Jurnal Online Universitas Terbuka
Not a member yet
2167 research outputs found
Sort by
The Relationship of Academic Burnout and Internet Addiction in Academic Achievement: The Mediating Role of Optimism in Students
For students, academic achievement is significant. In addition to providing motivation, academic achievement also makes it easier for students to continue to the next level of education. However, academic burnout and internet addiction sometimes prevent them from achieving academic achievement. Therefore, this study examined the relationship between academic burnout and internet addiction. This study also includes optimism as an intervention variable. The research method used in this study is quantitative with explanatory type. The population in this study were ninth-grade students at SMP Negeri 11 Malang, with a sample of 72 students using the Slovin formula. Data were collected using a questionnaire, which was then distributed to respondents. One hundred fifteen respondents were obtained, and the results were then analyzed using partial least squares with the help of the SMART-PLS application. Direct and indirect results, such as overall academic burnout, hurt academic achievement and optimism. However, positive results were shown for internet addiction on academic achievement and optimism. This finding implies that excessive tasks and responsibilities lead to burnout and decreased academic performance. However, internet addiction in students can have a positive impact if used as a relevant learning resource
Enhancing Project Management Education: Investigating the Effectiveness of Flipped Learning and Active Experiential Learning Approaches
This study proposes an in-depth investigation into the efficacy of combining flipped learning and active experiential learning methodologies within the context of project management education at Open University Malaysia. The primary aim is to overcome the shortcomings of the traditional lecture-based teaching approach, which often falls short in engaging students and equipping them with the practical skills required for effective project management in real-world scenarios. By transitioning towards a more student-centered model through the implementation of flipped classrooms, this research seeks to enhance student engagement, learning outcomes, and overall satisfaction with the course. Employing a mixed-methods approach, the study will involve quantitative and qualitative techniques to gather comprehensive data. This includes pre- and post-assessment of students' knowledge and understanding of project management principles, alongside surveys and reflective journals to capture students' perceptions of the learning experience. The participant base will consist of students enrolled in a project management course, allowing for direct observation of the pedagogical strategies' impacts. The anticipated outcomes of this research are twofold. Firstly, it aims to provide empirical evidence on the effectiveness of integrating flipped learning and active experiential learning in project management education. Secondly, it seeks to offer actionable insights for educators and educational institutions on how to design and implement more engaging and effective instructional strategies. Ultimately, this study aspires to contribute significantly to the literature on educational methodologies in project management, paving the way for enhanced educational practices and student preparedness for professional success
Digital Transformation in Management Accounting: Towards Efficiency and Competitive Advantage
Exploring the impact of digital transformation on management accounting, this study aims to identify pathways towards enhanced efficiency and competitive advantage. Employing a qualitative research design, the investigation involved a purposive sampling of medium-sized enterprises, with data gathered through structured interviews and analyzed using thematic analysis. The findings reveal significant shifts in operational dynamics, notably in data management and strategic decision-making, with themes highlighting the integration of advanced technologies fostering streamlined processes. Discussion centers on the implications of these transformations for organizational agility and market positioning. The study concludes with recommendations for leveraging digital tools to reinforce management accounting practices, ultimately contributing to sustained organizational growt
OPTIMALISASI KETERJANGKAUAN LAYANAN BANK SAMPAH DI WILAYAH KELURAHAN KEBAGUSAN KOTA ADMINISTRASI JAKARTA SELATAN
Jakarta sebagai Ibukota Negara Indonesia yang tidak terlepas dari permasalahan persampahan. Persoalan persampahan di DKI Jakarta seperti tidak ada habisnya, hal ini terjadi karena adanya peningkatan jumlah penduduk dan jumlah kontribusi sampah serta jenisnya, salah satunya sampah kemasan yang sangat mendominasi dan juga sulit untuk terurai secara alami serta berujung pada semakin bertambahnya volume sampah yang dihasilkan oleh masyarakat. Berdasarkan informasi data yang telah diperoleh melalui Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup Kecamatan Pasar Minggu Kota Administrasi Jakarta Selatan, di Kecamatan Pasar Minggu Jakarta Selatan terdapat 7 (tujuh) Kelurahan salah satunya Kelurahan Kebagusan dimana volume sampah yang terdapat di Kelurahan Kebagusan mengalami peningkatan setiap tahunnya dan mencapai kurang lebih 20 ton/hari. Tujuan penelitian ini yakni untuk menganalisis jangkauan optimal bank sampah di Kelurahan Kebagusan secara spasial, dengan metode penelitian kuantitatif deskriptif. Adapun variabel yang digunakan dalam penelitian ini diantaranya Persebaran bank sampah, Jangkauan pelayanan, dan Optimasi pelayanan. Teknik analisis yang digunakan yaitu Buffering dan perhitungan daya jangkau pelayanan (Isoline). Hasil daya jangkauan pelayanan bank sampah terluas yaitu Bank Sampah Flamboyan yang berlokasi di RW 02, sementara daya jangkauan pelayanan terkecil yakni Bank Sampah Durian di RT 003/08. Kemudian dilakukan penentuan rata-rata jangkauan maksimum pelayanan. Hasil perhitungan yang diperoleh jumlah rata-rata jangkau pelayanan maksimum yakni sejauh 569 meter yang dijadikan standar jangkauan optimal pelayanan bank sampah di wilayah Kelurahan Kebagusan. Selain itu, hasil daya jangkau pelayanan yang diperoleh telah ditemukan 3 klasifikasi pelayanan bank sampah di wilayah kelurahan kebagusan.Jakarta sebagai Ibukota Negara Indonesia yang tidak terlepas dari permasalahan persampahan. Persoalan persampahan di DKI Jakarta seperti tidak ada habisnya, hal ini terjadi karena adanya peningkatan jumlah penduduk dan jumlah kontribusi sampah serta jenisnya, salah satunya sampah kemasan yang sangat mendominasi dan juga sulit untuk terurai secara alami serta berujung pada semakin bertambahnya volume sampah yang dihasilkan oleh masyarakat. Berdasarkan informasi data yang telah diperoleh melalui Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup Kecamatan Pasar Minggu Kota Administrasi Jakarta Selatan, di Kecamatan Pasar Minggu Jakarta Selatan terdapat 7 (tujuh) Kelurahan salah satunya Kelurahan Kebagusan dimana volume sampah yang terdapat di Kelurahan Kebagusan mengalami peningkatan setiap tahunnya dan mencapai kurang lebih 20 ton/hari. Tujuan penelitian ini yakni untuk menganalisis jangkauan optimal bank sampah di Kelurahan Kebagusan secara spasial, dengan metode penelitian kuantitatif deskriptif. Teknik analisis yang digunakan yaitu Buffering dan perhitungan daya jangkau pelayanan (Isoline). Hasil daya jangkauan pelayanan bank sampah terluas yaitu Bank Sampah Flamboyan yang berlokasi di RW 02, sementara daya jangkauan pelayanan terkecil yakni Bank Sampah Durian di RT 003/08. Kemudian dilakukan penentuan rata-rata jangkauan maksimum pelayanan. Hasil perhitungan yang diperoleh jumlah rata-rata jangkau pelayanan maksimum yakni sejauh 569 meter yang dijadikan standar jangkauan optimal pelayanan bank sampah di wilayah Kelurahan Kebagusan. Selain itu, hasil daya jangkau pelayanan yang diperoleh telah ditemukan 3 klasifikasi pelayanan bank sampah di wilayah kelurahan kebagusan
Social Media Dynamics: Unraveling Netizen Interactions and Promoting Responsible Behavior in Indonesia: Dinamika Media Sosial: Mengungkap Interaksi Netizen dan Mendorong Perilaku Bertanggung Jawab di Indonesia
Penelitian ini berpijak pada teori penilaian sosial dari berbagai kanal media sosial, seperti Instagram, TikTok, Facebook, Twitter dan sebagainya, dari masing masing aplikasi tersebut tentunya mempunyai karakteristik dan sikap pengguna yang berbeda beda dalam hal menggali dan menanggapi suatu fenomena di dalam nya. Penelitian ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam terkait bagaimana interaksi netizen Indonesia di media sosial tercermin, dengan fokus pada perubahan dinamika interaksi seiring perkembangan media sosial yang nantinya pada penelitian ini akan memberikan manfaat mengenai mendorong kesadaran masyarakat terhadap dampak interaksi online, baik positif maupun negatif, dan mempromosikan perilaku yang lebih bertanggung jawab di media sosial. Data yang diambil dari penelitian ini melalui penyebaran angket yang nantinya akan menjadi sampel penelitian. Etika dalam bermedia sosial sangat diperlukan seperti layaknya kehidupan bermasyarakat, namun, hal ini banyak diacuhkan oleh sebagian masyarakat, maka tidak sedikit masyarakat yang terkena dampak berita bohong atau hoax, maka dari itu diperlukan etika dan kewaspadaan dalam bermedia sosial
Strategi Komunikasi Pemasaran dalam Peningkatan Penjualan Produk Logam pada CV Tanjung Indah Logam
CV. Tanjung Indah Logam pada awalnya memasarkan dan menjual produknya hanya melalui promosi mulut ke mulut. Seiring berjalannya waktu CV Tanjung Indah Logam mulai memasarkan produknya melalui media online seperti, media sosial dan marketplace, sehingga CV Tanjung Indah Logam dapat meningkatkan penjualannya. Dalam waktu tiga tahun, CV Tanjung Indah Logam mengalami peningkatan pendapatannya secara signifikan. Peningkatan penjualan yang signifikan selama tiga tahun terakhir memicu ketertarikan penulis terhadap bagaimana CV Tanjung Indah Logam menerapkan strategi komunikasi pemasaran untuk meningkatkan penjualan. Metode penelitian yang digunakan dalam karya ilmiah ini adalah metode deskriptif kualitatif yaitu metode penelitian yang menggunakan data kualitatif kemudian menjelaskannya secara deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, studi Pustaka dan dokumentasi kemudian disajikan secara deskripsi yang mendetail. Fokus penulisan akan membahas tentang strategi bauran pemasaran (4P) yaitu Product, Price, Place dan Promotion yang dilakukan oleh CV. Tanjung Indah Logam. Kemudian akan dibahas juga mengenai sarana bauran promosi meliputi iklan, penjualan langsung, promosi penjualan dan word of mouth dalam menunjang strategi tersebut
Perbandingan Morfometrik Sistem Pencernaan Ikan Lele (Clarias batrachus), Ikan Nila (Oreochromis niloticus), dan Ikan Kembung (Rastrelliger sp.)
Fish have a diversity of habitats and the types of food they consume, resulting in differences between species, especially in the morphology and morphometrics of their internal organs. One part of the fish that has significant differences is the digestive system. These differences allow fish to optimize their digestion to suit environmental conditions and the type of food they consume, thus ensuring better survival and reproduction. The aim of the study was to compare morphometrics in the digestive system organs of catfish (Clarias batrachus), tilapia (Oreochromis niloticus), and mackerel (Rastrelliger sp.). The research stages included sampling, anatomical preparation of fish, measurement of weight and length of digestive organs, measurement of Gastro Somatic Index (GaSI), measurement of Intestine Somatic Index (ISI), measurement of Gut Lengths (RGL), measurement of Relative Intestine Lengths (RIL), and measurement of Hepatosomatic Index (HSI). Analysis used one-way variance (oneway Anova) utilizing Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) 22 software and Duncan's multiple range test. The results showed that GaSI, RGL, RIL, and HSI values of the three fish species were significantly different, while ISI values were not significantly different. It was concluded that there were morphometric differences in the digestive system organs of tilapia, mackerel, and catfish.Ikan memiliki keragaman habitat dan jenis makanan yang dikonsumsinya, sehingga mengakibatkan adanya perbedaan di antara spesiesnya terutama pada morfologi dan morfometrik organ dalam tubuhnya. Salah satu bagian dari ikan yang memiliki perbedaan cukup signifikan yaitu pada sistem pencernaan. Adanya perbedaan tersebut menjadikan ikan dapat mengefisiensikan pencernaannya agar sesuai dengan kondisi lingkungan dan jenis makanan yang dikonsumsinya, sehingga dapat memastikan kelangsungan hidup dan reproduksinya akan lebih baik. Tujuan penelitian untuk membandingkan morfometrik pada organ sistem pencernaan dari ikan lele (Clarias batrachus), ikan nila (Oreochromis niloticus), dan ikan kembung (Rastrelliger sp.). Tahapan penelitian meliputi pengambilan sampel, preparasi anatomi ikan, pengukuran berat dan panjang organ pencernaan, pengukuran Gastro Somatic Index (GaSI), pengukuran Intestine Somatic Index (ISI), pengukuran Gut Lengths (RGL), pengukuran Relative Intestine Lengths (RIL), dan pengukuran Hepatosomatic Index (HSI). Analisis menggunakan varian satu arah (oneway Anova) dengan memanfaatkan Software Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) 22 dan uji jarak berganda duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai GaSI, RGL, RIL, dan HSI dari ketiga spesies ikan berbeda secara signifikan, sedangkan nilai ISI tidak berbeda nyata. Disimpulkan bahwa terdapat perbedaan morfometrik pada organ sistem pencernaan dari ikan nila, ikan kembung, dan ikan lele
Analisis Kemampuan Produksi Auksin dari Bakteri Endofit dan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) dalam Akar Cabai Merah Keriting (Capsicum annum L.)
Endophytic bacteria found in the roots, stems, and leaves of plants have potential as biocontrol agents and drivers of plant development, besides that in plant roots there are also plant growth promoting rhizobacteria (PGPR) with the same ability. The consortium of the two bacteria will produce Indole 3 acetic acid (IAA) compounds which are then converted into auxins that are beneficial to plants. The research aims to determine the ability of endophytic bacteria and PGPR from the roots of curly red chili plants in producing auxin hormones. The research work procedure includes rejuvenation of bacterial isolates, macroscopic and microscopic characteristics, measuring auxin levels using HPLC (High Performance Liquid Chromatography). The results showed that the consortium of 6 bacteria (3 endophytes and 3 PGPR) produced an auxin concentration of 46.122 ppm, a consortium of endophytic bacteria of 24.201 ppm, a consortium of PGPR bacteria of 162.723 ppm, and finally single endophytic bacteria and single PGPR bacteria produced auxin of A 158.913 ppm; B 64.882 ppm; C 93.923 ppm; CB1 240.817 ppm; CB2 186.807 ppm; and CMBC 11.689 ppm, while for the control 0 ppm. In conclusion, the highest auxin concentration was obtained from the single result of PGPR bacteria CB1 240.817 ppm.Bakteri endofit yang terdapat dalam akar, batang, dan daun tanaman memiliki potensi sebagai agen biokontrol dan pendorong perkembangan tanaman, selain itu dalam akar tanaman juga terdapat plant growth promoting rhizobacteria (PGPR) dengan kemampuan yang sama. Konsorsium kedua bakteri tersebut akan menghasilkan senyawa Indol 3 asam asetat (IAA) yang selanjutnya dirubah menjadi auksin yang menguntungkan bagi tanaman. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kemampuan bakteri endofit dan PGPR dari akar tumbuhan cabai merah keriting dalam memproduksi hormon auksin. Prosedur kerja penelitian meliputi peremajaan isolat bakteri, karakteristik makroskopik dan mikroskopik, mengukur kadar auksin menggunakan HPLC (High Performance Liquid Chromatography). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari konsorsium 6 bakteri (3 endofit dan 3 PGPR) menghasilkan konsentrasi auksin sebesar 46,122 ppm, konsorsium bakteri endofit sebesar 24,201 ppm, konsorsium bakteri PGPR sebesar 162,723 ppm, dan terakhir single bakteri endofit dan single bakteri PGPR menghasilkan auksin sebesar A 158,913 ppm; B 64,882 ppm; C 93,923 ppm; CB1 240,817 ppm; CB2 186,807 ppm; dan CMBC 11,689 ppm, sedangkan untuk kontrol 0 ppm. Kesimpulannya konsentrasi auksin tertinggi diperoleh dari hasil single bakteri PGPR CB1 240,817 ppm
Efektivitas Program Onboarding Sales Assistant untuk Meningkatkan Pengetahuan Produk di PT Kurnia Ciptamoda Gemilang
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program onboarding Sales Assistant PT Kurnia Ciptamoda Gemilang (PT KCG) menggunakan model evaluasi Kirkpatrick. Data dikumpulkan melalui nilai pre-test dan post-test peserta, serta feedback form terkait aktivitas training, modul, dan trainer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program onboarding efektif dalam meningkatkan pengetahuan produk Sales Assistant, dengan rata-rata nilai post-test meningkat secara signifikan dibandingkan nilai pre-test. Feedback dari peserta juga menunjukkan kepuasan terhadap program onboarding, dengan trainer yang dinilai kompeten dan materi training yang relevan. Temuan ini menunjukkan bahwa program onboarding merupakan alat yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan produk Sales Assistant di PT KCG
Pengaruh Aplikasi Pembelajaran Terhadap Peningkatan Motivasi dan Aktivitas Belajar Siswa Tingkat SMA di Bimbingan Belajar Ruangguru
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh aplikasi pembelajaran dalam meningkatkan motivasi dan aktivitas belajar siswa di lingkungan pendidikan informal, khususnya di lembaga bimbingan belajar. Dengan metode penelitian deskriptif dan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan melalui survei dengan 60 siswa SMA di sebuah lembaga bimbingan belajar. Temuan menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi pembelajaran Ruangguru secara signifikan mempengaruhi motivasi dan aktivitas belajar siswa. Mayoritas responden menunjukkan persetujuan tinggi terhadap efektivitas aplikasi dalam memberikan dorongan tambahan untuk belajar, meningkatkan minat belajar melalui fitur interaktif, dan meningkatkan kepercayaan diri dalam mempelajari materi pelajaran. Meskipun beberapa siswa memberikan tanggapan netral atau tidak setuju pada beberapa aspek, hasil secara keseluruhan menunjukkan bahwa Ruangguru berhasil menciptakan lingkungan pembelajaran yang memotivasi dan menarik, mengatasi tantangan dalam pendidikan kontemporer