Universitas Setia Budi Surakarta: USB e-journal
Not a member yet
892 research outputs found
Sort by
PELATIHAN DAN PENYULUHAN PEMBUATAN SABUN HERBAL SEDERHANA SERTA PEMASARANNYA
Kebersihan diri meliputi bebas dari kotoran mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki. Sabun merupakan salah satu bahan pembersih sekaligus bahan antiseptik karena garam triestergliseridanya sendiri sudah merupakan bahan antiseptik. Bahan aktif antibakteri dalam formulasi sabun mandi dapat diambil dari bahan alami seperti tumbuhan dan buah-buahan. Sehingga membuka peluang bisnis dan usaha pembuatan sabun secara mandiri.
Tujuan dari program kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pengetahuan dan pelatihan bagi warga Karangasem Rt 4 Rw 16 Kadipiro tentang peluang usaha mandiri serta pelatihan pembuatan sabun padat sederhana berbahan herbal sehingga masyarakat khususnya ibu-ibu diharapkan dapat membuat sabun beserta kemasan secara mandiri dan melakukan pemasaran.
Manfaat dari program kegiatan ini yaitu menambah wawasan masyarakat tentang sabun dan bahan aktifnya, meningkatkan pemahaman tentang herbal berkhasiat, menambah wawasan mengenai usaha mandiri rumah tangga sehingga bisa menambah penghasilan, serta meningkatkan kemampuan dan pengetahuan masyarakat tentang pembuatan sabun padat dan kemasannya
Perancangan Alat Pemotong Tahu dan Rekayasa Pemanfaatan Limbah Cair untuk Meningkatkan Produktivitas Industri Tahu
Banyak industri tahu yang membuang limbah cair langsung ke dalam selokan atau sungai sehingga menambah tingkat pencemaran air. Untuk mengurangi permasalahan tersebut, maka perlunya pemanfaatan limbah cair tersebut, salah satunya dalam proses penggumpalan tahu. Selain itu, masih banyak industri tahu yang menggunakan pisau dan penggaris untuk memotong tahu. Untuk meningkatkan efisiensi waktu pemotongan, maka dapat digunakan alat pemotong tahu. Pemanfaatan limbah cair dan alat pemotong tahu tersebut dapat meningkatkan efisiensi biaya dan waktu dalam proses produksi tahu yang akhirnya dapat meningkatkan produktivitas industri tahu tersebut.
Kata kunci : limbah cair, alat pemotong tahu, efisiensi, industri tah
Sistem Pendukung Keputusan Kelompok Dalam Penentuan Lokasi Obyek Wisata Terbaik Di Lombok
Lombok adalah salah satu tujuan wisata populer di mancanegara. Ada beberapa tempat wisata favorit di Lombok. Untuk meningkatkan jumlah kesadaran wisatawan dan manajer, pemerintah daerah melakukan penilaian di masing-masing resor. Ada empat partai yang bertugas sebagai penilai atau pengambil keputusan. Penilaian setiap pengambil keputusan masih dilakukan secara manual sehingga penilaiannya masih subjektif. Untuk mengatasi hal ini dibutuhkan sebuah sistem pendukung keputusan kelompok (GDSS). Pengambilan keputusan untuk setiap pengambil keputusan menggunakan sistem integrasi AHP - TOPSIS. Sedangkan proses pengambilan keputusan menggunakan metode BORDA. Proses pengambilan keputusan bersama menghasilkan GILI TRAWANGAN sebagai tujuan wisata terbaik
GAMBARAN KESEHATAN WARGA KOTA JAKARTA DI LINGKUNGAN PADAT PENDUDUK
The growth of urban population has become an important concern, especially about the risks of physical and mental health among the urban people. Like the other big cities, Jakarta’s population has also increasing rapidly. Unfortunatelly, the growing number of people isuneventlydistributed, which cause densely housing areas to emerge.
This study is aim to observe physical and mental health among urban people who lived in densely populated area. This study used qualitative method through in-depth interview with two middle-age woman as the subjects.
Subjects explained that they keep themselves healthy by regularly participated on government health check programs. They used public health facilities and services, such as BPJS and Puskesmas, and found them helpful. In addition, theydeveloped good relationship within other resident in the neighborhood and gave psychological support to each other which lighten their mental burden living in the city
HUBUNGAN ANTARA HARGA DIRI DENGAN KECENDERUNGAN NARSISISTIK PADA SISWA SMA KRISTEN 1 SALATIGA YANG MENGGUNAKAN JEJARING SOSIAL INSTAGRAM
The social phenomenon of social network such as instagram can be easily found recently. The instagram users is a group with unique characteristics such as has the tendency of narcissistic and has unique self-esteem also. The aim of this research is to test empirically the connection of the tendency to be narcissistic on instagram users, based on self-esteem point of view. Proposed hypothesis such as there is a negative connection between self-esteem and the tendency to be narcissistic on instagram users. For them, who have lower self-esteem, the higher tendency to be narcissistic and vice-versa. Using subject research high school cristian 1 class XI student Salatiga using sampling techniques saturated. The research is quantitative in nature with Narcissistic Tendency Scale and Self-esteem Scale as variables. Both scales were distributed in high school Cristian 1 Salatiga to research subjects with incidental sampling method. The total of respondents who were succeeded to be gathered were 70 people. Based on data analysis, it is shown that r = -0.004 with p<0.05. It means very significant negative connection between self-esteem and the tendency to be narcissistic on instagram users. Thus, the analysis result provided the basis for the accepted hypothesis
PERBAIKAN ADMINISTRASI KEUANGAN BANK SAMPAH DAN PELATIHAN PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK DI BANK SAMPAH NGUPOYO BERKAH
Mitra kegiatan pengabdian masyarakat ini ialah bank sampah Ngupoyo Berkah. Tujuan program pengabdian adalah melengkapi fasilitas yang diperlukan, meningkatkan tata kelola keuangan bank sampah menjadi lebih baik, mendesain dan mencetak nota setoran sampah 2 ply dan buku tabungan sampah yang lebih fleksibel serta memberi pemahaman kepada masyarakat mengenai pengelolaan sampah organik dalam skala rumah tangga. Kegiatan pertama ialah bantuan peralatan bank sampah berupa timbangan gantung, seragam petugas bank sampah, nota penerimaan sampah, buku tabungan bank sampah, kalkulator, alat tulis, dan sarung tangan karet. Kegiatan kedua ialah pelatihan administrasi keuangan bank sampah menggunakan program Ms Excel bagi pengurus utama bank sampah. Kegiatan ketiga yaitu pelatihan pengolahan sampah organik dan pemberian bantuan komposter kit bagi kader tiap RT untuk memulai mengolah sampah organik skala rumah tangga. Selama pelaksanaan pengabdian, omset bank sampah dalam tiga bulan terus meningkat. Pengurus telah mampu menggunakan Ms Excel dalam administrasi keuangan bank sampah. Warga pun sudah mampu mengolah sampah organik dan telah memanen hasil pengolahan sampah organik dalam bentuk pupuk cair. Sebanyak delapan botol ukuran 600 ml pupuk cair hasil olahan warga sudah berhasil dijual kepada ibu-ibu PKK Keluraha
Pengaruh Penambahan Ekstrak Cabai Merah (Capsicum annuum L.) terhadap Kadar Nitrit pada Sosis di Kota Surakarta dengan Spektrofotometer UV-Vis
Makanan cepat saji sudah menjadi pilihan bagi kebanyakan masyarakat di Indonesia. Fakta menunjukkan lebih dari 33% masyarakat Indonesia setiap hari mengkonsumsi makanan cepat saji karena pelayanan cepat,dan harga murah. Makanan cepat saji tidak dapat dikategorikan sebagai makanan sehat. Konsumen sering memesan makanan ini dengan kandungan lemak, kalori, gula, sodium yang banyak dan sedikit mengandung nutrisi serta vitamin. Nitrit seringkali ditambahkan dalam proses pembuatan sosis sebagai bahan pengawet, bahan tersebut diketahui sebagai penyebab penyakit kanker. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak cabai merah (Capsicum annuum L.) yang optimal untuk menurunkan kadar nitrit pada sosis di kota Surakarta dengan Spektrofotometer UV-Vis. Penelitian ini telah selesai dilakukan di laboratorium Makanan dan Minuman Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional pada bulan Oktober sampai Desember 2016. Terdapat 6 sampel sosis tidak bermerk yang berasal dari 3 pasar di Surakarta dan data diambil menggunakan teknik Quota Sampling. Sampel sosis dengan penambahan ekstrak cabai merah menggunakan variasi konsentrasi 0%, 25%, 50%, 75%, 100%. Analisa menggunakan instrument Spektrofotometer AES-80 untuk menentukan kadar nitrit pada sosis. Hasil pengukuran kadar nitrit yaitu pada konsentrasi 0% kadar nitrit sebesar 33,459ppm; konsentrasi 25% sebesar 12,239ppm; konsentrasi 50% sebesar 11,070ppm, konsentrasi 75% sebesar 5,699 ppm dan konsentrasi 100% sebesar 3,935 ppm. Berdasarkan uji regresi linier menunjukkan hasil signifikan 0,044 yang menunjukkan bahwa ada perbedaan signifikan karena nilai sig. < α (0,05), maka ada pengaruh penambahan vitamin C terhadap kadar nitrit pada sosis di kota Surakarta
Kecepatan Pertumbuhan Mycobacterium tuberculosis pada media Ogawa dengan Bahan Dasar Telur yang Berbeda
Tuberkulosis adalah penyakit infeksi menular, kronik dan dapat menyebabkan kematian yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Diagnosa tuberkulosis dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan kultur pada media Ogawa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecepatan pertumbuhan M. tuberculosis pada media ogawa dengan bahan dasar telur puyuh, telur bebek, telur enthok, dan telur ayam kampung. Metode yang dilakukan yaitu sputum BTA 3+ yang didapatkan dari Balai Kesehatan Paru Masyarakat (BKPM) Semarang diolah dengan metode kubica, kemudian diinokulasi pada media ogawa dengan bahan dasar telur yang berbeda. Pengamatan kecepatan pertumbuham M. tuberculosis dilakukan setiap hari. Hasil penelitian menunjukan ada perbedaan yang signifikan pada ke empat telur terhadap pertumbuhan M. tuberculosis pada media ogawa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media ogawa dengan bahan dasar telur puyuh dan entok dapat menumbuhkan M. tuberculosis lebih cepat dibanding dengan bahan dasar telur ayam kampung dan telur bebek. Media ogawa berbahan dasar telur puyuh dan telur entok menunjukkan rata-rata waktu pertumbuhan tercepat yaitu 17 hari. Sedangkan bahan dasar telur ayam kampung 20-21 hari dan bahan dasar telur bebek 23-24 hari
Tingkat Pendidikan Ibu dengan Pemeriksaan Awal Kehamilan (K1) di Puskesmas Krebet Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun
Pelayanan antenatal care memainkan peranan yang penting dalam mencegah dan mendeteksi komplikasi obstetrik sedini yang mungkin serta ditangani pada tahapan awal untuk mendapatkan ibu dan bayi yang sehat. Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui hubungan antara tingkat pendidikan ibu dengan pemeriksaan awal kehamilan (K1) di Puskesmas Krebet Pilangkenceng Madiun.
Jenis penelitian analitik korelasional menggunakan pendekatan cross sectional. Variabel penelitian tingkat pendidikan ibu sebagai variabel independent dan pemeriksaan awal kehamilan (K1) sebagai variabel dependent. Populasi penelitian seluruh ibu hamil di Puskesmas Krebet Pilangkenceng Madiun pada Bulan Januari - Agustus 2016 sebanyak 49. Sampel diambil dengan teknik simple random sampling sebanyak 43 responden pada tanggal 3 Oktober – 30 Desember 2016. Data dikumpulkan dalam bentuk data sekunder kemudian hasil pengumpulan data diuji dengan uji wilcoxon.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden paling banyak pendidikan responden adalah menengah (SLTA) sebanyak 29 responden (67,4%) dan kunjungan K1 Akses sebanyak 35 responden (81,4%) dan kunjungan K1 murni sebanyak 8 responden (18,6%).
Hasil statistic Wilcoxon Signed Rank pada program SPSS diperoleh hasil ρ = 0,042. Jika α = 0,05 maka dapat disimpulkan ρ < α artinya H ditolak berarti ada hubungan antar tingkat pendidikan dengan pemeriksaan awal keha- 0 milan (K1).
Pada umumnya semakin tinggi pendidikan seseorang akan mempengaruhi kunjungan kehamilan yaitu responden yang berpendidikan tinggi cenderung melakukan kunjungan ANC K1 murni, sedangkan responden yang berpendidikan rendah cenderung memilih kunjungan ANC K1 akses. diharapkan ibu juga dapat meningkatkan informasi yang diperoleh tentang kunjungan ANC sehingga dapat melakukan kunjungan dengan lebih aktif dan dapat mendeteksi kelainan pada kehamilan secara dini
Analisis Perbaikan Kinerja Mesin CNC HAAS TM-3 dengan Metode Overall Equipment Effectiveness pada Departemen Workshop PT. XYZ
PT. XYZ merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi kemasan kaleng sebagai produk utama. Selain memproduksi kaleng kemasan, PT. XYZ juga memproduksi tolling/ spare part mesin untuk digunakan pada lini produksinya. Spare part merupakan bagian komponen mesin produksi yang diproduksi pada workshop departemen melalui beberapa proses permesinan seperti lathe, fraise, dan wire cut, grinding baik melalui mesin manual maupun CNC. Untuk menghasilkan kualitas spare part dan tolling yang presisi (0,001 mm) maka digunakan mesin CNC. Namun dalam pengggunaannya, mesin CNC ini sering mengalami breakdown sehingga mesin tersebut tidak dapat beroperasi. Setelah dilakukan pengamatan, mesin yang sering mengalami breakdown adalah pada mesin HASSTM3. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung efektifitas mesin CNC HASS-TM3 menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE). OEE merupakan suatu metode yang digunakan untuk mengukur efektivitas suatu mesin atau peralatan. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer berisi hasil wawancara dengan operator HASS TM-3 dan teknisi listrik tentang penyebab breakdown mesin tersebut, sedangkan data sekunder berisi tentang data jam kerja, perawaatan mesin, delay mesin, data produksi mesin. Hasil perhitungan OEE bulan Desember 2015 – November 2016 menunjukkan bahwa efektivitas mesin HASS-TM3 masih rendah yaitu berkisar antara 55,12%-74,08%. Penyebab utama rendahnya nilai OEE mesin HASS-TM3 adalah keterlambatan maintenance mesin, sehingga tidak beroperasi lama yang menyebabkan rendahnya nilai availability