Jurnal Online Institut Ilmu Kesehatan (IIK)
Not a member yet
369 research outputs found
Sort by
EFEKTIVITAS DARI EKSTRAK ETANOL DAUN BINAHONG (Anredera cordifolia) SEBAGAI KANDIDAT ANTIDIABETES PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) GALUR WISTAR
Latar belakang: Penyakit diabetes di Indonesia menduduki peringkat ketiga penyakit kronis terbanyak dengan prevalensi 5,6%. Terapi penyakit diabetes memerlukan waktu yang panjang dan memiliki resiko efek samping yang tinggi. Tanaman bihanong secara empiris digunakan untuk menurunkan kadar gula darah. Daun binahong memiliki metabolit sekunder seperti flavonoid, saponin, dan tanin yang secara ilmiah dapat menurunkan kadar gula darah. Tujuan: Penelitian ini menganalisis pengaruh induksi ekstrak etanol daun binahong terhadap penurunan gula darah tikus putih galur Wistar. Metode: Desain penelitian adalah post test control group desaign yang menggunakan 25 ekor tikus dan dibagi menjadi 5 kelompok. Dilakukan induksi streptozotocin (STZ) secara intraperitoneal dengan dosis 150 mg/KgBB untuk meningkatkan kadar glukosa pada hewan uji. Kontrol negatif diberikan 0,5% Na-CMC, kontrol positif diberikan glibenklamid, kelompok perlakuan I diberi ekstrak dengan dosis 80 mg/KgBB, kelompok perlakuan II dengan dosis 100 mg/KgBB, dan kelompok perlakuan III dengan dosis 120 mg/KgBB. Pengukuran kadar glukosa darah dilakukan setelah penginduksian STZ dan pemeriksaan dilakukan setiap harinya. Kadar glukosa dalam darah dianalisis menggunakan uji statistik one way ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Post Hoc LSD. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa setiap kelompok memiliki perbedaan yang signifikan pada efek terapi (p ≤ 0,05). Simpulan: Konsentrasi yang direkomendasikan untuk memberikan efek penurunan kadar gula darah yaitu pada dosis 80 mg/KgBB
PENGARUH IKLAN TERHADAP POLA PEMILIHAN OBAT ANTIPIRETIK SECARA SWAMEDIKASI PADA ANAK USIA 5-11 TAHUN DI DESA BOGO KECAMATAN NGANJUK
Latar belakang: Swamedikasi adalah penggunaan dan pemilihan obat yang dilakukan perseorangan untuk mengobati gejala penyakit yang dikenali sendiri. Tujuan: Mengetahui pengaruh iklan terhadap pola pemilihan obat antipiretik secara swamedikasi pada anak usia 5-11 tahun di desa Bogo Kecamatan Nganjuk. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif observasional atau non eksperimental dengan menggunakan metode survei secara crosssectional menggunakan alat penelitian kuisioner. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah orang tua yang memiliki anak dalam rentang usia 5-11 tahun yang tinggal di desa Bogo Kecamatan Nganjuk.. Hasil: Hasil penelitian didapatkan variabel tayangan iklan pada dimensi empati dan dimensi dampak dengan rata-rata tertinggi sebesar 137 (80%) sehingga dimensi empati dan dampak berhasil mempengaruhi daya beli masyarakat. Variabel pola pemilihan obat antipiretik didapatkan rata- rata tertinggi pada dimensi dampak sebesar 101,3 (59%). Simpulan: terdapat pengaruh iklan obat di televisi terhadap pola pemilihan obat secara swamedikasi pada anak usia 5-11 tahun di desa Bogo Kecamatan Nganjuk
Pemanfaatan Lahan Sempit Melalui Pembuatan Taman TOGA Teratai
Latar Belakang Desa Badal Pandean memiliki potensi yang besar dalam hal bercocok tanam, namun beberapa pekarangan rumah warga Desa Badal Pandean masih ada yang belum dimanfaatkan dengan baik, karena lahan yang terlalu sempit. Hal ini mendorong tim PkM untuk memnfaatkan lahan pekarangan rumah Kelompok Teratai, Desa Badal Pandean untuk membuat Taman TOGA Teratai (T3). Tujuan dari kegiatan PkM ini adalah membuat T3 pada lahan pekarangan rumah yang sempit di Desa Badal Pandean Kediri. Metode Metode yang dilakukan pada kegiatan PkM ini adalah Penyuluhan dan Praktik bersama pembuatan T3, mulai dari persiapan lahan sampai penanaman TOGA bersama. Hasil Pengabdian yang diperoleh adalah telah berhasil dimanfaatkan pekarangan rumah seluas 10,5 m2 menjadi Taman TOGA Teratai (T3). Jumlah TOGA yang berhasil ditanam di Badal Pandean sebanyak 23 jenis TOGA. Masing-masing jenis TOGA ditanam 3-5 tanaman. Kesimpulan Lahan pekarangan rumah yang sempit dapat dimanfaatkan untuk Taman TOGA, seperti T3 (Taman TOGA Teratai)
Upcycle Limbah Sabut Kelapa Sebagai Upaya Penambahan Pendapatan di Era Pandemi
Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah sabut kelapa menjadi produk yang bernilai ekonomis, dan pada akhirnya akan menambah pendapatan bagi masyarakat serta untuk meminimalisir terjadinya polusi estetika. Metode: Pengabdian masyarakat yang dilakukan menggunakan metode penyuluhan/sosialisasi tentang pemanfaatan limbah sabut kelapa dan pelatihan/praktik tentang pembuatan cocopot. Pengumpulan sampel berupa limbah sabut kelapa dan data yang diperoleh dianalisi menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil: Warga yang mengikuti penyuluhan dan pelatihan sebanyak lima orang. Materi yang diberikan dalam pelatihan meliputi pengeringan dan penguraian sabut kelapa menjadi cocofiber, pembuatan pola/cetakan, pengisian cetakan dan finishing. Kegiatan ini mendapatkan tanggapan positif dan warga sangat antusias yang ditandai dengan keaktifan mereka saat melakukan praktik langsung pembuatan cocopot. Kegiatan diakhiri dengan penjelasan tentang teknik pemasaran baik secara online maupun langsung. Warga yang mengikuti kegiatan ini sangat antusias sekali dan mereka dapat membuat cocopot sendiri. Kesimpulan: Warga dapat memanfaatkan limbah sabut kelapa menjadi produk bernilai ekonomis berupa cocopot secara mandiri. Selain itu dapat menambah wawasan masyarakat mengenai hasil olahan sabut kelapa dan membuka peluang usaha yang dapat dilakukan dari rumah dimasa pandemi COVID-19, serta lingkungan menjadi lebih bersih dan sehat
Peningkatan Pengetahuan Tentang Kontrasepsi Melalui Edukasi Keluarga Berencana (Kb)
Keluarga Berencana (KB) adalah salah satu dari pelayanan kesehatan yang bersifat preventif untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu yang masih tinggi akibat kehamilan yang tidak terencana dengan baik. Masih banyak wanita yang mengalami kesulitan dalam menentukan pilihan kontrasepsinya, karena keterbatasan pengetahuan tentang metode, biaya ataupun kebijakan nasional tentang keluarga berencana. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan tentang kontrasepsi dan bagaimana memilih alat kontrasepsi sesuai kebutuhan kepada pasangan usia subur. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini secara online/daring menggunakan metode zoom, whatsapp, tanya jawab dan dengan system pre test dan post test untuk mengetahui apakah ada peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah dilaksanakan pengabdian. Pelaksanaan kegiatan pada tanggal 30 Juli- 30 Agustus 2022. Hasil yang didapat dari pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pengetahuan tentang kontrasepsi antara sebelum dan sesudah pemberian edukasi. Kesimpulan pengabdian ini adalah bahwa peran edukasi sangat dibutuhkan sebagai upaya dalam meningkatkan pengetahuan tentang kontrasepsi dimana upaya tersebut untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu akibat kehamilan yang tidak terencana dengan baik
Pelatihan Pembuatan Es Krim Sederhana Sebagai Langkah Awal Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa Gogorante Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri
Es krim merupakan salah satu jajanan yang paling digemari oleh masyarakat, mulai dari anak-anak hingga dewasa menyukai jajanan tersebut. Sebab jenis jajan ini meruapakan salah satu produk yang kaya akan inovasi. Salah satu inovasi pembuatan es krim yaitu es krim yang berbahan dasar sayuran. Selain sebagai makanan ringan, es krim ini juga dapat menambah nutrisi bagi tubuh. Sebab banyak anak-anak yang tidak suka makan langsung sayuran. Adanya inovasi tersebut dapat mengatasi masalah para ibu bila anaknya tidak suka makan sayur. Tujuan dari pengabdian ini yaitu meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang cara memanfaatkan sayuran sebagai bahan dasar pembuatan es krim yang kaya akan nutrisi. Pelaksanaan kegiatan pada tanggal 14 Februari - 14 Maret 2020 bertempat di Desa Gogorante RT 2 RW 1 Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri. Hasil yang didapat pada kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu masyarakat mitra sangat antusias mengikuti kegiatan tentang cara membuat es krim berbahan dasar sayuran. Berdasarkan hasil kuisioner tentang cara membuat es krim berbahan dasar sayuran menunjukkan adanya peningkatan yang signifikat sekitar 100% pengetahuan mitra pengabdian masyarakat tentang cara membuat es krim berbahan dasar sayura
Sosialisasi “Generasi Muda Sadar Vaksinasiâ€
Latar belakang : Corona virus 2019 (covid-19) yang terjadi di Indonesia tidak kunjung berakhir dengan jumlah kasus dan angka kematian yang terus meningkat, adanya reinfeksi dan mutasi virus. Untuk menanggulangi hal tersebut, masyarakat diwajibkan melaksanakan protokol kesehatan lebih ketat dan melaksanakan vaksinasi. Namun kesadaran dan kesediaan masyarakat untuk menerima vaksinasi covid-19 cukup rendah dengan persentase yaitu 45,7%. Penolakan vaksin ini terjadi karena berbagai alasan yaitu diantaranya tidak yakin keamanannya, tidak yakin efektif, takut akan efek samping dan lain sebagainya (Marwan, 2020; Kemenkes, 2021). Dengan adanya fakta tersebut maka dilakukan sosialisasi dengan sasaran yaitu remaja/dewasa berusia 18 tahun keatas sehingga meningkatkan pemahaman dan kesadaran untuk melaksanakan vaksinasi di masyarakat dapat meningkat dan terbentuk herd immunity. Metode : Sosialisasi kepada masyarakat remaja/dewasa di Desa Bandar Lor dilakukan secara on line/daring agar tidak membuat kerumunan dengan protokol kesehatan yang tepat. Hasil dan kesimpulan : Pemahaman urgensi vaksinasi dan peningkatan keinginan masyarakat remaja/dewasa mengenai vaksinasi di Desa Bandar Lor meningkat dari rata-rata 52% menjadi 76%. Masyarakat remaja dapat memahami pentingnya vaksinasi covid-19
Peningkatan Pengetahuan dan Ketrampilan Perawat melalui Edukasi Pengukuran Spirometri
Asma adalah suatu kelainan berupa proses kronik saluran napas yang menyebabkan hiperaktivitas bronkus terhadap berbagai rangsangan. Spirometri adalah salah satu metode pemeriksaan untuk mengevaluasi fungsi paru dan mendiagnosis kondisi paru-paru dan merupakan gold standart untuk mengukur fungsi kapasitas paru. Berdasarkan pra survei bahwa 20 perawat yang ada di RS Ananda semuanya belum memahami cara mengukur dan menginterprestasikan hasil spirometri. Untuk itu perlu dilakukannya pelatihan spirometri. Tujuan dan manfaat pengabdian masyarakat ini adalah Tujuan dilakukannya kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan perawat dalam hal pengukuran dan interprestasi spirometri. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan alokasi waktu 3 bulan dari perijinan sampai pelaksanaan di Rumah Sakit Umum Ananda terhadap 20 perawat. Metode pelaksanaan dilakukan dengan ceramah, diskusi dan simulasi serta pre dan post test. Hasil pre test 87% memperoleh hasil pengetahuan tentang pengukuran spirometri dan interprestasi hasil masih dalam kategori pengetahuan kurang dan 13% cukup. Hasil post test 89% pengetahuan baik dan 11% cukup. Kesimpulan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan ketrampilan perawat dalam spirometri.Â
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN MARKISA KUNING (Passiflora edulis var. flavicarpa Degener) PADA Salmonella typhi
Latar belakang: Penyakit demam tifoid merupakan penyakit infeksi berat pada saluran pencernaan yang umumnya disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Namun, pada beberapa tahun terakhir dilaporkan pengobatan terhadap infeksi bakteri Salmonella typhi menjadi tidak efektif yang disebabkan oleh resistensi bakteri. Tujuan: untuk mengetahui aktivitas antibakteri dari ekstrak etanol daun markisa kuning (Passiflora edulis var. flavicarpa Degener) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella thypi. Metode: penelitian ini menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70%. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium dengan metode pengujian aktivitas antibakteri menggunakan difusi cakram dengan kontrol positif Kloramfenikol dan konsentrasi ekstrak 10%, 30% dan 60% yang dilakukan dengan 3 kali replikasi. Analisis data pada penelitian ini dengan metode static yaitu standar devisiasi dan one way ANOVA dan dilanjutkan uji Tukey HSD. Simpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun markisa kuning (Passiflora edulis var. flavicarpa Degener) memiliki aktivitas untuk menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella typhi dengan rata-rata diameter zona hambat pada konsentrasi 10%, 30%, 60% dan kontrol positif masing-masing adalah 6,15 mm; 11,03 mm; 14,50 mm dan 17,34 mm. Didapatkan nilai signifikan < 0,05 yang menunjukkan adanya perbedaan yang berarti antara konsentrasi ekstrak 10%,30%,60% dengan kontrol positif dalam menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella typhi
Optimalisasi Kesehatan Dengan kelas Ibu hamil
Latar Belakang : Penyebab kematian tidak langsung pada ibu di Indonesia adalah “Empat Terlalu†dan “Tiga Terlambatâ€. Penyuluhan kesehatan bisa dilakukan untuk mencegah keadaan tersebut. Namun penyuluhan kesehatan pada ibu yang tidak terkoordinir menyebabkan petugas bidan atau kesehatan hanya menyampaikan pengetahuan saja, tidak ada rencana kerja, tidak ada pemantauan atau pembinaan secara berkesinambungan. Tujuan : Tujuan dari kelas ibu hamil untuk membentuk kelompok belajar ibu-ibu hamil dengan umur kehamilan antara 20 minggu sampai dengan 38 minggu sehingga ibu bisa belajar bersama, diskusi dan tukar pengalaman tentang kesehatan Ibu dan anak (KIA) secara menyeluruh, terjadwal dan berkesinambungan. Metode yang digunakan adalah dengan menyelenggarakan kelas ibu hamil di balai desa Wonotengah kecamatan Purwoasri kabupaten Kediri. Kegiatan kelas ibu hamil ini meliputi pemeriksaan umum, pemeriksaan laboratorium sederhana, penyuluhan, sharing pengalaman, diskusi, senam hamil dan evaluasi. Hasil kegiatan yaitu pada kelompok ibu hamil trimester II dan trimester III sebagai berikut : Kehadiran ibu hamil 80% dan 75%, Kehadiran suami atau anggota keluarga 0% dan 22,2%, Keaktifan selama proses belajar 87,5% dan 75% pengetahuan baik terhadap materi yang diberikan 75% dan 77,8%, Sedangkan untuk pelaksanaan senam hamil, semua ibu pada kelompok trimester II dan trimester III 100% mengikuti senam hamil. Kesimpulan : ibu hamil 100 persen mengikuti kelas ibu hamil dengan baik, tetapi suami atau keluarga belum ada yang mau terlibat dalam kelas ibu hamil