ETD - Unsyiah Central Library
Not a member yet
92391 research outputs found
Sort by
DETERMINAN AKTIVITAS FISIK REMAJA DENGAN RISIKO OBESITAS DI SEKOLAH MENENGAH ATAS KABUPATEN ACEH BESAR
Kurangnya aktivitas fisik meningkatkan risiko obesitas dan menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan fisik maupun psikologis remaja serta meningkatkan kejadian penyakit tidak menular saat usia dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan aktivitas fisik remaja dengan risiko obesitas di Sekolah Menengah Atas Kabupaten Aceh Besar. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif korelasi dengan desain cross sectional yang dilaksanakan pada tanggal 06-24 Agustus 2022 di dua SMAN Kabupaten Aceh Besar dengan melibatkan 134 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner data demografi, Social Support for Exercise Scale dan Physical Activity Questionnaire-Adolescents (PAQ-A). Hasil analisis dengan uji Chi-square menunjukkan bahwa ada hubungan signifikan antara pendidikan orang tua (P=0,002) dan pengaruh situasional (P=0,003) dengan aktivitas fisik pada remaja dengan risiko obesitas. Sedangkan, aktivitas sedentary (P=0,268), jenis kelamin (P=1,000), pekerjaan orang tua P=0,474), pendapatan orang tua (P=0,317), dukungan sosial keluarga (P=0,078) dan teman sebaya (P=0,156) menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan. Hasil analisis dengan uji regresi logistik berganda ditemukan pendidikan orang tua merupakan determinan yang paling dominan berhubungan dengan aktivitas fisik remaja risiko obesitas (P=0,025; OR 7,142). Disarankan kepada pihak sekolah agar dapat meningkatkan keterlibatan remaja risiko obesitas dalam program ekstrakurikuler berbasis sekolah dan berkolaborasi dengan Puskesmas untuk memberikan edukasi kepada orang tua remaja tentang pentingnya aktivitas fisik bagi kesehatan remaja.Kata Kunci : Aktivitas Fisik, Remaja, Risiko ObesitasDaftar Pustaka : 13 buku + 89 artikel + 3 sumber online (2000-2022
PRARANCANGAN PABRIK SORBITOL DENGAN PROSES HIDROGENASI KATALITIK GLUKOSA KAPASITAS PRODUKSI 80.000 TON/TAHUN
Prarancangan pabrik sorbitol ini menggunakan metode hidrogenasi glukosa secara katalitik. Kebutuhan akan sorbitol diprediksi akan terus meningkat seiring dengan pertumbuhan industri di Indonesia, karena penggunaan senyawa sorbitol yang sangat luas di berbagai jenis industri. Perancangan pabrik ini memiliki kapasitas produksi 80.000 ton/tahun dengan hari kerja 330 hari/tahun. Bentuk perusahaan yang direncanakan adalah Perseroan Terbatas (PT) dengan menggunakan metode struktur garis dan staf. Kebutuhan tenaga kerja untuk menjalankan perusahaan ini berjumlah 116 orang. Lokasi pendirian pabrik berada di Krakatau Industrial Estate Cilegon (KIEC), Kota Cilegon, Banten dengan luas tanah 26.400 m2. Sumber air pabrik sorbitol ini berasal dari air sungai Cidanau, sedangkan listrik diperoleh dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan Generator dengan daya 3.378,09 kW.Hasil analisa ekonomi yang diperoleh adalah sebagai berikut : 1.Fixed Capital Investment (FCI)= Rp. 317.633.354.833,89,-2.Working Capital Investment (WCI)= Rp. 35.292.594.981,54,-3.Total Capital Investment (TCI)= Rp. 352.925.949.815,44,-4.Total Production Cost (TPC)= Rp. 1.484.684.025,535,55,-5.Sales Cost (SC)= Rp. 1.649.273.600.000,-6.Laba Bersih= Rp. 123.415.180.848,34,-7.Pay Out Time (POT)= 4,15 tahun8.Break Event Point (BEP)= 48,03 %9.Internal Rate of Return (IRR)= 24,76 %10.Rate of Return (ROR)= 35
KAJIAN PENGARUH GEOMETRIK JALAN DAN TATA GUNA LAHAN TERHADAP STRES MENGEMUDI DI KOTA BANDA ACEH
Penelitian terdahulu menyimpulkan bahwa stres mengemudi baik secara langsung maupun tidak langsung dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Respons fisiologis pengemudi secara signifikan terkait dengan stres mengemudi dan menjadikan stres pengemudi sebagai indikator pengukuran keselamatan dalam berlalu lintas. Oleh karena itu, stres mengemudi merupakan isu penting untuk mengurangi kecelakaan lalu lintas. Maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji indikator stres pengemudi dan mengevaluasi dampak kondisi geometrik jalan raya dan tata guna lahan terhadap stres mengemudi. Target volunteer adalah pengemudi sepeda motor yang bersedia berpartisipasi dalam penelitian ini. Instrumen yang digunakan berupa Jam Polar Vantage V2 untuk mengukur heart rate (HR) serta kamera GoPro MAX 360 untuk merekam kondisi geometrik jalan dan tata guna lahan pada salah satu jalan arteri primer di Kota Banda Aceh yaitu Jl. T. Nyak Arief dan Jl. T. Muhammad Daud Bereueh. Model multivariat Multiple Indicators Multiple Causes (MIMIC) akan digunakan untuk menyelidiki secara empiris pengaruh variabel kondisi jalan dan tata guna lahan terhadap stres mengemudi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa heart rate (HR) tertinggi diperoleh pada kawasan tata guna lahan perkantoran yaitu sebesar 94,029 bpm, untuk kondisi geometrik jalan diperoleh heart rate (HR) tertinggi pada belokan/tikungan yaitu sebesar 94,244 bpm jalan sedangkan heart rate (HR) tertinggi juga teridentifikasi pada kondisi kontrol lalu lintas dengan traffic light dan bundaran yaitu sebesar 94,976 bpm. Model stres time domain dipengaruhi oleh variabel tata guna lahan dengan jenis tata guna lahan yang paling signifikan adalah perkantoran dan pendidikan dengan variabel pembentuk terdiri dari SDNN, RMSSD, dan TINN. Model stres frequency domain dipengaruhi oleh variabel geometrik jalan dengan jenis geometrik jalan yang paling signifikan adalah turunan dan tanjakan serta belokan dengan tanjakan dan turunan dengan variabel pembentuk terdiri dari LF/HF (FFT) dan LF/HF (AR). Kata Kunci: Stres pengemudi, geometrik jalan, tata guna lahan, indikator stres, safe driving
PRARANCANGAN PABRIK NATRIUM NITRAT DARI NATRIUM HIDROKSIDA DAN ASAM NITRAT DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 18.000 TON/TAHUN
Prarancangan pabrik Natrium Nitrat menggunakan bahan baku natrium hidroksida dan asam nitrat. Natrium hidroksida diperoleh dari PT. Asahimas Chemical, sementara itu asam nitrat diperoleh dari PT. Multi Nitrotama Kimia. Pabrik ini beroperasi selama 330 hari/tahun dengan kapasitas produksi 18.000 ton/tahun. Perseroan Terbatas (PT) adalah bentuk perusahaan yang direncanakan dengan menggunakan struktur garis dan staf. Kebutuhan tenaga kerja untuk menjalankan perusahaan ini berjumlah 93 orang. Lokasi pabrik direncanakan didirikan di Jl. Raya Anyer-Sirih, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon dengan luas tanah 17.962 m2. Kebutuhan air untuk pabrik ini sebesar 22.334,15 kg/jam yang diperoleh dari sungai Cidanau. Sumber listrik diperoleh dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan generator dengan daya 890,053 kW. Hasil analisa ekonomi yang diperoleh adalah sebagai berikut:1.Fixed Capital Investment (FCI)= Rp. 187.314.121.696,-2.Working Capital Investment (WCI)= Rp. 46.828.530.424,-3.Total Capital Investment (TCI)= Rp. 234.142.652.120,-4.Total Production Cost (TPC)= Rp. 352.119.208.255,-5.Sales Cost (SC)= Rp. 447.352.448.024,-6.Laba Bersih= Rp. 71.424.929.827,-7.Pay Out Time (POT)= 5 tahun 3 bulan 8.Break Event Point (BEP)= 37,1 %9.Internal Rate of Return (IRR)= 25,9
PRARANCANGAN PABRIK BIODIESEL DARI CRUDE PALM OIL (CPO) MENGGUNAKAN MEMBRAN ZRO2 PADA PROSES PEMURNIAN DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 300.000 TON/TAHUN
Prarancangan pabrik biodiesel ini memakai bahan baku dari Crude Palm Oil (CPO). Pabrik didesain guna menghasilkan biodiesel dengan metanol sebagai pelarutnya dan dilakukan proses purifikasi dengan menggunakan membran keramik, hal tersebut bertujuan untuk menghasilkan limbah yang tidak mencemari lingkungan. Kapasitas produksi pabrik ini adalah 300.000 ton/tahun dengan hari kerja 330 hari/tahun. Bentuk perusahaan yang direncanakan adalah Perseroan Terbatas (PT) dengan menggunakan metode struktur garis dan staf. Kebutuhan tenaga kerja untuk menjalankan perusahaan ini berjumlah 123 orang. Lokasi pabrik direncanakan dibangun di Desa Ei Masen Kecamatan Seruway Kabupaten Aceh Tamiang Provinsi Aceh. Sumber air pabrik Biodiesel ini berasal dari Sungai Tamiang, sedangkan listrik diperoleh dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan Generator dengan daya 561,27 kW.Hasil analisa ekonomi yang diperoleh adalah sebagai berikut : 1.Fixed Capital Investment (FCI)= Rp. 1.295.641.670.912,-2.Working Capital Investment (WCI)= Rp. 323.910.417.728,-3.Total Capital Investment (TCI)= Rp. 1.619.552.088.640,-4.Total Production Cost (TPC)= Rp. 8.157.285.656.249,-5.Sales Cost (SC)= Rp. 9.558.787.913.551,-6.Laba Bersih= Rp. 1.051.126.692.976,-7.Pay Out Time (POT)= 2,20 tahun8.Break Event Point (BEP)= 48%9.Internal Rate of Return (IRR)= 61,9
EFEKTIVITAS DAYA HAMBAT EKSTRAK DAUN KERSEN (MUNTINGIA CALABURA L) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI FUSOBACTERIUM NUCLEATUM
Fusobacterium nucleatum merupakan bakteri patogen yang berperan dalam penyakit periodontal seperti gingivitis dan periodontitis. Salah satu cara untuk mengendalikan penyakit periodontal yaitu dengan pemberian bahan yang bersifat antibakteri. Ekstrak daun kersen memiliki kandungan flavonoid, tanin, saponin dan alkaloid yang memiliki daya antibakteri. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektivitas daya hambat ekstrak daun kersen (Muntingia calabura L) terhadap pertumbuhan bakteri Fusobacterium nucleatum. Metode yang digunakan adalah metode difusi menggunakan kertas cakram. Pada penelitian ini menggunakan 7 kelompok penelitian yaitu ekstrak daun kersen (Muntingia calabura L) dengan konsentrasi 6,25%, 12,5%, 25%, 50%, 100%, larutan Chlorhexidine 0,2% sebagai kontrol positif, dan larutan DMSO sebagai kontrol negatif. Daya hambat antibakteri ditunjukkan dengan adanya zona hambat di sekitar kertas cakram. Hasil penelitian menunjukkan adanya zona hambat ekstrak daun kersen pada konsentrasi 12,5%, 25%, 50% dan 100%. Hasil uji Kruskal-Wallis didapatkan nilai signifikansi p=0,000 sehingga dapat dinyatakan bahwa ekstrak daun kersen (Muntingia calabura L) memiliki pengaruh daya hambat terhadap pertumbuhan bakteri Fusobacterium nucleatum. Kesimpulannya ekstrak daun kersen (Muntingia calabura L) memiliki efektivitas daya hambat terhadap pertumbuhan bakteri Fusobacterium nucleatum.Kata kunci: Efektivitas daya hambat, Antibakteri, Ekstrak daun kersen, Muntingia calabura L , Fusobacterium nucleatum
GAMBARAN KEPATUHAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) DI MASA PANDEMI PADA TENAGA KESEHATAN DI RUMAH SAKIT PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA BANDA ACEH
Rumah sakit merupakan tempat kerja yang mempunyai risiko tinggi terhadap penyakit akibat kerja maupun penyakit akibat kecelakaan kerja. Resiko kontak dengan agen penyakit menular, darah, cairan tubuh maupun tertusuk jarum suntik yang berperan sebagai transmisi berbagai penyakit, seperti hepatitis B dan HIV/AIDS. Kepatuhan tenaga kesehatan dalam penggunaan alat pelindung diri berpengaruh pada penularan penyakit dan virus COVID-19 yang sedang terjadi di seluruh dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kepatuhan penggunaan alat pelindung diri dimasa pandemi pada tenaga kesehatan di Rumah Sakit Pendidikan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh Tahun 2022. Desain penelitian ini yaitu survey analitik dengan pendekatan cross sectional study. Pengambilan sampel dengan cara total sampling dan jumlah sampel sebanyak 32 orang petugas kesehatan. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepatuhan penggunaan alat pelindung diri (APD) pada tenaga kesehatan berada pada kategori kurang baik (43,8%) dan pada kategori baik (56,3%). Diharapkan pihak rumah sakit dan tenaga kesehatan untuk terus meningkatkan pengetahuan dan mempertahankan sikap dalam penggunaan APD di rumah sakit
ANALISIS KANDUNGAN LOGAM TIMBAL (PB) DAN KADMIUM (CD) PADA SPESIES TIRAM CRASSOSTREA GIGAS DAN SACCOSTREA CUCULLATA MENGGUNAKAN METODE SPEKTROFOTOMETER SERAPAN ATOM (SSA) DAN SPEKTROFOTOMETER ULTRAVIOLET VISIBEL (UV-VIS)
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU IBU DALAM PELAKSANAAN PERSONAL HYGIENE PADA BALITA STUNTING DI PUSKESMAS UJONG RIMBA KABUPATEN PIDIE
KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN,RISET, DAN TEKNOLOGIUNIVERSITAS SYIAH KUALAFAKULTAS KEPERAWATANSKRIPSI 28 Desember 2022xv + VI BAB + 79 Halaman + 6 Tabel + 1 Skema + 18 LampiranRevi Zahra Fonna Usi1912101010106GAMBARAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU IBU DALAM PELAKSANAAN PERSONAL HYGIENE PADA BALITA STUNTING DI PUSKESMAS UJONG RIMBA KABUPATEN PIDIE ABSTRAKPersonal hygiene balita yang buruk dapat mengakibatkan penyakit infeksi yang berlanjut dan berdampak pada malnutrisi seperti stunting. Pengetahuan dapat mempengaruhi perilaku ibu dalam pelaksanaan personal hygiene pada balita stunting. Ibu yang mempunyai pengetahuan yang baik terhadap personal hygiene akan berperilaku baik terhadap personal hygiene pada balita. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat gambaran pengetahuan dan perilaku ibu dalam pelaksanaan personal hygiene pada balita stunting di Puskesmas Ujong Rimba Kabupaten Pidie. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki balita stunting. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara total sampling berjumlah 70 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil uji instrumen variabel pengetahuan pada penelitian ini menunjukkan nilai validitas 0,647-0,887 dan nilai reabilitas 0,768. Variabel perilaku pada penelitian ini menunjukkan nilai validitas 0,671-938 dan nilai reabilitas 0,768. Hasil penelitian ini menunjukkan pengetahuan ibu dalam pelaksanaan personal hygiene pada balita stunting di Puskesmas Ujong Rimba pada kategori kurang baik (52,9%), kategori cukup (32,9%), kategori baik (14,3%), dan perilaku ibu dalam pelaksanaan personal hygiene pada balita stunting di Puskesmas Ujong Rimba pada kategori cukup (52,9%), kurang (42,9%), baik (4,3%). Direkomendasikan kepada ibu yang memiliki balita stunting lebih memperhatikan pelaksanaan personal hygiene balita seperti mengajarkan mencuci tangan, membersihkan rambut, memotong kuku, dan mengosok gigi setelah makan agar dapat mengurangi terjadinya penyakit infeksi yang berdampak menjadi stunting.Kata Kunci : Balita, Pengetahuan, Perilaku, Personal Hygiene, StuntingDaftar Bacaan : 23 E-book, 21 Jurnal, 3 Skrips
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU SELF-MANAGEMENT PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE-2 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAITURRAHMAN BANDA ACEH 2022
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU SELF-MANAGEMENT PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE-2 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAITURRAHMAN BANDA ACEH 2022ABSTRAK Penyakit diabetes melitus tipe-2 merupakan penyakit kronik yang membutuhkan perawatan jangka panjang. Perawatan yang tidak adekuat dapat menyebabkan komplikasi yang mengancam jiwa pasien. Hal yang dapat mencegah terjadinya komplikasi tersebut maka dilakukan penerapan self-management dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku self-management pada pasien diabetes melitus tipe-2 di Wilayah Kerja Puskesmas Baiturrahman Banda Aceh. Desain penelitian adalah deskriptif korelatif, jumlah sampel 119 responden dengan teknik pengumpulan data purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang siginifikan antara pengetahuan p-value 0,025, dukungan keluarga p-value 0,005 dan efikasi diri p-value 0,014 dengan self-management diabetes melitus tipe-2 (