Universitas Setia Budi Surakarta: USB e-journal
Not a member yet
    892 research outputs found

    Penjadwalan dan Pengendalian Bahan Baku Benang Grey pada PT. Panggung Jaya Indah

    Get PDF
    PT Panggung Jaya Indah Pekalongan is a manufacturing company in Indonesia that produces woven sarongs. The company uses conventional raw material scheduling techniques to plan raw materials. Scheduling is used to plan and control the supply of raw materials at the lowest or minimum possible cost. This research was conducted to estimate demand until 2023 and used the help of LINGO software for aggregate scheduling. It then continued with designing the Master Production Schedule (MPS) and raw material scheduling. The development of Material Requirements Planning (MRP) was carried out by comparing the effects of some lot-sizing scoring systems, which is the process of calculating the optimum order size of a material based on netting requirements. Lot-sizing methods in this study include period order quantity (POQ), economic order quantity (EOQ), and least total cost (LTC). By using the lot-sizing method, the company can manage raw material inventory efficiently and effectively. The batch size model used is the one that presents the smallest cost per unit of inventory.PT Panggung Jaya Indah Pekalongan adalah perusahaan manufaktur di Indonesia yang bergerak di industri sarung tenun. Perusahaan tersebut untuk merencanakan bahan baku menggunakan teknik penjadwalan bahan baku konvensional. Penjadwalan digunakan untuk merencanakan dan mengendalikan pasokan bahan baku dengan biaya serendah-rendahnya atau seminimum mungkin. Penelitian ini dilakukan untuk memperkirakan permintaan hingga tahun 2023 dan menggunakan bantuan perangkat lunak LINGO untuk penjadwalan agregat kemudian dilanjutkan dengan merancang Master Production Schedule (MPS) dan penjadwalan bahan baku. Pengembangan Material Requirements Planning (MRP) dijalankan dengan membandingkan efek dari sebagian sistem penilaian Lot-Sizing yang merupakan proses perhitungan besarnya pesanan optimum suatu bahan berdasarkan kebutuhan bersih hasil perhitungan netting. Metode Lot-Sizing dalam penelitian ini mencakup Period Order Quantity (POQ), Economic Order Quantity (EOQ), dan Least Total Cost (LTC). Dengan menggunakan metode Lot-Sizing perusahaan dapat mengelola inventori bahan baku dengan efisien dan efektif. Model ukuran batch yang digunakan adalah model yang menghasilkan biaya terkecil per unit persediaan

    Analisis Pengendalian Persediaan Obat Kategori Av Dengan Metode Abc, Ven Dan Eoq Di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Aura Syifa Kediri

    No full text
    ABSTRACT Inventory Control Analysis Of AVMedicine CategoriesbyABC, VEN and EOQ Method In Pharmacy Installation at Aura Syifa Hospital Kediri.Pharmaceutical logistics management and pharmaceutical services aim to identify, prevent and resolve drug-related problems. Broadness of services and Aura Syifa Hospital Kediri participation in Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) requires an efficient pharmaceutical supplies management. Regulations changes in Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) regarding tiered referral also change the pattern of drug consumption. In addition, arrears of BPJS patient claim payment at Aura Syifa Hospital Kediri during the last few months caused hospital to be slightly constrained in terms of operations and services, especially related to the procurement of medicines. Purpose of this study was to analyze control system and improve the efficiency of managing AV classification medicine using ABC, VEN and EOQ methods inpharmacy installation at Aura Syifa Hospital Kediri.This study wasdescriptive with retrospective data collected, data used in the period January 2018 - December 2018. Medicine analyzed were oral drugs, injections and infusions that were included in group A from the results of ABC analysis, group V from the results of VEN analysis so it was obtained BPJS medicine AV categories. Result of this study were combination of ABC and VEN analysis methods could identify drugs that require strict inventory control and prioritize 12 BPJS medicine in AV category. Pharmacy installation at Aura Syifa Hospital Kediri in 2018 did not meet cost efficiency that is: procurement frequency was higher than the EOQ method. Calculation of ABC, VEN and EOQ methods may improve efficiency in controlling AV classification medicine supplies in BPJS patients at IFRS Aura Syifa Kediri.INTISARI Manajemen logistik farmasi dan pelayanan kefarmasian bertujuan untuk mengidentifikasi, mencegah, dan menyelesaikan masalah terkait obat. Luasnya pelayanan dan keikutsertaan RS Aura Syifa Kediri dalam JKN menuntut suatu pengelolaan persediaan farmasi yang efisien. Perubahan peraturan BPJS tentang rujukan berjenjang juga mengubah pola konsumsi obat. Selain itu tunggakan pembayaran klaim pasien BPJS di rumah sakit Aura Syifa Kediri  selama beberapa bulan terakhir mengakibatkan pihak rumah sakit sedikit terkendala dari sisi operasional dan pelayanan, terutama berkaitan dengan pengadaan obat-obatan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisa sistem pengendalian dan meningkatkan efisiensi pengelolaan obat - obat klasifikasi AV dengan menggunakan metode ABC, VEN dan EOQ di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Aura Syifa Kediri. Penelitian yang dilakukan adalah jenis penelitian deskriptif dengan pengambilan data secara Retrospektif data yang digunakan periode Januari 2018 – Desember 2018. Obat yang dianalisis adalah obat oral, injeksi dan infus  yang termasuk dalam kelompok A dari hasil analisis ABC, golongan V dari hasil analisis VEN sehingga didapatkan kelompok obat BPJS klasifikasi AV. Hasil penelitan didapatkan bahwa dengan metode kombinasi analisis ABC dan VEN dapat mengidentifikasi obat yang memerlukan pengendalian persediaan yang lebih ketat dan memprioritaskan 12  item obat BPJS kategori AV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IFRS Aura Syifa pada tahun 2018 belum memenuhi efisiensi biaya yaitu frekuensi item pengadaan lebih tinggi dibanding metode EOQ. Sehingga perhitungan metode ABC VEN dan EOQ dapat meningkatkan efisiensi dalam pengendalian persediaan obat klasifikasi AV pada pasien BPJS di IFRS Aura Syifa Kediri

    Peningkatan Aktivitas Antioksidan pada Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera) melalui Fermentasi: Studi Perbandingan Kandungan Fenolik dan Aktivitas Antioksidan

    Get PDF
    This study aimed to investigate the effect of fermentation on the antioxidant activity and phenolic content of 96% ethanol extract from Moringa oleifera leaves. While the antioxidant potential of Moringa leaves has been recognized, this research introduces a novel concept of utilizing fermentation to enhance the levels of active compounds. The state of the art in antioxidant activity and fermentation is used to validate the significant improvement in antioxidant activity. The findings provide new insights into utilizing Moringa leaves as a natural antioxidant source obtained through fermentation. The research methodology involved fermenting the 96% ethanol extract from Moringa leaves using Lactobacillus B bacteria for 24, 48, and 72 hours. The phenolic content was measured using the Folin-Ciocalteu method, while the antioxidant activity was evaluated using the DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl) method. The results demonstrated a significant increase in phenolic content after the fermentation process. The phenolic content of the fermented Moringa leaf extract was 86.133±5.925 mgGAE/gram after 24 hours, increased to 91.244±7.374 mgGAE/gram at 48 hours, and reached 122.578±9.576 mgGAE/gram at 72 hours. Additionally, the antioxidant activity also increased with fermentation time. The IC50 values for samples fermented for 24, 48, and 72 hours were 60.887 µg/ml, 58.742 µg/ml, and 53.169 µg/ml, respectively. These results indicate that fermentation of Moringa leaf extract can significantly enhance phenolic content and antioxidant activity.Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh fermentasi terhadap aktivitas antioksidan dan kandungan fenolik dalam ekstrak etanol 96% dari daun kelor (Moringa oleifera). Meskipun potensi antioksidan daun kelor telah diketahui, penelitian ini memperkenalkan konsep baru menggunakan metode fermentasi untuk meningkatkan kandungan senyawa aktif. State of the art saat ini terkait aktivitas antioksidan dan fermentasi digunakan untuk memvalidasi peningkatan aktivitas antioksidan yang signifikan. Hasil penelitian ini memberikan wawasan baru dalam pemanfaatan daun kelor sebagai sumber antioksidan alami yang diperoleh melalui metode fermentasi. Metode penelitian ini melibatkan fermentasi ekstrak etanol 96% dari daun kelor menggunakan bakteri Lactobacillus B selama 24, 48, dan 72 jam. Kandungan fenolik diukur dengan metode analisis Folin-Ciocalteu, sedangkan aktivitas antioksidan diuji menggunakan metode DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil). Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kadar fenolik setelah proses fermentasi. Kadar fenolik ekstrak daun kelor yang difermentasi selama 24 jam adalah 86,133±5,925 mgGAE/gram, meningkat menjadi 91,244±7,374 mgGAE/gram pada 48 jam, dan mencapai 122,578±9,576 mgGAE/gram pada 72 jam. Selain itu, aktivitas antioksidan juga meningkat seiring dengan waktu fermentasi. Nilai IC50 untuk sampel yang difermentasi selama 24 jam adalah 60,887 µg/ml, 58,742 µg/ml pada 48 jam, dan 53,169 µg/ml pada 72 jam. Hasil ini menunjukkan bahwa fermentasi pada ekstrak daun kelor dapat meningkatkan kandungan fenolik dan aktivitas antioksidan secara signifikan

    Pengaruh Kualitas Laporan Keuangan, Pemanfaatan Teknologi Informasi Dan Akuntabilitas Publik Terhadap Akuntabilitas Kinerja Direktorat Jenderal Penetapan Hak Dan Pendaftaran Tanah

    Get PDF
    This study aims to examine the effect of the quality of financial reports, the use of information technology, and public accountability on the performance accountability of the Directorate General of Rights Determination and Land Registration. This type of research is a quantitative research. The population in this study amounted to 120 people and the sample amounted to 93 people. The technique in taking the sample using random sampling technique. Data collection techniques using questionnaires and documentation. The data analysis technique used multiple linear regression. The third variable can affect the accountability of the performance of the Directorate General of Determination of Rights and Land Registration by 48.3%.This study aims to examine the effect of the quality of financial reports, the use of information technology, and public accountability on the performance accountability of the Directorate General of Rights Determination and Land Registration. This type of research is a quantitative research. The population in this study amounted to 120 people and the sample amounted to 93 people. The technique in taking the sample using random sampling technique. Data collection techniques using questionnaires and documentation. The data analysis technique used multiple linear regression. The third variable can affect the accountability of the performance of the Directorate General of Determination of Rights and Land Registration by 48.3%

    PELATIHAN REGULASI EMOSI DENGAN MEDIA “EMOTIONAL ACTIVITIES” PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS

    Get PDF
    Emotional regulation skills should be taught to Children with Special Needs in order to provide appropriate responses to various situations. The learning methods used by Children with Special Needs focus on communication, direct instruction, and cooperative learning. This study aims to train the ability to regulate emotions in Children with Special Needs with a medium that attracts Children with Special Needs, namely Emotional Activities. Emotional Activities consists of picture storybooks, boardgames, activity sheets and videos. The measurement instrument uses The Emotion Regulation Questionnaire (ERQ) with cognitive reappraisal reliability of α = 0.910 and expressive suppression of α = 0.658. This study used a quasi-experimental method with one group pretest-posttest design. Children with Special Needs respondents totaled 18 people. The validation results of SME (Subject Matter Experts) show that Emotional Activities have included the goals to be achieved. Data analysis to test the effectiveness of Emotional Activities using Wilcoxon yielded p=0.043 (p<0,05). Conclusion of this research that Emotional Activities can train emotional regulation skills in Children with Special Needs.Kemampuan regulasi emosi seyogyanya diajarkan pada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) agar dapat memberikan respon yang tepat pada berbagai situasi. Metode pembelajaran yang digunakan ABK berfokus pada komunikasi, instruksi secara langsung, dan pembelajaran kooperatif. Penelitian ini bertujuan melatih kemampuan regulasi emosi pada ABK dengan media yang menarik ABK, yaitu Emotional Activities. Emotional Activities terdiri dari buku cerita bergambar, boardgame, lembar aktivitas dan video. Instrumen pengukuran menggunakan The Emotion Regulation Questionnaire (ERQ) dengan reliabilitas cognitive reappraisal sebesar α = 0.910 dan expressive suppression sebesar α = 0,658. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuasi dengan one group pretest-posttest design. Responden ABK berjumlah 18 orang. Hasil validasi SME (Subject Matter Experts) menujukkan Emotional Activities telah mencakup tujuan yang ingin dicapai. Analisis data untuk menguji keefektifan Emotional Activities menggunakan Wilcoxon menghasilkan p=0,043 (p<0,05). Kesimpulan penelitian ini Emotional Activities dapat melatih kemampuan regulasi emosi pada ABK

    STUDI FENOMENOLOGI: MITIGASI BENCANA BERBASIS KEARIFAN LOKAL DESA COLO

    Get PDF
    Colo Village is the northernmost village in Kudus Regency, which is geographically located on the slopes of the Muria Mountains and is directly adjacent to the Muria forest with an up and down land contour. Colo Village is included in a disaster village with a history of major disasters such as landslides at several points in 1952 and 2022, as well as forest fires that occurred in 2000. The purpose of this study was to identify disaster mitigation behavior in the community in Colo Village based on local wisdom. The research methodology uses qualitative phenomenology with five informants born and living in Colo Village. This research instrument uses interviews and observations with data analysis coding and triangulation. Based on the results of the study, it shows that disaster mitigation behavior in the form of local wisdom of the Colo Village community is alms earth, barikan, and coffee wiwit. The behavior of disaster mitigation comes from ancestors and is still preserved until now.Desa Colo merupakan desa yang terletak paling utara di Kabupaten Kudus, yang secara geografis berada di lereng Pegunungan Muria dan berbatasan langsung dengan hutan Muria dengan kontur tanah yang naik turun. Desa Colo termasuk dalam desa rawan bencana dengan riwayat bencana seperti tanah longsor di beberapa titik pada tahun 1952 dan 2022, serta kebakaran hutan yang terjadi pada tahun 2000. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi perilaku mitigasi bencana pada masyarakat di Desa Colo berdasarkan kearifan lokal. Metodologi penelitian menggunakan kualitatif fenomenologi dengan informan berjumlah lima orang yang lahir dan tinggal di Desa Colo. Instrumen penelitian ini menggunakan wawancara dan observasi dengan analisa data coding dan trianggulasi. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa perilaku mitigasi bencana dalam bentuk kearifan lokal masyarakat Desa Colo yaitu sedekah bumi, barikan, dan wiwit kopi. Perilaku mitigasi bencana tersebut berasal dari leluhur dan masih dilestarikan hingga kini

    Analisis Adverse Drug Reaction (ADR) Antidiabetes di Puskesmas X Kabupaten Wonogiri

    Get PDF
    Antidiabetic drugs are used in the long term and have the potential for side effects or Adverse Drug Reaction (ADR), but how their prevalence and probability have not been widely studied. The purpose of this study was to determine the incidence rate of ADR, especially glibenclamide, metformin and insulin in primary care and how the probability is. The type of research is an observational, descriptive non-analytic study, prospective data collection using questionnaires that have been tested for validity and reality. The number of samples used in this study was 120 respondents. The data were analyzed univariately by percentage of ADR events, and probability analysis was performed using the Naranjo algorithm. The results showed that as many as 46 (38.3%) respondents experienced ADR. The types of ADR events in the form of nausea, drowsiness, dizziness, weakness, and tremor were 32.6%, 30.4%, 17.4%, 15.2%, and 3.3%. Glibenclamide causes manifestations of tremor, weakness, nausea, drowsiness in the categories of probable, doubtful, probable, probable. The use of metformin manifestations in the form of weakness, nausea, drowsiness, and dizziness in the categories of doubtful, possible, probable, and probable. The combination of Glibenclamide and Metformin manifests in the form of weakness, nausea, drowsiness, and dizziness in the categories of possible, probable, probable, and probable. Insulin manifestations in the form of weakness in the probable category.Obat antidiabetes digunakan dalam jangka panjang dan memiliki potensi efek samping atau Adverse Drug Reaction (ADR), namun bagaimana prevalensi maupun probabilitasnya belum banyak diteliti. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui angka kejadian ADR  terutama glibenklamid, metformin dan insulin di layanan primer dan bagaimana probabilitasnya Jenis penelitian adalah studi observasional, deskriptif non analitik, pengambilan data secara prospektif menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan realibilitas. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 120 responden. Data dianalisis secara univariat dengan mempersentasekan kejadian ADR, dan analisis probabilitas dilakukan menggunakan algoritme Naranjo. Hasil penelitian menunjukan sebanyak 46 (38,3%) responden mengalami ADR. Jenis kejadian ADR berupa mual, mengantuk, pusing, lemas, dan tremor sebesar 32,6%, 30,4%, 17,4%, 15,2%, dan 3,3%. Glibenklamid menimbulkan manifestasi tremor, lemas, mual, mengantuk pada kategori probable, doubtful, probable, probable. Penggunaan metformin manifestasi berupa lemas, mual, mengantuk, dan pusing pada kategori doubtful, possible, probable, dan probable. Kombinasi Glibenklamid dan Metformin manifestasi berupa lemas, mual, mengantuk, dan pusing pada kategori possible, probable, probable, dan probable. Manifestasi Insulin berupa lemas pada kategori probable

    PENGARUH DIFFERENTIATION OF SELF TERHADAP EMOTIONAL REGULATION PADA REMAJA DI JABODETABEK

    Get PDF
    Stress is a phenomenon that is often found among adolescents. This is because the ability to regulate emotions in adolescents is still very minimal. This becomes quite concerning if emotions cannot be regulated properly because it can lead to affecting mental health such as depression to suicide. The purpose of this research is to see how the role of the dimensions of differentiation of self can contribute to the use of the Emotional Regulation strategy. This study involved respondents with the characteristics of teenagers aged 18-25 years and domiciled in Greater Jakarta. Researchers used a sampling technique in the form of purposive sampling. The results of data collection in the field were 128 respondents but after only 108 respondents were declared valid and involved in the final results of the study. The results of data analysis using the JASP program version 0.15.10, with the multiple linear regression test method. The results of the correlation analysis showed that there was only a significant correlation in Cognitive Reappraisal with the Maintaining Identity dimension. On the other hand, the Expressive Suppression strategy is significantly correlated with all dimensions of the Differentiation of Self. This study has fulfilled all the classic assumption tests and regression tests showing that only the Maintaining Identity dimension can contribute significantly positively to the use of Cognitive Reappraisal strategies. On the other hand, the dimensions of Relational Sensitivity and Emotional Distancing can significantly contribute to the use of Expressive Suppression strategies.Stres berupa fenomena yang sering ditemukan pada kalangan remaja. Hal ini dikarenakan kemampuan regulasi emosi pada remaja masih tergolong sangat minim. Hal tersebut menjadi cukup memprihatinkan jika emosi tidak dapat di regulasikan dengan baik karena dapat berujung mempengaruhi kesehatan mental seperti depresi hingga ke tindakan bunuh diri. Tujuan penelitian ini adalah melihat bagaimana peran dimensi-dimensi diferensiasi diri dapat berkontribusi terhadap pengunaan strategi regulasi emosi. Penelitian ini melibatkan responden dengan karakteristik remaja berusia 18-25 tahun dan berdomisili di Jabodetabek. Peneliti menggunakan teknik sampling berupa purposive sampling. Hasil pengambilan data pada lapangan adalah sebanyak 128 responden namun setelah hanya 108 responden yang dinyatakan valid dan terlibat didalam hasil akhir penelitian. Hasil analisis data menggunakan program JASP versi 0.15.10, dengan metode uji regresi linear berganda. Hasil analisis korelasi menunjukan hanya adanya korelasi signifikan pada Cognitive Reappraisal dengan dimensi Maintaning Identity. Pada lain pihak,  strategi Expressive Suppression berkorelasi signifikan dengan seluruh dimensi pada diferensiasi diri. Penelitian ini telah memenuhi seluruh uji asumsi klasik dan uji regresi menunjukan hanya dimensi Maintaining Identity yang dapat berkontribusi secara positif signifikan terhadap pengunaan strategi Cognitive Reappraisal. Pada lain pihak, dimensi Relational Sensitivity dan Emotional Distancing yang dapat berkontribusi signifikan penggunaan strategi Expressive Suppression

    PENGEMBANGAN SKALA BULLYING

    Get PDF
    Bulllying adalah  tindakan mengintimidasi dan memaksa seorang individu atau kelompok yang lebih lemah untuk melakukan sesuatu di luar kehendak mereka, dengan maksud untuk membahayakan fisik, mental atau emosional  melalui pelecehan dan penyerangan.  Perilaku bullying sulit dibedakan antara pelaku dan korban bullying. Penelitian ini bertujuan  menyusun skala yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi  korban dan pelaku bullying. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa MIN dan SMA sebanyak 213  siswa. Hasil pengembangan alat ukur menunjukkan bahwa skala korban bullying sesuai dengan teori terdapat 4 faktor dan sesuai dengan parameter model fit, sedangkan skala perilaku bullying belum memenuhi 4 faktor hanya terbentuk 2 faktor dan sesuai dengan parameter. &nbsp

    Knowledge Management Dosen Terhadap Kompetensi Mahasiswa Akuntansi Pada Perguruan Tinggi

    Get PDF
    Permasalahan kompetensi akuntansi dalam proses pembelajaran pasca pandemi Covid-19 saat ini masih perlu perhatian. Penelitian-penelitian yang berkaitan dengan isu kompetensi pembelajaran akuntansi dimasa pandemi Covid-19 sudah banyak diteliti. Tetapi penelitian tersebut lebih banyak melihat dari sisi motivasi belajar, pengetahuan, ketrampilan, IPK, sikap mahasiswa, minat mahasiswa dan kemampuan mahasiswa dalam beradaptasi ditengah pandemi. Pada aspek dosen sebagai tenaga pengajar belum banyak dieksplorasi. Banyak penelitian belum melihat knowledge management dosen dalam beradaptasi dengan pembelajaran online, bagaimana kemampuan konseptual, situasional, instruksional dan penguasaaan teknologi pembelajaran online. Langkah awal dari penelitian ini adalah mengumpulkan data-data yang berhubungan dengan obyek yang akan digunakan sebagai sample yaitu dosen perguruan tinggi jurusan akuntansi di DI YOGYAKARTA. Selanjutnya akan melakukan observasi dan penyebaran kuisioner sebagai sarana untuk memperoleh data yang akan diolah dan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis regresi. Hasil penelitian pemahaman TIK dosen tidak signifikan berpengaruh terhadap kompetensi mahasiswa sedangkan variabel sikap dosen dan personil KM berpengaruh signifikan terhadap kompetensi mahasiswa.The issue of accounting competency in the learning process after the Covid-19 pandemic currently still needs attention. There has been much research related to the issue of accounting learning competency during the Covid-19 pandemic. However, this research looks more at learning motivation, knowledge, skills, GPA (Grade Point Average), student attitudes, student interests and students' ability to adapt amidst the pandemic. The aspect of lecturers as teaching staff has not been explored much. Many studies have not looked at lecturers' knowledge management in adapting to online learning, how conceptual, situational, instructional abilities and mastery of online learning technology are. The initial step of this research was to collect data related to the object that would be used as a sample, namely college lecturers majoring in accounting in DI YOGYAKARTA. Next, we will carry out observations and distribute questionnaires as a means of obtaining data that will be processed and analyzed using regression analysis techniques. The results of the research on lecturers' ICT (Information and Communication Technology) understanding did not significantly influence student competency, while the lecturer attitude variables and SC (SC (Student Competency) personnel had a significant influence on student competency

    768

    full texts

    892

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Setia Budi Surakarta: USB e-journal
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇