Universitas Islam Kuantan Singingi: E-Journals
Not a member yet
1863 research outputs found
Sort by
SOSIALISASI FITUR DAN LAYANAN APLIKASI by.U DALAM MENUNJANG KEBUTUHAN DIGITAL GENERASI Z PADA KELOMPOK MAHASISWA
Generasi Z memiliki kebutuhan akan layanan digital yang cepat, stabil, dan mudah diakses. Namun dalam praktiknya, mereka kerap dihadapkan pada berbagai kendala, seperti tingginya biaya paket data serta keterbatasan jaringan internet di beberapa wilayah. Aplikasi by.U dari Telkomsel hadir sebagai salah satu solusi inovatif untuk mengatasi permasalahan tersebut. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, dilakukan upaya untuk memperkenalkan berbagai fitur dan layanan yang tersedia dalam aplikasi by.U kepada mahasiswa, dengan tujuan meningkatkan pemahaman mereka terhadap layanan digital dan mendorong penggunaannya secara maksimal dalam menunjang aktivitas sehari-hari, baik yang bersifat akademik maupun non-akademik. Peserta kegiatan ini merupakan mahasiswa dari Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur yang tergolong dalam kelompok Generasi Z. Pelaksanaan kegiatan mencakup beberapa tahapan utama, yaitu: 1) pelaksanaan pre-test untuk mengetahui pengetahuan awal, 2) penyampaian materi sosialisasi, dan 3) pelaksanaan post-test sebagai bentuk evaluasi. Dari hasil kegiatan, terlihat adanya peningkatan pemahaman yang cukup signifikan. Skor rata-rata peserta pada saat pre-test adalah 52%, dan meningkat menjadi 96% pada post-test. Peningkatan ini menunjukkan bahwa materi yang disampaikan selama sosialisasi dapat diterima dan dipahami dengan baik oleh peserta. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil mencapai tujuannya dalam meningkatkan literasi digital mahasiswa mengenai penggunaan aplikasi by.U. Harapannya, pemanfaatan layanan digital secara optimal ini akan memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa, baik dalam mendukung kegiatan belajar mengajar maupun aktivitas digital lainnya di masa mendatang
PELATIHAN DAN PEMDAMPINGAN PROSES PRODUK HALAL DAN PENERBITAN SERTIFIKAT HALAL BAGI PELAKU UMKM DI DESA BANGUN HARJO KUAMANG KUNING
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta kemampuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam menerapkan prinsip halal pada produk yang mereka hasilkan. Meskipun kesadaran terhadap pentingnya produk halal terus berkembang, masih banyak UMKM yang menghadapi kesulitan dalam memahami regulasi dan prosedur sertifikasi halal. Melalui pelatihan dan pendampingan, peserta dibekali pemahaman mengenai konsep halal, alur sertifikasi menggunakan platform SIHALAL, serta persiapan dokumen yang sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta terkait kehalalan produk dan kesiapan mereka dalam mengikuti proses sertifikasi. Sebagian peserta bahkan telah berhasil menyelesaikan tahap awal dalam pendaftaran sertifikasi halal. Hal ini membuktikan bahwa dengan pelatihan dan bimbingan yang tepat, pelaku UMKM mampu meningkatkan daya saing produk mereka melalui pemenuhan aspek kehalalan yang kini semakin menjadi perhatian utama pasa
PEMBERDAYAAN UMKM MELALUI STRATEGI BRANDING DAN PELATIHAN DIGITAL MARKETING DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING DI ERA DIGITAL (STUDI KASUS DI KELURAHAN PENJARINGAN SARI SURABAYA)
UMKM memiliki peran strategis dalam memperkuat ekonomi lokal dan menciptakan lapangan kerja. Namun, rendahnya pemanfaatan teknologi digital dan minimnya pemahaman tentang strategi branding masih menjadi tantangan utama. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Kelurahan Penjaringan Sari, Surabaya tepatnya pada RW 03 untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM melalui penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan dalam digital marketing dan rebranding produk. Metode pelaksanaan dirancang berdasarkan keluhan langsung dari para pelaku usaha, sehingga kegiatan yang dilakukan benar - benar menjawab kebutuhan pelaku UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan pelaku UMKM dalam membuat konten promosi, mengelola media sosial, serta memahami pentingnya identitas merek dalam pemasaran digital. Program ini membuktikan bahwa kolaborasi antara akademisi dan masyarakat dapat mempercepat adaptasi UMKM terhadap era digital. Dengan memahami karakter dan kebutuhan di tiap wilayah, program ini dapat direplikasi sebagai upaya memperkuat daya saing UMKM dan mendorong ekonomi yang stabil serta berkelanjutan
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM BUDIDAYA TERONG DI PEKARANGAN RUMAH DENGAN SISTEM POLYBAG DAN PEMANFAATAN PESTISIDA NABATI SEBAGAI UPAYA KETAHANAN PANGAN BERKELANJUTAN
Program pemberdayaan masyarakat di Desa Dukuhmencek berfokus pada budidaya terong dengan sistem polybag serta pemanfaatan pestisida nabati berbahan ekstrak bawang putih. Inisiatif ini dirancang untuk mengoptimalkan penggunaan pekarangan rumah sebagai ruang produksi pangan yang sehat dan ramah lingkungan. Melalui program ini, masyarakat dibekali keterampilan dalam menyiapkan media tanam, memilih bibit yang baik, merawat tanaman, hingga melakukan pengendalian hama secara alami. Sistem polybag dipilih karena efisien, mudah diterapkan, dan cocok untuk pekarangan dengan lahan terbatas. Sementara itu, pestisida nabati dari ekstrak bawang putih efektif menekan serangan hama tanpa menimbulkan residu kimia, sehingga tanaman lebih aman dikonsumsi. Program ini juga bertujuan memperkuat ketahanan pangan rumah tangga dengan mendorong masyarakat menanam sayuran yang dapat dipanen sendiri. Selain meningkatkan produktivitas pekarangan, kegiatan ini menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada bahan kimia. Keberhasilan program sangat dipengaruhi oleh konsistensi warga dalam merawat tanaman, termasuk penyiraman, pemupukan, serta pengendalian hama secara berkala
PELATIHAN LITERASI KEUANGAN : PENTINGNYA MENABUNG BAGI GENERASI MUDA DI PANTI ASUHAN BAITURRAHMAN RANTAU KASIH PALEMBANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman anak Panti Baiturrahman Rantau Kasih mengenai literasi keuangan. Khususnya pemahamaan tentang pentingnya menabung bagi generasi muda yang ditinggal di panti asuhan baiturrahman rantau kasih Palembang. Rendahnya kesadaran akan pengelolaan keuangan sejak dini dapat berdampak pada kemampuan individu dalam pengambilan keputusan finansial di masa depan, oleh karena itu, dengan adanya pelatihan yang dirancang dapat memberikan pemahaman dasar mengenai konsep menabung, manfaat menabung serta strategi sederhana dalam mengatur keuangan pribadi Selain itu, peserta juga dikenalkan pada pentingnya menetapkan tujuan finansial dan membedakan antara kebutuhan dan keinginan dalam pengeluaran sehari-hari. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini meliputi pemaparan materi, diskusi kelompok, simulasi praktik menabung dengan pendekatan yang mudah dipahami sesuai usia dan latar belakang peserta. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap pentingnya menabung dan kemampuan dalam Menyusun perencanaan keuangan sederhana,. Diharapkan dari pelatihan ini dapat membentuk kebiasaan positif dalam mengelola keuangan sejak dini serta mendorong kemandirian finansial dimasa mendatang , khususnya bagi anak – anak panti asuhan sebagai bentuk bagian dari Upaya pemberdayaan ekonomi jangka Panjan
OPTIMALISASI PENJUALAN PRODUK UMKM KOTA MALANG MELALUI PEMANFAATAN PLATFORMS SHOPEE FOOD SEBAGAI SARANA DIGITALISASI
Perkembangan teknologi dan digitalisasi yang kian pesat di era saat ini menjadi suatu tantangan yang harus dihadapi oleh pelaku UMKM terutama dalam meningkatkan daya saing di tengah persaingan yang ketat dan dalam menjangkau pasar yang lebih luas. Dibalik tantangan ini, juga terdapat peluang yang dapat dimaksimalkan dimana digitalisasi bisnis sekaligus menjadi kunci pertumbuhan bagi UMKM. Mendasari fenomena yang terjadi, diperlukan suatu kegiatan pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan penjualan melalui pemanfaatan platform e-commerce, seperti Shopee.
Pelatihan berfokus memberikan pemahaman secara komprehensif tentang strategi digital marketing, termasuk mengelola promosi, menarik pelanggan, dan meningkatkan visibilitas produk. Pendekatan ini diharapkan mampu menghasilkan solusi konkret khususnya dalam mengatasi kendala pemasaran dan berdampkan pada daya saing dan perkembangan secara berkelanjutan bagi UMKM. Peningkatan pemahaman dan keterampilan UMKM dalam mengelola bisnis online menjadi tujuan utama yang ingin dicapai dari kegiatan pelatihan ini dan diharapkan dapat berdampak langsung pada peningkatan hasil keuangan UMKM
PENGUATAN PENDIDIKAN BAHARI BERBASIS KEAGAMAAN MELALUI PELATIHAN KETERAMPILAN MARITIM BAGI SISWA DI SD 82 PATTENE KABUPATEN MAROS
Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pendidikan bahari berbasis keagamaan melalui pelatihan keterampilan maritim bagi siswa SD 82 Pattene, Kabupaten Maros. Maros memiliki potensi maritim yang besar, namun belum diimbangi dengan pendidikan yang memadai untuk menanamkan kesadaran bahari sejak dini. Selain itu, integrasi nilai-nilai keagamaan dalam konteks kemaritiman menjadi penting untuk membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia sekaligus mencintai potensi lokal. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahap: (1) sosialisasi konsep pendidikan bahari berbasis agama melalui ceramah interaktif dan diskusi; (2) pelatihan keterampilan maritim dasar seperti navigasi sederhana, keselamatan di laut, dan pengenalan ekosistem pesisir. Kegiatan melibatkan 50 siswa kelas VI-V. Selain itu, siswa mampu menciptakan produk kerajinan dari bahan laut sebagai wujud kreativitas dan kepedulian lingkungan. Program ini juga mendorong sinergi antara sekolah, masyarakat, dan pemangku kepentingan dalam mengembangkan kurikulum berbasis kearifan lokal. Dampak jangka panjang yang diharapkan adalah terwujudnya generasi muda yang kompeten di bidang maritim, berkarakter religius, dan siap berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan wilayah pesisir. Melalui pendekatan holistik ini, pendidikan bahari tidak hanya menjadi sarana pembelajaran, tetapi juga media penguatan identitas budaya dan spiritual masyarakat Maros
PELATIHAN PEMBUATAN PESTISIDA NABATI SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN LALAT BUAH RAMAH LINGKUNGAN PADA TANAMAN JERUK DI DESA BOCEK, MALANG
Desa Bocek, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang merupakan sentra jeruk dengan serangan lalat buah yang tinggi. Petani masih mengandalkan pestisida kimia yang berdampak negatif bagi kesehatan dan lingkungan. Sehingga memerlukan alternatif pengendalian hama yang lebih ramah lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam pembuatan serta aplikasi pestisida nabati sebagai solusi pengendalian hama berkelanjutan. Mitra sasaran adalah delapan kelompok tani di Desa Bocek, dengan peserta sebanyak 22 orang. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi materi, diskusi interaktif, dan praktik pembuatan pestisida nabati berbasis bahan lokal menggunakan daun mimba, serai merah, daun sirsak, daun sambung nyawa, dan bawang putih. Evaluasi keberhasilan kegiatan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test dengan 15 soal meliputi konsep pestisida nabati, pengetahuan umum dan prosedur aplikasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman sebesar 23,81% pada aspek konsep pestisida nabati, 28,57% pada pengetahuan umum, dan 19,05% pada prosedur aplikasi. Dapat disimpulkan bahwa pelatihan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam memanfaatkan bahan lokal sebagai pestisida nabati, sekaligus menumbuhkan kesadaran pentingnya pengendalian hama ramah lingkungan. Kegiatan ini diharapkan dapat membangun kapasitas petani dalam menerapkan praktik pertanian berkelanjutan yang mendukung kesehatan masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan
SOSIALISASI DAN EDUKASI PENGGUNAAN MESIN PENGERING REMPAH-REMPAH SEBAGAI UPAYA KETAHANAN DAN PENINGKATAN PRODUKSI UMKM DUSUN KEMBANG, DESA CEPOKO, NGRAYUN, PONOROGO
Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh tim mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Ponorogo dengan fokus pada sosialisasi dan edukasi penggunaan mesin pengering rempah-rempah berbasis pemanas kompor oli. Program ini ditujukan kepada pelaku UMKM serbuk rempah di Dusun Kembang, Desa Cepoko, Ngrayun, Ponorogo, serta melibatkan perangkat desa dan perwakilan masyarakat. Permasalahan utama yang dihadapi UMKM lokal adalah keterbatasan metode pengeringan manual dan pengkristalan gula yang membuat proses produksi bergantung pada cuaca, hasil kurang konsisten, serta terbatas pada varian produk manis. Melalui sosialisasi, demonstrasi mesin, dan diskusi interaktif, peserta memperoleh pemahaman mengenai prinsip kerja, manfaat, dan keunggulan mesin pengering, termasuk potensi diversifikasi produk tanpa gula yang lebih sehat dan higienis. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai teknologi pengeringan modern, kesadaran akan pentingnya inovasi produk, serta peluang untuk meningkatkan efisiensi, ketahanan usaha, dan daya saing UMKM lokal. Program ini menegaskan bahwa penerapan teknologi tepat guna melalui pendekatan sosialisasi dan edukasi mampu menjadi strategi efektif dalam mendukung ketahanan pangan serta penguatan ekonomi masyarakat berbasis UMKM
IMPLEMENTASI PKM MELALUI PROGRAM MAGANG MAHASISWA ILMU HUKUM UNIVERSITAS ISLAM KUANTAN SINGINGI DI PENGADILAN AGAMA TELUK KUANTAN
Program magang mahasiswa hukum merupakan bagian dari Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang bertujuan untuk menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik hukum. Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Universitas Islam Kuantan Singingi di Pengadilan Agama Teluk Kuantan pada periode 21 Juli–19 September 2025. Pemilihan topik ini didasarkan pada pentingnya memberikan pengalaman kontekstual kepada mahasiswa agar memahami proses administrasi perkara, jalannya persidangan, serta mekanisme mediasi. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan service learning dengan tahapan analisis kebutuhan, perencanaan program, pelaksanaan kegiatan inti, evaluasi, serta pendampingan berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa memperoleh keterampilan praktis dalam pengelolaan dokumen perkara, mengikuti alur persidangan, serta memahami peran mediasi sebagai alternatif penyelesaian sengketa. Keberadaan mahasiswa juga membantu efektivitas pelayanan publik di Pengadilan Agama Teluk Kuantan, khususnya dalam bidang administrasi dan kepaniteraan. Secara kelembagaan, program ini memperkuat kerja sama antara universitas dengan lembaga peradilan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas layanan hukum kepada masyarakat. Dengan demikian, implementasi PKM melalui program magang terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa, mendukung penguatan kelembagaan mitra, dan berpotensi untuk dikembangkan secara berkelanjuta