Jurnal IKIP PGRI Jember
Not a member yet
625 research outputs found
Sort by
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG PENJUMLAHANMELALUI MEDIA AQURIUM DUA DIMENSI PADA SISWA TUNAGRAHITA KELAS VII C1 SMPLB KEMALA BHAYANGKARI TRENGGALEK SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2018/2019
Anak Tunagrahita Sedang mengalami kesulitan dalam mempelajari hal-hal yang bersifat abstrak, sulit berkonsentrasi, cepat lupa, dan miskin pengalaman, sehingga mereka mengalami kesulitan dalam pembelajaran, salah satunya dalam pembelajaran matematika. Matematika memiliki tingkat kesulitan paling tinggi, karena apabila diajarkan dengan ceramah akan menjadi materi abstrak (tidak nyata) Salah satu hasil belajar yang ingin dicapai adalah anak mampu menyelesaikan penjumlahan.Menurut BSQP Kompetensi Dasar Matematika kelas VII C1 SMPLB untuk semester 1 pada mata pelajaran Matematika dengan pokok bahasan penjumlahan memerlukan keterampilan khusus. Untuk itu diperlukan suatu alat bantu sebagai pendekatan pembelajaran. Menurut Estiningsih (dalam Ari, 2009) menyatakan bahwa alat peraga merupakan media pembelajaran yang mengandung atau membawakan ciri-ciri dari konsep yang dipelajari.Media Aquarium Dua Dimensi merupakan salah satu media yang murah dan dekat dengan lingkungan sehari-hari..Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Kemampuan Berhitung PenjumlahanMelalui Media Aqurium Dua Dimensi Pada Siswa Tunagrahita Kelas VII C1 SMPLB-C Kemala Bhayangkari Trenggalek Semester I Tahun Pelajaran 2018/2019. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan di SMPLB Kemala BhayangkariTrenggalek yang dilaksanakan pada bulan September - November 2018pemahaman konsepberhitung penjumlahanmelalui media aquarium dua dimensi.Sedangkan kelas yang dijadikan obyek dalam Classroom Action Research ini adalah siswa tunagrahita Kelas VII C1SMPLB Kemala Bhayangkari Semester 1Tahun Pelajaran 2018/2019 yang siswanya berjumlah 9 anak. Berdasarkan langkah-langkah yang diterapkan dalam 2 siklus pada penelitian tindakan kelas ini dapat disimpulkan bahwa hasil Kemampuan Berhitung PenjumlahanMelalui Media Aqurium Dua Dimensi Pada Siswa Tunagrahita Kelas VII C1 SMPLB-C Kemala BhayangkariTrenggalek Semester I Tahun Pelajaran 2018/2019 mengalami peningkatan setelah diterapkanMedia aquarium dua dimensi. Hal ini dapat dibuktikan dengan kenaikan rata-rata kemampuan membilang, pada sebelum siklus 54,4, siklus I sebesar 70 dan siklus II sebesar 80. Ketuntasan juga mengalami peningkatan pada sebelum siklus sebesar 22,2%, pada siklus I sebesar 66,7 % dan pada siklus II sebesar 88,9%
PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KARIR TERHADAP PERENCANAAN KARIR SISWA KELAS XI IPS 2 SMA NEGERI PASIRIAN KABUPATEN LUMAJANG TAHUN AJARAN 2017/2018
Layanan bimbingan karir di sekolah dapat membantu siswa untuk memperoleh gambaran serta keyakinan dalam pemilihan karir. Dalam layanan ini salah satu pelayanan yang dapat membantu siswa dalam merencanakan karirnya serta mengambil keputusan mengenai dirinya sendiri. Tujuan dari penelitian ini dalah ingin mengetahui adakah pengaruh layanan bimbingan karir terhadap perencanaan karir siswa kelas XI IPS 2 SMA Negeri Pasirian. Desain penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif (kausal). Metode penentuan daerah penelitian menggunakan metode Purposive Sampling dengan jumlah subyek penelitian adalah 28 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan tiga metode yaitu wawancara, angket dan dokumentasi, pengumpulan data yang utama digunakan peneliti adalah metode angket. Dalam analisis data menggunakan rumus Product Moment kemudian diolah dengan bantuan SPSS versi 17.00. Pada perhitungan SPSS dapat dilihat korelasi antara layanan bimbingan karir terhadap perencanaan karir siswa di SMA Negeri Pasirian diperoleh angka 0,943 yang menunjukkan nilai korelasi tergolong sangat tinggi yang berarti data keduanya berpengaruh. Berdasarkan hasil analisis dan pengujian hipotesis, diperoleh data bahwa Ho ditolak yang berarti ada pengaruh layanan bimbingan karir terhadap perencanaan karir siswa..Yang berarti ada pengaruh yang signifikan antara bimbingan karir terhadap perencanaan karir siswa
Penyuluhan Tentang Bermedia Sosial yang Baik Bagi Siswa MA Nurut Tauhid Lumajang
Keberadaan media sosial berbasis internet menjadi tantangan tersendiri bagi kehidupan manusia sehari-hari. Ia seakan pisau bermata dua, punya sisi positif dan negatif. Khususnya, bagi para pemuda yang merupakan generasi penerus bangsa. Pengabdian kepada masyarakat ini menjadikan para siswa, sebagai kelompok pemuda, di Madrasah Aliyah atau MA Nurut Tauhid sebagai sasaran. Pengabdian yang dilakukan berupa penyuluhan tentang bermedia sosial yang bijak. Metode yang dilakukan adalah memberi ceramah intensif tentang empat hal pokok terkait media sosial. Pertama, menggunakan media sosial secara cermat. Kedua, dampak positif media sosial. Ketiga, dampak negatif media sosial. Keempat, waspada kecanduan media sosial. Penyuluhan dilaksanakan empat hari berturut-turut kepada 30 siswa kelas IX, tiap hari 45 menit. Sehingga, para siswa tidak bosan dan mendapat materi secara efektif. Hasilnya, para siswa antusias menerima materi yang diberikan dan diskusi berjalan dengan baik. Harapannya, para siswa bias bermedia sosial secara bijak dan dapat menyebarkan wawasan tentang bagaimana bermedia sosial secara baik pada orang-orang di sekitar
Penggunaan Metode Fernald Untuk Meningkatkan Prestasi Membaca Braille Bagi Siswa Tunanetra Kelas II Di SLB-A TPA Jember Semester II Tahun Ajaran 2016/2017
Keterampilan membaca perlu dimiliki oleh setiap orang, baik orang normal maupun orang yang memiliki hambatan. Bagi tunanetra yang total, kegiatan membaca dengan menggunakan ujung-ujung jarinya, sedangkan bagi tunanetra low vision dianjurkan memaksimalkan sisa penglihatan yang masih dimiliki. Subyek penelitian adalah Siswa Tunanetra Kelas II di SLB-A TPA Jember semester genap Tahun Ajaran 2016/2017. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah adalah tes, observasi dan interview. Analisis data menggunakan analisis komperatif dengan grafik, yaitu membandingkan kondisi nilai tes awal siklus I dan tes setelah siklus II, masing –masing siklus terdiri dari perencanaan (planing), tindakan (acting), pengamatan, dan refleksi. Metode yang digunakan adalah metode Fernald atau metode VAKT (Visual, Auditory, Kinestetic and Taktik). Setelah penggunaan Metode Fernald, diperoleh nilai terendah tiap fasenya selalu ada kenaikan. Pada pra-siklus nilai terendah 50, pada siklus I menjadi 55, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 70. Perolehan nilai tertinggi pada pra-siklus 60, pada siklus I meningkat menjadi 70, dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 85. Kenaikan juga terlihat pada nilai rata-rata. Pada pra-siklus nilai rata-rata 55, siklus I naik menjadi 63,33 dan pada siklus II meningkat menjadi 70,33. Pencapaian ketuntasan belajar juga mengalami peningkatan. Pada pra-siklus 0%, siklus I meningkat menjadi 66,67% dan pada siklus II meningkat menjadi 100%. Berdasarkan penelitian tersebut, diambil kesimpulan bahwa Penggunaan Metode Fernald dapat Meningkatkan Prestasi Membaca Braille Bagi Siswa Tunanetra Kelas II di SLB-A TPA Jember semester genap Tahun Ajaran 2016/2017
Efektivitas Pembelajaran Matematika Menggunakan Media Pemberian Tugas Google Form Di Masa Pandemi Covid-19 Terhadap Hasil Belajar Siswa
Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan efektivitas pembelajaran matematika menggunakan media pemberian tugas Google Form di masa pandemi Covid-19 terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan tes dan angket. Subyek pada penelitian ini adalah siswa kelas VII di SMPN 1 Tajinan Malang dengan jumlah 252 siswa. Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar siswa yang tuntas mencapai 75.4% dan berada pada klasifikasi baik; respon siswa terhadap pemberian tugas Google Form berada pada kategori baik. Sehinga dari kedua kategori bisa diambil kesimpulan bahwa pembelajaran matematika dengan menggunakan media pemberian tugas Google Form dimasa pandemi Covid-19 dikatakan efekti
PENGARUH PENGELOLAAN DIRI TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA KELAS XI SMK DARUL HIKMAH SUMBERSARI TAHUN AJARAN 2017/ 2018
Pengelolaan diri merupakan layanan kemampuan individu dalam mengatur dan mencegah dirinya melalui kebiasaan perilaku yang lebih baik dari sebelumnya yang dapat mempengaruhi minat belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk dapat mengetahui adanya pengaruh pengelolaan diri terhdap peningkatan minat belajar siswa XI SMK Darul Hikmah Sumbersari Tahun Ajaran 2017/2018. Desain penelitian ini adalah penelitian kuantitratif (kausal). Metode penentuan daerah penelitian menggunakan metode Purposive Sampling Area dengan pertimbangan tertentu yaitu SMK Darul Hikmah Jember. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 40 siswa menggunakan metode Sampling Kuota. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi tidak terstruktur, dokumentasi dan angket. Untuk pengumpulan data yang utama menggunakan rumus korelasi Product Moment. Dengan bantuan SPSS v.17. Hasil data yang di peroleh melalui perhitungan SPSS dapat diketahui korelasi antara pengelolaan diri dan minat belajar siswa kelas XI SMK Darul Hikmah Jember diperoleh angka 0,597 hal ini berarti 59,7% data keduanya berpengaruh. Koefisien korelasi signifikan dengan tanda ** yaitu tingkat kepercayaan sebesar 99%. Berdasarkan hasil analisis dan pengujian hipotesis, diperoleh data bahwa Ho ditolak yang berarti ada pengaruh pengelolaan diri terhadap minat belajar siswa . Berarti dalam penelitian ini ada pengaruh yang signifikan antara pengelolaan diri terhadap minat belajar siswa kelas XI di SMK Darul Hikmah Sumbersari tahun ajaran 2017/2018. Hal ini dapat dilihat pada hasil perhitungan angket pada perhitungan SPSS V.17
Implementasi Pembelajaran Kooperatif Take and Give dalam Pembelajaran IPA terhadap Retensi Siswa SMP Negeri 01 Arjasa
Retensi siswa SMP Negeri 01 Arjasa tergolong rendah. Implemntasi metode pembelajaran kooperatif Take and Give dilakukan untuk mengetahui efektivitasnya terhadap retensi siswa. Penelitian ini berjenis Penelitian Tindakan Kelas dilaksanakan dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Penelitian ini dilakukan satu siklus. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII D SMP Negeri 01 Arjasa teridiri atas 28 peserta didik. Metode pengumpulan informasi memakai test. Analisa data menggunakan teknik kualitatif. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa keterampilan guru pada siklus I memperoleh skor 91% dengan kriteria sangat bagus. Retensi siswa pada pra siklus dilihat dari ketuntasan klasikal 30% dengan kriteria sangat rendah dan meningkat pada siklus I menjadi 84% dengan kriteria baik. Hasil penelitian ini membuktikan pengimplementasian metode pembelajaran kooperatif Take and Give dapat meningkatkan retensi siswa kelas VIII D SMP Negeri 01 Arjasa.
 
PENGEMBANGAN MEDIA POP-UP BOOK EKSISTENSI BUNGKER JEPANG DI KABUPATEN JEMBER UNTUK MENGUATKAN NASIONALISME SISWA KELAS XI SMA PLUS BUSTANUL ULUM PUGER TAHUN AJARAN 2018/2019
Penelitian ini bertujuan untuk menguatkan sikap nasionalisme siswa kelas XI SMA Plus Bustanul Ulum Puger. Peneliti menggunakan teknik field research. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian Research and Development (R&D). Penelitian ini ditujukan untuk menguatkan sikap Nasionalisme siswa melalui Pengembangan Media Pop-Up Book Eksistensi Bungker Jepang Di Kabupaten Jember. Data yang diambil adalah data uji validitas dan uji reliabilitas. Desain uji coba adalah desain eksperimen one group pre-test dan post-test. Metode analisa menggunakan uji beda rerata, dengan menggunakan taraf signifikansi 5%=0,444 dan 1%= 0,561 dengan N=20 orang siswa pada kelas uji coba terbatas, sedangkan pada kelas luas menggunakan taraf signifikasi 5%=0,361 dan 1%=0,463 dengan N=30. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa, Pengembangan Media Pop-Up Book Eksistensi Bungker Jepang Di Kabupaten Jember dapat menguatkan Nasionalisme Siswa Kelas XI SMA Plus Bustanul Ulum Puger Tahun Ajaran 2018/2019, dengan hasil data uji coba angket pre-test = 63,11%, post-test = 75,41%, serta uji coba ketuntasan belajar yang meningkat dari uji coba awal pre-test = 61,00% menjadi 74,50% pada uji coba post-test pada kelas uji coba terbatas. sedangkan pada kelas luas didapati hasil data uji coba angket pre-test = 67,36% dan post-test = 78,60%, dan pada uji coba ketuntasan belajar meningkat dari uji coba pre-test = 62,16% menjadi 77,66% padauji coba post-test
PENGARUH MODEL AKTUALISASI EKSTRAKURIKULER WAJIB PENDIDIKAN KEPRAMUKAAN TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS VII DI SMPN 3 JEMBER
Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif kausal yang ingin mengetahui Pengaruh model aktualisasi Ekstrakurikuler Wajib terhadap motivasi belajar dan hasil belajar Mapel IPA siswa kelas VII di SMPN 3 Jember Semester Genap Tahun Pembelajaran 2018/2019.
Permasalahan yang dikaji didalam suatu penelitian adalah: 1) Apakah ada pengaruh tentang model aktualisasi ekstrakurikuler wajib pendidikan kepramukaan terhadap motivasi belajar, 2) Apakah ada pengaruh model aktualisasi ekstrakurikuler wajib pendidikan kepramukaan terhadap hasil belajar, 3) Apakah ada tpengaruh model aktualisasi ekstrakurikuler wajib pendidikan kepramukaan secara bersama-sama erhadap motivasi belaja dan hasil belajar.
Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui:1) Pengaruh model aktualisasi ekstrakurikuler wajib pendidikan kepramukaan terhadap motiavsi belajar, 2) Pengaruh model aktualisasi ekstrakurikuler wajib pendidikan kepramukaan terhadap hasil belajar, 3) Pengaruh model aktualisasi ekstrakurikuler wajib pendidikan kepramukaan secara bersama-sama terhadap motivasi belajar dan hasil belajar.
Responden penelitian ini adalah Penelitian dilakukan pada siswa kelas VII di SMPN 3 Jember R 7 A dan 7 B sejumlah 56 siswa pada semester genap tahun pelajaran 2018-2019,penelitian ditentukan dengan metode purposive sampling. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain kausal. Alat pengumpul data menggunakan adalah 1) Observasi (pengamatan), 2) Interview (wawancara), 3) Kuesioner (angket) dan 4) Dokumentasi. Reliabel alat dan derajad valid dengan uji reliabilitas dan validitas. Uji analisis instrumen menggunakan: 1) uji normalitas, 2) uji homogenitas, 3) uji deskriptif. Uji hipotesis dengan: Tests of Between – Subjects Effects.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) denganHasil F3,113 pada T hitung taraf signifikansi 0,069. Karena hasil uji sig. t ≥ 0.05 maka H0 ditolak artinya hipotesis nihil ditolak sehingga berlaku hipotesis kerja (Ha): Ada pengaruh model aktualisasi ekstrakurikuler wajib pendidikan kepramukaan terhadap motivasi belajar, 2) Hasil F 3,113 pada T hitung taraf signifikansi 0,093. Karena hasil uji sig. t ≥ 0.05 maka H0 ditolak artinya hipotesis nihil ditolak sehingga berlaku hipotesis kerja (Ha): Ada pengaruh model aktualisasi ekstrakurikuler wajib pendidikan kepramukaan terhadap hasil belajar, 3) Hasil F 3,113 pada T hitung taraf signifikansi 0,078. Karena hasil uji sig. t ≥ 0.05 maka H0 ditolak artinya hipotesis nihil ditolak sehingga berlaku hipotesis kerja (Ha): ada pengaruh model aktualisasi ekstrakurikuler wajib pendidikan kepramukaan terhadap secara bersama-sama terhadap motivasi belajar dan hasil belajar.
Saran dari penelitian ini bagi siswa diharapkan dapat menerapkan penggunaan model aktualisasi ekstrakurikuler wajib pendidikan kepramukaan hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa model aktualisasi ekstrakurikuler wajib pendidikan kepramukaan sebagai media pembelajaran sehingga akan memperoleh motivasi belajar dan hasil belajar maksimal
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DAN HASIL BELAJAR SISWA DI TK DHARMA WANITA JENGGAWAH
Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif kausal yang ingin mengetahui pengaruh model pembelajaran tematik terhadap motivasi belajar dan hasil belajar murid di TK Dharma Wanita Jenggawah Semester Genap Tahun Pelajaran 2018- 2019. Permasalahan yang dibuat dalam penelitian ini adalah: Adakah Pengaruh Model Pembelajaran Tematik Terhadap Motivasi Belajar murid?. Responden penelitian ini adalah Penelitian dilakukan pada siswa TK Dharma Wanita Jenggawah sejumlah 40 murid pada semester genap tahun pelajaran 2018-2019, tempat penelitian ditentukan dengan metode purposive sampling. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain kausal. Alat pengumpul data menggunakan angket, tes serta metode bantu dokumentasi dan wawancara. Derajat kebebasan dan reliable alat dengan uji validitas dan reliabilitas. Uji analisis instrument menggunakan:.1).uji.normalitas, 2) uji deskriptif 3) uji homogenitas. Uji hipotesis dengan: 1) uji chi square 2) uji F.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) F hit 11,200a> t tabel 2,042 yang berarti hipotesis penelitian tidak terbukti dengan taraf kepercayaan 95% Karena hasil uji sig. t ≥ 0.05 maka H0 ditolak artinya hipotesis nihil ditolak sehingga berlaku hipotesis kerja (Ha) yakni “ada pengaruh penggunaan Model-model pembelajaran tematik terhadap motivasi belajar murid, 2) F hit lebih besar dariF tabel atau lebih dari 0,05 di mana F hit 0,733>F tabel 2,042 yang berarti hipotesis penelitian tidak terbukti dengan taraf kepercayaan 95%,maka H0 ditolak artinya hipotesis nihil ditolak sehingga berlaku hipotesisskerja (Ha) yakni “Adanya pengaruh penggunaan desain pembelajaran tematik terhadap hasil belajar murid, 3) dengan hasil F 1,056 pada T hitung taraf signifikansi 0,072. Karena hasil uji sig. t ≥ 0.05 maka H0 ditolak artinya hipotesis nihil ditolak sehingga berlaku hipotesis kerja (Ha) yakni “Ada Pengaruh penggunaan desain pembelajaran tematik terhadap motivasi Belajar dan hasil belajar murid secara bersama-sama