ETD - Unsyiah Central Library
Not a member yet
92391 research outputs found
Sort by
TINGKAT KESESUAIAN PELAYANAN FARMASI KLINIK DI APOTEK BERDASARKAN PERMENKES RI NO. 73 TAHUN 2016 DI APOTEK KOTA BANDA ACEH
Apotek merupakan salah satu sarana tempat dilakukannya pelayanan kefarmasian. Standar pelayanan kefarmasian di apotek telah diatur dalam Permenkes RI No. 73 tahun 2016. Kualitas pelayanan farmasi klinik sangat berpengaruh terhadap keberhasilan terapi pasien sehingga harus dilakukan sesuai dengan standar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kesesuaian pelayanan farmasi klinik di apotek berdasarkan Permenkes RI No. 73 tahun 2016 di Apotek Kota Banda Aceh. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional. Sampel pada penelitian ini adalah apoteker yang berpraktik di apotek terkait. Jumlah sampel yang digunakan adalah 50 apotek yang dipilih secara sratified random sampling berdasarkan posisi arah mata angin menggunakan website random.org. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner pelayanan farmasi klinik di apotek. Hasil penelitian menunjukkan pelayanan dan pengkajian resep tergolong kategori sangat baik, dispensing tergolong kategori sangat baik, pelayanan informasi obat (PIO) tergolong kategori baik, konseling tergolong kategori baik, pelayanan kefarmasian di rumah (home pharmacy care) tergolong kategori tidak baik, pemantauan terapi obat (PTO) tergolong kategori tidak baik, dan monitoring efek samping obat (MESO) tergolong kategori tidak baik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pelaksanaan pelayanan farmasi klinik di apotek Kota Banda Aceh belum sepenuhnya dilaksanakan sesuai dengan standar. Kata kunci: Pelayanan farmasi klinik, apotek, Permenkes RI No. 73 tahun 201
TINGKAT ASPIRASI KARIR SISWA DI TINJAU DARI JENIS KELAMIN
Aspirasi karir merupakan keinginan atau harapan individu dalam pemilihan karir. Aspirasi karir memiliki peranan penting dalam membantu masa depan/karir siswa dikarenakan karir adalah salah satu tuntutan dalam kehidupan. Salah satu faktor yang mempengaruhi karir seorang individu adalah gender (jenis kelamin). Persoalan mengenai gender (jenis kelamin) amat mempengaruhi tercapaiannya tujuan karir individu baik pada wanita maupun pria. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran tingkat aspirasi karir siswa di tinjau dari jenis kelamin. Jenis pendekatannya yaitu kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini ialah peserta didik SMA Lab School Banda Aceh, SMA Negeri 3 Banda Aceh dan SMA Negeri 8 Banda Aceh. Adapun yang menjadi sampelnya ialah peserta didik kelas XI dengan cara teknik cluster random sampling. Metode pengumpulan datanya memakai skala aspirasi karir (Adaptasi). Proses Analisis datanya memakai statistik uji beda dengan teknik independent sampel t-test. Hasil penelitian ini membuktikan adanya perbedaan aspirasi karir peserta didik pria dan wanita, yaitu tingkat aspirasi karir wanita dilihat pada skor mean berada pada kategori tinggi (192.49), sementara pria berada pada kategori sedang (187.48), artinya tingkat aspirasi peserta didik wanita lebih tinggi dibandingkan dengan tingkat aspirasi karir pria. Diharapkan hasil penelitian ini bisa menjadi petunjuk buat guru BK di sekolah dalam merencanakan strategi bimbingan karir siswa.Kata kunci: Aspirasi, Karir, Jenis Kelami
DETEKSI DAYA ANTIBAKTERI MINYAK HABATTUSSAUDA TERHADAP SALMONELLA THYPI SECARA IN VITRO
ABSTRAKBakteri Salmonella sp. merupakan salah satu penyebab diare pada hewan dan manusia, terutama pada hewan muda yang sistem imunnya belum terbentuk. Sehubungan dengan timbulnya banyak resistensi antibiotik terhadap Salmonella typhi maka perlu dilakukan penelusuran mengenai obat alternatif yang memanfaatkan obat herbal sebagai antibakteri salah satunya adalah minyak habbatussauda yang mengandung zat aktif seperti thymoquinone. Nigella sativa atau yang biasa dikenal dengan habbatussauda sudah lama digunakan sebagai salah satu obat herbal yang memiliki banyak manfaat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui daya antibakteri minyak habbatussauda terhadap bakteri S. typhi secara in vitro. Penelitian ini menggunakan bakteri uji S. typhi ATCC 14028 yang telah dilakukan reidentifikasi sebelumnya dengan pewarnaan Gram. Penggunaan minyak habbatussauda untuk uji antibakteri dibuat dengan variasi konsentrasi yaitu 45%, 70% dan 100% dengan dimetil sulfoksida (DMSO) sebagai kontrol negatif dan antibiotik ciprofloxacin sebagai kontrol positif. Uji daya antibakteri minyak habbatussauda secara in vitro dilakukan dengan metode Kirby Bauer. Parameter yang diukur adalah diameter zona hambat dari masing-masing perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minyak habbatussauda konsentrasi 45%, 70% dan 100% tidak efektif dalam menghambat pertumbuhan S. typhi karena zona hambat yang terbentuk kurang dari 5 mm. Hal ini karena struktur antigenik S. typhi memiliki antigen Vi atau antigen kapsuler yang terbuat dari polimer polisakarida di luar sel untuk melindungi bakteri dari pengaruh luar. Hal ini mengakibatkan bahan aktif dalam minyak habbatussauda tidak dapat mencapai tempat kerjanya pada bakteri sehingga gagal menghambat atau membunuh bakteri S. typhi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa minyak habbatussauda yang dipakai dalam penelitian ini tidak efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri S. typhi ATCC 14028.Kata kunci: Antimikroba, Gram negatif, Nigella sativ
PENGARUH KEMUDAHAN, KEPERCAYAAN DAN RISIKO TERHADAP KEPUTUSAN PENGGUNAAN DIGITAL PAYMENT OLEH PELAKU UMKM DI BANDA ACEH DENGAN RELIGIUSITAS SEBAGAI PEMODERASI
UMKM di Indonesia terus mengalami peningkatan, akan tetapi hanya 17,25 juta atau sekitar 26,5 persen yang telah menggunakan sistem digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemudahan, kepercayaan, dan risiko terhadap keputusan penggunaan digital payment oleh pelaku UMKM di Banda Aceh. Metode penarikan sampel yaitu probability sampling dengan teknik simple random sampling dimana sampel yang digunakan sebanyak 200 responden. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari penyebaran kuesioner kepada responden dan data sekunder dari studi kepustakaan. Adapun analisis yang digunakan adalah Regresi Linear Berganda dan Analisis Regresi Moderasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel kemudahan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan penggunaan digital payment, variabel kepercayaan secara parsial tidak berpengaruh terhadap keputusan penggunaan digital payment. Sedangkan variabel risiko berpengaruh negatif dan signifikan terhadap keputusan penggunaan digital payment. Selain itu religiusitas memoderasi secara negatif hubungan kepercayaan terhadap keputusan penggunaan digital payment oleh pelaku UMKM di Banda Aceh. Berdasarkan temuan pada studi ini, maka diharapkan penyedia layanan transaksi digital dapat melakukan sosialisasi untuk meningkatkan kepercayaan pengguna digital. Penyedia layanan juga diharapkan menjaga dan meningkatkan kualitas layanan yang diberikan kepada pengguna.Kata Kunci: Digital Payment, Keputusan, Kemudahan, Kepercayaan, Risiko, Religiusita
PERAN KARAKTERISTIK CHIEF EXECUTIVE OFFICER DALAM MEMODERASI PENGARUH KUALITAS INFORMASI AKUNTANSI TERHADAP NILAI PERUSAHAAN.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran karakteristik chief excecutive officerdalam memoderasi pengaruh kualitas informasi akuntansi terhadap nilai perusahaan. Sampel dalam penelitian adalah perusahaan non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Asia Pasifik pada periode 2019-2021. Sampel dipilih menggunakan teknik random sampling dan diperoleh 366 perusahaan. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi data panel menggunakan program Eviews versi 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial ketepatan waktu laporan keuangan dan pengakuan kerugian berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Sedangkan manajemen laba tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Secara simultan manajemen laba, ketepatan waktu dan pengakuan kerugian berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Selain itu, masa kerja CEO, gender CEO dan CEO pendidikan akuntansi dan kualitas informasi akuntansi terhadap nilai perusahaan menunjukkan hasil yang tidak signifikanKata kunci: Tingkat pendidikan, penggunaan teknologi informasi, pemahaman akuntansi akrual, kualitas pelaporankeuangan.Kata Kunci: Masa jabatan CEO, gender CEO, pendidikan akuntansi CEO,manajemen laba, ketepatan waktu pelaporan keuangan, pengakuan kerugian, nilai perusahaa
EFEKTIVITAS PEMBERIAN TEPUNG DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) DALAM PAKAN FERMENTASI TERHADAP PERFORMA DAN UKURAN ORGAN LIMFOID AYAM BROILER
Produktivitas ayam broiler dapat ditentukan dengan melihat baik buruknya sistem imunitastubuh dan performa ayam broiler. Performa ayam broiler dilihat dari bagaimana bobot badan akhirdengan mengkonsumsi ransum dan melihat efisiensi dari ransum yang diberikan. Tujuan daripenelitian ini ialah untuk mengetahui apakah pemberian tepung daun kelor (Moringa oleifera) dalampakan fermentasi mempengaruhi performa dan ukuran organ limfoid ayam broiler. Penelitian inimenggunakan DOC umur 1 hari dengan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan subsampelyang terdiri dari 4 perlakuan, 5 ulangan selama 35 hari. Setiap ulangan terdiri atas 5 ekor ayamsehingga jumlah ayam yang digunakan sebanyak 20 ekor. Penambahan fermentasi tepung daun kelormulai diberikan pada hari ke-8 sampai hari ke-35. Kelompok P0 merupakan perlakuan kontrol (0%)tepung daun kelor, P1 (10%), P2 (15%) dan P3 (20%) dari total 100% pemberian pakan disetiapperlakuannya. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analysis of variance (ANOVA) dan ujilanjut Duncan untuk melihat perbedaan antar perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwapenambahan tepung daun kelor ke dalam pakan berpengaruh terhadap performa dan ukuran organlimfoid. Dapat disimpulkan bahwa pemberian tepung daun kelor sebanyak 10-20% tidakberpengaruh terhadap konsumsi ransum. Namun pemberian 10-15% dapat meningkatkan bobotbadan akhir sedangkan pemberian 20% dapat menurunkan bobot serta ukuran dari limpa ayambroiler
IDENTIFIKASI JARINGAN IKAT KOLAGEN PADA OTOT LONGISSIMUS DORSI DAN SEMITENDINOSUS SAPI ACEH DENGAN PEWARNAAN PICROSIRIUS RED
IDENTIFIKASI JARINGAN IKAT KOLAGEN PADA OTOT LONGISSIMUS DORSI DAN SEMITENDINOSUS SAPI ACEH DENGAN PEWARNAAN PICROSIRIUS REDABSTRAKJaringan ikat kolagen merupakan jaringan ikat utama yang menyusun otot tubuh makhluk hidup. Jaringan ikat kolagen terdapat pada otot, tulang, tendo, fascia dan organ. Jaringan ikat kolagen berperan dalam menjaga struktur tubuh dan mempertahankan elastisitas. Pada hewan ternak keberadaan jaringan ikat kolagen pada otot akan memengaruhi kualitas daging yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan mengetahui distribusi dan jumlah jaringan ikat kolagen pada otot longissimus dorsi dan semitendinosus sapi aceh dengan menggunakan teknik pewarnaan picrosirius red (PSR). Sampel yang digunakan adalah jaringan otot longissimus dorsi dan semitendinosus yang berasal dari 3 ekor sapi aceh dewasa dengan bobot badan berkisar antara 200-300 kg dan body conditional score (BCS) 3. Sampel otot diproses secara histoteknik serta diwarnai dengan pewarnaan PSR. Distribusi jaringan ikat kolagen dianalisis secara deskriptif, sedangkan kandungan jaringan ikat kolagen pada kedua otot dianalisis menggunakan software Image J untuk mendapatkan persentase luas area. Data perbandingan persentase luas area antar dua jenis otot dianalisis dengan uji independent T-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jaringan ikat kolagen ditemukan pada endomisium dan perimisium pada kedua jenis otot dengan tingkat ketebalan yang berbeda. Jaringan ikat kolagen lebih tebal pada perimisium terutama pada daerah longgar yang juga ditemukan struktur buluh darah. Berdasarkan uji statistik terdapat perbedaan nyata persentase luas area jaringan ikat kolagen antara otot semitendinosus dengan otot longissimus dorsi (
HUBUNGAN TINGKAT KEMATANGAN EMOSI DENGAN SELF-ACCEPTANCE (PENERIMAAN DIRI) PADA REMAJA SMA SE- KOTA TAKENGON
Penerimaan diri diperlukan oleh setiap remaja agar mereka dapat mengenali diri mereka sendiri, penerimaan diri pada remaja dapat muncul ketika tingkat emosi remaja tersebut telah stabil dan melalui perbaikan diri dimasa lalu. Tingkat emosi tersebut merupakan proses dimana seseorang mampu mengontrol emosinya dan tidak meledakkan emosinya dihadapan orang lain sehingga individu tersebut bisa mencapai tingkat kematangan emosi, yang dikenal dengan istilah kematangan emosi. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan tingkat kematngan emosi dengan self-acceptance (penerimaan diri) pada remaja SMA se-kota Takengon. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang dilakukan di kota takengon dan teknik pengumpulan data melalui kuesioner skala likert dengan subjek penelitian sebanyak 365 orang remaja SMA Negeri. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif persentase dan analisis korelasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan gambaran kematangan emosi dan self-acceptance (penerimaan diri) remaja SMA di kota takengon termasuk dalam kategori sedang yang dilihat dari jumlah frekuensi jawaban kematangan emosi sebesar 55,9% (204 siswa) dan self-acceptance (penerimaan diri) sebesar 55% (199 siswa), selebihnya termasuk dalam kategori rendah dan tinggi. Berdasarkan analisis data koefesien korelasi termasuk dalam kategori sedang diperoleh r=0,521 dan probability value ditaraf 0,000 (