Window of Health (WOH) : Jurnal Kesehatan
Not a member yet
    332 research outputs found

    Pengaruh Pelaksanaan Terapi Spiritual Terhadap Kemampuan Pasien Mengontrol Perilaku Kekerasan

    Get PDF
    Perawat dapat mengontrol perilaku kekerasan pasien dengan melakukan tindakan salah satunya adalah terapi spiritual atau religius. Bentuk dari terapi spiritual dalam penelitian ini adalah dzikir dan mendengarkan bacaan AlQur’an surah Ar-Rahman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelaksanaan terapi spiritual terhadap kemampuan pasien mengontrol perilaku kekerasan di Ruang Kenari Rumah Sakit Khusus Daerah Dadi Provinsi Sulawesi Selatan. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Pre Experimental One Group Pretest-Posttest Design, yaitu design penelitian yang terdapat Pre-test sebelum diberi perlakuan dan Post-test setelah diberi perlakuan. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi tanda dan gejala yang muncul pada pasien sebelum dan sesudah diberikan terapi spiritual. Penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan besar sampel sebanyak 20 pasien. Uji pengaruh dilakukan dengan menggunakan uji statistik Wilcoxon dengan nilai p < 0.05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara pelaksanaan terapi spiritual terhadap kemampuan pasien mengontrol perilaku kekerasan dimana dari hasil uji Wilcoxon diperoleh (p=0.003) α < 0.05. Kemampuan mengontrol perilaku kekerasan sebelum dilakukan terapi spiritual adalah sebanyak sembilan pasien, sedangkan sesudah dilakukan terapi spiritual adalah sebanyak sebelas pasien. Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh antara pelaksanaan terapi spiritual terhadap kemampuan pasien mengontrol perilaku kekerasan di Ruang Kenari Rumah Sakit Khusus Daerah Dadi Provinsi Sulawesi Selatan. Diharapkan bagi tenaga perawat untuk lebih meningkatkan lagi pemberian terapi spiritual terhadap kemampuan pasien mengontrol perilaku kekerasan

    Perilaku Berisiko dalam Berkendara dan Kejadian Kecelakaan Sepeda Motor pada Mahasiswa

    Get PDF
    Kecelakaan lalu lintas menjadi penyebab utama kematian pada kelompok usia dewasa muda. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan perilaku berisiko dalam berkendara terhadap kejadian kecelakaan sepeda motor pada mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel berjumlah 502 mahasiswa yang dipilih dengan menggunakan metode purposive proportional sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan 32.1% responden pernah mengalami kecelakaan sepeda motor. Uji statistik menunjukkan terdapat hubungan antara mendengarkan musik saat berkendara (p=0.013), berkendara dengan kecepatan lebih dari 50km/jam (p=0.001), rem mendadak (p=0.000), dan menyalip tanpa memberikan lampu sein (p=0.006) dengan kejadian kecelakaan sepeda motor. Perilaku berisiko dapat mengurangi konsentrasi seseorang dalam berkendara sehingga hal tersebut dapat meningkatkan peluang terjadinya kecelakaan kendaraan bermotor. Pihak universitas khususnya perlu memperketat peraturan dan edukasi bagi mahasiswa untuk dapat meingkatkan perilaku aman dalam berkendara

    Faktor Yang Mempengaruhi Wanita Usia Subur Dalam Melakukan Tes Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA)

    Get PDF
    Kanker serviks merupakan kanker kedua terbanyak ditemukan pada wanita di dunia. Kurang lebih 500.000 kasusbaru kanker serviks terjadi tiap tahun dan tiga perempatnya terjadi di negara berkembang. Namun kanker serviksini sering kali masih bisa disembuhkan jika ditemui sejak awal dengan metode Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA).Cakupan pelaksanaan IVA Puskesmas Sapat tahun 2019 pada wanita usia subur umur 30-50 sebesar 20.95%.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi wanita usia subur dalam melakukan tesInspeksi Visual Asam Asetat. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasiadalah seluruh wanita usia subur umur 30-50 tahun sebanyak 3240 orang. Sampel penelitian ini sebanyak 97responden dengan tenik Proposional Random Sampling. Analisis data yang digunakan analisis univariat, bivariat(uji Chi Square), dan multivariat (uji regesi logistic berganda). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yangmemengaruhi wanita usia subur dalam melakukan IVA yaitu sikap p value 0.001, dukungan kader p value 0.021,dan sumber informasi p value 0.036. Sedangkan faktor yang tidak berpengaruh adalah pengetahuan, dukungansuami, dan Persepsi. Faktor yang paling dominan pengaruhnya adalah dukungan kader dengan nilai OR=14.144(95% CI= 1501-133.286). Kesimpulan dari penelitian ini bahwa wanita usia subur dalam melakukan IVA tesdipengaruhi oleh sikap, dukungan kader dan sumber informasi. Disarankan Puskesmas khususnya tenagakesehatan mampu bekerja sama dengan kader dan lintas sektor dalam pembinaan kader sebagai upaya dalammendukung promosi kesehatan IVA sehinga cakupan IVA tes di wilayah unit pembantu teknis Puskesmas Sapatdapat dilakukan secara menyeluruh

    Pengelolaan Limbah Medis Padat di Rumah Sakit Umum Daerah Mamuju Provinsi Sulawesi Barat

    Get PDF
    Rumah sakit sebagai institusi yang tugasnya memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, tidak terlepasdari tanggung jawab terhadap kesehatan lingkungan di sekitarnya yaitu mengelola limbah medis dengan benar(sesuai persyaratan). Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengelolaan limbah medis padat di RumahSakit Umum Daerah Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat tahun 2019. Jenis penelitian yang digunakanadalah observasional dengan pendekatan deskriptif, populasinya adalah semua ruangan yang termasuk dalamkategori medis dan sampelnya adalah semua populasi yang dijadikan sampel. Pengambilan sampel akanmenggunakan sistem total sampel (exhaustic sampling). Pengolahan dan analisis data hasil observasi kemudiandiolah secara manual dan dikelompokan sesuai tujuan. Hasil penelitian menunjukkan pemilahan, pewadahan,pengangkutan, tempat penampungan sementara dan tempat pembuangan akhir belum memenuhi syarat sesuaidengan Kepmenkes RI No. 1204/Menkes/SK/X/2004, karena beberapa ruangan belum dilakukan pemilahanlimbah medis maupun non-medis walaupun wadah sudah siapkan sesuai dengan jenis limbah, wadah sulit untukdibersihkan dan dikosongkan karena sebagian wadah tidak dilengkapi dengan kantong plastik, prosespengangkutan menggunakan jalur umum sehingga menganggu aktivitas rumah sakit. Selain itu, tempatpenampungan sementara limbah rumah sakit hanya memiliki sebuah ruangan berukuran 4 x 4 yang terletak dibelakang rumah sakit dan tidak memisahkan limbah medis dan non medis. Alat pemusnahan limbah rumah sakittidak digunakan karena belum memiliki izin operasional. Kesimpulan penelitian bahwa pengelolaan limbah medispadat di Rumah Sakit belum memenuhi syarat. Disarankan agar pelaksanaan pengelolaan berjalan dengan baik,diperlukan standar operasional prosedur mengenai cara pengelolaan limbah pada sumbernya, pelatihan mengenaiteknik pemilahan limbah sesuai jenisnya dan pengurusan izin pengoperasian pengunaan insenerator

    Adaptasi Dan Validasi Instrumen KIDSCREEN-27 Versi Bahasa Indonesia

    Get PDF
    Prevalensi kanker payudara meningkat dengan pesat selama lima tahun terakhir. Perubahan yang terjadi karena penyakit kanker payudara tidak hanya mempengaruhi kualitas hidup pasien namun juga anggota keluarga termasuk anak. Instrumen untuk menilai kualitas hidup anak versi Bahasa Indonesia masih belum banyak ditemukan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengadopsi dan memvalidasi instrumen kualitas hidup anak, yaitu KIDSCREEN-27 dalam versi Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan rancangan deskripsi untuk mengukur validitas dan reliabilitas kuesioner yang menerapkan prosedur adaptasi lintas budaya yang terdiri atas lima tahapan, yaitu: translation, sintesis dari kedua translator, back translation, analisis dengan expertis, dan reliabilitas. Penelitian ini melibatkan 30 anak usia 11-18 tahun dengan ibu yang terdiagnosa kanker. Data pasien kanker diperoleh dari Rumah Sakit Umum Daerah Panembahan Senopati Bantul dengan rentang waktu Januari – Februari 2019. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Analisa validitas dengan validitas konten indeks dan reliabilitas menggunakan koefisien Alfa Cronbach. Hasil analisis content validity index (CVI), Itemlevel (I-CVI), dan Scale-level (S-CVI) dari tiga orang panelis adalah 1.00. Sedangkan, Uji reliabilitas KIDSCREEN-27 versi Bahasa Indonesia dilakukan dengan menganalisis nilai Cronbach’s Alpha dengan nilai 0.893. Hasil uji reliabilitas internal consistency pada 5 domain (domain aktivitas fisik, suasana hati, keluarga dan waktu luang, teman, dan sekolah) memiliki rentang nilai α 0.654 – 0.840. Domain dengan nilai alfa terendah adalah domain teman dan tertinggi adalah domain keluarga dan waktu luang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kuesioner KIDSCREEN -27 versi Bahasa Indonesia dinyatakan valid dan reliabel sehingga dapat mempermudah tenaga kesehatan dalam mengkaji kualitas hidup anak

    Faktor Determinan Kesiapsiagaan Perawat Terhadap Bencana Gunung Meletus (Gamalama) di Puskesmas Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kota Ternate

    Get PDF
    Akibat dari bencana gunung meletus dapat menyebabkan kerugian seperti timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis. Pada situasi ini dilakukan kegiatan-kegiatan kesiapsiagaan, peringatan dini dan mitigasi bencana. Kesiapsagaan merupakan tanggungjawab bersama para stakeholder, salah satu stakeholder yang bertanggungjawab melaksanakan upaya kesiapsiagaan adalah Puskesmas. Puskesmas adalah bagian dari pemerintah daerah wajib melaksanakan fungsinya dalam kesiapsiagaan penanggulangan bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mngetahui hubungan faktor determinan pengetahuan dan keterampilan, dengan kesiapsiagaan perawat dalam menghadapi bencana gunung meletus (Gamalama) di Puskesmas wilayah kerja Dinas kesehatan Kota Ternate. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kombinasi (Mixed Methods) yaitu suatu metode penelitian yang mengkombinasikan atau menggabungkan antara metode kuantitatif dan metode kualitatif dengan pengumpulan data memakai kuesioner, observasi dan wawancara. Sampel penelitian ini adalah seluruh perawat di Puskesmas wilayah kerja Dinas Kesehatan Kota Ternate sebanyak 41 orang. Analisis data dilakukan dengan uji Chi Square untuk jenis penelitian kuantitatif. Variable pengetahuan p=0,015, dan variable keterampilan p=0,171. variabel pengetahuan merupakan variabel yang paling dominan berhubungan dengan kesiapsiagaan dari hasil uji regresi logistik nilai exp (B) = 4,200, sig= 0,998. Sedangkan jenis penelitian kualitatif dengan bentuk narasi dari hasil wawancara dengan responden yang keterampilan rendah karena kurangnya pelatihan dan simulasi bencana bagi perawat. Sehingga Perlunya pihak manajemen Puskesmas melakukan pelatihan dan simulasi secara bertahap bagi staf Puskesmas

    Dampak Kebijakan Pengadaan Obat Pada Puskesmas di Jakarta Era Jaminan Kesehatan Nasional

    Get PDF
    Obat merupakan input penting dalam pelayanan kesehatan. Bila obat tidak tersedia, dapat berpengaruh negatif terhadap hasil terapi pasien. Tujuan penelitian observasional ini adalah untuk mengetahui proses pengadaan obat puskesmas di Jakarta, yang seluruhnya berstatus Badan Layanan Umum Daerah, guna memetakan permasalahan dan upaya penyelesaiannya. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dan focus group discussion dengan Apoteker dan Pejabat Pembuat Komitmen dari 20 puskesmas yang mewakili 5 kotamadya, ditambah 1 puskesmas Kepulauan Seribu, menggunakan 20 jenis obat indikator yang 4 di antaranya adalah obat antihipertensi. Hasil penelitian yang dilakukan pada Januari sampai Maret 2019 ini menunjukkan bahwa dari 21 puskesmas yang melakukan pengadaan e-Purchasing, 11 puskesmas berhasil; 3 puskesmas gagal namun menindaklanjuti melalui pengadaan langsung; dan 10 puskesmas lainnya yang gagal tanpa menindaklanjuti, sehingga terjadi kekosongan obat antihipertensi. Puskesmas yang memenuhi kebutuhan obat ditemukan memiliki apoteker penanggung jawab pengadaan obat. Pada puskesmas yang terjadi kekosongan obat, apoteker yang ada tidak diberi peran dalam pengadaan obat, kondisi tersebut berdampak pada rerata proporsi rujukan pasien hipertensi yang mencapai 12%, atau 4 kali lipat dari puskesmas yang memenuhi kebutuhan obat, yaitu 3%. Dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pengadaan obat JKN di puskesmas di Jakarta masih mengalami hambatan, yang memerlukan dukungan peraturan pengadaan BLUD dan peran apoteker dalam pengadaan obat

    Kejadian Gastritis Berdasarkan Aspek Promosi Kesehatan Dan Pola Makan

    Get PDF
    Gastritis biasanya diawali dengan pola makan yang tidak baik dan tidak teratur sehingga lambung menjadi sensitif disaat asam lambung meningkat. Persentase dari angka kejadian gastritis di Indonesia menurut WHO adalah 40.8%, dan angka kejadian gastritis di beberapa daerah di Indonesia cukup tinggi dengan prevalensi 274.396 kasus dari 238.452.952 jiwa penduduk.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan promosi kesehatan dan pola makan dengan kejadian gastritis di Desa Taruna Kabupaten Hulu Sungai Tengah tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode survey analitik. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari dan bertempat di Desa Taruna. Penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan accidental sampling, sampel adalah masyarakat desa Taruna sebanyak 62 responden. Instrument penelitian yang digunakan berupa kuesioner, teknik pengumpulan data yaitu data sekunder (data dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan) dan data primer (data dari kuesioner), analisis data berupa data univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pola makan (p=0.000) dengan kejadian gastritis. Variabel promosi kesehatan (p=1.000) tidak ada hubungan dengan kejadian gastritis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara pola makan dengan kejadian gastriris dan tidak ada hubungan antara promosi kesehatan dengan kejadian gastritis. Saran kepada peneliti selanjutnya agar untuk memperdalam lagi penelitian ini dengan menambahkan beberapa variabel atau diubah menjadi penelitian kualitatif

    Uji Aktivitas Antikolesterol Ekstrak Etanol Daun Gedi (Abelmoschus Manihot (L.) Medik) Secara In Vitro

    Get PDF
    Perubahan gaya hidup antara lain pola makan menyebabkan pola makan tradisional bergeser ke pola makan barat seperti fast food yang banyak mengandung kalori, lemak dan kolesterol. Salah satu tumbuhan yang sering digunakan masyarakat sebagai obat yaitu gedi (Abelmoschus Manihot (L.) Medik). Daun gedi (Abelmoschus Manihot (L.) Medik) secara empiris digunakan untuk mengobati sakit ginjal, menurunkan kolesterol, dan maag. Daun gedi (Abelmoschus Manihot (L.) Medik) mengandung senyawa berkhasiat flavonoid yang dapat digunakan sebagai penurun kolesterol. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan aktivitas antikolesterol ekstrak etanol daun gedi (Abelmoschus Manihot (L.) Medik) secara in vitro serta menentukan nilai EC50. Sampel diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96% dengan % rendamen ekstrak yang diperoleh 9.149%. Ekstrak yang diperoleh dianalisis aktivitas antikolesterol dengan metode Lieberman-Burchard pereaksi asam asetat anhidrat dan asam sulfat pekat dengan menggunakan pengukuran spektrofotometer UV-Vis dengan panjang gelombang maksimum 666.97 nm. Ekstrak etanol daun gedi (Abelmoschus Manihot (L.) Medik) memiliki aktivitas antikolesterol secara in vitro. Nilai EC50 ekstrak etanol daun gedi (Abelmoschus Manihot (L.) Medik) yaitu sebesar 5007.5 ppm. Kesimpulan penelitian bahwa pada konsentrasi 5007.5 ppm dapat menurunkan 50% dari kolesterol awal. Disarankan menggunakan ekstrak etanol daun gedi sebagai terapi medis

    Perbedaan Focus Group Discussion Dan Brainstorming Terhadap Pencegahan Bullying Di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Karangtengah

    Get PDF
    Perilaku bullying pada remaja di sekolah menengah pertama memilki dampak yang serius terhadap pelaku maupun korban, dampaknya akan terasa hingga dewasa. Kasus bullying di Indonesia tahun 2018 sebesar 47.9%. Tujuan penelitian ini mengetahui perbedaan pendidikan kesehatan dengan metode Focus Group Discussion (FGD) dan brainstorming dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang pencegahan bullying di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Karangtengah Cianjur tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan rancangan penelitian two group pretest-postest design. Populasi penelitian sebanyak 300 remaja Sekolah Menengah Pertama kelas VII. Teknik besar sampel menggunakan rumus estimasi pada satu populasi, sehingga besar sampel sebanyak 15 responden untuk kelompok Focus Group Discussion dan 15 responden untuk kelompok brainstorming. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik systematic random sampling untuk menentukan sampel pada masing-masing kelas. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah kuesioner. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan Man Whitney. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh metode Focus Group Discussion dalam meningkatkan pengetahuan tentang pencegahan bullying (p=0.001), ada pengaruh metode brainstorming dalam meningkatkan pengetahuan tentang pencegahan bullying (p=0.003) dan tidak ada perbedaan antara metode Focus Group Discussion dan brainstorming dalam meningkatkan pengetahuan (p=0.210). Kesimpulan penelitian bahwa metode Focus Group Discussion dan brainstorming tidak memiliki perbedaan terhadap pencegahan bullying . Saran untuk institusi sekolah agar dapat menerapkan metode Focus Group Discussion dan brainstorming dalam meningkatkan pengetahuan siswa tentang pencegahan bullying

    291

    full texts

    332

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Window of Health (WOH) : Jurnal Kesehatan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇