Jurnal Online Institut Ilmu Kesehatan (IIK)
Not a member yet
    369 research outputs found

    PENETAPAN KADAR FLAVONOID TOTAL PADA EKSTRAK ETANOL KULIT UMBI BIT (BETA VULGARIS L.) DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS

    No full text
    Umbi bit (Beta vulgaris L.) merupakan tanaman yang memiliki kandungan antioksidan cukup tinggi. Umbi bit dikonsumsi masyarakat hanya bagian daging sedangkan kulitnya dijadikan limbah. Penelitian sebelumnya menyebutkan bahwa ekstrak umbi bit memiliki senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid. Flavonoid merupakan salah satu golongan senyawa yang memiliki khasiat sebagai antioksidan yang mudah ditemukan di alam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar flavonoid pada kulit umbi bit dengan metode spektrofotometri UV-Vis menggunakan baku pembanding kuersetin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol kulit umbi bit memiliki senyawa metabolit sekunder yaitu flavonoid, alkaloid, saponin, tanin dan terpenoid. Hasil penelitian dengan metode kromatografi lapis tipis diperoleh nilai Rf sebesar 0,87 dan menghasilkan warna merah. Hasil dengan metode spektrofotometri UV-vis diperoleh hasil 262,2 mg QE. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak etanol kulit umbi bit (Beta vulgaris L.) positif (+) mengandung flavonoid dengan kadar sebesar 262,45 mg QE/ g ekstrak

    Peningkatan Kesadaran Masyarakat Desa Dalam Mematuhi Protokol Kesehatan Sebagai Kesiapsiagaan Desa Menghadapi Covid-19

    No full text
    Latar belakang Berkembangnya wabah Corona Virus Disease-19 (COVID-19) di dunia, hingga ke sejumlah wilayah di Indonesia, tentu sangat mengkhawatirkan seluruh lapisan masyarakat. Kesadaran masyarakat untuk mengikuti anjuran pemerintah atas bahaya pendemi Covid-19 dinilai masih rendah. Kondisi ini mengakibatkan jumlah pasien positif meningkat seiring bertambahnya waktu. Hasil utama dari pengabdian masyarakat ini adalah adanya peningkatkan kesadaran dalam pelaksanaan protokol Kesehatan untuk pencegahan Covid-19. Tujuan Pengabdian ini bertujuan sebagai partisipasi dalam rangka mensukseskan program pemerintah untuk memutus mata rantai Covid-19. Metode pengabdian ini menggunakan pre test-intervention-post test tentang kesadaran masyarakat desa dalam mematuhi protokol Kesehatan. Intervensi dilakukan dengan membuat video dan poster, motto, cara mencuci tangan dengan benar dan pemantauan hasil intervensi. Hasil pengabdian menunjukkan terdapat peningkatan kesadaran masyarakat setelah adanya intervensi yang telah dilakukan dengan peningkatan nilai rata-rata pre dan post test. Kesimpulan Berdasarkan hasil pengabdian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan kesadaran masyarakat desa dalam mematuhi protocol Kesehatan sebagai kesiapsiagaan desa dalam menghadapi Covid-19

    EFEKTIVITAS HASIL PEWARNAAN SEDIAAN FESES DENGAN EKSTRAK BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) SEBAGAI PENGGANTI EOSIN

    No full text
    Latar belakang: Pemeriksaan sitologi merupakan teknik pemeriksaan yang paling banyak digunakan untuk diagnosis kesehatan awal. Hal ini dikarenakan proses pengerjaan yang sangat mudah. Salah satu teknik pemeriksaan sitologi adalah pembuatan sediaan feses dengan metode direct. Pemeriksaan dengan metode ini biasanya menggunakan eosin sebagai pewarna dalam mewarnai sediaan. Akan tetapi kelemahan eosin terletak pada biaya yang cukup mahal dan eosin juga merupakan bahan kimia berbahaya. Maka dari itu, penelitian ini memiliki tujuan untuk menemukan pewarna alami yang dapat menggantikan eosin sebagai zat warna. Pewarna alami yang sudah dikenal secara umum saat ini adalah buah naga merah. Warna merah yang dihasilkan betasianin tersebut telah banyak diteliti sebagai peluang menjadi zat warna alami. Penelitian ini adalah penelitian dasar eksperimen dimana peneliti telah melakukan survei pusktaka sebelumnya untuk memasktikan bahwa buah naga merah memiliki potensi sebagai pewarna sediaan, dalam penelitian ini TKT yang diajukan adalah TKT 2-3 dimana peneliti akan melakukan pengujian secara in vitro pada sediaan feses. Pertama-tama buah naga merah dibuat ekstraki dengan menggunakan beberapa pelarut yakni: air, etanol, metanol dan etil asetat. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari kualitas warna yang dihasilkan pada sediaan. Setelah ekstraksi dilakukan. Kemudian sediaan feses dibuat dengan menggunakan metode direct feses dan sediaan yang telah dibuat diwarnai menggunaan pewarna ekstrak buah naga serta dilakukan perbandingan dengan eosin. Setelah itu, dilakukan pencatatan hasil dan uji statistik. Hasil tersebut akan dipublikasi dalam jurnal nasional terakrediatasi sinta dan data-data pendukung lainnya akan dimasukan dalam luaran TTG panduan praktikum

    PENGARUH LARUTAN KITOSAN SEBAGAI DENTURE CLEANSER TERHADAP KEKUATAN TRANSVERSA PADA PLAT AKRILIK, VALPLAST DAN LUCITONE-FRS

    No full text
    Latar belakang: Akrilik heat cured dan nilon termoplastik merk valplast dan lucitone-FRS adalah ketiga bahan yang paling sering digunakan sebagai basis gigi tiruan. Basis gigi tiruan harus memenuhi syarat kekuatan mekanis agar kuat menerima beban kunyah di dalam rongga mulut. Salah satu uji kekuatan mekanis adalah kekuatan transversa. Metode: 24 sampel plat akrilik heat cured, 24 sampel plat valplast, 24 sampel plat lucitone-FRS berukuran (10x10x2)mm dibagi 12 kelompok. Seluruh sampel direndam dalam aquadest sebagai kelompok kontrol, larutan polident sebagai kelompok kontrol positif, larutan kitosan 0,25% dan 0,5% dengan waktu perendaman 12 hari. Hasil: Uji Kruskall Wallis menunjukkan adanya perbedaan signifikan (p<0,05) pada seluruh kelompok perlakuan. Mann-Whitney menunjukkan adanya perbedaan bermakna (p<0,05) pada seluruh kelompok pada penelitian. Kesimpulan : Uji kekuatan transversa plat akrilik heat cured dan nilon termoplastik valpast dan lucitone-FRS tidak dapat dibandingkan karena saat uji kekuatan transversa, plat akrilik sampai patah, sedangkan plat nilon termoplastik valplast dan lucitone-FRS hanya melengkung

    UJI DAYA ANALGETIK DAN ANTIINFLAMASI EKSTRAK ETANOLIK DAUN SINGKONG (Manihot utilissima Pohl.) PADA MENCIT GALUR SWISS

    No full text
    Background: Flavonoids are compounds that can function as analgesics and anti-inflammatory. Cassava leaves are known to contain flavonoids with the main content of rutin. The routine flavonoid content in the ethanolic extract of cassava leaves is 4.987% so that it has the potential to be developed as traditional medicine. Objective: This study aimed to determine the analgesic and anti-inflammatory properties of cassava leaf ethanolic extract (EEDS) and the effect of varying doses of EEDS on analgesic and anti-inflammatory properties. Methods: This study was a completely randomized experimental study with a unidirectional pattern in mice aged 2-3 months and weighing 20-30 grams. Analgesic testing method used the stretching method with 1% acetic acid as the induction, while the anti-inflammatory test used the edema thickness measurement method with 1% carrageenin induction. The results of the percentage of protection, the change in the percentage of protection, and the percentage of anti-inflammatory power were statistically analyzed. Results: The results showed that EEDS was green-black in color, bitter in taste, 7% drying loss, 12.31% w/w yield and positive for flavonoids. EEDS has analgesic power at a dose of 70; 140; and 280 (mg/kgBB) with a percentage of protection of 26.59%; 24.45%; and 21.96%; change in percentage of protection by 65.75%; 68.51%; and 71.72%. EEDS at a dose of 35; 70; and 140 (mg/kgBW) has a percentage of anti-inflammatory power of 44.93%; 37.34%; and 30.75%. Conclusion: The higher the dose of EEDS, the higher the analgesic power but the lower the anti-inflammatory powe

    HUBUNGAN KADAR TIMBAL (PB) PADA RAMBUT DAN DARAH PEKERJA BENGKEL MOTOR SEBAGAI BIOINDIKATOR DI KABUPATEN JOMBANG

    No full text
    Latar belakang: Pekerja bengkel memiliki kecenderungan lebih besar menghirup udara yang mengandung timbal dan dapat mengakibatkan keracunan. Kandungan timbal (Pb) pada pekerja yang berhubungan dengan buangan timbal dalam tubuh seseorang dipengaruhi oleh umur, jenis kelamin dan masa kerja. Rambut dan darah dapat dijadikan sebagai bioindikator pemaparan timbal dalam tubuh. Tujuan: untuk mengetahui hubungan kadar timbal (Pb) pada rambut dan darah pekerja bengkel di kabupaten Jombang. Metode: penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan mempertimbangkan kriteria inklusi dan ekslusi. Hasil:  Dari 25 sampel dapat diketahui bahwa 17 sampel rambut dan darah memiliki kadar timbal di atas ambang batas. Paparan timbal (Pb) dalam tubuh dipengaruhi oleh masa kerja dan umur. Usia diatas 35 tahun dengan masa kerja ≥ 4 tahun memiliki kadar timbal (Pb) yang lebih besar. Simpulan:  Kadar timbal (Pb) dalam rambut dan darah dapat dijadikan bioindicator timbal (Pb) dalam tubuh dan keduanya memiliki hubungan berbanding lurus dengan hasil koefisien korelasi 0.965

    Edukasi Pentingnya Pemantauan Status Gizi Anak Melalui Metode Emotional Demonstration (Emo-demo)

    No full text
    Status gizi menjadi perhatian khusus untuk menjadikan bangsa yang maju. Status gizi yang baik akan mendukung perkembangan dan pertumbuhan anak. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2020- 2024 yaitu dengan menurunkan persentase balita stunting dari 27,7% menjadi 14% dan persentase balita wasting 10,2% menjadi 7% (Kemenkes, 2020). Keaktifan kunjungan ibu ke posyandu bertujuan untuk memantau kesehatan dan gizi anak. Upaya preventif melalui edukasi yang dapat menyentuh aspek emosional dapat dilakukan untuk meningkatkan status gizi menjadi baik seperti Emo-demo. Emo-demo merupakan suatu strategi untuk menciptakan terjadinya perubahan perilaku yang merupakan gabungan Behaviour Communication Change (BCC) atau proses interaktif antar individu dan Behaviour Communication Definition (BCD) atau proses komunikasi yang memanfaatkan sisi psikologi individu yang mampu melibatkan perasaan, kebutuhan dan pemikiran. Pelatihan edukasi pada Ibu hamil dan Ibu balita di Dusun Krajan Desa Pondok Dalem Kecamatan Semboro Kabupaten Jember pada tanggal 9 Desember 2020 pukul 09.00 WIB ini menggunakan modul Emo-Demo “Kuy Rajin ke Posyanduâ€. Berdasarkan hasil evaluasi menggunakan lembar pre-test dan post-test dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan ibu hamil dan ibu balita dari 55% menjadi 97,5%. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa promosi kesehatan dengan menggunakan metode Emo-Demo terbukti dapat memudahkan sasaran menangkap dan memahami informasi yang diberikan oleh fasilitator

    AKTIVITAS ANALGESIK INFUSA DAN DEKOKTA DAUN PULUTAN (Urena lobata)

    No full text
    Latar belakang: Pulutan (Urena lobata) merupakan tanaman obat yang digunakan secara tradisional untuk pengobatan radang, infeksi dan rematik. Studi in silico menunjukkan potensi anti inflamasi dan analgetik dengan menghambat siklooksigenase-2 (COX-2) tetapi penelitian secara in vivo belum banyak dilaporkan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi analgesik infusa dan dekokta daun U.lobata pada tikus. Metode: Desain penelitian ini control group post test design menggunakan tikus wistar jantan yang dibagi menjadi 5 kelompok. Simplisia daun U. lobata dilakukan penyarian dengan metode infudasi dan dekoktasi. Dosis infusa dan dekokta U. lobata yang digunakan masing-masing 250, 500 dan 1000 mg/kg BB. Pengujian aktivitas analgesik menggunakan analgesimeter beban geser selama 4 jam. Data dianalisa menggunakan one way ANOVA dan dilanjutkan dengan uji LSD (p<0.05). Hasil: Pemberian infusa U. lobata 250, 500 dan 1000 mg/kg BB meningkatkan Area Under Curve (AUC) ambang nyeri berturut-turut sekitar 8 %, 10 % dan 12 % dibandingkan kelompok kontrol (p<0.05), sementara bentuk dekokta meningkatkan kurang lebih 1 %, 3 % dan 3 % (p> 0.05). Simpulan: Infusa daun U. lobata memiliki aktifitas analgesik lebih kuat dibandingkan dekokta U.lobat

    KORELASI NEUTROPHIL LYMPHOCYTE RATIO (NLR), SERUM GLUTAMIC OXALOACETIC TRANSAMINASE (SGOT) DAN SERUM GLUTAMIC PYRUVIC TRANSAMINASE (SGPT) PADA PASIEN COVID-19 SEBAGAI INDIKATOR INFLAMASI ORGAN HATI

    No full text
    Latar belakang: Aktivitas enzim hati Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase (SGOT) dan Serum Glutamic Pyruvic Transaminase (SGPT) akan meningkat ketika terjadi infeksi. Tujuan: untuk mengetahui korelasi NLR  terhadap SGOT dan SGPT pada Pasien Covid-19 Sebagai Indikator Inflamasi Organ Hati. Metode: Desain penelitian menggunakan Study cross sectional dan tehnik sampling accidental. Responden berjumlah 38 pasien Covid-19 di rumah sakit Umum Daerah Nganjuk dengan kriteria inklusi pasien Covid-19 tidak memiliki riwayat penyakit liver dan kriteria ekslusi adalah pasien covid 19 dengan penyakit infeksi lain (Tuberculosis, Tipoid, demam dengue) dan penyakit autoimun. Hasil: Diperoleh nilai rata-rata NLR 7,0 >3,13 dengan 74% meningkat,Kadar rata-rata SGPT 58,5 UI dan 61% mengalami peningkatan, sedang rata-rata SGPT 46,7 UI dan 76% berada di rentang normal. Berdasarkan uji perason nilai NLR terhadap SGOT ( sig = 0,629 > 0,05 dan r = 0,081) dan  NLR terhadap SGPT (sig = 0,575 >0,05 dan r= 0,094). Simpulan: tidak ada korelasi antara NLR terhadap SGOT dan SGPT pada pasien Covid-1

    Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Hand Body Lotion Dengan Memanfaatkan Lidah Buaya Untuk Pelembab Kulit

    No full text
    Permasalahan tentang perawatan kecantikan ini terjadi pada Santriwati yang ada di Pondok pesantren Trisakti. Mereka tidak cukup waktu untuk harus berlama-lama di klinik kecantikan. Kulit kering akibat kurang kelembaban menjadi permasalahan di antara mereka. Faktor lingkungan yang buruk dan kondisi stress dapat merusak kesehatan kulit, termasuk faktor alami yang berasal dari dalam tubuh seperti pertambahan usia. Salah satu upaya untuk menjaga kecantikan dan kesehatan kulit dengan menggunakan hand body lotion. Fungsi utama dari pelembab, khususnya hand body lotion adalah menjaga kelembaban kulit. eperti diketahui mandi dan memakai sabun dapat menghilangkan kelembaban alami kulit. Pemakaian hand body lotion setelah mandi akan mengganti kelembaban yang hilang sekaligus membantu menjaga kelembabankulit sepanjang hari. Tujuan : Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi remaja Putri di pondok pesantren Tri Sakti tentang cara pembuatan hand body lotion dengan memanfaatkan lidah buaya. Saat ini sangat penting untuk seorang Wanita bisa merawat dan memelihara kesehatan kulit mereka dengan memanfaatkan bahan alam yang ada disekitar mereka. Metode: Kegiatan yang digunakan untuk pengabdian ini dimulai dengan pemberian kuisioner yang digunakan sebagai pretest kepada para peserta, dilanjutkan dengan presentasi oleh pemateri, demontrasi cara pembuatan hand sanitizer dan di akhiri dengan post test. Hasil: Kegiatan ini memberiakan dampak yang positif terlihat terlihat dari antusiasme peserta dan terlihat dari peningkatan nilai hasil post test. Kegiatan ini bisa memberikan dampak ekonomi dengan mengurangi biaya pengeluaran untuk kosmetik

    0

    full texts

    369

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Institut Ilmu Kesehatan (IIK)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇