E-Journal Universitas Asahan
Not a member yet
3049 research outputs found
Sort by
Analisa Perbandingan Diameter Puli Terhadap Roda Gigi Penggerak Pada Mesin Uji Tarik Skala Laboratorium
Mengenai yang melatarbelakangi peneliti dalam penulisan skripsi ini di dasarkan ketertarikan peneliti dengan pengujian material sehingga menumbuhkan inovasi dalam pembuatan mesin uji tarik skala laboratorium dalam penelitian ini berfokus pada spesimen baja karbon rendah ST 37,ST40,ST60. Metode penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah a)Metode studi literature melalui buku buku, jurnal, artikel, website dan sumber pustaka lainnya b)Metode Eksperimen dengan melakukan pengujian pada perbandingan diameter puli mesin uji tarik skala laboratorium. Hasil penelitian penulis pada skripsi ini adalah putaran puli, beban tarik, dan waktu pada proses pengujian tarik yang di lakukan pada spesimen baja karbon rendah sehingga menghasilkan Putaran transmisi yang optimal dan sesuai dengan spesimen yang telah ditentukan
Pengaruh Sudut Kemiringan Terhadap Performa Turbin Screw
Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) merupakan pembangkit listrik dengan skala kecil (<100 kW) yang menggunakan tenaga air sebagai tenaga penggeraknya. Salah satu turbin pembangkit listrik tenaga mikrohidro yaitu turbin ulir (Archimedes turbin). Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh besar kemiringan sudut terhadap performa turbin screw. Metode yang digunakan penelitian inilah metode experimental dengan memvariasikan sudut kemiringan poros untuk mengetahui pengaruh terhadap daya yang akan dihasilkan Sudut kemiringan poros yang digunakan yaitu 20°, 30o dan 45o. Hasil percobaan terbesar pada nilai daya hidrolis diperoleh pada sudut poros turbin 45° yaitu menghasilkan daya sebesar 3,88 Watt, sedangkan nilai terkecil diperoleh pada sudut 20° yaitu menghasilkan daya sebesar 1,61 Watt. Nilai efisiensi maksimum di peroleh pada sudut poros trubin 45° yaitu menghasilkan daya sebesar 7,18 %, sedangkan nilai terkecil diperoleh pada sudut 20° yaitu menghasilkan daya sebesar 3,44 %. Nilai torsi maksimum di peroleh pada sudut poros turbin 45° yaitu menghasilkan daya sebesar 0,0101 N/m, sedangkan nilai terkecil diperoleh pada sudut 20° yaitu menghasilkan daya sebesar 0,0025 N/m
PENDAMPINGAN TATA KELOLA BISNIS UMK DI DESA SUKA DAMAI BARAT KECAMATAN PULO BANDRING
Pendampingan tata kelola bisnis usaha mikro dan kecil (UMK) di Desa Suka Damai Barat, Kecamatan Pulo Bandring bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan dan keberlanjutan usaha di daerah tersebut. Program ini dilaksanakan melalui serangkaian pelatihan dan pendampingan yang mencakup aspek manajemen, pemasaran, dan keuangan. Metode yang digunakan terdiri dari pendekatan partisipatif, di mana pelaku UMK dilibatkan secara aktif dalam setiap tahap kegiatan. Hasil dari pendampingan menunjukkan peningkatan pemahaman para pelaku usaha mengenai pentingnya tata kelola yang baik, serta penerapan praktik bisnis yang lebih profesional. Selain itu, para pelaku UMK mulai memanfaatkan teknologi informasi untuk memasarkan produk mereka, yang berdampak positif terhadap peningkatan omzet. Di samping itu, program ini juga mendorong terciptanya jaringan antar pelaku usaha, sehingga kolaborasi dan dukungan antar UMK di Desa Suka Damai Barat semakin kuat. Dengan demikian, pendampingan tata kelola bisnis ini diharapkan dapat berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat desa. Kata kunci: Pertumbuhan Ekonomi, pemasaran,, Usaha Mikro dan Kecil (UMK
Perbandingan Perhitungan Tebal Perkerasan Jalan Dengan Menggunakan Dinamic Cone Penetrometer (Dcp) Dan Tes Pit Di Aek Godang-Hutabargot Kabupaten Mandailing Natal
Ketika infrastruktur jalan digunakan secara berkelanjutan, kualitas layanannya akan terus menurun seiring dengan usia penggunaannya. Struktur konstruksi perkerasan jalan dengan perencaan sub-grade (tanah dasar) atau urugan secara keseluruhan mempunyai daya dukung (CBR) yang seragam, lapisan sub-base sebagai fondasi bagian bawah dan lapisan base sebagai fondasi bagian atas.[1]. Penelitian ini membahas tentang perbandingan perhitungan tebal perkerasan jalan dengan menggunakan dinamic cone penetrometer (DCP) Dan tes pit di Aek Godang-Hutabargot Kabupaten Mandailing Natal. Berdasarkan hasil penelitian bahwa metode DCP diperoleh hasil CBR dengan mencari kepadatan tanah dasar memiliki hasil desain 6 cm dengan ketebalan jalan 19 cm. metode Tes Pit berdasarkan hasil dari pemadatan lapisan perkerasan Jalan memiliki hasil desain 5 cm dengan hasil tebal setelah pemadatan memiliki 6 cm. metode DCP dan Tes Pit Memiliki kesamaan untuk menghitung tebal jalan dengan menggunakan Metode AASTHO 199
RESPON DINAMIK PADA BANGUNAN MDOF MENGGUNAKAN METODE NUMERIK
Respons struktur MDOF (Multi Degree Of Freedom) yang terjadi akibat beban dinamik diasumsikan searah horizontal. Untuk mendapatkan respons yang terjadi disebabkan oleh beban dinamik seperti displacement, kecepatan dan percepatan maksimum dapat digunakan konsep respons struktur. Dalam penelitian ini respons struktur dihitung secara numerik menggunakan metode Newmark Linier. Parameter yang divariasikan adalah massa dan kekakuan system. Respons struktur dihitung dengan pembebanan rekaman El-centro untuk sistem teredam. Hasil  perhitungan  memperlihatkan  untuk  kekakuan  tetap  perpindahan  maksimum  akan meningkat pada saat massa sistem ditambah dari semula, dan akan menurun jika massa system dikurangi dari massa mula-mula. Hal ini akan berbanding terbalik terhadap variasi kekakuan dengan massa sistem teta
ANALISIS PENYELESAIAN PEMBAYARAN UTANG DENGAN MEMBERIKAN KUASA MENJUAL HAK ATAS TANAH
Artikel ini bertujuan menganalisis penyelesaian pembayaran utang dengan cara memberikan kuasa menjual sebidang tanah pada kreditornya. Debitor menawarkan penyelesaian utangnya dengan cara memberikan kuasa menjual kepada kreditor dengan suatu akta notaris. Perlu dibahas lebih lanjut apakah pemberian kuasa menjual menjadikan utang piutang menjadi hapus. apakah penerima kuasa menjual dapat menuntut pembeli di depan pengadilan atas dasar wanprestasi, dapatkah kuasa menjual dalam bentuk akta notaris dicabut secara lisan oleh pemberi kuasa. Untuk mendalaminya dilakukan penelitian dokrinal dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Kuasa menjual memberi wewenang pada penerima kuasa untuk mengalihkan penguasaan tanah pada pihak lain. Terlaksananya kuasa menjadikan pemberi kuasa terikat untuk memenuhi apa yang telah disepakati penerima kuasa. Hasil penelitian didapatkan pemberian kuasa menjual tidaklah menjadikan utang piutang menjadi hapus. Penerima kuasa bukan sebagai pihak dalam perjanjian jual beli dan tidak dapat menuntut pembeli atas dasar wanprestasi. Pemberian kuasa dengan akta notaris tidaklah dapat dicabut secara lisan. Hubungan utang piutang menjadi hapus bila debitor telah memenuhi kewajiban membayarkan utangnya dari uang hasil penjualan tanah berdasarkan kuasa yang diberikan. Disarankan dalam penyelesaian utang dengan pemberian kuasa menjual dengan mencantumkan klausula bahwa harga penjualan tanah diprioritaskan untuk memenuhi kewajiban pemberi kuasa sebagai debitor pada penerima kuasa. Kata kunci: wanprestasi, kuasa menjual, pencabutan kuas
IMPLEMENTASI KETENTUAN RAHASIA BANK DENGAN DATA PRIBADI NASABAH DALAM KEGIATAN OPERASIONAL PERBANKAN SYARIAH
Implementasi ketentuan rahasia bank dengan data pribadi nasabah dalam kegiatan operasional perbankan merupakan kegiatan operasional perbankan yang harus diterapkan pada setiap bank agar terciptanya kepercayaan antara pihak perbankan dan nasabah. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Penerapan, Perlindungan, dan Kepastian Hukum Perbankan dalam Menentukan Rahasia Bank dengan menjaga Data Pribadi Nasabah dalam Kegiatan Operasional Perbankan Syariah. Jenis penelitian ini bersifat kualitatif. Penelitian ini menggunakan metode yang berkaitan dengan pendekatan yuridis normatif menggunakan data primer catatan lapangan yang berada pada tempat penelitian di Bank Mega Syariah Kota Bogor, daftar riwayat kasus yang pernah dianalisis dalam penelitian yaitu contoh kasus salah satu Kantor Cabang Bank Mega Syariah yang telah menghilangkan dana deposito pada tahun 2015, dan mewawancara pimpinan cabang Bank Mega Syariah Kota Bogor. Hasil penelitian diperoleh Bank Mega Syariah Kota Bogor menerapkan implementasi kepercayaan terhadap nasabah ketika melakukan proses transaksi perbankan dengan melakukan kegiatan mendokumentasi kegiatan suatu transaksi yang disimpan ke dalam arsip nasabah. Bank Mega Syariah Kota Bogor menerapkan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik atau Good Corporate Governance (GCG), pemantauan tingkat kesehatan bank dengan menggunakan metode Risk Based Bank Rating (RBBR), dan mengelola pengaduan mengenai perilaku yang melanggar hukum sistem Pelaporan Pelanggaran atau Whistleblowing System (WBS) di lingkungan Bank Mega Syariah Kota Bogor
Optimasi pertumbuhan dan produksi jagung manis dengan kombinasi kompos ampas tebu dan pupuk organik limbah baglog jamur
This research was conducted in Lubuk Palas Village, Silo Laut District, Asahan Regency, North Sumatra Province. The design used in this study was a factorial randomized block design (RAK) with two factors and three replications. The first factor is Sugarcane Bagasse Compost Fertilizer (T) consisting of 3 levels, namely T0 = (0 tons/ha), T1 = (10 tons/ha), T2 = (20 tons/ha), the second factor is the provision of waste fertilizer Beglok (B) consists of 4 levels, namely B0 = (0 tons/ha), B1 = (10 tons/ha), B2 = (20 tons/ha) and B3 = (30 tons/ha). plants (cm), stem diameter (mm), the degree of cob cropping samples (g), production per plot (kg).The results showed that the treatment of sugarcane bagasse compost showed a very significant effect on plant height at 6 WAP with T3 treatment of 150.19 cm, very significant effect on stem diameter parameters at 6 WAP with T2 treatment of 36.70 mm, had an effect on significant effect on the weight of cobs per plant sample with treatment T2 that is 413.00 g, and significant effect on weight of cobs per plot with treatment T2 that is 4.96 kg. The effect of giving baglock waste organic fertilizer showed a very significant effect on plant height at 6 WAP with B3 treatment of 149.30 cm, no significant effect on stem diameter parameters, no significant effect on cob weight per plant sample, and no significant effect on cob weight per plant. plots. The interaction between bagasse organic fertilizer and baglock waste fertilizer was not significant for all observation parameters
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetah gambaran kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran matematika pada siswa sekolah menengah pertama. Jenis penelitian yang dilakukan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan populasi penelitiannya adalahwa kelas 7D SMPN 3. Kosambi Kabupaten Tangerang sejumlah 30 siswa dan jumlah sampel sebanyak 3 siswa berdasarkan kategori tinggi, sedang dan rendah. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini mengenakan tes tulis kemampuan berpikir kritis berbentuk essay dan wawancara berdasarkan indikator kemampuan berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa ang berkemampuan berpikir kritis tinggi mampu menyelesaikan soal dengan menggunakan 4 indikator yaitu interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi, siswa yang berkemampuandang mampu menyelesaikan soal dengan 2 indikator yaitu analisis dan evaluasi, sedangkan siswa yang berkemampuan berpikir kritis rendah mampu menyelesaikan soal dengan menggunakan I indikator yaitu interpretasi
Fenomena penamaan kuliner dengan teknik akronim gaul
Fenomena kuliner yang melesat tidak hanya berpengaruh pada rasa namun juga berpengaruh pada nama kuliner itu sendiri. Nama yang unik ikut menjadi daya tarik tersendiri di masyarakat. Nama unik tersebut merupakan akronim. Akronim adalah singkatan kata dengan menggabungksn huruf awal, suku kata, ataupun gabungan huruf kata dari himpunan kata yang digunakan sebagai kata. Penamaan yang muncul pada menu kuliner dengan nama- nama berupa akronim ini dimanfaatkan pedagang agar pengucapannya mudah sehingga pelangan atau konsumen mampu mengingatnya. Akronim terbentuk karena mengalami proses- proses, yang diklasifikasikan. Hasil penelitian ini dimaksud untuk menggali lebih dalam terkait pembentukan akronim pada nama kuliner dan makna konteks yang diharapkan oleh penjual. Dimana ditemukan 20 data nama kuliner, dari nama tersebut dapat diklasifikasikan ke dalam 7 proses pembentukan akronim. Bentuk tampilan nama kuliner yang berbeda pada umumnya itu diharapkan dapat meningkatkan penjualan