Universitas Setia Budi Surakarta: USB e-journal
Not a member yet
892 research outputs found
Sort by
Penerapan Prinsip Eko-Efisiensi dengan Memanfaatkan Limbah Ampas Tebu Sebagai Bahan Bakar Ketel Uap (Studi Kasus: PG. Madukismo Yogyakarta)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sampai seberapa lama limbah ampas tebu dapat dipakai untuk menggerakan ketel uap dan seberapa banyak biaya yang dapat dihemat oleh perusahan untuk membeli bahan bakar solar. Untuk menghitung berapa lama limbah ampas tebu yang dapat digunakan sebagai bahan bakar ketel uap, maka harus diketahui terlebih dahulu keperluan ketel uap akan ampas tebu untuksetiap jamnya. Sedangkan untuk menghitung penghematan biaya yang dapat diperoleh maka harus diketahui berapa lama ampas tebu dapat digunakan untuk bahan bakar ketel uap. Selanjutnya disetarakan dengan kebutuhan akan solar untuk setiap jamnya, maka penghematan biaya dapat dihitung. Limbah ampas tebu periode giling tahun 2016 dapat digunakan sebagai bahan bakar ketel uap pengganti solar selama 3266,18 jam atau 165,44 hari. Penghematan biaya yang dapat dicapai oleh perusahaan dengan memanfaatkan limbah ampas tebu sebagai bahan bakar ketel uap sebagai pengganti solar sebesar Rp 614. 354. 330,80
HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI AKADEMIK DAN KERAGUAN MENGAMBIL KEPUTUSAN KARIR DENGAN KEMATANGAN KARIR PADA SISWA KELAS XII SMK NEGERI 3 KOTA SALATIGA
This study aims to know the relationship between the academic self concept and career decision making difficulties with career maturity of class XII at SMK Negeri 3 Kota Salatiga. Sampling using purposive sampling technique with term participants as many as 204 respondents. Measuring instruments used in the study is a modification of Career Maturity Inventory (CMI) – Form C which is composed by Crites & Savickas (2011), Academic Self-Concept Questionnaire developed by Liu, Wang & Parkins (2005), and Career Decision Making Difficulties Questionnaire CDDQ (Gati, Krausz & Osipow, 1996). Data analysis techniques used Ordinal Regression or Ordinal Analysis. The results indicated by chi-square value amounted to 58,353 (>7,815) or change -2Log Likelihood from 94,855 become 36,502 and significantly 0,000 (<0,05), which means the academic self concept and career decision making difficulties take simultaneous significantly with career maturity of class XII at SMK Negeri 3 Kota Salatiga with 29.1% contribution based on Cox and Snell's analysis
Evaluasi Pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit Bidang Farmasi Di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah Pemangkat
Pemangkat Public Hospital as the Regional Public Service Agency (BLUD) needs to make measurements of achievements as regards to indicators of Hosptal Minimum Service Standard that has been determined. This study aims to find out the implementation description of Hospital Minimum Service Standards in Pharmaceutical Installation of Pemangkat Public Hospital, include waiting time of drug service, the absence of error occurrence of drug delivery, customer satisfaction and the compatibility prescription according to the formularium.
This study is a non experimental descriptive study with qualitative and quantitative approach. The data obtained from the observation and interview with the Head of Pharmaceutical Installation, employees, doctors and questionnaires to the outpatient. The study was conducted in December 2016.
The results showed that the waiting time of drug services, the absence of error occurrence of drug delivery, and the level of customer satisfaction on pharmacy service was compatible with the standard, however the compatibility prescription according to formularium was not reached the standard.Rumah Sakit Umum Daerah Pemangkat sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) perlu melakukan pengukuran tentang pencapaian indikator-indikator Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit bidang farmasi di Instalasi Farmasi RSUD Pemangkat yaitu meliputi waktu tunggu pelayanan obat, tidak adanya kejadian kesalahan pemberian obat, kepuasan pelanggan dan penulisan resep sesuai formularium.
Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental deskriptif dengan pendekatan secara kualitatif dan kuantitatif. Data diperoleh dari hasil observasi dan wawancara dengan Kepala Instalasi Farmasi, karyawan, dokter dan kuesioner kepada pasien rawat jalan. Penelitian dilakukan pada bulan Desember 2016. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif dengan rumus perhitungan yang sesuai.
Hasil penelitian menunjukkan waktu tunggu pelayanan obat telah memenuhi standar, tidak adanya kejadian kesalahan pemberian obat telah memenuhi standar, tingkat kepuasan pelanggan terhadap pelayanan farmasi telah memenuhi standar namun untuk kesesuaian penulisan resep dengan formularium belum memenuhi standar
PENYUSUNAN ALAT PERAGA EDUKATIF SENSORY PLAY BOX UNTUK MENSTIMULASI LIMA ASPEK PERKEMBANGAN ANAK
Stimulasi sensoris merupakan hal yang sangat penting bagi perkembangan anak. Pada anak usia dini, mereka belajar dan mengembangkan kemampuannya dari pengalaman sensoris. Semakin bervariasi rangasangan yang diterima bayi-balita maka semakin kompleks hubungan antar sel-sel otak. Semakin sering dan teratur rangsangan yang diterima, maka semakin kuat hubungan antar sel-sel otak tersebut. Semakin kompleks dan kuat hubungan antar sel-sel otak, maka semakin tinggi dan bervariasi kecerdasan anak di kemudian hari, bila dikembangkan terus menerus, maka anak akan mempunyai banyak variasi kecerdasan.
Permainan sensoris pada anak menjadi hal yang sangat penting (krusial) bagi perkembangan otak anak. Lima hal yang perlu diperhatikan ketikan akan melakukan permaikan sensoris adalah look, touch, listen, feel, taste. Namun pada prakteknya terdapat beberapa kendala dalam melakukan permainan sensoris antara lain: kurangnya informasi mengenai sensory play, permainan sensoris sering kali membuat kotor dan berantakan, dan tidak memiliki alat peraga edukatif yang memadai.
Berdasarkan hal tersebut di atas, pengabdi tertarik untuk menyusun sebuah tool box berupa Alat Peraga Edukatif (APE) Sensory Play yang dapat memfasilitasi kebutuhan masyarakat akan permainan sensoris agar dapat memberikan stimulasi yang optimal bagi anak-anak. Metode yang digunakan dalampengabdian ini adalah merancang sebuah sensory play box untuk menstimulasi lima aspek perkembangan anak, yaitu perkembangan kognitif bahasa, fisik motorik kasar, motorik halus, sosial, dan emosi. Setelah merancang alat permainan educatif sensory play box, kegiatan selanjutnya adalah pemberian pelatihan terkait cara penggunaan sensory play box. Pelatihan ini diperuntukkan bagi para orang tua, guru, dan praktisi pendidik
PENYULUHAN DAN PELATIHAN PENANGANAN DIARE PADA ANAK DAN BALITA DI POSYANDU “DEMAK” KELURAHAN BANJARSARI
Kegiatan Pengabdian Kepada masyarakat mengenai Penyuluhan dan Pelatihan Penanganan Diare pada anak dan Balita di Posyandu Kelurahan Banjarsari Kota Surakarta dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan kesadaran pentingnya penanganan diare sejak awal. Sasaran pengabdian ini adalah penanganan awal ketika anak dan balita diare dan pemahaman pembuatan oralit dirumah ketika tidak tersedia oralit. Kegiatan penyuluhan ini selain peserta mampu mengenai penanganan diare dan pembuatan oralit dirumah, juga disampaikan mengenai pengenalan diare dari beberapa sumber penyebab diare. Faktor penyebab diare yaitu kebersihan lingkungan, makanan dan bakteri.
Diare diartikan sebagai buang air besar (defekasi) berupa feses yang berbentuk cair atau setengah cair (setengah padat) demikian kandungan air pada feses lebih banyak dari biasanya. Bila dilihat per kelompok umur, diare tersebar di semua kelompok umur dengan prevalensi tertinggi terdeteksi pada anak balita (1-4 tahun) yaitu 16,7%. Sedangkan menurut jenis kelamin prevalensi laki-laki dan perempuan hampir sama, yaitu 8,9% pada laki-laki dan 9,1% pada perempuan.
Penyuluhan mendapatkan respon positif dari masyarakat, dimana masyarakat membutuhkan adanya sosialisasi kesehatan seperti ini. Pentingnya menjaga kebiasaan bersih menjadi salah satu pencegah terjadinya diare serta konsumsi makanan dengan gizi seimbang dan ditambah suplemen pendukung. Bagi anak faktor terpenting saat diare adalah pemenuhan kebutuhan cairan untuk menjaga kejadian dehidrasi, sehingga perlu disampaiakan ke masyarakat
Efektivitas Variasi Konsentrasi Ekstrak Etanol Daun Ketepeng Cina terhadap Pertumbuhan Shigella dysentriae
Disentri basiler merupakan infeksi yang ditemukan di Indonesia dengan prevalensi tinggi. Salah satu bakteri penyebab disentri basiler adalah Shigella dysentriae. Alternatif pengobatan menggunakan bahan alami,yakni ekstrak ketepeng cina. Tujuan penelitian mengetahui efektivitas ekstrak etanol daun ketepeng cina terhadap pertumbuhan Shigella dysentriae.
Jenis penelitian analitik eksperimental dengan pendekatan post test with control dan teknik sampling non random quota sampling. Daun ketepeng cina diperoleh di Desa Karangsari,Tawangmangu dengan teknik quota sampling. Daun ketepeng cina diekstrak secara maserasi dan dibuat berbagai konsentrasi menggunakan aquadest steril. Konsentrasi yang digunakan pada penelitian adalah 12,5%, 25%, 50%, 100%, dan menggunakan antibiotik ciprofloksasin 5 μg sebagai kontrol positif. Adanya efek ekstrak Daun Ketepeng Cina terhadap pertumbuhan Shigella dysentriae ditunjukkan ada zona hambat pada media NA. Uji Kruskal-wallis didapatkan p 0.000 yaitu lebih kecil dari α (0,05), konsentrasi optimum penelitian adalah 100%.
Variasi konsentrasi ekstrak ketepeng cina efektif mennghambat pertumbuhan Shigella dysentriae dengan metode difusi cakram
Pengecatan Imunohistokimia HER2 Menggunakan Susu Skim dan Normal Serum
HER2 (Human Epidermal Growth Factor Receptor 2) merupakan suatu reseptor pada permukaan sel yang berpengaruh pada proliferasi jaringan, mutasinya dapat menjadi onkogen. Over ekspresi dari HER2 pada kasus kanker dapat dilihat dengan teknik imunohistokimia (IHC). Protein blocking merupakan salah satu langkah dalam pengecatan IHC yang berfungsi menghalangi ikatan non spesifik pada jaringan dengan menggunakan normal serum dan protein solution (susu skim). Tujuan penelitian mengetahui gambaran hasil pengecatan IHC menggunakan normal serum dan susu skim. Penelitian secara eksperimental dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian jaringan kanker payudara HER2 positif dengan stadium +2 dari satu organ dan pasien yang sama. Pengecatan IHC menggunakan teknik Strep (Avidin) Biotin Complex. Pengecatan menggunakan normal serum didapatkan hasil +2, menggunakan susu skim 1% didapatkan hasil +3, sedangkan menggunakan susu skim 2% dan 3% didapatkan hasil +2. Terdapat perbedaan yang signifikan antara normal serum dengan susu skim 1%. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara normal serum dengan susu skim 2% dan susu skim 3%. Simpulan adalah normal serum dapat diganti dengan susu skim 2%
Pengaruh Ekstrak Etanolik Bekatul Beras Hitam (Oryza sativa L. Cv Woja Laka) terhadap Berat Badan Tikus Putih (Rattus norvegicus Berkenhout, 1769) Diabetik
Diabetes melitus merupakan suatu penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya. Beberapa gejala dari penyakit diabet adalah: banyak minum, banyak kencing dan berat badan menurun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi ekstrak etanolik bekatul beras hitam (Oryza sativa L. cv Woja Laka) yang paling baik dalam meningkatkan berat badan tikus putih jantan (Rattus norvegicus Berkenhout, 1769) yang menderita diabetik. Manfaat dari penelitian ini adalah memberikan informasi terkait tanaman fungsional yang dapat meningkatkan berat badan pada penderita diabetik. Metode ekstraksi bekatul beras hitam dengan maserasi. Rancangan penelitian dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan enam perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan terdiri dari kelompok kontrol normal, kontrol negatif, kontrol positif, 3 kelompok uji ekstrak bekatul beras hitam masing-masing dengan dosis 75 mg/200 g BB, 150 mg/200 g BB dan 225 mg/200 g BB. Semua kelompok perlakuan diinduksi aloksan kecuali kelompok kontrol normal. Ekstrak bekatul diberikan selama 21 hari terakhirmasa penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanolik bekatul beras hitam mampu meningkatkan berat badan tikus putih yang menderita diabet. Kosentrasi yang paling baik untuk meningkatkan berat badan tikus putih jantanyang menderita diabet adalah 225 mg/ 200 g BB
Pengaruh Konsentrasi Glutaraldehida Terhadap Aktivitas Transesterase Enzim Lipase Terimobilisasi pada Proses Pembuatan Biodiesel dari Minyak Goreng Bekas
Penggunaan lipase sebagai biokatalis mempunyai beberapa kelemahan yaitu lipase tidak dapat digunakan kembali karena terlarut dalam media reaksi, struktur lipase sangat tidak stabil terhadap adanya perubahan lingkungan (suhu, pH, kekuatan ionik), sehingga menyebabkan enzim terdenaturasi. Solusi untuk mengatasi kelemahan penggunaan enzim tersebut adalah dengan imobilisasi enzim pada chitosan beads dengan metode crosslinking. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh variasi konsentrasi glutaraldehida terhadap aktivitas transesterase enzim lipase terimobilisasi pada proses pembuatan biodiesel .
Penelitian diawali dengan pembuatan kitosan dari limbah cangkang rajungan. Kitosan serbuk kemudian dimodifikasi bentuknya melalui proses swelling menjadi chitosan beads. Tahap kedua adalah pemurnian minyak goreng bekas melalui tahap despicing, netralisasi dan bleaching. Tahap ketiga yaitu imobilisasi enzim lipase pada chitosan beads dengan metode crosslinking dengan menggunakan variasi konsentrasi glutaraldehida. Tahap terakhir adalah pembuatan biodiesel dari minyak goreng bekas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kitosan yang dihasilkan memiliki rendemen sebesar 39,43%, derajat deasetilasi 83,83%, kadar abu 0,73%, kadar air 4,74% dan kadar nitrogen 7,18%. Chitosan beads yang dihasilkan memiliki diameter sebesar 3,55±0,38 mm. Konsentrasi metil ester tertinggi dihasilkan pada saat konsentrasi glutaraldehida 2%
DAMPAK PSIKOLOGIS PERILAKU ASKETISME RELIGIUS
Asketisme merupakan gaya hidup yang dicirikan oleh perilaku menghindari kenikmatan duniawi, dan menghindari kesenangan pemenuhan atas hasrat fisik maupun psikologis. Pada umumnya, praktek asketisme ini dilakukan untuk melepaskan diri dari aspek keduniaan dari kehidupan guna mendapatkan kehidupan spiritual yang lebih mendalam. Penelitian ini merupakan literature review yang bertujuan mengkaji hasil-hasil penelitian mengenai dampak psikologis dari perilaku asketisme religius (religious asceticism). Proses penelitian dilakukan dengan melakukan penelusuran terhadap database ScienceDirect dan Google Scholar dengan kata kunci “religious asceticism”AND psychology untuk ScienceDirect, serta “religious asceticism” untuk Google Scholar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak psikologis perilaku asketisme religius ini lebih banyak dikaitkan dengan salah satu gangguan perilaku, yaitu gangguan makan (eating disorder). Asketisme religius merupakan salah satu variabel yang memberikan sumbangan terhadap epidemiologi, perkembangan maupun pemantapan gangguan makan