E-Journal Universitas Asahan
Not a member yet
3049 research outputs found
Sort by
PENGARUH KONSENTRASI EKSTRAK BAWANG MERAH DAN LAMA PERENDAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN STEK MAJA (AEGLE MARMALOS)
Penelitian ini dilaksanakan di Binjai Serbangan, Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan. Pelaksanaan penelitian pada bulan September hingga November 2023. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak bawang merah dan lama perendaman terhadap pertumbuhan stek maja. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan dua faktor yaitu: (1) ekstak bawang merah (K) terdiri dari 4 taraf, yaitu:K0 = 0 % (kontrol), K1 = 25 %,K2 = 50 %, K2 = 75 %, (2) Lama Perendaman (P), yaitu: P0 = 0 jam, P0 = 3 jam, P0 = 6 jam. Parameter pengamatan yang dilakukan adalah persentase tumbuh, umur muncul tunas, jumlah tunas, tinggi tunas dan diameter tunas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian konsentrasi ekstrak bawang merah memberikan pengaruh nyata terhadap umur mulai tunas dan jumlah tunas umur 5 mst, tetapi pada persentase tumbuh, tinggi tunas dan diameter tunas memberikan pengaruh tidak nyata. Perlakuan terbaik terdapat pada K3 = 75%. Lamanya perendamanekstrak bawang merah memberikan pengaruh nyata terhadapjumlah tunas umur 5 mst. Perlakuan terbaik terdapat pada P2 = 6 jam.Interaksi antara konsentrasi dan lamanya perendaman ekstrak bawang memberikan pengaruh tidak nyata terhadap semua peubah amatan. Kata Kunci: Maja, Bawang Merah, Auksin, Perendama
PENGUATAN PERAN ORANGTUA DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK UNTUK MEWUJUDKAN GENERASI BERAKHLAK MULIA
The community service activity entitled “Strengthening the Role of Parents in Character Building to Create a Virtuous Generation” was carried out by Universitas Asahan as part of its Tri Dharma mission. This program was motivated by the low awareness of parents regarding their strategic role as the primary educators in their children’s character formation. Many parents rely heavily on schools, apply inappropriate parenting styles, and face limited interaction time due to work commitments. Moreover, the negative influence of social media and digital content poses additional challenges in shaping children’s behavior. Through interactive lectures, group discussions, and shared experiences, the program successfully improved parents’ knowledge, awareness, and skills in instilling moral and religious values as well as positive habits. The outcomes indicate that parents became more aware of the importance of role modeling, effective communication, and supervision, thereby fostering a conducive family environment for nurturing a virtuous and strong-charactered young generation.
Keywords: Parental Role, Character Building, Parenting Style, Family Education, Virtuous Generatio
Pengembangan Website Desa Untuk Memperluas Jangkauan Informasi : Kasus Desa Sumberejo, Besuki
Desa Sumberejo, Besuki, menghadapi tantangan signifikan dalam penyebaran informasi kepada masyarakat lokal dan pihak eksternal. Hal ini mengakibatkan rendahnya tingkat partisipasi warga dalam berbagai program pembangunan desa dan kurangnya keterlibatan dalam proses pengambilan keputusan. Untuk menjawab permasalahan ini, pengabdian masyarakat ini bertujuan mengembangkan sebuah website desa yang dirancang khusus untuk memperluas jangkauan informasi, meningkatkan transparansi, serta memfasilitasi komunikasi yang lebih efektif antara pemerintah desa dan warganya. Metode pengabdian yang diterapkan meliputi beberapa tahap: pertama, analisis kebutuhan untuk mengidentifikasi permasalahan utama dan kebutuhan informasi desa; kedua, perancangan dan pengembangan website yang melibatkan penggunaan teknologi web modern untuk memastikan fungsionalitas dan aksesibilitas yang optimal; ketiga, pelatihan intensif bagi perangkat desa dalam pengelolaan konten dan pemeliharaan website agar mereka dapat secara mandiri mengelola dan memperbarui informasi yang disajikan. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa website desa yang dikembangkan mampu secara signifikan meningkatkan akses informasi bagi warga, memungkinkan mereka untuk lebih aktif berpartisipasi dalam kegiatan desa, serta memudahkan koordinasi dan komunikasi antara pemerintah desa dan masyarakat. Kesimpulan dari pengabdian ini adalah bahwa pengembangan website desa merupakan solusi yang efektif dalam memperbaiki alur komunikasi dan meningkatkan keterlibatan warga. Rekomendasi dari hasil pengabdian ini mencakup pentingnya pembaruan konten secara berkala dan penyediaan pelatihan lanjutan untuk memastikan keberlanjutan dan keberhasilan jangka panjang dari pengelolaan website des
KONTRIBUSI METODE QUANTUM LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SD SWASTA ETISLANDIA MEDAN
Education is carried out in a planned and systematic manner so that educational goals can be achieved in accordance with expectations through effective and efficient learning activities. Learning activities starting from the planning, implementation and assessment stages of the role of the tasks carried out by teachers are very complex, teachers who design and select materials, learning resources and learning media. Teachers are role models and main role models for students as well as models for their students. Therefore, a teacher must have Pedagogic competence, Professionalism, Personality, Social and experience, and noble character in himself which is part of his life, personality competence is also related to personal character that a teacher must have must be able to be a role model for his students and be able to educate. To overcome this, it is necessary to apply a learning model that inculcates students\u27 interest and sitimulus in learning and there needs to be activeness from educators and students must be friendly, attentive and vice versa, students must also be polite, respect each other. The learning model used by teachers during learning activities in the classroom will optimize and maximize the success of achieving learning objectives and increase learning outcomes and students\u27 learning interests for good learning outcomes for social studies students. Learning is a stage of change in all relatively sedentary individual behaviors as a result of experiences and interactions with the environment involving cognitive processes. Keywords: Quantum Learning Method, Audio Visual, Learning Outcome
TINGKAT PRESEPSI MASYARAKAT TENTANG PENJUALAN OLINE MAKANAN STUDI KASUS TANJUNG ALAM
ABSTRAKÂ Internet memiliki pengaruh yang signifikan terhadap ekonomi global. Dengan adanya internet, ekonomi dunia memasuki era baru yang dikenal sebagai "perekonomian digital". Media internet semakin banyak digunakan dalam kegiatan ekonomi. Misalnya, perdagangan semakin bergantung pada e-commerce sebagai media transaksi. E-commerce pada dasarnya adalah suatu hubungan perdagangan antara penjual dan pembeli yang dilakukan melalui media internet. Oleh karena itu, proses pemesanan produk, pembayaran transaksi, dan pengiriman produk dilakukan melalui internet.E-commerce tidak hanya memudahkan konsumen, tetapi juga membantu produsen memasarkan produk, yang mengurangi biaya dan waktu. Dengan e-commerce, konsumen dapat dengan mudah mengumpulkan dan membandingkan informasi tentang barang dan jasa
PENGARUH CITRA PERUSAHAAN, KUALITAS PELAYANAN DAN KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN PADA J&T EXPRESS JALAN SISINGAMANGARAJA KISARAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara simultan dan parsial Citra Perusahaan, Kualitas Pelayanan, dan Kepuasan Pelanggan terhadap Loyalitas Pelanggan. Jumlah sampel sebanyak 96 responden. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil regresi menghasilkan persamaan Y = 2,226 + 0,180X1 + 0,277X2 + 0,168X3. Uji-F menghasilkan nilai Fhitung (42,147) > Ftabel(2,70), artinya secara serempak Citra Perusahaan, Kualitas Pelayanan, dan Kepuasan Pelanggan berpengaruh terhadap Loyalitas Pelanggan. Hasil uji-t, secara parsial Citra Perusahaan berpengaruh terhadap Loyalitas Pelanggan karena thitung (2,184) >  ttabel (1,98580), Kualitas Pelayanan  berpengaruh terhadap Loyalitas Pelanggan karena thitung (4,247) > ttabel (1,98580), Kepuasan Pelanggan  berpengaruh terhadap Loyalitas Pelanggan karena thitung (2,887) > ttabel (1,98580). Hasil uji-R2, nilai R Square yaitu 0,583, artinya variabel bebas yang terdiri dari Citra Perusahaan, Kualitas Pelayanan, dan Kepuasan Pelanggan mampu menjelaskan Loyalitas Pelanggan sebesar 58,3%, sedangkan sisanya 41,7% dijelaskan oleh variabel-variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Kata Kunci : Citra Perusahaan, Kualitas Pelayanan, Kepuasan Pelanggan, Loyalitas Pelangga
MUTASI YANG BERKEADILAN DALAM HUBUNGAN KERJA
In many workplaces, workers often reject job mutations, leading to disputes with employers. This article aims to examine the issue of job mutations in the context of labor relations from a justice perspective. The study uses a descriptive analytical method with a normative legal approach. The normative legal approach is used to analyze secondary data in the form of regulations and several decisions from the Industrial Relations Court that have become legally binding, selected through a purposive sample. The data analysis is qualitative. The research results show that job mutations are the employer\u27s right for various purposes and reasons. Mutations must be fair, namely taking into account the suitability of the worker\u27s competence, skills, expertise, interests, talents and abilities while paying attention to dignity, human rights and legal protection. Resolving disputes is in line with the mechanisms regulated by Law No. 2 of 2004 on the Settlement of Industrial Relations Disputes, which includes non-litigious and litigious methods. The problem is that some decisions from the Industrial Relations Court, judges provide different interpretations and applications of the law regarding the rejection of job mutations, as job mutations are not regulated in the Labor Law, thus failing to achieve justice, benefits, and legal certainty. Unfair mutations can be used by employers as a means to carry out layoffs on the grounds that they are qualified to resign in accordance with Article 154A paragraph (1) letter j of the Employment Law, while also eliminating the obligation to pay severance pay and long service bonus money. The rejection of job mutations is also interpreted as a violation of company regulations, leading to termination of employment according to Article 154A paragraph 1 letter k. Job mutations without considering human dignity will be considered as termination of employment due to efficiency according to Article 154A paragraph 1 letter b. Job mutations between companies with different legal entities are termination of employment, which can be used according to Article 154A paragraph 1 letter a. Fair job mutations require workers to implement job mutations. Fair job mutations will minimize disputes and improve worker morale, loyalty, and performance, ultimately advancing the company
JAMINAN KESEHATAN NARAPIDANA DALAM MENJALANKAN MASA HUKUMAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS II B TANJUNGBALAI
Tujuan dari sistem pemasyarakatan lebih dari sekedar rehabilitasi narapidana dan juga melindungi masyarakat dari ancaman residivisme. Hal ini merupakan perwujudan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dan tidak dapat dipisahkan darinya. Oleh karena itu, sistem pemasyarakatan sangat mengutamakan hak-hak warga binaan sebagai warga negara Indonesia yang dipenjara karena kejahatannya di lembaga pemasyarakatan dengan tetap menjunjung tinggi prinsip hak asasi manusia. Adapun tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui jaminan kesehatan bagi narapidana di lembaga pemasyarakatan kelas II B Tanjungbalai, serta apa saja hambatan yang dihadapi oleh aparat lapas dalam jaminan kesehatan dilembaga pemasyarakatan kelas II B Tanjungbalai. Adapun hasil dari penelitian ini adalah bahwa Lapas kelas II B Tanjungbalai telah memberikan jaminan kesehatan serta pelayanan berupa pelayanan publik termasuk kesehatan, pendidikan dan penegakan hukum dan penyediaan sarana prasarana namun demikian terdapat hambatan yang yang terdiri dari faktor ekternal dan internal
Efektivitas zat pengatur tumbuh alami dan lama perendaman dalam meningkatkan pertumbuhan stek jeruk lemon (Citrus limon L.)
The research was conducted in a house yard with the address at Tanah Timbul Village, Sei Balai District, Batu Bara Regency, North Sumatra Province, with coordinates 3⸰08\u2702.1"N 99⸰35\u2704.9"E. The aim of the study was to determine the Growth Response of Lemon (Citrus limon L) Cuttings Against Soaking Time in Various Natural Growth Regulators. The design used was a factorial randomized block design (RAK) with 2 treatment factors and 3 replications. The first factor is the immersion time (P) with 3 levels, namely P0= 0/hour, P1= 1 hour, P2= 2 hours. The second factor is Various Natural Growth Regulators (Z) with 3 levels, namely Z0= No PGR (control). Z1= 300 ml/liter Shallot Extract, Z2= 1 liter 100% Coconut Water. The observed variables were: shoot emergence (days), shoot length (cm), number of leaves (strands), number of shoots, root length (cm), and percentage of live cuttings (%). The results showed that the response time of immersion of natural growth regulators resulted in very significantly different results on the observation parameters of root length with 2 hours of immersion (P2) for 21.57 cm, and on other observation parameters the results were not significantly different. The response of various natural growth regulators on the parameters of observation of the age of shoot emergence showed very significantly different results, on the root length parameter the results showed significantly different results. while the age of shoot emergence of the onion extract treatment (Z1) resulted in the fastest shoot emergence age of 9.72 days, and the root length results obtained in the treatment of the longest onion extract (Z1) 20.43 cm, and other observation parameters showed no different results. real. The interaction of the response time of immersion and various types of natural growth regulators on the observed parameters showed that the results were not significantly different for all the observed parameters
PELATIHAN PEMBUATAN SABUN ANTI BAKTERI FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS ASAHAN
The Antibacterial Soap Making Training organized by the Faculty of Law, Universitas Asahan, aimed to raise awareness of clean living and provide new skills for the community. The training involved students, housewives, MSME actors, and the general public, covering both theoretical knowledge on antibacterial soap and hands-on practice in its production. Participants were also equipped with knowledge of safety, packaging, and business opportunities. The program ran smoothly with high enthusiasm, bringing health benefits as well as economic prospects, and received positive responses from participants. It is expected to continue with more diverse product innovations to support community independence and welfare.
Keyword: Health, Water Pollution, Antibacterial Soa