Jurnal IKIP PGRI Jember
Not a member yet
625 research outputs found
Sort by
Pengaruh Media Puzzle Bola Terhadap Kemampuan Mengenal Warna Pada Siswa Tunagrahita Sedang Kelas III di SDLB Bhakti Luhur Jember
Penelitian ini menggunakan kuantitatif metode eksperimen Single Subject Research (SSR), dapat dilakukan sebanyak 2 minggu yaitu tahap baseline 1 minggu dan intervensi 1 minggu. Subyek penelitian adalah siswa tunagrahita sedang kelas III yang berinisial KA. Pada fase baseline hasil penelitian menunjukkan KA mendapatkan skor persentasenya 41%, 41%, 50%, 50% dan 41% dan setelah memasuki minggu kedua siswa diberikan intervensi oleh peneliti sehingga skor yang diperoleh siswa meningkat yaitu 69%, 75%, 75%, 72% dan 77%. Dari hasil penelitian ini dikatakan bahwa media puzzle bola berpengaruh terhadap kemampuan mengenal warna pada siswa tunagrahita sedang kelas III di SDLB Bhakti Luhur Jembe
PEMBELAJARAN PERMAINAN (FUN LEARNING) DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL PAUD NURUL AMIEN PATRANG JEMBER
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif kausal yang ingin mengetahui pengaruh metode pembelajaran permainan (fun learning) dan motivasi belajar terhadap perkembangan sosial emosional anak PAUD Nurul Amien Patrang semester ganjil tahun pembelajaran 2020-2021.
Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah: 1) adakah pengaruh metode pembelajaran permainan (fun learning) terhadap perkembangan sosial emosional? 2) adakah pengaruh motivasi belajar terhadap perkembangan sosial-emosional, dan 3) adakah pengaruh metode pembelajaran game (fun learning) dan motivasi belajar bersama terhadap perkembangan sosial-emosional? Responden penelitian ini adalah anak-anak PAUD Nurul Amien Patrang. Tujuan: 1) untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran permainan (fun learning) terhadap perkembangan sosial emosional; 2) untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh motivasi belajar terhadap perkembangan sosial emosional, dan 3) mengetahui apakah terdapat pengaruh metode pembelajaran permainan (fun learning) dan motivasi belajar bersama terhadap perkembangan sosial emosional.
Responden penelitian ini adalah anak PAUD Nurul Amien Patrang semester ganjil tahun pelajaran 2020-2021 yang berjumlah 30 anak, daerah penelitian ditentukan dengan metode purposive sampling. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain kausal. Alat pengumpulan data menggunakan metode angket, tes dan dokumentasi serta alat bantu wawancara. Derajat alat yang valid dan andal dengan uji validitas dan reliabilitas. Uji analisis instrumen yang digunakan: 1) uji deskriptif, 2) uji normalitas, 3) uji homogenitas. Pengujian hipotesis dengan: 1) Uji-t dan 2) Uji-F.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) nilai sig. dari metode pembelajaran permainan variabel (fun learning) 0,000 diperoleh kesimpulan sig. > 0,05, artinya ada pengaruh metode pembelajaran game (fun learning) terhadap perkembangan sosial emosional, 2) nilai sig. Variabel motivasi belajar sebesar 0,000, kesimpulan sig. > 0,05, artinya terdapat pengaruh motivasi belajar terhadap perkembangan sosial emosional, 3) hasil analisis regresi diperoleh F-hitung 31,654 dengan sig. 0,000, karena> 0,05 maka terdapat pengaruh metode pembelajaran permainan (fun learning) dan motivasi belajar bersama terhadap perkembangan sosial emosional.
Saran dari penelitian ini adalah pendidik dapat menerapkan metode pembelajaran permainan (fun learning) dan memperhatikan motivasi belajar karena dapat berpengaruh terhadap perkembangan sosial emosional anak
PENGARUH PENGGUNAAN METODE LAUHUN TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DAN KEMAMPUAN MEMORI DALAM MENGHAFAL AL - QUR‘AN SISWA KELAS XI MA MIFTAHUL ULUM SIDOMUKTI
Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif kausal yang ingin mengetahui penggunaan metode lauhun pengaruhnya terhadap motivasi belajar dan kemampuan memori dalam menghafal Al – Qur’an siswa kelas XI MA Miftahul Ulum Sidomukti. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah : 1) adakah pengaruh penggunaan metode lauhun terhadap motivasi belajar?, 2) adakah pengaruh penggunaan metode lauhun terhadap kemampuan memori?, 3) adakah pengaruh penggunaan metode lauhun terhadap motivasi belajar dan kemampuan memori secara bersama – sama?. Tujuan : 1) menguji adakah pengaruh penggunaan metode lauhun terhadap motivasi belajar, 2) menguji adakah pengaruh penggunaan metode lauhun terhadap kemampuan memori. 3) adakah pengaruh penggunaan metode lauhun terhadap motivasi belajar dan kemampuan memori secara bersama – samaHasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) nilai sig. dari variable Metode Lauhun terhadap Motivasi Belajar 0.000, kesimpulan sig (2-tailed) >0,05 berarti terdapat pengaruh Metode Lauhun terhadap Motivasi Belajar. 2) nilai sig. dari variable Metode Lauhun terhadap Kemampuan Memori >0,05 kesimpulan sig 0,000. berarti terdapat pengaruh Metode Lauhun terhadap Kemampuan Memori. 3). Hasil output uji manova dari nilai sig 0,000. dari variable Metode Lauhun terhadap Motivasi Belajar dan Kemampuan Memori. Diperoleh F- hitung 10.733 dengan sig. 0,000, karena >0,05 maka terdapat pengaruh Metode Lauhun terhadap Motivasi Belajar dan Kemampuan Memori secara bersama – sama. Saran yang diajukan agar para guru menerapkan pembelajaran hafalan Al – Qur’an dengan menggunakan Metode Lauhun karena dapat meningkat Motivasi Belajar dan Kemampuan Memori
Implementasi Kegiatan Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19 untuk Menstimulasi Kemampuan Pra-Calistung Anak Usia 3 – 4 Tahun di Dikara Edu Center Kedamean – Gresik
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi kegiatan pembelajaran daring di masa pandemi covid-19 untuk menstimulasi kemampuan Pra-calistung (membaca, menulis dan berhitung) anak usia 3 – 4 tahun di Dikara Edu Center (DEC) Miru Banyuurip Kedamean Gresik. Jenis penelitian ini masuk dalam kategori penelitian lapangan (field research) sedangkan metode yang digunakannya adalah deskriptif. Adapun hasil dari penelitian ini adalah implementasi kegiatan pembelajaran daring dalam menstimulasi kemampuan pra-calistung anak usia 3 – 4 tahun yang ada di Desa Banyuurip Kedamean Gresik, pada penerapan daring adalah dengan memanfaatkan aplikasi whatsapp, video call dan memanfaatkan worksheet yang relevan dengan materi yang akan disampaikan, stimulasi kemampuan pra-calistung anak usia 3 – 4 tahun di Dikara Edu Center (DEC) Miru Banyuurip Kedamean Gresik terhadap kemampuan pra membaca, menulis dan menghitungnya terbilang masih sangat rendah, baik dilihat dari sikap pada saat proses pembelajaran maupun hasil dalam pembelajaran yang disebabkan kurang efektifnyanya pendampingan dari guru secara langsung karena kondisi pandemi Covid-19. Simpulan hasil dari penelitian ini diketahui bahwa implementasi kegiatan pembelajaran daring di masa pandemi covid-19 untuk menstimulasi kemampuan Pra-calistung (membaca, menulis dan berhitung) anak usia 3 – 4 tahun di Dikara Edu Center (DEC) Miru Banyuurip Kedamean Gresik terhadap kemampuan pra calistung terbilang masih sangat rendah dibanding pada masa normal.  
Kolaborasi Motherly Leadership dan Pembelajaran Daring Terhadap Peningkatan Capaian Perkembangan AUD dan Kepuasan Wali Murid AUD di Jawa Timur
Penelitian ini terinspirasi dari kegiatan pembelajaran daring yang dilakukan sejumlah lembaga PAUD/TK/RA/IGRA selama pandemi Covid – 19. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana kolaborasi antara kepemimpinan motherly leadership kepala sekolah dan kegiatan pembelajaran daring yang diselenggarakan guru, akan dapat mempengaruhi tingkat capaian perkembangan AUD dan kepuasan wali murid AUD. Penelitian Deskriptif kuantitatif ini menggunakan analisis jalur. Responden berjumlah 350 yang terdiri dari guru dan wali murid pada 50 lembaga PAUD/TK/RA/IGRA yang tersebar di Jawa Timur yang terdiri dari Kabupaten Jember, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Situbondo dan Kabupaten Probolinggo. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket yang disebar secara online. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa secara kuantitatif, variabel motherly leadership (X1) berpengaruh secara langsung terhadap capaian perkembangan AUD (Z) yang ditunjukkan dengan t = 0,986; sig.000. Variabel pembelajaran daring (X2) berpengaruh secara langsung terhadap capaian perkembangan AUD yang ditunjukkan dengan t = 0,955; sig. = 0,000. Variabel motherly leadership (X1) berpengaruh secara langsung terhadap kepuasan wali murid AUD (Y) yang ditunjukkan dengan t = 0,805; sig.000. Variabel pembelajaran daring (X2) berpengaruh secara langsung terhadap kepuasan wali murid AUD (Y) yang ditunjukkan dengan t = 0,776; sig.000. Variabel capaian perkembangan AUD (Z) berpengaruh secara langsung terhadap kepuasan wali murid AUD (Y) yang ditunjukkan dengan t = 0,779; sig.000
RESOLUSI KONFLIK AGRARIA DI KECAMATAN JENGGAWAH KABUPATEN JEMBER TAHUN 1998-2021
Konflik agraria yang cukup panjang dan menjadi perhatian banyak pihak terjadi di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Konflik antara Petani dengan negara dipicu oleh status tanah perkebunan yang penguasaanya dipegang oleh PT. Perkebunan XXVII. Konflik agraria yang melibatkan ratusan petani terjadi di Kecamatan Jenggawah pada tahun 1979 dan 1994-1995. Masalah tersebut tergolong masalah nasional dengan ciri kekerasan massa yang menyertainya. Untuk mengatasi konflik yang telah berlangsung selama kurang lebih 25 tahun, pihak petani dan pemerintah mencoba mencari resolusi konflik sejak tahun 1998-2001. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah. Ada empat langkah tahapan yaitu heuristik, kritik, inteprestasi serta historiografi. Tahapan-tahapan dalam penelitian sejarah dilakukan guna mendapatkan gambaran secara detail, kronologis, akurat tentang awal mula terjadinya konflik agraria sampai tercapainya resolusi konflik yang terjadi di Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember. Resolusi konflik yang digagas oleh petani Jenggawah bertujuan untuk menyamakan persepsi arah dan komitmen perjuangan salah satunya dengan membentuk perwakilan petani. Sedangkan Resolusi konflik yang ditawarkan oleh pemerintah dengan melakukan pelepasan tanah dan kerjasama kemitraan.
 
Analisis Kesalahan Berdasarkan Prosedur Watson dalam Menyelesaikan Soal Matematika Materi Lingkaran Ditinjau dari Adversity Quotient Siswa SMP Darul Aitam Palembang
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis kesalahan siswa dalam menyelesikan soal materi keliling dan luas lingkaran ditinjau dari Adversity Quotient (AQ) siswa. Terdapat 3 tipe AQ yaitu Climbers (tinggi, cukup), Campers dan Quitters (kurang, rendah). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa Angket (AQ), tes tertulis berjumlah 9 soal uraian dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan di SMP Darul Aitam Palembang, dengan subjek seluruh siswa kelas IX.3 berjumlah 30 orang siswa untuk dianalisis jenis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal matematika materi keliling dan luas lingkaran berdasarkan AQ yang mereka milliki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) siswa yang memiliki AQ pada tipe Climbers melakukan kesalahan manipulasi tidak langsung (undirected manipulation/UM) dalam proses menyelesaikan soal yang diberikan, 2) siswa yang memiliki AQ tipe Campers melakukan kesalahan yaitu data tidak tepat (inappropriate data/IN), kesimpulan hilang (omitted conclusion/ON), manipulasi tidak langsung (undirected manipulation/UN), kesimpulan tidak tepat (above other/AO). 3) siswa yang memiliki AQ tipe Quitters melakukan kesalahan data tidak tepat (innappropriate data/IN), prosedur tidak tepat (inappropriate procedure/IP), data hilang (omitted data/OD), masalah hirarki keterampilan (skills hierarchy problem/SHP), kesimpulan hilang (omitted conclusion/OC), konflik level respon (response level conflict/RLC), manipulasi tidak langsung (undirected manipulation/UN) dan kesimpulan tidak tepat, tidak menjawab soal (above other/AO)
Pelatihan Asesmen Mebaca Permulaan Bagi Guru Kelas 1 SD Negeri Sarijadi Bandung
Terdapat banyak model pelatihan yang telah diterapkan dalam meningkatkan kemampuan guru, namun pelatihan hendaknya dilakukan berdasarkan kemampuan dan kebutuhan secara alamiah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan model pelatihan asesmen terkait kemampuan guru dalam mengasesmen peserta didik. Fokus penelitian ini adalah untuk menghasilkan model pelatihan yang alamiah dan sesuai dengan kebutuhan guru di SD Negeri 03 Sarijadi yang meliputi, bagaimanakah pelaksanaan asesmen membaca permulaan yang diterapkan di sekolah, kebutuhan apa saja yang diperlukan dalam pelaksanaan asesmen membaca permulaan di sekolah, bagaimanakah model pelatihan asesmen membaca permulaan bagi guru di sekolah. Pelatihan asesmen membaca permulaan terkait 3 langkah, yaitu: a) Tahap persiapan yang meliputi pemahaman tentang asesmen dan permasalahan dalam membaca permulaan, b) Tahap Pelaksanaan yang meliputi mekanisme pelatihan, strategi/tehnik pelatihan, c) Tahap Evaluasi. Dari hasil penelitian dan pembahasan kemudian disimpulkan bahwa ketidakadaannya model pelatihan asesmen bagi guru yang sesuai dan mampu mengakomodasi kebutuhan guru secara komprehensif sehingga berdampak kepada proses pembelajaran secara langsung seperti sulitnya menentukan kemampuan, hambatan dan kebutuhan peserta didik dalam membaca, memberikan evaluasi serta memberikan rekomendasi dan belum adanya alat asesmen yang bisa dijadikan pedoman oleh guru dan sekolah dalam mengasesmen peserta didi
INTEGRASI NILAI-NILAI ISLAM DALAM PEMBELAJARAN IPS DI SMP PLUS MIFTAHUL ULUM PANDIAN TARATE SUMENEP
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi bagiamana integrasi nilai-nilai Islam dalam proses belajar mengajar IPS serta bagaimana hasil dari integrasi tersebut dapat menjadikan siswa mempunyai akhlakul karimah baik ketika masih dalam sekolah maupun nanti ketika sudah kembali ditengah-tengah masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan bentuk penelitian studi kasus. Penelitian ini menggunakan teknik dan alat pengumpulan data yaitu: teknik observasi langsung, komunikasi langsing dan analisis dokumentasi. Alat pengumpulan datanya berupa panduan observasi, panduan wawancara, dan studi dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah guru dan siswa di SMP Plus Miftahulu Ulum. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam proses belajar mengejar di kelas tidak pernah lepas dari nilai-nilai Islam baik dalam menerangkan materi pembelajaran maupun dalam pemberian contoh dari materi pembelajaran tersebut, dalam pemberian contoh guru mengambil suri tauladan Nabi Muhammad SAW dan para pengasuh pondok pesantren yang menaungi sekolah tersebut
Peningkatan Hasil Belajar IPA Materi Tata Surya dengan Alat Peraga Visual Siswa Kelas VII B SMP Negeri 5 Jember
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA materi tata surya dengan alat peraga visual pada siswa kelas VIIB SMPN 5 Jember tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas melalui tiga siklus, setiap siklus memiliki empat kegiatan, yaitu perencanaan, pelaksanaan,pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIIB SMPN 5 Jember yang berjumlah 32 siswa. Instrumen penelitian meliputi RPP, lembar observasi guru, lembar observasi siswa, dan tes evaluasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, tes. Hasil penelitian memaparkan alat peraga visual dapat meningkatkan hasil belajar IPA materi Tata Surya pada siswa kelas VIIB SMPN 5 Jember Tahun Pelajaran 2018/2019. Hasil penelitian menunjukan Peningkatan siswa yang tuntas belajar dari Siklus I ke Siklus II 18,75% dan Siklus II ke Siklus III 18,75%. Hal ini dapat dilihat dari perolehan ketuntasan hasil belajar siswa pada Siklus I 53,13% siswa tuntas belajar, Siklus II 71,88%, siswa tuntas belajar, dan Siklus III 90,63% siswa tuntas belajar. Siswa yang belum tuntas belajar pada Siklus III akan diberikan tutorial tentang materi pelajaran, latihan soal, dan ujian mandiri yang didampingi oleh guru sehingga diharapkan semua siswa dapat tuntas belajar. Sedangkan dari perolehan nilai rata-rata menunjukan peningkatan tiap siklusnya, yaitu pada siklus 1 sebesar 71,38, siklus 2 sebesar 74,34 dan siklus 3 sebesar 78,09