Jurnal Online Universitas Terbuka
Not a member yet
2167 research outputs found
Sort by
Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Materi Tata Surya Melalui Media Audio Visual
Post-pandemic learning requires adaptation to enhance students' readiness to learn. Observations indicate that students' self-directed learning motivation is low, in line with learning outcomes below the Minimum Competency Criteria (KKM). A lack of enthusiasm in the learning process was also noted. To address these issues, Classroom Action Research (CAR) was conducted to improve students' mastery of science concepts on the Solar System topic using audio-visual media. The research was carried out at SDN Lubang Buaya Bekasi with 40 sixth-grade students in the even semester of the 2022/2023 academic year. The study was conducted in 2 cycles, each consisting of two meetings. Each cycle involved planning, action implementation, evaluation, and reflection stages. The results showed an increase in student activity and concept mastery, with the class average rising from 72.00 in cycle I to 86.00 in cycle II. Classical completeness was achieved with 90% of students meeting the KKM in cycle II. The research methods included observation, interviews, and written tests. Data collection techniques included observation sheets, field notes, and evaluation questions. These results demonstrate that the use of audio-visual media positively impacts the mastery of Solar System concepts
Peluang Dan Tantangan Pojok Baca Kelas Di MTS Negeri 3 Tanjung Jabung Barat
Pojok baca menjadi salah satu upaya untuk menumbuhkan minat baca di kalangan siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi peluang dan tantangan yang terkait dengan pelaksanaan pojok baca di MTS Negeri 3 Tanjung Jabung Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peluang penyelenggaraan pojok baca antara lain: (1) dukungan kepala sekolah, (2) minat baca siswa yang tinggi, dan (3) ketersediaan sumber daya manusia. Sementara itu, tantangan yang dihadapi meliputi: (1) keterbatasan dana, (2) kurangnya fasilitas dan koleksi buku, serta (3) rendahnya kesadaran siswa tentang pentingnya membaca. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk meningkatkan dukungan dari berbagai pihak dan melakukan sosialisasi tentang manfaat membaca
DEVELOPMENT STRATEGIES FOR SERMIER CRACKERS TO INCREASE INCOME FOR THE COMMUNITY OF WANTILGUNG VILLAGE, NGAWEN DISTRICT, BLORA REGENCY
Sermier crackers, a type of cracker made from cassava, have been a longstanding traditional snack. Their unique, distinct, and delicious taste, combined with their affordability, makes them comparable to other flavored crackers. However, the popularity of these crackers has been declining due to advancements in food management and a growing preference among consumers to try new foods. The lack of innovation from food producers may also contribute to a reduced interest in traditional Indonesian foods. This study aims to identify methods and strategies to develop a cassava-based cracker business in Wantilgung Village, Ngawen District, Blora Regency. Data were collected through a field survey involving 125 respondents. The analysis of sermier crackers revealed the following financial metrics: an initial investment of Rp. 1,093,000, total asset costs of Rp. 36,430, total variable costs of Rp. 1,620,000, total operational costs of Rp. 1,664,430, monthly revenue of Rp. 7,200,000, a profit of Rp. 5,543,570, and a payback period of two months. A SWOT analysis (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats) was employed to identify aggressive alternative strategies for the sale of sermier crackers. The data utilized in this study included primary, quantitative, and secondary data sources
Penerapan Manajemen Risiko terhadap Kinerja Perusahaan pada PT. PLN (Persero) Sub Bidang ULTG Bali Utara
Manajemen Risiko adalah suatu proses terstruktur yang bertujuan untuk mengelola Risiko yang diperkirakan akan mempengaruhi pencapaian tujuan perusahaan. Proses ini melibatkan pengenalan dan penilaian Risiko secara terus-menerus, serta penentuan tindakan mitigasi terbaik untuk mengurangi kemungkinan terjadinya Risiko atau mengurangi dampaknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi manajemen risiko di PT PLN (Persero) UPT Bali Sub bidang ULTG Bali Utara dalam mencapai kinerja perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan model deskriptif. Sampel penelitian terdiri dari Asisten Manajer dan Pimpinan Tim dari berbagai departemen di UPT Bali Sub bidang ULTG Bali Utara, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, fokus pada implementasi manajemen risiko dan hambatan yang dihadapi dalam proses tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi pegawai dalam implementasi manajemen risiko belum optimal di semua tingkatan, dan rekomendasi tindak lanjut termasuk pelatihan manajemen risiko dan peningkatan kesadaran tentang manajemen risiko di lingkungan UPT Bali Sub bidang ULTG Bali Utara
Karakteristik Peserta Didik sebagai Dasar Pijakan Perencanaan Pembelajaran Matematika: Studi Empiris pada Peserta didik di Provinsi Lampung
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik peserta didik dari aspek harapan terhadap pembelajaran matematika, persepsi terhadap kemampuan diri, kecemasan matematika, motivasi belajar dan preferensi pembelajaran matematika di masa depan. Penelitian ini melibatkan partisipan sejumlah 122 peserta didik yang berasal dari madrasah tsanawiyah swasta di provinsi Lampung. Data dikumpulkan melalui angket yang selanjutnya dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik memiliki harapan yang postif terhadap pembelajaran matematika. Namun keyakinan diri atas kemampuan matematikanya masih sedang. Terlebih lagi, kecemasan belajar matematika peserta didik masih tergolong tinggi. Pada artikel ini, penulis memaparkan beberapa alternatif solusi yang dapat diupayakan guru untuk merancang pembelajaran matematika diantaranya guru dapat menyelenggarakan pembelajaran terdiferensiasi yang mempertimbangkan keragaman kemampuan peserta didik. Selanjutnya, guru juga perlu mengambil peran untuk menumbuhkan mainset positif terhadap matematika bagi peserta didik melalui kegiatan di dalam maupun di luar kelas seperti yang telah dijelaskan dibagian pembahasan. Selama proses pembelajaran, guru dapat memberikan bantuan batuan secukupnya bagi peserta didik dan memanfaatkan konteks nyata untuk pembelajaran matematika
Respons Siswa Kelas X dan XI Terhadap Pembelajaran Matematika Mandiri secara Online pada Platform Google Classroom
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan google classroom terhadap kemandirian belajar siswa. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif, dengan sample peserta didik kelas X dan XI SMA 29 Jakarta. Penelitian dilakukan dengan angket dan wawancara mengenai penggunaan google classroom terhadap kemandirian belajar siswa. Hasil dari penelitian ini adalah : (1) penggunaan aplikasi google classroom dinilai efektif terhadap kemandirian belajar peserta didik. (2) aplikasi google classroom direkomendasikan untuk penggunaan pembelajaran matematika secara daring. (3) kekurangan google classroom adalah terkendala dalam jaringan
Investigating ontogenic and didactical obstacles faced by vocational high school students in solving counting rules problems
Research on the ontogenic and didactical obstacles vocational high school students face in solving counting rule problems has been limited. Ontogenic obstacles involve students' readiness, while didactical obstacles concern the sequence and presentation of instructional materials. Therefore, teachers must consider both when developing effective materials. This research aims to describe the ontogenic and didactical obstacles experienced by vocational high school students in solving counting rule problems. The participants of this study were 24 grade XII students from a public vocational high school in Cirebon. Using a Didactical Design Research (DDR) approach, this qualitative study focuses on the prospective analysis stage, examining these obstacles. The research instrument included five diagnostic essay questions and interview guidelines. The results revealed that students encountered instrumental-type ontogenic obstacles, particularly in understanding factorial operations. Additionally, didactical obstacles arose from incomplete teaching materials and improper notation, which led to learning barriers. This research offers valuable insights for teachers and researchers in designing instructional materials, especially for counting rules in vocational schools
Proyeksi Pertumbuhan Penduduk Kabupaten Lampung Selatan untuk Perencanaan Pembangunan Sumber Daya Manusia Menuju Indonesia Emas Tahun 2045
Kabupaten Lampung Selatan merupakan daerah yang memiliki jumlah penduduk dengan usia produktif yang tinggi. Hal ini menunjukan bahwa Kabupaten Lampung Selatan berada pada masa bonus demografi berdasarkan jumlah penduduk usia produktif. Momentum ini dapat dimanfaatkan untuk persiapan pembangunan era Indonesia emas tahun 2045. Salah satu hal yang menjadi fokus perencanaan adalah tentang pengelolaan pertumbuhan penduduk. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah memprediksi pertumbuhan jumlah penduduk Kabupaten Lampung Selatan pada masa yang akan datang. Penelitian ini menggunakan model logistik dan model numerik, kedua model tersebut dibangun dengan menggunakan data jumlah penduduk dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Lampung Selatan. Setelah itu, akan digunakan data proyeksi Badan Pusat Statistik tahun 2023-2035 sebagai acuan pembanding hasil proyeksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan secara numerik lebih baik digunakan dalam rentang waktu yang singkat, hal ini dikarenakan pendekatan model numerik pada penelitian ini tidak memiliki batasan sehingga saat disimulasikan untuk rentang waktu yang panjang model numerik ini bertambah lebih pesat dibanding dengan model logistik. Terlepas dari itu pertumbuhan penduduk akan terus bertambah secara signifikan hingga tahun 2045. Oleh karena itu, pemerintah dituntut untuk dapat mengambil tindakan antisipatif dalam pencegahan permasalahan yang akan ditimbulkan. Proyeksi pertumbuhan penduduk dapat menjadi kunci dalam perencanaan jangka panjang terutama dalam aspek pendidikan, kesehatan dan lapangan pekerjaan
Analisis Kadar Cemaran Logam Timbal (Pb) pada Pangan Jajanan Anak Sekolah Jenis Salome di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur
Salah satu jajanan anak sekolah yang sangat digemari khusus di kota Kupang adalah salome yaitu olahan daging yang dibentuk bola-bola menyerupai bakso. Salome sering dijual di pinggir jalan dan dijual tanpa penutup, sehingga higienitas dan keamanan pangannya sangat diragukan. Maka dari itu, dilakukan uji keamanan pangan terhadap Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) salome yaitu analisis kadar cemaran logam timbal secara Spektrofotometri Serapan Atom. Metode uji yang digunakan adalah deskriptif observasional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dipilih melalui teknik purposive sampling dari lima sekolah di Kota Kupang yang memiliki penjual salome di pinggir jalan. Proses analisisnya menggunakan alat Spektrofotometri Serapan Atom secara destruksi kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua sampel positif mengandung logam timbal, namun kadar cemarannya masih di bawah batas maksimal yang ditetapkan oleh regulasi yaitu 0,5 ppm (mg/kg) dan jajanan salome masih aman untuk dikonsumsi. Seluruh sampel mengandung logam timbal mengindikasikan terjadinya kontaminasi logam timbal (Pb) pada salome yang diduga berasal dari emisi sisa pembakaran atau asap kendaraan, dan air yang tercemar, serta peralatan yang digunakan dalam proses produksi oleh logam timbal. Meskipun kadar cemaran logam timbal pada salome masih di bawah batas maksimal, tindakan pencegahan tetap diperlukan untuk mengurangi risiko kontaminasi logam berat dalam jajanan anak sekolah di masa depan
Cleanliness and Health Of Pa.So.La Kitchen, The Ritz Carlton Jakarta Pacific Place
By implementing good hygiene and sanitation practices, employees can carry out their duties efficiently and produce high-quality food in Pa.So.La Kitchen, The Ritz-Carlton Pacific Place Hotel, which aligns with the hotel's motto, "We Are Ladies And Gentlemen Serving Ladies And Gentlemen". Data were collected through observation, interviews, and information from The Ritz-Carlton Pacific Place Hotel. This study shows that The Ritz-Carlton Jakarta Pacific Place Hotel's procedures have mostly met the company's standards regarding hygiene and sanitation. The benefits of this implementation include cleanliness of the kitchen area, adequate kitchen facilities, employee health, and the use of quality cleaning materials