Jurnal Online Institut Ilmu Kesehatan (IIK)
Not a member yet
    369 research outputs found

    PENGUJIAN FITOKIMIA DAN PENENTUAN PARAMETER KINETIK ENZIM DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK INFUSA AIR SELEDRI

    No full text
    Latar belakang: Hiperurisemia merupakan kelainan metabolisme karena produksi asam urat yang berlebih. Prevalensi hiperurisemia di Indonesia diperkirakan antara 2,3-17,6%, sehingga penelitian mengenai obat antihiperuresemia sangat dibutuhkan saat ini. Tujuan: untuk mengetahui aktivitas infusa batang seledri terhadap parameter kinetic enzim xantin oksidase. Metode: spektrofotometri UV untuk mengukur kadar asam urat. Hasil: pengujian kandungan senyawa bahan aktif menunjukkan hasil positif pada pengujian flavonoid. Parameter kinetik enzim Km dan Vmaks menunjukkan perubahan nilai dengan adanya penambahan infusa batang seledri. Nilai Km enzim adalah sebesar 90,00 ppm, dan nilai Vmaks enzim sebesar 3,51 U/mL sebelum adanya penambahan ekstrak air batang seledri dan nilai Km dan Vmaks berubah menjadi 125,42 ppm dan 2,97 U/mL dengan adanya penambahan ekstrak infusa air batang seledri. Simpulan dan saran: pengujian kandungan senyawa bahan aktif menunjukkan hasil positif pada pengujian flavonoid, sedangkan uji parameter kinetik enzim menunjukkan kenaikan Km dan Vmaks menunjukkan penurunan  dengan adanya penambahan ekstrak infusa air batang seledri

    ANALISIS EFEKTIVITAS BIAYA TERAPI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PROFILAKSIS CEFAZOLINE DAN AMOXICILLIN PADA KASUS BEDAH SESAR DI RSUD JOMBANG TAHUN 2017

    No full text
    Latar belakang: Penggunaan antibiotik profilaksis ditujukan untuk mengurangi ILO. Penggunaan antibiotik profilaksis terbukti dapat mengurangi kejadian ILO dan dianjurkan untuk diberikan pada tindakan yang memiliki tingkat risiko infeksi yang tinggi. Antibiotik yang digunakan dalam seksio sesarea berdasarkan laporan ASHP  adalah golongan penisilin dan sefalosporin generasi pertama (cefazolin). Tujuan: Mengetahui efektivitas biaya pada penggunaan antibiotik profilaksis amoxicillin dan cefazolin pada kasus bedah sesar di RSUD Jombang tahun2017. Metode: Desain penelitian cross-sectional yang dilakukan secara retrospektif dengan perspektif Rumah Sakit. Hasil: Cefazolin memiliki nilai efektifitas yang lebih besar dan nilai ACER yang lebih kecil dari pada amoxicillin yaitu nilai efektivitas terapi 0,907 dengan nilai ACER Rp6.696.388.81 sedangkan amoxicillin 0,861 dengan nilai ACER Rp7.231.116.61. Simpulan: Antibiotik cefazolin lebih cost-effective dibandingkan dengan amoxicillin

    Pelatihan Pemanfaatan Limbah Botol Plastik Sebagai Media Pertumbuhan Tanaman Hidroponik

    No full text
    Latar Belakang: Pemukiman penduduk yang semakin padat menyebabkan lahan pertanian semakin sedikit yang dikhawatirkan dapat mempengaruhi stabilitas pangan nasional. Untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu adanya solusi cara bercocok tanam yaitu secara hidroponik dengan memanfaatkan limbah botol plastik sebagai media bercocok tanam. Tujuan: Untuk memperkenalkan cara bercocok tanam tanpa lahan yang luas, memberikan wawasan atau pengetahuan tentang tanaman hidroponik, membangun dan meningkatkan kepedulian terhadap limbah botol plastik bekas, menunjukan berbagai kemungkinan usaha bercocok tanam yang sehat, bersih, aman. Metode: Ceramah, tanya jawab, dan praktik langsung tentang cara cara budidaya secara hidroponik dengan menggunakan media botol bekas. Hasil: Masyarakat mitra sangat antusias tentang cara budi daya sayuran menggunakan hidroponik dengan menggunakan media botol platik. Kesimpulan: Berdasarkan hasil kuisioner tentang cara budidaya sayur dengan hidroponik menunjukkan adanya peningkatan yang signifikat sekitar 100% pengetahuan mitra pengabdian masyarakat tentang cara budidaya sayur dengan hidroponik

    GAMBARAN DAYATAHAN KARDIOVASKULAR DAN KESEHATAN MENTAL PADA SUBJEK DENGAN SKIZOFRENIA DI RSJ PROVINSI BALI

    No full text
    Kesehatan mental merupakan suatu kondisi dimana bebas dari masalah kejiwaan seperti gangguan psikosis, depresi dan yang lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mejelaskan gambaran kesehatan mental dan dayatahan kardiovaskular pada subjek dengan skizofrenia di RSJ Provinsi Bali. Jenis penelitian ini adalah deskriptip dengan rancangan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien skizofrenia dengan jenis kelamin laki-laki yang telah tenang.  Tekhnik pengambilan sampel adalah dengan total sampling, jadi jumlah sampel adalah 20 orang. Alat ukur yang digunakan adalah untuk mengukur kesehatan mental menggunakan kuesioner Psychosis Evaluation Tool for  Common us by Caregivers (PECC) dan untuk mengukur dayatahan kardiovaskular menggunakan tes lari 1600 meter dan kemudian diukur nilai VO2maxnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristis responden berdasarkan IMT terbanyak pada kategori normal sebesar 55% dan berdasarkan usia terbanyak pada usia dewasa akhir sebesar 70%. Rerata daya tahan kardiovaskular pada pasien skizofrenia di RSJ Provinsi Bali 33,05±5,81 ml/kg/ menit. Rerata kesehatan mental pada pasien skizofrenia di RSJ Provinsi Bali 7,85±3,10. Disarankan kepada RSJ Provinsi Bali selainmenangami masalah kesehatan mentalnya juga memperhatikan masalah kesehatan fisikny

    Penyuluhan Pengaruh Buruk Penggunaan Gadget pada Anak

    No full text
    Latar Belakang: Masa kanak-kanak adalah masa emas yang tidak dapat terulang kembali, masa sensitif dan berkembangnya seluruh aspek perkembangan anak. Pada proses tersebut, ada tahapan-tahapan yang harus dilalui, yang didalamnya diperlukan stimulus-stimulus dari lingkungannya untuk mendukung perkembangan secara optimal.  Proses – proses tersebut mulai tergeser ke arah yang berbeda dari sebelumnya, seiringnya dengan berkembangnya zaman yang menyediakan segala bentuk peralatan yang memudahkan anak dalam belajar dan bermain. Salah satu teknologi yang memudahkan anak untuk belajar sekaligus bermain adalah gadget. Dari segi psikologis, masa kanak-kanak adalah masa keemasan dimana anak-anak belajar mengetahui apa yang belum diketahui. Jika masa kanak-kanak sudah tercandu dan terkena dampak negatif oleh gadget, maka perkembangan anakpun akan terhambat khususnya pada segi prestasi. Gadget dapat mengaganggu kesehatan karena efek radiasi dari teknologi sangat berbahaya bagi kesehatan terutama pada anak-anak yang berusia 12 tahun kebawah. Tujuan: untuk memberikan pengetahuan mengenai pengaruh buruk gadget bagi anak. Metode: wawancara, penyuluhan dan Tanya jawab. Hasil: Hasil wawancara dari 38 siswa menyatakan bahwa keseluruhan siswa selama di rumah menggunakan gadget. Sebanyak 52,6 % untuk bermain game, 26,3 % melihat video dan 21 % melihat film kartun yang disukai. Dan lama penggunaan gadget selama 2 jam sebanyak 78,9 % dan tidak lebih dari 1 jam sebanyak 26,6%. Setelah dilakukan tes wawancara, 38 anak mendapakan penyuluhan pengaruh buruk pemberian gadget pada anak. Pemberian penyuluhan ini menyesuaikan dengan pola bahasa yang mudah dipahami anak sesuai dengan usianya. Kesimpulan: Pada tahap akhir dilakukan sesi tanya jawab untuk mengetahui apakah yang disampaikan dipenyuluhan tersebut dapat dipahami anak. Dan didapatkan kesimpulan bahwa materi yang disampaikan terserap dengan baik

    Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Jamur Tiram melalui Pelatihan Budidaya Jamur dan Strategi Pemasaran

    No full text
    Latar Belakang: Usaha budidaya jamur di Dusun Gungan, Wukirsari, Cangkringan mempunyai potensi untuk dikembangkan menjadi suatu usaha yang dapat memberikan peningkatan kesejahteraan kepada anggota kelompok wanita tani secara signfikan karena sudah tersedia fasilitas bangunan untuk budidaya yang cukup memadai. Hal ini didukung juga dengan status Dusun Gungan yang merupakan salah satu dusun wisata di desa Wukirsari, Cangkringan, Sleman, sehingga akan memudahkan pemasaran produk olahan jamur tersebut dengan memberikan nilai kekhasannya. Tujuan: Untuk meningkatkan produktivitas dan kontinuitas budidaya jamur tiram serta memberikan peningkatan kualitas produk jamur tiram goreng yang diolah. Metode: Kegiatan pengabdian tersebut dilakukan melalui penyuluhan dan pengembangan budidaya jamur dan strategi pemasaran, pelatihan budidaya jamur, pengadaan hibah alat spinner, sealer plastik dan timbangan, pelatihan penggunaan alat spinner dan packaging produk jamur crispy. Hasil: Hasil yang didapatkan adalah berupa peningkatan volume kapasitas produksi, packaging dan kualitas produk yang lebih baik. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat meningkatkan produktivitas dan kontinuitas budidaya jamur di Dusun Gungan, Wukirsari dan peningkatan kualitas produk jamur tiram goreng yang diolah

    Edukasi Penggunaan Monosodium Glutamat (MSG) dalam Makanan Serta Efeknya Bagi Kesehatan

    No full text
    Latar Belakang: Munculnya berbagai macam penyakit yang diakibatkan oleh gaya hidup dan pola hidup yang kurang benar, dan banyaknya jajanan siap saji di kalangan masyarakat yang tentunya menggunakan MSG (Monosodium Glutamat) adalah salah satu yang menjadi latar belakang dalam pelaksanaan edukasi tentang MSG agar tidak menjadikan hal yang tumpang tindih dalam pemahaman informasi. Tujuan: Program pengabdian ini bertujuan untuk menginformasikan tentang konsumsi dan pemakaian MSG dalam makanan yang ditargetkan pada ibu-ibu di desa Sidomukti Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati. Metode: Metode yang digunakan dalam penyuluhan ini adalah sosialisasi dan pendidikan dengan menggunakan bahasa lokal disertai dengan pembagian leaflet MSG. Dampak program dinilai menggunakan pra-penyuluhan dan pasca-penyuluhan sebagai pengukuran berhasilnya penyuluhan. Hasil: Hasil penyuluhan menunjukkan bahwa analisis respon pra-penyuluhan sebesar 76,67% peserta tidak mengetahui efek samping dari MSG bagi kesehatan. Namun, hasil kuisioner pascapeyuluhan menunjukkan bahwa terjadi perubahan respon peserta, yaitu sebesar 100% mengetahui efek penyakit akibat konsumsi MSG berlebih. Berdasarkan program penyuluhan ini dapat disimpulkan bahwa program penyuluhan ini efektif memberi informasi dan motivasi kepada peserta untuk berhati-hati dalam menggunakan MSG dalam makanan

    Peningkatan Pengetahuan Gizi Remaja Puteri Terkait Anemia Melalui Edukasi Gizi

    No full text
    Latar Belakang: Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan remaja puteri yang masih belum dapat diatasi. Anemia pada remaja puteri dapat menurunkan produktivitas dan kemampuuan kognitif. Selain itu, anemia pada remaja puteri juga mempengaruhi kondisi kehamilan jika remaja puteri tersebut hamil. Pencegahan dan penanganan anemia secara dini perlu dilakukan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan produktifitas dan kesehatan remaja. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam rangka penanganan anemia adalah pemberian edukasi tentang pencegahan dan penanganan anemia pada remaja puteri. Tujuan Kegiatan: Meningkatkan pengetahuan remaja puteri terkait pencegahan dan penanganan anemia. Metode Kegiatan: Kegiatan ini dilakukan di SMP Negeri 5 Kota Kediri. Jumlah peserta dalam kegiatan ini adalah sebanyak 31 siswi kelas VII. Materi yang disampaikan dalam edukasi gizi, meliputi pengertian dan deteksi anemia, penyebab dan akibat anemia, serta makanan pencegah dan peningkat terjadinya anemia. Hasil Kegiatan: Rata-rata pengetahuan gizi remaja puteri terkait anemia sebelum dilakukannya edukasi sebesar 52.9% dan mengalami peningkatan setelah diedukasi, yaitu 90.3%. Simpulan dan Saran: Edukasi gizi dinilai cukup efektif dalam meningkatkan pengetahuan gizi peserta. Saran yang dapat diberikan adalah edukasi gizi juga perlu dilakukan kepada orang tua dan guru agar saling bekerja sama dalam penurunan angka anemia pada remaja puter

    HUBUNGAN STIMULASI ORANG TUA DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR PADA ANAK USIA 3-5 TAHUN DI KB-RA MUSLIMAT NU 16 KOTA MALANG

    No full text
    Latar belakang: Anak merupakan generasi penerus suatu bangsa, sehingga dibutuhkan anak dengan kualitas baik. Perkembangan anak dipengaruhi faktor internal dan faktor eksternal. Salah satu faktor eksternal yang penting dalam menentukan kecerdasan anak adalah stimulasi. Stimulasi adalah rangsangan yang datangnya dari lingkungan diluar individu anak, antara lain berupa latihan dan bermain. Tujuan: untuk mengetahui hubungan stimulasi orang tua dengan perkembangan motorik kasar pada anak usia 3-5 tahun di KB-RA Muslimat NU 16 Kota Malang. Metode: Desain penelitian yaitu analitik korelasional, dengan uji analisa Chi Square test. Populasi penelitian adalah anak usia 3-5 tahun serta orangtuanya sebanyak 56 orang, teknik sampel menggunakan total sampling. Instrumen yang digunakan yaitu format penilaian KPSP serta kuisioner. Hasil: Hasil uji statistik didapatkan asymp sig. 0,000 < 0,05. Simpulan dan saran: ada hubungan antara stimulasi orang tua dengan perkembangan motorik kasar pada anak usia 3-5 tahun. Orangtua anak agar lebih meningkatkan upaya dalam memberikan stimulasi yang sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan anaknya sesuai dengan usianya

    PENGARUH VARIASI KONSENTRASI MUCIN (ACHATINA FULICA) TERHADAP KUALITAS FISIK DAN STABILITAS MUCIN GEL

    No full text
    Latar belakang: Lendir bekicot mengandung glycosaminoglycan yang dapat mepercepat penyembuhkan luka dan protein achasin sebagai antibakteri. Lendir bekicot dapat dibuat dalam bentuk sediaan gel. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan formulasi sediaan gel  mucin Achatina fulica dan melakukan evaluasi sediaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan formulasi sediaan gel  mucin Achatina fulica dan melakukan evaluasi sediaan. Metode: Optimasi formula dilakukan dengan memvariasikan jumlah mucin A. fulica bekicot yang digunakan yaitu 9.5% (Formula 1), 10.5% (Formula 2), dan 11.5% (Formula 3). Formula dalam sediaan gel mucin bekicot meliputi HPMC (gelling agent), metil dan propil paraben (pengawet), mucin bekicot (zat aktif), gliserin (pelembab), parfum dan aquadest (pelarut). Evaluasi sediaan yang dilakukan meliputi organoleptis, uji pH, uji homogenitas, uji iritasi, uji daya sebar. Hasil: Sediaan yang dihasilkan homogen dan tidak mengalami perubahan warna dan konsistensi sediaan. pH sediaan yaitu 6,84 – 7,68 dengan hasil uji iritasi negatif. Sediaan memiliki kemampuan sebar yaitu 5 – 6,8. Simpulan: Mucin Achatina pada konsentrasi yang digunakan (9,5; 10,5; 11,5% tidak mempengaruhi kualitas fisik gel yang dihasilkan. Gel yang dihasilkan stabil selama masa simpan

    0

    full texts

    369

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Institut Ilmu Kesehatan (IIK)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇