E-Journal UIN Mahmud Yunus Batusangkar
Not a member yet
4323 research outputs found
Sort by
The Impact of Education on the Economic Independence of Minangkabau Women
This article discusses the impact of education on the economic independence of Minangkabau women. Education plays a crucial role in providing women with access to the skills and knowledge needed for entrepreneurship. In the context of the matrilineal Minangkabau culture, improved education can strengthen women's positions in the economy. This article identifies the positive impacts of education, such as enhanced skills, legal awareness, and access to social networks. However, challenges such as cultural norms and limited access to education still persist. In conclusion, to improve women's economic independence, collaborative efforts are needed among the government, society, and educational institutions to overcome existing barriers
Verbal Clauses in the Short Story of Al-Hilm Ar-RaÔÇÖi by Najeeb Al-Kailani (A Syntax Analysis)
This paper tries to analyze verbal clauses in the short story Al-Hilm Ar- -RaÔÇÖi by Najeeb Al-Kailani by paying attention to the types and functions within the text. This research employs a descriptive qualitative approach using library research and short story analysis methods. The syntactic approach is used in this study.┬á The focus of this research is the analysis of verbal clauses in the short story Al-Hilm Ar- RaÔÇÖi by Najeeb Al-Kailani as primary data. Secondary data were obtained from books and scientific articles using the syntactic analysis theory by Musthafa Al-Ghulayaini. The data collected consists of verbal clauses or jumlah fiÔÇÖliyyah. The data collection technique used is the library research technique. Data analysis techniques include four parts: identifying the data, determining the data, and examining the data results. The results of the study show two types and positions of clauses. First, clauses that occupy a function in the sentence structure; within the short story, there were 9 verbal clauses (from all 27 data) that occupy a function in the sentences. Second, clauses that do not occupy a function in the sentence structure are indicated by 18 data. However, based on their positions, clauses can be divided into two categories: complete clauses and incomplete clauses. There were 9 complete clauses, and 7 incomplete clauses found. This research provides an in-depth understanding of verbal clauses and their various types and positions, as well as their relevance to theories in syntactic analysis. The implications of these findings can be used to help readers or other researchers expand their knowledge of Arabic language structure and possibly apply it in different contexts
Halal Certification and Contract Validity in Islamic Law
Abstract: This study investigates the implementation of halal certification at Sogogi Shabu & Grill, a franchise restaurant located in Bukittinggi, Indonesia. Using an empirical legal approach with qualitative methods, data were obtained through field observation, interviews with key stakeholders including the Halal Product Guarantee Agency (BPJPH) and restaurant staff, as well as documentation. The research reveals that the certification process involves submitting documents via the SiHalal platform, completing payments, and awaiting certificate issuance, which typically takes one to four months. As a franchise, Sogogi Shabu & Grill Bukittinggi does not undergo an independent certification process but instead relies on the central franchise certification acquired in November 2022. The certification scope includes food and beverages, raw materials, additives, auxiliary ingredients, and equipment. However, ambiguities remain in the sale-purchase agreement of the All You Can Eat (AYCE) concept, particularly concerning the imposition of penalties, which do not align with the fundamental objective of a valid Islamic contract (MaudhuÔÇÖ al-ÔÇÿAqid), namely, the lawful transfer of goods. Furthermore, such AYCE practices and penalty clauses are not yet covered by the halal certification framework regulated by BPJPH. This raises critical questions about the integration of commercial contract practices within the scope of halal regulation.┬
ADR Mechanisms and Shulhu Concept in Resolving Breach of Harvest Wage Contracts
This study investigates the issue of delayed wage payments in the ijarah contracts for corn harvesting in Kampung Taruko, Nagari Malampah Barat, Pasaman Regency. Employing field research and in-depth unstructured interviews with landowners, harvesters, mamak rumah mediators, village heads, and Islamic scholars, the research identifies that delayed payments mainly occur because harvest proceeds are utilized to repay debts to corn traders (toke) and cover daily expenses such as food and education. This practice violates the essential principle of ijarah contracts, which mandates immediate payment upon the completion of work. Such delays constitute breach of promise (wanprestasi) and conflict with Islamic economic principles of justice and trust (amanah) found in fiqh muamalah. These delays have tangible negative consequences, including disputes between landowners and harvesters, erosion of worker motivation and trust, disruptions in the harvesting process, and economic hardship for harvesters who depend primarily on timely wages. From an Islamic legal perspective, withholding rightful wages is considered zalim (oppressive). Dispute resolution is effectively handled through family deliberations mediated by the mamak rumah, reflecting Alternative Dispute Resolution (ADR) in positive law and the Islamic concept of shulh (amicable settlement). This method preserves social harmony, justice, and community relations without resorting to formal legal proceedings
Pengaruh Program Kepala Sekolah dan Kinerja Guru Terhadap Prestasi Belajar PAI SMA Negeri Kota Bukittinggi
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prestasi belajar pada mata pelajaran PAI sebagai indikator keberhasilan pendidikan pada ranah kecerdasan spiritual. Peneliti menggunakan sub indikator keberhasilan PAI yang tergambar dari hasil belajar peserta didik. Prestasi belajar PAI adalah kemampuan-kemampuan yang dimiliki peserta didik setelah menerima pengalaman belajarnya. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah penelitian kuantitatif. Adapun populasi penelitian ini ialah melibatkan 5 SMA Negeri Kota Bukittinggi┬á dengan jumlah kepala sekolahnya sebanyak 5 orang dan jumlah guru PAI sebanyak 28 orang. Total populasi adalah 472 peserta didik┬á dengan sampel penelitian yang digunakan sebanyak 178 peserta didik . Berdasarkan pembahasan tentang pengaruh kebijakan kepala sekolah dan kinerja guru terhadap prestasi belajar PAI peserta didik, diambil kesimpulan sebagai berikut: a) Kebijakan kepala sekolah tentang tugas pokoknya sebagai pimpinan sekolah berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar PAI peserta didik di SMAN Kota Bukittinggi sebesar 23,4%.; b) Kinerja guru sebagai pendidik profesional berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar PAI peserta didik di SMAN Kota Bukittinggi sebesar 25,9%. c) Kebijakan kepala sekolah dan kinerja guru secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar PAI peserta didik di SMAN Kota Bukittinggi sebesar 43,8%┬
DAMPAK EKONOMI DAN LINGKUNGAN TAMBANG BATUBARA DI NAGARI BUKIT BUAL KABUPATEN SIJUNJUNG
Penelitian ini bertujuan mengetahui dampak ekonomi dari aktivitas tambang terhadap masyarakat dan jejak keberadaan tambang batubara terhadap lingkungan hidup dalam rangka mewujudkan peningkatan perekonomian sebagai dampak positif dan mencari cara untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan hidup di Nagari Bukit Bual Kecamatan Koto Tujuh Kabupaten Sijunjung. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengolahan data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Kemudian dijelaskan serta melakukan klasifikasi terhadap masalah tertentu dan memaparkan melalui kalimat efektif. Dari penelitian yang dilakukan di lapangan dapat disimpulkan bahwa dampak ekonomi dari keberadaan tambang batubara di nagari bukit bual sangat membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, mulai dari pangan, sandang, hingga biaya pendidikan. Mampu memperbaiki perekonomian nagari dengan adanya lapangan pekerjaan yang menyediakan pihak perusahaan pertambangan hingga batubara warga, dan pembangunan infrastruktur baru. Sedangkan dampak lingkungan yang disebabkan oleh kegiatan pertambangan batubara bagi nagari bukit bual yaitu berupa perubahan bentang alam, perubahan struktur tanah, terganggunya ekosistem dan keanekaragaman hayati, polusi udara akibat debu jalanan, dan perubahan kualitas air sunga
Strategi Pengembangan Potensi Daya Tarik Wisata Kampung Adat Padang Ranah Kabupaten Sijunjung
Latar belakang peneliti memilih judul ini adalah terjadi masalah Kurangnya pengembangan wisata di kampung adat Sijunjung dan Kurangnya petensi daya tarik kampung adat Sijunjung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa strategi pengembangan daya tarik wisata di kampung aday padang ranah Kabupaten Sijunjung. Untuk mengetahui apa potensi dan daya tarik di kampung adat padang ranah Kabupaten Sijunjung.Jenis penelitian ini menggunakan penetilian lapangan dan pendekatan kualitatid deskriptif. Teknik mengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode penelitian ini menggunakan analisis SWOT, analisis Matriks IFE dan EFE, diagram cartesius, analisis matriks SWOT dan analisis tabel bobot skor.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh dari evaluasi internal (IFE) dan eksternal (EFE) menggunakan matrik SWOT dan tabel bobot skor diperoleh total bobot skor tertinggi terdapat pada strategi S-T yaitu sebesar 3,25. Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan potensi wisata harus memanfaatkan kekuatan yang dimiliki untuk mengurangi ancaman dengan cara 1) Menjaga potensi alam wisata kampung adat agar tidak terjadi kerusakan alam. 2) Memberikan peringatan kepada pihak-pihak yang melakukan eksploitasi agar potensi alam di destinasi wisata kampung adat terjaga. 3) Memanfaatkan budaya lokal, barang peninggalan bersejarah dan potensi alam di kampung adat untuk meningkatkan image Kabupaten Sijunjung lebih dikenal daerah luar.┬
Analisis Pengembangan Pasar Kuliner Kota Padang Panjang dalam Meningkatkan Daya Saing Pariwisata Lokal
Padang Panjang identik dengan Pasar Kuliner Padang Panjang yang memiliki daya tarik yang kuat untuk wisatawan yang berkunjung. Pengembangan pasar kuliner adalah upaya untuk meningkatkan dan memperluas pasar kuliner dalam konteks pariwisata atau masyarakat umum. Pengembangan pasar kuliner dalam pengalaman kuliner yang unik maupun lokal, pengenalan dan pengembangan pasar kuliner bisa melalui kuliner yang mencerminkan budaya dan tradisional lokal. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Olahraga Pemuda dan Pariwisata terus menambah atraksi di pasar kuliner agar wisatawan yang berkunjung tidak hanya kulineran tetapi juga bisa melihat acara kesenian dan live musik yang ditampilkan. Namun, terhambat oleh biaya anggaran. Dan amenitas yang disediakan untuk pedagang serta wisatawan perlunya perbaikan dalam tata letak tenda pedagang serta penataan agar tidak menimbulkan kemacetan bila terjadi kenaikan kunjungan wisatawan. Serta aksebilitas jalan jalur darat yang sudah mumpuni namun perlu adanya perbaikan untuk jalan akses pintu masuk pasar kuliner padang panjang. Maka dapat disimpulkan bahwa Dinas Olahraga Pemuda dan Pariwisata Padang Panjang selalu melakukan pengembangan terhadap pasar kuliner sebagai wisata unggulan tetapi terhalang oleh biaya anggaran
Kebijakan Penetapan Harga Terhadap Preferensi Wisatawan Membeli Produk UMKM Ikhlas Souvenir di Istano Basa Pagaruyung
Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah terjadinya kebijakan penetapan harga dalam preferensi pada toko Ikhas. Tujuan pembahasan ini untuk mengetahui kebijakan penetapan harga terhadap preferensi wisatawan membeli produk UMKM Ikhlas Sovenir di Istano Basa Pagaruyung. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui upaya kebijakan penetapan harga terhadap dampak preferensi wisatawan membeli produk UMKM ikhlas sovenir. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data yang dikumpulkan dengan melakukan wawancara terhadap pengelola dan pelaku usaha khlas souvenir di objek wisata Istano Basa Pagaruyung. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan data. Serta keabsahan data yang digunakan meningkatkan kecermatan dalam penelitian. Dengan meningkatkan kecermatan dalam penelitian maka kepastian data dan ururtan kronologis peristiwa dapat dicatat dan direkam dengan baik. Berdasarkan hasil penelitian penulis dapat disimpulkan bahwa kebijakan penetapan harga di toko Ikhlas Souvenir mencerminkan tantangan yang dihadapi UMKM dalam menyeimbangkan antara strategi penetapan harga dan kepuasan konsumen. Perbedaan perilaku antara wisatawan domestik dan mancanegara menjadi faktor penting dalam menentukan efektivitas strategi penetapan harga. Dengan menerapkan kebijakan yang lebih konsisten dan inovatif
Analisis Seleksi Koleksi di Perpustakaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lancang Kuning
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses seleksi koleksi perpustakaan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) guna memastikan relevansinya terhadap kebutuhan kurikulum dan pengguna. Metode yang digunakan adalah wawancara mendalam dengan pustakawan sebagai sumber utama informasi, dikombinasikan dengan analisis deskriptif terhadap proses pengadaan dan pengelolaan koleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seleksi koleksi dilakukan melalui hibah alumni, masukan dosen dan mahasiswa, serta pengadaan yang bergantung pada fakultas. Kendala utama meliputi terbatasnya pengadaan koleksi baru, ketidaksesuaian koleksi dengan kurikulum terbaru, dan kurangnya infrastruktur penyimpanan. Kesimpulan utama adalah bahwa perpustakaan FEB telah berupaya menyediakan koleksi yang mendukung pembelajaran, tetapi masih memerlukan pembaruan sistem seleksi, peningkatan infrastruktur, dan kebijakan pengelolaan yang lebih terstruktur untuk memenuhi kebutuhan akademik secara optimal