Pasundan University Journal
Not a member yet
16065 research outputs found
Sort by
PERKEMBANGAN KURIKULUM MERDEKA PENDIDIKAN IPS DI INDONESIA PERMASALAHAN DAN URGENSI
Kurikulum Merdeka merupakan bentuk transformasi pendidikan yang komprehensif dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar mampu beradaptasi serta bersaing di era global. Kurikulum ini memberikan keleluasaan kepada pendidik dalam merancang pembelajaran yang menyenangkan, bermakna, dan kontekstual sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Guru didorong untuk menganalisis dan memilih model pembelajaran yang tepat berdasarkan kesiapan, minat, dan profil belajar peserta didik.Selain itu, Kurikulum Merdeka memberikan kebebasan dalam pemanfaatan sumber belajar, tidak terbatas pada lingkungan sekolah, tetapi juga membuka peluang eksplorasi sumber belajar dari luar sekolah yang relevan dengan materi pembelajaran. Salah satu pendekatan yang diunggulkan adalah pembelajaran berdiferensiasi, yang memungkinkan peserta didik mengembangkan potensi dan kreativitas secara optimal. Hasil implementasi menunjukkan bahwa produk pembelajaran yang dihasilkan peserta didik cenderung lebih inovatif dan mencerminkan minat serta kemampuan individual mereka. Selain itu, Kurikulum Merdeka memberikan kebebasan dalam pemanfaatan sumber belajar, tidak terbatas pada lingkungan sekolah, tetapi juga membuka peluang eksplorasi sumber belajar dari luar sekolah yang relevan dengan materi pembelajaran. Salah satu pendekatan yang diunggulkan adalah pembelajaran berdiferensiasi, yang memungkinkan peserta didik mengembangkan potensi dan kreativitas secara optimal. Hasil implementasi menunjukkan bahwa produk pembelajaran yang dihasilkan peserta didik cenderung lebih inovatif dan mencerminkan minat serta kemampuan individual mereka. Kurikulum Merdeka memiliki tiga karakteristik utama, yaitu: (1) Berkarakter Pancasila, melalui pembelajaran berbasis proyek yang menumbuhkan soft skills dan karakter sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila; (2) Berbasis Kompetensi, dengan penekanan pada materi esensial untuk memperdalam penguasaan kompetensi dasar seperti literasi dan numerasi; dan (3) Fleksibel, yaitu memberikan ruang bagi pendidik untuk menerapkan pembelajaran yang terdiferensiasi dan disesuaikan dengan konteks lokal. Dengan demikian, Kurikulum Merdeka menjadi inovasi strategis dalam mewujudkan pembelajaran yang merdeka, bermakna, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik
MENINGKATKANKAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MEDIA PAPAN PINTAR PADA PELAJARAN IPAS DI KELAS III SDN 4 PALANGKA: Penelitian Tindakan Kelas
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pencapaian hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas III B SDN 4 Palangka melalui pemanfaatan media pembelajaran inovatif berupa papan pintar. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya motivasi belajar siswa serta terbatasnya penggunaan media yang mampu merangsang partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran. Selama ini, proses pembelajaran cenderung bersifat satu arah dan dominan menggunakan metode konvensional yang berpusat pada guru, sehingga kurang menghadirkan pengalaman belajar yang menarik dan interaktif. Dengan mengintegrasikan media papan pintar, penelitian ini berusaha membangun lingkungan belajar yang lebih menyenangkan dan mendorong keterlibatan langsung siswa dalam kegiatan pembelajaran. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilakukan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil dari penerapan media ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam hasil belajar siswa, terlihat dari peningkatan rata-rata nilai dari 60,77 pada tahap pra siklus, menjadi 72,15 pada siklus I, dan mencapai 87,69 pada siklus II. Selain itu, tingkat ketuntasan belajar siswa juga mengalami peningkatan, dari 30,76% pada pra siklus menjadi 46,15% pada siklus I, dan melonjak menjadi 84,61% pada siklus II. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan papan pintar efektif dalam mengoptimalkan hasil dan proses pembelajaran siswa
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS CLASSPOINT PADA MATA PELAJARAN IPAS MATERI KERAGAMAN BUDAYA KELAS 4 SEKOLAH DASAR
This research is based on the results of observations, that the lack of teacher motivation in utilizing technology to develop LKPD independently, resulting in a boring learning process and lack of student interest in learning. So the researcher developed LKPD based on classpoint material on cultural diversity. The objectives of this development research are: To determine the validity of LKPD based on classpoint material on cultural diversity in class IV SDN Gayam 1, To determine the practicality of LKPD based on classpoint material on cultural diversity in class IV SDN Gayam 1, To determine the effectiveness of LKPD based on classpoint material on cultural diversity in IV SDN Gayam 1. This study uses a type of research and development (research and development) using the ADDIE model (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation) developed by Sugiyono. The results of this study (1) The results of media expert validation 84%, material expert validation 90% and learning device validation 96% with an average validity score of 90%. (2) The results of the teacher's response were 93%, the limited test student response was 100%, the broad test student response was 96% with an average practicality of 96%. (2) The results of the effectiveness of the limited trial with an average value of 92 with a percentage result of 100%, and the broad trial obtained an average value of 87 with a percentage of 92% can be stated as very effective for use in learning activities. Thus, the LKPD based on classpoint material on cultural diversity that was developed can attract students' interest in learning and improve students' learning outcomes
Pengembangan Media Majas Puzzle Quest Berbasis Cooperative Learning Tipe Make a Match pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia untuk Meningkatkan Kemampuan Kolaborasi Siswa Kelas V SDN 47 Kodo Kota Bima
This study's objective is to determine the feasibility, practicality, and effectiveness of majas puzzle quest based cooperative learning tipe make a match in Indonesian language learning to improve the collaboration skills of grade V students of SDN 47 Kodo, Bima City. The ADDIE model, which comprises the phases of analysis, design, development, implementation, and evaluation, is used in this study in conjunction with the Research and Development (R&D) approach. Data were collected through media and material expert validation questionnaires, teacher and student response questionnaires, and student collaboration skills observation questionnaires. The instruments were analyzed descriptively quantitatively. The media expert validation results showed an average score of 93.33% (very feasible category), and the material expert validation results amounted to 97.14% (very feasible category). Teacher responses showed an average score of 80% (practical category), while student responses amounted to 85.72% (very practical category). The results showed that majas puzzle quest based cooperative learning tipe make a match was effectively used in learning, with an increase in the average score of students' collaboration skills from 44.27% in the medium category to 62.02% in the high categor
STUDI KASUS PERAN LITERASI DIGITAL DALAM MENCEGAH CYBERBULLYING DI SDN SEBERANG MASJID 1 BANJARMASIN
Perkembangan dunia digital saat ini sudah memasuki dunia pendidikan khususnya sekolah dasar. Salah satu tantangan dalam perkembangan digital khususnya bagi guru dan siswa adalah cyberbullying. Cyberbullying dapat dicegah melalui kemampuan literasi digital karena mampu menciptakan pola pikir dan pandangan yang kritis dan kreatif. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana peran literasi digital dalam mencegah cyberbullying di SDN Seberang Masjid 1 Banjarmasin. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Informan yang ada pada penelitian ini yaitu guru dan siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian dapat disimpulkan bahwa literasi digital memiliki peranan penting dalam mencegah dan menangani cyberbullying di lingkungan sekolah. Partisipan dalam penelitian ini baik dari guru dan siswa umumnya sudah memiliki kemampuan yang baik dalam menggunakan teknologi, berkomunikasi secara efektif dan etis melalui media digital, serta mampu memilah dan menganalisis informasi yang relevan maupun berbahaya sebelum membagikannya
IMPLEMENTASI MIND MAPPING PEMBELAJARAN FIQIH BERBASIS KURIKULUM TIMUR TENGAH
This study aims to describe the implementation of the mind mapping approach in learning fiqh based on the Middle East Curriculum at MBS A.R. Fachruddin Yogyakarta. Qualitative method with a phenomenological approach that aims to collect data about the phenomenon under study without generalisation. The results showed that mind mapping helps students understand complex fiqh concepts more systematically, improves memory, and encourages active involvement and critical thinking of students during the learning process. Implementation was carried out on 30 junior high school students in class IX and was carried out in three stages: planning, implementation, and evaluation, with study material on the Zakat Fitrah chapter in the book of Zaadul Mustaqni. There were several obstacles encountered during the implementation of the mind mapping approach, such as the teacher's adaptation to the new method, the narrow time in teaching preparation, the preparation of material that is easy to visualise and the students' different thinking abilities. This research confirms that the mind mapping approach can be a bridge between the traditional talaqqi method and the needs of more modern and participatory learning
TRANSFORMASI PONDOK PESANTREN DI ERA DIGITAL: DAMPAK POSITIF MULTIMEDIA DALAM PENDIDIKAN, DAKWAH, DAN KEMANDIRIAN SANTRI
In Central Lampung Regency, Islamic boarding schools (pondok pesantren) have undergone rapid transformation by integrating multimedia as an essential part of education, da'wah, and the development of students' independence. The objective of this study is to explore the utilization of multimedia in enhancing the quality of education in Islamic boarding schools in the digital era and to examine the role of multimedia in supporting the effectiveness of da'wah in these institutions. This research employs a qualitative method with a descriptive approach. The findings indicate that the transformation of pesantren through multimedia has significantly contributed to shaping independent, competitive students who are well-prepared to face challenges in the digital era while maintaining the core Islamic values that underpin education in pesantren
ANALISIS PENERAPAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DIMENSI BERIMAN, BERTAKWA KEPADA TUHAN YANG MAHA ESA DAN BERAKHLAK MULIA DI SEKOLAH DASAR
This study aims to determine the Implementation of the Pancasila Student Profile Dimension of Faith, Devotion to God Almighty and Noble Morals in Elementary Schools in Grade IV at SD Cipambuan. This study uses a qualitative descriptive approach. The main data sources for this study are teachers, students and principals. While the secondary data sources for this study are books and articles as well as previous studies. The data collection techniques used are observation, interviews and documentation. The data analysis technique in this study is Miles and Huberman which includes data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. The implementation of the dimensions of faith, devotion to God Almighty and noble character in Class IV of Cipambuan Elementary School includes the implementation of worship activities such as Duha prayer, Zuhur prayer in congregation, murojaah and the habit of reading prayers before and after studying. Furthermore, discipline by arriving at school on time, wearing clean and neat clothes, and being honest in completing school assignments. Students also shake hands with teachers when they come to school and get used to the 5S culture. Then, students care for the environment by cleaning the classroom and throwing trash in its place. Furthermore, students understand their rights and obligations both at school and participating in flag ceremonies. Cipambuan Elementary School strives to carry out activities related to the dimensions of faith, devotion to God Almighty and noble character in Class IV. However, this has not been implemented perfectly due to the lack of awareness of students who still need to be motivated
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK ELEKTRONIK INTERAKTIF BERBASIS DISCOVERY LEARNING PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN FASE F SMA/MA
Media pembelajaran adalah salah satu alat bantu yang digunakan guru dalam proses pembelajaran. Saat ini penggunaan buku cetak belum maksimal dan lembar kerja peserta didik yang digunakan belum memenuhi unsur komponen dari sebuah lembar kerja peserta didik, seperti belum dicantumkanya capaian pembelajaran, materi pokok, serta daftar pustaka. Penelitian ini bertujuan menghasilkan lembar kerja peserta didik elektronik berbasis discovery learning pada materi sistem pencernaan fase F SMA/MA yang valid dan praktis
Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model 4D yang meliputi 4 tahapan, yaitu tahapan define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dan disseminate (penyebaran), namun pada tahap penyebaran tidak dilakukan. Instrumen penelitian berupa angket validitas dan praktikalitas, uji validitas dilakukan oleh 3 orang dosen, dan uji praktikalitas dilakukan oleh 1 orang guru biologi dan 35 orang peserta didik SMA Negeri 16 Padang.
Hasil analisis data pada uji validitas lember kerja peserta didik elektronik oleh validator mendapatkan hasil 84,48% dengan kriteria sangat valid. Hasil uji praktikalitas oleh guru didapatkan nilai 82,66% dengan kriteria sangat praktis, serta uji praktikalitas yang dilakukan oleh peserta didik didapatkan nilai 88,88% dengan kriteria sangat praktis. Dapat disimpulkan lembar kerja pesrta didik elektronik interaktif pada materi sistem pencernaan fase F SMA/MA sangat valid dan sangat praktis
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS FLIP PDF PROFESSIONAL PADA MATERI POLA PERILAKU HIDUP SEHAT KELAS IV SEKOLAH DASAR
Penelitian ini membahas tentang pengembangan bahan ajar berbasis Flip PDF Professional pada materi pola perilaku hidup sehat kelas IV Sekolah Dasar. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui kevalidan pengembangan bahan ajar berbasis Flip PDF Professional pada materi pola perilaku hidup sehat kelas IV Sekolah Dasar, (2) Mengetahui kepraktisan pengembangan bahan ajar berbasis Flip PDF Professional pada materi pola perilaku hidup sehat kelas IV Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah (R&D) dan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation). Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini dapat dinyatakan valid dan praktis berdasarkan dari data yang diperoleh melalui lembar validasi dengan aspek materi rata-rata sebesar 90%, aspek media sebesar 89% dan aspek bahasa sebesar 90%. Kemudian hasil pengembangan bahan ajar berbasis Flip PDF Professional pada materi pola perilaku hidup sehat kelas IV Sekolah Dasar dinyatakan praktis dapat dilihat dari data yang diperoleh melalui lembar angket responden siswa sebesar 90%