Universitas Setia Budi Surakarta: USB e-journal
Not a member yet
    892 research outputs found

    Aktivitas Antitusif Dan Ekspektoran Ekstrak Etanol, Fraksi Polar-Semi Polar Herba Meniran (Phyllanthus niruri L.) Pada Marmut (Cavia porcellus)

    Get PDF
    Phyllantus niruri L., is wild plants, has wide applications in traditional medicine. The purpose of this study is to evaluated antitussive, expectorant activity, and description antitussive mechanism of phyllantus herbs. Test animal male guniea pigs as many as 36 divided into 9 groups each consisting of 4 guinea pigs. The antitussive activity of ethanol extract and polar-semi-polar fraction be observed on percentage cough suppression by giving a citric acid 7.5% for 5 days. The Expectorant activity was evaluated with phenol red concentration in guinea trachea on 7 days. The mechanism description is evaluated by looking at the comparison of phyllantus herbs and combination ethanol extract phyllantus herbs and codeine modulated by the opioid receptor and glibenclamide modulated by the ATP sensitiv.e K+ channel. The research showed ethanol extract and polar-semi-polar fraction increased the suppression of citric acid induced by citric acid 7.5% and decreased the a supprssant of mucus secretion on evaluation of expectorant. Polar-semi-polar fraction 160 mg/kgBB showed the effective activity antitussive 63,57%. Polar-semi-polar fraction 80 mg/kgBB showed decreased phenol red secretion by 56,91%. This study provides evidence that phyllantus herbs can be used as an antitussive and a suppressant of mucus secretion. Phyllantus herbs not description on mechanism antitussive modulated by the opioid receptor and ATP sensitiv.e K+ channel. The antitussive mechanism may be modulated by other systemic  nerves and peripheral nervesPhyllantus niruri L., yang merupakan tanaman liar, memiliki aplikasi yang luas dalam pengobatan tradisional. Tujuan penelitian ini yaitu mengevaluasi aktivitas antitusif, ekspektoran, serta gambaran mekanisme antitusif herba meniran. Hewan uji marmut jantan sebanyak 36 ekor dibagi menjadi 9 kelompok masing-masing kelompok terdiri dari 4 ekor marmut. Aktivitas antitusif ekstrak etanol dan fraksi polar-semi polar dinilai dengan prosentase supresi batuk menggunakan asam sitrat 7,5% sebagai penginduksi selama 5 hari. Aktivitas ekspektoran dievaluasi dengan melihat konsentrasi phenol red pada trakea marmut pada hari ke 7. Gambaran mekanisme dievaluasi dengan melihat perbandingan pemberian ekstrak herba meniran tunggal dengan kombinasi ekstrak herba meniran dan kodein gambaran secara sentral pada reseptor opiod dan glibenklamide secara periferal pada ATP sensitive K+ channel. Hasil penelitian menunjukan ekstrak etanol dan fraksi polar-semi polar dapat meningkatkan supresi batuk dan memberikan supresi sekresi mukus dalam evaluasi ekspektoran. Fraksi polar-semi polar 160 mg/kgBB menunjukkan nilai antitusif paling efektif 63,57%. Frasi polar-semi polar 80 mg/kgBB menunjukkan penurunan sekresi phenol red sebesar 56,91%. Penelitian ini memberikan bukti bahwa meniran dapat digunakan sebagai antitusif dan supresi sekresi mukus. Herba meniran tidak memberikan gambaran mekanisme antitusif pada reseptor opiod atau ATP sensitive K+ channel. Aktivitas antitusif herba meniran mungkin dimodulasi saraf sistemik atau perifer lainnya

    Efisiensi Material Handling (Forklift) Guna Meminimasi Biaya Sewa Menggunakan Simulasi

    No full text
    PT. Heinz ABC Indonesia merupakan perusahaan yang sudah cukup dikenal di Indonesia dalam memproduksi makanan. Salah satu produknya yaitu kecap ABC. Proses produksi kecap dilakukan di atas lantai pabrik seluas 28.230 m2 yang memiliki jarak cukup jauh dari departemen satu ke departemen lainnya. Oleh karena itu, proses pemindahan material dibantu dengan material handling berupa forklift. Selama ini perusahaan memiliki tujuh forklift yang disewa dari pihak ketiga. Permasalahan yang terjadi adalah perusahaan merasa jumlah forklift yang disewa tidak efisien karena adanya waktu menganggur pada forklift dan mengakibatkan pemborosan pada biaya penyewaan forklift. Penelitian ini berusaha mengetahui jumlah forklift yang lebih efisien dengan cara mensimulasikan perpindahan material yang diangkut oleh forklift. Berdasarkan hasil simulasi yang dilakukan, dengan menggunakan 7 forklif perusahaan telah menggunakan utilitas forklift sebesar 82,01%. Dengan menggunakan pendekatan analisa “what-if†dalam simulasi, penelitian ini mencoba mengimplementasikan beberapa skenario usulan. Skenario dibuat dengan mengatur ulang rute perpindahan forklift. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan skenario 3 merupakan usulan terbaik dengan jumlah forklift yang optimal adalah 6 forklift dengan utilitas sebesar 88,15%. Berdasarkan hasil simulasi PT. Heinz ABC Indonesia dapat menghemat biaya sewa forklift sebesar RP 9.750.000,-/ bulan. Kata kunci: material handling, simulasi, efisiensi biay

    HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN INTENSI PROSOSIAL MAHASISWA DI KOTA PADANG

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat hubungan antara kecerdasan emosional dengan intensi prososial pada mahasiswa di kota Padang. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Psikologi  di kota Padang. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah  simple random sampling, yaitu pengambilan anggota sampel dari populasi dilakukan secara acak. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 336 orang. Adapun rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis korelasional yaitu salah satu analisis kuantitatif atau salah satu teknik analisis statistik yang dapat dipergunakan untuk menguji hipotesis mengenai ada atau tidaknya hubungan antara variabel yang sedang diteliti. Metode analisis data yang digunakan untuk pengujian hipotesis dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan korelasi product moment (person), yang menunjukkan bahwa r = 0,627 dengan nilai p = 0,000 (<0,05), artinya terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dengan intensi prososial (hipotesis diterima) dan variabel kecerdasan emosional memberikan sumbangan efektif sebesar 39,3% terhadap variabel intensi prososial

    KOMITMEN ORGANISASI DITINJAU DARI KEPUASAN KERJA DAN MAKNA KERJA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan dan masa kerja terhadap meaning of work. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 70 orang yang bekerja sebagai karyawan edukatif dan non-edukatif Universitas Setia Budi di Surakarta.  Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala meaning of work. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris hubungan antara makna kerja dan kepuasan kerja terhadap komitmen organisasi. Berdasar analisis data dan pengujian hipotesis diperoleh kesimpulan bahwa variabel makna kerja mempunyai pengaruh terhadap komitmen organisasi, akan tetapi kepuasan kerja tidak mempunyai pengaruh yang segnifikan terhadap pembentukan komitmen organisasi. Hal ini menunjukkan semakin tinggi makna kerja karyawan akan semakin tinggi pula komitmen organisasi,  tetapi tinggi-rendahnya kepuasan kerja tidak akan berpengaruh pada tingkat komitmen organisasi. Hasil analisis lanjutan menunjukkan bahwa makna kerja lebih berpengaruh terhadap komitmen organisasi dibandingkan variabel kepuasan kerja

    PEMERIKSAAN KADAR ASAM URAT DAN PENGARUHNYA TERHADAP KESEHATAN TUBUH PADA WARGA KELURAHAN GILINGAN KOTA SURAKARTA

    Get PDF
    Di Kelurahan Gilingan, dengan melihat kondisi sosio ekonomi dan pekerjaan yang meningkatkan resiko penyakit akibat   hiperurisemia, maka program pengabdian masyarakat dengan bentuk pemeriksaan dan penyuluhan kesehatan merupakan bentuk yang pas dalam rangka meningkatkan derajat pengetahuan dan kesehatan warga secara umum, dan perbaikan kualitas sumber daya manusia secara umum.      Alur kegiatan pengabdian masyarakat ini dimulai dengan pembukaan, pendaftaran, pemeriksaan kadar asam urat, penyuluhan kesehatan, penutup dan hiburan. Dari data peserta kegiatan terdapat 124 peserta dan pada laporan pemeriksaan kesehatan terdapat 125 pasien yang memeriksakan diri. Peserta pemeriksaan kesehatan sebanyak 85 orang (68%) wanita dan 40 orang (32%) laki-laki. Dari hasil pemeriksaan kadar asam urat didapatkan hasil 50 sampel (40%) mengalami peningkatan asam urat, dengan kadar asam urat tertinggi didapatkan sebesar 11,1 mg/dL.             Kegiatan lanjutan yang dapat dilakukan pada masyarakat di Kelurahan Gilingan ini berupa pemeriksaan dan penyuluhan kesehatan yang terkait dengan faktor-faktor resiko terjadinya kenaikan asam urat, termasuk di dalamnya adalah hipertensi, fungsi ginjal dan metabolik lainny

    Potensi Antibakteri Ekstrak Etanol dan Etil Asetat Daun Benalu Dendrophtoe pentandra terhadap Klebsiella pneumoniae Penghasil ESBL

    Get PDF
    Antibiotik yang diberikan berlebihan, tidak adekuat dan monoton, dapat mengurangi efektifitas antibiotik, sehingga menimbulkan resistensi terutama pada bakteri. Resitensi Klebsiela sp terhadap antibiotik disebabkan salah satunya karena mampu menghasilkan enzim extended spectrum β-lactamase (ESBL). ESBL merupakan enzim yang dapat menghidrolisis penicillin, cephalosporin generasi I, II, III dan aztreonam. Dendropthoe pentandra mengandung senyawa metabolit sekunder yang bersifat bakterisida. Penelitian ini bertujuan mengetahui potensi antibakteri ekstrak etanol dan etil asetat daun D.pentandra terhadap K.pneumoniae penghasil ESBL. Daun D. pentandra diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96% dan etil asetat. Kandungan antibakteri diidentifikasi secara kualitatif dengan uji skrining fitokimia. Desain penelitian adalah deskriptif eksperimental dengan mengukur zona hambat radikal. Uji pendahuluan dan daya hambat bakteri dilakukan dengan metode difusi cakram dikomparasikan dengan kontrol antibiotik cefotaxim, ceftazidim, ceftriaxone dan ciprofloxacin. Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak etanol dan etil asetat D.pentandra, keduanya mengandung senyawa antibakteri seperti flavonoid, alkaloid, terpenoid, tanin, dan saponin. Konsentrasi hambat tumbuh minimum untuk ekstrak etanol dan etil asetat adalah 50% dengan rata-rata diameter zona hambat radikal secara berturut-turut adalah 7,25 mm dan 7,38 mm. Uji sensibilitas menunjukkan bahwa bakteri resisten terhadap antibiotik cefotaxim, ceftazidim, dan ceftriaxone tetapi sensitif terhadap ciprofloxacin. Ekstrak etanol dan etil asetat D.pentandra pada konsentrasi 100% memiliki potensi antibakteri terhadap K.pneumonia lebih baik dibanding kontrol antibiotik beta-laktam dengan zona penghambatan radikal secara berturut-turut adalah 13,55 mm dan 15,38 mm

    HUBUNGAN ANTARA LOCUS OF CONTROL DENGAN SCHOOL WELL-BEING PADA SISWA SMA KRISTEN 2 SALATIGA

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan locus of control dengan school well-being pada siswa SMA Kristen 2 Salatiga. Subjek penelitian ini adalah 54 siswa. Pengumpulan data secara kuantitatif dilakukan menggunakan dua instrument. Untuk mengukur locus of control menggunakan alat ukur IPC locus of control yang merupakan pengembangan dari alat ukur I-E milik Rotter oleh Levenson (1981) sedangkan school well-being diukur dengan menggunakan skala school well-being. Data dianalisa menggunakan uji korelasi product moment (Pearson). Hasil penelitian diperoleh menunjukkan bahwa locus of control dan school well-being siswa SMA 2 Kristen Salatiga memiliki koefisien r = 0,283 dengan sig. 0,038 (p< 0,05)

    ANALISIS PROFESIONALISME PERAWAT DI RUMAH SAKIT (Studi Kasus Perawat Rs PKU Muhammadiyah Surakarta)

    Get PDF
    Tujuan Jangka Panjang penelitian ini adalah untuk memahami profesionalitas kerja. Target Khusus menganalisis faktor-faktor profesionalitas perawat di rumah sakit   Penelitian ini menggunakan metode kualitatif open ended qiestioner dengan pendekatan tersebut maka diharapkan akan mendapatkan analisis yang mendalam mengenai profesionalitas perawat dan analisis faktor-faktornya.   Berdasarkan hasil kategorisasi maka dapat disimpulkan bahwa makna profesionalisme perawat adalah mereka yang mampu memberi pelayanan kesehatan secara berkualitas sesuai dengan standar profesi dengan telah mendapat pendidikan resmi, ikhlas dalam merawat pasien, dan mempunyai etika dalam bekerja serta mampu berkomunikasi, berkoordinasi dan kerja sama dalam tim untuk mencapai tujuan bersama/rumah sakit yaitu menangani nyawa manusia dan membantu pasien yang mengalami gangguan kesehatan agar bisa hidup sehat seperti yang diharapkan dengan mengutamakan kepuasan pelanggan

    Pendekatan Antropometri dalam Perancangan Ulang Stasiun Kerja Penyoletan Guna Mengurangi Kelelahan Fisik dan Psikis Karyawan Akibat Kerja

    No full text
    Bangsa Indonesia memiliki budaya yang sangat beragam, salah satunya adalah kerajinan batik. Berbagai tempat di Indonesia memiliki kerajinan batik dengan ciri khas yang berbeda – beda. Juwana merupakan sebuah kecamatan di Kabupaten Pati Jawa Tengah yang memiliki sentra industri batik tulis. Batik tulis yang menjadi ciri khas di daerah Juwana sering disebut Batik Bakaran dikarenakan berada di Desa Bakaran Kecamatan Juwana Kabupaten Pati. Permintaan produk batik tulis yang cukup banyak membuat pengusaha masih tetap eksis sampai saat ini, didukung kualitas yang selalu prima. Berdasarkan observasi awal, dari keseluruhan proses membatik terdapat salah satu proses yang menarikuntuk diteliti yaitu proses penyoletan. Proses Penyoletan adalah proses pewarnaan kain pada motif yang sudah digambar pada kain polos. Operator biasanya meletakkan kain di lantai dan melakukan penyoletan dengan cara berjongkok, dengan cara ini operator sering mengeluh merasakan pegal di bagian pinggang. Oleh karena itu pada penelitian ini dilakukan perancangan ulang stasiun kerja penyoletan dengan pendekatan Antropometri dan Rapid Upper Limb Assesment (RULA). Berdasarkan data antropometri rancangan stasiun kerja penyoletan berupa meja dengan tinggi 85 cm, panjang 210 cm dan 115 cm, dilengkapi dengan pallet warna. Berdasarkan uji coba yang dilakukan terdapat penghematan waktu sebesar 40% pada proses penyoletan. Hasil perhitungan RULA stasiun kerja usulan mendapatkan skor 2,0 sehingga masih dalam kategori aman untuk operator

    Analisis Produktivitas Pabrik Spiritus Menggunakan Fungsi Produksi Cobb-Douglas (Studi Kasus Di PT. XY Yogyakarta)

    No full text
    PT. XY merupakan perusahaan yang memproduksi spiritus dan alkohol. Dalam produksinya mengalami pasang surut setiap tahun. Pengukuran produktivitas dapat dilakukan dengan menggunakan fungsi Cobb-Douglas yang mampu menggambarkan keadaan skala hasil (return to scale). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi produktivitas pabrik spiritus PT. XY dengan menggunakan fungsi produksi Cobb-Douglas, dan mengetahui Indeks Produktivitas yang dicapai pabrik spiritus PT XY. Pengukuran produktivitas di pabrik spiritus PT. XY dengan fungsi Cobb-Douglas menggunakan dasar perhitungan input berupa tetes tebu dan output berupa alkohol. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa produktivitas pabrik spiritus PT. XY menurut fungsi produksi Cobb- Douglas mengindikasikan bercirikan skala hasil menurun (decreasing returns to scale), dengan elastisitas output sebesar 0,899. Indeks produktivitas pabrik spiritus PT. XY rata-rata adalah sebesar 382 atau 27,2% di atas produktivitas standar dan meningkat rata-rata 5,4% tiap bulan. Disarankan sebaiknya perusahaan bisa menggunakan fungsi produksi Cobb- Douglas dalam melakukan pengukuran produktivitas perusahaan, selain menggunakan metode pengukuran yang selama ini sudah dipakai untuk membuat kebijaksanaan demi peningkatan produktivitas perusahaan di masa mendatang. Peningkatan produktivitas pabrik spiritus PT. XY masih bisa ditingkatkan karena elastisitasnya berada pada daerah rasional. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan peningkatan efisiensi tenaga kerja baik jumlah maupun kualitasnya

    768

    full texts

    892

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Setia Budi Surakarta: USB e-journal
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇