Jurnal Online Universitas Terbuka
Not a member yet
    2167 research outputs found

    KUALITAS PELAKSANAAN TUTORIAL TATAP MUKA S-1 PENDAS DI UPBJJ-UT PANGKALPINANG

    Get PDF
    This article is a descriptive study that describes the quality of face-to-face tutorials in undergraduate studies at UPBJJ Pangkalpinang during the registration period of 2011.2. The method used in this study is a survey using a questionnaire. The population of the study consists of all tutors and undergraduate students that conduct face-to-face tutorials in all study groups throughout UPBJJ-UT Pangkalpinang region during the registration period of 2011.2. Samples were taken with a purposive random sampling. The aim of this study is focused on the implementation of the tutorial for undergraduate students. The study will also discuss a few other aspects: (a). Students profile (b). Tutors: knowledge and skills of tutors, and tutors commitment in implementing the tutorial. (c). Teaching materials and supplies. (d). Tutorial location and facilities. The results of this experiment are: (1) Students attendance and participation in tutorial activities are good enough, as seen during the tutorial almost all the students are present and active. Most students wish there is a face-to-face tutorial conducted for all offered courses. (2). Tutorial implementation run well according to the schedules. The tutorial provided good support to students in their learning process at UT and these activities can eliminate the perception that learning at UT is only needed when the final exams approach. (3). Tutors capability in implementing face-to-face tutorials in undergraduate studies within the 2011.2 PGSD registration period is categorized as good, partly because the S-1 PGSD tutors had received training and capacity building before carrying out the tutorial. (4). The District Education Office takes a solid role in organizing tutorials, including provision of tutorial venues (usually done in school buildings), provision of accommodation for students who live remotely from the tutorial venue, and keeping students informed on tutorial schedules and venues.   Artikel ini adalah penelitian deskriptif yang menggambarkan kualitas TTM S-1 Pendas di UPBJJ-UT Pangkalpinang pada masa registrasi 2011.2. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei dengan menggunakan angket dan observasi. Populasi dalam penelitian ini seluruh tutor dan mahasiswa program S-1 Pendas yang melaksanakan kegiatan TTM di seluruh pokjar yang ada di wilayah UPBJJ-UT Pangkalpinang masa registrasi 2011.2. Sampel diambil dengan purposive random sampling. Tujuan penelitian ini difokuskan pada pelaksanaan tutorial bagi mahasiswa program S-1 Pendas. Selain itu dibahas pula berbagai aspek antara lain: (a). Profil mahasiswa (b). Tutor: pengetahuan dan keterampilan tutor dan komitmen tutor dalam melaksanakan tutorial. (c). Bahan Ajar dan bahan pendukung. (d). Tempat dan fasilitas kegiatan tutorial. Hasil penelitian ini adalah: (1) Pada kegiatan tutorial, kehadiran dan peran serta mahasiswa cukup baik, hal ini terlihat pada saat tutorial berlangsung hampir semua mahasiswa hadir dan aktif. Sebahagian besar mahasiswa menginginkan agar semua matakuliah yang ditawarkan dilaksanakan tutorial tatap muka. (2). Pelaksanaan tutorial pada prinsipnya berjalan dengan baik sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Pelaksanaan Tutorial sangat membantu mahasiswa dalam proses pembelajaran di UT dan kegiatan ini dapat menghilangkan kesan bahwa kuliah di UT hanya cukup belajar menjelang UAS saja. (3). Kemampuan para Tutor dalam pelaksanaan TTM S-1 PGSD masa registrasi 2011.2 termasuk kategori baik, antara lain karena para tutor S-1 PGSD telah mengikuti pelatihan dan pembekalan tutor sebelum melaksanakan tutorial. (4). Peran Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota sangat baik dalam penyelenggaraan tutorial, antara lain dengan menyediakan tempat tutorial (biasanya dilakukan di gedung-gedung sekolah), menyediakan tempat tinggal bagi mahasiswa yang rumahnya jauh dari tempat tutorial serta menginformasikan kepada mahasiswa tentang waktu dan tempat pelaksanaan tutorial

    PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA MAHASISWA BERBASIS MASALAH DAN PROYEK PADA MATAKULIAH ANALISIS DATA

    Get PDF
    Students have ability to analyze data if they practiced to solved problems/projects that are related to analyzed and made conclusion from research data. The aim of this research was to develop the students worksheets of data analysis based on the problems and projects that can help students to have ability analysis research data. The development of the students worksheets used Plomps stages. Results of students workshets implementation showed that those can help: students to have meaningful understanding, like the analysis data lecture, have motivated individually to learned concepts of data analysis and solved the problems and projects in students worksheets, actived in learning process, and had ability to analyzed data by Minitab and Microsoft Excel.   Mahasiswa dapat memiliki kemampuan menganalisis data jika mahasiswa berlatih menyelesaikan masalah dan proyek yang berkaitan dengan cara menganalisis dan menarik kesimpulan dari data penelitian. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan Lembar Kerja Mahasiswa. Analisis Data berbasis masalah dan proyek yang dapat membantu mahasiswa memiliki kemampuan dalam menganalisis data penelitian. Pengembangan Lembar Kerja Mahasiswa ini menggunakan tahap-tahap Plomp. Subjek penelitiannya adalah 24 mahasiswa Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Palangka Raya. Hasil implementasi menunjukkan bahwa penggunaan Lembar Kerja Mahasiswa dapat mendorong mahasiswa untuk: memiliki pengetahuan bermakna, (b) menyenangi matakuliah Analisis Data dan metode belajar yang digunakannya, termotivasi untuk belajar dan menyelesaikan masalah dan proyek dalam Lembar Kerja Mahasiswa secara mandiri, aktif selama perkuliahan, dan memiliki kemampuan dalam menganalisis data menggunakan Minitab dan Microsoft Excel

    PARTISIPASI ANGGOTA KELOMPOK TANI DALAM MENGANALISIS DATA KEADAAN PADA USAHATANI SAYURAN (Kelompok Tani Sayuran Di Desa Margamekar, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung)

    Get PDF
    The article aims to explain (1) the internal and external members of farmer groups in vegetables farm, (2) members of the farmer's participation in analyzing the situation, and (3) the relationship between the internal and external characteristics of members in farmer groups and the participation of members in analyzing the state. Data was collected by survey method. The samples size was 70% of the entire group of vegetables farmers. The data was analyzed by using descriptive and inferential Spearman Rank correlation test at 5% confidence level. Participation of members of farmer groups in analyzing the state of the data includes providing data members, observe and take advantage of the data members of the group, and analyze the data members of the group. Results showed that majority of the members participated in providing biophysical data, human resource data, particularly with regard to extension, as well as data nonagricultural institutions. The components of internal characteristics that significantly correlated with the participation of members in analyzing the data situation were formal education, farming experiences, and involvement of members in the group. The components of the external characteristics had no relationship with the participation of members in analyzing the state of data.   Salah satu tahapan dalam perencanaan programa penyuluhan pertanian adalah analisis data keadaan yang biasanya dilakukan penyuluh bersama anggota kelompok tani binaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) faktor internal dan eksternal anggota kelompok tani dalam berusahatani sayuran, (2) partisipasi anggota kelompok tani dalam menganalisis keadaan, dan (3) hubungan antara karakteristik internal dan eksternal anggota kelompok tani dengan partisipasi anggota dalam menganalis keadaan. Data dikumpulkan dengan metode survey. Sampel dipilih secara acak sebanyak 70% dari seluruh anggota kelompok tani sayuran. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Bentuk partisipasi anggota kelompok tani dalam menganalisis data keadaan meliputi kegiatan memberikan data anggota, mengamati dan memanfaatkan data anggota kelompok, serta menganalisis data anggota kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar anggota kelompok berpartisipasi dalam memberikan data biofisik, data sumber daya manusia, terutama yang berkaitan dengan penyuluh, serta data kelembagaan nonpertanian. Komponen karakteristik internal yang berhubungan nyata dengan partisipasi anggota dalam menganalisis data keadaan adalah pendidikan formal, pengalaman usahatani, dan keterlibatan anggota dalam kelompok. Komponen karakteristik eksternal tidak ada yang berhubungan nyata dengan partisipasi anggota dalam menganalisis data keadaan

    PEMANFAATAN SEREH (Cymbopogon Cytratus) DALAM MENURUNKAN BAU PADA PUPUK ORGANIK CAIR DAN POTENSINYA DALAM MENINGKATKAN PRODUKSI TANAMAN CABAI (Capsicum Annum)

    Get PDF
    Research in the use of lemongrass (Cymbopogon citratus) to reduce odors in liquid organic fertilizer has been conducted in Bogor for 6 months. This study begin with a liquid organic fertilizer produced from 1 kg of shrimp waste, 1 kg of maize, 1 kg of bean sprouts, 10 liters of coconut water, 500 ml of EM4 and 500 g of sugar through fermentation process for 6 weeks. Then the result of liquid organic fertilizer was added by an ingredient lemongrass as deodorizing with doses of 0, 10%, 20% and 30% (w/v). After that it is fermented for 2 weeks. The next stage was the application of liquid organic fertilizer as a foliar fertilizer at chillies (Capsicum annum) planting using a completely randomized design (CRD) 1 factors type of using liquid organic fertilizer (control, liquid organic fertilizer without lemongrass, liquid organic fertilizer + 10% lemongrass, liquid organic fertilizer + 20% lemongrass and liquid organic fertilizer + 30% lemongrass) respectively at doses of 0, 6, 12 and 18 ppm. The parameters measured were odor (NH3 and H2S), levels of macro nutrients (N, P, K, Ca, Mg, and S) and micro nutrients (Cu, Zn, Mn, and Fe) after fermenting process, and the production of crops (fruit number and fruit weight) after planting. Research results show that the higher dose of lemongrass added cause levels of odor (NH3 and H2S) in the liquid organic fertilizer decreased and content of macro nutrients, micro nutrients, and phytohormones increased. The planting results indicate liquid organic fertilizer which added 20% lemongrass in a dose of 12 ppm was the optimal dose in increasing crop production.   Penelitian penggunaan sereh (Cymbopogon citratus) dalam menurunkan bau pada pupuk organik cair telah dilakukan di Bogor selama 6 bulan. Penelitian ini diawali dengan membuat pupuk organik cair yang dihasilkan dari 1 kg limbah udang, 1 kg jagung, 1 kg touge, 10 Liter air kelapa, 500 ml EM4 dan 500 g gula pasir melalui proses fermentasi selama 6 minggu. Kemudian pada pupuk organik cair yang dihasilkan ditambahkan sereh sebagai bahan penghilang bau dengan dosis 0, 10%, 20% dan 30% (w/v). Setelah itu didiamkan selama 2 minggu. Tahapan berikutnya merupakan pengaplikasian pupuk organik cair tersebut sebagai pupuk daun pada pertanaman cabai (Capsicum annum) dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 1 faktor jenis pupuk organik cair yang digunakan (kontrol, pupuk organik cair tanpa sereh, pupuk organik cair + 10% sereh, pupuk organik cair + 20% sereh dan pupuk organik cair + 30% sereh) masing-masing pada dosis 0, 6, 12 dan 18 ppm. Parameter yang diukur adalah parameter kebauan (NH3 dan H2S), kadar hara makro (N, P, K, Ca, Mg, dan S) dan kadar hara mikro (Cu, Zn, Mn, dan Fe) setelah proses pemeraman, dan produksi tanaman (jumlah buah dan bobot buah) setelah pertanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi dosis sereh yang ditambahkan menyebabkan kadar gas penyebab bau (NH3 dan H2S) pada pupuk organik cair makin berkurang dan kadar hara makro, hara mikro maupun fitohormon makin meningkat. Hasil pertanaman menunjukkan pemberian pupuk organik cair yang ditambahkan 20% sereh pada dosis 12 ppm merupakan dosis paling optimal dalam meningkatkan produksi tanaman

    PERSEPSI MAHASISWA TENTANG PENYELENGGARAAN PRAKTIKUM PADA PENDIDIKAN TINGGI TERBUKA JARAK JAUH (KASUS: PROGRAM STUDI AGRIBISNIS FMIPA UNIVERSITAS TERBUKA)

    Get PDF
    Agribusiness Study Program at Faculty of Mathematic and Natural Sciences, Univeritas Terbuka, has several practical courses. Practical work is mandatory and must be followed by every student. Formative evaluation of the implementation of practical work conducted in order to identify the characteristics of students participated in the practical work and to obtain some input and feedback from students about the quality of the implemetation of practical work that has ever done. This article describes the results of such of formative evaluation, especially in term of the students' perceptions of the quality of practical manual, the quality of the practical work implementation in the field, as well as the obstacles faced. Eighty students from the entire 402 Agribusiness Study Program students who took the practical course at semester 2011.2 or 2012.1, from UPBJJ-UT Serang (Java) and UPBJJ-UT Pontianak (outside Java) were selected purposively. Only 53 out of 80 students who are willing to become informants of this evaluation .Evaluation results show that the characteristics of the students participating in practical work generally younger age, more women, residing far from UPBJJ-UT, has been working and educated at the high school. Most of students (over 80%) perceived the quality of practical guide as complete and clear in accordance with course competencies. This high quality of practical guide demonstrated by compliance of practical substances with the substance of learning materials (86.79%); completeness of practical guide component (84.90%), clarity of information in the practical guide (75.85%), and compliance of the substance of the practical guide with course substance, objectives and practical procedures (71.70%). Most of students too (81.76% ) perceived the implementation of practical work as very good and unhindered . The students felt that the implementation of practical work run well because it is supported by the meaningfulness of practical guide (86.79%), adequacy and affordability of practical work location (91.15%), ease of practical work procedures (92.45%), availability of equipment and practical materials ( 92.45%), ease of documentation of practical activities (94.34%), the availability and suitability of the educational background of the practical work instructors (94.34%), as well as good skills of the instructors in managing practical work (90.10%). While the lack of good quality of practical observation instruments and non standardized practical work financing is considered by students as factors that hinder the practical feasibility.   Program Studi Agribisnis FMIPA-Universitas Terbuka memiliki beberapa mata kuliah berpraktikum. Praktikum bersifat wajib dan harus diikuti oleh setiap mahasiswa. Evaluasi formatif terhadap penyelenggaraan praktikum dilaksanakan dengan maksud mengidentifikasi karakteristik mahasiwa peserta praktikum dan mendapatkan masukan serta umpan balik dari mahasiswa tentang praktikum yang pernah dilakukannya. Artikel ini menjelaskan hasil evaluasi formatif terhadap penyelengaraan praktikum tersebut, terutama persepsi mahasiswa terhadap kualitas panduan praktikum, kualitas keterlaksanan praktikum di lapangan, serta hambatan yang dihadapi. Delapan puluh orang mahasiswa dari keseluruhan 402 orang mahasiswa PS Agribisnis yang menempuh praktikum pada semester 2011.2 atau 2012.1 di UPBJJ-UT Serang (Jawa) dan UPBJJ-UT Pontianak (Luar Jawa) dipilih secara purposive dan hanya 53 orang mahasiswa yang bersedia menjadi informan evaluasi ini. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa karakteristik mahasiswa peserta praktikum umumnya berumur muda, lebih banyak perempuan, bertempat tinggal jauh dari UPBJJ-UT, sudah bekerja dan berpendidikan setingkat SMA. Kualitas panduan praktikum dipersepsikan lengkap, jelas, dan sesuai dengan kompetensi mata kuliah oleh sebagian besar mahasiswa (lebih dari 80%). Baiknya kualitas panduan praktikum tersebut ditunjukkan oleh keseuaian substansi materi praktikum dengan materi BMP (86,79%); kelengkapan komponen panduan praktikum (84,90%), kejelasan informasi dalam panduan praktikum (75,85%); dan kesesuaian substansi panduan praktikum dengan substansi MK, tujuan dan langkah-langkah praktikum (71,70%). Kualitas pelaksanaan praktikum dipersepsikan sangat baik dan tanpa hambatan oleh 81,76% mahasiswa. Keterlaksanaan praktikum berjalan dengan sangat baik karena ditunjang oleh kebermaknaan panduan praktikum (86,79%), kememadaian dan keterjangkauan tempat praktikum (91,15%), kemudahan langkah-langkah pelaksanaan praktikum (92,45%), ketersediaan alat dan bahan praktikum (92,45%), kemudahan pendokumentasian kegiatan praktikum (94,34%), ketersediaan dan kesesuaian latar belakang pendidikan instruktur (94,34%), serta baiknya keterampilan instruktur dalam mengelola praktikum (90,10%). Sementara kurang baiknya kualitas instrumen pengamatan praktikum dan tidak bakunya pembiayaan praktikum dianggap oleh mahasiswa sebagai faktor yang menghambat keterlaksanaan praktikum

    RESPON PERTUMBUHAN STEK DAUN LIDAH MERTUA (Sansevieria Parva) PADA PEMBERIAN ZAT PENGATUR TUMBUH SINTETIK (ROOTONE-F) DAN ASAL BAHAN STEK

    Get PDF
    This research aims to study the growth response of plant leaf cuttings mother in-law’s tongue (Sansevieria parva) of various synthetic plant growth regulator treatment (Rootone-F) and origin of cuttings. Experiments performed with 3x3 factorial design with completely randomized design patterns. The first factor is the dose of Rootone-F ZPT which consists of 3 levels: 0 g/cuttings as a control (R0); 0.2 g/cuttings (R1), 0.4 g/cuttings (R2). The second factor is the origin of cuttings, namely the top/tip leaves (B1), the middle leaves (B2), and the bottom/ leaves base (B3). Parameters observed and measured is the experiment percentage of live cuttings, the percentage of rooted cuttings, the percentage of sprouted cuttings, root length, number of roots, root wet weight, and root dry weight. The results showed synthetic plant growth regulator treatment (Rootone-F) to respond to growth parameters leaf cuttings on root length, number of roots, root wet weight, and root dry weight compared with controls. The treatment combination of synthetic plant growth regulator (Rootone-F) 0.4 g/cuttings by cutting material from the middle to give the best results on the parameters of the root, root wet weight, and dry weight, whereas the combination treatment of synthetic plant growth regulator (Rootone-F) 0, 2 g/cuttings by cutting material from the middle to give the best results on the parameters of the plant leaf cuttings root length Sansevieria parva at the end of the experiment.   Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari respon pertumbuhan stek daun tanaman lidah mertua (Sansevieria parva) terhadap berbagai perlakuan Zat pengatur tumbuh (ZPT) sintetik (Rootone-F) dan asal bahan stek. Percobaan dilakukan dengan Rancangan Faktorial 3x3 dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL). Faktor I adalah dosis ZPT Rootone-F yang terdiri dari  3 taraf : 0 g/stek sebagai kontrol (R0) ; 0,2 g/stek (R1) ; 0,4 g/stek (R2). Faktor II adalah asal bahan stek, yaitu bagian atas/ujung daun (B1), bagian tengah daun (B2), dan bagian bawah/pangkal daun (B3). Parameter yang diamati dan diukur adalah persentase stek hidup, persentase stek berakar, persentase stek bertunas, panjang akar, jumlah akar, bobot basah akar, dan bobot kering akar. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan ZPT sintetik (Rootone-F) merespon pertumbuhan stek daun pada parameter panjang akar, jumlah akar, bobot basah akar, dan bobot kering akar dibanding dengan kontrol. Perlakuan kombinasi ZPT sintetik (Rootone-F) 0,4 g/stek dengan asal bahan stek bagian tengah memberikan hasil yang terbaik pada parameter jumlah akar, bobot basah akar, dan bobot kering, sedangkan perlakuan kombinasi ZPT sintetik (Rootone-F) 0,2 g/stek dengan asal bahan stek bagian tengah  memberikan hasil yang terbaik pada parameter panjang akar stek daun tanaman Sansevieria parva pada akhir percobaan

    PEMAHAMAN KONSEP BILANGAN BULAT GURU SD DI PASIR JAMBU KABUPATEN BANDUNG

    Get PDF
    This study aimed to identified the understanding of whole number concept among elementary school teacher taking distance course in Elementary Teacher Training Indonesia Open University as viewed from the quality of module, tutor performance, and learning motivation. Samples were 72 participants of tutorial program under Mathematics for Elementary School subject carried out in Pasir Jambu village Bandung Regency during 2012.1 registration period. Using questionaire, test concerning whole number concept, documentary study, observation and interview for data gathering. Results indicated that (i) module quality, tutor performance, and motivation contributed significantly toward whole number concept, the contribution number were 29,80%, 18,30% dan 29,80%, (ii)module quality and tutor performance contributed significantly to whole number concept (36,70%), (iii) tutor performance and motivation contributedsignificantly to whole number concept (38,70%), (iv) module quality, tutor performance and motivation contributed significantly to whole number concept (51,50%), and (v) the rest 48,50% was determined by unidentified variables. Recommends that tutorial administrator should maintain the quality of module and to enlarge student access upon learning material through media alternative, to improve tutor profesionalism, and to encourage motivation among studentconcerned.   Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pemahaman tentang konsep bilangan bulat kelompok guru SD peserta pendidikan guru jarak jauh ditinjau dari aspek kualitas modul, kinerja tutor dan motivasi belajar. Sampel adalah seorang tutor dan 72 mahasiswa peserta tutorial mata kuliah Pembelajaran Matematika SD di Kelompok Belajar Pasir Jambu Kabupaten Bandung masa registrasi 2012.1. Pengumpulan data dilaksanakan menggunakan angket, tes pemahaman konsep bilangan bulat, studi dokumentasi, observasi dan tes untuk tutor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (i) kualitas modul, kinerja tutor dan motivasi belajar secara bersama-sama berkontribusi secara signifikan terhadap pemahaman konsep bilangan bulat, yaitu masing-masing sebesar 29,80%, 18,30% dan 29,80%, (ii) kualitas modul dan kinerja tutor secara bersama-sama berkontribusi signifikan (36,70%) terhadap pemahaman konsep bilangan bulat, (iii) kinerja tutor dan motivasi belajar mahasiswa secara bersama-sama berkontribusi secara signifikan (38,70%) terhadap pemahaman konsep bilangan bulat, (iv) kualitas modul, kinerja tutor dan motivasi belajar mahasiswa bersama-sama berkontribusi secara signifikan (51,50%) terhadap pemahaman konsep bilangan bulat, dan (v) sisanya 48,50% ditentukan oleh variabel lain yang tidak diteliti. Disarankan hendaknya penyelenggara tutorial mempertahankan kualitas dan memperluas akses mahasiswa terhadap materi belajar, meningkatkan profesionalitas tutor, dan meningkatkan motivasi mahasiswa peserta tutorial

    PEMANFAATAN LATIHAN MANDIRI SEBAGAI BAHAN TUTORIAL BAGI MAHASISWA PROGRAM STUDI AGRIBISNIS MELALUI FASILITAS SMS

    Get PDF
    SMS technology with its characteristics is a potential mobile-device technology to be implemented as media in distance education, either as academic administration or as learning support service. Thi sarticle aims to explain about design and develop a model of learning support service (tutorial system) based on SMS technology by using latihan mandiri (LM=independent exercise) as its source. The results showed that Gammu is reliable enough to be used as a back-end SMS gateway, but it must be an adjunct to GampSMS which based on PPONSEL and Ajax as its front-end. In order to fulfil Agribusiness Study Program needs, there are some modifications of GampSMS function are done. Some advancement of GampSMS functions are request for students grade, SMS-LM feedback, group discussion in a course in each Regional Office and SMS to tutors email. SMS tutorials are well-liked and accepted by students who live in rural and remote locations, and they much loved up-reminder of information provided by Head of Agribusiness Study Program, and request other learning formats such as summaries and othres; but the SMS Services is rejected by students who live in urban area where Internet facilities are good and they are already computer literate; because they feel its very annoying since they can access all information through Internet easily. SMS for academic service should be kept available, and it is primarily designated for remote and isolated students, because they do not have any other means to obtain learning assistance. To improve the quality of student learning, creativity in implementing SMS tutorial must be explored.   Teknologi SMS berdasarkan karakteristiknya merupakan teknologi komunikasi perangkat bergerak yang amat potensial untuk digunakan sebagai sarana/media pengajaran dalam PTJJ, baik sebagai sarana pengelolaan administrasi akademik ataupun pemberian layanan akademik yang berupa layanan bantuan belajar. Artikel ini bertujuan untuk memaparkan tentang perancangan dan pengembangan suatu model layanan bantuan belajar yang berbasis teknologi SMS dengan menggunakan Latihan Mandiri sebagai sumber bahan ajarnya. Pengembangan sistem SMS ini juga melibatkan seluruh mahasiswa S1 Agribisnis yang teregistrasi di tahun 2011 semester 1, sebagai peserta dan responden untuk proses evaluasi program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat lunak bernama Gammu cukup handal untuk digunakan sebagai pintu gerbang layanan SMS, namun harus di sertai dengan pengggunaan perangkat lunak GampSMS yang berbasis PPONSEL dan Ajax sebagai aplikasi tatap mukanya. Modifikasi terhadap beberapa fungsi pada GampSMS dapat dilakukan untuk memenuhi keperluan spesifik yang dibutuhkan oleh program studi Agribisnis-UT. Beberapa fungsi modifikasi tambahan tersebut adalah SMS permintaan nilai, SMS-LM pemrosesan umpan balik, diskusi kelompok dalam matakuliah/UPBJJ, dan SMS ke email pengampu. Sistem tutorial melalui SMS amat disukai dan diterima oleh mahasiswa yang berdomisili di pedesaan dan lokasi terpencil, dan mereka amat menyukai fasilitas sistem pengingatan yang diberikan oleh Ka. Prodi Agribisnis, dan meminta format pembelajaran yang lain seperti ringkasan dan sebagainya. Namun sistem ini ditolak oleh mahasiswa yang sudah melek komputer dan berada di perkotaan dengan fasilitas Internet yang baik, karena dirasa mengganggu fungsi ponsel mereka. Penerapan layanan SMS untuk layanan bantuan belajar sebaiknya tetap diberikan, karena bermanfaat bagi mahasiswa yang tidak punya sarana lain untuk memperoleh layanan bantuan belajar, dan perlu adanya kreativitas lain dalam penerapannya guna meningkatkan kualitas belajar mahasiswa

    PENGGUNAAN BUTIL HIDROKSI TOLUEN UNTUK MENGHAMBAT KETENGIKAN MINYAK KELAPA HASIL OLAHAN PETANI

    Get PDF
    Traditionally refined coconut oil processed by farmers is less durable than the factory processed. Addition of Butyl Hydroxy Toluene (BHT) in the coconut oil was known to decrease its rancidity due to prolong storage and to increase its durability. With a variety of treatments it was expected that coconut oil processed by farmers can be stored up to 3 months. The purpose of this study is to recommend the use of BHT in precise concentration by farmers to inhibit rancidity of the refined coconut oil. The study was consisted of three treatments, namely control, addition of BHT 0.01%, and 0.02%. Analysis of the three treatments showed significant difference in the degree of rancidity for the addition of 0.01% and 0.02% BHT compared to the control. Therefore, addition of 0.01% BHT treatment can be recommended to farmers to extend the storage life of the refined coconut oil.   Minyak kelapa olahan petani lebih pendek masa simpannya dibandingkan minyak hasil olahan pabrik. Penambahan Butil Hidroksi Toluen (BHT) pada minyak kelapa diketahui dapat mengurangi ketengikan dan memperpanjang masa simpan minyak. Dengan berbagai perlakuan diharapkan minyak kelapa hasil olahan petani dapat disimpan hingga 3 bulan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merekomendasikan penggunaan BHT dengan konsentrasi yang tepat bagi para petani untuk menghambat ketengikan minyak kelapa. Penelitian ini terdiri dari tiga perlakuan yaitu kontrol, penambahan BHT 0,01%, dan 0,02%. Hasil analisis ketiga perlakuan menunjukkan beda nyata pada derajat ketengikan untuk penambahan BHT 0,01% dan 0,02% dibandingkan dengan kontrol. Dengan demikian, perlakuan penambahan BHT 0,01% dapat direkomendasikan kepada petani untuk memperpanjang masa simpan minyak

    MENGATASI MASALAH MULTIKOLINEARITAS DAN OUTLIER DENGAN PENDEKATAN ROBPCA (STUDI KASUS ANALISIS REGRESI ANGKA KEMATIAN BAYI DI JAWA TIMUR)

    Get PDF
    Multicollinearity and outliers existence in data can be detected by various techniques. Principal Component Analysis (PCA) is one of the statistical techniques that can be used to handle data reduction and multicollinearity problem. However, PCA is very sensitive to outliers as it based on the mean and the covariance matrix. Hubert et al. (2005) developed ROBPCA, a robust PCA to the outliers existence. The ROBPCA combines PP technique and Minimum Covariant Determinant (MCD) method for solving outliers problem. In the present study, ROBPCA is applied to the study case of the regression analysis of infant mortality rate in East Java Province in 2009. The result shows that ROBPCA is more robust compare to PCA when data contains outlier. ROBPCA can explain 85.6 percent of variation by 2 principal components, whereas, PCA needs 3 principal components to explain 86.6 percent of variation. Moreover, ROBPCA produces higher coefficient determination which means the regression model using ROBPCA is better in explaining response variable. The study findings also revealed that the average of duration of exclusive breastfeeding has the largest contribution in lowering infant mortality rate followed by percentage of delivery assisted by medical provider and percentage of households that have access to safe drinking water. &nbsp

    1,630

    full texts

    2,167

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Universitas Terbuka
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇