil analisa data nila Z (2,68) lebih besar daripada nilai Z 0,5 (1,64). Hasil analisa data nilai Z dapat disimpulkan media audio visual dapat diterapkan pada audio verbal therapy (AVT) dan dapat meningkatkan kemampuan dengar siswa tunarung
MENUMBUHKAN KECERDASAN EKOLOGIS SISWA MELALUI GREEN CONSUMER DALAM PEMBELAJARAN IPS
Kecerdasan ekologis tidak hanya memahami dan menghargai alam, tetapi juga menghargai kehidupan itu sendiri. Salah satu indikator kecerdasan ekologis adalah memilih dan membuat keputusan menggunkan barang dengan menjadi konsumen yang cerdas yang bisa kita sebut dengan green consumer. Banyaknya siswa yang belum memiliki kepedulian terhadap lingkungan menjadi masalah yang perlu diperhatikan lebih lanjut. Salah satu solusinya dengan pembelajaran IPS yang harus diimbangi dengan sikap peduli terhadap lingkungan dan keterampilan hidup yang selaras dengan kelestarian alam. Tidak hanya itu dalam pembelajaran IPS guru harus menerapkan model pembelajaran aktif dan kontekstual yang dapat menumbuhkan kecerdasan ekologis siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masalah eksploitasi lingkungan harus segera diatasi dengan mensosialisasikan berperilaku ramah lingkungan yang berkaitan dengan kecerdasan ekologis. Untuk mewujudkan hal itu, pemerintah Kabupaten Banyuwangi meluncurkan program Inspektur Cilik yaitu program pengawasan yang dilakukan oleh sesama peserta didik untuk tidak mengkonsumsi makanan yang tidak sehat. Inspektur Cilik dapat diimplementasikan dalam pembelajaran IPS dengan mengintegrasikan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) yang dikembangkan untuk meningkatkan kecerdasan ekologis dengan menganalisis masalah lingkungan yang berada di lingkungan sekitar siswa
Pemanfaatan Pupuk Organik Cair dari Limbah Ternak Dan Air Leri terhadap Pertumbuhan Selada Merah Hidroponik (Lactuca Sativa Var. Crispa)
Limbah ternak dan air bekas cucian beras (air leri) masih mengandung unsur hara, sehingga dapat dijadikan sebagai bahan dasar dalam pembuatan Pupuk Organik Cair (POC). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan POC dari limbah urine sapi, urine kelinci, dan air leri terhadap pertumbuhan selada merah dengan sistem hidroponik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dan terdiri dari 5 perlakuan yaitu kontrol negatif (POC 0%), kontrol positif (pupuk Abmix 0,1%), POC 10%, POC 20% dan POC 25%. Analisis data menggunakan uji anova dan dilanjutkan dengan uji Duncan pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi POC 25% memberi hasil terbaik terhadap pertumbuhan tanaman selada merah, tetapi hasilnya lebih rendah jika dibandingkan dengan perlakuan kontrol positif
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI MAPEL BAHASA INDONESIA
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif kausal. Tujuan penelitian: (1) MengujiiadakahpPengaruh penggunaan media interaktif terhadap motivasibbelajar siswa, (2) MengujiiadakahhPengaruh penggunaan media interaktif terhadap hasil belajar siswa, (3) MengujiiadakahhPengaruh penggunaannmedia interaktif terhadappmotivasi Belajar dan hasilbbelajar siswassecara bersama- sama. Responden penelitian ini adalah siswi MA Ashri Jember kelas XI A dan XIB sejumlah 57 siswa padaasemesterggenapttahun pelajaran 2018-2019, daerah penelitian menggunakan purposive sampling area. Alat pengumpulan data menggunakan angket, tes dan metode bantu dokumentasi danwwawancara. Derajad0valid\dan reliabel=alat=dengan8uji validitassdanrreliabilitas. Uji2analisis6instrumen7dengan menggunakanK:1) uji deskriptif, 2) uji normalitas, 3) uji9homogenitas. Uji hipotesis iniddengan: 1) uji chi square 2) uji F.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1)dengan hasil F 1,056 pada T hitung taraf signifikansi 0,063. Karena hasil uji sig. t ≥ 0.05 maka H0 ditolak artinya hipotesis nihil ditolak sehingga berlaku hipotesis kerja (Ha) yakni “ada2Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran InteraktifTerhadapEMotivasiOBelajar siswa, 2) dengan hasil F 1,056 pada T hitung taraf signifikansi 0,057. Karena hasil uji sig. t ≥ 0.05 maka H0 ditolak artinya hipotesis nihil ditolak sehingga berlaku hipotesis kerja (Ha) yakni “Ada PengaruhZpenggunaanVmedia interaktif terhadap hasil belajar siswa, 3) dengan hasil F 1,056 pada T hitung taraf signifikansi 0,072. Karena hasil uji sig. t ≥ 0.05 maka H0 ditolak artinya hipotesis nihil ditolak sehingga berlakuhhipotesis kerja (Ha) yakni “Ada Pengaruh penggunaan media4interaktif5terhadap6motivasi7Belajar8dan hasil belajar siswa secara bersama – sama
DINAMIKA KEHIDUPAN MASYARAKAT NELAYAN DUSUN WATU ULO DESA SUMBEREJO KECAMATAN AMBULU PASCA PENGGUNAAN MOTORISASI PERAHU SEBAGAI ALAT TANGKAP IKAN TAHUN 1980
Laut merupakan salah satu sumber daya alam yang dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat nelayan untuk menunjang perekonomian, justru tidak dapat memberikan kepastian pendapatan. Terdapat permasalah yang signifikan antaranya; Faktor internal meliputi rendahnya pendidikan masyarakat pesisir dan faktor eksternal yaitu sarana dan prasarana perikanan yang masih tradisional. Keterbelakangan ekonomi dan rendahnya tingkat kesejahteraan masyarakat pesisir khususnya Desa Sumberejo menarik perhatian pemerintah. Sehingga pemerinta mencanangkan beberapa kebijakan, salah satunya adalah malakukan pengembangan modernisasi alat tangkap ikan dan motorisasi perahu (blue revolution) pada tahun 1970-an di wilayah pesisir Indonesia salah satunya wilayah pesisir provinsi Jawa Timur. Adapun permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana dinamika kehidupan masyarakat nelayan Dusun Watu Ulo Desa Sumberejo Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember tahun 1980 pasca penggunaan motorisasi perahu sebagai alat tangkap ikan?. Penelitian ini menggunakan metode penelitian historis, adapun tahap-tahapnya yaitu; Heuristik (pengumpulan data), Kritik (uji validasi data), Intepretasi (penafsiran data) dan Historiografi (penulisan sejarah). Berdasarkan hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa motorisasi perahu di Dusun Watu Ulo Desa Sumberejo tidak lepas dari kebijakan Blue Revolution. Selain Itu, juga di dukung faktor rasa ingin tahu dan berkembang dari nelayan tradisional supaya dapat mencapai kehidupan yang sejahterah. Penggunaan mesin tempel sebagai alat penggerak kapal memberika dampak yang cukup signifikan bagi masyarakat sekitar. Selain pada sektor perekonomian, juga menjalar pada kehidupan sosial yaitu berubahnya solidaritas nelayan tradisional ke modern, seperti adanya hubungan patron-klien, berubahnya struktur sosial, pola kerja dan sistem bagi hasil
Pelatihan Guru Sekolah Luar Biasa (SLB) Siswa Budhi Surabaya Dalam Membentuk Kecakapan Hidup ABK Melaui Pembelajaran Pkn Berbasis Simulasi Permainan Tradisonal
Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan memberikan pelatihan bagi guru-guru yang mendampingi siswa berkebutuhan khusus di Sekolah Luar Biasa Siswa Budhi Surabaya dalam membangun SDM berdaya saing di Era Global dengan segala keterbatasan fisik yang dimiliki melalui pembelajaran PKn berbasis permainan tradisional. Bagaimanapun kekurangan fisik yang dimiliki oleh siswa Sekolah luar biasa Siswa Budhi mereka juga mempunyai Hak dan kesempatan yang sama sebagai warga negara Indonesia untuk berkembang dan berkarya seperti manusia normal pada umumnya. Skenario dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dengan mempergunakan tes (pretest dan posttest design) dalam pelaksanaannya. Adapun Metode yang dipergunakan dalam kegiatan ini ialah pembelajaran Audio visual dan metode simulasi permainan tradisional. Jumlah peserta dalam kegiatan ini ada 8 orang guru SLB. Ada tiga sesi dalam kegiatan pelatihan ini. Sebelum dilaksanakan kegiatan para peserta diberikan tes awal mengerjakan beberapa soal yang sudah Tim siapkan, adapun tujuan pemberian tes di awal kegiatan ialah untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan para peserta tentang pembelajaran PKn pada siswa berkebutuhan khusus. Hasil dari keseluruhan kegiatan PPM ini, dapat ditarik kesimpulan bahwa ada peningkatan pemahaman dan perbedaan cara mengajar yang dilakukan guru-guru pendamping siswa berkebutuhan khusus dalam pembelajaran PKn yang disampaikan kepada para siswa. Hal ini dapat diukur melalui nilai rata-rata tes awal sebanyak 65.28 dan setelah mengikuti pelatihan nilai rata-rata meningkat menjadi 72.75