Universitas Setia Budi Surakarta: USB e-journal
Not a member yet
    892 research outputs found

    PENGEMBANGAN BROWNIES TALAS YANG DISUPLEMENTASI TEPUNG KEONG PADA SALAH SATU UKM BACKERY DIDAERAH BANYUMAS

    Get PDF
    Produk bakery merupakan makanan ringan (snack) yang sangat digemari oleh individu segala usia, dari balita, anak-anak, remaja, orang dewasa, bahkan individu usia lanjut karena cita rasa yang khas yaitu empuk, lembut, renyah, dan enak. Saat ini, penggunaan tepung terigu sebagai bahan utama dalam produksi produk bakery mulai digantikan oleh tepung lokal yang berasal dari serealia, umbi, dan kacang-kacangan. Salah satunya adalah tepung talas. Kekurangan bahan pangan dari umbi-umbian adalah rendahya kandungan protein, sehingga dibutuhkan bahan pangan lokal sumber protein yang murah dan banyak ketersediaanya salah satunya adalah keong sawah.. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan UKM dalam membuat produk brownis talas yang disuplementasi keong sawah dalam rangka meningkatkan variasi produk backery UKM di Kabupaten Banyumas. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain one group pre and post test terhadap 50 responden di UKM Banyumas yang sebelumnya diberi pelatihan alih teknologi pembuatan brownis talas suplementasi keong sawah. Evaluasi sebelum dan setelah kegiatan dilakukan dengan kuesioner yang berisi 35 pertanyaan. Hasil yang diperoleh dianalisis dengan uji t berpasangan. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan rerata skor pengetahuan UKM dalam meningkatkan Variasi produk Brownis talas keong sawah setelah kegiatan dari 54 menjadi 91,9 (p=0,000). UKM dapat mendemonstrasikan kembali pembuatan brownies talas keong sawah. Tingkat pengetahuan dan ketrampilan UKM meningkat signifikan setelah pelatihan. Berdasarkan hal tersebut, perlu dilakukan pelatihan pengembangan varian produk backery lebih banyak yang ditinjau dari fungsional produk yang dihasilkan untuk meningkatkan kesejahteraan UKM.Produk bakery merupakan makanan ringan (snack) yang sangat digemari oleh individu segala usia, dari balita, anak-anak, remaja, orang dewasa, bahkan individu usia lanjut karena cita rasa yang khas yaitu empuk, lembut, renyah, dan enak. Saat ini, penggunaan tepung terigu sebagai bahan utama dalam produksi produk bakery mulai digantikan oleh tepung lokal yang berasal dari serealia, umbi, dan kacang-kacangan. Salah satunya adalah tepung talas. Kekurangan bahan pangan dari umbi-umbian adalah rendahya kandungan protein, sehingga dibutuhkan bahan pangan lokal sumber protein yang murah dan banyak ketersediaanya salah satunya adalah keong sawah.. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan UKM dalam membuat produk brownis talas yang disuplementasi keong sawah dalam rangka meningkatkan variasi produk backery UKM di Kabupaten Banyumas. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain one group pre and post test terhadap 50 responden di UKM Banyumas yang sebelumnya diberi pelatihan alih teknologi pembuatan brownis talas suplementasi keong sawah. Evaluasi sebelum dan setelah kegiatan dilakukan dengan kuesioner yang berisi 35 pertanyaan. Hasil yang diperoleh dianalisis dengan uji t berpasangan. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan rerata skor pengetahuan UKM dalam meningkatkan Variasi produk Brownis talas keong sawah setelah kegiatan dari 54 menjadi 91,9 (p=0,000). UKM dapat mendemonstrasikan kembali pembuatan brownies talas keong sawah. Tingkat pengetahuan dan ketrampilan UKM meningkat signifikan setelah pelatihan. Berdasarkan hal tersebut, perlu dilakukan pelatihan pengembangan varian produk backery lebih banyak yang ditinjau dari fungsional produk yang dihasilkan untuk meningkatkan kesejahteraan UKM

    Isolasi dan Identifikasi Bakteri Salmonellasp dan Serratia sp Pada Eksoskeleton Lalat Hijau (Chrysomya megacephala)

    No full text
    Chrysomyamegacephala is one species that often found around humans, especially in Traditional Markets. Chrysomyamegacephala is one vector of various diseases caused by: bacteria, parasites and helmin. The purpose of this study was to determine whether the exoskeleton of the Chrysomyamegacephala carries the bacteria Salmonellasp and Serratia sp. The method used in catching the Chrysomyamegacephala is by using adhesive bait paper. Number of Chryosomya megacephala samples is 30. Chryosomya megacephalaare then identified. The next step is the isolation of the bacterium Salmonella sp and Serratiasp in the Chrysomyamegacephala using Salmonella Shigella Agar (SSA) and Endo Agar (EA). Identification is done by observing colonies, biochemical tests and gram staining. The results obtained were found in Serratiasp on the exoskeleton of the Chrysomyamegacephalaas much as 90%. Salmonellasp bacteria identified 63.33% on the exoskeleton of the Chrysomyamegacephala. Salmonellasp and Serratiasp bacteria identified in the Chrysomyamegacephala are 30%.Chrysomyamegacephala flies obtained from the Surakarta Mojosongo Market are accepted as vectors of Salmonellasp and Serratia sp.Lalat Chrysomya megacephala merupakan salah satu spesies yang sering ditemukan di sekitar manusia khususnya di Pasar Tradisional. Lalat Chrysomya megacephala merupakan salah satu vektor berbagai macam penyakit yang ditimbulkan oleh: bakteri, parasit dan helmin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pada eksoskeleton Lalat Chrysomya megacephala membawa bakteri Salmonella sp dan Serratia sp. Metode yang dipakai dalam menangkap Lalat Chrysomya megacephala adalah dengan menggunakan kertas umpan berperekat.Lalat Chrysomya megacephala yang ditangkap sebanyak 30 ekor. Lalat kemudian dilakukan identifikasi. Tahap selanjutnya dilakukan isolasi bakteri genus Salmonella sp dan Serratia sp pada Lalat Chrysomya megacephala dengan menggunakan Salmonella Shigella Agar (SSA) dan Endo Agar (EA). Identifikasi dilakukan dengan melakukan pengamatan koloni, uji biokimia dan pengecatan gram. Hasil yang didapatkan yaitu ditemukan bakteri Serratia sp pada eksoskeleton Lalat Chrysomya megacephala sebanyak 90 %. Bakteri Salmonella sp teridentifikasi 63,33% ada pada eksoskeleton Lalat Chrysomya megacephala. Bakteri Salmonella sp dan Serratia spyang teridentifikasi pada Lalat Chrysomya megacephala adalah 30%. Lalat Chrysomya megacephala yang didapatkan dari Pasar Mojosongo Surakarta terdeteksi sebagai vektor dari bakteri Salmonella sp dan Serratia sp

    Pengaruh Konsentrasi Asam Klorida pada Arang Aktif Kulit Kelapa Muda untuk Menurunkan BOD dan DO Limbah Cair Tahu

    No full text
    Research had been conducted on making activated charcoal from young coconut skin with hydrochloric acid as an activator which would be used as an adsorbent in tofu liquid waste. The making of the adsorbent from young coconut skin was continued by testing its ability to adsorb BOD and DO in tofu liquid waste. Making activated carbon from young coconut skin was done through the selection of washing, drying, drying, activation using hydrochloric acid with immersion time variables.  Titration method was used to test the BOD and DO.Concentration of hydrochloric acid used 0.5 N; 1 N; 1.5 N; 2N; and 2.5 N with immersion times of each concentration of 0.5 hours, 1 hour, 1.5 hours, 2 hours and 2.5 hours. Activated charcoal then was used to absorb tofu liquid waste. From the experiment the best results were obtained at a concentration of 2.5 N. For 0.5 hour immersion time, DO was 2013 mg / l with efficiency 86.91% and the  BOD was 284 mg / l  with efficiency 87.64%. For the 1 hour immersion time, DO was 2015 mg / l  with efficiency 87.64% and the BOD was 267 mg / l with efficiency 88.38%. For 1.5 hours of immersion time DO was 2002 mg / l with efficiency 86.52% and the amount of BOD was 305 mg / l with efficiency 86.72%. For 2 hours immersion time DO was 1833 mg / l with efficiency 86.25% and the amount of BOD was 314 mg / l with efficiency 86.33%. For the immersion time of 2.5 hours the DO amount was 1971 mg / l with efficiency 86.17% and the amount of BOD was 313 mg / l with efficiency 86.37%. so it can be concluded that the best BOD results are at 2.5 N hydrochloric acid concentration with 1 hour immersion time, BOD size 267 mg / l with an efficiency of 88.38%, and DO size 2.5 N hydrochloric acid concentration 1 hour immersion time DO amount was 2015 mg / l with efficiency of 87.64%Telah dilakukan penelitian pembuatan arang aktif dari kulit kelapa muda dengan aktifvator asam klorida  yang akan digunakan sebagai adsorben pada limbah cair tahu. Pembuatan  adsorben dari kulit kelapa muda  ini dilanjutkan dengan uji kemampuannya untuk mengadsorpsi BOD dan DO pada limbah cair tahu. Pembuatan karbon aktif kulit kelapa muda dilakukan  melalui pemilihan pencucian, pengeringan, pengarangan, aktivasi menggunakan asam klorida dengan variabel waktu perendaman. Untuk pengujian BOD dan DO dilakukan dengan metode titrasi. Konsentratrasi asam klorida yang dipergunakan 0,5 N; 1 N; 1,5 N; 2N; dan 2,5 N  dengan waktu perendaman masing-masing konsentrasi 0,5 jam, 1 jam, 1,5 jam, 2 jam dan 2,5 jam. Setelah jadi arang aktif kemudian dipergunakan untuk menyerap limbah cair tahu. Hasil percobaan didapatkan hasil yang terbaik adalah pada konsentrasi 2,5 N. Untuk waktu perendaman 0,5 jam besarnya DO 2013 mg/l, efisiensinya 86,91% dan besarnya BOD 284 mg/l efisiensi 87,64 %. Untuk waktu perendaman 1 jam besarnya DO 2015 mg/l efisiensinya 87,64%  dan besarnya BOD 267 mg/l efisiensi 88,38%.  Untuk waktu perendaman 1,5 jam besarnya DO 2002 mg/l efisiensinya 86,52%  dan besarnya BOD 305 mg/l efisiensnyai 86,72%.   Untuk waktu perendaman 2 jam besarnya DO 1833 mg/l efisiensinya 86,25%  dan besarnya BOD 314 mg/l efisiensinya 86,33%.  Untuk waktu perendaman 2,5 jam besarnya DO 1971 mg/l efisiensinya 86,17%  dan besarnyaBOD 313 mg/l efisiensinya 86,37% .  jadi dapat disimpulkan  untuk hasil terbaik BOD yaitu pada konsentrasi asam klorida 2,5 N dengan waktu perendaman  1 jam, besarnya BOD 267 mg/l dengan efisiensi sebesar 88,38% , dan besarnya DO konsentrasi asam klorida 2,5 N waktu perendaman 1 jam besarnya DO 2015 mg/l dengan efisiensi 87,64 %

    ADSORPSI LOGAM Cr(VI) PADA LIMBAH CAIR BATIK DENGAN ZEOLIT ALAM TERAKTIVASI

    Get PDF
    ABSTRAK   Zeolit alam mempunyai potensi sebagai penjerap logam berat dalam pengolahan limbah cair yang disebabkan oleh kapasitas penjerapan, selektivitasnya yang tinggi, dan jumlahnya melimpah di Indonesia. Zeolit alam diaktivasi secara fisika dengan pemanasan pada suhu 150 oC dan secara kimia dengan HCl 6 M dan NH4NO3 2 M. Variasi isian matrik adsorben pada kolom digunakan untuk mengetahui perbandingan besarnya adsorpsi dengan panjang unggun 10, 15, dan 20 cm. Kadar logam Cr(VI) pada sampel limbah cair sebesar 14,68 ppm. Berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah no. 10 tahun 2004, limbah tersebut telah melebihi baku mutu air limbah. Hasil elusi satu kali dengan larutan K2Cr2O7 80 ppm pada kolom adsorpsi ZA-10, ZA-15 dan ZA-20 berturut-turut sebesar 98,07 %; 99,23 %; dan 99,96 %. Hasil elusi satu kali dengan sampel limbah cair batik kadar logam Cr(VI) 14,68 ppmpada kolom adsorpsi ZA-10, ZA-15 dan ZA-20 berturut-turut sebesar 98,45 %; 99,54 %; dan 99,97 %. Limbah cair batik setelah perlakuan telah memenuhi kriteria baku mutu air limbah ditinjau dari kandungan logam Cr(VI).   Kata kunci: limbah cair batik, logam Cr(VI), adsorpsi, zeolit alam.     ABSTRACT   Nature zeolite are capable of removing quantities of heavy metals from wastewaters, that they have potential properties as adsorbent for capacity and selectivity. Meanwhile, Indonesia has wide and large-scale distribution of zeolite. It give easy access to these minerals for characterization with respect to their function as adsorbent. The naturalzeolite was activated physically by heating it at temperature of 150° C andchemically using 6 M HCl and NH4NO3 2 M. The variations of adsorbent matrix entry in the column were used to determine the ratio of the amount of adsorption  with a bed length of 10, 15, and 20 cm. The value of metal Cr(VI) was found that in wastewater samples of 14,68 ppm. Based on Regulation of Central Java Province no. 10 of 2004, the wastewater has been passed the standards of quality wastewater. The one-time elution showed that a solution of 80 ppm K2Cr2O7 in each adsorption column ZA-10, ZA-15 and ZA-20 with value adsorption of 98,07%; 99,23 %; dan 99,96 % for the adsorbent adsorption, respectively. The one-time elution showed that wastewater samples the value of the metal Cr(VI) content of 14.68 ppm in each adsorption column ZA-10, ZA-15 and ZA-20 with value adsorption for 99.97%, 98.39% and 99.39 %98,45 %; 99,54 %; and 99,97 % for the adsorbent adsorption, respectively. The liquid waste of batik manufacturing after processing showed to meets the criteria of wastewater quality standard in terms of the metal Cr(VI) content.   Key words: liquid waste of batik manufacturing, metal Cr(VI), adsorption,natural zeolite

    Pemberian Value Added Pada Sampah Rumah Tangga Organik Dimanfaatkan Sebagai Pupuk Kompos dan Pupuk Cair

    Get PDF
    Di era globalisasi ini persoalan lingkungan menjadi isu global (mendunia), setelah hampir semua elemen masyarakat menyadari akan bahaya yang ditimbulkan dari kerusakan lingkungan.  Salah satu penyebab kerusakan lingkungan adalah pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh menumpuknya limbah yang dihasilkan oleh manusia.  Limbah adalah segala sesuatu yang sudah tidak terpakai lagi sebagai barang produksi maupun konsumsi, yang jika langsung dibuang ke lingkungan tanpa pengolahan terlebih dahulu dapat menjadi beban bagi lingkungan. Rumah tangga di Kelurahan Kadipiro RW 19, Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta juga merupakan bagian dari masyarakat yang menghasilkan limbah atau sampah setiap hari.  Aktivitas dapur setiap harinya turut menyumbang limbah yang cukup signifikan.  Sampah dapur tersebut bisa berupa sisa-sisa makanan dan sayuran, plastik kemasan, sisa minyak goreng dan lain-lain.  Sebagian besar sampah dapur tersebut berupa limbah organik.  Adanya kepedulian rumah tangga yang biasanya aktivitasnya dibantu oleh remaja putrinya, untuk meminimalkan sampah dapur tentunya akan sangat membantu meminimalkan timbunan sampah keseluruhan yang masuk ke lingkungan.  Meminimalkan sampah ini dapat dilakukan dengan cara 3R, yaitu reuse (pakai ulang), reduce (mengurangi timbulnya sampah), dan recycle (mendaur ulang menjadi barang yang berguna).  Pengenalan teknologi sederhana yang ramah lingkungan bagi ibu-ibu rumah tangga dan remaja putri dalam rangka meminimalisasi limbah rumah tangga, khususnya sampah dapur, tentunya akan sangat bermanfaat. Terlebih lagi jika ternyata sampah yang telah diolah dengan teknologi sederhana tersebut mempunyai manfaat (daya guna) dan dapat bernilai ekonomi, sehingga dapat menambah income bagi keluarga. Pada kegiatan ini, sampah organik dimanfaaatkan sebagai pupuk kompos dan pupuk cair.Di era globalisasi ini persoalan lingkungan menjadi isu global (mendunia), setelah hampir semua elemen masyarakat menyadari akan bahaya yang ditimbulkan dari kerusakan lingkungan.  Salah satu penyebab kerusakan lingkungan adalah pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh menumpuknya limbah yang dihasilkan oleh manusia.  Limbah adalah segala sesuatu yang sudah tidak terpakai lagi sebagai barang produksi maupun konsumsi, yang jika langsung dibuang ke lingkungan tanpa pengolahan terlebih dahulu dapat menjadi beban bagi lingkungan. Rumah tangga di Kelurahan Kadipiro RW 19, Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta juga merupakan bagian dari masyarakat yang menghasilkan limbah atau sampah setiap hari.  Aktivitas dapur setiap harinya turut menyumbang limbah yang cukup signifikan.  Sampah dapur tersebut bisa berupa sisa-sisa makanan dan sayuran, plastik kemasan, sisa minyak goreng dan lain-lain.  Sebagian besar sampah dapur tersebut berupa limbah organik.  Adanya kepedulian rumah tangga yang biasanya aktivitasnya dibantu oleh remaja putrinya, untuk meminimalkan sampah dapur tentunya akan sangat membantu meminimalkan timbunan sampah keseluruhan yang masuk ke lingkungan.  Meminimalkan sampah ini dapat dilakukan dengan cara 3R, yaitu reuse (pakai ulang), reduce (mengurangi timbulnya sampah), dan recycle (mendaur ulang menjadi barang yang berguna).  Pengenalan teknologi sederhana yang ramah lingkungan bagi ibu-ibu rumah tangga dan remaja putri dalam rangka meminimalisasi limbah rumah tangga, khususnya sampah dapur, tentunya akan sangat bermanfaat. Terlebih lagi jika ternyata sampah yang telah diolah dengan teknologi sederhana tersebut mempunyai manfaat (daya guna) dan dapat bernilai ekonomi, sehingga dapat menambah income bagi keluarga. Pada kegiatan ini, sampah organik dimanfaaatkan sebagai pupuk kompos dan pupuk cair

    Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak dengan Metode Sistem Pakar dan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP)

    Get PDF
    Psychology Bureau of Universitas Setia Budi (BP-USB) has a role in the life of the Surakarta city community as an officer carrying out child development checks using the KPSP form. Based on the results of interviews, BP-USB has obstacles in the process of examining the early childhood development, that the ineffectiveness of the inspection in terms of aspects: cost, energy and time. This study aims to build an early childhood development inspection based on android system using an expert system with the Forward Chaining Method based on KPSP to increase the effectiveness of examination time. The final results showed that the early childhood development expert system was able to shorten the examination time significantly. The effectiveness of examination time increased by 65%. Keywords: developmental pre-screening questionnaire, KPSP, expert system, forward chainingBiro Psikolog Universitas Setia Budi (BP-USB) memiliki sumbang peran pada kehidupan masyarakat kota Surakarta sebagai petugas pelaksana pemeriksaan Tumbuh Kembang Anak (TKA) menggunakan formulir Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). Berdasarkan hasil wawancara, BP-USB memiliki hambatan dalam proses pemeriksaan TKA, yaitu tidak efektifnya pemeriksaan dilihat dari aspek: biaya, tenaga dan waktu. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem pemeriksaan TKA menggunakan sistem pakar berbasis android dengan Forward Chaining Method berdasarkan KPSP untuk meningkatkan efektivitas waktu pemeriksaan. Hasil akhir penelitian memperlihatkan bahwa sistem pakar TKA mampu mempersingkat waktu pemeriksaan cukup signifikan. Terdapat peningkatan efektivias waktu pemeriksaan sebesar 65%. Kata kunci: kuesioner pra skrining perkembangan, KPSP, sistem pakar, forward chainin

    Mengukur Kelayakan Ekonomi Proyek Paperless Office Menggunakan Metode Cost & Benefits Analysis (Studi Kasus: Industri Garment)

    No full text
    This paper discusses the economic feasibility study of the project of procuring computer and tablet devices to companies as one part of the business in the paperless office. The purpose of this study is to analyze the feasibility of investment to increase productivity, reduce costs, improve site efficiency and reduce environmental impacts. Computer and tablet devices are used to reduce the cost of procuring documents which are usually carried out by the photocopy process and distributed to other departments. Measurement of investment feasibility using Cost and Benefit Ratio Analysis. The economic tools used in this investment feasibility study include Payback Period, Net Present Value (NPV), Return on Investment (ROI) dan Internal Rate of Return (IRR). The results of economic analysis using the cost benefit ratio method for the paperless office project are that the project deserves to be accepted.Tulisan ini membahas tentang studi kelayakan ekonomi dari proyek pengadaan perangkat komputer dan tablet pada perusahaan sebagai salah satu bagian usaha dalam paperless office. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kelayakan investasi untuk meningkatkan produktivitas, penghematan biaya, efisiensi tempat dan mengurangi dampak lingkungan. Perangkat komputer dan tablet digunakan untuk mengurangi biaya penggadaan dokumen yang biasanya dilakukan proses photocopy dan didistribusikan ke departemen lain. Pengukuran kelayakan investasi menggunakan Cost and Benefit Ratio Analysis. Perangkat ekonomi yang digunakan dalam studi kelayakan investasi ini antara lain Payback Period, Net Present Value (NPV), Return on Investment (ROI) dan Internal Rate of Return (IRR). Hasil analisis ekonomi dengan menggunaka metode cost benefit ratio untuk proyek paperless office adalah bahwa proyek layak diterima

    Analisa Pengukuran Beban Kerja dengan Metode Stopwatch Time Study dan FTE di UD. Prasetya Rangga

    Get PDF
    Industry actors are more competitive in the sophisticated industrial world. They must be able to manage their management system properly, thus it would be able to compete with other industries in the competitive world. Problems that occur in the home industry UD. Prasetya Rangga is a mismatch between the workload and the number of workers that resulting inefficiency of work as well as the increase of workload. This study aims to measure normal time as a reference for calculating workload as a basis for calculating the amount of worker while creating a production flow. Method of this study used FTE (Full Time Equivalent) to evaluate workforce requirements. The results of this study revealed that the workload received at the printing and drafting department was 35% while the drafting department was 146%, and the workload at the packing department was 39%. Based on the calculation of the FTE method, the optimal workforce requirements at UD. Prasetya Rangga of the production department, the court, and the printing number of proposed workers was 1 person whereas the actual number is 2 people. Then, there were 2 people that were proposed in the drafting department while the actual number was 1 person and there was 1 person that were proposed in the packing department while the actual number was 2 people.Di dunia industri yang semakin maju membuat para pelaku industri semakin berkompetitif dalam bersaing. Dalam persaingan dunia industri harus bisa mengatur sistem manjemennya dengan baik agar bisa dapat bersaing dengan industri lainnya. Masalah yang terjadi di home industry UD. Prasetya Rangga adalah terjadi ketidaksesuaian antara beban kerja dan jumlah pekerja yang mengakibatkantidak efisiensinya kerja juga peningkatan beban kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur waktu normal sebagai acuan perhitungan beban kerja sebagai dasar perhitungan jumlah tenaga kerja sekaligus membuat alur produksi. Metode yang digunakan FTE (Full Time Equivalent) untuk melakukan evaluasi kebutuhan tenaga kerja. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa beban kerja yang diterima pada departemen pengadonan dan pencetakan yaitu 35%, pada departemen pengovenan yaitu 146%, beban kerja pada departemen packing yaitu 39%. Dari hasil perhitungan metode FTE kebutuhan tenaga kerja yang optimal pada UD. Prasetya Rangga bagian produksi departemen pengadonan dan pencetakan jumlah tenaga kerja usulan adalah 1 orang sedangkan aktualnya adalah sebanyak 2 orang. Kemudian pada departemen pengovenan jumlah tenaga kerja usulan adalah 2 orang sedangkan aktualnya adalah 1 orang dan pada departemen packing jumlah tenaga kerja usulan adalah 1 orang sedangkan aktualnya adalah 2 orang

    Efek Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa oleifera, Lamk.) Pada Mencit Model Demensia: Kajian Memori Spasial, Kadar Malondialdehid Dan Jumlah Sel Piramidal Hipokampus Area CA1 Dan CA2-CA3

    Get PDF
    ABSTRACT   Dementia is a disease of nerve cells in the brain, due to the hippocampus damaged by free radicals. EEDK (Ethanol extract of kelor leaves)(Moringa oleifera, Lamk.) contains phytochemicals, carotene, vitamins, minerals, amino acids, flavonoids and phenolics, proven to reduce oxidative damage and memory deficits. This study aims to determine the effect of EEDK on spatial memory, MDA levels, the number of hippocampal pyramidal cells damaged in the CA1, CA2-CA3 area and histopathological features of mice. The design of this study was pre-test and post-test control group design for spatial memory test and post test control group design for MDA levels, hippocampal pyramidal cell counts and histopathological features. This Reseach using 30 mice divided into of 6 groups, each group consist of 5 mice, namely the normal control group, positive control, negative control, EEDK group 100, 200, and 400 mg/kg body weight, all groups induced by Pb acetate 50 mg / KgBB except the normal group. Positive control was treated with quercetin 50 mg/kgBB, while negative controls were not treated. Memory test data obtained from the Morris water maze pre and post-test, antioxidant status data obtained from MDA levels and histopathological data obtained from the calculation of pyramidal cell counts. Data analysis used repeated measures ANOVA and ANOVA with Post Hoc LSD. The results showed that latency time, MDA level test and brain histopathology examination had significant differences between the negative control group and the EEDK group. EEDK 400 mg/kgBB was most effective in improving spatial memory, decreasing MDA levels, and preventing damage to the hippocampal pyramidal cell CA1, CA2-CA3 area.ABSTRAK   penyakit sel-sel saraf di otak, akibat hipokampus yang rusak oleh radikal bebas. EEDK (Ekstrak etanol daun kelor) (Moringa oleifera, Lamk.) mengandung phytochemicals, karoten, vitamin, mineral, asam amino, flavonoid dan phenolic, terbukti mengurangi kerusakan oksidatif dan defisit memori. Penelitian ini bertujuan mengetahui efek EEDK terhadap memori spasial, kadar MDA, jumlah sel piramidal hipokampus yang rusak area CA1,CA2-CA3 dan gambaran histopatologi mencit. Rancangan penelitian ini pre test and post test control group design untuk uji memori spasial dan post test control group design untuk uji kadar MDA, jumlah sel piramidal hipokampus dan gambaran histopatologi. Menggunakan 30 ekor mencit terdiri dari 6 kelompok, per kelompok ada 5 ekor mencit, yaitu kelompok kontrol normal, kontrol positif, kontrol negatif, kelompok EEDK 100, 200, dan 400 mg/kgBB, semua diinduksi Pb asetat 50 mg/KgBB kecuali pada kelompok normal. Kontrol positif diobati kuersetin 50 mg/kgBB, sedangkan kontrol negatif tidak diobati. Data uji memori diperoleh dari uji Morris water maze pra dan paska perlakuan, data status antioksidan diperoleh dari uji kadar MDA dan data gambaran histopatologi diperoleh dari perhitungan jumlah sel pyramidal. Analisis data menggunakan repeated measures ANOVA dan ANOVA dengan Post Hoc LSD. Hasil penelitian menunjukkan waktu latensi, uji kadar MDA dan pemeriksaan histopatologi otak terdapat perbedaan bermakna antara kelompok kontrol negatif dengan kelompok EEDK. Pemberian EEDK 400 mg/kgBB paling efektif memperbaiki memori spasial, menurunkan kadar MDA, dan mencegah kerusakan sel piramidal hipokampus area CA1, CA2-CA3

    Evaluasi Ketidaktepatan Pemilihan Obat Berdasarkan Kriteria STOPP Pada Pasien Geriatri

    Get PDF
    ABSTRACTOlder patients have various comorbidities with a variety of prescribed treatments, therefore the Adverse Drug Events rate increases. This is due to physiological changes associated with age and body composition of the impact of aging processes that are universal in the form of decreased cell, tissue and organ functions that are progressive and gradual affecting the condition and response of drugs in the body of elderly patients. The STOPP criteria contains inappropriate medications given to elderly patients.The study was a retrospective analytics, consisting of two study groups: the right group of patients undergoing treatment and an inappropriate group of patients undergoing treatment. Research data taken is geriatric patient data.Treatment based on STOPP criteria from 70 geriatric patients consisted of 33 male patients (47%) and 37 female patients (53%). A total of 51 patients (73%) received appropriate treatment, while 19 patients (27%) received inappropriate treatment. Treatments include cardiovascular, antiplatelet and anticoagulant medications, central nervous system and psychotropic drugs, renal system, gastrointestinal system, respiratory system, muscle and skeletal system, endocrine system, analgesic drug. The group who received inappropriate treatment had an occurrence of Side Effects Drugs include heart palpitations, nausea, vomiting and constipation.ABSTRAKPasien usia lanjut mempunyai berbagai macam komorbiditas dengan berbagai macam pengobatan yang diresepkan, oleh karena itu angka Adverse Drug Events meningkat. Hal ini disebabkan oleh perubahan fisiologi yang terkait pada usia dan komposisi tubuh, dampak proses penuaan yang bersifat universal berupa penurunan fungsi sel, jaringan dan organ yang bersifat progresif dan bertahap yang mempengaruhi kondisi dan respon obat didalam tubuh pasien usia lanjut. Kriteria STOPP memuat obat-obatan yang tidak tepat diberikan pada pasien usia lanjut.Penelitian yang dilakukan adalah analitik retrospektif, yang terdiri dari dua kelompok penelitian yaitu kelompok pasien yang tepat menjalani pengobatan dan kelompok pasien yang tidak tepat menjalani pengobatan. Data penelitian yang diambil adalah data pasien geriatri.Pengobatan berdasarkan kriteria STOPP dari 70 pasien geriatri terdiri dari 33 pasien laki-laki (47%) dan 37 pasien perempuan (53%). Sebanyak 51 pasien (73%) mendapatkan pengobatan tepat, sedangkan 19 pasien (27%) mendapatkan pengobatan tidak tepat. Pengobatan yang digunakan meliputi obat sistem jantung dan pembuluh darah, antiplatelet dan antikoagulan, obat sistem saraf pusat dan psikotropika, sistem ginjal, sistem gastrointestinal, sistem pernafasan, sistem otot dan rangka, sistem endokrin, dan obat analgetika. Kelompok yang mendapatkan pengobatan tidak tepat memiliki kejadian ESO diantaranya jantung berdebar, mual muntah dan konstipasi

    768

    full texts

    892

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Setia Budi Surakarta: USB e-journal
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇