Jurnal Online Universitas Terbuka
Not a member yet
2167 research outputs found
Sort by
Kebutuhan Dan Peluang Implementasi Konsep Gallery, Library, Archive, Museum (GLAM) Dalam Pengelolaan Pengetahuan Dan Konvergensi Digital Di Universitas Lampung
The This article is the result of a 2024 BLU Grant research conducted by the University of Lampung (Unila), focusing on the needs and opportunities for implementing the GLAM concept. The ongoing trend of digital convergence as a global phenomenon should ideally be adopted by the University of Lampung through the application of GLAM concepts and practices within the campus environment. This study explores the extent of the needs and potential for implementing GLAM as an effort to integrate various information and knowledge management institutions within the University of Lampung into a single access point. The research employs a qualitative approach, utilizing focus group discussions (FGDs) with Unila archivists and librarians, field observations, and document studies. The findings indicate a significant need for GLAM implementation at Unila, which would enhance institutional identity, support institutional development, and contribute to sustainable development goals. The adoption of GLAM holds substantial potential to expand the roles of existing institutions, such as libraries and archives, while initiating the establishment of galleries and museums to support the Unila Tridharma. Currently, the major challenges lie in policy and regulatory frameworks that serve as a foundation and guiding structure, as well as the limitations of human resources and supporting technology
Strategi Komunikasi Interpersonal Guru Dalam Pencegahan Bullying di Lingkungan Taman Kanak-Kanak : (Studi Kasus TK Al-Ikhlas Karangantu)
Bullying pada anak usia dini merupakan masalah serius yang memerlukan perhatian khusus, terutama mengingat dampak negatifnya terhadap perkembangan sosial dan emosional anak. Penelitian ini mengungkapkan strategi komunikasi interpersonal yang diterapkan oleh guru di TK Al-Ikhlas Karangantu untuk mencegah bullying. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara dengan tiga orang guru TK Al-Ikhlas Karangantu. Berdasarkan hasil wawancara ini, strategi komunikasi interpersonal yang dilakukan TK Al-Ikhlas untuk penyampaian pesan pencegahan bullying adalah menciptakan komunikasi dua arah yang terbuka antara guru dan murid, mengenalkan pesan pencegahan anti bullying melalui media yang menarik perhatian murid TK, dan menjadi role model bagi murid TK melalui perkataan dan tindakan guru yang menunjukkan sopan santun dan saling menghormati. Penerapan strategi komunikasi interpersonal ini diharapkan dapat menciptakan komunikasi yang efektif antara guru dan murid TK serta interaksi yang positif sesama murid TK.Bullying pada anak usia dini merupakan masalah serius yang memerlukan perhatian khusus, terutama mengingat dampak negatifnya terhadap perkembangan sosial dan emosional anak. Penelitian ini mengungkapkan strategi komunikasi interpersonal yang diterapkan oleh guru di TK Al-Ikhlas Karangantu untuk mencegah bullying. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara dengan tiga orang guru TK Al-Ikhlas Karangantu. Berdasarkan hasil wawancara ini, strategi komunikasi interpersonal yang dilakukan TK Al-Ikhlas untuk penyampaian pesan pencegahan bullying adalah menciptakan komunikasi dua arah yang terbuka antara guru dan murid, mengenalkan pesan pencegahan anti bullying melalui media yang menarik perhatian murid TK, dan menjadi role model bagi murid TK melalui perkataan dan tindakan guru yang menunjukkan sopan santun dan saling menghormati. Penerapan strategi komunikasi interpersonal ini diharapkan dapat menciptakan komunikasi yang efektif antara guru dan murid TK serta interaksi yang positif sesama murid TK
Peran Akun Instagram Blackpink dalam Penyebaran Budaya Korea
Perkembagan teknologi informasi dan komunikasi telah mengaburkan batas-batas geografi dan mempercepat pertukaran budaya lintas negara. Korean Wave merupakan salah satu fenomena global penyebaran budaya Korea Selatan ke seluruh penjuru dunia melalui media hiburan seperti musik, drama, dan juga film. Blackpink merupakan salah satu grup musik perempuan (girlgroup) yang ikut berperan dalam penyebaran budaya Korea Selatan tersebut. Salah satu media sosial yang memiliki pengguna besar adalah Instagram dengan 1,68 miliar di tahun 2024. Penelitian ini ingin melihat bagaimana peran akun Instagram Blackpink (@blackpinkofficial) dalam menyerbarkan budaya Korea. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskripstif kualitatif dengan melakukan observasi pada akun @blackpinkofficial. Hasil penelitian ini adalah akun Instagram Black Pink melakukan penyebaran budaya korea melalui konten yang diunggah. Konten-konten tersebut memuat pakaian, alat musik serta tari tradisional Korea
Tinjauan Kritis Kebijakan Harga Eceran Tertinggi Minyak Goreng di Indonesia: Perspektif Surplus Konsumen dan Produsen
Pasar minyak goreng di Indonesia memiliki struktur oligopoli, di mana sedikit produsen dapat mengendalikan harga, sehingga konsumen sering dirugikan oleh harga yang tinggi. Pemerintah menerapkan kebijakan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk menekan harga dan meningkatkan keterjangkauan minyak goreng, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak kebijakan HET terhadap kesejahteraan konsumen dan produsen, serta mengevaluasi efek ekonomi yang timbul akibat rigiditas harga. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur dengan surplus konsumen dan produsen melalui kurva permintaan dan penawaran, serta Compensating variation (CV) dan equivalent variation (EV) . Hasil menunjukkan bahwa kebijakan HET meningkatkan surplus konsumen dengan menurunkan harga, tetapi secara signifikan mengurangi surplus produsen karena pembatasan harga di bawah tingkat keseimbangan pasar. Selain itu, rigiditas harga memperparah ketidakefisienan pasar, menyebabkan kelangkaan pasokan (shortage), deadweight loss, dan munculnya pasar gelap dengan harga lebih tinggi. Kebijakan HET bertujuan melindungi konsumen, dampaknya terhadap produsen dan distorsi pasar memerlukan pengawasan ketat dan strategi mitigasi untuk menjaga keseimbangan pasar dan keberlanjutan sektor minyak goreng di Indonesia
Managing Perceived Uncertainty and Boosting Purchase Intention Through Live-Streaming Marketing Elements
Purpose – This study investigated the impact of live-streaming marketing elements on perceived uncertainty and purchase intentions. Live-streaming marketing elements examined include live-streamer competence, online traffic, information usefulness, and product scarcity.
Methodology – The object of this study is businesses engaged in live-streaming commerce through both e-marketplace platforms and social media channels. A total of 418 respondents participated in the online survey. Data analysis was conducted using Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM).
Findings – Findings indicate that perceived uncertainty negatively affects purchase intentions, while live-streamer competence, information usefulness, and online traffic positively influence purchase intentions. Specifically, information usefulness reduces perceived uncertainty, whereas product scarcity increases perceived uncertainty.
Originality – This study highlights the importance of addressing perceived uncertainty through effective live-streaming marketing elements to boost consumer purchase intentions. This study includes the dimension of product scarcity into the live-streaming marketing elements, based on the Yale Model, which has not been explored in prior research
PELATIHAN KEMAMPUAN BERBAHASA INGGRIS DALAM MEMANDU WISATAWAN DI DESA SANGKANHURIP KUNINGAN JAWA BARAT
ABSTRACT
The aim of this service is to improve English language skills in daily activities, especially in guiding tourists at Sangkanhurip village. English is a Universal language where all need English because everyone needs English for communication, therefore here the executor carries out community service in Sangkanhurip Village, Cigandamekar subdistrict, Kuningan district because the village is a tourist village where many foreign tourists come to Sangkanhurip Village and English is required for communication. They so enthusiastic follow this training. Basically the trainer hard challenge to train them but every meeting they showed the progression to enhance English language because they really need English because to improve their English skills, especially in increasing income for their village which is a tourism object. Day by day they up their spirit, give the motivation to each other, and enhance their English for communication for become tourist guide in their village is Sangkanhurip
Key Words : english; communiaction; motivation
ABSTRAK
Tujuan pengabdian ini membahas tentang peningkatan kemampuan bahasa Inggris dalam kegiatan sehari-hari khususnya dalam memandu wisatawan di Desa Sangkanhurip. Bahasa Inggris adalah bahasa Universal dimana semua membutuhkan bahasa Inggris karena semua orang membutuhkan bahasa Inggris untuk berkomunikasi, maka dari itu disini pelaksana melakukan pengabdian masyarakat di Desa Sangkanhurip kecamatan Cigandamekar kabupaten Kuningan karena desa tersebut merupakan desa wisata dimana banyak wisatawan mancanegara datang ke Desa Sangkanhurip dan Bahasa Inggris diperlukan untuk komunikasi. Mereka begitu antusias mengikuti pelatihan ini. Pada dasarnya pelatih sangat menantang untuk melatih mereka dan setiap pertemuan mereka menunjukkan perkembangan untuk meningkatkan bahasa Inggris karena mereka sangat membutuhkan bahasa Inggris untuk meningkatkan keterampilan bahasa Inggris mereka, terutama dalam meningkatkan pendapatan desa mereka yang merupakan objek wisata. Hari demi hari mereka semangat, saling memberi motivasi, dan meningkatkan bahasa Inggris mereka untuk komunikasi menjadi pemandu wisata di desa mereka Sangkanhurip
Key Words : Bahasa inggris; komunikasi; motivas
Analisis Ekonomi Wilayah pada Kabupaten/Kota Provinsi Nusa Tenggara Timur
Economy is one of the indicators that signifies the development of a district/city. Regional economic analysis at the district/city level in NTT province differs in terms of planning and administrative scope. Income becomes the focus of research, and the results will serve as a guide for strategic development. The society remains a focus in developing a market that can contribute to their income. The methods used are quantitative and qualitative, with specific analysis results and findings that help identify the factors influencing market development. Various changes in the analysis findings can serve as measures of economic growth. Economic development in the NTT region does not only on the districts/cities within it. But also show interest to national economic development. Therefore, the expected analysis results are not limited to the provincial scope but are relevant to national data. Through cluster analysis, location quotient, and multiplier effect on 22 regencies/cities, we will examine groups, economic bases, and potential for economic development. The results of the regional economic analysis that influences the direction of economic development in districts/cities in East Nusa Tenggara will help provide an overview related to economic planning. Emphasis on enhancing economic growth for the economy and its potential sectors at the district/city level as well as in broader regions is needed through the roles of various stakeholders.Ekonomi menjadi salah satu indikator yang menandakan perkembangan sebuah kabupaten/kota. Analisis ekonomi wilayah pada tingkat kabupaten/kota di provinsi NTT memiliki perbedaan dari lingkup perencanaan dan administratif. Pendapatan menjadi fokus untuk diteliti dan hasilnya akan menjadi arahan bagi pengembangan strategi. Masyarakat masih menjadi perhatian dalam mengembangkan pasar yang bisa berkontribusi dalam pendapatan mereka. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif dengan hasil analisis dan temuan secara spesifik membantu melihat faktor-faktor yang berpengaruh pada perkembangan pasar. Berbagai perubahan dalam temuan analisis dapat menjadi pengukuran bagi pertumbuhan ekonomi. Perkembangan ekonomi pada wilayah NTT tidak hanya melihat pada kabupaten/kota di dalamnya. Tetapi, juga memperhatikan perkembangan ekonomi secara nasional. Oleh karena itu, hasil analisis yang diharapkan tidak terbatas pada lingkup provinsi tetapi relevan terhadap data secara nasional. Melalui analisis cluster, location quotient dan multiplier effect pada 22 kabupaten/kota akan melihat kelompok, basis ekonomi dan potensi bagi perkembangan ekonomi. Hasil analisis ekonomi wilayah yang berpengaruh pada arah perkembangan ekonomi kabupaten/kota di Nusa Tenggara Timur akan membantu memberikan gambaran terkait perencanaan bagi perekonomian. Penekanan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi bagi perekonomian dan sektor potensinya pada kabupaten/kota maupun wilayah yang lebih luas dibutuhkan dalam peran berbagai stakeholder
Efektivitas Pemanfaatan Instagram dalam Meningkatkan Penjualan Produk Batik di Kota Surakarta
This study aims to analyze the effectiveness of using Instagram as a promotional medium and formulate an effective strategy for batik UMKM in Surakarta City in increasing sales. This study uses a qualitative descriptive approach with the object of research being batik UMKM in Surakarta City that use Instagram as a promotional medium, have a minimum of 1000 followers, and have been selling online for at least 1 year. Data were collected through observation, interviews, literature studies, and documentation, then analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that Instagram is an effective promotional medium for increasing sales of batik products. The right strategy for using Instagram can increase the number of followers, engagement, brand awareness, and ultimately increase sales. The effectiveness of the strategy for using Instagram is influenced by several factors, including product quality, price, brand image, competitors, and market trends. (Contains problems that occur so that research is conducted on the problem
Exploring neuro-mathematical connections in the resolution of a contextualized geometric problem
This study aims to explore the neuro-mathematical connections activated by high school and university students when solving a contextualized geometric problem. The urgency of this research lies in the need to deepen our understanding of the cognitive and neurological processes involved in mathematical problem-solving, particularly in spatial reasoning tasks. The theoretical framework combines Connections Theory and the Onto-semiotic Approach, focusing on the typology of neuro-mathematical connections. The qualitative, descriptive methodology was carried out in three phases: (1) selection of volunteer participants from high school and university levels; (2) data collection through the application of a geometric problem involving the volume of two boxes, with video recordings capturing students’ problem-solving processes; and (3) analysis using the theoretical framework to identify and interpret the neuro-mathematical connections activated during the task. The results revealed a rich network of cognitive processes encompassing mathematical practices, objects, processes, and semiotic functions. Specifically, students demonstrated: recognition of mathematical terms and symbols; activation of visual perception, spatial reasoning, and motor coordination; association of concepts and formulas; execution of intermediate calculations and unit conversions; sequential problem-solving; and reflective verification of results. These findings support the claim of the Extended Theory of Connections that connections are inherently cognitive processes. This research contributes to the field of mathematics education and cognitive science by providing an in-depth analysis of how students engage with mathematical problems through neuro-mathematical pathways. Future research should expand this work by incorporating neuroimaging or eye-tracking technologies to further validate and visualize the cognitive mechanisms underlying mathematical reasoning
Meningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas VII Terhadap Mata Pelajaran IPA Melalui Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi di MTs Al Falah Mahe
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan hasil belajar siswa melalui penerapan media pembelajaran berbasis teknologi informasi pada siswa kelas VII MTs Al Falah Mahe. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) dengan dua siklus. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran (aktivitas guru), lembar observasi aktivitas siswa, angket respons siswa, dan tes hasil belajar setiap siklus. Data dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif untuk mengukur hasil belajar siswa dan deskriptif kualitatif untuk menganalisis aktivitas siswa selama pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi informasi berkontribusi positif terhadap peningkatan minat dan hasil belajar siswa. Rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I mencapai 64%, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 96%. Aktivitas siswa dalam proses pembelajaran juga mengalami peningkatan yang signifikan, meskipun masih terdapat beberapa kendala pada siklus I. Selain itu, hasil angket respons siswa menunjukkan peningkatan dari 72% pada siklus I menjadi 92% pada siklus II, yang mengindikasikan bahwa siswa memberikan respons positif terhadap penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi informasi