Jurnal Online Institut Ilmu Kesehatan (IIK)
Not a member yet
369 research outputs found
Sort by
EDUKASI MENGENAI UPAYA MENJAGA PRIVASI DATA PRIBADI DALAM PENGGUNAAN E-HEALTH
Perlindungan data pribadi merupakan salah satu hak asasi manusia yang tertuang dalam UUD 1945 Pasal 28G. Di Indonesia, terdapat laporan data informasi kesehatan bocor dijual di forum daring pada  kasus BPJS Kesehatan (2021), dari 279 juta penduduk Indonesia. Ini dapat memicu berbagai kejahatan cyber, mulai dari pencurian identitas, pemerasan, hingga penipuan berbasis klaim asuransi kesehatan. Tujuan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk memberikan informasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya layanan e-Health dan perlindungan data pribadi dalam penggunaan platform digital kesehatan. Metode pelaksanaan diawali dengan tanya jawab seputar kesehatan, terutama perawatan & pemeriksaan e-Health, kemudian diskusi layanan digital kesehatan. Selanjutnya sosialisasi serta praktik penggunaan aplikasi e-Health pada masyarakat untuk memberikan informasi mengenai manfaat layanan serta kermudahan aksesnya. Hasil informasi dan diskusi dari warga masyarakat tanggal 17 - 20 Juli 2024, kerjasama dengan Mitra menyatakan 80% (80 orang ) telah mengetahui adanya aplikasi layanan kesehatan e-Health yang dapat memudahkan akses pemeriksaan jarak jauh, 20% (20 orang) pernah menggunakan aplikasi e-Health untuk konsultasi. Hasil sosialisasi dari brosur perlindungan data pribadi, masyarakat telah memahami untuk menjaga kerahasiaan password, dan sadar untuk menyimpan data riwayat kesehatan dengan baik. Simpulan, masyarakat perlu menjaga data pribadi dalam penggunaan e-Health karena melibatkan informasi riwayat kesehatan seseorang. Disarankan, sebaiknya masyarakat mau membaca ketentuan serta kebijakan privasi di aplikasi kesehatan, tentang ketentuan penggunaanya, sehingga tidak salah langkah dalam menggunakan platform digital ini yang bisa berdampak fatal
Hubungan Pengetahuan Ibu dengan Kejadian Stunting dan Wasting Pada Anak Balita
Pelayanan masyarakat terkait stunting dan wasting pada balita di Kabupaten Kediri sangat penting mengingat prevalensi yang tinggi sebesar 21,6%. Kegiatan ini bertujuan agar pengetahuan ibu meningkat tentang bagaimana tindakan pencegahan stunting dan wasting melalui konseling. Metode yang digunakan adalah cross-sectional dengan sampling acak terhadap 16 ibu balita dan ibu hamil. Konseling dilakukan dengan memberikan materi tentang gizi seimbang, diikuti melalui kegiatan pre-test serta post-test yang akan digunakan untuk melakukan pengukuran perubahan pengetahuan. Hasil kegiatan menunjukkan terdapat hasil meningkat pada rata-rata skor pra-tes dari 91,8% menjadi 98,6% pada pasca-tes, dengan perubahan sebesar 6,8%. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa konseling yang dilakukan berhasil dalam meningkatkan pemahaman responden tentang pencegahan stunting dan wasting, sehingga mendukung pertumbuhan serta perkembangan anak yang baik
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DAN TINGKAT STRES DENGAN PRESTASI BELAJAR PADA SANTRIWATI SMA PESANTREN BINA MADANI PUTRI MAGELANG
Abstrak Sejarah Artikel : Submitted:2025-02-07 Accepted: Publish Online: Latar Belakang: Prestasi belajar merupakan indikator penting dalam menilai pengetahuan siswa. Hasil Programme for International Student Assessment (PISA) 2022 mengungkapkan bahwa prestasi belajar siswa Indonesia berada di bawah rata-rata dunia. Prestasi belajar dapat dipengaruhi oleh kualitas tidur serta tingkat stres, terutama di lingkungan pesantren, dengan rutinitas yang padat dan peraturan yang ketat. Penelitian terdahulu mengungkapkan hasil yang berbeda-beda terkait kaitan antara kualitas tidur, tingkat stres, dan prestasi belajar. Tujuan: Mengkaji hubungan kualitas tidur dan tingkat stres terhadap prestasi belajar pada Santriwati SMA Pesantren Bina Madani Putri Magelang. Metode: Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode cross-sectional. Sampel berjumlah 75 santriwati yang ditentukan melalui stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner PSQI, K10, dan nilai rapor, lalu dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil: Tidak ada hubungan antara kualitas tidur dan prestasi belajar (p=0,727), tetapi hubungan signifikan ditemukan antara tingkat stres dan prestasi belajar (p=0,028). Simpulan: Kualitas tidur tidak menunjukkan hubungan signifikan dengan prestasi belajar, sedangkan tingkat stres terbukti memiliki hubungan yang signifikan
TINJAUAN HUKUM TERHADAP PELAKSANAAN PROSEDUR PENGISIAN INFORMED CONSENT PADA DONOR DARAH DI PMI TAHUN 2024
termasuk PMI. Kelengkapan pengisian formulir informed consent donor darah di PMI kurang diperhatikan, dampaknya terjadi kesalahan tindakan, tertukarnya darah dan dapat mempengaruhi pelayanan bersama di PMI. Tujuan: Mengetahui aspek legalitas pengisian formulir informed consent . Metode: Metode campuran . Populasi 5964 formulir di bulan Agustus-Oktober Tahun 2024, sampel 98 formulir dengan Accidental sampling dan 7 petugas dengan Exhaustive sampling . Pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Hasil: Tersedia SK tentang Kebijakan Pelayanan UTD, identifikasi Donor, Darah, dan Produk Darah pada UTD, dan SOP Pengelolaan Donor, serta SOP tentang identifikasi Penerimaan Donor. Rerata pengisian lengkap yaitu 52% yang tertinggi pada pendokumentasian yang benar, rerata tidak lengkap 48% yang tertinggi pada autentikasi. Ketidaklengkapan pengisian karena terbatasnya waktu, pendonor berusia lanjut yang kesulitan, kekurangan SDM petugas pelayanan saat ramai. Simpulan: Adanya kebijakan dan SOP yang berlaku, pengisian formulir yang tidak lengkap dan benar 100% karena terbatasnya waktu, pendonor berusia lanjut yang kesulitan dalam pengisian, kurangnya SDM petugas layanan saat ramai. Saran: Mengadakan sosialisasi terkait kebijakan berupa SK, mengubah penulisan kebijakan pada SOP Identifikasi Penerimaan Donor, melakukan kroscek, menerapkan analisis kuantitatif rekam medis, pemantauan dan evaluasi berkala pengisian formulir informed consent
Preparation of Methanyl Yellow Test Strip Based on Nata De Coco Membrane Immobilized Anthocyanin Extracted from Rosella Flower (Hibiscus Sabdariffa L.)
Methanyl yellow is a synthetic dye used in the textile industry and its use is prohibited in food products. Its abuse is still found in crackers, noodles, tofu, and beverages. Methanyl yellow identification test used color reaction test, thin layer chromatography, paper chromatography, TLC scanner, and UV-Vis spectrophotometry. So, in this study, the methanyl yellow test strip test method was developed using anthocyanin immobilized nata de coco membrane with rosella flower extract. The purpose of this study was to determine the selectivity and sensitivity of the resulting test strips. The test strip consisted of nata de coco membrane and rosella flower extract reagent. The test strip made has an optimum contact time of 10 seconds. In the analysis using FTIR, the functional groups O–H, C–H alkanes, C=O, C=C alkenes, C–O, and C–H alkenes on the test strip indicated anthocyanin compounds. In the test strip which was reacted with methanyl yellow the functional group identified had a weaker absorption than the test strip which had not been reacted. The characterization test includes a detection limit test with detection capability starting at a concentration of 6 ppm and lifetime test results, up to the 21st day the strip test can be used, storage using dark bottles is better than clear bottles. So that the resulting test strips provide good data and can be used for quick measurements
Utilizing Telemedicine to Improve the Health of the Young Generation
The community service activity themed “Utilizing Telemedicine to Improve the Health of the Young Generation†was conducted at Al-Mahrusiyah Elementary School, Kediri City. This initiative was a collaboration between IIK Bhakta Kediri and Universiti Sains Islam Malaysia (USIM). Its objective was to enhance the health literacy of the young generation by utilizing telemedicine technology as an alternative for modern and efficient healthcare services. The community service activity involved 120 participants, consisting of 4th, 5th, and 6th-grade students. Participants attended sessions that included presentations on telemedicine, simulations of telemedicine application usage, and practical online health consultations. Before the activity began, a pretest was conducted to assess the participants’ initial knowledge of telemedicine. The pretest results showed that only 35% of the participants understood the basic concepts of telemedicine. After completing all the activities, a post-test revealed a significant improvement, with 88% of participants able to understand and explain the benefits and workings of telemedicine. Overall, the activity successfully achieved its goals of raising awareness and understanding among students about the importance of telemedicine as a modern solution for healthcare services. In addition to increasing knowledge, the activity also motivated participants to adopt this technology in their daily lives. It is hoped that through innovative approaches like this, the young generation in Kediri City can grow healthier and better prepared to face health challenges in the digital era
“GEMAYUR†(Gemar Makan Sayur) Pengembangan Permainan Edukatif Petualangan Sayur Dalam Upaya Peningkatan Konsumsi Sayur Pada Anak Di SDN Grogol 2.
SDN Grogol 2 adalah sekolah yang berlokasi di Jalan Gringging no 265, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Masalah yang terdapat pada mitra adalah kurangnya pengetahuan tentang sayur dan kurangnya konsumsi sayur karena anak-anak lebih tertarik untuk makan camilan yang tidak sehat, seperti makanan siap saji, makanan-makanan manis, makanan yang banyak mengandung minyak dan penyedap rasa. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan anak tentang sayur dan konsumsi sayur pada anak. Hasil dari pengabdian masyarakat ini yaitu pengetahuan anak tentang sayuran meningkat, dari sebelum diberikan edukasi dengan nilai rata-rata 71,42 dan sesudah diberikan edukasi nilai rata-rata 81,29. Selain data pengetahuan telah dinilai juga frekuensi konsumsi sayur pada anak meningkat, dari sebelum diberikan kartu pemantauan dengan nilai rata-rata 10,96 (45%) dan sesudah diberikan kartu pemantauan dengan nilai rata-rata 13,35 (55%). Sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan gemayur ini dapat memberikan peningkatan pengetahuan anak terhadap sayur serta dapat meningkatkan konsumsi sayur pada anak.
Kata kunci: Edukasi, Anak, Sayu
Edukasi Penggunaan Obat, Suplemen, Herbal Dan Bahaya Doping Pada Olahragawan
Aktivitas fisik yang dilakukan dalam olahraga selain berdampak pada kebugaran tubuh juga beresiko menimbulkan cidera. Pharmaceutical care di bidang olahraga berkontribusi dalam perkembangan olahraga modern. Besarnya manfaat tersebut juga dibarengi masalah penyalahgunaan dan penggunasalahan obat karena terbatasnya pemahaman. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan peserta tentang penggunaan obat, suplemen dan herbal pada olahragawan. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan pendekatan penyuluhan kelompok dengan sasaran anggota komunitas olahraga. Kegiatan meliputi pengisian pre test, penyampaian materi, diskusi tanya jawab dan pengisian post test. Pre dan Post test berisi pertanyaan tentang pengetahuan DAGUSIBU peserta. Kegiatan pengabdian masyarakat ini memberi dampak pada peningkatan pengetahuan penggunaan obat, supplemen, dan herbal pada olahragawan. Peningkatan pengetahuan tertinggi terjadi pada domain cara mendapatkan dan menggunakan obat
Hubungan Kadar Timbal (Pb) dengan Kadar hemoglobin (Hb) dalam Sampel Darah Petugas Sampah TPS Bandar Lor Kota Kediri
Salah satu pencemar utama lingkungan adalah timbal (Pb). Timbal adalah zat aditif yang ditambahkan ke bahan bakar sebagai campuran bensin untuk meningkatkan pembakaran dan meningkatkan kinerja kendaraan. Timbal adalah jenis logam berat yang dapat merusak tubuh. Timbal mudah diserap oleh tubuh dan dapat terakumulasi dalam jaringannya. Timbal dapat memasuki tubuh melalui sistem pernafasan, oral, dan permukaan kulit. Karena timbal dapat mengganggu sistem heme dalam darah, menyebabkan anemia, kadar timbal tinggi dalam darah dapat menyebabkan trombosit menjadi rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kadar timbal (Pb) dan jumlah trombosit darah pada petugas SPBU Desa Mekikis berhubungan satu sama lain. Penelitian ini dirancang untuk menggunakan pendekatan cross-sectional. Untuk penelitian ini, 10 petugas SPBU menggunakan teknik sampling purposive. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kadar timbal dan trombosit petugas SPBU Desa Mekikis rata-rata 0,4344 ppm dan 293.500/UL, masing-masing. Nilai signifikan uji korelasi Spearman adalah 0,391, dengan nilai signifikan lebih dari 0,05, yang menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara kadar timbal dan jumlah trombosit dalam darah merek
PERCEPTION OF JAMU USAGE AT ROWOBELANG VILLAGE, BATANG DISTRICT
Background: The use of traditional medicine as herbs increased relatively neither in developing countries nor developed countries. Efficacy of herbs trusted hereditary. People use herbs as treatment therapy and maintain the health of the body. Some herbs mix medicinal chemical materials illegally. Abuse of it can affect public perception about used herbs in Rowobelang Village, Batang District. Method: This research is a descriptive observational study using a questionnaire instrument containing respondents\u27 sociodemographic data and ten statements to measure public perception about using herbs. The public perception profile was measured in three aspects, there were efficacy aspect, accessibility aspect and safety aspect. Data was taken by using purposive sampling. Results: This research uses 320 respondents as the sample who belong to the inclusion criteria. Characteristics of respondents who filled out the questionnaire are 36-45 years old (35%), high school educated (43,8%), female (63,4%), and have a job (66,5%). The highest aspect that had a high percentage was the efficacy aspect, and the lowest was the safety aspect (28,46%).Conclusion: The result indicates the public perception of herbs used in Rowobelang Village is in the good perception category (72,5%)