E-Journal Universitas Asahan
Not a member yet
3049 research outputs found
Sort by
PENGARUH PRESTASI KERJA, PENGALAMAN KERJA DAN KOMPETENSI KERJA PEGAWAI TERHADAP PROMOSI JABATAN DI DINAS PENDIDIKAN KOTA TANJUNGBALAI
 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara simultan dan parsial prestasi kerja, pengalaman kerja dan kompetensi kerja pegawai berpengaruh terhadap promosi jabatan pegawai. Metode penelitian adalah deskriptif kuantitatif, analisis data menggunakan regresi linear berganda dan sampel ditentukan dengan metode sampel jenuh sebanyak 46 reponden. Persamaan yang dihasilkan pada analisis regresi linear berganda adalah Y = 2,857 + 0,318X1 + 0,348X2 + 0,410X3. Hasiluji-F, prestasi kerja, pengalaman kerja dan kompetensi kerja berpengaruh secara simultan terhadap promosi jabatan yang dihasilkan dari nilai Fhitung > Ftabel (38,934 > 2,83). Hasil uji-t, prestasi kerja secara parsial berpengaruh terhadap promosi jabatan dengan nilai thitung > ttabel (3,432 > 2,016), pengalaman kerja secara parsial berpengaruh terhadap promosi jabatan dengan nilai thitung > ttabel (2,480 > 2,016) serta kompetensi kerja secara parsial berpengaruh terhadap promosi jabatan dengan nilai thitung > ttabel (4,544 > 2,016). Hasil uji-R2, nilai adjusted R square yaitu sebesar 0,717, artinya variabel prestasi kerja, pengalaman kerja dan kompetensi kerja menjelaskan variabel promosi jabatan dengan rasio 71,7%, sedangkan 28,3% selebihnya dijelaskan oleh variabel atau faktor lainnya yang tidak termasuk dalam model penelitian ini. Kata Kunci : Pengembangan Potensi Wisata, Daya Tarik Wisata, Kampung Vietna
Perlindungan Hukum Terhadap Pemegang Girik Asal Atas Penerbitan Sertifikat Hak Atas Tanah Oleh Pihak Ketiga
Girik merupakan alas hak atas tanah yang diakui sebagai bukti penguasaan meskipun bukan bukti kepemilikan konstitutif. Dalam praktik, sering timbul sengketa ketika tanah bergirik diterbitkan sertifikat atas nama pihak ketiga tanpa persetujuan pemegang girik asal. Penelitian ini bertujuan mengkaji upaya hukum pemegang girik dalam pembatalan sertifikat serta menganalisis bentuk perlindungan hukum yang dapat diberikan. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan kepustakaan, menggunakan data sekunder berupa peraturan perundang-undangan, asas hukum, literatur, jurnal, serta putusan pengadilan. Teknik pengumpulan bahan hukum dilakukan melalui identifikasi dan inventarisasi aturan hukum positif serta doktrin yang relevan. Analisis dilakukan dengan penafsiran hukum secara gramatikal dan sistematis, serta konstruksi hukum melalui metode teologis dan analogi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemegang girik memiliki legal standing untuk mengajukan gugatan perdata berdasarkan Pasal 1365 KUHPerdata. Penerbitan sertifikat oleh pihak ketiga atas tanah adat yang dikuasai turun-temurun tanpa dasar hak yang sah dinyatakan sebagai perbuatan melawan hukum, sehingga sertifikat tersebut cacat hukum dan tidak mengikat. Putusan ini menegaskan bahwa hak pemegang alas hak tradisional tetap mendapat perlindungan, serta pentingnya kehati-hatian lembaga pertanahan dalam menerbitkan sertifikat sesuai asas terang dan tunai.Girik merupakan alas hak atas tanah yang diakui sebagai bukti penguasaan meskipun bukan bukti kepemilikan konstitutif. Dalam praktik, sering timbul sengketa ketika tanah bergirik diterbitkan sertifikat atas nama pihak ketiga tanpa persetujuan pemegang girik asal. Penelitian ini bertujuan mengkaji upaya hukum pemegang girik dalam pembatalan sertifikat serta menganalisis bentuk perlindungan hukum yang dapat diberikan. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan kepustakaan, menggunakan data sekunder berupa peraturan perundang-undangan, asas hukum, literatur, jurnal, serta putusan pengadilan. Teknik pengumpulan bahan hukum dilakukan melalui identifikasi dan inventarisasi aturan hukum positif serta doktrin yang relevan. Analisis dilakukan dengan penafsiran hukum secara gramatikal dan sistematis, serta konstruksi hukum melalui metode teologis dan analogi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemegang girik memiliki legal standing untuk mengajukan gugatan perdata berdasarkan Pasal 1365 KUHPerdata. Penerbitan sertifikat oleh pihak ketiga atas tanah adat yang dikuasai turun-temurun tanpa dasar hak yang sah dinyatakan sebagai perbuatan melawan hukum, sehingga sertifikat tersebut cacat hukum dan tidak mengikat. Putusan ini menegaskan bahwa hak pemegang alas hak tradisional tetap mendapat perlindungan, serta pentingnya kehati-hatian lembaga pertanahan dalam menerbitkan sertifikat sesuai asas terang dan tunai
Kata Kunci: Girik, Perlindungan Hukum, Sertifikat Hak Atas Tana
PENGARUH BEBAN KERJA DAN KONFLIK KERJA TERHADAP KESEHATAN MENTAL PEGAWAI DINAS PERIKANAN DAN PETERNAKAN KABUPATEN BATU BARA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Pengaruh Beban Kerja dan Konflik Kerja Terhadap Kesehatan Mental Pegawai Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Batu Bara. Penelitian ini bersifat deskriptif eksploratori dengan menggunakan metode kuantitatif. Sumber data primer dan sekunder diperoleh dari hasil penelitian. Responden dalam penelitian ini sebanyak40 responden yaitu Pegawai ASN Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Batu Bara. Uji instrumen dilakukan dengan skala likert 1 sampai 5 poin dengan menggunakan SPSS versi 20. Hasil penelitian menunjukkan secara parsial Uji-t variabel yang berpengaruh terhadap Kesehatan Mental adalah Beban Kerja, sedangkan Konflik Kerja tidak berpengaruh terhadap Kesehatan Mental. Secara simultan Beban Kerja dan Konflik Kerja bersama-sama berpengaruh terhadap Kesehatan Mental. Koefisien Determinasi (R2) yaitu 85,3% artinya Kesehatan Mental 85,3% dipengaruhi oleh Beban Kerja dan Konflik Kerja, sisanya 14,7% dipengaruhi oleh faktor lain diluar dari penelitian ini. Kata Kunci: Beban Kerja, Konflik Kerja, Kesehatan Menta
KONDISI KUALITAS AIR PADA BUDIDAYA UDANG DI TAMBAK WILAYAH PESISIR KECAMATAN MEDANG DERAS KABUPATEN BATUBARA
ABSTRAKPenelitian ini dilaksanakan di tambak wilayah pesisir Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batubara pada tanggal 22 Juli 2023. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan dan kesuburan air tambak di wilayah pesisir selama pemeliharaan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan survey lapangan, pengambilan contoh air dilakukan sekali mulai dari awal pemeliharaan sampai menjelang panen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan kualitas air selama pemeliharaan masih dalam batas kelayakan, namun suhu dan ammonia pada waktu tertentu sudah dalam taraf mengganggu pertumbuhan udang. Tingkat kesuburan air berdasarkan kesediaan unsur hara Nitrat (1,03-2,98 ppm) dan Fosfat (0,03-0,08 ppm) tergolong cukup. Kata Kunci: Kualitas air pada budidaya Udang, tambak wilayah pesisir. ABSTRACTThis research was conducted in ponds in the coastal area of Medang Deras District, Batubara Regency on July 22, 2023. The purpose of this study was to determine the feasibility and fertility of pond water in coastal areas during maintenance. The research method used is descriptive method and field survey, water sampling is done once starting from the beginning of maintenance until just before harvest. The results showed that the development of water quality during rearing was still within the feasibility limits, but the temperature and ammonia at a certain time were already at the level of interfering with the growth of shrimp. The level of vulnerability of water based on the readiness of nutrients Nitrate (1.03-2.98 ppm) and Phosphate (0.03-0.08 ppm) is quite adequate. Keywords : Water quality in shrimp farming, coastal ponds
PEMUTUSAN INSTALASI PIPA AIR MILIK PERUSAHAAN DAERAH AKIBAT TUNGGAKAN PELANGGAN (STUDI DI KANTOR PDAM TIRTA SILAU PIASA KABUPATEN ASAHAN)
Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Silau Piasa dalam melakukan penertiban terhadap konsumen atau pelanggan yang melakukan pembayaran tagihan air tidak tepat waktu atau tidak melakukan pembayaran tagihan lebih dari 3 (tiga) bulan berturut-turut akan dilakukan pemutusan instalasi pipa. Hal ini sesuai dengan Keputusan Direktur Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Silau Piasa Nomor 690/969/PDAM-TS/IX/2016 tentang Pedoman Teknis Penetapan Golongan Tarif dan Pelaksanaan Sambungan Air Minum Pada Pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Silau Piasa Kabupaten Asahan. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris (yuridis empiris) adalah jenis penelitian hukum sosiologi dan dapat disebut pula dengan penelitian lapangan, yaitu mengkaji ketentuan hukum yang berlaku serta apa yang terjadi dalam kenyataannya di masyarakat. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan Peraturan Direktur Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Piasa Silau Nomor 690/969/PDAM-TS/IX/2016 terhadap pemutusan instalasi pipi air milik persahaan akibat tunggakan pelanggan dan bagaimana kendala yang dihadapai Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Silau Piasa Kabupaten Asahan dalam melakukan pemutusan instalasi pipa air. Pelanggan yang tidak dapat membayar tagihan rekening air akan diberikan sanksi dari Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Silaupiasa. Sesuai dari Lampiran II Keputusan Direktur PDAM Tirta Silaupiasa Nomor 690/969/PDAM-TS/IX/2016 tentang Pedoman Tehnis Penetapan Golongan Tarif dan Pelaksanaan Sambungan Air Minum Pada Pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Silaupiasa Kabupaten Asahan, sanksi yang diberikan kepada pelanggan yang melakukan penunggakan tagihan rekening air maka diberikan sanksi denda, melakukan penutupan dan pemutusan aliran air minum sementara dan melakukan pembongkaran instaladi aliran air minum.  Sanksi yang diberikan kepada pelanggan yang melakukan tunggakan pembayaran rekening air tentunya harus dilakukan sesuai dengan prosedur yang ada, yaitu dengan pemberian surat teguran pertama samapai surat teguran ketiga dan jika tidak diindahkan maka pada surat teguran ketiga maka Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Silaupiasa dapat melakukan pemutusan instalasi sambungan air secara sepihak. Dimana jarak waktu pemberian surat teguran petama dan yang ke-dua serta surat teguran yang ke-dua dan yang ke-tiga merupakan kasil kesepakatan anatara pelanggan dengan Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Silaupiasa. Semua ini berdasarkan Keputusan Direktur Perusahaan Daerah Air Minum Tiera Silaupiasa Nomor 690/969/PDAM-TS/IX/2016 tentang Pedoman Tehnis Penetapan Golongan Tarif dan Pelaksanaan Sambungan Air Minum Pada Pelanggan Perusahaan Saerah Air Minum Tirta Silaupiasa Kabupaten Asahan. Kebijakan ini tentunya sesuai dengan pada Pasal 15 ayat (3) huruf e Pertauran Menteri Dalam Negeri Nomor 23 Tahun 2006 tentang Pedoman Teknis dan Tata Cara Pengaturan Tarif Air Minum Pada Perusahaan Daerah Air Minum dimana dibahas bahwa salah satu pendapatan dari Perusahaan Daearh Air Minum adalah pendapatan denda yang diterima dari pelanggan. Kata Kunci : pemutusan, Intalansi, Air Minu
Pengaruh Current Ratio (CR), Return On Asset (ROA) Dan Debt To Equity Ratio (DER) Terhadap Pertumbuhan Laba Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di BEI
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh variabel Current Ratio (CR), Return On Asset (ROA), dan Debt to Equity Ratio (DER) terhadap pertumbuhan laba Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar di BEI. Populasi dalam penelitian ini 47 perusahaan Perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sampel sebanyak 16 perusahaan dengan pemilihan sampel menggunakan metode puposive sampling selama periode pengamatan 3 tahun pada Perusahaan Perbankan. Sehingga di dapat sampel penelitian sebanyak 48 pengamatan. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dan uji hipotesis menggunakan uji-t secara parsial, uji-F secara simultan dengan level of significance 5% menggunakan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Current Ratio (CR), Return On Asset (ROA), dan Debt to Equity Ratio (DER) secara simultan atau bersama-sama mampu memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan laba pada Perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) hasil tersebut terlihat pada nilai Fhitung (4.445) > Ftabel (2,82) dan nilai signifikan 0,008 < 0,05. Dalam pengujian secara parsial Variabel CR berpengaruh dengan nilai signifikan sebesar 0,025 < 0,05 dengan nilai thitung 2,326 > ttabel 2,01410. variabel ROA tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan laba dengan nilai signifikan sebesar 0,561 > 0,05 dan nilai thitung 0.585 < ttabel 2,01410, dan variabel DER tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan laba dengan nilai signifikan sebesar 0,069 > 0,05 dengan nilai thitung -1,864 <. ttabel 2,01410. Koefisien Determinasi 0,180 yang berarti bahwa variabel Pertumbuhan Laba dapat dijelaskan oleh variabel CR, ROA, dan selbelsar 18% seldangkan sisanya 82% dijellaskan olelh faktor lain diluar dari variabell indelpelndeln yang tidak masuk dalam pelnellitian ini.
Kata Kunci: Current Ratio (CR), Return On Asset (ROA), Debt to Equity Ratio (DER) dan Pertumbuhan lab
PERTANGGUNG JAWABAN KEPALA DESA DALAM PENGELOLAAN DANA DESA TERKAIT PEMBENTUKAN BADAN USAHA MILIK DESA
Pengelolaan BUMDES memiliki tujuan salah satunya adalah untuk melakukan pengembangan atas adanya suatu usaha di bidang ekonomi yang dibentuk dengan tujuan untuk mendorong setiap kegiatan dan juga pendapatan yang diperoleh masyarakat untuk memajukan kesejahteraan yang ada di Desa. Maka oleh karena itu sejauh ini adapun penelitian hukum yang diteliti oleh peneliti yaitu dengan cara menggunakan metode penelitian hukum empiris yang mana lokasi penelitiannya di Kantor Kepala Desa Bunutu Seberang. Berdasarkan penelitian Kepala Desa Bunut Seberang Kecamatan Pulo Bandring Kabupaten Asahan bertanggungjawab dalam melakukan perencanaan pembangunan dalam pengelolaan dan penanganan pembentukan BUMDes di Desa Bunut Seberang Kecamatan Pulo Bandring Kabupaten Asahan. Kepala Desa Bunut Seberang dalam hal ini melakukan suatu perencanaan pembangunan di berbagai bidang yang sesuai dengan kondisi, budaya dan perekonomian masyarakat. Adapum dalam pelaksanaannya terdapat hambatan-hambatan yang dihadapi kepala desa Bunut Seberang Kecamatan Pulo Bandring Kabupaten Asahan dalam mengalokasikan angaran untuk pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Bunut Seberang Kecamatan Pulo Bandring Kabupaten Asahan, diantaranya kurangnya kesadaran masyarakat di Desa Bunut Seberang dalam bekerja sama untuk memasarkan produk-produk yang ditawarkan oleh Badan Usaha Milik Desa Bunut Seberang. Oleh sebab itu dalam mengatasi hambatan tersebut Kepala Desa menyelesaikannya dengan solusi yang tepat.Â
Tinjauan Terhadap Tanah Warisan Yang Dijadikan Agunan Peminjaman Uang Tanpa Sepengetahuan Ahli Waris
Hukum waris Indonesia masih pluralistik, terkait dengan hukum waris, untuk memenuhi kebutuhan hukum bangsa Indonesia dikala ini serta di masa yang hendak tiba dalam rangka membangun warga yang adil serta makmur bersumber pada Pancasila serta Undang- Undang Dasar 1945. Penelitian hukum ini menggunakan penelitian hukum empiris. Penggugat menarangkan dalam dalil gugatannya ialah posita (pundamentatum petendi) no 3, mendalilkan kalau bawah diperolehnya hak Penggugat merupakan dari Almarhumah Nurhabibah yang beristrikan Anuar sebanyak 6 orang putra serta 1 anak wanita, sepatutnya Penggugat memperdebatkan ikatan perdata Penggugat dengan Sahbudin, Ilham, Herman, Syafaruddin, Muhammad Suheru, Lilinah (Tergugat II) serta menariknya selaku Pihak dalam masalah ini dengan iktikad buat memperjelas masalah serta pembagian pewarisan (peninggalan), sebab penggugat tidak bisa menarangkan ikatan keperdataan penggugat dengan 7 pakar waris serta cuma mencabut 1 bagian dalam masalah ini serta belum mengikutsertakan 5 pihak yang bersengketa sehingga gugatan tersebut memiliki faktor plurium litis consortiumvide defect. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pertimbangan hakim terhadap Tanah Warisan Yang Dijadikan Agunan Peminjaman Uang Tanpa Sepengetahuan Ahli Waris Berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Kisaran No.65/Pdt.G/2022/PN.Kis serta Akibat Hukum Tanah Warisan Yang Dijadikan Agunan Peminjaman Uang Tanpa Sepengetahuan Ahli Waris. Hukum suksesi dalam konsep hukum perdata merupakan salah satu ketentuan yang mengendalikan manusia serta manusia dalam perihal pewarisan (peninggalan). Tidak hanya itu, hukum waris pengaruhi harta barang bila tidak dituntaskan hingga hendak memunculkan perselisihan di antara para pakar wari
ANALISA LENGAN ANGKAT PADA TRUK CRANE (HIAB CRANE HINO 500) DENGAN KAPASITAS 8 TON
Penelitian ini menganalisis kinerja lengan angkat pada truk crane (HIAB Crane Hino 500) dengan kapasitas angkat maksimum 8 ton. Crane merupakan salah satu alat berat yang berperan penting dalam berbagai industri konstruksi, manufaktur, dan logistik untuk mengangkat dan memindahkan beban berat. Dalam studi ini, dilakukan evaluasi terhadap kekuatan struktural, stabilitas, dan efisiensi operasi dari lengan angkat berdasarkan parameter seperti panjang lengan, sudut angkat, distribusi beban, serta batas aman pengoperasian. Selain itu, diperhitungkan juga faktor-faktor eksternal seperti pengaruh gaya angin, getaran, dan kondisi medan yang dapat memengaruhi performa crane. Metode analisis yang digunakan mencakup perhitungan teoritis mekanika struktur, simulasi perangkat lunak, serta pengujian empiris di lapangan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang mendalam mengenai batasan operasional dan langkah-langkah peningkatan keamanan serta efisiensi penggunaan truk crane HIAB Hino 500. Temuan dari studi ini juga dapat menjadi referensi bagi operator crane, perusahaan konstruksi, dan industri terkait dalam pengambilan keputusan teknis saat mengoperasikan crane dengan kapasitas angkat besar.Kata kunci: Crane, HIAB Hino 500, lengan angkat, kapasitas 8 ton, stabilitas, efisiensi operas
ANALISA BEBAN ANGKAT PADA LIFT SERVICE UNTUK MENGANGKAT KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT
Lift service merupakan alat vital dalam perawatan kendaraan bermotor roda empat, terutama untuk aktivitas seperti inspeksi dan perbaikan pada bagian bawah kendaraan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beban angkat pada lift service berjenis two post car lift yang dirancang untuk mengangkat kendaraan dengan kapasitas maksimal 4 ton. Kajian dilakukan melalui analisis mekanis dan hidraulis guna mengevaluasi kinerja komponen utama, seperti kolom penyangga, mekanisme angkat, dan sistem hidraulik. Penelitian melibatkan perhitungan gaya angkat, tekanan hidraulik, serta distribusi beban pada struktur penyangga menggunakan metode analitik dan simulasi dengan masing-masing beban angkat yang digunakan yaitu 500 kg, 1000 kg, 1500 kg dan 2000 kg. Hasil analisis menunjukkan bahwa tekanan hidraulik maksimum yang dibutuhkan adalah sebesar (37,5 MPa, 75 MPa, 112,5 MPa, 150 MPa) dengan faktor keamanan struktur berada pada kisaran (9,417 Nm, 18,835 Nm, 28,252 Nm, 37,670 Nm). Selain itu, evaluasi distribusi beban menunjukkan pentingnya keseimbangan posisi kendaraan untuk mencegah potensi kegagalan struktur. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan panduan teknis dalam desain dan penggunaan two post car lift yang aman dan efisien. Temuan ini juga dapat berkontribusi dalam pengembangan standar keselamatan dan inovasi teknologi pada sistem angkat kendaraan. Kata kunci: two post car lift, beban angkat, tekanan hidraulik, analisis struktur, keselamata