Pasundan University Journal
Not a member yet
    16065 research outputs found

    STRATEGI MENGOPTIMALKAN KOMPONEN PEMBELAJARAN UNTUK MENCAPAI TUJUAN PEMBELAJARAN

    Get PDF
    Pembelajaran yang efektif membutuhkan integrasi komponen pembelajaran yang optimal, mulai dari perumusan tujuan, pemilihan materi, strategi, media, hingga evaluasi yang sesuai. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan ketidaksesuaian antara rancangan dan pelaksanaan pembelajaran di lapangan, seperti pemilihan metode yang tidak sejalan dengan tujuan pembelajaran atau penilaian yang kurang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi pengoptimalan komponen pembelajaran guna mendukung pencapaian tujuan pembelajaran secara efektif. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif, menganalisis berbagai sumber seperti jurnal, buku, dan artikel yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengoptimalan komponen pembelajaran harus dilakukan secara terpadu dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik. Komponen penting meliputi penentuan tujuan yang jelas, materi yang kontekstual, metode yang variatif dan partisipatif, media yang relevan, serta evaluasi yang berkelanjutan. Selain itu, lingkungan belajar yang mendukung dan pengembangan profesional guru turut memperkuat efektivitas pembelajaran. Keselarasan antar komponen menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembelajaran yang efektif. Dengan demikian, pemahaman mendalam dan implementasi strategi yang terintegrasi sangat penting bagi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran

    MODEL ROLE PLAY SEBAGAI STRATEGI PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN KESIAPSIAGAAN SISWA PADA LITERASI BENCANA

    Get PDF
    One of the things that students need to learn is environmental conditions, which are related to a disaster. Disasters are a series of events that can happen at any time and require a preparedness attitude. With events that can happen at any time, disaster preparedness is very important for all residents, especially among elementary school students who are vulnerable groups. This can be implemented through learning in elementary schools, one of which discusses environmental and social conditions. This study uses a qualitative method with data collection techniques through interviews, observations and literature studies. The findings of this study include: The use of role play learning models can be a strategy in increasing student preparedness for disaster literacy in elementary schools; Preparedness in facing disasters is very important to reduce the risk of disasters that can occur at any time. Through the role play approach, students not only understand the concept of disaster theoretically, but can also be done in real situations in emergency situations through role play simulations

    PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF PEMBELAJARAN COMPUTATIONAL THINKING “JEJAKLOGIKA” UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMP

    Get PDF
    Computational Thinking (CT) is a fundamental problem-solving approach in the digital era, involving skills such as decomposition, pattern recognition, abstraction, and algorithmic thinking. This study aims to develop an interactive learning media called JejakLogika, designed to enhance junior high school students’ critical thinking skills through the CT approach. The research employed a Research and Development (R&D) methodology using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) and was conducted with seventh-grade students at SMPN 22 Malang. Validation results indicated that the learning media received an "excellent" rating from subject matter experts (92%), media experts (94%), and small-scale trial users (84%). The JejakLogika interactive media successfully integrates CT skills within a web-based platform featuring educational games such as Match Up, Group Sort, Whack-a-Mole, and Rank Order. The findings suggest that this learning media fosters an interactive and engaging learning environment, while simultaneously increasing students' motivation and interest in CT content. JejakLogika can be implemented as an alternative solution to address the low critical thinking skills among junior high school students and the challenges teachers face in integrating CT concepts into classroom instruction

    PENGARUH PENGGUNAAN CERITA PENDEK DALAM FILM 'BUDIPEKERTI' SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN MENYIMAK DAN SIKAP SOSIAL SISWA KELAS VIII DI SMP N 3 WANASARI : PENGARUH PENGGUNAAN CERITA PENDEK DALAM FILM 'BUDIPEKERTI' SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN MENYIMAK DAN SIKAP SOSIAL SISWA KELAS VIII DI SMP N 3 WANASARI

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minimnya pemanfaatan media pembelajaran di SMP Negeri 3 Wanasari yang berdampak pada rendahnya keterampilan menyimak dan sikap sosial siswa. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh penggunaan cerita pendek dalam film "Budipekerti" terhadap peningkatan keterampilan menyimak dan sikap sosial siswa kelas VIII. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik proportionate stratified random sampling melibatkan 30 siswa dari 197 populasi. Instrumen pengumpulan data mencakup observasi partisipatif, kuesioner sikap sosial, tes keterampilan menyimak, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kelompok eksperimen dengan keterampilan menyimak meningkat 30,12% (pretest 64,4; posttest 83,8) dibandingkan kelompok kontrol yang hanya 2,74% (pretest 64,7; posttest 66,5). Sikap sosial pada kelompok eksperimen meningkat 31,89% (pretest 3,23; posttest 4,26) sedangkan kelompok kontrol hanya 2,04% (pretest 3,24; posttest 3,30). Uji-t mengkonfirmasi perbedaan signifikan (p<0,05) dengan korelasi positif kuat (r=0,784 untuk keterampilan menyimak; r=0,812 untuk sikap sosial). Disimpulkan bahwa film "Budipekerti" efektif meningkatkan keterampilan menyimak dan sikap sosial siswa dengan kontribusi 61,47% dan 65,93%. Disarankan pendidik mengintegrasikan media audiovisual dalam pembelajaran untuk meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar. &nbsp

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA KELAS V SD NEGERI OEBOBO 2

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas VA SD Inpres Oebobo 2. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, pengujian, dan refleksi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui lembar observasi dan lembar tes. Subjek penelitian berjumlah 24 siswa, terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Pada siklus I, sebanyak 10 siswa (41,66%) mencapai ketuntasan belajar. Mereka aktif dalam menjawab pertanyaan, berdiskusi, dan memperhatikan penjelasan guru. Sementara itu, 14 siswa (58,33%) belum tuntas karena kurang percaya diri, tidak fokus saat pembelajaran, dan kurang aktif dalam kerja kelompok. Pada siklus II, hasil belajar meningkat signifikan, di mana seluruh siswa (100%) mencapai ketuntasan. Siswa mulai aktif bertanya dan menjawab, memperhatikan penjelasan guru, bekerja sama dalam kelompok, menyimpulkan materi, dan mengerjakan evaluasi dengan baik. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran PBL dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas VA SD Inpres Oebobo 2

    INOVASI KURIKULUM SEKOLAH INKLUSI DALAM PENGUATAN LITERASI BACA-TULIS: MEWUJUDKAN AKSES PENDIDIKAN BERKUALITAS YANG SETARA

    Get PDF
    Inclusive education in elementary schools aims to provide equal access for all students, including those with special needs. One of the main challenges in implementing inclusive education is strengthening literacy skills, which are essential for academic success. This study aims to identify and analyze the curriculum innovations implemented in inclusive elementary schools to strengthen literacy skills. A qualitative descriptive approach with a case study design was used in this research. The study was conducted in two inclusive elementary schools in Makassar City that apply the Merdeka Curriculum. The subjects of the study consisted of school principals, classroom teachers, special education teachers (GPK), and both special needs and regular students. Data were collected through observations, interviews, and document analysis. The results showed that curriculum innovations, such as the use of Universal Design for Learning (UDL) principles, project-based learning, and the integration of educational technology, significantly supported the strengthening of literacy skills. Moreover, collaboration among teachers, students, parents, and the community played a key role in creating an inclusive and literate learning environment. This study concludes that responsive curriculum innovations that cater to the individual needs of students are crucial in achieving equitable and inclusive education in elementary schools

    PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS PROJECT-BASED LEARNING BERORIENTASI PADA KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA DALAM MATERI PECAHAN KELAS IV SDN 12 PADANG LAWEH

    Get PDF
    Pembelajaran matematika dapat membuat siswa mengembangkan kualitas berpikir serta tingkat keilmuan yang dimiliki, salah satunya adalah kemampuan berpikir kreatif matematis. Kemampuann berpikir kreatif merupakan kemampuan siswa untuk dapat menyelesaikan masalah dengan strategi yang berbeda dan kreatif dengan cara membuat ulang sebuah ide yang telah ada sebelumnya. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Proses pengembangan menggunakan model ADDIE dengan tahapan: (1) tahap analisis mencakup; analisis lembar kerja peserta didik, analisis materi, dan analisi peserta didik, (2)  tahap desain  meliputi; menentukan tim pengembang, persiapan pembuatan produk, membuat storyboard, dan penyusunan instrumen penelitian (3) tahap pengembangan meliputi; validasi ahli, dan uji coba produk (4) tahap implementasi meliputi; melaksanakan pembelajaran dikelas, melakukan tes kemampuan berpikir kreatif, memberikan angket persepsi siswa, dan (5) tahap evaluasi. Instrumen penelitian terdiri dari lembar validasi media dan materi, angket penilaian guru dan siswa, instrumen tes kemampuan berpikir kreatif, dan angket persepsi siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan memenuhi kualitas media yang valid. Hal ini didapat berdasarkan hasil validasi yang dilakukan kepada ahli media, ahli materi dan ahli bahasa dimana penilaian dari ketiga validator menyatakan bahwa media valid. LKPD yang dikembangkan praktis dengan rerata skor angket penilaian guru yaitu 3,82 dari skor maksimal 5 dengan klasifikasi praktis, rerata skor angket penilaian siswa yaitu 4,44 dari skor maksimal 5 dengan klasifikasi sangat praktis. LKPD yang dikembangkan efektif ditinjau dari hasil pre-test dan post-test kemampuan berpikir kreatif siswa diperoleh skor peningkatan sebesar 0,61 dengan kriteria peningkatan sedang dan dari hasil persepsi siswa, diperoleh rata-rata persentase persetujuan tertinggi adalah pada kategori setuju untuk setiap indikatornya. Jadi dari hasil diatas, disimpulkan bahwa LKPD berbasis project-based learning berorientasi pada kemampuan berpikir kreatif siswa dalam materi pecahan kelas IV memenuhi kualitas bahan ajar yang valid, praktis dan efektif

    Perbandingan Metode Pengukuran Jarak pada Analisis Potensi Banjir Menggunakan Spatial Skyline Query

    Get PDF
    Bencana banjir merupakan bencana yang sering terjadi pada beberapa wilayah di Indonesia. Bencana banjir dapat terjadi karena beberapa faktor diantaranya curah hujan yang tinggi, perubahan tutupan lahan, daya tampung sungai dan lain-lain. Kesiapsiagaan bencana merupakan salah cara untuk mengatasi banjir, dengan mencoba memetakan daerah yang berpotensi terdampak banjir. Pada proses rekomendasi daerah yang berpotensi banjir perlu dilakukan tahapan awal yaitu praproses data untuk mengukur kedekatan suatu daerah dengan daerah lainnya. Sehingga perlu mengidentifikasi metode terbaik dalam pengukuran jarak. Area studi penelitian ini yaitu Kabupaten Garut dimana Kabupaten Garut merupakaan salah satu kabupaten dengan tingkat bencana yang tinggi di Indonesia. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data iklim, batas administrasi daerah, data digital elevation model (DEM). Penelitian ini menerapkan algoritme skyline query dengan menambahkan aspek spasial pada pengujian dominasi. Hasil pengujian dominasi merupakan proses rekomendasi daerah yang berpotensi terdampak banjir dan daerah yang menyebabkan daerah lain terkena banjir. Dimana sebelum proses pengujian dominasi dilakukan perbandingan metode pengukuran jarak yang terbaik. Metode terbaik adalah metode yang selisihnya paling kecil dengan fungsi measure pada ArcMap. Pada penelitian haversine distance lebih baik kinerjanya dibandingkan dengan euclidean distance, dimana haversine distance memiliki selisih 0.28 km, sedangkan euclidean distance sebesar 2.41 km. Hasil pengukuran metode terbaik adalah yang digunakan untuk pengujian dominasi. Hasil pengujian dominasi menerangkan bahwa ada daerah yang direkomendasikan menjadi daerah yang berpotensi terdampak banjir dan daerah yang terindikasi penyebab banjir berdasarkan kriteria ketinggian, jarak antar daerah dan curah hujan.Bencana banjir merupakan bencana yang sering terjadi pada beberapa wilayah di Indonesia. Bencana banjir dapat terjadi karena beberapa faktor diantaranya curah hujan yang tinggi, perubahan tutupan lahan, daya tampung sungai dan lain-lain. Kesiapsiagaan bencana merupakan salah cara untuk mengatasi banjir, dengan mencoba memetakan daerah yang berpotensi terdampak banjir. Pada proses rekomendasi daerah yang berpotensi banjir perlu dilakukan tahapan awal yaitu praproses data untuk mengukur kedekatan suatu daerah dengan daerah lainnya. Sehingga perlu mengidentifikasi metode terbaik dalam pengukuran jarak. Area studi penelitian ini yaitu Kabupaten Garut dimana Kabupaten Garut merupakaan salah satu kabupaten dengan tingkat bencana yang tinggi di Indonesia. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data iklim, batas administrasi daerah, data digital elevation model (DEM). Penelitian ini menerapkan algoritme skyline query dengan menambahkan aspek spasial pada pengujian dominasi. Hasil pengujian dominasi merupakan proses rekomendasi daerah yang berpotensi terdampak banjir dan daerah yang menyebabkan daerah lain terkena banjir. Dimana sebelum proses pengujian dominasi dilakukan perbandingan metode pengukuran jarak yang terbaik. Metode terbaik adalah metode yang selisihnya paling kecil dengan fungsi measure pada ArcMap. Pada penelitian haversine distance lebih baik kinerjanya dibandingkan dengan euclidean distance, dimana haversine distance memiliki selisih 0.28 km, sedangkan euclidean distance sebesar 2.41 km. Hasil pengukuran metode terbaik adalah yang digunakan untuk pengujian dominasi. Hasil pengujian dominasi menerangkan bahwa ada daerah yang direkomendasikan menjadi daerah yang berpotensi terdampak banjir dan daerah yang terindikasi penyebab banjir berdasarkan kriteria ketinggian, jarak antar daerah dan curah hujan

    PENDEKATAN PENDIDIKAN ISLAM DALAM MENGATASI KRISIS MORAL DAN ETIKA SISWA DI MDA NURUL HUDA CAMPAKA PANDEGLANG

    Get PDF
    The moral and ethical crisis among students is increasingly becoming a serious concern in the world of education today. Various problems such as bullying, dishonesty and misuse of technology reflect the lack of strong character formation in the younger generation. Islamic education, which is based on moral values ​​from the Koran and Hadith, offers a holistic approach in dealing with these problems. This article aims to examine the role of Islamic education in shaping the character of students through the application of Islamic moral and ethical teachings, which focus on noble character, consistency in worship, and the principles of justice. This approach not only focuses on intellectual aspects, but also strengthens students' positive character and behavior, which is expected to be a solution to the moral and ethical crisis that is occurring. It is hoped that this study can find effective methods in implementing Islamic education to form a young generation with integrity and responsibility

    ANALISIS IMPLEMENTASI SEKOLAH RAMAH ANAK DALAM RANGKA PEMENUHAN HAK ANAK DI SDN 1 PANGGANG JEPARA

    Get PDF
    ABSTRACT This study aims to determine the methods that can be used to implement a child-friendly school program to fulfill children's rights at SDN 1 Panggang Jepara and determine the factors that support and oppose the implementation of SRA. The results of previous observations recorded 1,229 cases of violence against children in 2021, while in Jepara Regency there were 31 cases of violence in the same year. The government is trying to address this problem by procuring a child-friendly school program. Descriptive qualitative methods were used in this study. Data were collected through observation, interviews, and documentation. After that, it was analyzed through reduction, presentation, and conclusion. The results of the study showed that SRA implemented at SDN 1 Panggang has been running well by meeting 6 indicators, namely: School policies, Curriculum implementation, Educators and education personnel who are trained in children's rights, Facilities and infrastructure, Children's participation, Parent/guardian participation, Community institutions, the business world, stakeholders, and alumni. Based on the research, the SRA program is good with the formation of anti-violence policies, enjoyable education, adequate resources and equipment, active child participation, trained human resources for children's rights, good participation of parents/guardians. Supporting factors in the implementation of SRA in this school are professional educator human resources, adequate facilities and infrastructure, and honing children's talents well. However, the inhibiting components of the SRA program in this school are operational costs for activities and the small number of toilets and the noisy school environment because it is close to the highway making children uncomfortable and there is no support from community institutions, businesses, and alumni. The conclusion is that the implementation has been going well and in accordance with national standards but there are still some shortcomings in fulfilling children's rights. Keywords: Program implementation, fulfillment of children's rights, child-friendly schools. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menentukan metode yang dapat digunakan untuk menerapkan program sekolah yang ramah anak untuk memenuhi hak anak di SDN 1 Panggang Jepara serta menentukan faktor yang mendukung dan menentang pelaksanaan SRA. Hasil observasi sebelumnya tercatat 1.229 kekerasan terhadap anak di tahun 2021, sedangkan di Kabupaten Jepara terdapat 31 kasus kekerasan pada tahun yang sama. Pemerintah berupaya menangani masalah ini dengan pengadaan progam sekolah ramah anak. Metode kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Setelahnya, dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SRA diterapkan di SDN 1 Panggang sudah berlajan baik dengan memenuhi 6 indikator yaitu sebagai berikut: Kebijakan sekolah, Pelaksanaan kurikulum, Pendidik dan Tenaga kependidikan yang terlatih hak anak, Sarana dan Prasarana, Partisipasi anak, Partisipasi orangtua/wali, Lembaga Masyarakat, dunia usaha, pemangku kepentingan, dan alumni. Berdasarkan penelitian progam SRA sudah baik dengan adanya pembentukan kebijakan yang anti kekerasan, pendidikan yang menyenangkan, sumber daya dan perlengkapan yang memadai, partisipasi anak aktif, SDM terlatih hak anak, partisipasi orangtua/wali yang baik. Faktor pendukung dalam implementasi SRA di sekolah ini yaitu SDM pendidik profesional, sarana dan prasarana memadai, serta mengasah bakat anak dengan baik. Namun, komponen penghambat dari progam SRA disekolah ini yaitu biaya operasional untuk kegiatan dan jumlah toilet sedikit serta lingkungan sekolah yang bising karena dekat jalan raya membuat anak kurang nyaman serta tidak ada dukungan dari lembaga masyarakat, bisnis, dan alumni. Kesimpulannya yaitu Implementasi sudah berjalan baik dan sesuai standar nasional namun masih ada beberapa kekurangan dalam pemenuhan hak anak. Kata Kunci: Implementasi progam, pemenuhan hak anak, sekolah ramah anak. &nbsp

    12,526

    full texts

    16,065

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Pasundan University Journal
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇