STMIK Pontianak Online Journals (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer)
Not a member yet
653 research outputs found
Sort by
Manfaat Teknologi Informasi dengan Belajar Bahasa Inggris Lewat Video
Penelitian ini merupakan seminar hasil pengabdian kepada masyarakat (PKM) di Panti Asuhan “Murah Hati” yang berlokasi di jl. Trans Kalimantan, Pontianak. Pengabdian ini memfokuskan pada teknologi informasi dan pemanfaatannya, yaitu belajar lewat video untuk membantu siswa dalam proses belajar bahasa Inggris. Dengan kegiatan PKM ini diharapkan bisa memfasilitasi dan membantu siswa menyelesaikan permasalahan belajar bahasa Inggris yang dihadapi seperti kekurangan sumber pembelajaran autentik, permasalahan pengucapan yang benar, permasalahan listening, masalah kosakata, dan permasalahan belajar lainnya dengan memanfaatkan teknologi yang ada, yaitu belajar dengan menggunakan video. Kegiatan seminar pengabdian ini diikuti oleh 30 peserta, yaitu 19 peserta SMP dan 11 peserta SMA, dengan latar belakang pengetahuan dan level bahasa Inggris yang berbeda. Dari hasil pengamatan dan kegiatan seminar pengabdian ini terlihat peserta begitu antusias, dibuktikan dengan partisipasi peserta dalam kegiatan PKM ini. Selanjutnya ditayangkan beberapa video dengan teknik sistematis untuk keefektifan pembelajaran bahasa Inggris. Kualitatif dan kuantitatif data merupakan teknik pengambilan data dalam seminar pengabdian pada masyarakat ini, berupa hasil fieldnotes selama kegiatan berlangsung dan hasil test tertulis untuk mengetahui keefektifas penggunaan video. Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan video dalam pembelajaran begitu efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa sehingga bisa membantu menyelesaikan permasalahan belajar bahasa Inggris yang dihadapi selama in
Workshop Penulisan Karya Ilmiah Melalui Media Aplikasi Google Classroom Bagi Mahasiswa STIE Indonesia Pontianak
Latar belakang pelaksanan workshop ini adalah karena masih rendahnya kemampuan mahasiswa STIE dalam menyusun karya tulis ilmiah berupa makalah sebagai bentuk laporan observasi. Dasar argument ini adalah nilai tugas makalah mahasiswa serta hasil diskusi dengan sesama rekan dosen dan mahasiswa. Guna menyelesaikan permasalahan tersebut, penulis melaksanakan kegiatan workshop penulisan karya ilmiah melalui media aplikasi google classroom agar proses workshop dapat berjalan secara efektif dan efisien. Tujuan pelaksanaan workshop ini adalah meningkatkan pemahaman serta keterampilan mahasiswa dalam menyusun karya tulis ilmiah. Metode pelaksanaan workshop yakni pertemuan di kelas virtual sesuai jadwal yang ditetapkan dan penugasan di setiap pertemuan. Jumlah peserta workshop ini adalah 20 orang yang merupakan perwakilan mahasiswa semester III kelas pagi dan sore. Hasil pelaksanaan workshop ini berupa 20 makalah hasil riset sederhana yang dikembangkan dari tugas setiap pertemua
Strategi Pengembangan Industri Rumahan Melalui Pelatihaan Pemanfaatan ICT di Kabupaten Belitung Timur
Pelatihan Pemanfaatan Information Communication of Technology (ICT) bagi pelaku Industri Rumahan (IR) Kabupaten Belitung Timur dilaksanakan atas kerjasama antara Kementerian Pemberayaan Perempuan & Perlindungan Anak Republik Indonesia (KPPA-RI) dan Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan Komputer (APTIKOM). Pelatihan ini dilaksanakan oleh STMIK Atma Luhur pada hari Kamis, tanggal 25 Oktober 2018 di laboratorium komputer SMK N 1 Manggar Kabupaten Belitung Timur. Pelaksanaan pelatihan dilaksanakan dari Pukul 08.30 WIB sampai dengan Pukul 16.30 WIB dengan 40 peserta dari Kabupaten Belitung Timur. Adapun materi yang disampaikan untuk para peserta IR bertujuan untuk mengenalkan ICT bagi industri rumahan, mampu melakukan pencarian informasi menggunakan internet, mampu menghitung biaya produksi dan harga jual, mampu memasarkan produk menggunakan media sosial, mampu membuat surat menyurat menggunakan komputer dan mampu membuat profil usahanya sendiri untuk pengajuan kebutuhan dana. Faktanya alokasi waktu pelatihan ICT dirasa terlalu singkat oleh para peserta. Sebagian peserta mengusulkan kegiatan yang sama di masa mendatang diadakan 3-4 hari, agar mereka dapat memahami materinya dengan baik. Walaupun begitu secara umum pelatihan ini dapat dikatakan berhasil, berdasarkan hasil komparasi pretest dan posttest dan hasil penilaian trainer
Pelatihan Penggunaan Media Interaktif Bagi Guru SMA/SMK se-Soloraya
Media pembelajaran dengan teknologi multimedia menyediakan peluang yang besar bagi guru untuk mengembangkan teknik pembelajaran yang menyenangkan dan diminati siswa. Dengan media pembelajaran yang menarik guru akan dapat mudah menyampaikan materi dan ilmu pengetahuan kepada siswa. Di sisi lain juga membantu siswa untuk dapat dengan mudah memperoleh informasi dan pemahaman materi yang tidak monoton. Karena dengan media pembelajaran multimedia materi tidak hanya disajikan dalam bentuk teks saja, tetapi informasi dapat juga disajikan dengan suara, gambar maupun video. Berdasarkan dari observasi masih banyak guru-guru SMA/SMK khususnya di Soloraya belum memaksimalkan penggunaan media interaktif tersebut dalam pengajaran. Sehingga tim pengabdian masyarakat mengadakan pelatihan tentang media interaktif. Materi yang disampaikan antara lain: memanfaatkan media interaktif dalam pembelajaran, penggunaan teknologi augmented reality sebagai media pembelajaran, membuat multimedia interaktif yang menarik, dan penggunaan google classroom sebagai media interaktif guru dan siswa. Setelah kegiatan pelatihan ini disimpulkan bahwa pelatihan tentang Media Interaktif Bagi Pengajaran sangat penting diberikan kepada guru-guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah. Kegiatan pengabdian masyarakat berikutnya disarankan berupa workshop yang memungkinkan guru-guru dapat langsung praktek membuat media interakti
Implementasi Corporate Identity pada Pengrajin Bambu di Desa Kayubihi
Desa Kayubihi, Bangli merupakan Desa yang 17.75% masyarakatnya bekerja di industri kerajinan bambu [1]. Produk kerajinan bambu yang sudah dihasilkan berupa keben, bakul nasi, tas bambu, sokasi, dan anyaman serta kerajinan lain berbahan bambu. Kondisi yang terjadi pada pengrajin bambu Desa Kayubihi saat ini adalah mereka tidak memiliki identitas usaha yang dapat dijadikan sebagai ciri dari produk kerajinan bambu yang dihasilkan. Kondisi lainnya adalah kegiatan pemasaran produk masih bersifat konvensional, dimana produk dipajang di toko. Kondisi tersebut merupakan permasalahan yang dihadapi oleh pengrajin, yang membuat produk kerajinan bambu dari Desa Kayubihi belum dikenal oleh masyarakat secara luas. Metode pelaksanaan pengabdian diawali dengan pengumpulan data, perumusan masalah dan solusi, pembuatan dan implementasi corporate identity serta diakhir memberikan pelatihan pengelolaan pemasaran online. Solusi dan hasil pengabdian ini adalah pengrajin bambu memiliki identitas usaha/ corporate identity berupa logo usaha yang diimplementasikan pada papan nama, kartu nama dan media pemasaran online berupa instagram for business dan facebook page. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan 100% kegiatan pengabdian masyarakat memuaskan
Analisis Tata Kelola Sistem Informasi Penjualan Menggunakan Framework COBIT 4.1 Pada PT. Papa Jaya Teknik
Peranan teknologi informasi yang dapat mendukung proses bisnis perusahaan harus diimbangi dengan pengaturan dan pengelolaan yang tepat sehingga kerugian atau ancaman yang mungkin terjadi dapat dihindari. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis tingkat kematangan tata kelola teknologi informasi pada PT. Papa Jaya Teknik sesuai dengan standard Framework COBIT 4.1 khusus pada domain DS karena sistem informasi penjualan yang diterapkan diharapkan dapat meningkatkan efektifitas kerja, kemudahan dalam mendapatkan informasi, keamanan data, mempermudah dalam pembuatan laporan dan pengolahan data. Penelitian dilakukan dengan metode diskriptif analitik sedangkan metode pengumpulan datanya dilakukan dengan wawancara dan kuisioner. Narasumber kuisioner ditentukan berdasarkan metode purpose sampling yang merupakan teknik pemilihan respondenyang dipilih sesuai dengan tujuan tertentu saja dan yang terkait langsung dengan Hasil penelitian memperlihatkan nilai tingkat kematangan terendah ada pada DS5 (memastikan keamanan system) yaitu 1,648. Untuk dapat mencapai tingkat kematangan yang diharapkan yaitu ke 3 (defined), maka manajemen perusahaan harus melakukan pengelolaan keamanan teknologi informasi selaras dengan kebutuhan bisnis perusahaan, menaksir dan mengelola resiko teknologi informasi
Perancangan Perangkat Lunak Penentuan Pengadaan Alat Tulis Kantor Menggunakan Metode Least Square
This research was conducted at Pontianak State Polytechnic which discusses the software determining the procurement of office stationery using the Laest Square method to predict the number of office stationery that will be proposed and used within 1 year. The form of research is conducted with case studies with research methods using Extream Programming, while data collection techniques with observation, interviews and documentation studies. Designing software for determining office stationery procurement using UML with Visual Basic programming language and for storing data using MySql and testing the system using black box testing. The results of the software design are able to predict the amount to be used in a period of 1 year and make it easier for users to make transaction requests to the equipment sub-section
Perancangan Dan Pengujian Perangkat Lunak Kriptografi Gabungan Playfair Cipher Dan Electronic Code Book (ECB)
Information technology is a set of tools to assist the processing or arrangement of the data which has the value of knowledge for its users. In assuring the confidentiality and security of the data required kriptogafi method, which is the study of encryption to maintain the confidentiality the information. It requires software to support specific encoding method so the sent message has become more secure. In this study the authors used a form of research literature and pure experimentation. While the software design methods using RAD (Rapid Application Development) for the software development process emphasize the short development cycles and utilization in the previous function.The data collection techniques using Study Literature, the author studied the books, periodicals, theses, journals, searching the Internet with a trusted source as well as the existing references related to theories of cryptography, algorithms Playfair Cipher with Eletronic Code Book (EBC) and software design. Designing software using Microsoft Visual Basic 6.0. , Combined Playfair Cipher software and Electronic Code Book (ECB) has been run as expected.
Pelatihan Penggunaan Portal Website Sekolah pada SMK Putra Khatulistiwa Pontianak
Pemanfaatan teknologi informasi berbasis website sebagai fasilitas bagi sekolah untuk melakukan penyebaran informasi memiliki potensi menjadi sumber daya yang berharga bagi sekolah. Kegiatan pelatihan yang telah dilaksanakan di SMK Putra Khatulistiwa Pontianak sebagai bentuk dari realisasi pengabdian kepada masyarat bertujuan untuk memberikan edukasi kepada pihak sekolah akan pentingnya penggunaan website sekolah dan bagaimana cara penggunaannya. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada Guru, Staf Sekolah dan Siswa dalam menggunakan website sebagai media penyebaran informasi dan media pendukung kegiatan belajar mengajar. Peserta pelatihan berjumlah 20 orang dengan pembagiannya adalah Guru berjumlah 9 orang, staf berjumlah 5 orang, siswa berjumlah 5 orang serta di hadiri juga oleh Kepala Sekolah. Penyampaian materi dilakukan selama 2.5 jam di dalam aula sekolah dengan dibantu media laptop dan LCD Projector. Praktek penggunaan website sekolah dilakukan secara langsung dengan menjelsakan fitu-fitur apa saja yang ada di dalam website sekolah. Interkasi dengan Peserta pelatihan terjadi seiring berjalannya proses demonstrasi website dimana peserta langusng menanyakan hal-hal yang tidak dimengerti. Kegiatan pelatihan ini memberikan manfaat bagi peserta dimana peserta dapat memahami cara mengoperasikan website sekolah, dan cara mendapatkan informasi tentang sekolah. Admin Sekolah dapat memahami prosedur/cara mengelola website dengan baik seghingga dapat memaksimalkan penggunaan website tersebut
Keterampilan dari Kain Perca dan Cara Memasarkannya melalui Media Online
Tujuan Program Pengabdian ini adalah memberikan pelatihan keterampilan dari kain perca dan cara memasarkannya melalui media online. Mitra dari program ini adalah ibu-ibu rumah tangga di desa Bojongsoang kabupaten Bandung. Permasalahan yang muncul di lingkungan ibu-ibu Rumah Tangga adalah bagaimana cara mengelola waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat, bagaimana cara memberikan semangat dan motivasi bagi ibu Rumah Tangga yang tidak memiliki pekerjaan dalam menjalani kehidupannya dan bagaimana cara ibu Rumah Tangga bisa memanfaatkan media online untuk menambah penghasilan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berbentuk pelatihan langsung dengan sosialisasi dan workshop. Pertemuan sosialisasi dan demonstrasi dilanjutkan dengan latihan atau mempraktekan langsung cara membuat kerajinan dari kain perca yang salah satunya adalah membuat keset. Selain itu peserta juga diberi pengetahuan dan keterampilan cara memasarkan hasil kerajinan tersebut melalui media online. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari. Peserta kegiatan berjumlah 10 orang anggota PKK di Desa Bojongsoang. Pelaksana dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah tim Dosen STT Bandung yang dibantu oleh mahasiswa dari berbagai program studi. Hasil dari kegiatan ini adalah peserta dapat membuat kerajinan dengan memanfaatkan bahan bekas yaitu kain perca yang kemudian dijadikan sebuah keset. Selain itu, output terselenggaranya pengabdian pada masyarakat ini adalah peserta memiliki bisnis online yang dapat membantu perekonomian