Universitas Setia Budi Surakarta: USB e-journal
Not a member yet
    892 research outputs found

    PENGARUH DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP RESILIENSI AKADEMIK PADA MAHASISWA YANG MENEMPUH SKRIPSI

    Get PDF
    Final semester college students who are working on thesis are vulnerable to stress due to various demands and constraints during the thesis process that requires a long enough period of time, so it is important for final semester college students to have adequate resilience in order to be able overcome various difficulties and complete thesis well. One of the protective factors that can help individuals to bouncing back from all academic difficulties is social support. The purpose of this study is to determine how the effect of social support on academic resilience in college students who are taking thesis. This study uses a quantitative approach with the sampling technique used is accidental sampling. Respondents of this study amounted 198 with criteria including active college students who are working on thesis for at least one semester or six months and study in Malang. The instrument used to measure social support is MOS-SSS and the instrument used to measure academic resilience is ARS-30. The data collected were analyzed using simple linear regression and generated sig. value (p) < 0,001. These results show that there is an influence of social support on academic resilience in college students who are taking thesis. Key word: family support, peer support, external motivationMahasiswa semester akhir yang sedang mengerjakan skripsi rentan mengalami stres akibat berbagai tuntutan dan kendala selama proses pengerjaan skripsi yang membutuhkan jangka waktu tidak sebentar, sehingga penting bagi mahasiswa semester akhir untuk memiliki resiliensi akademik yang memadai supaya mampu mengatasi berbagai kesulitan dan menyelesaikan skripsi dengan baik. Salah satu faktor protektif yang dapat membantu individu bangkit dari segala kesulitan akademik adalah dukungan sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh dukungan sosial terhadap resiliensi akademik pada mahasiswa yang sedang menempuh skripsi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Responden penelitian ini berjumlah 198 dengan kriteria mahasiswa aktif yang tengah mengerjakan skripsi minimal selama satu semester atau enam bulan dan berkuliah di wilayah Malang. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengukur dukungan sosial adalah MOS-SSS dan instrumen untuk mengukur resiliensi akademik adalah ARS-30. Data yang terkumpul dalam penelitian ini dianalisis menggunakan teknik analisis regresi linear sederhana dan menghasilkan nilai sig.(p) < 0,001. Hasil ini menunjukkan bahwa ada pengaruh dukungan sosial terhadap resiliensi akademik pada mahasiswa yang menempuh skripsi. Kata kunci: dukungan keluarga, dukungan teman sebaya, motivasi eksterna

    KONTRAK PSIKOLOGIS DAN KEADILAN ORGANISASI TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI PADA KARYAWAN BAGIAN PRODUKSI PT. ROYAL KORINDAH PURBALINGGA

    Get PDF
    An organization or workplace certainly needs employees who are committed to making it easier to achieve their goals. The purpose of this study was to determine the effect of psychological contracts and organizational justice on organizational commitment to employees of the production division of PT. Royal Koridah Purbalingga. The research method used is a quantitative approach, with the number used as many as 250 with a sampling technique using Simple Random Sampling or random sampling in a population according to a predetermined number. Simple random sampling is included in probability sampling, which is a sampling technique that provides equal opportunities for each individual (member) of the population. Data were collected using a measuring instrument that has been adapted from the Organizational Commitment Questionnaire (OCQ) (0.856), Psychological Contract Inventory (PCI) (0.887) and Justice Scale (0.914) measurement tools. The data analysis technique used multiple linear regression analysis techniques. The results of the analysis show that there is a significant and positive effect on psychological contract on organizational commitment by 8.8% with (Fcount = 22.57; p<0.05) and fairness to organizational commitment of 6.6% with a value (Fcount = 17.465; p<0.05), in addition it was found that psychological contracts had Tcount = 3,950 and organizational justice had Tcount = 3,265; p<0.05) and Rsquare of 0.121 which shows that psychological contract and organizational justice contribute 12.1% effectively to organizational commitment. so that the increase in psychological contracts and organizational justice can increase organizational commitment to employees of the production division of PT. Royal Korindah Purbalingga.Sebuah organisasi atau tempat kerja tentunya membutuhkan karyawan yang berkomitmen untuk mempermudah dalam mencapai tujuannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kontrak psikologis dan keadilan organisasi terhadap komitmen organisasi pada karyawan bagian produksi PT. Royal Koridah Purbalingga. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif, dengan jumlah yang di gunakan sebanyak 250 dengan teknik pengamambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling atau Pengambilan acak pada suatu populasi sesuai jumlah yang sudah ditentukan. Simple random samling termasuk dalam Probability sampling yaitu teknik pengambilan sampel yang memberikan peluang yang sama bagi setiap individu (anggota) populasi. Data dikumpulkan menggunakan alat ukur yang telah diadaptasi dari alat ukur Organizational Commitment Quistionnaire (OCQ) (0,856), Psychological Contract Inventory (PCI) (0,887) dan Justice Scale (0,914). Teknik analisis data menggunakan teknik analisis regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan dan positif pada kontrak psikologis terhadap komitmen organisasi sebesar 8,8% dengan (Fhitung = 22,57; p<0,05) dan keadilan terhadap komitmen organisasi organisasi sebesar 6,6% dengan nilai (Fhitung = 17,465; p<0,05), selain itu ditemukan kontrak psikologis memiliki Thitung = 3,950 dan keadilan organisasi memiliki Thitung = 3,265 ; p<0,05) serta Rsquare sebesar 0,121 yang menunjukan kontrak psikologis dan keadilan organisasi memberikan sumbangan secara efektif sebsear 12,1% terhadap komitmen organisasi. sehingga meningkatnya kontrak psikologis dan keadilan organisasi dapat meningkatkan komitmen organisasi pada karyawan bagian produksi PT. Royal Korindah Purbalingga

    Analisis Risiko Kecelakaan Kerja Dengan Metode HIRARC

    Get PDF
    CV. Jaya Makmur repairs and sells second-hand heavy equipment spare parts. This workshop has an area of about 400 m2 with limited working space due to large number of materials like machines, tools and finished products spread around. When doing work activities, it was often found that workers did not wear complete Personal Protective Equipment (PPE). This condition led some minor work accidents ovvur almost everyday. Due to many potential hazards in CV. Jaya Makmur, analysis related to occupational health and safety needed to be done in order to control the potential hazards. This research aims to identify potential hazards, assess risks, and control the risks in CV. Jaya Makmur using HIRARC method. Based on the results of observations and interviews with a workshop owner and three workers, there were 18 potential hazards. There were also 12 low level risks and 22 moderate level risks. There was some risk control that can be done like engineering control, which is installation of barriers between the source of danger and workers. There were also some administrative control like changing work procedures, conducting supervision and warning, providing training to workers on the importance of occupational safety and health in the workplace, as well as making and performing periodic maintenance on work equipment. In addition, the workers needed to use personal protective equipment like work clothes, face shield, safety glasses, gloves, safety helmet, mask, safety shoes, and earmuff while working.Jaya Makmur adalah usaha reparasi dan jual beli suku cadang alat berat bekas. Bengkel ini memiliki luas sekitar 400 m2 dengan ruang kerja yang terbatas dikarenakan banyaknya material seperti mesin, alat maupun produk jadi yang berserakan. Saat melakukan aktivitas kerja, seringkali ditemukan pekerja yang tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) dengan lengkap. Hal tersebut mengakibatkan kecelakaan kerja kecil terjadi hampir setiap hari. Dikarenakan banyaknya potensi bahaya pada aktivitas kerja yang terjadi di CV. Jaya Makmur, maka analisis risiko yang berkaitan dengan K3 perlu dilakukan untuk mengendalikan potensi bahaya tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menilai risiko, dan mengendalikan risiko yang terdapat di CV. Jaya Makmur menggunakan metode HIRARC. Berdasarkan hasil observasi, kuesioner, dan wawancara dengan seorang pemilik bengkel dan tinga orang pekerja, maka didapatkan 18 potensi bahaya. Terdapat pula 12 risiko level rendah, dan 22 risiko level sedang. Pengendalian risiko yang dilakukan di CV. Jaya Makmur antara lain rekayasa teknis berupa pemasangan pembatas antara sumber bahaya dan pekerja. Kemudian, pengendalian administratif berupa perubahan prosedur kerja, melakukan pengawasan dan teguran, memberikan pelatihan kepada pekerja mengenai pentingnya K3 di tempat kerja, serta membuat jadwal dan melakukan maintenance berkala terhadap peralatan kerja. Selain itu, pekerja diharuskan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti pakaian kerja, face shield, kacamata safety, sarung tangan, safety helmet, masker, safety shoes, serta earmuff saat bekerja

    Optimasi Formula Lotion Ekstrak Etanol Bunga Krisan (Crhysanthemum cinerariaefolium (Trevir.)Vis.) menggunakan Kombinasi Asam Stearat dan Setil Alkohol sebagai Repelan dengan Metode Simplex Lattice Design

    Get PDF
    Chrysanthemum flower (Crhysanthemum cinerariaefolium (Trevir.) Vis.) contains flavonoids, saponins and polyphenols which are efficacious as repellents against Aedes aegypti mosquitoes. Lotions with a combination of stearic acid and cetyl alcohol are used to improve adhesion and thickening. The purpose of this study was to make a lotion preparation using a combination of stearic acid and cetyl alcohol to obtain optimum physical quality and obtain an effective concentration of chrysanthemum flower extract as a repellant lotion against A. aegypti mosquitoes and a safe effect on the skin.                Chrysanthemum extraction was carried out using 70% ethanol. Chrysanthemum ethanol extract was then dose oriented with a concentration of 1.2%. Chrysanthemum flower ethanol extract lotion formulations were made into 7 formulations using stearic acid and stearic acid bases, Formula I 9.00: 8.00%, Formula II 15.00: 2.00%, Formula III 11.00: 6.00 %, Formula IV 15.00: 2.00%, Formula V 13.00: 4.00%, Formula VI 7.00: 10.00%, Formula VII 11.00: 6.00%. Determination of the optimum formula using the Simplex Lattice Design method using the Design Expert program. The optimum formula is obtained, then tested for physical stability including viscosity, adhesion, dispersion and pH. Physical stability was tested using the One Way Anova method followed by Tuckey HSD. Irritation test with the method of Human 4-hour patch test and hedonic test by giving questions to probandus.                Chrysanthemum extract concentration of 1.2% has pharmacological activity that functions as a repellent power of mosquitoes. The optimum combination of stearic acid and cetyl alcohol, 7% stearic acid and 10% cetyl alcohol, get optimum physical quality with the Simplex Lattice Design method. The optimum formula of chrysanthemum flower ethanol extract lotion does not have good physical quality stability based on the parameters of adhesion, dispersion, pH and viscosity during 30-day storage. The lotion irritation test results obtained an irritation index of 0, so it can be concluded that the optimum formula of chrysanthemum extract lotion extract does not cause skin irritation and is quite acceptable to probandus.Demam berdarah dengue (DBD), penyakit infeksi disebabkan oleh virus Dengue yang ditularkan dari orang ke orang melalui gigitan nyamuk dengan pengendalian vektor menggunakan repelan bahan alami. Bunga Krisan (Crhysanthemum cinerariaefolium (Trevir.) Vis.) mengandung flavonoid, saponin dan polifenol yang berkhasiat sebagai repelan terhadap nyamuk Aedes aegypti. Sediaan lotion dengan kombinasi asam stearat dan setil alkohol digunakan untuk meningkatkan daya lekat dan pengental. Tujuan penelitian ini adalah membuat sediaan lotion menggunakan kombinasi asam stearat dan setil alkohol untuk mendapatkan mutu fisik optimum serta mendapatkan konsentrasi ekstrak etanol bunga krisan yang efektif sebagai lotion repelan terhadap nyamuk A. aegypti dan efek aman pada kulit. Ekstraksi bunga krisan dilakukan menggunakan etanol 70%. Ekstrak etanol bunga krisan kemudian dilakukan orientasi dosis dengan konsentrasi 1,2%. Formulasi lotion ekstrak etanol bunga krisan dibuat menjadi 7 formulasi dengan menggunakan basis asam stearat dan asam stearat, Formula I 9,00 : 8,00 %, Formula II 15,00 : 2,00 %, Formula III 11,00 : 6,00 %, Formula IV 15,00 : 2,00 %, Formula V 13,00 : 4,00 %, Formula VI 7,00 : 10,00 %, Formula VII 11,00 : 6,00 %. Penentuan formula optimum menggunakan metode Simplex Lattice Design menggunakan program Design Expert. Formula optimum yang didapat, kemudian diuji stabilitas fisik meliputi viskositas, daya lekat, daya sebar dan pH. Stabilitas fisik diuji menggunakan metode One Way Anova dilanjutkan dengan Tuckey HSD. Uji iritasi dengan metode Human 4 hour patch test dan uji hedonik dengan memberikan pertanyaan kepada probandus. Hasil yang didapatkan menunjukkan aktivitas farmakologi ekstrak etanol bunga krisan sebagai daya tolak nyamuk pada konsentrasi 1,2% dengan kombinasi optimum asam stearat dan setil alkohol yaitu asam stearat 7% dan setil alkohol 10% mendapatkan mutu fisik optimum menggunakan metode Simplex Lattice Design. Dapat disimpulkan formula optimum lotion ekstrak etanol bunga krisan tidak memiliki stabilitas mutu fisik yang baik berdasarkan parameter daya lekat, daya sebar, pH dan viskositas selama penyimpanan 30 hari dan formula optimum lotion ekstrak bunga krisan tidak menyebabkan iritasi pada kulit dan cukup dapat diterima oleh probandus

    PENETAPAN KADAR FENOLIK DAN FLAVONOID SERTA AKTIVITAS INHIBISI ENZIM TIROSINASE FREEZE DRY JUS BUAH JAMBLANG (Syzygium cumini (L.) Skeels)

    No full text
    The skin is the largest organ that protects the body from various traumas such as thermal, chemical, and ultraviolet radiation. Melanin biosynthesis is the conversion of L-Tyrosine (4-hydroxyphenylalanine) to L-DOPA (L-3,4-dihydroxyphenylalanine) with the help of the tyrosinase enzyme. Phenolics and flavonoids significantly affect the inhibition of tyrosinase activity. Phenolics and flavonoids are thought to be contained in the fruit of Syzygium cumini. This study aimed to determine the levels of phenolics and flavonoids and to determine the tyrosinase enzyme inhibitory activity of freeze-dried S. cumini fruit juice. The method used to determine the levels of phenolics and flavonoids using UV-Vis spectrophotometry and tyrosinase inhibition test using in vitro ELISA (Enzyme Linked Immunosorbent assay). S. cumini contains total phenolic is 0.13155 mg GAE/g and total flavonoid is 37,333 mgQE/g. Freeze dry fruit juice of S. cumini has potential as a tyrosinase enzyme inhibitor at 31.25 ppm (14.846%), 62.5 ppm (16.246%), 125 ppm (19.238%), 250 ppm (22.059%), 500 ppm (25.665). %), 1000 ppm (32.283%) and 2000 ppm (44.188%).Kulit merupakan organ terbesar yang melindungi tubuh dari berbagai trauma seperti radiasi termal, kimia, dan ultraviolet. Biosintesis melanin yaitu perubahan senyawa dari L-Tirosin (4-hydroxyphenylalanine) menjadi L-DOPA (L-3,4-dihydroxyphenylalanine) dengan bantuan enzim tirosinase.  Fenolik dan flavonoid dilaporkan secara signifikan dapat mempengaruhi penghambatan aktivitas tirosinase. Fenolik dan flavonoid diduga terkandung dalam buah Syzygium cumini. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar fenolik dan flavonoid serta mengetahui aktivitas inhibisi enzim tirosinase dari freeze dry jus buah S. cumini. Metode yang digunakan pada penetapan kadar fenolik dan flavonoid menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis serta uji inhibisi enzim tirosinase dengan secara in vitro meggunakan ELISA (Enzyme Linked Immunosorbent assay) Freeze dry jus buah S.cumini mengandung fenolik total sebesar 0,13155 mg GAE/g dan flavonoid total 37,333 mgQE/g. Freeze dry jus buah S. cumini memiliki potensi sebagai inhibitor enzim tirosinase pada 31,25 ppm (14,846%), 62,5 ppm (16,246%), 125 ppm (19,238%), 250 ppm (22,059%), 500 ppm (25,665%), 1000 ppm (32,283%) dan 2000 ppm (44,188%)

    Sintesis dan Uji Aktivitas Senyawa Dibutil Timah (IV) Bis-Metil Ditiokarbamat Pada Bakteri Salmonella Typhi dan Escherichia Coli

    Get PDF
    The majority of bacterial infection therapy uses antibiotics which result in resistance and dangerous side effects. If the wrong method is used, it is necessary to develop antibiotics from new compounds that are effective against bacteria and are able to avoid the occurrence of antibiotic resistance by using organotin and dithiocarbamate compounds. The purpose of this study was to determine the antibacterial activity of dibutyl tin (IV) bis-methyl dithiocarbamate on Salmonella typhi and Escherichia coli bacteria. This compound was synthesized by an in situ technique by adding methanol to methyl amine + carbon disulfide + metal dibutyl tin (IV) dichloride which was identified using 13C NMR, FTIR and 1H NMR. Then, the antibacterial activity was tested using the paper disc diffusion technique with concentrations of 50 ppm, 70 ppm and 90 ppm using NA (Nutrient Agar) media. The results of this study obtained results in the form of a synthetic powder of 1.28 g with a compound percentage of 25%. The results of the antibacterial activity test with a concentration of 90 ppm resulted in the largest inhibition zone with a very strong category at 27.33 mm Salmonella typhi and 26.48 mm Escherichia coli. The compounds in this research have been successfully synthesized and form an overview of the structure of complex compounds and have very strong antibacterial agent activity.Terapi infeksi bakteri mayoritas menggunakan antibiotik yang mengakibatkan resistensi dan efek samping yang berbahaya. Jika salah dalam cara penggunaannya, maka diperlukan pengembangan antibiotik dari senyawa baru yang efektif melawan bakteri serta mampu menghindari terjadinya resistensi antibiotik dengan menggunakan senyawa organotimah dan ditiokarbamat. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui aktivitas antibakteri senyawa dibutil timah (IV) bis-metil ditiokarbamat pada bakteri Salmonella typhi dan Escherichia coli. Senyawa ini disintesis dengan teknik in situ yaitu menambahkan metanol ke dalam metil amina + karbon disulfida + logam dibutil timah (IV) diklorida yang diidentifikasi menggunakan 13C NMR, FTIR dan 1H NMR. Kemudian, dilakukan uji aktivitas antibakteri menggunakan teknik difusi kertas cakram yang konsentrasinya sebesar 50 ppm, 70 ppm dan 90 ppm dengan menggunakan media NA (Nutrient Agar). Hasil penelitian ini mendapatkan hasil berupa serbuk sintesis sebesar 1,28 g dengan persentase senyawa sebesar 25%. Hasil pengujian aktivitas antibakteri dengan konsentrasi 90 ppm menghasilkan zona hambat paling besar dengan kategori sangat kuat pada Salmonella typhi 27,33 mm dan Escherichia coli 26,48 mm. Senyawa dalam peneliti ini berhasil  disintesis dan membentuk gambaran struktur senyawa kompleks serta memiliki aktivitas agen antibakteri yang kategorinya sangat kuat

    Persepsi Masyarakat Tentang Swamedikasi: Studi Kualitatif Dengan Theory of Planned Behavior

    Get PDF
    ABSTRACT Self-medication is prevalent in the community. However, self-medication also leads to inappropriate symptom identification, unsuitable selected medicines, and incorrect use of medicines. This study aims to explore perceptions about self-medication behavior among people in the community. This research was conducted with a qualitative approach. Respondents were people in Semawung Daleman, Kutoarjo, Purworejo, Central Java.  Data were obtained by interviews conducted with a structured interview guide, compiled based on the Theory of Planned Behavior (TPB) framework. The questions involved behavioral beliefs, normative beliefs, and control beliefs to self-medicate. The data were analyzed by content analysis. A total of 25 respondents were interviewed. This qualitative study revealed that self-medication is believed to be easy, fast, and suitable for dealing with health complaints (Behavioural Beliefs). Family members supported self-medication (Normative Beliefs). Lack of knowledge about medicines inhibited self-medication (Control Beliefs). Based on these findings, further research is needed to explore targeted intervention to improve appropriate self-medication behavior.INTISARI  Swamedikasi atau pengobatan sendiri lazim dilakukan masyarakat. Namun, swamedikasi juga berisiko terkait pengenalan gejala, pimilihan obat, dan penggunaannya yang keliru. Penelitian ini bertujuan menggali persepsi tentang perilaku swamedikasi di kalangan masyarakat. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Responden adalah masyarakat di Dusun Semawung, Daleman, Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Data diperoleh dengan teknik wawancara yang dilakukan dengan panduan wawancara terstruktur, yang disusun berdasarkan kerangka Theory of Planned Behavior (TPB). Pertanyaan wawancara memuat konstruk TPB yang terdiri dari: Behavioural Beliefs (keuntungan dan kerugian swamedikasi), Normative Beliefs (orang yang mendukung dan yang tidak menyetujui swamedikasi), dan Control Beliefs (fasilitator dan hambatan swamedikasi). Data dianalisis secara analisis konten. Sebanyak 25 responden diwawancarai. Temuan studi kualitatif ini mengungkap bahwa swamedikasi itu diyakini mudah dilakukan, cepat, dan cocok mengatasi keluhan (Behavioural Beliefs). Anggota keluarga mendukung dan hampir tidak ada yang tidak setuju dengan Tindakan swamedikasi (Normative Beliefs). Kurangnya pengetahuan tentang obat merupakan faktor penghambat (Control Beliefs). Berdasarkan temuan tersebut maka perlu dilakukan penentuan determinan ketidakrasionalan swamedikasi dan dirumuskan strategi intervensi untuk peningkatan kerasionalan perilaku swamedikasi di kalangan masyarakat

    Pengembangan dan Validasi Metode Spektrofotometri Area Under Curve Untuk Campuran Biner Parasetamol dan Ibuprofen Dalam Bentuk Sediaan Tablet

    No full text
    The combination of paracetamol (PAR) and ibuprofen (IBU) is the most commonly used over-the-counter medication for fever and pain. This study aimed to develop spechtrophotometry method by area under curve to determine the levels of PAR and IBU in tablet dosage form. This method is based on the area under the curve value of each spectrum in various concentrations is calculated to selected wavelength range analysis, with methanol as solvent. Then, this method was applied to determine levels of PAR and IBU in tablet dosage form. The result of this method is the analysis of selected wavelength ranges of PAR and IBU in the wavelength ranges of 244-254 nm and 220-230 nm, respectively. The mean % recoveries were found to be in 99.35% and 99.49% for PAR and IBU, respectively. The method is successfully applied to determine PAR and IBU in tablet dosage form simultaneously and fulfill the validation requirements

    Pengaruh Penerapan PROLANIS Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Puskesmas Kota Bekasi

    Get PDF
    Prolanis is Chronic Disease Management Program; where this program is an integrated health service program and involves other parties such as BPJS, health facilities and patients. Clinical outcomes ultimately impact the quality of life and, in general, if the quality of life grows well, which is indicated by controlled glucose levels. The result of this research is to know the impact of applying Prolanis to measure the quality of life in type 2 Diabetes Mellitus patients at Pekayon Jaya Health Center and Pengasinan Health Center. The method used in this research is a cohort study with data analysis of SPSS version 24. The study was conducted on 80 patients consisting of 40 prolanis patients at Pekayon Jaya Health Center and 40 non-prolanis patients at Pengasinan Health Center within a period of 3 (three) months. Data on the level of knowledge and compliance were collected using a questionnaire. GDP data was taken from monthly patient control visits, and quality of life data was taken using the European Quality of Life-5 Dimension-5 Level (EQ-5D-5L) instrument and the conversion of health utility to the Indonesian value set. The result is there is a significant effect of applying prolanis program in prolanis and non-prolanis patients on the level of knowledge, compliance, and GDP in describing the quality of life. The utility value of prolanis patients was 0.945±0.101 higher than non-prolanis patients, 0.769±0.197. Based on the level of knowledge of prolanis and non-prolanis patients (34.35±2.13: 28.47±4.09), prolanis and non-prolanis patient compliance (6.38±1.66: 5.11±1.45), and fasting blood sugar values ​​of prolanis and non-prolanis patients (110.05±20.67 : 144.20±29.10). The application of Prolanis is said to have a considerable influence on the level of discipline, knowledge, and GDP to the quality of life of patients, both prolanis and non-prolanis.Prolanis (Program Pengelolaan Penyakit Kronis) merupakan suatu program pelayanan kesehatan secara terintegrasi serta melibatkan pihak lain seperti BPJS, fsilitas kesehatan serta pasien. Outcome klinik berdampak akhir pada kualitas hidup dan secara umum apabila kualitas tingkat hidup tumbuh baik yang ditandai dengan terkendalinya kadar glukosa. Hasil dari riset ini adalah mengetahui dampak penerapan Prolanis untuk mengukur kualitas hidup pada pasien DM (Diabetes Melitus) 2 pada Puskesmas Pekayon Jaya dan Puskesmas Pengasinan. Metode yang digunakan pada riset ini adalah secara cohort study dengan analisis data SPSS versi 24.  Penelitian dilakukan pada 80 pasien yang terdiri dari 40 pasien prolanis di Puskesmas Pekayon Jaya dan 40 pasien non prolanis di Puskesmas Pengasinan dalam kurun waktu 3 (tiga) bulan. Data tingkat pengetahuan dan kepatuhan dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Data GDP diambil dari kunjungan kontrol pasien tiap bulan dan data kualitas hidup diambil dengan instrumen European Quality of Life-5 Dimension-5 Level (EQ-5D-5L) dan konversi health utility dengan value set Indonesia.  Hasil dari riset ini adalah adanya efek penerapan prolanis yang bermakna pada pasien prolanis dan non prolanis pada tingkat pengetahuan, kepatuhan, GDP dalam menggambarkan kualitas hidup. Nilai utilitas pasien prolanis 0,945±0,101 lebih tinggi dibandingkan pasien non prolanis 0,769±0,197. berdasarkan tingkat pengetahuan pasien prolanis dan non prolanis (34,35±2,13 : 28,47±4,09), kepatuhan pasien prolanis dan non prolanis (6,38±1,66 : 5,11±1,45), dan nilai gula darah puasa pasien prolanis dan non prolanis (110,05±20,67 : 144,20±29,10). Penerapan Prolanis dikatakan mempunyai pengaruh yang cukup besar pada tingkat kedisiplinan, pengetahuan, GDP hingga pada angka kualitas hidup pasien baik prolanis maupun non prolanis

    Hubungan Kepatuhan Penggunaan Obat terhadap Tekanan darah dan Kualitas Hidup Peserta Prolanis Hipertensi di Kabupaten Demak

    Get PDF
    Optimal quality of life for people with hypertension is very important so as not to reduce patient productivity. Adherence drug use is one of the factors thought to be associated with blood pressure and quality of life. This study aims to determine the relationship between adherence to medication use on blood pressure and quality of life of patients with hypertension in Prolanis . participants at the First Level Health Facility of the Klinik Pratama. This study used a cross sectional design involving hypertensive patients participating in Prolanis who met the inclusion and exclusion criteria at seven Primary Clinics in Demak Regency. Data on medication adherence were obtained using the MARS-5 questionnaire, quality of life data using the EQ-5D-5L questionnaire, and blood pressure data using a digital sphygmomanometer. The relationship between the level of compliance with blood pressure and the relationship between the level of compliance with quality of life was tested using Spearman rho analysis. The results of the study with a total of 87 respondents showed that most of them had moderate levels of adherence (52%), systolic blood pressure (64%) and diastolic blood pressure (57%) were not controlled and the average utility score was 0.845. There is a relationship between drug use adherence to systolic and diastolic blood pressure (P = 0.009), (P = 0.032) with a weak correlation level (r = 0.27), (r = 0.23) and there is a relationship between drug use adherence on quality of life (P = 0.000) with a moderate level of correlation (r = 0.42).  Kualitas hidup yang optimal bagi penderita hipertensi menjadi sangat penting agar tidak mengurangi produktifitas penderita. Kepatuhan penggunaan obat merupakan salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan tekanan darah dan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepatuhan penggunaan obat terhadap tekanan darah dan kualitas hidup penderita hipertensi peserta Prolanis di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama Klinik Pratama. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan melibatkan pasien hipertensi peserta Prolanis yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi di tujuh Klinik Pratama di Kabupaten Demak. Data kepatuhan penggunaan obat diperoleh menggunakan kuesioner MARS-5, data kualitas hidup menggunakan kuesioner EQ-5D-5L, data tekanan darah menggunakan sphygmomanometer digital. Hubungan antara tingkat kepatuhan dengan tekanan darah dan hubungan tingkat kepatuhan dengan kualitas hidup di uji menggunakan analisis Spearman rho. Hasil penelitian dengan total 87 responden menunjukkan sebagian besar memiliki tingkat kepatuhan yang sedang (52%), tekanan darah sistolik (64%) dan diastolik (57%) tidak terkendali serta rata-rata skor utilitas sebesar 0,845. Terdapat hubungan antara kepatuhan penggunaan obat terhadap tekanan darah sistolik dan diastolik (P = 0,009), (P = 0,032) dengan tingkat korelasi lemah (r = −0,27), (r = −0,23) serta terdapat hubungan kepatuhan penggunaan obat terhadap kualitas hidup (P = 0,000) dengan tingkat korelasi sedang (r = 0,42)

    768

    full texts

    892

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Setia Budi Surakarta: USB e-journal
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇