Jurnal Online Universitas Terbuka
Not a member yet
2167 research outputs found
Sort by
Analisis Studi Hubungan Parasosial dengan Kasus Seunghan dan Penggemar RIIZE di Indonesia
The advancement of technology and mass media has had a significant impact on the formation of parasocial relationships between fans and their idols, particularly in the growing phenomenon of K-Pop. This study aims to analyze how the use of social media by RIIZE fans relates to the situation experienced by Seunghan. Using a netnographic approach, this research observes fan interactions on platform X from October 11 to November 1, 2024. The results show that RIIZE fans expressed support, protests, and emotional reactions toward SM Entertainment's decision regarding Seunghan's departure from the group. Fans demonstrated high loyalty through support movements and solidarity, while also criticizing the agency's decision, which was perceived as unjust. This study reveals that parasocial relationships can influence fan behavior in voicing opinions and shaping public narratives about their idols. Social media serves as a space for fans to advocate for their idols' rights and create a broader social impact within the fan communit
Comparison of IPAS Learning Media Features In Popular Online Learning Applications
This study aims to compare the features of IPAS (Natural and Social Sciences) learning media on several popular online learning applications used in Indonesia. The methods used were literature studies and content analysis of three applications, namely Ruangguru, Rumah Pendidikan and Kipin School. Data was collected through direct observation of the display, media type, interactivity, and IPAS materials available on each platform. The results of the analysis show that each application has its own advantages, such as the animated video feature in Ruangguru, free access and national curriculum materials at the Education House, as well as offline formats and interactive quizzes at Kipin School. The conclusion of the study is that no one app is superior, however users can choose according to their needs and technical conditions. The purpose of this research is to provide a reference for teachers, students, and application developers in selecting or developing effective IPAS learning medi
The Translation Analysis of Nadin Amizah’s song entitled Bertaut in Indonesia to English
Translating song lyrics involves unique challenges, particularly in preserving the nuances of meaning, emotional depth, and music while adapting the text for a new audience. This study aims to determine the kinds of translation methods used in Emma Heester's rendition of Nadin Amizah's song ‘Bertaut’. This research used a descriptive-qualitative approach. The investigator analyzed the data using a variety of translation hypotheses advocated by Peter Newmark. 18 data points are included in Emma Heester's translation of Nadin Amizah's song ‘Bertaut’ per the study's conclusions. Out of the 18 data, four types of translation were used: free translation (6 data), literal translation (5 data), communicative translation (4 data) and semantic translation (3 data). For the most part, the lyrics are translated using free translation. This is because the translation altered the content, added details, and adjusted subtleties in the original language to produce ideal syllables and tone for target language listeners
Penerapan Wordwall sebagai Strategi Inovatif untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Tematik Siswa Kelas IV SD
Permasalahan rendahnya motivasi belajar siswa sekolah dasar masih menjadi tantangan signifikan dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pembelajaran tematik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penggunaan Wordwall sebagai media pembelajaran digital interaktif dalam meningkatkan motivasi belajar tematik siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus dan melibatkan 28 siswa kelas IV SD Negeri 2 Slamet sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket motivasi berdasarkan indikator ARCS (Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction), dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam indikator motivasi belajar siswa, baik dari segi perhatian, keterlibatan aktif, maupun rasa percaya diri dan kepuasan terhadap proses belajar. Peningkatan skor angket dari 68,5 pada siklus I menjadi 82,3 pada siklus II menunjukkan efektivitas strategi ini. Dengan demikian, Wordwall dapat direkomendasikan sebagai media pembelajaran inovatif yang mampu menciptakan pembelajaran yang interaktif, menyenangkan, dan bermakna bagi siswa sekolah dasar
Strategi Inovatif SD Muhammadiyah 1 Surakarta dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan di Era Modern
Kualitas pendidikan Indonesia masih jauh dalam mencapai standar pendidikan internasional. Peningkatan mutu dan kualitas pendidikan harus menjadi prioritas utama dalam era perkembangan teknologi yang pesat. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi inovatif yang dilakukan oleh SD Muhammadiyah 1 Surakarta dalam meningkatkan kualitas pendidikan di era modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SD Muhammadiyah 1 Surakarta. Subjek penelitian ini ialah Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 1 Surakarta. Teknik pengumpulan data penelitian ini meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan di SD Muhammadiyah 1 Surakarta untuk meningkatkan kualitas pendidikan ialah metode IRB (Identifikasi, Refleksi, Benahi) sebagai langkah terstruktur untuk menemukan dan memperbaiki aspek yang membutuhkan perbaikan. Strategi ini mencakup perencanaan jangka pendek hingga jangka panjang dengan melibatkan semua pihak terkait, serta berfokus pada tiga aspek utama: peningkatan mutu pembelajaran, penyediaan layanan yang sesuai kebutuhan, dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman
Penerapan Literasi Membaca Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman Kelas III SDN Sumbergondo 02
Karya tulis ini mempunyai tujuan yakni agar bisa mendapatkan pengetahuan tentang peningkatan kemampuan membaca pemahaman melalui penerapan literasi membaca di kelas III SDN Sumbergondo 02. Pada penelitian ini dilakukan dengan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan jumlah siswa yang diteliti sebanyak 16 siswa. Dalam penelitian ini diterapkan instrumen tes berupa isian dan lembar observasi. Hasil tes yang diperoleh pada penerapan ini menunjukkan bahwa siswa berhasil meningkatkn kemampuan membaca pemahaman dengan nilai di atas KKM yang ditetapkan. Sehingga dapat diketahui bahwa penerapan literasi membaca bisa menjadi cara untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman peserta didik kelas III SDN Sumbergondo 02.Hal ini diperkuat dengan hasil tindakan yaitu dari yang mendapat nilai lebih dari 75 dengan presentase 68,7% dan masuk dalam kategori tuntas, sedangkan setelah menerapkan literasi membaca pada materi perkembangan teknologi pangan nilai pada siklus I yang mendapatkan nilai lebih dari 75 dengan persentase sebesar 71,8%, dan di siklus II naik menjadi 85,7%
Dampak Pembelajaran Matematika Berbasis Mobile untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan kreatif Matematis Siswa
Kemampuan berpikir kritis matematis esensial, namun materi peluang majemuk sering dirasa abstrak. Penelitian sebelumnya menunjukkan potensi teknologi mobile, tetapi pengembangan yang simultan meningkatkan berpikir kreatif dan kritis masih terbatas. Studi ini bertujuan mengembangkan aplikasi pembelajaran matematika berbasis mobile untuk materi peluang majemuk, dengan desain mengintegrasikan fitur pemicu dan pengukur kedua kemampuan tersebut. Penelitian ini menggunakan ADDIE, penelitian yang melibatkan 72 siswa dari sekolah menengah atas di Bekasi. Instrumen validasi ahli dan tes kemampuan digunakan. Hasil validasi ahli teknologi dan matematika menyatakan aplikasi sangat layak. Uji – t menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah matematis siswa di kelas eksperimen. Implikasinya, aplikasi ini efektif meningkatkan minat, kemampuan berargumentasi, menawarkan alternatif pembelajaran berkualitas, dan menemukan solusi alternati
Penerapan Model Project Based Learning untuk Meningkatkan Minat Belajar IPA Siswa Kelas VIII MTs Ma’arif Darussholihin
Riset ini bermaksud untuk mengeksplorasi pendayagunaan media konkret dalam menelaah pelajaran Biologi dikelas VII terhadap hasil belajar peserta didik. Riset ini diterapkan dengan dua siklus serta menggunakan pendekatan tindakan kelas. Sampel riset ini adalah siswa kelas VII SMP yang terdiri dari 13 perempuan dan 12 laki-laki. Perbandingan antara siklus pertama dan siklus kedua menunjukkan peningkatan signifikan selama pencapaian belajar siswa setelah implementasi media benda konkret. Pada siklus pertama, skor rata-rata perolehan pembelajaran peserta didik mencapai 68,84, yang menunjukkan bahwa peserta didik belum meraih Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Setelah melakukan refleksi pada siklus pertama, perbaikan dilakukan pada siklus kedua dengan mengimplementasikan media benda konkret dalam pembelajaran. Pada siklus kedua, adanya kenaikan signifikan dalam perolehan pembelajaran peserta didik, dengan skor rata-rata mencapai 88,24. Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan media konkret dalam pembelajaran Biologi memiliki dampak konstruktif terhadap perolehan pembelajaran peserta didik. Peningkatan signifikan terjadi pada siklus kedua setelah implementasi media benda konkret. Oleh sebab itu, diusulkan supaya media konkret terus digunakan selama penelaahan Biologi guna memajukan persepsi teori dan keterlibatan peserta didik dalam pembelajara
Needs Analysis for Developing an ESP Curriculum for IT Students
This study aims to identify the specific English language skills required by students of Information Technology (IT) and assess the adequacy of current English instruction in meeting these needs. The research investigates students' perceptions of the importance of English in IT, their challenges in using English, and their preferred learning methods. A survey was conducted among IT students to gather data on their experiences, difficulties, and expectations regarding English language learning. The results indicate that while students acknowledge the significance of English in their field, they often struggle with understanding technical documentation, writing professional reports, and engaging in verbal communication. They also express a strong preference for more practical, task-based learning approaches, such as interactive discussions, project-based assignments, and specialized English for Specific Purposes (ESP) courses designed for IT contexts. These findings suggest the need for a curriculum that integrates real-world IT communication scenarios, enhances technical vocabulary acquisition, and provides immersive English learning experiences. The study concludes that an improved ESP curriculum should focus on practical application and industry relevance to better prepare students for professional IT environments
Transformasi Komunikasi Digital RRI Pro 4 Kupang sebagai Strategi Preservasi Budaya
Keberagaman budaya, mulai dari bahasa, adat istiadat, musik, tarian, hingga seni tradisional yang menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT), seiring dengan perkembangan zaman dan pengaruh globalisasi, banyak di antaranya terancam punah atau terlupakan. Oleh karena itu, penting untuk mencari strategi yang dapat melestarikan budaya daerah di era digital ini. Salah satunya melalui media komunikasi yaitu RRI Pro 4 Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana strategi RRI Pro 4 Kupang dalam melestarikan budaya NTT di era digital. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan teknik pengambilan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen yang relevan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa RRI Pro 4 Kupang telah memainkan peran yang signifikan dalam melestarikan budaya NTT melalui penyiaran dengan menggunakan prinsip-prinsip komunikasi massa untuk memastikan pesan budaya sampai dengan efektif kepada masyarakat. Transformasi komunikasi berbasis teknologi digital dilakukan untuk mengikuti perubahan pola konsumsi media masyarakat