Window of Health (WOH) : Jurnal Kesehatan
Not a member yet
    332 research outputs found

    Pengaruh Penggunaan Kosmetik (Whitening Cream) Terhadap Kadar Merkuri (Hg) Pada Perawat Magang Program Studi Profesi Ners Universitas Muslim Indonesia

    Get PDF
    Sejumlah kosmetik diduga mengandung merkuri yang ditambahkan dengan tujuan untuk mengurangi noda hitam pada permukaan kulit. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan kosmetik (whitening cream) terhadap kadar Hg pada perawat magang profesi Ners UMI. Pengambilan sampel dengan metode purposive sampling, populasi dalam penelitian ini adalah perawat magang profesi Ners UMI yang menggunakan kosmetik (whitening cream) berjumlah 90 orang, peneliti menentukan jumlah sampel sebanyak 61 orang yaitu perawat magang program profesi ners UMI angkatan V sebanyak 20 orang dan angkatan VI sebanyak 41 orang, analisis data menggunakan analisis korelasi, uji pearson dan uji T dengan α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kadar merkuri dalam rambut perawat magang profesi Ners UMI pemakai kosmetik whitening cream adalah 0.33ppm dan bukan pemakai kosmetik whitening cream 0,18ppm, dengan kadar merkuri dari yang terendah sampai tertinggi pada pemakai kosmetik whitening cream sebesar 0,04-2 ppm dan yang bukan pemakai kosmetik whitening cream sebesar 0,07-0.36 ppm, ini menunjukkan bahwa ada perbedaan pengaruh kadar Hg dalam rambut pada pemakai kosmetik whitening cream dan bukan pemakai kosmetik whitening cream dengan pvalue 0,000, ada pengaruh volume terhadap kadar Hg (p-value 0.000), ada pengaruh frekuensi terhadap kadar Hg (p-value 0.000), ada pengaruh durasi penggunaan terhadap kadar Hg didapatkan p-value 0.001, sedangkan yang tidak berpengaruh yaitu umur, bentuk kosmetik whitening cream dan keluhan pemakai whitening cream terhadap kadar Hg, mengingat adanya logam merkuri yang terkandung dalam sampel krim pemutih, maka diharapkan kepada pengguna kosmetik whitening cream agar lebih berhati-hati dalam memilih kosmetik pemutih

    Implementasi Theory Planning Behavior terhadap Intensi Membuang SampahPengunjung Car Free Day Pantai Losari Kota Makassar

    Get PDF
    World Bank menyatakan kebiasaan orang Indonesia yang membuang sampahnya sembarangan sebanyak 70,31%, sehingga Indonesia menjadi negara terkotor ketiga di dunia. Diperkirakan jumlah penduduk Indonesia tahun 2025 sebanyak 270 juta jiwa dan diprediksi akan menghasilkan sampah seba nyak 130.000 ton/hari. Sampah tersebut dapat bersumber kegiatan masyarakat, seperti keramaian (car free day). Perilaku masyarakat dapat mempengaruhi intensi masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya pada pengunjung car free day. Tujuan penelitian ini adalah menemukan faktor yang berhubungan dengan intensi membuang sampah padatempatnya oleh pengunjung car free day Pantai Losari Kota Makassar tahun 2017. Rancangan penelitian yang digunakan adalah cross sectional study, dimana responden dalam penelitian ini adalah pengunjung car free day di Pantai Losari sebagai populasi dan sampel peneltian. Sampel diambil sebanyak 370 orang yang diambil secara bertahap selama 6 kali (3 bulan) pelaksanaan car free day. Penelitian ini direncanakan akan dilaksanakan di Jl. Penghibur (Pantai Losari) Kota Makassar tahun 2017. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dan multivariat. Hasilnya kemudian ditampilkan dalam bentuk tabel dan diagram yang diberikan narasi. Hasil penelitian menujukkan tidak ada hubungan behavioral belief (keyakinan perilaku), evaluation of behavioral belief (evaluasi keyakinan perilaku), normative belief (keyakinan norma) dengan intensi membuang sampah pada tempatnya, sedang motivation to comply (motivasi untuk memenuhi), control beliefs (kontrol keyakinan),perceived power (persepsi kekuatan) berhubungan dengan intensi membuang sampah pada tempatnya oleh pengunjung car free day di Pantai Losari Kota Makassar

    Case To Action Kaitannya dengan Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Kassi-kassi

    Get PDF
    Banyak teori yang menjadi rujukan mengenai perubahan perilaku kesehatan, namun disini peneliti tertarik menggunakan teori Case To Action. Teori ini menjelaskan bagaimana peristiwa eksternal dapat memotivasi seseorang untuk bertindak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterkaitan teori case to action terhadap pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Kassi Kassi. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional study. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purpossive sampling, yaitu sebesar 140 bayi dari rentang usia 6-11 bulan. Pengambilan data dengan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Yates correction. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan suami/keluarga terdapat hubungan yang signfikan terhadap pemberian ASI eksklusif dengan nilai p=0,000. Variabel dukungan tenaga kesehatan memiliki hubungan yang siginfikan terhadap pemberian ASI eksklusif dengan nilai p=0,000. Sementara keterpaparan media massa terdapat hubungan yang siginfikan terhadap pemberian ASI eksklusif dengan nilai p=0,000. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa secara menyeluruh ada hubungan yang signifikan antara case to action terhadap pemberian ASI eksklusif

    Pengaruh Penggunaan Media terhadap Pengetahuan Ibu dalam Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini

    Get PDF
    Edukasi dalam menyusui merupakan metode intervensi yang paling efektif meningkatkan inisiasi menyusu dalam jangka pendek. Metode intervensi edukasi pada ibu tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu, tapi juga mempengaruhi prilaku mereka dalam pemberian ASI. Edukasi tentang menyusu dan menyusui sering dilakukan selama masa prenatal dan intrapartum yang diajarkan oleh seseorang yang memiliki keahlian dalam manajemen laktasi dengan sistem edukasi yang terstruktur. Penelitian ini dilaksanakan di RSIA Siti Khadijah I dan Siti Khadijah III pada kelompok eksprimen/perlakuan sedangkan pada kelompok kontrol dilakukan di RSKDIA Siti Fatimah dan RSKDIA Pertiwi dengan rancangan waktu penelitian mulai dari bulan September- Oktober 2018 dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media terhadap pelaksanaan inisiasi menyusu dini (IMD) di empat wilayah kerja rumah sakit bersalin di kota Makassar. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu pendekatan kuantitatif dengan Quasi Eksperimen, Penelitian ini menggunakan data primer dengan populasi sebanyak 66 orang ibu hamil trimester ketiga (usia Kehamilan 40-42 minggu), dimana 33 orang untuk kelompok intervensi dan 33 orang untuk kelompok control. Data dianalisis menggunakan Uji Mann Withney. Hasil penelitian menunjukkan variabel pengetahuan ibu (p=0,000 < α = 0,05) bahwa : Ada pengaruh pemberian media terhadap pengetahuan inisiasi menyusu dini. Hal ini berarti bahwa pengetahuan, sikap mampu mendorong peningkatan dalam pelaksanaan inisiasi menyusu dini. Pengetahuan yang baik dimiliki ibu dapat mempengaruhi partispasi dalam melakukan inisiasi menyusu dini. Pengetahuan, sikap ibu tentang inisiasi menyusu dini sangat penting untuk menunjang ibu dalam berpartisipasi melakukan IMD. Serta keluarga juga harus mempunyai pengetahuan yang baik dan sikap yang mendukung dalam memberikan pendidikan kesehatan guna meningkatkan pengetahuan ibu

    Persepsi Aktivitas Seksualitas Pada Masa Kehamilan Bagi Primipara Di Wilayah Kerja Puskesmas Wundulako Kabupaten Kolaka

    Get PDF
    Penurunan seksualitas bisa menjadi masalah dan dapat menjadi kontribusi terjadinya kecemasan dan stres, yang bisa mengganggu status kesehatan ibu dan janin. Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan menganalisis informan secara mendalam mengenai persepsi aktivitas seksual pada kehamilan bagi kehamilan primipara berdasarkan kondisi fisik dan kondisi psikologis. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dengan analisis deskriptif dengan teknik pengumpulan data primer melalui indepth interview sebanyak 10 informan pada ibu hamil primipara mengenai persepsi aktivitas seksual mereka selama masa kehamilan. Hasil penelitian menunjukkan pada wanita hamil merasakan nyeri pada bagian intim dan pembengkakan payudara, mulut terasa pahit dan perut yang semakin membuncit, merasa takut dan cemas untuk melakukan hubungan seksual dan merasa cemas akan keadaan janin yang sedang dikandungnya sehingga menyebabkan ibu hamil enggan melakukan hubungan seksual, sehingga dapat disimpulkan bahwa ibu hamil primipara mengalami penurunan hasrat seksual yang disebebkan oleh perubahan fisik dan psikologis selama masa kehamilan

    Pengaruh Edukasi Melalui Media Whats App dan Leaflet Terhadap Perubahan Perilaku Berisiko Pada Siswa

    Get PDF
    Remaja sangat rentan terhadap perilaku yang berisiko terhadap kesehatan seperti merokok dan minum minuman keras sehingga harus secara dini dibekali dengan pengetahuan untuk mencegah perilaku-perilaku berisiko tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh edukasi melalui media media Whats App dan leaflet tarhadap perubahan perilaku berisiko pada siswa SMKS Muhammadiyah Bungoro dan SMAS DDI Pangkajene Kabupaten Pangkep. Penelitian ini menggunakan eksperimen semu (quasi-experimen) dengan rancangan pretestposttest only control group design. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas 2 yang terdaftar di SMKS Muhammadiyah Bungoro dan SMA DDI Pangkajen Kabupaten Pangkep sebanyak 330 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas 2 dari SMKS Muhammadiyah Bungoro dan SMA DDI Pangkajene Kabupaten Pangkep sebanyak 180 siswa. Pengambilan sampel secara purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang diberikan saat pretest dan posttest. Pengolahan data menggunakan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum edukasi, pengetahuan dan sikap siswa lebh banyak yang kurang, setelah pemberian edukasi pengetahuan dan sikap siswa meningkat menjadi baik. Peningkatan pengetahuan lebih tinggi pada siswa yang mendapat edukasi melalui leaflet, sedangkan peningkatan sikap lebih tinggi pada siswa yang mendapat edukasi melalui Whats App. Penelitian ini menyimpulkan ada pengaruh edukasi melalui leaflet dan Whats App terhadap perubahan perilakau berisiko siswa (p<0.05

    PENGARUH BENTUK SEDIAAN EKSTRAK GONAD LANDAK LAUT (Diadema setosum) SEBAGAI PENYEMBUH LUKA BAKAR PADA KELINCI (Oryctolagus cuniculus)

    Get PDF
    Luka bakar adalah suatu bentuk kerusakan atau kehilangan jaringan yang disebabkan oleh kontak dengan sumber panas seperti api, air panas, bahan kimia, listrik dan radiasi. Gonad landak laut mengandung senyawa protein tinggi, flavanoid, triterpenoid, steroid, saponin, dan alkaloid mampu mencegah infeksi, antiinflamasi, dan membantu regenerasi sel baru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bentuk sediaan topikal ekstrak gonad landak laut 4% memberikan efek penyembuhan luka bakar yang baik berdasarkan penyembuhan luka hingga 100%. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sediaan salep, krim dan gel yang mengandung ekstrak gonad bulu babi 4%, etil klorida, alkohol. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yang terdiri dari 8 kelompok perlakuan yaitu, 3 kelompok perlakuan sediaan salep, krim dan gel, 3 kelompok sediaan tanpa ekstrak (placebo) dan 2 kelompok kontrol. Masing-masing kelompok dilakukan 3 kali pengulangan (replikasi perlakuan). Hasil uji statistik Kolmogorov-Smirnov diperoleh nilai p>0.05 (0.2) yang berarti data terdistribusi normal. Hasil pengujian ANOVA p<0.05 (0.000) menunjukkan semua perlakuan memberikan efek yang berbeda signifikan. Berdasarkan uji BNT, menunjukan ekstrak gonad landak laut 4% yang dibuat dalam bentuk sediaan salep dan gel lebih baik dalam menyembuhkan luka bakar dibanding dengan sediaan krim. Hasil uji deskriptif, sediaan salep dan gel memberikan efek yang lebih cepat dalam penyembuhan luka bakar yaitu 27 hari, sedangkan sediaan krim 30 hari. Berdasarkan hasil tersebut, ketiga sediaan salep, gel dan krim dapat menyembuhkan luka bakar hingga 100% selama 27-30 hari, namun bentuk sediaan gel lebih baik memberikan efek luka bakar. Dari hasil penelitian, disarankan pada penelitian selanjutnya, untuk melakukan standarisasi bahan baku (zat aktif) dengan harapan efek yang diberikan lebih efektif

    Kombinasi Massage Otot Pectoralis Mayor dan Massage Endorphine pada Ibu Hamil Trimester III terhadap Pengeluaran ASI Ibu Post Partum di Kota Palu

    Get PDF
    Faktor penghambat dalam pemberian ASI adalah produksi ASI itu sendiri. Produksi ASI yang kurang dan lambat keluar dapat menyebabkan ibu tidak memberikan ASI pada bayinya dengan cukup. Merangsang produksi ASI dapat dilakukan dengan usaha merangsang hormon prolaktin dan oksitosin diantaranya dengan melakukan breast care di atas kulit, melalui massage otot pectoralis mayor dan massage endorphine untuk melancarkan oksigen dan membuat ibu merasa rileks. Tujuan penelitian untuk mengetahui efek kombinasi massage otot pectoralis mayor dan massage endorphine pada ibu hamil trimester III terhadap pengeluaran ASI ibu post partum. Jenis penelitian ini quasi eksperimental dengan rancangan Static-Group Comparison. Penelitian dilaksanakan pada bulan September-Nopember 2018 di wilayah Puskesmas Kamonji Kota Palu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester III, sampel adalah 48 orang terdiri dari kelompok intervensi 24 orang perlakuan kombinasi massage otot pectoralis mayor dilanjutkan massage endorphine, dan kelompok kontrol 24 orang tidak diberikan perlakuan. Pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling. Analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil penelitian ini diperoleh kelompok intervensi memiliki rata-rata pengeluaran ASI 1.36 cc, nilai minimum 0,5 cc dan maximum 2,3 cc. Sedangkan kelompok kontrol mempunyai nilai rata-rata 0,38 cc, nilai minimum 0,1 cc dan maximum 0,8 cc. Artinya ada perbedaan rata-rata pengeluaran ASI kelompok intervensi lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Hasil ini didasari uji statistik Mann-Whitney Test diperoleh nilai p=0,000. Disimpulkan, kombinasi massage otot pectoralis mayor dan massage endorphine pada ibu hamil trimester III efektif terhadap pengeluaran ASI post partum. Saran, perlunya petugas puskesmas menerapkan terapi komplementer ini sehingga target ASI ekslusif tercapai

    Upaya Peningkatan Harga Diri Rendah Dengan Terapi Aktivitas Kelompok (Stimulasi Persepsi) di Ruang Sub Akut Laki RSKD Provinsi Maluku

    Get PDF
    Harga diri rendah merupakan keadaan dimana individu mengalami evaluasi diri negatif tentang kemampuan dirinya. Pemberian TAK stimulasi persepsi yang efektif didukung dengan lingkungan tempat terapi diberikan, dan kemauan untuk berpartisipasi dalam kegiatan, maka diharapkan dapat mengatasi harga diri rendah juga dapat mempersepsikan yang di paparkan dengan baik dan tepat. Tujuan penelitian yaitu untuk menerapkan asuhan keperawatan jiwa pada Tn.Y dengan harga diri rendah dalam upaya meningkatkan harga diri dengan terapi aktivitas kelompok. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan studi kasus.. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa sebelum dilakukan intervensi skor HDR Pasien 19 meningkat menjadi 24 yang diukur menggunakan kuisioner Rosenberg Self Esteem Scale. Kesimpulan penelitian yaitu terapi Aktivitas Kelompok (Stimulasi Persepsi) dapat meningkatkan harga diri klien

    Faktor Yang Berhubungan Dengan Anemia Pada Ibu Hamil Trimester III Di Puskesmas Simpang Kiri Kota Subulussalam Provinsi Aceh

    Get PDF
    Anemia pada umumnya terjadi di seluruh dunia, terutama di negara berkembang (developing countries) dan pada kelompok sosio-ekonomi rendah. Secara keseluruhan, anemia terjadi pada 45% wanita di negara berkembang dan 13% di negara maju. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan anemia pada ibu hamil trimester III. Desain penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini berjumlah 55 orang dan sampel dalam penelitian ini seluruh ibu hamil trimester III. Teknik analisa data univariat dan bivariat dengan uji chi-squar. Hasil penelitian didapatkan dari 55 responden 27 orang anemia dan 24 orang tidak anemia, berdasarkan uji chi square kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe denggan anemia diperoleh nilai p= 0,021< 0,05, hubungan paritas dengan anemia pada ibu hamil trimester III di diperoleh nilai p= 0,006< 0,05, hubungan pendidikan dengan Anemia pada ibu hamil trimester III diperoleh nilai p= 0,032< 0,05. Kesimpulan dalam penelitian ini ada hubungan kepatuhan konsumsi tablet Fe, pendidikan, paritas dengan Anemia pada ibu hamil trimester III. Disarankan kepada Puskesmas Simpang Kiri untuk memberikan penyuluhan tentang cara mengkonsumsi tablet Fe yang benar dan membuat poster-poster bahaya anemia pada ibu hamil serta upaya pencegahan anemia pada ibu hami

    291

    full texts

    332

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Window of Health (WOH) : Jurnal Kesehatan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇