Universitas Islam Kuantan Singingi: E-Journals
Not a member yet
1863 research outputs found
Sort by
Penerapan Akuntansi Lingkungan Dalam Pengelolaan Limbah Pada PT. Citra Riau Sarana II
Akuntansi lingkungan, pengelolaan limbah, biaya lingkungan, teori Saputra dan Martini, transparansi.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian penerapan akuntansi lingkungan dalam pengelolaan limbah pada PT. Citra Riau Sarana II berdasarkan teori Saputra dan Martini. Fokus penelitian meliputi identifikasi, pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan biaya lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan telah sesuai dalam identifikasi, pengakuan, pengukuran, dan penyajian biaya lingkungan. Namun, pengungkapan biaya lingkungan belum sepenuhnya sesuai karena hanya dilakukan oleh kantor pusat, bukan oleh unit usaha secara spesifik. Studi ini diperkuat oleh penelitian terdahulu yang menemukan permasalahan serupa dalam pengelolaan dan pelaporan biaya lingkungan di beberapa perusahaan lain. Rekomendasi yang diberikan mencakup peningkatan transparansi dalam pengungkapan, evaluasi biaya kegagalan eksternal, serta pengembangan sistem informasi akuntansi lingkungan yang lebih terintegrasi. Dengan demikian, perusahaan diharapkan dapat meningkatkan praktik akuntansi lingkungan yang berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan dan bisnis
Pengaruh Kualitas Pelaporan Keuangan, Jatuh Tempo Utang, dan Kualitas Laba Akuntansi terhadap Efisiensi Investasi pada Perusahaan Transportasi dan Logistik di BEI
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelaporan keuangan, jatuh tempo utang, dan kualitas laba akuntansi terhadap efisiensi investasi pada perusahaan transportasi dan logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2021. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan yang diperoleh dari situs resmi Bursa Efek Indonesia. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode regresi linear berganda untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelaporan keuangan dan kualitas laba akuntansi berpengaruh signifikan positif terhadap efisiensi investasi. Sebaliknya, tingkat jatuh tempo utang tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap efisiensi investasi. Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas pelaporan keuangan dan laba akuntansi yang baik mampu meningkatkan efisiensi investasi melalui pengurangan masalah informasi asimetris. Sebaliknya, tingkat jatuh tempo utang, terutama utang jangka pendek, tidak secara langsung memengaruhi keputusan investasi perusahaan. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi literatur akuntansi dan manajemen keuangan, serta menjadi acuan bagi perusahaan dalam meningkatkan efisiensi investasi melalui peningkatan kualitas pelaporan keuangan dan laba akuntansi
ANALISIS BUDAYA ORGANISASI DI KANTOR UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS PENYEDIAAN AIR BERSIH KECAMATAN KUANTAN TENGAH KABUPATEN KUANTAN SINGINGI
This research was carried out at the Technical Implementation Unit Office of the Clean Water Supply Service, Kuantan Tengah District, Kuantan Singingi Regency. The formulation of the problem in this research is what is the organizational culture in the Technical Implementation Unit Office of the Clean Water Supply Service, Kuantan Tengah District, Kuantan Singingi Regency. The purpose of this research is to find out what the organizational culture is in the Technical Implementation Unit Office of the Clean Water Supply Service, Kuantan Tengah District, Kuantan Singingi Regency. The type of research used in this research is survey research, with a descriptive level of explanation and qualitative data analysis. The sampling technique used in this research is Porposive Sampling, with a total of 10 informants. The data collection methods are interview techniques, observation, documentation and triangulation. Based on the results of research analysis, organizational culture at the Technical Implementation Unit Office of the Clean Water Supply Service, Kuantan Tengah District, Kuantan Singingi Regency has been running quite well
PENGARUH RELIGIUSITAS DAN LITERASI KEUANGAN SYARIAH TERHADAP MINAT MENABUNG MAHASISWA UNIKS DI BANK SYARIAH
The purpose of this study is to determine the level of religiosity and sharia financial literacy of sharia banking students at Kuantan Singingi Islamic University (UNIKS) and to determine the influence of religiosity and sharia financial literacy on the interest in saving of sharia banking students at Kuantan Singingi Islamic University (UNIKS). This type of research is quantitative research. In this research, the samples taken were 85 sharia banking students at Kuantan Singingi Islamic University. The data analysis used is multiple linear regression analysis using SPSS. The research results show that the level of religiosity of Islamic Banking students at Kuantan Singingi Islamic University is 84.7% in the high category. The sharia financial literacy level of sharia banking students at Kuantan Singingi Islamic University is 68.2% in the high category. Then the research results show that the sig values are 0.00 and 0.00 < 0.05, which means that H1 is accepted and H0 is rejected This means that there is an influence of religiosity and financial literacy on the interest in saving of sharia banking students at Kuantan Singingi Islamic University in sharia banks with a determination of 74.5%
TINJAUAN YURIDIS TERHADAP TINDAK PIDANAPENCURIAN DENGAN KEKERASAN DI KECAMATAN PANGEAN KABUPATEN KUANTAN SINGINGI (Studi Putusan Pengadilan Negeri Teluk Kuantan Nomor 26/Pid.B/2023/PN.Tlk)
There are various criminal acts that occur in Indonesia, one of which is theft. The crime of theft has been regulated in the Criminal Code (KUHP) Book II Chapter XXII Articles 362 to Article 367. The crime of theft with violence is regulated in Article 365 of the Criminal Code, namely theft which is preceded, accompanied, followed by violence which will be directed at the person with the aim of making it easier to carry out the action. This research was conducted to find out what the judge's motives and considerations were regarding cases of violent theft in Pangean District, Kuantan Singingi Regency, as well as to find out how judges considered the crime of violent theft in Pangean District, Kuantan Singingi Regency (Study of Decisions of the Teluk Kuantan District Court Number 26/Pid.B/2023/PN.Tlk). This research is normative research, namely using normative legal case studies in the form of legal behavioral products, for example reviewing draft laws. The subject of the study is law which is conceptualized as norms or rules that apply in society and become a reference for everyone's behavior. The nature of this research is descriptive and the data source used is a secondary data source. The results of this research show that the motive for the violent theft that occurred in Pangean District, Kuantan Singingi Regency was entering someone else's house with the intention of borrowing money and thinking that the victim would not lend the money, so the defendant thought about committing theft at the victim's house and the judge's consideration in impose a penalty on the perpetrator of the crime of theft with violence, including: the guilt of the perpetrator of the crime, the motive and purpose of committing the crime of theft with violence
TINJAUAN YURIDIS PRA PERADILAN PENYITAAN ALAT BERAT OLEH DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN PROVINSI RIAU (Studi Kasus Putusan Nomor 12/Pid.Pra/2022/PN Pbr).
The criminal justice system as a system is basically an open system. An open system is a system that in its movement to achieve goals, both short-term (resocialization), medium-term (crime prevention) and long-term (social welfare) is greatly influenced by the social environment and areas of human life, so the criminal justice system in its movements will always experience interfaces (interaction, interconnection, interdependence) with their environment in levels, society, economics, politics, education and technology, as well as subsystems of the criminal justice system itself (subsystem of criminal justice system). This research is research that analyzes the implementation of the case and the judge's consideration of the pretrial regarding the confiscation of heavy equipment by the Environment and Forestry Service of Riau Province, Riau Province (Decision Number (12/Pid.Pra/2022/PN Pbr). This research is a type of normative research, which is carried out by collecting data from a theoretical basis. By studying books, scientific works, articles or other reading sources that are related to the problem being studied, Primary Data and Secondary Data are obtained at the research location. The implementation of pre-trial cases regarding the confiscation of heavy equipment by the Environment and Forestry Service of Riau Province (Decision Number 12/Pid.Pra/2021/PN Pbr) is through: (1) The legal standing of the applicant and respondent is: That the extension of the position The applicant's legal standing (legal standing) submitted a pre-trial request referring to the Constitutional Court Decision No. 76/PUU-X/2012 dated 8 January 2013 and quoted again in the Constitutional Court decision no. 98/ PUU- The Pretrial Case Judge's Considerations on the Confiscation of Heavy Equipment by the Riau Province Environment and Forestry Service (Study Decision Number (12/Pid.Pra/2022/PN Pbr) are: Granting the Petitioner's pretrial petition in its entirety, Declaring Invalid the Investigation Actions carried out by the Respondent in Forestry Crime Case based on Incident Report Number LK/05/Polhut-DLHK/VII/2022 dated 25 July 2022 in conjunction with Investigation Order Letter Number: Sprindik/04/PPNS-DLHK/VII/2022 dated 26 July 2022 along with all documents issued by the Respondent which is a follow-up and result of the investigation and declares invalid the confiscation action carried out by the Respondent on movable objects belonging to the Petitioner and/or at least in the control of the Petitioner
TINJAUAN YURIDIS TINDAK PIDANA KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA TERHADAP PEREMPUAN DI PENGADILAN NEGERI TELUK KUANTAN (STUDI KASUS NOMOR.65.PID.SUS/2023/PN.TLK)
Indonesia adalah negara yang menjunjung tinggi hukum, hal ini ditegaskan berdasarkan bab I tentang bentuk dan kedaulatan dalam Pasal 1 angka 3 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang telah diamandemen. Yang merupakan lingkup tindakan Kekerasan Dalam RumahTangga adalah perbuatan terhadap seseorang terutama perempuan, yang berakibat timbulnya kesengsaraan atau penderitaan secara fisik, seksual, psikologis, atau penelantaran rumah tangga termasuk ancaman untuk melakukan perbuatan, pemaksaan, atau perampasan kemerdekaan secara melawan hokum dalam lingkup rumah tangga. Permasalahan dalam penelitian ini adalah Bagaimana pertimbangan hakim pada tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga terhadap perempuan di pengadilan negeri teluk kuantan (studi kasus nomor.65.PID.SUS/2023/PN.TLK) dan Bagaimana modus operandi tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga terhadap perempuan di pengadilan negeri teluk kuantan (studi kasus nomor.65.PID.SUS/2023/PN.TLK). Untuk penulisan ini, penulis menggunakan jenis penelitian hokum normatif, yaitu menggunakan berbagai data sekunder seperti peraturan perundang-undangan, keputusan pengadilan, teori hukum, dan dapat berupa pendapat parasarjana, kemudian penelitian ini bersifat deskriptif analitis. Dalam perkara ini hakim menyakini telah terjadinya tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga yang di dakwakan oleh jaksa yaitu dengan adanya alat bukti berdasar kanpasal 184 KUHAP, yaitu 3 (tiga) orang saksi dan 1 (satu) orang Ahli. Dalam pertimbangan yuridis ini terdapat adanya kewajiban terdakwa untuk melindungi keluarganya, baik istri, anak- anak dan lainya. Serta keadaan ekonomi terdakwa dan adanya penyeselan terdakwa serta penyesalan terdakwa melakukan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga terhadap istri terdakwa. Dengan terpenuhinya unsur-unsur tersebut, maka majelis hakim dengan pertimbanganya hukum (yuridis) dan non hukum (non yuridis) maka menjatuhkan vonis dengan sebagai berikut 1)Menyatakan TERDAKWA tersebut diatas tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga yang menimbulkan jatuh sakit atau luka berat; 2. TERDAKWA tersebut diatas telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindakpidana kekerasan dalam rumah tangga; 3, Menjatuhkan pidana oleh karena itu kepada Terdakwa dengan pidana penjara selama 2 (dua) Tahun dan 6 (enam) Bulan;. Dan modus operandi tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga terhadap perempuan di pengadilan negeri teluk kuantan (studi kasus nomor.65.PID.SUS/2023/PN.TLK) modus operandinya di awali dengan menyiapkan gunting yang di masukan kedalam saku celana terdakwa. Kemudian sekira pukul 22.00 wib ketika saksi 1 sedang duduk di teras rumah, terdakwa memanggil saksi 1 untuk masuk kekamar untuk menidurkan anak-anak yang diturutinya perkataan terdakwa oleh saksi 1. Setelah anak – anak tidur, saksi SAKSI 1 (Alm) langsung berbaring juga disamping anak –anak, Kemudian terdakwa TERDAKWA langsung berdiri dan mengunci pintu kamar dan kemudian terdakwa berbaring di samping saksi SAKSI 1 (Alm) sambil mengelus kepala saksi SAKSI 1 (Alm), setelah itu terdakwa TERDAKWA yang karena factor ekonomi dan memiliki beban pikiran langsung menikam/menusuk bagian perut saksi SAKSI 1 menggukan gunting
PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PELATIHAN PENGOLAHAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) PUDING PISANG DI DESA KEMIRI KABUPATEN PASURUAN
Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) merupakan makanan tambahan yang diperlukan bayi setelah bayi berusia 6 bulan sampai 24 bulan. Tingginya tingkat kasus stunting di Indonesia menjadi peringatan untuk melakukan upaya promosi pencegahannya. Isu yang diangkat dalam topik ini adalah kurangnya edukasi tentang pengolahan makanan sehat dan bergizi seimbang yang menyebabkan anak-anak Desa Kemiri mengalami stunting. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) bagi tumbuh kembang anak melalui sosialisasi dan pelatihan pengolahan MP-ASI berupa puding yang berbahan dasar pisang. Pelatihan ini berisi tentang bagaimana memilih makanan yang bernutrisi bagi anak, apa saja manfaat yang diberikan oleh MP-ASI serta pengolahan MP-ASI yang tepat guna mencegah terjadinya stunting. Kegiatan dihadiri oleh 15 peserta yang terdiri dari ibu rumah tangga. Penyampaian materi kegiatan menggunakan metode tindakan partisipatif dengan melakukan presentasi, peragaan, dan pelatihan. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta kegiatan dalam mengolah MP-ASI serta peningkatan pemahaman terkait stunting meliputi faktor-faktor penyebab dan upaya-upaya pencegahannya
SURVEY TINGKAT KEPUASAN PELATIHAN KEUANGAN UMKM BENGKEL OTOMOTIF @BOS DALAM MENYELESAIKAN PERMASALAHAN KEUANGAN USAHA
Asoritas Bengkel Otomotif Se-Riau (@BOS) adalah kelompok UMKM bengkel otomotif yang bergerak dibidang jasa perawatan dan perbaikan otomotif kendaraan roda empat di wilayah Provinsi Riau. Mereka adalah para owner bengkel otomotif yang membangun usaha bengkel secara otodidak hanya mengandalkan keterampilan teknis, dan rata-rata usaha mereka sudah berjalan lebih dari 10 tahun. Seiring dengan bertambahnya konsumen, saat ini mereka mulai merasakan keluhan terkait manajemen keuangan yang semakin kompleks. Oleh karena itu, sebagai mitra kerjasama Prodi Teknik Mesin Universitas Islam Riau berusaha membantu mereka dengan mengadakan pelatihan manajemen keuangan usaha. Hasil survey yang dilakukan terhadap pelaksanaan manajemen keuangan didapatkan respon yang menunjukkan bahwa pelatihan yang dilakukan sangat relevan dengan kebutuhan mereka dan mereka seluruhnya masih menginginkan pelatihan keuangan lanjutan dengan topik yang spesifik mengenai permasalahan praktis yang mereka alami
PELATIHAN BUDIDAYA TEBU BAGI PETANI TEBU RAKYAT DI JAWA TIMUR
Tingkat produktivitas tebu di Indonesia, khususnya di Jawa Timur, masih relatif rendah akibat terbatasnya pemahaman teknis petani terkait budidaya yang sesuai dengan prinsip good agricultural practices (GAP). Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi teknologi budidaya tebu bagi petani binaan Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur melalui pendekatan penyuluhan kelas dan praktik lapangan. Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 4-7 Mei 2024 di Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) Pasuruan dan melibatkan 26 petani dari Lumajang dan Situbondo. Evaluasi menggunakan kuesioner pra dan pasca-kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari 55% menjadi 85%. Respons positif dari peserta juga ditunjukkan melalui minat untuk menerapkan teknik baru, seperti penggunaan varietas unggul dan pola pemupukan efisien. Tantangan utama yang diidentifikasi meliputi keterbatasan modal dan akses terhadap sarana produksi. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa kombinasi penyampaian teori dan praktik langsung efektif dalam meningkatkan kapasitas teknis petani. Dukungan lanjutan dari pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya sangat diperlukan untuk memastikan keberlanjutan adopsi inovasi di tingkat petan