E-Journal Universitas Asahan
Not a member yet
    3049 research outputs found

    Dunia Tanpa Batas: Mengukir Perlindungan Hukum Hak Cipta Terhadap Cipta Digital

    Get PDF
    Perkembangan teknologi digital telah mengubah lanskap hukum hak cipta secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perlindungan hukum terhadap hak cipta yang terkait dengan karya digital dalam konteks perkembangan teknologi informasi. Jenis penelitian yang dipakai dalam penulisan ini adalah yuridis normatif. Kemudian sifat penelitian merupakan deskriptif analitis. Data diperoleh dari sumber Undang-Undang Nomor 28 tahun 2014 tentang Hak Cipta serta Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu dan/atau Musik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keseluruhan pengaturan hukum perlindungan terhadap hak cipta diatur dalam Undang-Undang No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Ketentuan tersebut mencakup tentang perlindungan hak cipta dalam era digital. Perlindungan Hak Cipta diatur dalam Pasal 40 hingga pasal 42 yang mencakup tentang hasil karya atau ciptaan yang dilindungi dan tidak dilindungi. Dalam hal ini, kebijakan pemerintah terhadap karya digital dapat mencakup berbagai aspek untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan industri kreatif, melindungi hak kekayaan intelektual, dan memastikan manfaat bagi masyarakat secara luas. Presiden RI, Joko Widodo kemudian menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 56 tahun 2021 tentang pengelolaan royalti hak cipta lagu dan/atau musik. Salah satu ketentuan dalam peraturan tersebut yakni kewajiban pembayaran royalti bagi setiap orang yang menggunakan lagu dan/atau musik secara komersia

    Menelusuri Hak dan Kewajiban Narapidana: Dampak Asimilasi Covid-19 di Lapas Tanjung Balai

    Get PDF
    Pengaturan dan Prosedur Peraturan Menkumham di Masa Pandemi Covid-19 Kebijakan program pemberian asimilasi dan integrasi bagi narapidana di masa pandemi Covid-19 di atur dalam Keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor M.HH-19.PK.01.04.04 Tahun 2020 tentang Pengeluaran dan Pembebasan Narapidana dan Anak Melalui Asimilasi dan Hak Integrasi dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran Covid-19, serta Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 10 Tahun 2020 tentang Syarat Pemberian Asimilasi dan Hak Integrasi Bagi Narapidana dan Anak dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran Covid-19. Dari hasil penelitian bahwa : Pemberian asimilasi dan integrasi bagi narapidana dan anak melalui Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 10 Tahun 2020 dan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 19/PK/01/04/2020. Kebijakan tersebut diambil dengan pertimbangan yang matang bahwa hampir semua Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan di tanah air kelebihan kapasitas, sehingga rentan dengan ancaman pandemi Covid-19. Pengeluaran dan pembebasan narapidana dan anak melalui asimilasi dilakukan dengan ketentuan bagi narapidana yang 2/3 masa pidananya dan bagi anak yang 1/2 masa pidananya jatuh sampai tanggal 31 Desember 2020, bagi narapidana dan anak yang tidak terkait dengan PP 99/2012 yang tidak sedang menjalani subsider dan bukan WNA, serta Asimilasi dilaksanakan di rumah. Sedangkan pembebasan melalui integrasi dilakukan dengan ketentuan bagi narapidana yang telah menjalani 2/3 masa pidananya dan bagi anak yang telah menjalani 1/2 masa pidananya, Narapidana dan anak yang tidak terkait dengan PP 99/2012, yang tidak sedang menjalani subsider dan bukan WNA. Pemerintah memberi peringatan keras kepada para narapidana yang mendapatkan asimilasi. Apabila selama asimilasi melakukan tindak pidana baru, mereka bakal berhadapan dengan dua konsekuensi hukum. Pertama, sesuai perbuatan tindak pidana yang mereka perbuat. Kedua, mendapat tambahan hukuman karena menjalani masa asimilasi. Ancaman penjara berupa sel isolasi pun siap diterapkan kepada narapidana asimilasi dan intergrasi yang berulah lagi

    Penegakan Hukum terhadap Geng Motor di Kabupaten Asahan

    Get PDF
    Abstract The phenomenon of motorcycle gangs in Asahan Regency has become a social problem that causes public unrest and has the potential to disrupt public order. Crimes committed, such as assault, vandalism, and theft, indicate an escalation of criminal behavior among motorcycle gang members. This study aims to analyze the law enforcement process against motorcycle gangs in Asahan Regency, covering the stages of investigation, prosecution, and sentencing, as well as identifying obstacles faced by law enforcement officers. This research uses an empirical method with a juridical-sociological approach. Data were obtained through interviews with police officers, public prosecutors, judges, and community members, as well as document studies of motorcycle gang case files handled in Asahan Regency. The data were analyzed qualitatively to provide a factual description of the implementation of law enforcement. The results show that law enforcement against motorcycle gangs has been carried out in accordance with the provisions of the Indonesian Criminal Code (KUHP) and related legislation. However, there are still obstacles, including limited resources of law enforcement officers, lack of community participation in providing information, and social environmental factors that encourage the formation of motorcycle gangs. Countermeasures are carried out through repressive actions such as arrest and prosecution of perpetrators, as well as preventive actions through patrols, legal counseling, and youth development programs. The conclusion of this study is that law enforcement against motorcycle gangs in Asahan Regency has been implemented, but its effectiveness needs to be improved through synergy between law enforcement officers, local government, and the community, along with strengthening prevention programs to cut off the recruitment chain of motorcycle gang members

    ANALISISI PENGGUNAAN PRIORITAS DANA DESA YANG BERSUMBER DARI PEMERINTAH KABUPATEN ASAHAN

    Get PDF
    Dana desa merupakan instrumen fiskal yang krusial dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. Pemerintah Kabupaten Asahan setiap tahunnya menyalurkan alokasi dana desa kepada seluruh desa di wilayahnya sebagai bentuk komitmen terhadap otonomi desa dan pemerataan pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penggunaan dana desa tersebut diprioritaskan dan apakah penggunaannya telah sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat desa serta ketentuan regulasi yang berlaku. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif empiris, melalui pengamatan langsung di beberapa desa, wawancara dengan kepala desa, perangkat desa, BPD, dan tokoh masyarakat, serta telaah dokumen perencanaan dan realisasi APBDes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar penggunaan dana desa di Kabupaten Asahan telah diarahkan pada bidang prioritas seperti pembangunan infrastruktur dasar, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan penanganan stunting serta kesehatan lingkungan. Namun demikian, terdapat beberapa kendala dalam implementasinya, seperti kurangnya partisipasi masyarakat dalam musyawarah desa, keterlambatan pencairan dana, serta lemahnya kapasitas administrasi di tingkat desa. Diperlukan upaya peningkatan transparansi, pelibatan masyarakat yang lebih luas, dan penguatan kapasitas kelembagaan desa agar prioritas penggunaan dana desa benar-benar selaras dengan kebutuhan lokal dan prinsip tata kelola yang baik. Kata Kunci: Dana desa, prioritas penggunaan, pemerintah kabupaten, pembangunan desa, Asahan

    Penegakan Hukum Pelaksanaan Pembuktian Peradilan Tata Usaha

    Get PDF
    Penegakan hukum dalam peradilan tata usaha negara (PTUN) menjadi instrumen penting untuk mewujudkan keadilan administratif antara warga negara dan pejabat pemerintahan. Salah satu aspek penting dalam proses tersebut adalah pembuktian, yang menjadi inti dari upaya pembelaan hukum dan pengujian atas legalitas suatu keputusan tata usaha negara. Artikel ini membahas secara mendalam mengenai pelaksanaan pembuktian dalam PTUN dan bagaimana pengaruhnya terhadap efektivitas penegakan hukum. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dan yuridis empiris, dengan data yang diperoleh dari studi dokumen, putusan pengadilan, dan wawancara dengan praktisi hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembuktian dalam PTUN masih menghadapi berbagai tantangan, seperti terbatasnya akses pada alat bukti, dominasi bukti tertulis, dan rendahnya kesadaran hukum dari para pihak. Untuk itu, dibutuhkan reformasi pada sistem pembuktian agar PTUN benar-benar menjadi forum yang adil dan objektif dalam menyelesaikan sengketa administrasi negara

    Pertanggungjawaban Hukum Pidana Terhadap Kasus Pencemaran Nama Baik di Lingkungan Perguruan Tinggi

    Get PDF
    Defamation is a form of criminal act that has a serious impact on a person\u27s honor and dignity, including in the university environment. The complexity of this case increases with the development of digital media as a means of disseminating information. This research aims to analyze the form of criminal legal responsibility for defamation cases in higher education environments, by examining the Criminal Code (KUHP) and Law Number 19 of 2016 concerning Information and Electronic Transactions (ITE). The research method used is normative juridical with a conceptual approach and case studies. The research results show that even though there is a clear legal basis, the implementation of law enforcement in higher education is often hampered by the dilemma between freedom of expression and the protection of individual rights. A restorative justice-based approach is considered more relevant for resolving cases like this, in order to restore social relations in the academic environment. Pencemaran nama baik merupakan salah satu bentuk tindak pidana yang memiliki dampak serius terhadap kehormatan dan martabat seseorang, termasuk di lingkungan perguruan tinggi. Kompleksitas kasus ini meningkat seiring berkembangnya media digital sebagai sarana penyebaran informasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk pertanggungjawaban hukum pidana terhadap kasus pencemaran nama baik di lingkungan perguruan tinggi, dengan menelaah Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan konseptual dan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat landasan hukum yang jelas, implementasi penegakan hukum di perguruan tinggi sering kali terhambat oleh dilema antara kebebasan berpendapat dan perlindungan hak individu. Pendekatan berbasis keadilan restoratif dinilai lebih relevan untuk penyelesaian kasus semacam ini, guna memulihkan hubungan sosial di lingkungan akademik.

    THE EFFECT OF PROJECT BASED LEARNING (PjBL) MODEL ON STUDENTS’ ABILITY IN EXPOSITION WRITING AT GRADE XI SMA NEGERI 2 TANJUNGBALAI

    Get PDF
    This research aims to determine the effect of the project-based learning model on students\u27 ability to write expositions in class XI high school students. This research is quantitative research using the True Experiment method. The population in this study were all class XI students of SMA Negeri 2 Tanjungbalai, totaling 252 students. Determination of the sample using the Cluster random sampling technique. Based on this technique, a sample group was obtained with a sample size of 62 students, namely the Experimental Group with a sample size of 31 students and the Control Group with a sample size of 31 students. Data collection techniques use tests, namely pre-test and post-test. The data collection process involves assigning students to work on Exposition questions. Before analyzing the data, a normality test was first carried out. The results of the research show that there are differences in the ability to write exposition questions for class students who use the project-based learning model, and those without using the project-based learning model. This difference is shown from the results of the independent sample t-test, namely tcount=6,818, ttable 2.000, with a df value of 60, so the hypothesis testing criteria for this research is the Tcoun > Ttable, so the hypothesis value (HO) is rejected, and the alternative hypothesis (Ha) is accepted. This proves that there is a significant effect of the project-based learning model compared to no conventional learning model on the writing ability of class XI students at SMA Negeri 2 Tanjungbalai for the 2023/2024 academic year.Keywords: Project Based Learning, Exposition Text, Writing Abilit

    THE EFFECT OF PROBLEM BASED LEARNING MODEL ON STUDENTS\u27 READING COMPREHENSION IN DESCRIPTIVE TEXT

    Get PDF
    This research aimed to investigate the effect of the Problem Based Learning (PBL) model on students’ reading comprehension in descriptive texts among grade XI students of SMA Negeri 1 Sei Kepayang in the academic year 2024/2025. The study employed a quantitative experimental method with a pre-test and post-test design. The population consisted of 89 students, and a sample of 58 students was selected using random sampling, divided into two groups: an experimental group taught using the PBL model and a control group taught using a conventional modelThis research found that using Problem Based Learning Model has significant effect in reading comprehension. It can be proved by the result that tscore  = 6,3 was higher than the ttable = 1,673 with the significant 0,05 or it can be understood as tscore > ttable (5%) = 6,3 1,673. So, Ha is accepted.  Statistical analysis using a t-test indicated that the PBL model had a significant positive effect on students’ reading comprehension.The findings suggest that the PBL model is an effective instructional approach to enhance students’ understanding of descriptive texts, fostering active learning, critical thinking, and deeper engagement with reading materials

    PENGARUH MODEL KOOPERATIF TIPE JIGSAW BERBANTUAN MEDIA SCRAPBOOK TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS CERPEN PADA SISWA KELAS XI SMK NEGERI 1 AIR JOMAN TAHUN AJARAN 2024/2025

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh dalam model  Kooperatif Tipe Jigsaw berbantuan media Scrapbook terhadap kemampuan menulis cerpen pada siswa kelas XI SMK Negeri 1 Air Joman Tahun Ajaran 2024/2025. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain Posttest only control design, populasi dalam penelitian ini sebanyak 7 kelas yang berjumlah 252 siswa. Sampel dalam penelitian ini ada 2 kelas yaitu (XI RPL 1 dan XI RPL 2) yang diambil secara acak. Pada kelas XI RPL 2 SMK Negeri 1 Air Joman yang akan diajar dengan dengan model  Kooperatif Tipe Jigsaw berbantuan media Scrapbook sedangkan kelas XI RPL 1 SMK Negeri 1 Air Joman yang akan diajar tanpa model  Kooperatif Tipe Jigsaw berbantuan media Scrapbook. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa kelas eksperimen berjumlah 36 orang terdapat tiga kategori, yaitu kategori sangat baik sebanyak 12 siswa atau 33,33%, kategori baik sebanyak 18 siswa atau 50%, kategori cukup baik sebanyak 6 siswa atau 16%, kategori kurang baik sebanyak 4 orang atau 16%, dengan rata-rata nilai 16,66%. Sedangkan kelas kontrol berjumlah 36 orang terdapat empat kategori, yaitu kategori baik sebanyak 2 siswa atau 5,55%, kategori cukup sebanyak 6 siswa atau 16,66%, kategori kurang sebanyak 19 siswa atau 52,77%, kategori sangat kurang sebanyak 9 siswa atau 25%, dengan rata-rata nilai 64,05. Hal ini diperoleh dk = (N + N) – 2 = (36 + 36) – 2 = 70, dengan t_hitung (tₒ) = 13,83. Sedangkan taraf signifikan 5% = 1,667. Kemudian t_hitung (tₒ) lebih besar dari t_tabel (tₜ) yaitu taraf 5% (t_hitung > t_tabel) = 13,83 > 1,667 maka Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh dalam model  Kooperatif Tipe Jigsaw berbantuan media Scrapbook terhadap kemampuan menulis cerpen. Kata Kunci : Kooperatif Tipe Jigsaw, Scrapbook, Menulis Cerpe

    PENGARUH MODEL EXAMPLE NON EXAMPLE BERBANTUAN MEDIA YOUTUBE TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS PROSEDUR SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 TALAWI TAHUN AJARAN 2024/2025

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Example Non Example berbantuan media YouTube terhadap kemampuan menulis teks prosedur siswa kelas XI SMA Negeri 1 Talawi tahun ajaran 2024/2025. Jenis Penelitian ini menggunakan  metode penelitian eksperimen kuantitatif dengan desain penelitian Two Group Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI yang berjumlah 36 orang.  Sampel penelitian terdapat 2 kelas (kelas XI-1 dan kelas XI-2) yang diambil secara Random Sampling Class. Pada kelas XI-2 sebagai kelas kontrol dengan menggunakan model pembelajaran konvensional berjumlah 36 orang dan XI-1 sebagai kelas eksperimen dengan menggunakan model Example Non Example berjumlah 36 orang. Setelah pembelajaran selesai dilakukan, diperoleh hasil hasil skor rata-rata 78,06 untuk kelas eksperimen dan hasil skor rata-rata 69,44 untuk kelas kontrol. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Hal ini membuktikan bahasa terdapat pengaruh model Example Non Example berbantuan media YouTube terhadap kemampuan menulis teks prosedur siswa kelas XI SMA Negeri 1 Talawi Tahun Ajaran 2024/2025, maka Ha diterima dan Ho ditolak. Kata Kunci : Model Example Non Example, Media YouTube, Menulis Teks Prosedu

    1,750

    full texts

    3,049

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Universitas Asahan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇