ETD - Unsyiah Central Library
Not a member yet
    92391 research outputs found

    POTENSI CADANGAN KARBON PADA FAMILI FABACEAE DI HUTAN KOTA BANDA ACEH

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis pohon famili Fabaceae dan potensi cadangan karbon tersimpan pada tegakan famili Fabaceae di Hutan Kota Banda Aceh. Penelitian ini dilakukan pada Mei sampai Oktober 2022 di enam hutan kota yaitu Hutan Kota Mesjid Raya, POM, Putroe Phang, Ratu Safiatuddin, Trembesi dan Tibang. Analisis data cadangan karbon dilakukan dengan metode non destruktif dengan menggunakan persamaan alometrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 6 jenis pohon famili Fabaceae yaitu Samanea saman, Pterocarpus indicus, Tamarindus indica, Delonix regia, Peltophorum pterocarpum,dan Pithecellobium dulce. Potensi cadangan karbon famili Fabaceae di enam kawasan hutan kota Banda Aceh adalah sebesar 423,46 ton/ha dan jenis pohon penyimpan cadangan karbon terbesar adalah Pterocarpus indicus sebesar 378,64 ton/ha

    PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ANIMASI EDUKASI ANTI NARKOBA

    No full text
    Perancangan dan Pembuatan Animasi Edukasi Anti Narkoba merupakan Animasi yangdi rancang dan dibuat untuk mengedukasi kepada generasi muda yang mana jamansekarang dengan mudahnya mendapatkan barang berjenis narkoba tersebut.Perancangan dan Pembuatan Animasi Edukasi Anti Narkoba dibuat menggunakanSoftware Blender dan Adobe Premiere. Perancangan dan Pembuatan ini bermodelanimasi 3D

    PENGEMBANGAN MATERIAL KOMPOSIT BERBASIS POLIMER DIPERKUAT SERAT AMPAS TEBU

    No full text

    EFEK PEMBERIAN SALEP EKSTRAK DAUN SALAM (SYZYGIUM POLYANTHUM (WIGHT) WALPERS) TERHADAP PENYEMBUHANRNLUKA INCISI PADA MENCIT (MUS MUSCULUS)

    No full text
    Daun salam (Syzygium polyanthum (Wight) Walpers) memiliki potensi sebagai bahan obat untuk penyembuhan luka incisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian salep ekstrak daun salam dengan konsentrasi yang berbeda terhadap kesembuhan luka incisi pada mencit. Tindakan bedah dilakukan secara steril dan aseptis. Semua mencit dibuat defek luka incisi berukuran 1 cm dengan kedalaman sampai lapisan subkutis. Kelompok 1 (K1) sebagai kontrol negatif, kelompok 2 (K2) luka diberi gentamicin (kontrol positif), kelompok 3 (K3) diberi salep ekstrak daun salam konsentrasi 10%, dan kelompok 4 (K4) diberi salep ekstrak daun salam konsentrasi 20%. Pemberian salep pada luka dilakukan dengan cara dioleskan 2 kali sehari dalam waktu 2 minggu. Hasil penelitian menunjukkan pengurangan ukuran luka dari hari 1 sampai hari ke 14 pada K4 lebih cepat dibandingkan K1, K2, dan K3 dengan perbedaan yang signifikan diantara semua kelompok. Pemberian salep ekstrak daun salam pada luka incisi konsentrasi 20% menunjukkan tingkat kesembuhan yag lebih cepat. Kata kunci: Syzygium polyanthum (Wight) Walpers, luka incisi, menci

    INTERAKSI SOSIAL ANAK KORBAN PERCERAIAN DI KECAMATAN JOHAN PAHLAWAN KABUPATEN ACEH BARAT

    No full text
    Perceraian saat ini menjadi sebuah fenomena tersendiri dalam masyarakat. Perceraian di Aceh dapat dikatakan sebagai sebuah gejala yang sangat umum terjadi. Peningkatan angka perceraian di Aceh yang dari tahun ke tahun terus meningkat menunjukan bahwa terdapat sebuah masalah yang selama ini kurang di perhatikan dalam kehidupan berumah tangga yang kemudian menjadikan perceraian sebagai. Perceraian di Kabupaten Aceh Barat terus mengalami peningkatan setiap tahun nya yang mana hal tersebut membuat kabupaten Aceh Barat terdapat banyak anak-anak yang menjadi korban perceraian. Anak-anak yang menjadi korban perceraian memiliki berbagai permasalahan yang di hadapi dalam proses berinteraksi. Penerimaan masyarakat kepada anak korban perceraian menjadi sebuah faktor yang paling penting dalam mendukung interaksi yang terjadi pada anak korban perceraian. Pada penelitian ini proses interaksi yang dilihat adalah proses interaksi pada anak korban perceraian dengan masyarakat yang ada di Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses interaksi sosial pada anak korban perceraian di Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Untuk mendapatkan hasil yang sesuai maka peneliti menggunakan Teori Interaksionisme Simbolik oleh George Herbert Mead menyatakan berhasilnya interaksi yang terjadi pada anak korban perceraian dilatar belakangi oleh bagaimana penerimaan dari masyarakat. Data penelitian diperoleh data primer melalui hasil wawancara, observasi lapangan dan dokumentasi, sedangkan data sekunder adalah data tertulis yang berasal dari pihak yang dapat memberikan informasi mengenai interaksi sosial anak korban perceraian. Hasil penelitian ini menunjukkan interaksi sosial yang terjadi pada anak korban perceraian berjalan dengan baik apabila penerimaan dari masyarakat yang di dapatkan juga baik. Penerimaan masyarakat menjadi faktor penting berjalan nya interaksi pada anak korban perceraian karena dari hal tersebut akan mempengaruhi diri dan pikiran anak korban perceraian. Kata Kunci : Broken Home, Interaksi, Masyarakat, Perceraian

    BIOSISTEMATIKA RAYAP SUBFAMILI NASUTITERMITINAE DI PULAU SIMEULUE

    No full text
    Penelitian tentang biosistematika rayap subfamili Nasutitermitinae di Pulau Simeulue telah dilakukan sejak Juli 2020 hingga Juli 2021 dengan menggunakan sampel rayap yang dikoleksi oleh Syaukani dan Tim di Lab. Zoology, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan berbagai jenis rayap subfamili Nasutitermitinae yang berasal dari Pulau Simeulue, dengan menemukan karakter untuk setiap jenis serta menganalisis klaster pada ciri setiap spesies. Kemudian dibentuk kunci determinasi dari berbagai jenis rayap yang dikoleksi. Hasil penelitian ini ditemukan sebanyak 6 genus dan 17 spesies berdasarkan karakter-karakter morfologi yang terdapat pada rayap kasta prajurit. Karakter morfologi kepala, rostrum, dan antena serta ukuran kasta prajurit merupakan karakteristik penting dalam identifikasi. Hasil analisis klaster terbentuk 5 klaster spesies rayap yang memiliki kemiripan paling dekat yaitu klaster 1 : spesies N. proatripennis, N. neoparvus, N. roboratus, N.longinasoides, N.matangensis, N. longinasus. Klaster 2 : B. constrictiformis, B. neopusillus, B. constrictus, B. sp.D. Klaster 3 : B. flavicans. Klaster 4. H. hospitalis, H. sp.A, H. sp.B dan klaster 5 : Hirtitermes hirtiventris, Leucopitermes leucops, Malaysiotermes sp. A.Kata kunci : Biosistematika, Nasutitermitinae, rayap, Simeulu

    ANALISIS PERUBAHAN LAHAN PERTANIAN DI KAWASAN PERI-URBAN KOTA BANDA ACEH

    No full text
    Kabupaten Aceh besar sebagai salah satu penghasil padi dan memiliki lahan sawah yang tersebar hampir di setiap kecamatannya. Seiring dengan perkembangan zaman, luasnya lahan sawah mengalami penurunan akibat dari perubahan alih fungsi lahan, apalagi kabupaten ini merupakan wilayah yang secara administrasi berbatas langsung dengan ibukota Provinsi Aceh, yaitu Kota Banda Aceh. Akibat dari meningkatnya kebutuhan manusia terhadap lahan, mengakibatkan perubahan fungsi lahan terutama lahan pertanian di Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis persebaran dan luas lahan pertanian, serta Menganalisis keselarasan lahan pertanian berdasarkan RTRW Kabupaten Aceh Besar di Kawasan Peri-urban Kota Banda Aceh. Metode yang digunakan dalam penelitian penelitian ini adalah metode deskriptif. Untuk analisis data spasial menggunakan Sistem Informasi Geografis yang ditinjau dari dua seri waktu, yaitu pada tahun 2010 dan tahun 2022 dengan melalui proses Reclassify dan Overlay. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 2010 Luas lahan pertanian sebesar 3.428,74 ha sedangkan pada tahun 2022 luas Lahan pertanian menjadi 2.662,88 ha, overlay lahan pertanian tahun 2010 dengan tahun 2022 didapatkan bahwa perubahan yang terjadi pada lahan pertanian yang beralih fungsi sebesar 765,86 ha dan luas lahan pertanian yang selaras dengan Pola Ruang RTRW adalah sebesar 2.034,92 ha (83,02%) dan luas lahan pertanian yang tidak selaras dengan Pola Ruang RTRW adalah sebesar 416,15 ha (16,98%)

    31,325

    full texts

    92,391

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    ETD - Unsyiah Central Library
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇