Jurnal IKIP PGRI Jember
Not a member yet
625 research outputs found
Sort by
Pemberdayaan Aset Melalui Penyuluhan Fermentasi Pakan Ternak dan Kawin Suntik Sapi dalam Peningkatan Ekonomi Warga di Dusun Jambangan
Masyarakat di dusun Jambangan mayoritas memperoleh pendapatan yang berasal dari hasil pertanian dan peternakan. Akan tetapi para peternak masih banyak mengalami kegagalan dalam proses kawin suntik hewan ternak. Sehingga dirasa perlu melakukan penyuluhan pembuatan pakan ternak sapi dengan cara fermentasi dan juga sosialisasi terkait pelaksanaan kawin suntik sapi yang baik dan benar dengan harapan masyarakat dusun Jambangan dapat meningkatkan ekonomi dari hasil ternak sapi yang dipelihara karena dapat meminimalisir kegagalan dalam proses kawin suntik sapi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD). Kegiatan pengabdian ini dapat berjalan dengan dan baik baik. Hal tersebut dilihat dari antusiame masyarakat yang tinggi dalam bertanya terkait problematika yang dihadapi selama memelihara sapi. Selain itu dampak lain yaitu masyarakat dapat memanfaatkan bahan-bahan yang ada di sekitar untuk membuat fermentasi pakan ternak sapi
Sosialisasi Pemanfaatan Energi Surya Kepada Kelompok Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) dalam Rangka Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0 di Sektor Pertanian di Kabupaten Paser
Pada bidang pertanian, Revolusi Industri 4.0 mempunyai pengaruh yang ditandai dengan penggunaan mesin pertanian yang terintegrasi dengan jaringan internet, pengumpulan data mengenai suhu, curah hujan, serangan hama, kecepatan angin serta kandungan-kandungan unsur hara tanah. Sejumlah petani dan nelayan di Kabupaten Paser mengeluhkan tentang masih rendahnya penggunaan teknologi di bidang pertanian. Untuk menjawab hal ini, Pemerintah Kabupaten Paser Kalimantan Timur meluncurkan program di sektor pertanian yang berbasis Teknologi untuk menghadapi Era Revolusi Industri 4.0. Oleh karena itu, untuk mempersiapkan para petani dan nelayan di Kabupaten Paser dalam menghadapi program ini, perlu ditingkatkan kualitasnya. Politeknik Negeri Samarinda bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Paser mengadakan sosialisasi Penggunaan Solar Cell sebagai salah satu pendukung Revolusi Industri 4.0. Sosialisasi ini diberikan dalam bentuk pemaparan dan demonstrasi penggunaan Solar Cell. Peserta terdiri dari para petani dan nelayan yang tergabung dalam Kelompok Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Paser Kalimantan Timur dan berjumlah 40 petani dan nelayan. Pada sesi terakhir, diberikan kesempatan kepada peserta untuk memberi pertanyaan seputar penggunaan dan pengoperasian Solar Cell. Seluruh pertanyaan dijawab oleh tim sosialisasi dari Politeknik Negeri Samarinda.  
Pengaruh Kulit Pisang Kepok Kuning (Musa Balbisiana BBB) sebagai Pupuk Organik Cair pada Pertumbuhan Selada Merah (Lactuca sativa var. Crispa)
Limbah kulit pisang kepok kuning (Musa balbisiana BBB) mengandung unsur hara N, P, K yang dapat dijadikan sebagai pupuk organik, sedangkan selada merah merupakan sayuran yang digemari oleh masyarakat dan mempunyai nilai ekonomis tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kulit pisang kepok kuning terhadap pertumbuhan selada merah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 5 kali ulangan. Konsentrasi pupuk yang digunakan antara lain; 0 ml (kontrol negatif), aplikasi pupuk ZA (kontrol positif), 20, 40, dan 60 ml/tanaman. Parameter yang diamati antara lain tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, berat basah dan berat kering total. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan uji Anova Univariate dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk dari limbah kulit pisang kepok kuning berpengaruh nyata pada semua parameter pengamatan, kecuali pada jumlah daun. Hasil uji lanjut Duncan menunjukkan bahwa perlakuan kontrol positif hasilnya tidak berbeda nyata dengan pemupukan 40 ml/tanaman pada parameter tinggi tanaman, berat basah dan berat kering total. Pemupukan dengan dosis 40 ml memberikan hasil terbaik pada semua parameter pengamatan
Pengaruh Metode Praktikum terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI IPA pada Pokok Bahasan Sistem Pernapasan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode praktikum terhadap hasil belajar siswa kelas XI IPA pada Pokok Bahasan Sistem Pernapasan di SMA Satya Dharma Balung Tahun Pelajaran 2017 / 2018. Penelitian ini menggunakan metode Pre-Eksperimental Design. Populasi yang diambil adalah siswa kelas XI IPA, dan sampelnya diambil dengan menggunakan teknik purposive. Sampel diambil dari kelas XI IPA 2 yang memiliki nilai rata-rata terendah di antara kelas yang lain, dengan jumlah 31 siswa. Data hasil penelitian dianalisis dengan bantuan program SPSS. Hasil analisis data penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh positif metode praktikum terhadap hasil belajar siswa, yang ditandai dengan semakin meningkatnya rata-rata hasil belajar siswa.
 
IMPLEMENTASI METODE DONGENG DENGAN MEDIA BONEKA TANGAN PADA ANAK USIA DINI DI KELOMPOK BERMAIN SITI KHOTIJAH 1 AMBULU JEMBER
Fokus masalah penelitian ini adalah 1. Bagaimana perencanaan Implementasi Metode Dongeng Dengan Media Boneka Tangan Pada Anak Usia Dini Kelompok Bermain Siti Khotijah 1 Ambulu Jember? 2. Bagaimana Pelaksanaan Implementasi Metode Dongeng Dengan Media Boneka Tangan Pada Anak Usia Dini Kelompok Bermain Siti Khotijah 1 Ambulu Jember? 3.B agaimana Evaluasi Implementasi Metode Dongeng Dengan Media Boneka Tangan Pada Anak Usia Dini Kelompok Bermain Siti Khotijah 1 Ambulu Jember?
Jenis penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian kualitatif. Pada Jenis penelitian kualitatif manusia sebagai sumber data utama, yang hasil penelitiannya adalah berupa kata-kata atau pernyataan yang serupa dengan keadaan. sesungguhnya (alamiah). Implementasi mendongeng sudah menjadi kegemaran Guru dalam menghibur anak-anak, sehingga Guru memerlukan teknik yang harus dipersiapkan, Guru mendongeng mempersiapkan persiapan baik teknisi maupun non teknis yang selalu dipersiapkan.
Hasil penelitian disimpulkan Guru memiliki strategi mendongeng yang memberikan motivasi kepada orang dewasa bahwa mendongeng bisa dilakukan oleh siapa saja, kapan saja dan di mana saja.Evaluasi dilakukan dengan 2 metode yaitu evaluasi cerita/dongeng itu sendiri dan rangkaian proses mendongeng
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS AUTOPLAY MEDIA STUDIO 8 DAN WONDERSHARE QUIZ CREATOR PADA MATERI SALING KETERGANTUNGAN PADA MAKHLUK HIDUP UNTUK SMP KELAS VII
Media Pembelajaran interaktif merupakan jenis media belajar yang memadukan teks materi dengan pendukung media lainnya seperti terdapatnya gambar, animasi, video, dan memudahkan navigasi. Media Pembelajaran interaktif yang akan dikembangkan dalam penelitian ini dikemas dalam bentuk digital. Karakteristik media yang demikian dapat membantu siswa dalam memahami konsep IPA khususnya materi ruang dimensi tiga seta mudah untuk dipahami. Penggunaan modul pembelajaran interaktif yang berbasis komputer belum banyak digunakan oleh guru. Pada proses pembelajaran, guru tidak memanfaatkan perkembangan teknologi saat ini.
Penelitian ini adalah jenis penelitian pengembangan yang bertujuan untuk menghasilkan produk Pembelajaran berbasis autoplay Media Studio 8 dan Wondershare Quiz Creator dalam bentuk animasi interaktif untuk pembelajaran materi Saling Ketergantungan pada Makhluk hidup. Pengembangan media pembelajaran interaktif menggunakan model pengembangan 4D tetapi hanya sampai pada tahap ke -3 (define, design, develop), dan menghilangkan fase diseminasi. Pada tahap pengembangan produk media pembelajaran interkatif yang dihasilkan nantinya harus memenuhi kreteria valid, praktis dan efektif. Dua aktivitas utama dalam penetuan kretreria tersebut yaitu validasi ahli dan uji coba langsung di lapangan.
Proses validasi dilakukan oleh dua Ahli yakni Ahli media dan ahli Materi sedangkan media pembelajaran dan tes pemahamanNmateri dikatakan valid jika masuk dalam kategoriNtinggi sehingga bisa dilanjutkan ke tahap uji coba lapangan. Kriteria praktisNdidasarkan dari hasil observasi keterlaksanaan media pembelajaranNolehNsatu observer. Kreteria efektif didasarkan pada hasil skor tesNpenguasaan materi dan respon peserta didik terhadap media pembelajaran yang telah digunakan.
MediaNpembelajaran interaktif dikembangkan telah memenuhi kriteria valid, praktis danNefektif jika hasilnya dilapangan telah memenuhi kreteria dari hasil analisa data dari Ahli media, ahli materi dan uji coba lapangan. Hasil validasi dari dua validator, diperoleh skor untuk validasi ahli media adalah 3,58 dan untuk skor validasi dari ahli materi adalahN3,75. Jadi sesuai dengan kriteria yangNtelahNditetapkan, maka media pembelajaran interaktif yang dikembangkan telah valid. Berdasarkan hasil observasi keterlaksanaan media pembelajaran diperoleh skor 3,50. Dari hasil tersebutNmaka keterlaksanaan media pembelajaran tersebut memenuhi kriteria tinggi. Sesuai dengan kriteria yangNtelahNditetapkan, maka mediaNpembelajaran interaktif yang dikembangkan telah memenuhi kriteria praktis. Berdasarkan rata-rata nilai hasilNtes penguasaan materi adalah 87,50. SecaraNklasikal hasil tes ini dikatakan tuntas yaitu sebesar 100%. Skor rata-rata respon peserta didik terhadapNmedia pembelajaranNlebih dari 0,5 berarti respon peserta didik terhadap media pembelajaran adalah positif. Secara klasikal 100% peserta didik memberi respon positif dengan rata-rata skor 0,97, sehingga media pembelajaran yang dikembangkan bisa dikatakan layak
PENGEMBANGAN MODUL DIGITAL MATERI GENETIK UNTUK SMA KELAS XII DI JEMBER
Penelitiaan ini bertujuan mengembangkan bahan ajar berbentuk modul digital materi genetik SMA Kelas XII. Jenis penelitian ini adalah Research & Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan Dick and Carey. Melalui beberapa tahap 1. Identifikasi tujuan pembelajaran umum 2. Melaksanakan analisis pembelajaran 3. Identifikasi kemampuan awal dan karakteristik siswa 4. Menulis target hasil performansi (tujuan pembelajaran khusus) 5. Pengembangan item test hasil belajar 6. Mengembangkan strategi pembelajaran 7. Mengembangkan dan memilih sumber, alat dan media pembelajaran 8. Desain dan melaksanakan evaluasi formatif 9. Revisi 10.
Desain dan melaksanakan evaluasi sumatif 11. Tahap validasi bahan ajar digital dilakukan oleh ahli materi dan ahli media, yang dianalisis menggunakan teknik deskriptif presentase. Kemudian dirata-rata dan dibuat prosentase sehingga diketahui kualitas modul menurut penialain ahli materi, ahli media, guru biologi dan siswa SMA masing-masing kategori sangat baik, sangat baik, sangat baik dengan prosentase keidealan berturut-turut 63%, 70 %, 74 %, 55,8 %. Hasil keseluruhan penilaian modul digital secara keseluruhan sangat baik (SB). Dengan demikian modul digital materi Genetika layak dan dapat digunakan sebagai bahan ajar alternatif mandiri bagi siswa SMA kelas XII.
Data yang diperoleh merupakan data kualitatif dilakukan oleh guru ahli materi mempunyai jumlah total 29, bila di rata-rata menjadi 3,625 dan bila dikonversikan berdasarkan skala 4 maka secara keseluruhan dinyakatan bahwa bahan ajar digital sangat baik atau sangat layak diterapkan. Hasil dari validasi ahli media jumlah total adalah 37. rata-ratanya adalah 3,7. Bila dikonversikan berdasarkan skala 4 maka bahan ajar digital ini sangat baik / sangat layak diterapkan dalam proses pembelajaran. Uji coba perorangan dilakukan kepada 3 siswa kelas XII secara keseluruhan bahan ajar digital yang dikembangkan termasuk dalam kategori sangat baik/sangat layak menurut pendapat para siswa. Hal ini dapat dilihat dari jumlah rata-rata penilaian setelah dikonversikan kedalam kuantitatif yaitu 3,26
Pengaruh Penggunaan Media Gambar Terhadap Kemampuan Membaca Siswa Lambat Belajar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media gambar terhadap kemampuan membaca siswa lambat belajar kelas III di SDN Patrang I Jember . Penelitian ini dilakukan mulai tanggal 1 Oktober – 15 Oktober 2019. Dengan menggunakan teknik Quota Random Sampling dengan mengambil sampel penelitian sebanyak 7 siswa lambat belajar dari 37 siswa dalam satu kelas. Data diperoleh dengan metode tes, observasi, dan dokumentasi selanjutnya data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistic moment. Hasil analisis = 0,996, Sedangkan tabel harga kritik untuk N=7. Taraf signifikansi 5 % - 0.754, Taraf signifikansi 1 % = 0.874. Karena hasil hitungan lebih besar dari kedua harga kritiknya maka Ho harus ditolak dan Ha diterima. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan media gambar memberikan pengaruh yang signifikan dalam meningkatkatkan motivasi belajar membaca bagi siswa lambat belajar di kelas III SDN Patrang I Jember
Usaha untuk Meningkatkan Cakupan ASI Eksklusif dengan Pendekatan Emotional Demonstration “ASI Saja Cukup”
Kegiatan PPM (Pengabdian Pada Masyarakat) berjudul Usaha Untuk Meningkatkan Cakupan ASI Eksklusif dengan Pendekatan Emotional Demontration “ASI Saja Cukup” yang bertujuan untuk meningkatkan ketrampilan kader kesehatan. Selain itu untuk meningkatkan pengetahuan dalam memberikan ASI pada bayi. Tujuan dari Emo Demo “ASI Saja Cukup” yaitu agar ibu tahu pentingnya memberikan ASI eksklusif pada bayi di usia 0-6 bulan dan pentingnya bahwa semakin ASI sering dihisap maka produksi ASI juga akan semakin bertambah. Sehingga dengan melaksanakan demontrasi ini diharapkan dapat memperbaiki cakupan gizi bayi dan balita akan membaik. Bukan hanya itu saja tetapi ASI adalah makanan terbaik untuk bayi dan balita. Kegiatan ini dilakukan di Kelurahan Siwalankerto, Kecamatan Wonocolo, Kota Surabaya Jawa Timur Indonesia bersama ibu-ibu kader
Representasi Konflik dalam Novel Jakarta Vigilante Karya Victoria A. Lestari
Penelitian ini bertujuan memperoleh gambaran objektif tentang representasi konflik sosial dan representasi konflik batin tokoh utama dalam novel “Jakarta Vigilante” karya Victoria A. Lestari. Penelitian ini bersifat deskriptif dan menggunakan metode dokumentasi untuk mengumpulkan data. Data penelitian berupa unit-unit teks dalam novel “Jakarta Vigilante” karya Victoria yang mencerminkan pokok-pokok masalah dalam variabel penelitian. Hasil penelitian ini meliputi representasi konflik sosial tokoh utama berupa perwakilan pertentangan tokoh utama dengan tokoh lain terdiri dari seseorang mempunyai niat untuk menegakkan keadilan tetapi dihalangi, seseorang mengancam orang lain karena tidak ingin rencananya gagal, seseorang cekcok dengan orang lain karena membuat masalah, perwakilan pertentangan tokoh utama dengan suatu kelompok terdiri dari seseorang ingin menyelamatkan orang lain namun dihalangi beberapa orang, seseorang ingin membalaskan dendamnya, seseorang yang balas dendamnya dihalangi oleh sekelompok orang. Representasi konflik batin tokoh utama berupa perwakilan pertentangan pilihan tokoh utama tidak sesuai dengan kenyataan terdiri dari seseorang tidak bisa menerima kenyataan yang sudah terjadi, seseorang berusaha mencoba mentupi perasaannya, seseorang yang keputusannya tidak ingin diragukan, perwakilan kecemasan tokoh utama dalam menghadapi permasalahan terdiri dari seseorang khawatir rencananya terancam gagal, seseorang cemas karena bingung memikirkan langkah untuk melanjutkan rencananya, seseorang cemas karena takut kehilangan seseorang yang dicintainya