Jurnal IKIP PGRI Jember
Not a member yet
625 research outputs found
Sort by
Pelatihan Penulisan Karya Tulis Ilmiah Bagian Abstrak dan Pendahuluan Model Induktif Partisipatif pada Guru SMA/SMK/MA dan Dosen Bahasa di Lubuk Linggau dalam Peningkatan Profesionalitas
Tidak semua guru dan dosen memahami gaya penulsan hasil penelitian atau karya ilmiah yang baik, baik diterbitkan dalam prosiding maupun dalam jurnal khususnya bagian abstrak dan pendahuluan. Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan kualitas guru profesional melalui model pelatihan induktif partisipatif dalam penulisan karya tulis ilmiah bagian abstrak dan pendahuluan. Model pelatihan induktif partisipatif penulisan karya tulis ilmiah jurnal hasil penelitian dalam meningkatkan kualitas profesional guru dan dosen bahasa di Lubuk Linggau bermanfaat bagi pengembangan profesional guru dan dosen dalam penulisan karya ilmiah yang bermutu, mendapatkan pengetahuan dan wawasan yang luas terhadap perkembangan ilmu dan jurnal ilmiah baik lokal maupun nasional, meningkatkan intensitas program dalam wadah prfoesionalitas guru melalui Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), dan mampu berkompetensi dalam konfererensi atau seminar baik nasional maupun internasional, serta publikasi seperti Seminar Nasional MLI Cabang Bengkulu, JOALL, Wacana, Diksa, Triadik, dan Analisis Jurnal Penelitian Pendidikan
Peningkatan Kemampuan Membuat RPP Tematik Melalui Pelatihan Bagi Guru SLB-C Satuan Pendidikan SDLB Semester II Tahun Pelajaran 2017/2018
Faktor terpenting keberhasilan pendidikan adalah guru yang professional. Usaha-usaha untuk mempersiapkan guru menjadi profesional telah banyak dilakukan. Kenyataan menunjukkan bahwa tidak semua guru memiliki kinerja yang baik dalam melaksanakan tugasnya. Masalah yang terjadi di SDLB-C TPA Jember yaitu masih ditemukan adanya guru yang kurang maksimal dalam menyusun RPP Tematik. Dengan keadaan demikian, peneliti sebagai pembina sekolah berusaha untuk memberi alternatif solusi, yaitu melalui metode pelatihan. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Sekolah (PTS). Penelitian ini bertempat di SDLB-C TPA Jember. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 01-28 Februari 2018 kepada guru yang berjumlah 7 orang. Hasil penelitian ini menemukan bahwa pelatihan dapat meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun RPP Tematik yang inovatif dan lengkap. Hal itu dapat dibuktikan dari hasil observasi/pengamatan yang memperlihatkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan guru dalam menyusun RPP Tematik dari siklus ke siklus. Pada siklus I nilai rata-rata komponen RPP 69% dan pada siklus II 83%. Jadi, terjadi peningkatan 14% dari siklus I
Ketuntasan Belajar Matematika Masa Pandemi Covid-19 Program Televisi Edukasi Belajar dari Rumah
Kebijakan pemerintah masa pandemi Covid-19 dibidang pendidikan salah satunya adalah siswa tetap belajar dari rumah masing-masing, televisi edukasi yang disediakan salah satunya pada channel TVRI berupa program edukasi belajar dari rumah. Penelitian ini membahas ketuntasan belajar matematika dengan tujuan untuk mengetahui ketuntasan belajar matematika masa pandemi Covid-19 program televisi edukasi belajar dari rumah dalam mencapai standar ketuntasan minimal sesuai ketentuan Dinas Pendidikan. Jenis penelitian deskriptif, subjek dalam penelitian ini siswa Madrasah Tsanawiyah kelas VIII, teknik pengumpulan data dengan cara observasi dan wawancara. Hasil penelitian, nilai harian pertama dengan materi perbandingan siswa yang tidak tuntas sebanyak 8% sedangkan yang tuntas sebanyak 92%, analisa nilai harian kedua dengan materi teorema Phytagoras siswa yang tidak tuntas sebanyak 12% sedangkan yang tuntas 88%, analisa nilai harian ketiga dengan materi aritmatika sosial siswa yang tidak tuntas sebanyak 12% sedangkan yang tuntas sebanyak 88%, analisa nilai harian keempat dengan materi lingkaran siswa yang tidak tuntas sebanyak 8% yang tuntas 92%, analisa nilai harian kelima dengan materi pecahan siswa yang tidak tuntas 12% yang tuntas 88%, analisa nilai harian keenam dengan materi bangun ruang sisi lengkung siswa yang tidak tuntas 16% sedangkan yang tuntas 84% dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan televisi edukasi TVRI ketuntasan belajar siswa pada penilaian pertama sampai penilaian kelima sudah mencapai kriteria ketuntasan minimal, sedangkan pada penilaian keenam belum mencapai kriteria ketuntasan minimu
PENGARUH STRATEGI DISCOVERY DAN EKSPOSITORI DENGAN GAYA KOGNITIF TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN PPKN DI SMPN 1 JELBUK
Pembelajaran menggunakan metode ekspositori merupakan metode paling dasar yang selalu digunakan. Pembelajaran kooperatif dipandang lebih baik daripada pembelajaran secara individu maupun kelompok. Pembelajaran kooperatif tipe tipe STAD siswa dalam kelompok yang memiliki kemampuan dan jenis kelamin berbeda harus aktif saling membantu dalam belajar, menghargai kelompok serta memiliki tujuan belajar yang sama.
Penelitian ini menggunakan quasi eksperimendengan rancangan faktorial nonequivalent control group design, yang dilaksanakan pada empat kelas, ditentukan melalui undian yaitu kelas VII orang. Dua kelas (VIIA dan VIIB) sebagai kelas eksperimen dan dua kelas (VIIC dan VIID) sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar dikumpulkan melalui kegiatan prates dan pascates dianalisis dengan menggunakan uji statistik MANCOVA berbantuan program SPSS 25.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) strategi pembelajaran tipe STADmenunjukkan hasil belajar pemahaman PPKn yang lebih baik daripada strategi pembelajaran ekspositori; 2) siswa yang memiliki gaya kognitif field independent menunjukkan hasil belajar pemahaman PPKn yang lebih baik daripada siswa yang memiliki gaya kognitif field dependent; 3) terdapat interaksi antara strategi pembelajaran dan gaya kognitif terhadap hasil belajar pemahaman PPKn ; 4) siswa yang dibelajarkan menggunakan strategi pembelajaran kooperatif tipe STAD mendapatkan hasil belajar lebih tinggi pada pelajaran PPKn dibandingkan dengan strategi pembelajaran ekspositori; 5) siswa yang memiliki gaya kognitif field independent menunjukkan hasil belajar PPKn lebih tinggi daripada gaya kognitif field dependent; 6) tidak ada interaksi antara strategi pembelajaran dan gaya kognitif terhadap hasil belajar PPKn.
Berdasarkan temuan penelitian ini disarankan: 1) guru hendaknya menerapkan strategi pembelajaran kooperatif tipe STAD sebagai salah satu strategi pembelajaran dalam pembelajaran PPKn; 2) guru perlu memperhatikan gaya kognitif siswa sebelum menerapkan strategi pembelajaran
PENGARUH MODEL TGT TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DAN PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK DI PAUD AL-MAHRUS II JEMBER
Penelitian ini menggunakan kuantitatif kausal untuk mengetahui manfaat model pembelajaran Team Game Tournament (TGT) pengaruhnya terhadap motivasi belajar dan perkembangan sosial emosional anak PAUD Al-Mahrus II Jember Semester Genap Tahun Pembelajaran 2018-2019.
Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah: 1) adakah pengaruh model pembelajaran Team Game Tournament (TGT) terhadap motivasi belajar? 2) adakah pengaruh model pembelajaran Team Game Tournament (TGT) pengaruhnya terhadap perkembangan sosial emosional; dan 3) adakah pengaruh model pembelajaran Team Game Tournament (TGT) terhadap motivasi belajar dan perkembangan sosial emosional secara bersama-sama? Tujuan: 1) menguji adakah pengaruh model pembelajaran Team Game Tournament (TGT) pengaruhnya terhadap motivasi belajar; 2) menguji adakah pengaruh model pembelajaran Team Game Tournament (TGT) terhadap perkembangan sosial emosional; 3) menguji adakah pengaruh model pembelajaran Team Game Tournament (TGT) terhadap motivasi belajar dan perkembangan sosial emosional secara bersama-sama?
Responden penelitian ini adalah anak PAUD Al-Mahrus II Jember Semester Genap Tahun Pembelajaran 2018-2019 dengan jumlah 30 anak, daerah penelitian ditentukan dengan metode purposive sampling. Alat pengumpul data menggunakan angket, dokumentasi, dan wawancara. Derajad valid dan reliabel alat dengan uji validitas dan reliabilitas. Uji analisis instrumen menggunakan: 1) uji deskriptif; 2) uji normalitas; dan 3) uji homogenitas. Uji hipotesis dengan: 1) regresi linier berganda; dan 2) uji F.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) nilai sig. dari variabel model pembelajaran Team Game Tournament (TGT) pengaruhnya terhadap motivasi belajar 0.000, kesimpulan sig. > 0,05, berarti terdapat pengaruh model pembelajaran Team Game Tournament (TGT) pengaruhnya terhadap motivasi belajar, 2) nilai sig. dari variabel pengaruh model pembelajaran Team Game Tournament (TGT) pengaruhnya terhadap perkembangan sosial emosional adalah 0.000, kesimpulan sig. > 0,05, ini berarti terdapat pengaruh model pembelajaran Team Game Tournament (TGT) terhadap perkembangan sosial emosional, 3) hasil output analisis regresi diperoleh Fhitung 31.654 dengan sig. 0,000, karena >0,05 maka terdapat pengaruh model pembelajaran Team Game Tournament (TGT) terhadap motivasi belajar dan perkembangan sosial emosional secara bersama-sama.
Saran supaya pendidik PAUD dapat menerapkan model pembelajaran Team Game Tournament (TGT), memperhatikan motivasi belajar anak dan perkembangan sosial emosional
Peningkatan Hasil Belajar IPA Tentang Ketergantungan Manusia dan Hewan Pada Tumbuhan Melalui Metode Karya Wisata Pada Siswa Kelas V SLB-A TPA Jember
Tujuan dilaksanakan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar IPA tentang ketergantungan manusia dan hewan pada tumbuhan melalui metode karya wisata pada siswa kelas V SLB-A TPA Jember. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan (action research), yang meliputi planning (perencanaan), action (tindakan), observation (pengamatan), dan reflection (refleksi). Penelitian ini bertempat di SLB-A TPA Jember, pada bulan september. Subyek penelitian adalah siswa-siswi kelas V SLB-A TPA Jember pada pokok bahasan tentang ketergantungan manusia dan hewan pada tumbuhan. Hasil kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan selama dua siklus, dan berdasarkan seluruh pembahasan serta analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa, hasil belajar IPA pada materi pokok ketergantungan manusia dan hewan pada tumbuhan kelas V SLB-A TPA Jember dapat meningkat melalui penerapan metode karya wisata. hal ini dapat dilihat bahwa hasil akhir siklus pembelajaran ke II ini semakin meningkat dibanding siklus I, dari rata-rata 60% menjadi 81,67%. dengan demikian, dapat dikatakan hasil belajar ipa pada siklus II dinilai telah tuntas
Penerapan Metode Discovery Dengan Media Flashcard Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Pokok Bahasan Pembentukan Tanah Pada Siswa Autis Kelas V SLB – B & Autis TPA Jember
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan metode discovery dengan media flashcard untuk meningkatkan hasil belajar IPA pokok bahasan pembentukan tanah pada siswa kelas V SLB – B & autis TPA Jember semester genap tahun pelajaran 2018/2019. Subyek penelitian ini adalah mata pelajaran IPA, khususnya pada pokok bahasan tentang pembentukan tanah, pada siswa kelas V SLB - B & Autis TPA Jember, dengan jumlah siswa 3 anak. Pelaku tindakan kelas adalah guru kelas V yang dibantu oleh teman sejawat dan kepala sekolah selama melaksanakan penelitian. Tempat penelitian pembelajaran adalah di SLB - B & Autis TPA Jember kabupaten Jember. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, siklus I rentang tanggal 4 – 8 februari 2019, siklus II pada rentang tanggal 11 – 15 februari 2019 dan sesuai dengan jadwal kegiatan. Penelitian ini di bantu oleh teman sejawat sebagai rekan kerja dan pengamat dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini yaitu hasil belajar IPA pada pokok bahasan pembentukan tanah di kelas V SLB - B & Autis TPA Jember dapat meningkat melalui penerapan metode discovery dengan media flashcard. Hal ini dapat dilihat bahwa pada siklus I, dari 3 siswa yang tuntas sebanyak 2 siswa (66%) dan yang belum tuntas sebanyak 1 siswa lain (34%). Sedangkan pada siklus II, semua siswa telah tuntas (100%). Jadi, dari siklus I ke siklus II ada peningkatan hasil belajar sebesar 34%
Efek Persentase Genangan Air terhadap Waktu pada Hipoksia Beberapa Aksesi Tembakau (Nicotiana tabacum L.)
Penggunaan aksesi yang toleran terhadap genangan sangat dibutuhkan dalam rangka menekan kerugian dalam budidaya tembakau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah presentase genangan air memiliki efek terhadap waktu pada hipoksia tanaman tembakau . Penelitian ini dilaksanakan di Green House UPT Pengujian Sertifikasi Mutu Barang Lembaga Tembakau Jember.. Penelitian dilaksanakan mengikuti Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) dengan 3 ulangan. Penelitian ini dilakukan menggunakan kombinasi 2 perlakuan: presentase genangan air (0%, 20%, 40%, 60%) dan aksesi tembakau (33 aksesi ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum perlakuan dengan genangan air pada varietas yang berbeda-beda memberikan pengaruh terhadap waktu bertahan aksesi tembakau dalam kondisi hipoksia. Semakin besar presentase genangan air, maka waktu bertahan aksesi tembakau dalam kondisi hipoksia semakin kecil. Hasil rerata waktu bertahan aksesi tembakau terhadap genangan air secara berurutan menunjukkan rerata waktu 75,37, 82,93, 91,29. dan 175 jam.
 
PENERAPAN METODE PROBLEM SOLVING SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK KELAS VIII MTS AL – ISHLAH KECAMATAN MAYANG DALAM MATA PELAJARAN IPS TERPADU TAHUN AJARAN 2018-2019
Nilai siswa MTs Al-Islah Mayang tergolong rendah. Penerapan model pembelajaran Problem Solving dilakukan untuk meningkatkan Kemampuan berfikir kritis pada peserta didik. Penelitian ini berjenis Penelitian Tindakan Kelas dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Penelitian ini dilakukan dua siklus, yang terdiri dari dua pembelajaran. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII MTs Al-Islah Mayang teridiri dari 10 siswa laki-laki dan 9 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan test. Teknik analisis data menggunakan teknik kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan guru pada siklus I mendapat nilai 60% dengan kriteria Cukup.Pemahaman materi siswa pada pra siklus rendah dan meningkat pada siklus I menjadi 63% masih rendah di lanjut pada siklus II meningkat 89% signifikat dengan kriteria baik. kesimpulan dalam penelitian ini membuktikan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Solving meningkatkan kemampuan berfikir kritis pada siswa khelas VIII MTs Al-Islah Mayang
UPAYA MENINGKATKAN PERILAKU PRO SOSIAL MELALUI KONSELING KELOMPOK PADA SISWA KELAS XIIA2 SMA NEGERI I DOLOPO
Memperhatikan karakter dari siswa SMA maka perlakuan dan atau tindakan harus sesuai dengan tahap perkembangan mereka. Salah satu media yang tepat untuk memberikan perlakuan tersebut adalah melalui layanan bimbingan dan konseling. Bimbingan dan konseling sebagai salah satu unsur pendidikan yang memegang peranan strategis karena langsung bersentuhan dengan aspek pribadi siswa. Dari fakta yang ditemukan disekolah, pada siswa kelas XIIA2 SMA Negeri 1 Dolopo tahun pelajaran 2018/2019 masih terdapat beberapa siswa yang memiliki sikap/perilaku yang kurang sosial misalnya tidak peduli dengan teman,cuek,tidak mau kerjasama, interaksi antar siswa kurang tampak (membuat gang),siswa kurang memiliki perhatian/empati terhadap tamannya dsbnya,hal ini dapat menghambat proses pembelajaran. Metode penelitian yang dihunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan sumber data berdasarkan angket dan observasi. Hasil penellitian yang didapatkan adalah bahwa konseling kelompok dapat meningkatkan perilaku pro sosial siswa SMAN I Dolopo, yang meliputi kemampuan untuk berinisiatif dalam memulai suatu hubungan interpersonal, kemampuan untuk membuka diri, kemampuan untuk bersikap asertif, kemampuan untuk memberikan dukungan emosional kepada individu lain dan, kemampuan mengelola dan mengatasi konflik