ETD - Unsyiah Central Library
Not a member yet
92391 research outputs found
Sort by
PENERAPAN PROSEDUR REPARASI PADA MESIN BUBUT SANWA C0632A
Tugas akhir ini membahas tentang reparasi mesin bubut tipe SANWA C0632A dengan daya motor 1.5 kW, rentang kecepatan spindle 70 - 2000 rpm. Reparasi di lakukan karna terjadinya kerusakan pada komponen-komponen mesin bubut. Metode yang digunakan dalam reparasi ini adalah melakukan pengecekan kondisi mesin, melakukan perbaikan dan penggantian komponen yang mengalami kerusakan. Proses pengantian komponen harus dipastikan kesesuaiannya dengan komponen asli yang terdapat pada mesin bubut sebelum dibongkar. Hasil yang didapatkan dari reparasi adalah kondisi mesin bubut SANWA C0632A telah berfungsi dengan baik, sehingga dapat mengembalikan mesin bubut tersebut dengan performa yang normal.Kata kunci: identifikasi kerusakan, prosedur pengecekan, rekondisi,mesin bubu
PENGARUH SENSE OF MEANINGFULNESS DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP KINERJA ANGGOTA PADA KODAM ISKANDAR MUDA ACEH
Penelitian ini bertujuan untuk pengaruh sense of meaningfulness dan kepuasan kerja terhadap organizational citizenship behavior (OCB) serta implikasinya terhadap kinerja anggota pada Kodam Iskandar Muda Aceh (Kodam IM). Yang menjadi populasi adalah seluruh anggota pada Kodam IM yang berjumlah 144 orang anggota, sehingga metode yang digunakan adalah metode sensus, hal ini karena jumlah populasi relatif kecil. Data dianalisis dengan menggunakan peralatan statistik SEM AMOS. Hasil penelitian membuktikan bahwa Sense of Meaningfulness, Sense of trust, OCB dan kinerja anggota Kodam IM sudah baik; Sense of Meaningfulness mempengaruhi OCB anggota Kodam IM; Kepuasan Kerja mempengaruhi OCB anggota Kodam IM; Sense of Meaningfulness mempengaruhi kinerja anggota Kodam IM; Kepuasan Kerja mempengaruhi kinerja anggota Kodam IM; OCB mempengaruhi kinerja anggota Kodam IM; Sense of Meaningfulness mempengaruhi kinerja anggota melalui OCB anggota Kodam IM; dan Kepuasan Kerja mempengaruhi kinerja anggota melalui OCB anggota Kodam IM. Temuan ini menjelaskan bahwa model peningkatan kinerja anggota Kodam IM adalah fungsi dari peningkatan Sense of Meaningfulness, kepuasan kerja, dan OCB pada anggotanya.Keyword : Sense of Meaningfulness, kepuasan kerja, Organizational Citizenship Behavior, Kinerja Anggot
EFEKTIVITAS DAYA HAMBAT EKSTRAK DAUN BELIMBING WULUH (AVERRHOA BILIMBI L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI FUSOBACTERIUM NUCLEATUM SECARA IN VITRO
GAMBARAN SELF-EFFICACY MENYUSUI PADA IBU HAMIL DI KOTA BANDA ACEH
KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET DAN TEKNOLOGIUNIVERSITAS SYIAH KUALAFAKULTAS KEPERAWATANSKRIPSI28 Desember 2022XV + VI BAB + 82 Halaman + 10 Tabel + 1 Skema + 14 LampiranTutia Rahmi1912101010108GAMBARAN SELF-EFFICACY MENYUSUI PADA IBU HAMIL DI KOTA BANDA ACEHABSTRAKBreastfeeding Self-efficacy merupakan prediktor pemberian ASI eksklusif. Rendahnya self-efficacy menyusui akan sangat berpengaruh pada angka pemberian ASI. Pemberian ASI yang tidak Eksklusif dapat berdampak pada tidak optimalnya pertumbuhan dan perkembangan bayi, rendahnya imunitas, dapat lebih mudah terjangkit berbagai penyakit infeksi yang berlanjut pada kematian. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat gambaran self-efficacy menyusui pada ibu hamil di Kota Banda Aceh. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif dengan desain cross sectional. Adapun alat pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner breastfeeding self-efficacy (BSES) yang diisi dengan metode self-report. Analisis data dilakukan secara univariat dengan penyajian data dalam distribusi frekuensi. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa self-efficacy menyusui pada ibu hamil di Kota Banda Aceh berada pada kategori tinggi. Mayoritas responden memiliki self-efficacy yang tinggi akan keinginan dan keterampilan dalam menyusui (69%), mampu memperoleh informasi yang berkaitan dengan menyusui (133%) serta memiliki kepercayaan diri untuk menyusui saat sedang bersama suami, keluarga bahkan orang yang tidak dikenal (69%) dan memiliki keyakinan yang tinggi untuk tetap menyusui ketika ibu merasakan tekanan sosial (72%). Namun demikian, masih terdapat faktor pendukung yang belum terpenuhi seperti kurangnya mendapat edukasi terkait menyusui. Maka berdasarkan hasil yang didapatkan diharapkan kepada petugas kesehatan/bidan desa agar dapat mengadakan edukasi rutin terkait manajemen menyusui kepada pasangan suami-istri sejak sebelum kehamilan dan dilakukan lebih rutin selama masa kehamilan.Kata Kunci: Self-Efficacy, Menyusui, Ibu HamilBahan Bacaan: 13 buku, 38 jurnal (1999-2022
PENGENDALIAN RISIKO USAHA SWEET BANANA COFFEE DI BANDA ACEH
RINGKASAN Pengendalian risiko mampu mecegah atau untuk mengetahui masalah-masalah yang ada disuatu usaha dan mengendaliakan risiko dalam setiap kegiatan usaha dalam tujuan untuk dan rencana usaha dapat terleksanakan dengan baik. oleh sebab itu usaha Sweet Banana Coffee di Banda aceh sangat membutuhkan penerapan pengendalian risiko , karena sejak aktivitas tersebut dimulai maka elemen risiko -risiko pun akan muncul.Tujuan melakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui apasaja risikio yang ada pada usaha Sweet Banana Coffee di Banda aceh dan cara untuk mengendalikan risiko yang ada pada usaha Sweet Banana Coffee di Banda aceh. Dari hasil penelitian yang di dapat adalah terdapat beberapa risiko di usaha Sweet Banana Coffee ini. Seperti kekurangan modal dan juga kekurangan alat untuk proses pembuatannya, kekurangan tenaga kerja dan juga dibagian promosi. Cara mengendalikan risiko yang sudah ada ini seperti modal memakai pribadi terlebih dahulu dan dibagian alat untuk proses pembuatan nya kami dapat meminjam kepada kawan-kawan yang punya alat tersebut dan dibagian promosi kami mulai mendesain produk seunik-unik nya agar konsumen minat dengan melihat desain lebel tersebut, dibagian tenaga kerja dapat dikendalikan dengan meminta bantuan kepada teman-teman mengefisiensi waktu agar pekerjaan lebih mudah di selesaikan
AKTIVITAS ANTIBIOFILM SUSU KAMBING TERHADAP BIOFILM STREPTOCOCCUS MUTANS DAN CANDIDA ALBICANS PADA JARINGAN LUNAK MULUT
Nama: Deffan DericcoProgram Studi : Pendidikan Dokter GigiJudul Skripsi : Aktivitas Antibiofilm Susu Kambing terhadap Biofilm Streptococcus mutans dan Candida albicans pada Jaringan Lunak MulutStreptococcus mutans dan Candida albicans sebagai penyebab karies gigi membentuk biofilm di dalam rongga mulut. Biofilm merupakan bentuk agregat multiseluler dari sel bakteri maupun jamur sebagai bentuk pertahanan diri terhadap antimikroba dan perubahan lingkungan. Salah satu upaya untuk mencegah terjadinya karies gigi adalah dengan menghambat pembentukan biofilm melalui pemberian bahan antibakterial. Susu kambing mengandung laktoferin, laktoperoksidase, dan lisozim bersifat antibakteri dan antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibiofilm susu kambing terhadap kedua jenis mikroba tersebut pada jaringan lunak mulut. Penelitian ini dilakukan secara in vitro untuk mengukur konsentrasi massa biofilm menggunakan perhitungan Biofilm Coverage Rate (BCR) dan Biofilm Assay. Selain itu juga dilakukan pengamatan profil protein biofilm secara in vivo pada tikus Wistar yang dimanipulasi karies. Tikus yang telah mengalami karies dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu kelompok perlakuan yang diberikan susu kambing, kelompok kontrol positif amoxicillin dan kelompok kontrol negatif diberikan akuades. Hasil penelitian menunjukkan kelompok perlakuan, kontrol negatif, dan kontrol positif masing-masing memiliki profil protein dengan rentang 41-67 kDA, 65,4-72,5 kDA, dan 33-34,1 kDA. Hasil tersebut menunjukkan bahwa profil protein pada biofilm tikus pada kelompok perlakuan mengalami penurunan nilai kDA walaupun hasil kontrol positif lebih baik demikian juga dengan hasil perhitungan konsentrasi BCR dan Biofilm Assay. Hasil analisis statistik dengan menggunakan uji oneway ANOVA menunjukkan bahwa pemberian susu kambing berpengaruh terhadap biofilm Streptococcus mutans dan Candida albicans (p=0,000). Disimpulkan bahwa susu kambing memiliki aktivitas antibiofilm susu kambing terhadap biofilm Streptococcus mutans dan Candida albicans pada jaringan lunak mulut.Kata kunci: biofilm, Streptococcus mutans, Candida albicans, Biofilm Coverage Rate (BCR), profil protei
EFEK ANTIINFLAMASI GEL EKSTRAK DAUN KARI (MURRAYA KOENIGII L) TERHADAP JUMLAH SEL LIMFOSIT PADA GINGIVA TIKUS WISTAR JANTAN YANG MENGALAMI PERIODONTITIS.
Periodontitis merupakan inflamasi yang menimbulkan kerusakan progresif pada ligamen periodontal serta tulang alveolar akibat mikroorganisme spesifik termasuk bakteri. Lipopolisakarida (LPS) pada bakteri dapat memodulasi sistem imunitas termasuk limfosit yang dalam jumlah berlebihan dapat bertanggung jawab atas terjadinya destruksi jaringan. Daun kari (Murraya koenigii L) memiliki efek antiinflamasi dengan menghambat jalur siklooksigenase yang berdampak pada penurunan jumlah sel limfosit pada jaringan inflamasi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efek antiinflamasi gel ekstrak daun kari (Murraya koenigii L) terhadap jumlah sel limfosit pada gingiva tikus wistar jantan yang mengalami periodontitis. Penelitian ini bersifat eksperimental laboratoris dengan rancangan posttest only control group menggunakan 9 ekor tikus wistar jantan yang dimanipulasi periodontitis dengan penggunaan wire ligature selama 21 hari pada servikal gigi insisivus rahang bawah. Sampel dibagi menjadi 3 kelompok yaitu kelompok perlakuan dengan mengaplikasikan gel ekstrak daun kari (Murraya koenigii L), kelompok kontrol positif dengan mengaplikasikan gel metronidazole dan kelompok kontrol negatif dengan mengaplikasikan gel akuades. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gel ekstrak daun kari (Murraya koenigii L) menurunkan jumlah sel limfosit pada gingiva tikus wistar jantan yang mengalami periodontitis (p=0,002;
PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVISME MELALUI PENGEMBANGAN LKPD ISLE BERBASIS STEM PADA MATERI GELOMBANG STASIONER
Pengembangan LKPD ISLE Berbasis STEM Pada materi Gelombang stasioner dengan percobaan melde dilakukan untuk menghasilkan LKPD materi gelombang stasioner yang sesuai dengan langkah-langkah ISLE, mengetahui Peningkatan Hasil belajar siswa pada materi gelombang stasioner.Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan yang mengacu pada model pengembangan ADDIE dengan tahapan yaitu analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Penelitian ini dilakukan di Pusat Studi STEM UNSYIAH dan dilaksanakan di Dayah Daruzzahidin Aceh Besar , pada tahap uji keterlaksanaan berjumlah sembilan siswa kelas VIII dan sembilan siswa kelas XI. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Observasi awal, Validasi Ahli Media dan Ahli materi, Lembar Pretes dan Posttes, Lembar Observasi Guru serta lembar Respon Siswa. Berdasarkan analisis data: Validasi LKPD ISLE Berbasis STEM materi gelombang stasioner dari 2 ahli media diperoleh rerata nilai persentase sebesar 91% % dengan kategori sangat layak, Validasi sesuai materi pada LKPD ISLE Berbasis STEM materi gelombang stasioner dari 2 ahli materi 82% kategori sangat layak dengan kategori sangat layak, Hasil penilaian keterlaksanaan pembelajaran menggunakan pembelajaran kontrukrivisme yang dilakukan oleh observer diperoleh persentase dengan rerata sebesar 82 % kategori sangat baik, Respon siswa SMP terhadap penggunaan alat peraga, LKPD dan proses pembelajaran diperoleh rerata nilai persentase sebesar 76% kategori baik dan 79% kategori sangat baik dari siswa MAS , Meningkatnya hasil belajar siswa rerata sebesar 26% bagi siswa SMP dan 28% bagi siswa MAS. Dengan demikian pembelajaran kontruktivisme melalui pengembangan LKPD ISLE Berbasis STEM pada materi gelombang stasioner dapat digunakan dijenjang pendidikan menengah pertama dan menengah atas
KOMPARATIF OSTEOLOGI IKAN KAKAP GENUS LUTJANUS YANG TERDAPAT DI PERAIRAN PULO ACEH
Kajian osteologi bertujuan untuk merepresentasikan perbedaan antar spesies berdasarkan bentuk tulang, serta menyajikan informasi ekomorfologi. Penelitian ini mendeskripsikan perbedaan morfologi tulang cranium dari empat jenis ikan kakap merah L. malabaricus, L. gibbus, L. johnii, L. timorensis. Sampel dikoleksi dari hasil tangkapan nelayan yang didaratkan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Lampulo, Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh. Tahapan preparasi cranium terdiri dari enam tahapan dimulai dengan eliminasi eksterior, perendaman dalam larutan alkohol, penjemuran, pemotretan, penyuntingan gambar, dan identifikasi terminologi. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari sampai bulan Oktober tahun 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, perbedaan osteologi perbedaanya dominan pada tulang ossa cranium berjumlah 19 tulang cranium, sedangkan tulang branchiocranium teramati perbedaan berjumlah 13 tulang. Ossa vertebrae teramati perbedaan pada empat tulang, vertebra precaudalis teramati berjumlah dua tulang, sedangkan vertebrae caudalis berjumlah dua tulang. Ossa appendicularis teramati perbedaan yang tidak terlalu signifikan, pinnae pectoralis berjumlah satu tulang, tulang pinnae pelvicalis berjumlah dua tulang, sedangkan pada tulang pinnae berjumlah tiga tulang. Empat jenis Lutjanus memiliki tulang yang tidak identik antar spesies pada tulang crista supraoticum, crista supraoccipitale,lacrimale, nasale, prefrontale, sedangkan pada tulang penyusun wajah terdapat tulang yang tidak identik pada tulang premaxillare, maxillare, preoperculare, suboperculare, interoperculare, dan hyomandibulare. Tulang vertebrae dan appendic cenderung identik kecuali beberapa tulang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komparasi osteologi mampu mendeskripsikan perbedaan antar spesies lebih detail dibanding observasi secara morfologi. Keunikan pada penelitian ini teramati pada tulang rahang, terdapat perbedaan nyata pada premaxillare yang tidak menyentuh pada ujung bibir tulang dentary, yang terdapat pada L. gibbus dibandingkan dengan Lutjanus lainnya.. Kata Kunci: Morfologi, Anatomi, Ekomorfologi, Osteocranium, maxillar