Jurnal Online Universitas Terbuka
Not a member yet
2167 research outputs found
Sort by
Sustainable Performance of Small Dynamic Enterprises in the Digital Business Era
Purpose – This study aims to identify factors that can influence the sustainable performance of small dynamic enterprises by analyzing the influence of technological capability, digital innovation, and sustainable competitive advantage on the sustainable performance of microenterprises.
Methodology – The research data were collected through questionnaires filled out by 260 micro-enterprises in Batam as the research objects. We used Partial Least Squares - Structural Equation Model.
Findings – The results of this study found the influence of technological capability, digital innovation, and sustainable competitive advantage on the sustainable performance of micro-enterprises in Batam City. As well as the discovery of the impact of mediation on the influence relationship. As well as the discovery of the mediating impact of Digital Innovation (DI) on the indirect effect of Technological Capability (TC) on Sustainable Performance (SP) and Sustainable Competitive Advantage (SCA). Then, the mediating impact of SCA on the indirect effect of TC and DI on SP.
Originality – This research shows the discovery or novelty that digital innovation can act as a mediator for technological capability in encouraging the sustainable competitive advantage of a micro business. The findings are expected to be helpful for micro business entrepreneurs in boosting their business performance in general
Service Innovation as a Mediator of Organizational Factors and Customer Satisfaction: Insights from Taiwan’s Tourism Industry
Purpose – This study explores the impact of employee well-being, transformational leadership, and the work environment on service innovation and customer satisfaction in Taiwan’s tourism industry.
Methodology – A cross-sectional survey of 295 respondents, including workers and tourists, was conducted using a random sampling method and a 7-point Likert scale questionnaire. This quantitative study employs structural equation modelling (SEM) to examine how employee well-being, leadership style, and the work environment influence service innovation and customer satisfaction in Taiwan’s tourism industry.
Findings – The results demonstrate that employee well-being, transformational leadership, and a supportive work environment significantly enhance service innovation, which, in turn, positively influences customer satisfaction. Service innovation also acts as a mediator in the relationship between organizational factors and customer satisfaction.
Originality – The originality of this manuscript lies in its focus on the mediating role of service innovation in the relationship between employee well-being, leadership style, work environment, and customer satisfaction within the context of Taiwan’s tourism industry
Preschool Children Screen Time and Parent-Child Interaction: A Comparison between Bogor Urban and Rural Areas
The digital era has significantly transformed the environment and daily experiences of children. Screen time, defined as the duration spent engaging with electronic media displays, encompasses both television and various digital devices. Given the pervasive introduction of electronic media into the lives of children from a young age, there exists a potential risk of altering their interactions with the surrounding environment, particularly with their parents, which may consequently influence their overall development. This study seeks to examine the correlation between screen time and parent-child interactions among preschool-aged children in both urban and rural settings in Bogor. Employing a quantitative methodology with an explanatory design, the research was conducted through a survey approach. The sample comprised 88 pairs of mothers and their preschool children. Findings indicate that the average duration of screen time for children exceeds the recommended guidelines. Specifically, the average daily screen time for television is 2.23 hours, while the usage of gadgets averages 2.20 hours per day. A notable trend observed is that increased screen time correlates negatively with the quality of parent-child interactions, a pattern consistent in both urban and rural contexts. Moreover, results from the t-test reveal that both gadget screen time and parent-child interaction levels are significantly higher in urban areas than in rural ones
BIOFERICO : Pupuk Cair Organik dari Air Cucian Beras dan Ampas Kopi
Limbah organik menjadi salah satu jenis limbah yang pemanfaatannya masih belum maksimal. Air cucian beras dan ampas kopi termasuk limbah organik yang acapkali dianggap tidak berguna dan tidak bermanfaat. Air cucian beras dan ampas kopi memiliki kandungan NPK yang dapat menjadi potensi sebagai Pupuk Organik Cair (POC). Pupuk Cair Organik (POC) dari air cucian beras dan ampas kopi dapat dibuat dengan mudah, murah dan cepat sehingga menjadi keuntungan dan nilai tambah. Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan metode kajian masyarakat dengan cara partisipatif, dimana masyarakat terlibat secara langsung dalam setiap tahapan kegiatan. Kegiatan dilakukan di Dusun Galengdowo, Desa Galengdowo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang. Kegiatan ini disambut dengan baik oleh masyarakat, dimana selama kegiatan masyarakat aktif dalam bertanya dan berdialog. Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari air cucian beras dan ampas kopi dapat mendukung green waste dan mengurangi konsumsi dan ketergantungan masyarakat dalam penggunaan pupuk kimia. Melalui kegiatan ini menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap program pemerintah pada 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) dalam merwujudkan kota dan permukiman yang berkelanjutan
PENINGKATAN PENGENDALIAN TEKANAN DARAH MELALUI TERAPI PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION (PMR) DI PRM PASURUHAN KIDUL KUDUS
ABSTRAK
Tekanan darah tinggi merupakan suatu keadaan dimana terjadi peningkatan tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan diastolic ≥ 90 mmHg. Angka kejadian hipertensi meningkat seiring dengan pertambahan umur seseorang. Hipertensi seringkali tidak memperlihatkan gejala, akan tetapi terus menerus tekanan darahnya meninggi dalam jangka waktu yang lama bisa mengakibatkan banyak komplikasi. Di Indonesia mengalami peningkatan prevalensi hipertensi dari tahun 2013 sampai 2018 yaitu 25,8% menjadi 34,1%. Satu diantara tindakan terapi komplementer di keperawatan yang dapat dilakukan untuk mengendalikan tekanan darah yaitu terapi progresive muscle relaxation (PMR). Teknik PMR ini terpusat pada perhatian di aktivitas otot tubuh dengan mengidentifikasi otot yang tegang kemudaian menurunkan ketegangan untuk mendapatkan perasaan yang lebih nyaman dan rileks sehingga mennurunkan tekanan darah. Adapun tujuan dari Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu meningkatkan pengetahuan warga cara pengendalian tekanan darah melalui terapi progresive muscle relaxation. PKM dilaksanakan di PRM Pasuruhan Kidul Kudus dengan sasaran sebanyak 50 warga. PKM dalam bentuk pendidikan kesehatan dan peragaan cara melakukan terapi PMR. Adapun metode melalui ceramah, peragaan/simulasi, diskusi dan tanya jawab. Tingkat pengetahuan warga tentang penyakit hipertensi dan cara pengendalian tekanan darah diukur terlebih dahulu sebelum dilakukan Pendidikan kesehatan dengan pemberian kuesioner. Analisa data yang dipakai dalam pengukuran tingkatpengetahuan yaitu deskriptif-kuantitatif dengan menentukan range untuk mengukur pengetahuan terdiri atas baik, cukup dan kurang. Hasil pengabdian ini, pengetahuan warga meningkat yaitu kategori baik sebesar 27 orang (54%). Pada saat pelaksanaan, warga menunjukkan ketertarikan dan antusias serta bersemangat mempraktekkan cara terapi progressive muscle relaxation. Kesimpulannya terjadi peningkatan pengetahuan tentang pengendalian tekanan darah melalui terapi progressive muscle relaxation di PRM Pasuruhan Kidul Kudus.
Kata Kunci: Hipertensi, Tekanan Darah, Terapi PM
Struktur Komunitas Spesies Katak dan Kodok Anggota Ordo Anura di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Jawa Timur
The Bromo Tengger Semeru National Park (BTSNP) area has a very large area (50,276 ha) covering 4 districts in East Java Province, so it is still necessary to conduct research on frog and toad species that are members of the Anura order in order to contribute to adding and completing databases that have been previously documented. The study aims to measure the diversity, uniformity, and dominance of frog and toad species belonging to the Anura order in several areas that are still included in the BTSNP area, namely Senduro Resort, Ireng-ireng Block, and Ranu Darungan. Observations were made using direct observation methods using Visual Encounter Survey (VES) combined with roaming techniques on transect lines. The results showed that 11 species of frogs and toads of the Anura order were found in the 3 research zones. The species diversity index value in Senduro Resort is in the low category (0.598), while in Ireng-ireng and Ranu Darungan Blocks it is in the medium category (1.183 and 1.006). The species evenness index in the 3 research zones showed moderate values (0.863; 0.85; 0.517), the dominance value obtained was in the low category (0.142; 0.027; 0.010). It was concluded that although the diversity index of frog and toad species was moderate in the 2 research zones, as well as the acquisition of species richness values of 11 species of 138 individual frogs and toads, the overall data of this information has meaning in supporting the management and conservation of frog and toad species members of the order Anura in BTSNP.Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) memiliki wilayah yang sangat luas (50,276 ha) hingga mencakup 4 kabupaten di Provinsi Jawa Timur, sehingga masih perlu dilakukan penelitian tentang spesies katak dan kodok yang termasuk anggota ordo Anura agar memberikan kontribusi dalam menambah dan melengkapi basis data (database) yang telah terdokumentasi sebelumnya. Penelitian bertujuan untuk mengukur keanekaragaman, keseragaman, dan dominansi spesies katak dan kodok anggota ordo Anura di beberapa wilayah yang masih termasuk dalam kawasan TNBTS, yaitu Resort Senduro, Blok Ireng-ireng, dan Ranu Darungan. Pengamatan dilakukan dengan metode observasi langsung menggunakan Visual Encounter Survey (VES) dikombinasikan dengan teknik jelajah pada jalur transek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah ditemukan sebanyak 11 spesies katak dan kodok anggota ordo Anura di 3 zona penelitian. Nilai indeks keanekaragaman spesies di Resort Senduro termasuk kategori rendah (0,598), sedangkan di Blok Ireng-ireng dan Ranu Darungan termasuk dalam kategori sedang (1,183 dan 1,006). Indeks kemerataan spesies di 3 zona penelitian menunjukkan nilai sedang (0,863; 0,85; 0,517), nilai dominansi yang diperoleh termasuk kategori rendah (0,142; 0,027; 0,010). Disimpulkan bahwa meskipun indeks keanekaragaman spesies katak dan kodok tergolong sedang di 2 zona penelitian, juga perolehan nilai kekayaan spesies sebesar 11 spesies dari 138 individu katak dan kodok, namun keseluruhan data informasi ini memiliki arti dalam mendukung pengelolaan dan pelestarian spesies katak dan kodok anggota ordo Anura di TNBTS
Penerapan Whatsapp Blast dalam Meningkatkan Kesadaran Wajib Pajak di KPP Pratama Bangkinang
Ketidakpatuhan wajib pajak dalam membayar tunggakan pajak menjadi permasalahan yang sedang dihadapi oleh Direktorat Jenderal Pajak. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya informasi yang diterima oleh wajib pajak terkait tunggakannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan Whatsapp Blast dalam meningkatkan kesadaran wajib pajak untuk melunasi tunggakan pajak di KPP Pratama Bangkinang. Penelitian ini menggunakan pendekatan dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan petugas pajak dan analisis data sekunder berupa laporan pelaksanaan Whatsapp Blast. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Whatsapp Blast efektif dalam meningkatkan kesadaran wajib pajak tentang tunggakan pajaknya. Meskipun persentase wajib pajak yang langsung melakukan pembayaran masih rendah, namun Whatsapp Blast berhasil menjangkau wajib pajak yang sebelumnya tidak mengetahui adanya tunggakan pajak. Whatsapp Blast memiliki potensi yang signifikan dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Namun, perlu dilakukan perbaikan dan pengembangan lebih lanjut, seperti meningkatkan kualitas data wajib pajak dan memperluas cakupan penggunaan Whatsapp Blast
Pengaruh Model Two Stay Two Stray Berbantu Mading Organ Sistem Pencernaan Terhadap Minat dan Hasil Belajar Siswa Kelas XI MIPA: Pengaruh Model Two Stay Two Stray Berbantu Mading Organ Sistem Pencernaan Terhadap Minat dan Hasil Belajar Siswa Kelas XI MIPA
Hasil belajar siswa pada materi sistem pencernaan sering kali belum optimal karena rendahnya partisipasi dan minat dalam pembelajaran. Salah satu strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan keterlibatan siswa adalah model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray. Model ini memungkinkan siswa untuk berinteraksi, bekerja sama, dan berbagi informasi secara aktif dalam kelompok, sehingga meningkatkan pemahaman dan minat belajar mereka.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Two Stay Two Stray berbantu mading organ pencernaan terhadap minat dan hasil belajar siswa pada materi sistem pencernaan. Metode yang digunakan adalah quasi-experimental dengan desain post-test only control group. Teknik pengumpulan data meliputi angket untuk mengukur minat belajar dan tes posttest untuk menilai hasil belajar. Uji hipotesis dilakukan dengan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata minat belajar siswa di kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (80% > 62%). Selain itu, hasil belajar siswa di kelas eksperimen juga lebih baik dibandingkan kelas kontrol (82,03 > 68,22). Uji t-test menghasilkan nilai signifikansi (2-tailed) = 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran Two Stay Two Stray berbantu mading organ pencernaan terbukti efektif dalam meningkatkan minat dan hasil belajar siswa kelas XI MIPA pada materi sistem pencernaan
Scientific Works Application of Accounting for Uncollectible Receivables at UB. Karya Amanah Pakupatan Serang
Purpose – This study aims to find out how the Application of Accounting for uncollectible receivables in UB. KARYA AMANAH which is engaged in retail and financing.
Design/methodology/approach – The method used in this study is qualitative descriptive. The research was conducted during the period of January - March 2023. Interviews with informants were conducted in the second and third weeks of January 2023. The selection of informants is based on the ability to know related to the information in this study. The informant in this study is the finance staff at UB. KARYA AMANAH.
Findings – From the results of this study, it can be seen that the number of receivables that are past due at UB. AMANAH's work is still quite significant. The amount of UB's receivables. KARYA AMANAH that are past due are likely to be uncollectible due to various reasons from their customers. However, due to the recording of UB's receivables. KARYA AMANAH that have not followed accounting standards, the uncollectible receivables still always appear from year to year even though the possibility of being collected is very small.
Research limitations/implications – The company should make a reserve for receivables to assess the risk of the possibility of uncollectible receivables, and for receivables that are really uncollectible can be written off as a burden of receivables losse
Analisis Kesiapan Teknologi Penciptaan Arsip di Universitas Terbuka dalam Era Transformasi Digital Kearsipan
Transformasi digital merupakan kebutuhan strategis dalam pengelolaan arsip untuk meningkatkan efisiensi, aksesibilitas, dan keamanan data. Universitas Terbuka (UT), sebagai institusi pendidikan jarak jauh, telah menerapkan sebagian besar teknologi sistem informasi dalam penciptaan arsip, termasuk integrasi beberapa sistem. Namun, tantangan tetap ada, terutama dalam penguatan infrastruktur teknologi, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, serta efisiensi pengelolaan arsip digital terkait ukuran file dan kapasitas penyimpanan data. Saat ini, baru 10 dari 28 jenis Tata Naskah Dinas (TND) yang tersedia secara digital, dan regulasi tentang arsip digital (TND-E) belum dirumuskan. Kendala lainnya adalah masih tingginya penggunaan arsip fisik dalam kegiatan operasional. Untuk mempercepat transformasi digital kearsipan, UT perlu mengadopsi strategi yang lebih komprehensif, seperti memperkuat kebijakan pendukung TND-E, mengintegrasikan sistem teknologi secara menyeluruh, serta mengoptimalkan teknik kompresi dan deduplikasi data untuk efisiensi penyimpanan. Selain itu, langkah intensif untuk mengurangi ketergantungan pada kertas perlu diprioritaskan melalui digitalisasi arsip yang lebih efektif dan pemanfaatan teknologi yang mendukung pengelolaan arsip secara optimal