Jurnal IKIP PGRI Jember
Not a member yet
625 research outputs found
Sort by
Optimalisasi Grup Whatsapp Pasar Virtual untuk Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Terdampak Pandemi COVID-19
Pandemi Covid-19 berdampak buruk pada aktivitas perdagangan secara langsung terutama di pasar tradisional yang berada di area episentrum termasuk Surabaya. Pasar Karah memerlukan inovasi dan kreativitas sehingga transaksi perdagangan dapat berlangsung dan tetap memprioritaskan kesehatan, yakni pasar virtual dengan optimalisasi grup Whatsapp. Oleh karena itu, Prodi Ilmu Komunikasi menyelenggarakan sosialisasi pasar virtual, menyusun standar operasional pasar virtual, menetapkan bersama harga dan biaya pengiriman, melatih pedagang memfoto dan mengemas produk, dan melatih pengelolaan serta evaluasi pasar virtual. Kegiatan ini berkontribusi positif terhadap pemberdayaan ekonomi pedagang Pasar Karah
PENGARUH METODE CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING TERHADAP AKTIFITAS DAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS X SMK MADINATUL ULUM KECAMATAN JENGGAWAH KABUPATEN JEMBER PADA MATA PELAJAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Metode Pmebelajaran sangat menentukan pada hasil belajar mata pelajaran tertentu. Meteode pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) diharapkan memberikan pengaruh tertentu terhadap aktifitas dan minat belajar siswa merupakan inti dari penelitian ini.
Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah: 1) adakah pengaruh yang signifikan metode pembelajaran CTL terhadap aktifitas dan Minat Belajar? 2) adakah pengaruh Metode Contextual teaching and Learning terhadap aktifitas belajar? 3) adakah pengaruh Metode Contexual Teaching and Learning terhadap minat belajar?
Tujuan: 1) Menguji pengaruh yang signifikan Metode Contextual Teaching and Learning Terhadap Aktifitas dan Minat Belajar, 2) Menguji pengaruh yang signifikan Metode Contextual Teaching and Learning Terhadap Aktifitas Belajar, 3) Menguji pengaruh yang signifikan Pengaruh Metode Contextual Teaching and Learning terhadap Minat Belajar.
Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMK MAdinatul Ulum Jenggawah Jember dengan jumlah 19 siswa, daerah penelitian ditentukan dengan metode purposive sampling area. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain kausal. Alat pengumpul data menggunakan tes serta metode mampu dokumentasi dan wawancara. Uji analisis instrumen menggunakan: 1) Angket 2) Interview 3) Observasi 4) Dokumenter Uji hipotesis dengan anlalisis regresi berganda menggunakan SPSS versi 20.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) signifikansi 0,018 (≤ 0,05) artinya ada pengaruh yang signifikan metode CTL terhadap aktifitas belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agam Islam, 2) signifikan 0,016 (≤ 0,05) artinya ada pengaruh yang signifikan terhadap aktifitas dan minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, 3) signifikan interaksi antara CTL dan aktifitas terhadap minat belajar adalah 0,491 ( ≤0,05) artinya ada interaksi (pengaruh bersama-sama) antara metode pembelajaran CTL,aktifitas dan minat secara berasama-sama terhadap mata pelajaran Pendidikan Agama Islam.
Saran yang diajukan agar pendidik menerapkan metode pembelajaran CTL dan analisa kemampuan memori dengan mempertimbangkan karakteristik materi pembelajaran sehingga dengan upaya tersebut diharapkan akan memicu capaian semangat aktifitas dan minat belajar yang baik
Pengaruh Ketersediaan Sumber Belajar di Perpustakaan Terhadap Minat Baca Mahasiswa STKIP PGRI Trenggalek
Kualitas dan kepuasan pengguna perpustakaan bergantung pada tersedianya sumber belajar yang dapat mendukung kebutuhan pembaca. Seiring dengan digunakannya buku sebagai pemanfaatan sumber belajar, tentunya membaca merupakan kegiatan yang harus dilakukan oleh seseorang untuk mendapatkan ilmu maupun informasi yang terdapat dalam buku tersebut. Namun saat ini budaya membaca masih dianggap kurang penting sehingga masih perlu ditingkatkan. Dalam menumbuhkan minat baca, tidak selalu bergantung pada tersedianya sumber belajar tetapi juga kesadaran akan pentingnya membaca dan menanamkan kecintaan membaca yang dimulai dari diri kita sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ketersediaan sumber belajar di perpustakaan STKIP PGRI Trenggalek terhadap minat baca mahasiswa STKIP PGRI Trenggalek. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Pengumpulan data dilakukkan dengan menyebarkan angket. Berdasarkan hasil uji t diperoleh nilai thitung (3,443) > ttabel (1,988) pada taraf signifikansi 5%, yang berarti ada pengaruh antara ketersediaan sumber belajar di perpustakaan STKIP PGRI Trenggalek terhadap minat baca mahasiswa STKIP PGRI Trenggalek.
 
Peningkatan Keaktifan Siswa dalam Kelompok Mata Pelajaran IPA Melalui Penilaian Antarteman DI SMPN 1 Sangatta Utara
Pembelajaran kelompok pada mata pelajaran IPA, merupakan salah satu bentuk pembelajaran yang dipandang tepat untuk mencapai tujuan-tujuan pembelajaran, menumbuhkan semangat kerjasama dan memanfaatkan semua sumber belajar yang tersedia, dalam hal ini adalah teman sekelompok mereka sendiri. Akan tetapi, tidak semua anggota kelompok memainkan peranan yang sama untuk keberhasilan kelompoknya. Penilaian antar teman dipilih untuk meningkatkan keaktifan siswa dalam kelompok karena setiap anggota kelompok mengetahui dengan pasti bagaimana peran setiap anggota lainnya di dalam kelompoknya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan siswa dalam kelompoknya pada mata pelajaran IPA siswa kelas VII, khususnya VII B SMP Negeri 1 Sangatta Utara. Penelitian Tindakan Kelas ini dilakukan dalam tiga siklus, dengan tahapan masing-masing siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen Lembar Penilaian Keaktifan Anggota kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosentase siswa yang memperoleh nilai 70 atau lebih pada siklus I adalah 63%, siklus II 82 % dan siklus III 91 %. dengan rata-rata nilai siklus I 75, siklus II 79 dan siklus III 82. Hasil tersebut membuktikan bahwa penilaian antarteman sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan keatifan siswa dalam kelompoknya pada mata pelajaran IPA pada siswa kelas VIIB di SMP Negeri 1 Sangatta Utar
Bedah Kelas Sebagai Salah Satu Alternatif Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa
Sebagai rumah kedua bagi siswa, sebaiknya ruang kelas harus di desain sedemikian rupa agar nyaman untuk belajar. Ruang kelas yang baik adalah ruang kelas yang edukatif, sehingga setiap sudut kelas dapat digunakan peserta didik untuk mendukung proses belajarnya selama di sekolah. Pengelolaan kelas yang tepat, baik secara manajeman ataupun tatanan kelasnya akan sangat berpengaruh pada prestasi siswa. Bagaimana tidak, dengan kelas yang nyaman, pesera didik akan betah untuk belajar di kelas. Dengan demikian, maka proses belajar mengajar akan berlangsung baik, dan tujuan pembelajaran pun akan tercapai. Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menata ruang kelas diantaranya adalah ventilasi dan tata cahaya, tata bangku, pengatuaran alat peraga yang sesuai dengan materi pembelajaran pada K13, dan perpaduan warna, hal ini juga sesuai dengan Permendiknas no.24 Tahun 2007 tentang standart sarana dan prasarana kelas. Setelah mengalami bedah kelas, terlihat siswa lebih nyaman dan semangat belajar di kelas. Hal ini akan sangat berdampak pada psikis siswa sehingga timbul motivasi intrinsic untuk belajar
Model Pembelajaran ISSETCM2: Pengaruhnya Terhadap Penalaran Matematis dan Multiple Intelligences Siswa
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Integrating Society, Science, Environment, Technology, and Collaborative Mind Mapping (ISSETCM2) dan multiple intelligences siswa terhadap penalaran matematis. Quasi eksperimental design adalah jenis penelitian yang peneliti gunakan dalam penelitian kuantitatif dengan desain post-test only control. Teknik sampling dilakukan secara acak (random sampling). Teknik pengumpulan data berupa soal tes uraian kemampuan penalaran matematis pada materi statistika dan angket multiple intelligences. Uji hipotesis dengan ANAVA dua jalan dengan taraf siginfikan . Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh model pembelajaran ISSETCM2 terhadap kemampuan penalaran matematis, tidak terdapat pengaruh multiple intelligences siswa terhadap kemampuan penalaran matematis, dan tidak terdapat interaksi model pembelajaran ISSETCM2 dan multiple intelligences siswa terhadap kemampuan penalaran matematis
Peningkatan Hasil Belajar Pecahan Senilai Siswa Menggunakan Permainan Domino Pecahan Kelas VII SMPN 4 Kaubun
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada materi pecahan senilai dengan menggunakan permainan domino pecahan yang dilaksanakan pada tahun 2014 di SMP Negeri 4 Kaubun. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIIA sebanyank 20 siswa dengan menggunakan permainan domino pecahan sebagai obyek penelitian. Penelitian dilakukan dalam dua siklus yang terbagi dalam enam kali pertemuan dengan rincian siklus pertama tiga kali pertemuan, dan siklus kedua dengan tiga kali pertemuan. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah bagan pertandingan, lembar pengamatan permainan domino, lembar soal dan dokumentasi. Dari hasil penelitian diketahui bahwa nilai minimum pada siklus pertama 50 meningkat menjadi 70 pada siklus kedua, nilai maksimum pada siklus pertama 80 meningkat menjadi 100 pada siklus kedua, nilai rata-rata sebesar 70,5 pada siklus pertama meningkat menjadi 88,5 pada siklus kedua. Sementara itu pada nilai N-Gain diketahui bahwa peningkatan sedang terjadi pada 70% siswa dan peningkatan tinggi terjadi pada 30% siswa
Pengaruh Penggunaan Multimedia Pembelajaran Interaktif‘ Terhadap Hasil Belajar‘Siswa Pada Materi‘Bola Kelas IX di SMP Negeri 2 Gorontalo
Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang bertujuan untuk membandingkan hasil belajar matematika siswa yang dibelajarakan menggunakan multimedia pembelajaran interaktif dengan hasil belajar matematika siswa menggunakan media powerpoint. Hipotesis‘dalam penelitian ini adalah‘hasil belajar matematika siswa yang‘dibelajarkan dengan menggunakan‘multimedia pembelajaran interaktif lebih baik dari hasil belajar matematika siswa yang dibelajarakan dengan menggunakan powerpoint pada materi Bola kelas IX di SMP Negeri 2 Gorontalo. Populasi dalam penelitian‘ini adalah‘seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 2 Gorontalo. pengambilan sampel dilakukan dengan‘teknik simple random sampling‘sehingga diperoleh untuk kelas eksperimen adalah kelas IX-7 dan‘untuk kelas kontrol‘adalah kelas IX-9 dengan jumlah siswa masing-masing sebanyak 30 orang. Dalam penelitian ini‘desain yang digunakan adalah‘pretest-postest control group design serta‘teknik pengumpulan data yang‘digunakan adalah berbentuk essay. Analisis inferensial‘dalam penelitian ini menggunakan‘uji ANAKOVA. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil belajar matematika siswa ‘yang dibelajarkan dengan‘menggunakan‘multimedia pembelajaran interaktif lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan media powerpoint pada materi bola
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Adobe Flash Cs6 Pada Mata Pelajaran Bahasa Mandarin untuk SMP/MTs
Penelitian pengembangan ini bertujuan (1). Menghasilan media pembelajaran berbasis android (2). Untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa dalam mata pelajaran bahasa mandarin (3) mengatahui kefektifan dan kelayakan dengan mengunakan media pembalajaran Adobe Flash CS . Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan R&D .dengan model pengembangan DDD-E, yang ada 4 tahap (1) Decide (2) Desain (3) Develop (4) Evaluate. Tempat penelitian di SMPN 1 Atap Kandang Situbondo kelas IX. Pengembangan ini terdiri dari 2 validasi untuk memperoleh hasil untuk mendapatkan kelayakan dan keefektifan oleh ahli media dan ahli materi. Validasi ahli media 92,708 % yang di nyatakan sangat sesuai dan validasi Ahli materi 91,409 % di nyatakan sangat sesuai
Perencanaan Pembelajaran di Era “New Normal” Bagi Anak yang Mengalami Hambatan Penglihatan Pada Saat Pandemi Corona Virus
Menurut pendapat Gagne (dalam Majid, 2007, hlm. 45) mengemukakan dua pola untuk menyusun dan mengatur berbagai fakta pembelajaran, yaitu: (1) Konsep, menghubungkan antara objek atau kejadian dan (2) Asas, kaidah, atau hukum. kemudian mengemukakan dua ketagori yang membahas materi ajar, yaitu: (1) Metode deduktif, (2) Metode Induktif. Jadi bila disimpulkan bahwa Gagne telah memberikan kisi-kisi tentang membuat materi ajar beserta metode pembelajaran agar mudah dipahami materi ajar tersebut. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan bahwa Penerapan Pembelajaran di Era “New Normal” bagi Anak yang Mengalami Hambatan Penglihatan pada saat Pandemi Corona Virus Covid-19? Data yang diperoleh melalui studi literatur dari bebepara referensi sebagai penguatan dalam pembahasan artikel. Referensi yang digunakan merupakan hasil penelitian, majalah online, dan buku rujukan. Pembahasan artikel ini menunjukkan bahwa Penerapan Pembelajaran di Era “New Normal” bagi Anak yang Mengalami Hambatan Penglihatan pada saat Pandemi Corona Virus Covid-19. Kesimpulan dari jurnal ini adalah (1) berdasarkan pengelolahan pesan; (2) Berdasarkan pengaturan guru; (3) Berdasarkan jumlah siswa; (4) Berdasarkan interaksi guru dan siswa. Oleh karena itu, pendidik yang menanggani anak berkebutuhan khusus benar-benar memanfaatkan indera yang dimiliki untuk diperagakan dan untuk menunjang keberhasilan dalam proses belajar mengajar. Seperti melakukan indera peraba dan pengalaman kongkri