ETD - Unsyiah Central Library
Not a member yet
92391 research outputs found
Sort by
HUBUNGAN PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) DENGAN STATUS GIZI BAYI (6-12 BULAN) DI DESA LAMLAGANG KECAMATAN BANDA RAYA BANDA ACEH TAHUN 2011
Bayi adalah salah satu kelompok yang rawan terhadap gangguan gizi dan kesehatan gizi. Bertambahnya usia bayi mengakibatkan bertambah pula kebutuhan gizinya. Oleh sebab itu setelah usia enam bulan bayi perlu mulai diberi makanan pendamping ASI. Pemberian MP-ASI yang tepat dapat memenuhi kebutuhan gizi bayi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) dengan status gizi bayi (6-12 bulan) di Desa lamlagang Kecamatan Banda Raya Banda Aceh. Desain penelitianbersifat deskriptif korelatif dan menggunakan teknik pengambilan sampel secaratotal sampling. Uji analisis yang digunakan adalah chi square. Hasil analisa data bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan pemberian MP-ASI dengan status gizi bayi (p=0,0001), ada hubungan frekuensi pemberian MP-ASI dengan status gizi bayi (p=0,035),ada hubungan porsi pemberian MP-ASI dengan status gizi bayi (p=0,003), ada hubungan jenis MP-ASI dengan status gizi bayi (p0,0001), ada hubungan cara pemberian MP-ASI dengan status gizi bayi (p=0,002), adahubungan usia pemberian MP-ASI dengan status gizi bayi (p0,014) yang berartibahwa ada hubungan yang bermakna antara pemberian MP-ASI dengan status gizibayi. Diharapkan bagi keluarga harus tetap memperhatikan status gizi bayimelalui pemberian MP-ASI dan senantiasa memperhatikan bayinya terutama dalam pemberian MP-ASI agar dapat mempertahankan status gizi yang sebagian besar telah memiliki status gizi yang normal.Kata Kunci : Pemberian MP-ASI, Bayi, Status Giz