Online Journals Universitas Kristen Indonesia
Not a member yet
2989 research outputs found
Sort by
Literasi Anti Hoaks dan Sosialisasi Pelaksanaan Pemilu 2024 pada Generasi Z melalui Webinar
The fierce competition between political parties and legislative candidates tends to use various methods to win the 2024 elections, including using fake news or hoaxes. Generation Z, who have no experience in conducting general elections, are trapped in a spiral of information on various social media platforms, making it difficult to make their choices and leading to irrational voters and "abstentions". The webinar for digital natives who are fluent in communicating via digital media was carried out 5 days before the 2024 election. The aim was for novice voters as webinar participants to play an active role by becoming anti-hoax agents and being able to convey the procedures for implementing the 2024 election. The webinar method includes public education through presentation of resource material, training in the form of intensive questions and answers, also mediation in the form of quizzes with prizes and filling out questionnaires. Post-test results on 52 participants who filled out the Google form showed that they had made their choice during the webinar and often read news about the 2024 Election. All respondents admitted that they accessed information from digital and electronic media and none used print media. Interestingly, 54% of respondents have the intention in getting involved in politics. Through an open questionnaire, it was discovered that Gen-z respondents had positive hopes for the election winners and future Indonesian leaders.Kompetisi sengit yang terjadi di antara partai politik maupun calon legislatif, cenderung menggunakan berbagai cara untuk memenangkan Pemilu 2024, termasuk menggunakan berita bohong yang kini lebih dikenal sebagai hoaks. Generasi Z yang belum memiliki pengalaman melakukan pemilihan umum terjebak dalam spiral informasi pada berbagai platform media sosial, sehingga sulit menetapkan pilihannya dan berujung pada pemilih yang tidak rasional dan “golput”. Pelaksanaan webinar pada digital native yang fasih berkomunikasi lewat media digital ini dilakukan 5 hari sebelum Pemilu 2024. Tujuannya agar pemilih pemula sebagai peserta webinar dapat berperan aktif, yaitu dengan menjadi agen anti hoaks yang mampu menyampaikan prosedur pelaksanaan pemilu 2024. Metode webinar mencakup pendidikan masyarakat melalui pemaparan materi narasumber, pelatihan dalam bentuk tanya jawab yang intensif, dan mediasi dalam bentuk kuis berhadiah dan pengisian kuesioner. Hasil kuesioner pada 52 peserta yang mengisi Google-form menunjukkan mereka sudah menetapkan pilihannya sebelum webinar berlangsung dan sering membaca berita tentang Pemilu 2024. Seluruh responden mengakui bahwa mereka mengakses informasi dari media digital dan elektronik dan tidak ada yang menggunakan media cetak. Hal yang cukup menarik adalah 54% responden menyatakan memiliki minat untuk terjun dalam dunia politik setelah webinar dilaksanakan. Melalui angket terbuka diketahui bahwa responden Gen-Z ini memiliki harapan positif terhadap para pemenang pemilu dan pemimpin Indonesia masa depan. 
Sosialisasi Program Biopori dan Pemanenan Air Hujan di Kelurahan Kramat Jati Jakarta Timur
Abstract
Water is an essential and vital resource for all living organisms; without it, life on Earth would be unsustainable. Although the Earth has abundant water, the available supply of clean water is insufficient to meet demand, causing many people to suffer from water scarcity. Water shortages can be triggered by rising demand due to population growth, uneven water distribution, increasing water pollution, and inefficient water use. The misuse of water, especially in large cities, is alarming, as water exploitation can reduce water sources and disrupt water sustainability. Groundwater has various benefits, particularly as a primary source of clean water for communities, compared to surface water sources. Additionally, groundwater supports environmental stability by preventing land subsidence, sea water intrusion, and worsening groundwater pollution. To anticipate water shortages, alongside wise and controlled water usage, rainwater harvesting can be employed as an alternative water source. One method of water conservation in every household is rainwater harvesting, which involves collecting, storing, and conserving rainwater. Rainwater harvesting has been practiced for centuries in various countries experiencing water shortages. Harvested rainwater can be used for multiple purposes, such as watering plants, washing, bathing, and even cooking if the water quality meets health standards. The creation of biopores is another alternative in groundwater conservation, as this method returns surface water back into the ground. Given the above points, a team of lecturers and students from the Civil Engineering Study Program is attempting to provide training to the Kramatjati community on how to independently conserve water in each household.
Keywords: Socialization; rain water harvesting; bioporesAbstrak
Air merupakan kebutuhan pokok makhluk hidup yang sangat vital, tanpa air makhluk hidup di bumi tidak akan dapat bertahan. Jumlah air di bumi sangat banyak, namun jumlah air bersih yang tersedia belum dapat memenuhi permintaan sehingga banyak orang menderita kekurangan air. Kekurangan air dapat dipicu oleh naiknya permintaan seiring dengan peningkatan populasi, tidak meratanya distribusi air, meningkatnya polusi air dan pemakaian air yang tidak efisien. Buruknya pemakaian air terutama di kota besar sangat memprihatinkan, adanya eksploitasi air dapat menyebabkan sumber air menjadi berkurang, hal ini dapat menyebabkan keberlanjutan air menjadi terganggu terganggu. Air tanah memiliki berbagai manfaat, khususnya bagi masyarakat sebagai sumber air bersih utama dibandingkan dengan sumber yang berada di atas tanah. Selain itu air tanah menjadi pendukung daya lingkungan yaitu mencegah amblesan, abrasi oleh air laut, dan mencegah pencemaran air tanah semakin membesar. Untuk mengantisipasi terjadinya kekurangan air, selain penggunaan air secara bijak, dapat dikontrol, maka pemanfaatan air hujan dapat dipakai sebagai sumber air alternatif. Salah satu metode konservasi air dalam setiap rumah tangga adalah memanen air hujan, yaitu mengumpulkan, menampung dan menyimpan air hujan. Memanen air hujan merupakan alternative sumber air yang sudah dipraktekkan selama berabad-abad di berbagai negara yang sering mengalami kekurangan air. Air hujan yang dipanen dapat digunakan untuk multi tujuan seperti menyiram tanaman, mencuci, mandi dan bahkan dapat digunakan untuk memasak jika kualitas air tersebut memenuhi standar Kesehatan. Pembuatan biopori juga merupakan salah satu alternatif dalam konservasi air tanah, karena air yang ada di permukaan tanah dikembalikan ke dalam tanah dengan metode biopori. Dengan adanya beberapa pernyataan diatas, maka tim PkM dosen dan mahasiswa program studi Teknik Sipil mencoba untuk memberikan penyuluhan terhadap masyarakat kelurahan Kramatjati tentang bagaimana melakukan konservasi air secara mandiri di setiap rumah tangga.
Kata Kunci: Sosialisasi; Pemanenan air hujan; Biopor
Sosialisasi Pentingnya Penguatan Motivasi Diri Dalam Mengantisipasi Penyalahgunaan Narkoba Pada Pemuda HKBP Suprapto Jakarta Pusat
Remaja merupakan salah satu tabungan bangsa dan sangat dinanti oleh tokoh proklamator sebagai generasi penerus yang berperan dalam pembanguan bangsa dan negara. Remaja memiliki hak dan kewajiban ikut serta dalam membangun bangsa Indonesia yang lebih baik serta ber akhlak mulia di dalam sosial masyarakat, salah satu sumber daya manusia yang memiliki potensi dan memiliki peranan yang strategis dan memiliki kedudukan sebagai generasi penerus cita-cita bangsa di tengah kehidupan masyarakat. Penyalahgunaan narkoba merupakan masalah perilaku manusia, bukan semata-mata masalah zat atau narkoba itu sendiri. Sebagai masalah perilaku banyak faktor yang mempengaruhinya. Oleh karena itu, informasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba kepada anak dan remaja sangat diperlukan. Pemuda Jemaat HKBP Suprapto dikategorikan memiliki ketahanan diri tinggi terhadap penyalahgunaan narkotika jika pengetahuan dan pemahamannya terkait bahaya penyalahgunaan narkotika mampu diterapkannya pada situasi tersebut. Oleh karena itu, pada kajian ketahanan diri pemuda terhadap penyalahgunaan narkotika di Gereja ini dimaksudkan untuk melihat sejauh mana kemampuan/ketangguhan Pemuda Jemaat HKBP Suprapto dalam mengantisipasi ancaman penyalahgunaan narkotika. Mewujudkan pemuda yang tangguh terhadap ancaman penyalahgunaan narkotika pada remaja diperlukan suatu pembinaan yang berkesinambungan dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini penulis mencoba melakukan suatu kajian ilmiah terkait ketahanan diri pada pemuda terhadap penyalahgunaan narkotika di HKBP Suprapto dengan menganalisis faktor-faktor yang menentukan ketahanan diri pemuda secara onsite.
kata kunci: manajemen sumber daya manusia, ketahanan diri, motivasi dir
AN ANALYSIS OF METAPHOR TRANSLATION IN A NOVEL ENTITLED SITI NURBAYA BY MARAH RUSLI
Siti Nurbaya is one of the well-known works of Indonesian literature. This novel was written by Marah Rusli in 1922 and has been translated into various languages, one of which is translated into English. In literary works, especially old literary works, the use of figurative language is often found, one of which is metaphor. This research will discuss the translation of live and dead metaphors from the source language to the target language. Translating metaphor is one of the subs of literary translation. This research using qualitative method to analyze the novel and find the results of live and dead metaphor translation. The research of this live and dead metaphor using theory from Na’imah (2017). The results of this research is there are live and dead metaphors found in this novel. Even some of the translation is equivalent in meaning with the source language, but some are not equivalent. After analyzing the live and dead metaphors, researcher also analyze the metaphor translation strategies that used by translator to translate the metaphors from SL (Source Language) to TL (Target Language). The results of the translation strategies used by translator are based on Newmark\u27s theory. This translator uses 4 of the 7 strategies proposed by Newmark. In this study the researcher also found metaphor translation strategies used by translator to translate metaphors from the source language to the target language. Based on the analysis using Newmark\u27s theory, this translator uses 4 of the 7 strategies proposed by Newmark. They are reproducing, replacing the image, translating metaphors by simile, and translating metaphors by simile and senses
Sirusa: Pembelajaran Kontekstual Pendidikan Agama Kristen (PAK) di SMK Negeri 2 Kaimana
Pembelajaran merupakan cara untuk berinteraksi dengan dunia luar. Kualitas sebuah pembelajaran menjadi tujuan penting dalam mengukur jalannya proses pembelajaran. Karena itu, model pendekatan yang dipergunakan dalam pembelajaran menjadi point penting untuk mencapai Pendidikan yang berkualitas. Model pembelajaran secara lokal telah dibicarakan dalam beberapa kajian namun secara spesifik belum membicarakan model pembelajaran yang berlangsung di dalam rumah adat. Artikel ini mendeskripsikan model pembelajaran di sekolah yang menempatkan Sirusa sebagai tempat pembelajaran. Sirusa sebagai rumah adat, tidak hanya dipergunakan sebagai tempat berlangsungnya ritual adat, namun sebaliknya merupakan tempat berlangsungnya pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenalogis. Proses pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi di kabupaten Kaimana. Hasil penelitian menunjukan bahwa model pembelajaran secara lokal yang dilakukan di Sirusa sangat efektif dalam memperkuat nilai-nilai budaya serta Pendidikan Agama Kristen secara khusus.Learning is a way to interact with the outside world. The quality of learning is an important goal in measuring the progress of the learning process. Therefore, the approach model used in learning is an important point to achieve quality education. Local learning models have been discussed in several studies but have not specifically discussed the learning model that takes place in traditional houses. This article describes the learning model in schools that place Sirusa as a place of learning. Sirusa as a traditional house, is not only used as a place for traditional rituals, but on the contrary is a place for learning. This study uses a qualitative method with a phenomenal approach. The data collection process through interviews, observations and documentation studies in Kaimana district. The results of the study show that the local learning model carried out in Sirusa is very effective in strengthening cultural values and Christian Religious Education in particular
Penguatan Pemahaman Teologi dalam Pendidikan Agama Kristen Melalui Inovasi Kultural untuk Pembentukan Karakter Generasi Digital
Latar belakang masalah penelitian ini berfokus pada tantangan generasi muda Indonesia dalam membentuk karakter yang kuat dan berlandaskan nilai-nilai Kristen di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran Pendidikan Agama Kristen dalam membentuk karakter positif generasi digital dengan menekankan ajaran teologis Kristen dan berbagai elemen kebudayaan lokal melalui pemanfaatan teknologi digital. Metode yang dipakai adalah pendekatan kualitatif melalui studi pustaka, yang mengumpulkan literatur terkait pendidikan agama, teologi, kebudayaan, dan teknologi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan agama Kristen harus menanamkan nilai-nilai teologis yang kuat dan mengapresiasi keanekaragaman budaya lokal, serta menggunakan teknologi sebagai alat bantu yang efektif dalam proses pembelajaran. Pemanfaatan ini memungkinkan pendekatan yang lebih interaktif, relevan, dan menginspirasi partisipasi aktif dari generasi digital. Kesimpulannya, diperlukan upaya bersama dari pendidik, orang tua, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan pendidikan, sehingga dapat membentuk generasi muda yang beriman, beretika, dan mampu membawa perubahan positif dalam masyarakat.Forming character in the digital era, characterized by rapid technological advancement and information flow. This study aims to explore the role of Christian Religious Education in shaping the positive character of the digital generation through the integration of theological teachings, cultural values, and digital technology. The method used is a qualitative approach through literature study, gathering various literatures on religious education, theology, culture, and character building. The results of this study indicate that Christian religious education needs to teach moral values and enhance students\u27 critical skills in filtering information. Furthermore, the use of technology in the learning process has proven effective in reaching the digital generation in an interactive and engaging manner. The conclusion of this study emphasizes the importance of collaboration between educators, parents, and society to create a holistic and inclusive educational environment, thereby shaping young people who are faithful, responsible, and act as agents of positive change in society
ANALISIS RISIKO LIKUIDITAS UNTUK MENGUKUR TINGKAT RISIKO KESEHATAN KEUANGAN PERUSAHAAN
Abstrak
Studi ini ditujukan untuk mengukur risiko likuiditas Tingkat risiko Kesehatan keuangan perusahan terhadap beberapa perusahaan Makanan dan Minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Selama Periode 2014-2018.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi Risiko kesehatan keuangan perusahaan ditinjau dari rasio likuiditas, untuk mengetahui Tingkat kesehatan perusahaan
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi empiris. Penelitian ini difokuskan pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2014-2024. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan metode studi pustaka dan dokumentasi.).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, dari setiap perusahaan yang dilihat dari rasio yang dimiliki mengalami kenaikan dan penurunan yang cukup bervariasi. Nilai rasio yang dimiliki perusahaan juga dibandingkan dengan nilai rasio rata-rata perusahaan. Perusahaan yang mendapat nilai rasio terbaik akan mendapat rangking terbaik dan poin yang tertinggi. Dari poin yang diperoleh, dapat dilihat perusahaan yang memiliki tingkat kesehatan yang baik dari seluruh perusahaan yang menjadi sampel adalah PT Delta Djakarta Tbk.
Adapun penyebab risiko likuiditas yang dialami perusahan-perusahan tersebut yang menjadi penyebab risiko likuiditas adalah manajemen arus kas suatu perusahaan yang buruk. Selain itu perusahaan tidak mampu meningkatkan jumlah kas akibat keterlambatan pengembalian piutang hal ini biasanya disebabkan ketidakpatuhan distributor pada syarat distribusi penjualan . Hal lain yang mempenagaruhi risiko keuangan akibat risiko likuiditas adalah perusahaan mengalami penurunan laba yang berdampak pada penurunan profitabilitas. Selain itu faktor lingkungan eksternal perusahaan seperti perubahan kebijakan pemerintah, perubahan pasar, krisis ekonomi. Berikutnya adalah adanya kewajiban jangka pendek perusahaan yang tinggi dan harus segera dipenuhi.
Untuk itu perusahaan perusahaan perlu secara rutin mengidentifikasi situasi yang dapat menciptakan kesenjang dengan terus menilai kesenjangan antara aktiva dan kewajiban lancar dengan cara meningkatkan cadangan kas perusahaan. Hal ini perlu dilakukan agar perusahaan menemukan jalan keluar untuk menyelesaiakan persoalaalan risiko keuangan
CRIMINALIZATION OF CIVIL SOCIETY AND INDONESIA ENVIRONMENTAL POLITICS: CASE STUDY OF TANJUNG BENOA RECLAMATION
There is a serious problem with Indonesia\u27s environmental politics because the government supported policies that potentially harmed the environment, including the reclamation project. Reclamation has harmed the mangrove forest and coral reef, as well as the fishing area. Civil society questioned the commitment of Indonesia\u27s government to protecting the mangrove forest in Indonesia. The problem is worsened when activists and indigenous communities are criminalized. Activists are threatened by legal action due to their political activism. This research attempted to understand the role of civil society in changing government decisions by using a case study of the cancellation of the reclamation plan in Tanjung Benoa, Bali. Primary data is obtained through direct observation in Tanjung Benoa, Bali, and supported by secondary data from journals, news outlets, and official reports. There are two main findings. Firstly, the criminalization of civil society showed that the contradiction of the Indonesian constitution and law enforcement is clearer. Secondly, the government finally canceled the reclamation project in Tanjung Benoa due to massive protests from communities and civil society.
Keywords: Environmental Politics, Indonesia, Tanjung Benoa, Civil Society, Reclamatio
KAJIAN NORMATIF TERHADAP INVESTASI PERDAGANGAN KARBON DI INDONESIA DALAM REGULASI PENYELENGGARAAN NILAI EKONOMI KARBON (NEK)
Climate change is an urgent global challenge, and one solution adopted by Indonesia is carbon trading. This study aims to examine the regulation aspects of carbon trading implementation in Indonesia, focusing on Presidential Regulation No. 98 of 2021 on Carbon Economic Value. The research uses a qualitative approach with normative study methods, involving literature analysis, documentation, and interviews. The findings indicate that clear regulations and inter-ministerial coordination are crucial to ensure that carbon trading is conducted transparently, fairly, and effectively. The implementation of this policy is expected to support climate change mitigation and adaptation as well as sustainable economic development in Indonesia.
Keywords: Climate change, Carbon trading, Regulatory aspects, Indonesia
The Influence of Marketing Mix Strategies on the Investment Interest of InvestasiKu Application Users at Mega Capital Sekuritas
InvestasiKu, a component of the CT Corp conglomerate operating under Mega Capital Sekuritas, has actively implemented a marketing mix strategy. Despite concerted efforts, InvestasiKu has not succeeded in establishing itself among the top 20 brokerage firms in Indonesia. Consequently, this research concentrates on users of the InvestasiKu application in the Central Jakarta region. The study was conducted quantitatively from November to December 2023. The target population comprises users of the InvestasiKu application in Central Jakarta, though the exact population size remains unknown. Employing purposive sampling, 96 respondents were chosen for the research sample, and data collection was carried out through Google Forms. Multiple regression served as the analytical tool. Subtest results indicate that the product variable (X1) significantly influences investment outcomes (Y), as evidenced by a significance value of 0.000, which is less than the specified margin of error of 0.05. Conversely, the location variable (X3) does not exert a significant influence on investment interest (Y), with a significance value of 0.174, surpassing the specified margin of error of 0.05. Simultaneous tests reveal a noteworthy collective impact of the product, price, location, and promotion variables on investment interest, with a significance value < 0.000, signifying statistical significance. In essence, these variables collectively wield a substantial influence on investment interest.
Keywords: Marketing Mix, Product, Price, Place, Promotion, Investment Interest, InvestasiK