Window of Health (WOH) : Jurnal Kesehatan
Not a member yet
    332 research outputs found

    Kelancaran Produksi ASI Pasca Bedah Cesar Dengan Pijat Punggung Menggunakan Virgin Coconut Oil

    Get PDF
    Penundaan rawat gabung, rendahnya frekuensi menyusui dan kesulitan dalam posisi menyusui pada ibu pasca bedah cesar dapat menyebabkan keterlambatan laktogenesis II. Hal ini menyebabkan ketidaklancaran produksi ASI pada hari-hari pertama pasca pembedahan. Intervensi pijat punggung menggunakan Virgin Coconut Oil (VCO) merupakan terapi komplementer yang dapat membantu meningkatkan kelancaran produksi ASI pasca bedah cesar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbedaan kelancaran produksi ASI ibu pasca bedah cesar dengan intervensi pijat punggung menggunakan Virgin Coconut Oil. Desain penelitian menggunakan”quasi experiment post test-only with control group design”. Teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling yang melibatkan 50 ibu pasca bedah cesar dalam kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Analisis yang digunakan dalam penelitian adalah uji chi-square untuk mengetahun perbedaan kelancaran produksi ASI dan uji regresi logistik berganda untuk mengidentifikasi variabel dominan yang berhubungan dengan kelancaran produksi ASI. Hasil uji chi-square menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kelancaran produksi ASI pada kelompok intervensi dibandingkan dengan kelompok kontrol (p-value 0.023; OR=3.85). Hasil analisis regresi logistik menunjukkan frekuensi menyusui (p=0.028;OR=5.74) merupakan variabel dominan bersama dengan pijat punggung (p=0.030;OR=4.47) dan paritas (p=0.060;OR=3.59) dalam mempengaruhi kelancaran produksi ASI. Intervensi pijat punggung bersama dengan frekuensi menyusui dan paritas berpeluang meningkatkan kelancaran produksi ASI pada ibu pasca bedah cesar. Ibu yang diberikan intervensi pijat punggung menggunakan Virgin Coconut Oil berpeluang 3.85 kali mengalami kelancaran produksi ASI. Edukasi untuk ibu dalam meningkatkan frekuensi menyusui juga penting dalam upaya peningkatan produksi ASI pada ibu pasca bedah cesar

    Kajian Pengetahuan, Sikap Dan Persepsi Pedagang Tentang Kualitas Kesehatan Lingkungan Pasar

    Get PDF
    Indonesia merupakan salah satu negara berkembang yang memiliki masalah kesehatan lingkungan yang sangat kompleks terutama di kota-kota besar. Sanitasi yang buruk diyakini menjadi penyebab utama dalam 280.000 kematian. Pasar Giwangan sebagai tempat umum yang banyak dikunjungi banyak orang memiliki potensi sebagai tempat terjadinya penularan penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan, sikap pedagang di pasar Giwangan tentang sanitasi, dikarenakan sanitasi memberikan kontribusi dalam mewujudkan kualitas kesehatan lingkungan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah pedagang pasar Giwangan Yogyakarta yang berjumlah 102 responden. Besar sampel tersebut dihitung dengan menggunakan rumus slovin. Penentuan sampel secara random dengan teknik simple random sampling. Instrument penelitian berupa kuesioner dan lembar checklist. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukan pedagang dengan pengetahuan sanitasi baik sebanyak 78 orang (76.5%), sikap baik sebanyak 76 orang (74.5%), dan persepsi tentang kualitas kesehatan lingkungan yang baik sebanyak 64 orang (62.7%). Hasil analisis bivariat menunjukan ada hubungan antara pengetahuan (p=0.002 ≤ 0.05) dan sikap tentang sanitasi (p=0.006 ≤ 0.05) dengan persepsi kualitas kesehatan lingkungan di Pasar Giwangan Yogyakarta. Ada hubungan antara pengetahuan dan sikap pedagang tentang sanitasi dengan kualitas kesehatan lingkungan di pasar Giwangan Yogyakarta. Saran bagi pedagang agar lebih meningkatkan kesadaran dalam menjaga kesehatan lingkungan pasar sedangkan bagi pengelola pasar perlu adanya pemeliharaan tentang fasilitas dan meningkatkan ketersediaan fasilitas sanitasi di pasar

    Efek Seduhan Jahe Sebagai Anti Muntah Pada Perempuan Hamil Trimester Pertama

    Get PDF
    Kehamilan merupakan proses yang ditunggu oleh keluarga, namun pada proses kehamilan muda atau trimester pertama terjadinya perubahan fisik, psikologis maunpun hormon sehingga menyebabkan terjadinya gejala emesis gravidarum atau mual muntah yang dapat mengganggu dan membahayakan kesehatan perempuan hamil jika dibiarkan seperti terjadinya lemah, lesu, kehilangan cairan tubuh dan dapat menyebabkan terjadinya dehidrasi bahkan dapat membahayakan pertumbuhan dan perkembangan janin. Jahe yang sudah terkenal untuk bumbu masak di Indonesia memiliki manfaat lain seperti mengurangi mual muntah pada perempuan hamil, dimana jahe bersifat antiemetik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas seduhan jahe sebagai anti muntah pada perempuan hamil trimester pertama. Penelitian ini menggunakan pre eksperimen dengan pendekatan pre test post test design yang memiliki sampel sebanyak 16 yang diambil secara accidental sampling dan data dianalisis menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan sebelum perlakuan rata-rata muntah adalah 3.87 sedangkan setelah perlakuan rata-rata muntah adalah 1.19 artinya adanya penurunan mual muntah sesudah perlakuan dengan seduhan jahe selama tujuh hari. Diharapkan jahe menjadi salah satu alternative terapi non farmakologis untuk mengatasi mual dan muntah pada perempuan hamil sehingga kontak perempuan hamil dengan obat–obatan bisa diminimalisir

    Analisis Ekstrak Kulit Batang Tanaman Biduri Terhadap Kematian Jentik Nyamuk Aedes Aegypti

    Get PDF
    Nyamuk adalah ektoparasit pengganggu yang merugikan kesehatan, manusia, hewan, dan lingkungan. Hal inidikarenakan kemampuannya sebagai vektor berbagai penyakit. Salah satu pengendalian yang dapat dilakukanadalah dengan penggunanaan insektisida hayati yaitu tanaman Calontopis gigantea atau tanaman biduri padabagian kulit batang yang dianggap mampu untuk membasmi nyamuk. Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui pengaruh dosis ekstrak kulit batang daun biduri terhadap kematian jentik nyamuk. Populasi dalampenelitian ini adalah jentik nyamuk Aedes aegypti dengan total 450 jentik nyamuk dan tanaman biduri bagian kulitbatang. Penelitian dilakukan di laboratorium Farmasi UMI yang merupakan penelitian eksperimental. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh kematian jentik nyamuk terhadap kematian jentik nyamuk.Pada dosis 0.1 ml ekstrak kulit batang tanaman biduri dalam 100 ml air habitat rata-rata waktu kematian adalah17.4 menit, dosis 0.5 ml dengan rata-rata waktu 45 menit, dosis 1.0 ml dengan rat-rata waktu kematian 13.2 menit.,dosis 1.0 ml dengan rata-rata waktu kematian 30 menit, kemudian pada dosis 2.0ml dengan rata-rata waktukematian 29.4 menit. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai p=0.63 > α=0.05. Maka Ha ditolakartinya hipotesis yang menyatakan ada pengaruh dosis ekstrak terhadap kematian jentik nyamuk ditolak.Kesimpulan bahwa tidak ada pengaruh ekstrak kulit batang tanaman biduri terhadap kematian jentik nyamuk.Disarankan agar menggunakan jumlah dosis yang tepat dalam mempengaruhi jentik nyamuk aedes aegypti

    Monitoring Mutu Pelayanan Rawat Inap Berbasis Komputerisasi

    Get PDF
    Saat ini hampir semua pelayanan kesehatan dituntut untuk menerapkan penggunaan komputerisasi sebagai media pengolah data untuk menghasilkan informasi yang lengkap, akurat, dan tepat waktu. Data pelaporan rawat inap dapat dipantau dari nilai indikator rawat inap. Unit rekam medis sebagai pemegang data pasien dan pembuat laporan masih melakukan penghitungan secara manual sehingga informasi yang disajikan sering salah dan tidak lengkap. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang sistem informasi berupa SAMURAI, yaitu Sistem Informasi Penentu Indikator Mutu Rawat Inap yang memantau efisiensi pemakaian tempat tidur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manfaat SAMURAI adalah membantu petugas pendaftaran rawat inap dalam memantau penggunaan tempat tidur yang tersedia, membantu petugas rekam medis agar lebih mudah untuk menyusun dan menyajikan laporan indiktor rawat inap, dan membantu pihak manajemen dalam pengembangan infrastruktur yang berkaitan dengan kebutuhan pasien rawat inap. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa SAMURAI yang memuat laporan indikator rawat inap yang tersaji dalam bentuk diagram garis dan bisa terlihat pada periode per bulan, per triwulan atau per tahun, sehingga sangat membantu pihak rumah sakit. Peneliti menyarankan agar SAMURAI diintegrasikan dengan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIM RS), khususnya pelayanan gawat darurat sehingga data pasien dan penggunaan tempat tidur bisa berkesinambungan

    Pengetahuan Dan Sikap Ibu Dengan Keikutsertaan Dalam Kelas Senam Hamil Di Rumah Sakit Colombia Asia

    Get PDF
    Ketidakpatuhan ibu mengikuti kegiatan kelas senam hamil merupakan salah satu kendala dalam pelaksanaan yang akan berdampak global bagi kesehatan ibu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dengan keikutsertaan dalam kelas senam hamil, dan hubungan sikap ibu dengan keikutsertaan dalam kelas senam hamil. Jenis penelitian ini adalah penelitian survei analitik dengan pendekatan secara cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester tiga yang berkunjung di Rumah Sakit Colombia Asia Medan yang berjumlah 103 orang, sampel dalam penelitian ini menggunakan Rumus Slovin dan didapat 82 responden dengan teknik pengambilan sampel secara accidental sampling. Instrumen penelitian dengan menggunakan kuesioner pernyataan berjumlah 20 soal. Analisis yang digunakan adalah bivariate dengan uji chisquare dengan alpha 0.05. Hasil uji statistik hubungan pengetahuan ibu dengan keikutsertaan ibu hamil dalam kelas senam hamil, diperoleh nilai (p-value) = 0.019 < α 0.05, yang artinya ada hubungan pengetahuan ibu dengan keikutsertaan dalam kelas senam hamil. Hubungan tabulasi silang antara sikap ibu dengan keikutsertaan dalam kelas senam hamil diperoleh nilai (p-value) = 0.029 < α 0.05 yang artinya ada hubungan sikap ibu dengan keikutsertaan dalam kelas senam hamil. Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan pengetahuan ibu hamil dengan keikutsertaan ibu hamil dalam kelas senam hamil dan ada hubungan sikap ibu dengan keikutsertaan dalam kelas senam hamil. Saran kepada ibu hamil untuk lebih banyak menggali informasi tentang kelas senam hamil baik dari media massa maupun media ceta

    Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Penyedia Makanan Terhadap Pelaksanaan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Di Warung Kecamatan Panyabungan

    Get PDF
    Penurunan pelaksanaan perilaku hidup bersih dan sehat diantaranya disebabkan oleh faktor pengetahuan, sikap, personal higiene, sarana air bersih, dan kebersihan peralatan makanan, serta sarana pengelolaan limbah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi perilaku penyedia makanan terhadap pelaksanaan perilaku hidup bersih dan sehat di warung Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal. Penelitian ini bersifat survei dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh warung yang menyediakan makanan, yaitu sebanyak 50 warung. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 50 warung dengan teknik total sampling. Pengumpulan data yang dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisis data yang dilakukan dengan analisis univariat, bivariat (uji chi square), dan multivariat (uji regresi logistik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan rendah sebanyak 52.0% dengan nilai p = 0.003 dan OR 22.360, sikap buruk sebanyak 56.0% dengan nilai p = 0.034 dan OR 3.114, personal higiene buruk sebanyak 70.0% dengan nilai p = 0.002 dan OR 11.440, sarana air bersih tidak memenuhi syarat sebanyak 66.0% dengan nilai p = 0.036 dan OR 9.067, kebersihan peralatan makanan buruk sebanyak 66.0% dengan nilai p = 0.007, dan sarana pengelolaan limbah mayoritas tidak memenuhi syarat sebanyak 62.0% dengan nilai p = 0.238 dan OR 9.202. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa ada hubungan pengetahuan, sikap, personal hygiene, sarana air bersih, dan kebersihan peralatan makanan dengan pelaksanaan perilaku hidup bersih dan sehat. Variabel paling dominan yang memengaruhi perilaku penyedia makanan adalah pengetahuan. Bagi tenaga kesehatan diharapkan untuk mengadakan penyuluhun dan promosi kesehatan tentang perilaku hidup bersih dan sehat

    Kepatuhan Konsumsi Zat Besi (Fe) terhadap Kejadian Anemia pada Ibu Hamil

    Get PDF
    Pemberian tablet Fe masih belum mencapai target di mana pemerintahan pusat menetapkan standar pelayanan minimal cakupan pemberian tablet Fe selama kehamian sebesar 90%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepatuhan minum tablet Fe, kejadian anemia, dan menganalisis pengaruh kepatuhan minum tablet Fe dengan kejadian anemia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Sumber data diperoleh dari semua wanita hamil pada usia kehamilan trimeser II dan III yang melakukan pemeriksaan kehamilan di BPS Diana Ernawati Desa Laren Kecamatan Laren Kabupaten Lamongan, pada 1 Maret 2020–15 April 2020 dengan jumlah populasi 19 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang bersumber dari data primer dan data sekunder. Data di analisis data menggunakan Fisher Exact Test. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden patuh dalam konsumsi tablet Fe yaitu sebanyak 12 respoden (63%). Mayoritas responden tidak mengalami anemia yaitu sebanyak 13 responden (68.4%). Mayoritas responden yang patuh konsumsi tablet Fe tidak mengalami anemia yaitu sebanyak 10 responden (83.4%), sedangkan mayoritas responden yang tidak patuh konsumsi tablet Fe mengalami anemia sebanyak 4 responden (57.1%). Simpulan dari penelitian ini terdapat pengaruh antara kepatuhan minum tablet Fe dengan kejadian anemia pada Ibu Hamil di BPS Diana Ernawati Desa Laren Kecamatan Laren Kabupaten Lamongan, dengan p-value (0.011). Diperlukan upaya promosi kesehatan, komunikasi informasi dan edukasi (KIE) untuk meningkatkan kesadaran ibu hamil pentingnya dalam kepatuhan mengkonsumsi tablet F

    Determinan Perilaku Menyusui dengan Keberhasilan ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Menteng Kota Palangka Raya

    Get PDF
    Air Susu Ibu (ASI) eksklusif adalah air susu ibu yang diberikan kepada bayi sejak dilahirkan selama 6 bulan tanpa menambahkan atau mengganti dengan makanan atau minuman lain. ASI eksklusif berperan sebagai imunisasi pertama, perlindungan dari infeksi pernapasan, diare dan penyakit yang berpotensi mengancam jiwa lainnya. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap rendahnya tingkat keberhasilan ASI eksklusif secara global adalah faktor sosial budaya yang berkaitan dengan perilaku menyusui. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis determinan perilaku menyusui (predisposing factors, enabling factors dan reinforcing factors) dengan keberhasilan ASI eksklusif. Metode penelitian analitik observasional dengan rancangan cross sectional. Hasil penelitian sebesar 61% tidak ASI eksklusif. Kemudian hasil uji chi square pada predisposing factors meliputi pekerjaan, sikap dan pengetahuan berhubungan signifikan dengan keberhasilan ASI eksklusif. Enabling factors meliputi penolong persalinan, tempat persalinan dan riwayat Inisiasi Menyusu Dini (IMD) memiliki hubungan yang signifikan dengan keberhasilan ASI eksklusif dan reinforcing factors pada variabel dukungan keluarga berhubungan secara signifikan dengan keberhasilan ASI eksklusif. Hasil uji regresi logistik disimpulkan variabel riwayat inisiasi menyusu dini (IMD) (p=0.001;OR=16.625) variabel dominan dengan keberhasilan ASI eksklusif bersama variabel dukungan keluarga (p=0.013;OR=6.791), pekerjaan (p=0.014;OR=3.689), pengetahuan (p=0.027;OR=6.892) dan penolong persalinan (p=0.047;OR=6.604). Kesimpulan riwayat IMD merupakan variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap keberhasilan pemberian ASI eksklusif bersama-sama dengan variabel dukungan keluarga, pekerjaan, pengetahuan dan penolong persalinan. Saran penelitian perlu penguatan upaya promotif dan preventif yang dilakukan sejak dini

    Pengetahuan, Sikap, Kebiasaan Merokok, Aktifitas Fisik, dan Kepatuhan Minum Obat Berhubungan Dengan Pengedalian Hipertensi

    No full text
    Hypertension is the highest cause of death and illness. History of hypertension along with unhealthy lifestyles such as smoking, physical activity and medication adherence. This study aims to determine the factors associated with controlling hypertension in the Working Area of ​​UPT Puskesmas Padang Bulan Kota Medan. This type of research is quantitative with a cross sectional study design. Population and sample are patients who come to visit and have their health checked by sampling technique using accidental sampling as many 100 people and univariate, bivariate and multivariate data analysis. The results of research that have been carried out obtained that there is a significant relationship of knowledge (p = 0.006), attitudes (p = 0.011), smoking habits (p = 0.018), physical activity (p = 0.017), compliance with taking medication (p = 0,000) with controlling hypertension. Compliance with medication drinks is most dominant with hypertension control (Sig 0.001 and Exp 24.048). The conclusion is that there is a relationship between knowledge, attitude, smoking habits, physical activity, medication adherence with hypertension control. It is expected that the puskesmas make prevention efforts, or overcome the problem of hypertension by conducting hypertension counseling / counseling to patients

    291

    full texts

    332

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Window of Health (WOH) : Jurnal Kesehatan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇