Beranda Jurnal Online Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang (POLTEKKES E-Journal)
Not a member yet
    2705 research outputs found

    The Gadjah Mada Stroke Algorithm Scoring System (ASGM) and Guy's Hospital Stroke Score (GHSS) in Determining the Type of Stroke Emergency as A Substitute for the CT-Scan in the Emergency Room

    Get PDF
    Background: Nurses need a diagnostic tool in the form of a simple scoring system including the Gadjah Mada Stroke Algorithm (ASGM) and Guy's Hospital Stroke Score (GHSS) in determining the type of stroke and preventing delays.Purpose: Analyzing the comparison of the ASGM and GHSS scoring systems in determining the type of stroke emergency.Methods: This research method was a quantitative pre-experimental design (posttest only design). The population was all stroke patients in the emergency room with 30 samples and the sampling technique is accidental sampling. As for the stages for each respondent, an ASGM assessment was carried out which consisted of 3 components and GHSS 9 components. The statistical test used is the Paired Sample T-test.Results: Based on the results of the Paired Sample T-test was the value of Sig. of 0.000 0.05. The average difference in the duration of determining the type of emergency and nursing diagnoses on the assessment system and ASGM and GHSS is 7.6 minutes. Furthermore, it also shows lower data of 7.066 and upper 8.134. This shows that the duration range for determining the type of emergency using ASGM is around 7.1 – 8.1 minutes faster compared to GHSS. Based on the accuracy test that ASGM has a sensitivity level of 86.66% and a specificity of 96.66%, while GHSS has a sensitivity level of 56.66% and a specificity of 63.33%.Conclusion: ASGM and GHSS assessment methods are effective in determining the type of emergency in stroke patients in the emergency department

    Pengaruh Pemberian Aromaterapi Kayu Manis Terhadap Dismenore Pada Remaja Putri

    Get PDF
    Masa remaja merupakan masa peralihan antara masa anak-anak menuju masa dewasa. Menjelang awal masa muda, akan menjumpai berbagai perubahan yang mencolok baik secara aktual maupun mental. Seorang wanita melepaskan sel telur dari salah satu indung telurnya setiap bulan; jika sel telur ini tidak dibuahi maka akan mengalami perdarahan haid. Pada saat menstruasi, masalah yang dialami oleh hampir sebagian besar wanita adalah rasa tidak nyaman atau rasa nyeri yang hebat. Sebagian besar remaja memilih pengobatan non-farmakologis karena mereka percaya obat dapat mempengaruhi kesuburan dan menyebabkan kecanduan. Aromaterapi merupakan salah satu pengobatan nonfarmakologis untuk dismenorea primer. Salah satu aromaterapi yang dapat digunakan untuk mengatasi dismenorea primer pada remaja putri adalah aromaterapi kayu manis yang didalamnya terkandung cinnamaldehyde (55-57%) dan eugenol (5-8%). Eugenol, yang dapat menghentikan sintesis prostaglandin dan mengurangi peradangan, dan sifat antispasmodik kayu manis dapat meredakan kram perut. Tujuan Penelitian : penelitian ini bertujuan diketahui pengaruh aromaterapi kayu manis terhadap dismenore pada remaja putri. Metode Penelitian : penelitian ini menggunakan metode one group pre test post test. Penelitian dilakukan pada tanggal 13 Juni sampai 13 Juli 2023 dengan jumlah 32 responden di SMP Negeri 15 Palembang. Hasil : didapatkan nilai median dismenore sebelum dilakukan intervensi aromaterapi kayu manis yaitu 4.00 dan sesudah dilakukan intervensi aromaterapi kayu manis yaitu 2.00. Simpulan : terdapat pengaruh yang signifikan antara pemberian aromaterapi kayu manis terhadap dismenore pada remaja putri dengan p-value 0,000 (0,05

    Implementasi Continuity Of Care dalam Pelayanan Kebidanan

    Get PDF
    Continuity of Care (COC) is a service that is achieved when there is a continuous relationship between a woman and a midwife. Based on PWS-KIA data, the incidence or cases of pathological obstetrics in pregnancy were 12%, cases of childbirth were 13%, cases during the postpartum period were 7.4%, and cases in newborns were 3.7%. However, the implementation of Continuity of Care (COC) at the  Health Center itself has never been evaluated. This study is to analyze the implementation of continuity of care in pathological pregnancy services at Primary Health Center. This study was a qualitative descriptive study with 5 midwives and 2 pregnant women as the samples. The data were gathered through a Focus Group Discussion. The results of the analysis were in the form of a narrative. The service mechanism for pregnant women with their own pathological problems is carried out according to the SOP in the Puskesmas. Meanwhile, for pathological cases of pregnancy, a referral will be conducted to a general practitioner and will also be referred to a nutritionist if the pregnant woman has malnutrition problems such as anemia. The study reveals that midwives' knowledge of COC ranged from first heard (surface introduction) of COC to COC as continuous care. The support system in the implementation of continuity of care is cadres. The inhibiting factor in the implementation of continuity of care is that the limited number of midwives at Primary Health Center

    Hubungan Antara Pola Makan Dengan Kejadian Gastritis di Pondok Pesantren AL-qur'an Safinatunnaja Kalibeber Wonosobo

    Get PDF
    Gastritis or commonly known as "ulcer" or heartburn is inflammation of the stomach wall, especially the mucous membrane of the stomach. Gastritis is often caused by an incorrect diet. Irregular eating patterns, the stomach becomes sensitive when stomach acid increases. Excessive production of HCI (stomach acid) can cause friction on the walls of the stomach and small intestine, resulting in pain called gastric ulcers. The friction will be worse if the stomach is empty due to irregular eating which will ultimately result in inflammation in the stomach. The main aim of this study is to determine the relationship between the eating patterns of female students and the incidence of gastritis at the Safinatunnaja Islamic boarding school. The approach used in this research is quantitative with a cross-sectional approach. The population in this study were all female students at the Safinatunnaja Islamic boarding school. The sampling technique used a purposive sampling technique of 92 respondents. The time for conducting the research was 24 September – 7 October 2023. The analysis carried out was the chi-square test. The results of the research showed that 58 respondents (63.0%) had unhealthy eating patterns and gastritis compared to 9 respondents (9.8%) with healthy eating patterns. Chi-square test analysis produces a p-value of 0.002 (with α0.05

    ANALISIS KADAR PROTEIN ASI PERAH IBU MENYUSUI BERDASAR INDEKS MASSA TUBUH

    Get PDF
    Salah satu komponen makronutrien ASI ialah protein yang sangat bermanfaat dalam pertumbuhan dan perkembangan bayi. Faktor ibu, bayi, dan fisiologis memengaruhi kadar protein dalam ASI. Salah satu faktor ibu, yaitu indeks massa tubuh (IMT). Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh IMT terhadap kadar protein pada ASI perah. Desain penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan di Laboratorium Kimia Dasar Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Sriwijaya. Penelitian ini menggunakan 63 sampel ASI perah dari ibu menyusui di kota Palembang berusia 20-35 tahun dengan bayi berusia 1-6 bulan. Sampel ASI perah berjumlah 63 tersebut terbagi menjadi 2 kategori, yaitu 30 sampel ASI ibu dengan IMT normal dan 33 sampel ASI ibu dengan IMT gemuk dan obesitas. Pengukuran protein menggunakan metode Lowry dan data dianalisis dengan uji Mann-Whitney. Rata-rata kadar protein ASI perah pada ibu dengan IMT normal yaitu 6,35±5,78 mg/mL dan rata-rata kadar protein ASI perah pada ibu dengan IMT gemuk dan obesitas yaitu 8,64±3,70 mg/mL. Uji Mann-Whitney menunjukkan nilai p=0,03 (p 0,05). Pada ibu dengan IMT gemuk dan obesitas, peningkatan porsi dan frekuensi makan, meningkatkan asupan asam amino sehingga meningkatkan kadar protein dalam ASI perah. Kesimpulannya, IMT ibu berpengaruh terhadap kadar protein pada ASI perah

    DIABETES SELF MANAGEMENT EDUCATION (DSME) UPAYA PREVENTIF UNTUK REMAJA TERHINDAR DIABETES MELITUS

    Get PDF
    Latar Belakang : Angka kejadian Diabetes Mellitus di Jawa Tengah pada tahun 2019 yaitu 652.822 kasus. Terjadinya Diabetes Mellitus tidak hanya pada dewasa tetapi juga pada remaja. Tidak banyak orang mengetahui Diabetes Mellitus pada remaja karena kurangnya pengetahuan. Cara yang tepat digunakan yaitu dengan DSME (Diabetes Self Management Education) pada remaja. Tujuan : Untuk mengetahui Tingkat pengetahuan setelah dilakukan Diabetes Self Management Education (DSME) pada remaja kelas X di SMAN 2 Kota PekalonganMetode : Penelitian ini merupakan metode quasy eksperimen pre post test design. Teknik pengambilan menggunakan Teknik sampling. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengetahuan setelah dilakukan DSME dengan menggunakan kuesioner pre post test pada remaja kelas X SMAN 2 Kota PekalonganHasil : Setelah dilakukan pengolahan data di ketahui Hasil Hasil uji beda pair t-test menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pre dan post tes pengetahuan setelah dilakukan DSME dengan Sig. (2-tailed) 0,000.Simpulan : DSME (diabetes self management education) meningkatkan pengetahuan remaja tentang diabetes mellitus.Kata Kunci : Diabetes Mellitus, Pengetahuan, Remaj

    GAMBARAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN TENTANG PELAYANAN PERAWAT DI INSTALASI GAWAT DARURAT DI RSUD KARDINAH KOTA TEGAL

    No full text
          Instalasi Gawat Darurat (IGD salah satu lini utama sebagai jalan masuknya pasien, untuk kemudian diberikan pertolongan. penanganan pasien gawat darurat di instalasi gawat darurat ada filosofinya yaitu Time Saving is Life Saving artinya bahwa semua tindakan yang dilakukan pada saat kondisi gawat darurat haruslah benar-benar efektif serta efisien. Hal ini dikarenakan bahwa pasien dapat kehilangan nyawa hanya dalam hitungan menit saja. Karakteristik pekerjaan perawat IGD menyebabkan seringkali perawat lebih memperhatikan proses penyelamatan pasien dibandingkan interaksi dengan pasien dan keluarga pasien, sehingga memungkinkan persepsi pasien atau keluarga pasien terhadap pelayanan perawat menjadi kurang baik. Penelitian ini bertujuan mengetahui Gambaran  tingkat kepuasan pasien Tentang pelayanan perawat di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah Kardinah Kota Tegal. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian Deskriptif, Jumlah sampel 95 responden dengan teknik Accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dianalisis menggunakan uji importance performance analysis (IPA), bertujuan untuk mengetahui gambaran kepuasan pasien tentang pelayanan perawatan di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah Kardinah Kota Tegal. Hasil penelitian(1) tingkat kenyataan pasien sebagian besar adalah puas, (2) tingkat harapan pasien sebagian besar adalah puas, (3) dimensi pelayanan yang harus ditingkatkan dalam peningkatan pelayanan di IGD RSUD Kardinah Kota Tegal adalah perawat memberikan informasi sebelum pelayanan, pasien menyapa dengan ramah, perawat mendengar keluhan pasien, perawat bersikap sabar dalam memberikan penyuluhan, perawat bersikap sabar dalam memberikan pelayanan, perawat berpenampilan rapi dan menarik dalam memberikan penyuluhan. Kesimpulan: tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan perawat di IGD RSUD Kardinah Kota Tegal adalah Puas yaitu pada dimensi keandalan (reliability), kepastian (assurance), dan berwujud (tangible),  sedangkan pada dimensi daya tanggap (responsiveness) dan empati (empathy)adalah sangat puas..         

    IMPLEMENTATION OF THE DENTAL AND ORAL HEALTH CARE SERVICE MODEL FOR AUTISTIC CHILDREN

    No full text
    Background: According to the World Health Organization (WHO) in 2012, 90% of school children throughout the world experienced dental caries. The prevalence of caries in normal school-aged children in Vietnam is 87.9%, Brazil 68%, America 59%, India 58.6%, in Taiwan 37.30%, and in Indonesia 89%. Dental and oral health problems are not only experienced by school-age children with normal body conditions, but are also experienced by children with special needs. In accordance with the characteristics of autistic children, dental health education should use interesting learning methods that can produce understanding, develop imagination and provide enjoyment. One of the media that can be used in a learning method is a 3D modified puzzle.Objective: To produce a 3D modified puzzle media model as a fun learning medium for autistic children, increase parents' knowledge about cariogenic foods as companions for children and increase children's knowledge about cariogenic foods.Target audience: Semarang State SLB autistic children accompanied by their parents.Method: The method used is a combination of several activity stages including initial data collection, intervention stage and evaluation stage.Results: 1) licensing carried out on 13 August 2021, 2) field survey on 13 August 2021, 3) Preparation of work program on 20 August 2021, 4) Appreciation on 21 August 2021, 5) Distribution of props on 13 – 20 September 2021, 6) Counseling on October 1 2021 will be held online.Conclusion: The dental and oral health maintenance behavior of autistic children is greatly influenced by the role of parents and those closest to them. So before delivering material or introductions, it is necessary to approach someone the child trusts. In this case, the role of parents, caregivers and children's teachers greatly influences the material presented

    CORRUPT DATA ON MRI WORKSTATION

    Get PDF
    During the internship at the Radiology Installation at Ken Saras Hospital in Semarang Regency, the MRI examination service was well organized, with a structured work flow, including scheduling, patient education, carrying out examinations, and communicating results via WhatsApp messages. However, there are challenges that must be faced by the Radiology Installation at Ken Saras Hospital, especially in technical terms. Even though the MRI equipment is 12 years old, it may present a risk of hardware failure resulting in errors on the MRI workstation. One recurring problem is the appearance of corrupt data in MRI scanning images. The main objective of this community service is to improve the technical skills of radiographers in overcoming and preventing data corruption problems at MRI workstations. Intensive training will be provided to enrich their understanding of MRI technology, identify causes of data corruption, and implement necessary technical solution

    UPAYA PENCEGAHAN PUTUS OBAT PENDERITA TBC DENGAN PENDAMPINGAN KELUARGA DAN AKKUPRESSURE UNTUK MENGURANGI MUAL MUNTAH ATAU PENURUNAN NAFSU MAKAN DI KELURAHAN BANDUNG KOTA TEGAL

    Get PDF
    Salah satu dari 10 penyebab kematian teratas di dunia saat ini adalah tuberkulosis paru atau yang dikenal dengan TB Paru. Terdapat 10 juta orang diseluruh dunia menderita TB Paru pada tahun 2017, dan terdapat 1,6 juta orang yang meninggal karena penyakit tersebut. Dengan masing-masing 62% kasus, Asia Tenggara dan Pasifik Barat memiliki tingkat TB Paru tertinggi, diikuti oleh Afrika dengan 25% kasus. Dalam laporan terbaru, 30 negara menyumbang 87% infeksi TB Paru, dengan India, Filipina, Pakistan, Nigeria, Bangladesh, Afrika Selatan, dan Indonesia menyumbang dua pertiga dari kasus ini.  Permasalahan pengobatn TB Paru mengunakan obat anti tuberculosis (OAT) terdiri dari beberapa antibiotiK yang rata-rata memiliki efek samping mual , muntah dan penurunan nafsu makan, masyarakt mengangap obat tersebut tidak cocok dengan dirinya sehingga banyak dari mayarakat yang memutuskan untuk berhenti minum obat.  Metode   yang     digunakan  adalah  Edukasi,  pelatihan dan pendampingan kader kesehatan  dan keluarga sebagai role model dan  change  agent di  masyarakat untuk   meningkatkatkan    pengetahuan  dan  kemampuan dan perubahan perilaku untuk tidak putus obat. Salah satu upaya menagatasi mual muntah dan penurunan nafsu makan yaitu dengan akkupressure . . Hasil  peningkatan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat untuk mengatasi mual dan muntah saat konsumsi OAT.. Kesimpulan Putus obat TBC disebabkan banyak factor diperlukan upaya-upaya untuk tidak terjadi putus obat salah satunya dengan pendekatan akupressur dan pendampingan keluarg

    2,323

    full texts

    2,705

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Beranda Jurnal Online Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang (POLTEKKES E-Journal)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇