Jurnal Online Universitas Terbuka
Not a member yet
2167 research outputs found
Sort by
Education Between Future Perspective and Demand for Quality and Accreditation
The study aimed to identify the current education system between looking to the future and the issue of quality and reliability, as the issue of quality and accreditation many educators and specialists in the field from the principle of providing a high level of reliability to all educational and educational programmers and youth in the teacher, the curriculum and the educational environment, whether in school stage university mother represented, in addition to the importance of the presence of modern technology in education and its impact on future generations in the future; where this study came to shed light on the importance of education and its impact on individuals and society through the introduction of all kinds of educational and technological innovations; The study followed the qualitative analytical approach based on the theoretical research study. This study concludes that it is necessary to work on strengthening education, whether in school or university, with all the new knowledge and modern technologies, the impact of which is reflected on students and society, contributing to the continuity of progress, growth, and prosperity of societies
Menumbuhkan Kesadaran dan Keterlibatan Sosial Mahasiswa: Best Practice Dalam Perkuliahan Mata Kuliah Filantropi Pendidikan
Abstract: This study aims to analyze whether the educational philanthropy learning model can foster student awareness and social engagement. The research used a qualitative approach. Data collection techniques are carried out by participatory observation techniques, where researchers are directly involved during lectures through presentation activities and in-depth interviews. The resource persons in this study were lecturers who taught educational philanthropy, students of the Islamic Religious Education Management (MPI) study program classes A, B and C. After the data is collected it is then analyzed by data reduction. Then the presentation of the data is used so that it can be accessed and understood easily. The next stage draws conclusions. The results of this study show that the educational philanthropy learning model can foster student awareness and involvement and can create an independent character, but there are still several factors that become obstacles in learning educational philanthropy courses, namely students are still not on time in collecting mini research report assignments that have been determined by lecturers who teach educational philanthropy courses.
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah model pembelajaran filantropi pendidikan dapat menumbuhkan kesadaran dan keterlibatan sosial mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi partisipatif, yaitu peneliti terlibat langsung selama perkuliahan melalui kegiatan presentasi dan wawancara mendalam. Narasumber dalam penelitian ini adalah dosen pengampu mata kuliah filantropi pendidikan dan mahasiswa program studi Manajemen Pendidikan Agama Islam (MPI) kelas A, B dan C. Setelah data dikumpulkan kemudian dianalisis dengan reduksi data. Kemudian penyajian data tersebut digunakan agar dapat diakses dan dipahami dengan mudah. Tahap selanjutnya menarik kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran filantropi pendidikan dapat menumbuhkan kesadaran dan keterlibatan mahasiswa serta dapat menciptakan karakter yang mandiri, akan tetapi masih ada beberapa faktor yang menjadi kendala dalam pembelajaran mata kuliah filantropi pendidikan yaitu mahasiswa masih belum tepat waktu dalam pengumpulan tugas laporan mini research yang telah ditentukan dosen pengampu mata kuliah filantropi pendidikan
PRODUKSI LIPJAR (LIP BALM PARIJOTO) UNTUK PEMBERDAYAAN EKONOMI KELOMPOK NASYIATUL AISYIYAH KECAMATAN KOTA KABUPATEN KUDUS
Lip balm merupakan kosmetik yang sudah populer terutama di kalangan wanita bermanfaat untuk melembabkan bibir. Pewarna yang digunakan di dalamnya pada umumnya adalah zat warna sintetis yang dapat menimbulkan sejumlah efek samping dan masih sedikit yang memanfaatkan zat warna alami yang lebih ramah kebermanfaatannya. Zat warna alami dari Parijoto yang sangat terkenal sebagai buah khas Kudus selama ini potensinya belum tergali maksimal. Inovasi dalam kegiatan ini yaitu penggunaan zat warna alami Parijoto untuk pewarna lip balm. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pemberdayaan ekonomi masyarakat mitra yaitu kelompok Nasyiatul Aisyiyah kecamatan Kota Kabupaten Kudus dengan pembekalan pengetahuan dan keterampilan kepada mitra serta mendorong mitra untuk semakin berdaya secara ekonomi melalui produksi dan pemasaran lip balm Parijoto (LIPJAR) secara mandiri. Rangkaian kegiatan dilaksanakan dalam 3 tahap dalam bentuk workshop (pelatihan), meliputi tahap pengetahuan tentang kosmetik dan buah Parijoto, praktik pembuatan LIPJAR, dan tata cara perijinan kosmetik langsung oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus. Hasil dari kegiatan ini adalah mitra menjadi lebih teredukasi tentang pembuatan lip balm, penggunaannya, mampu membuat lip balm Parijoto secara mandiri, lebih memahami tata cara serta strategi tahapan pemasaran produk lip balm Parijoto (LIPJAR), baik secara online maupun offline.
Lip balm is very popular for woman as lip moisturizer. This product commonly using synthetic pigment for charming pigmentation, but we know that synthetic pigment has many side effects. It is still rare for lip balm product using natural pigment that more friendly and useful for consumer and environment. Parijoto fruits that very familiar as special fruits from Kudus, its natural pigment hasn’t been explored. In this community service activity, innovation is using Parijoto juice extract for lip balm pigment. The aim of this community service is to empowering Nasyiatul Aisyiyah community in Kudus as partner in economic development via Parijoto lip balm (LIPJAR) production and marketing. Three stages workshop activities has been carried out, first about knowledge of cosmetic and Parijoto fruit, LIPJAR manufacturing practice, and procedure to get cosmetic product license, especially LIPJAR. The outcome of this activity are partner have been more educated about lip balm production, its application, can make Parijoto lip balm by themselves, more figure out to get a license for lip balm product and step of LIPJAR marketing, both online and offline
KAMPANYE PELESTARIAN LAHAN KONSERVASI DAN DAERAH RESAPAN AIR BAGI MASYARAKAT DI SEKITAR SITU 7 MUARA (CILEDUG) PAMULANG
Situ 7 Muara (Ciledug) sebagai lahan konservasi dan daerah resapan air bagi masyarakat tentunya memiliki manfaat yang baik untuk keseimbangan lingkungan hidup di Kota Tanggerang Selatan, khususnya di wilayah sekitarnya. Kondisi pelestarian kawasan tersebut masih terbatas, partisipasi masyarakat sekitar Situ 7 Muara masih minim, hal ini terlihat dari perilaku masyarakat yang masih membuang limbah ke danau, serta masih banyaknya bangunan-bangunan permanen yang ada di sempadan danau yang tidak sesuai dengan peraturan penataan ruang. Dalam upaya pelestarian lingkungan ini diperlukan sinergitas dari berbagai elemen, baik pemerintah, masyarakat, pihak swasta dan akademisi. Pada kegiatan pengabdian masyarakat ini Universitas Terbuka bekerjasama dengan Organisasi Kepemudaan (OKP) Ganespa yang aktif dalam pelestarian daerah resapan air di Tangerang Selatan melaksanakan kampanye pelestarian lingkungan dan meningkatkan sarana dan prasarana untuk kegiatan edukasi pelestarian Situ 7 Muara. Kegiatan kampanye lingkungan berupa talkshow dilaksanakan di Taman Edukasi Ganespa dihadiri oleh organisasi-organisasi pecinta alam dari beberapa universitas dan sekolah di Kota Tangerang Selatan, komunitas pemerhati lingkungan Kota Tangerang Selatan, warga sekitar kawasan Situ 7 Muara, insan media dan pengunjung Situ 7 Muara. Sedangkan kegiatan peningkatan sarana dan prasarana meliputi renovasi panggung, pembuatan papan informasi, serta pembuatan toilet portable. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut menghasilkan publikasi dalam bentuk artikel ilmiah, artikel berita, dan rekaman video di Youtube serta sarana dan prasarana berupa panggung, papan informasi, serta toilet portable.
Situ 7 Muara (Ciledug) as conservation land and a water catchment area for the community certainly has good benefits for environmental balance in South Tanggerang City, especially in the surrounding area. The condition of conservation of the area is still limited, and community participation around Situ 7 Muara is still minimal, this can be seen from the behavior of people who still throw waste into the lake, and there are still many permanent buildings on the lake's borders that do not comply with spatial planning regulations. Efforts to preserve the environment require synergy from various elements, including government, society, the private sector, and academics. In this community service activity, the Open University collaborates with the Ganespa Youth Organization (OKP) which is active in preserving water catchment areas in South Tangerang, carrying out environmental conservation campaigns, and improving facilities and infrastructure for educational activities to preserve Situ 7 Muara. Environmental campaign activities in the form of talk shows were held at the Ganespa Education Park, attended by nature lover organizations from several universities and schools in South Tangerang City, the environmental observer community in South Tangerang City, residents around the Situ 7 Muara area, media people and visitors to Situ 7 Muara. Meanwhile, activities to improve facilities and infrastructure include renovating the stage, making information boards, and making portable toilets. These community service activities have resulted in publications in the form of scientific articles, news articles, and video recordings on YouTube as well as facilities and infrastructure in the form of stages, information boards, and portable toilets.
Pemahaman Konsep Dasar Matematika Mahasiswa di Wilayah Perbatasan Indonesia – Malaysia: Bagaimana Tantangannya?
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman konsep dasar matematika mahasiswa di wilayah perbatasan Indonesia – Malaysia. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini merupakan 64 mahasiswa program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar pada perguruan tinggi swasta yang berada di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Indonesia, tepatnya di wilayah perbatasan Indonesia – Malaysia. Tahapan penelitian ini meliputi 1) penyiapan instrumen penelitian; 2) validasi instrumen penelitian; 3) pembelajaran di kelas; 4) pengambilan data penelitian; dan 5) analisis data. Data dikumpulkan melalui instrumen tes yang berkaitan dengan kemampuan pemahaman konsep dasar matematika mahasiswa sebanyak 5 butir soal yang berbentuk esai. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis statistika yaitu analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian ini memuat 3 aspek yang terdiri dari 1) pemahaman Konsep dasar matematika mahasiswa dikaji dari pengetahuan faktual, pengetahuan konseptual, dan pengetahuan prosedural; 2) kesulitan mahasiswa dalam memahami Konsep dasar matematika yang memuat proses memahami permasalahan, menggunakan bilangan matematika, mengimplementasikan strategi penyelesaian masalah, dan menginterpretasikan hasil pemecahan masalah; dan 3) kesiapan dan tantangan sebagai calon guru sekolah dasar dalam memberikan pembelajaran matematika di sekolah dasar
CIRC DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PELAFALAN ALPHABET BAHASA INGGRIS PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR
Model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) merupakan model pembelajaran yang menunjang peserta didik dalam meningkatkan kemampuan pelafalan alphabet bahasa Inggris secara komprehenshif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menggali lebih lanjut pengaruh model pembelajaran CIRC terhadap pelafalan alphabet bahasa Inggris peserta didik kelas 1 Sekolah Dasar. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif eksperimen murni dengan menggunakan bentuk desain posttest only control design. Sampel pada penelitian ini adalah 50 peserta didik kelas 1 Sekolah Dasar di Kabupaten Bogor. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan probability sampling dengan teknik sampel acak sistematis (systematic random sampling). Instrumen yang digunakan yaitu observasi dan tes. Cara analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial melalui uji prasyarat (uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis statistik). Data yang diambil merupakan hasil tes lisan dengan jumlah soal 10 pertanyaan isian singkat. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh signifikan dalam penggunaan model CIRC terhadap pelafalan alphabet. Implikasinya CIRC dapat meningkatkan kemampuan pelafalan alphabet pada peserta didik dalam proses pembelajaran bahasa Inggris di kelas rendah Sekolah Dasar
PROGRAM PENGEMBANGAN MODEL KAMPUNG CERDAS UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI PENDIDIKAN MASYARAKAT DESA TANJUNG REJO, KECAMATAN PERCUT SEI TUAN, KABUPATEN DELI SERDANG, PROVINSI SUMATERA UTARA
The development program of Smart Village to improve the education motivation of community was carried out in Tanjung Rejo Village, Kec. Percut Sei Tuan, Kab. Deli Serdang, North Sumatra Province. This program is supported by partners, government and youth organizations in Tanjung Rejo Village. The program is the first of three years planned program. It is hoped that during the three years of the program running, the Open University of UPBJJ Medan will be able to turn Tanjung Rejo Village into a Smart Village with the criteria that the village community is aware of the importance of education for life, for family welfare, for the progress of the village, nation and state; rural communities will improve their education up to university; villager love to read; the youth villagers have a wide range of skills; teachers in the village have good teaching skills; villager officials have professional capabilities in administering village government administration, managing village finances, and processing village statistical data. Thus, it is hoped that the development of human resources in Tanjung Rejo Village will improve in the future.The first year programs in 2022 that had been implemented included (1) activities to equalize public perceptions to increase awareness of rural communities on the importance of early education and reading culture and to increase motivation for higher education for village youth; (2) training activities to analyze learning videos in the UT Online Smart Teacher Portal to improve teaching skills, critical thinking and creative skills for Kindergarten/PAUD, SD, SMP teachers in Tanjung Rejo Village; (3) compiling Environmental Education textbooks as a guide for teachers and parents in teaching students and children to read aloud environmental education books so that students and children love to read, perceive, love, and protect their living environment; (4) Instruct teachers and parents on how to read environmental education textbooks to students and children; (5) publish program activities in newspapers in North Sumatera.Keywords: educational motivation, environmental education, reading attentiveness, smart village,teachers tutoringABSTRAKProgram pengembangan model Kampung Cerdas untuk meningkatkan motivasi pendidikan masyarakat ini dilakukan di Desa Tanjung Rejo, Kec.Percut Sei Tuan, Kab. Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara. Program ini didukung oleh mitra, Pemerintahan Desa dan Karang Taruna Desa Tanjung Rejo. Program ini merupakan program tahun pertama dari tiga tahun yang direncanakan. Diharapkan selama tiga tahun program berjalan, Universitas Terbuka UPBJJ Medan akan mampu menjadikan Desa Tanjung Rejo menjadi Kampung Cerdas dengan kriteria masyarakat desa sadar akan pentingnya pendidikan bagi kehidupan, bagi kesejahteraan keluarga, bagi kemajuan desa, bangsa dan negara; masyarakat desa akan meningkatkan pendidikan hingga perguruan tinggi; masyarakat desa gemar membaca; pemuda desa memiliki berbagai keterampilan; guru di desa memiliki keterampilan mengajar yang baik; aparat desa memiliki kemampuan profesional dalam menyelenggarakan administrasi pemerintahan desa, pengelolaan keuangan desa, dan pengolahan data statistik desa. Dengan demikian, diharapkan pembangunan dan pengembangan SDM di Desa Tanjung Rejo akan meningkat di masa depa
COMPARATIVE ANALYSIS OF COCOA CERTIFICATION AND NON-CERTIFICATION FARMING IN KELAPA DUA VILLAGE, ANREAPI DISTRICT, POLEWALI MANDAR REGENCY
Cocoa is one of the plantation crops that is widely cultivated in Polewali Mandar, the cocoa certification program is an effort to increase cocoa production and prices at the farm level. This study aims to determine the comparison of the income level of cocoa farms through the cocoa certification program and farms that have never participated in the certification program while developing the cocoa commodity, as well as to determine the comparison of R/C ratio and B/C ratio values. The implementation of this research began in May to July 2021, in Kelapa Dua village. Data collection techniques used structured interviews using questionnaires and question and answer. The results showed that the average income achieved by certified cocoa farmers is Rs 5,572.75 per/ha. When compared to the average income of non-certified cocoa farmers is Rs 4,715,429 per/ha. The difference between the income of certified and non-certified cocoa farmers is Rp. 857,325. The results of the R/C ratio analysis for certified cocoa can be planted by looking at the R/C ratio value of 2.40 and for non-certified cocoa has an R/C ratio value of 2.27. Profit B/C ratio result as a result of certified and non-certified income is 3.12. This shows that both certified and non-certified cocoa are feasible to develop, but certified cocoa has a greater income than non-certified cocoa
Pola Pengelolaan Arsip Secara Digital dalam Mendukung Efektivitas Organisasi di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang
The problem studied is the need for a digital-based archive management system within the Bontang City Education and Culture Office using digital-based archive management. The focus of the study is how to implement digital-based records management in records management so that the implementation of organizational activities can run efficiently and effectively. The purpose of this research is to encourage related devices to immediately adopt and implement digital-based archiving in order to succeed in the vision and mission of the organization so that organizational effectiveness and efficiency can be realized. Data collection techniques used are interviews, observation, and documentation. The results of this study indicate that a digital-based management system has not been implemented due to several factors, namely: (1) Employees who master digital-based records management are still limited, and (2) Lack of support from stakeholders in the use of digital-based records management systems. With this research, it is hoped that all parties can play an active role so that this digital-based implementation system can run as expected.
Masalah yang dikaji adalah tentang perlunya sistem pengelolaan arsip berbasis digital di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang dengan menggunakan pengelolaan arsip berbasis digital. Fokus kajian adalah pengelolaan arsip berbasis digital dalam pengelolaan arsip agar pelaksanaan kegiatan organisasi dapat berjalan secara efisien dan efektif. Tujuan dari penelitian ini mengambarkan pengelolaan arsip berbasis digital dengan mengadopsi dan mengimplementasikan penyelenggaraan kearsipan berbasis digital demi mensukseskan visi dan misi organisasi agar efektivitas dan efisiensi organisasi dapat terwujud. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa sistem penyelenggaraan berbasis digital belum terlaksana dikarenakan beberapa faktor yakni antara lain: (1) Pegawai yang menguasai pengelolaan arsip berbasis digital masih terbatas, dan (2) Kurangnya dukungan dari stakeholder dalam penggunaan sistem pengelolaan arsip berbasis digital. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan semua pihak dapat ikut berperan aktif agar sistem penyelenggaraan berbasis digital ini dapat berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan
Perkembangan Berbagi Pengetahuan Pada Pendidikan Jarak Jauh
The development of knowledge sharing in distance education has become a significant topic in the era of globalization, supported by innovation and technological advancements. Open University (UT) is an educational institution that adopts a distance education model and utilizes information technology as a learning medium. UT employs various forms of e-learning, such as online tutorials, television programs, web resources, digital libraries, and more, to facilitate interaction among students, course materials, tutors, and fellow students. This article delves into how knowledge sharing management is crucial in the context of distance education, drawing insights from UT's instructional model and knowledge management theory. Knowledge management is considered essential for enhancing student performance during the learning process and in their future careers. The article also outlines how information technology serves as a tool to facilitate knowledge sharing in distance education. This research offers valuable insights into how knowledge management and knowledge sharing can be applied within the realm of distance education, particularly at institutions like Open University. It serves as a guide for other educational organizations seeking to enhance the effectiveness of their distance learning programs by implementing principles of knowledge management and information technology