OJS UNISMUH Luwuk (Universitas Muhammadiyah Luwuk)
Not a member yet
    1071 research outputs found

    PERAN KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN PERILAKU ORGANISASI LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM

    No full text
    Islamic educational institutions like Madrasah Tsanawiyah have a status comparable to elementary schools. The less effective role of madrasa heads in organisational behaviour weakens the Islamic education management process. This research aims to determine the role of madrasah heads in improving organisational behaviour. The research used qualitative methods with a case study approach at Madrasah Tsanawiyah Darul Mustafa Lebak Banten. Data collection uses interviews, observation and literature study. The analysis uses data triangulation. Research findings show that the role of the madrasa head achieves organisational behaviour, namely with a democratic leadership type through coaching, support, advice and motivation. Decision-making is taken through daily and plenary meetings considering the majority vote—leadership success through effective networking, communication, and collaboration. The role of the madrasa head improves organisational behaviour through leadership type, decision making and leadership success. The research implication is that the better the role of the madrasa head in organisational behaviour, the better the educational management of Islamic institutions

    PENGATURAN FILANTROPI ISLAM DI INDONESIA; PELUANG DAN TANTANGAN

    No full text
    Indonesia tidak hanya merupakan negara kepulauan terbanyak di dunia, melainkan negara dengan jumlah penduduk yang beragama Islam terbanyak di dunia. Dengan jumlah mayoritas penduduk muslim di Indonesia, maka seluruh aktivitas yang dilakukan akan bersinggungan dengan kegiatan yang bersifat Islami. Kegiatan sosial pun lebih dititik beratkan kepada kegiatan yang bersifat islami. Filantropi Islam merupakan salah satu kegiatan sosial dalam Islam yang meliputi zakat, infak, shodaqoh dan wakaf. Tujuan dari penelitian ini diharapkan dapat mengetahui problem dan prospek dari pengaturan filantropi Islam di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif. Indonesia yang merupakan negara kesatuan bukan negara Islam telah mengakomodasi kegiatan yang bersifat filantropi Islam melalui peraturan perundang-undangan, di antaranya ialah pertama Undang-undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, beserta peraturan turunannya dalam Undang-undang ini dijelaskan berkaitan dengan ketentuan dalam melaksanakan zakat, di samping itu diberikan juga ketentuan mengenai pelaksanaan infak dan shodaqoh, serta bagai mana pengelolaan dan pendistribusian. Kedua Undang-undang Nomor 41 tahun 2004 tentang Wakaf, beserta pengaturan turunannya dalam Undang-undang ini memberikan penjelasan berkaitan dengan pengelolaan wakaf serta ketentuan-ketentuan mengenai wakaf. Dengan pengaturan ini banyak kegiatan sosial yang dinormakan menjadi hukum positif, bagi sebagian pelaku usaha menjadikan suatu hal yang membebani, dengan banyaknya regulasi mengenai kegiatan sosial. Disisi lain dengan pengaturan ini menjadi peluang bagi pengusaha muslim dalam melaksanakan kegiatan sosial perusahaannya, tidak hanya akan mendapatkan nilai sosial saja akan tetapi mendapatkan nilai ibada

    UPAYA PENYELESAIAN SENGKETA PERTANAHAN OLEH KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN BANGGAI

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya penyelesaian sengketa pertanahan oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Banggai dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi. Dalam penelitian ini metode penelitian yang digunakan yaitu Jenis penelitian yuridis empiris dengan menggunakan data primer, sekunder dan tersier. Dalam penelitian ini, metode analisis yang digunakan adalah metode analisis deskriptif kualitatif. Upaya penyelesaian sengketa pertanahan di Kantor Pertanahan Kabupaten Banggai melalui tahapan Penerimaan dan Distribusi Pengaduan serta Penanganan dan Penyelesaian Sengketa. Adapun penanganan pengaduan dan penyelesaian sengketa terhadap sengketa pertanahan dilakukan melalui tahapan: pengkajian Kasus, gelar awal, penelitian, ekspos hasil penelitian, rapat koordinasi, gelar akhir, dan penyelesaian kasus. Sedangkan  faktor yang mempengaruhi upaya penyelesaian sengketa pertanahan dikantor Pertanahan Kabupaten Banggai terdiri atas faktor pendukung dan faktor penghambat. Adapun faktor pendukung yaitu peraturan perundang-undangan dan keinginan untuk mencegah konflik, sedangkan faktor penghambat yaitu ketidakhadiran salah satu pihak dan kekurangan data fisik atau yuridis

    ANALISIS LAPORAN REALISASI ANGGARAN BELANJA PADA MASA PANDEMI COVID 19 PADA BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KABUPATEN BANGGAI

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa realisasi anggaran belanja pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Banggai pada masa Pandemi Covid 19. Analisis data yang digunakan yaitu analisis kuantitatif dengan cara menghitung rasio efisiensi dan rasio pertumbuhan realisasi anggaran belanja tahun 2019-2021. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat efisiensi belanja Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Banggai rentang tahun 2019-2021 rata-rata cukup efisien, dimana  tahun 2019 tingkat efisiensi yaitu 94.8%, tahun 2020 tingkat efisiensi yaitu 39.03%, dan di tahun 2021 tingkat efisiensi meningkat menjadi 98.18%. Sedangkan tingkat pertumbuhan belanja mengalami fluktuasi dimana tahun 2019 tigkat pertumbuhan belanja 2.95%. Pada tahun 2020 tingkat pertumbuhan belanja menurun menjadi -68.22%, Dan pada tahun 2021 pertumbuhan belanja meningkat menjadi 212.1%. Â

    PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN PROVINSI SULAWESI SELATAN

    No full text
    This study aims to determine the effect of leadership style on employee performance, and the influence of decision making on employee performance. Data collection used primary data obtained from employees at the Maritime Affairs and Fisheries Service of South Sulawesi Province which were then used as respondents using the slovin formula after carrying out calculations so that the researchers adjusted as many as 66 respondents. The results of the data collected through the distribution of the questionnaire have been tested with classic assumption tests in the form of normality assumptions, multicollinearity assumptions, linearity assumptions and heteroscedasticity assumptions. Methods of data analysis using descriptive statistical analysis techniques and inferential statistical analysis using the SPSS Version 23 application. The results showed that leadership style has a positive and significant effect on employee performance at the Maritime Affairs and Fisheries Service of South Sulawesi Province. In addition, this study also shows that decision making has a positive and significant effect on employee performance at the Maritime Affairs and Fisheries Service of South Sulawesi Province so that all hypotheses proposed are accepted

    PENGARUH ETOS KERJA DAN FASILITAS KERJA TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA PEGAWAI PADA KANTOR CAMAT MOILONG KABUPATEN BANGGAI

    No full text
    Penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah Etos Kerja dan Fasilitas Kerja secara parsial dan simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Efektivitas Kerja pada Kantor Camat Moilong Kabupaten Banggai Sampel penelitian adalah seluruh pegawai Pada Kantor Camat Moilong Kabupaten Banggai dengan menggunakan teknik purpose sampling dengan jumlah 22 orang. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara dan kuesioner. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan menggunakan tabel frekuensi dan regresi linier berganda 2 prediktor. Hasil pengolahan data yang dilakukan melalui program SPSS versi 25.0. Dari hasil uji t didapatkan bahwa seluruh variabel bebas yaitu Etos Kerja (X1), dan Fasilitas Kerja (X2),mempunyai pengaruh secara parsial terhadap Efektivitas Kerja (Y) pada Kantor Camat Moilong Kabupaten Banggai. Dari hasil uji ANOVA (analysis of variant) atau uji F didapatkan F-hitung sebesar 113,945 dan F-tabel sebesar 3,44 dengan perbandingan tersebut berarti dapat diketahui bahwa F-hitung = 113,945 > F-tabel = 3,44 yang berarti secara simultan berpengaruh positif dan signifikan.Kata Kunci: Etos Kerja, Fasilitas Kerja, Efektivitas Kerj

    PENGARUH FASILITAS KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI APARATUR SIPIL NEGARA PADA KANTOR CAMAT LUWUK UTARA KABUPATEN BANGGAI

    No full text
    Tujuan penelitian untuk mengetahui fasilitas kerja dan motivasi kerja secara parsial dan simultan berpengaruh terhadap kinerja pegawai pada Kantor Camat Luwuk Utara Kabupaten Banggai dan untuk mengetahui variabel manakah yang dominan berpengaruh terhadap kinerja pegawai pegawai pada Kantor Camat Luwuk Utara Kabupaten Banggai. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan tetap yang berjumlah 22 orang. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan menggunakan tabel frekuensi dan regresi linier berganda 2 prediktor. Hasil pengolahan data yang dilakukan melalui program SPSS versi 25.0.Hasil perhitungan uji statistik menunjukan bahwa koefisien regresi untuk variabel fasilitas kerja (X1) = 0,386 dan motivasi kerja (X2) = 0,480 sedangkan konstant koefisien regresi sebesar 0,903. Berdasarkan uji parsial (uji t) diperoleh bahwa variabel fasilitas kerja (X1) dan motivasi kerja (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja ASN (Y) pada Kantor Camat Luwuk Utara Kabupaten Banggai. Dari hasil uji ANOVA (analysis of variant) atau uji F didapatkan F-hitung sebesar 8,006dengan  F-tabel = 3,52, dengan perbandingan tersebut berarti dapat diketahui bahwa F-hitung > F-tabel = 8,006  > 3,52 yang berarti berpengaruh secara positif dan signifikan. Hubungan antara variabel bebas yaitu budaya organisasi (X1) dan motivasi kerja (X2) dengan variabel terikat yaitu kinerja ASN dalam penelitian ini adalah kuat terlihat dari uji koefisien korelasi sebesar 0,676. Besarnya koefisien determinasi R squarenya (r2) adalah sebesar 0,400 atau sebesar 40,00% artinya bahwa kedua variabel bebas yaitu budaya organisasi (X1) dan motivasi kerja (X2) mempengaruhi kinerja pegawai (Y) pegawai pada Kantor Camat Luwuk Utara Kabupaten Banggai, sedangkan sisanya 60,00% adalah merupakan faktor lain yang mempengaruhi kinerja pegawai. Dari hasil penelitian dengan nilai koefisien regresi terlihat bahwa variabel yang paling dominan mempengaruhi kinerja pegawai adalah motivasi kerja, sehingga untuk itu hipotesis ketiga yang menyatakan bahwa motivasi kerja dominan berpengaruh terhadap kinerja pegawai terbukti

    IMPLEMENTASI ANGGARAN DALAM PENGEMBANGAN BISNIS USAHA KECIL (STUDI KASUS PADA MAKANAN TRADISIONAL GOGOS)

    No full text
    Anggaran merupakan rencana keuangan yang disusun untuk periode tertentu, biasanya satu tahun. Anggaran memiliki peran penting dalam kegiatan usaha, termasuk dalam konteks pengembangan usaha. Penyusunan dan pelaksanaan anggaran yang baik dapat membantu usaha untuk mencapai tujuannya, baik tujuan jangka pendek maupun jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses penyusunan dan pelaksanaan anggaran dalam konteks pengembangan usaha. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan studi kasus pada usaha Gogos Pao-pao “Khas Makassarâ€. Jenis penelitian adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan pengamatan, studi dokumentasi dan wawancara. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, display dan verifikasi data.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gogos Pao-pao “Khas Makassar†telah memiliki proses penyusunan dan pelaksanaan anggaran yang cukup baik. Proses penyusunan anggaran dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan istri dan kedua karyawannya. Anggaran disusun berdasarkan target penjualan dan biaya yang diperkirakan. Pelaksanaan anggaran dilakukan secara ketat dengan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala. Namun, terdapat beberapa hal yang dapat diperbaiki dalam proses penyusunan dan pelaksanaan anggaran di Gogos Pao-pao “Khas Makassarâ€. Salah satunya adalah perlunya peningkatan akurasi dalam memperkirakan biaya. Selain itu, perlunya dilakukan analisis terhadap potensi risiko yang dapat mempengaruhi pencapaian target anggaran

    PERAN WALI KELAS DALAM PENGELOLAAN PROBLEM SOLVING

    No full text
    Wali kelas merupakan guru mata pelajaran yang yang diberikan amanah oleh kepala sekolah untuk mengatur kelas dan mengendalikan siswa ketika kegiatan belajar mengajar dan saat siswa mendapat masalah, baik permasalahan pribadi, sosial, atau permasalahan akademis. Sesuai dengan pemikiran di atas, dapat disimpulkan bahwa peran wali kelas dalam pengelolaan problem solving sangat urgen, dikarenakan dapat menopang kelancaran dan keefektifan kegiatan belajar mengajar. Sehingga membawa siswa kepada bakat, minat, dan semangat yang baik agar lebih serius dalam belajar. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi pengelolaan problem solving di SMAN 5 Tidore Kepulauan dan menganalisis peran wali kelas dalam pengelolaan problem solving di SMAN 5 Tidore Kepulauan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian eksplanatori yang bersifat menceritakan dan menggambarkan fakta temuan lapangan yang ditemukan peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengelolaan problem solving di SMAN 5 Tidore Kepulauan terdiri dari beberapa pengelolaan, diantaranya adalah kebijakan tata tertib siswa, alur pengelolaan problem solving, penghargaan (reward) dan hukuman (punishment), rapat koordinasi, pelibatan guru bimbingan konseling, pelibatan pengurus kelas, pelibatan pihak internal dan eksternal. Sedangkan Peran Wali Kelas Dalam Pengelolaan Problem Solving Di SMA Negeri 5 Tidore Kepulauan diantaranya mengidentifikasi permasalahan, melaksanakan bimbingan dan pembinaan, memberikan nasihat, memberikan motivasi, melakukan kunjungan rumah (home visit), melibatkan pengurus kelas,  membuat grup What’s App untuk siswa dan orang tua siswa, eksekutor sanksi skala ringan, pemberi stimulus, dan melakukan komunikasi pada pihak-pihak yang terkait dalam permasalahan siswa

    ANALISIS LATIHAN MENEMBAK BOLA KEARAH GAWANG DENGAN MENGGUNAKAN PUNGGUNG KAKI PADA PERMAINAN SEPAK BOLA PADA CLUB LAPPA UNITED

    No full text
    The problem in this research is that the Lappa United Sinjai Club in shooting at the goal is less accurate in football games . This research is an experimental research which aims to determine the effect of shooting the ball towards the goal using the back of the foot in the Lappa United Sinjai club soccer game. The population in this study were all 30 Lappa United Sinjai players, while the research sample consisted of 30 players. with sampling using total sampling. The ball shooting test is used as a data collection method. By using computer resources and the SPSS program version 21.00, descriptive statistics and inference t-test were the data analysis techniques performed. Based on the analysis of the data and the findings of this study, it can be said that training with the instep has a major impact on increasing the practice of shooting the ball towards the goal in soccer games at Club Lappa United Sinja

    0

    full texts

    1,071

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    OJS UNISMUH Luwuk (Universitas Muhammadiyah Luwuk)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇