Universitas Setia Budi Surakarta: USB e-journal
Not a member yet
892 research outputs found
Sort by
Pengendalian Kualitas Terhadap Aksesoris Kulit Menggunakan Pendekatan Statistical Quality Control (SQC) Dan Fuzzy Analytical Hierarchy Process (F-AHP)
Abekani Leather is a company engaged in the manufacture of leather accessories made from cowhide. In running its business, abekani leather uses the Make To Stock (MTS) and Make To Order (MTO) systems to meet market needs. In running its business, Abekani Leather is constrained by the number of defective products reaching an average of 5% for the period June-December 2021. The purpose of this study is to find out whether the product defect is still within the limits of the control, the factors that can affect, and suggestions for major improvements..This study uses the Statistical Quality Control (SQC) method which aims to statistically control the quality, and the Fuzzy Analytical Hierarchy Process (F-AHP) to determine the main improvement suggestions. After doing the research, the results obtained are, abekani leather accessories products are still under statistical control, which is indicated by the absence of out of control data on the U map with center line 0.0543. The cause of product defects is influenced by several factors, including Human Factors, Machine Factors, Method Factors and Material Factor. The main improvement suggestion is to hold regular meetings every month to discuss improving the quality of leather accessories products with a score of 0.7459.Abekani Leather merupakan perusahaan yang bergerak pada bidang pembuatan aksesoris kulit berbahan dasar kulit sapi. Dalam menjalankan usahanya, abekani leather menggunakan sistem Make To Stock (MTS) dan Make To Order (MTO) untuk memenuhi kebutuhan pasar. Dalam menjalankan usahanya, Abekani Leather terkendala dengan banyak nya produk defect hingga mencapai rata-rata 5% untuk periode Juni-Desember 2021. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui apakah produk defect masih dalam kendali, mengetahui sumber permasalahan, serta memberikan saran perbaikan utama. Penelitian ini menggunakan metode Statistical Quality Control (SQC) untuk mengendalikan kualitas secara statistika, dan Fuzzy Analytical Hierarchy Process (F-AHP) guna menentukan saran perbaikan utama. Setelah dilakukan penelitian, didapatkan hasil yaitu, produk aksesoris abekani leather masih dalam kendali statistik, yang ditunjukan oleh tidak adanya data yang out of control pada peta U dengan garis tengah sebesar 0,0543. Penyebab produk defect dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain, Faktor Manusia, Faktor Mesin, Faktor Metode dan Faktor Material. Saran perbaikan utama yaitu adalah mengadakan pertemuan rutin setiap bulan guna membahas peningkatan kualitas produk aksesoris kulit dengan score sebesar 0,7459
Penggunaan Analisis SWOT pada Skenario Baru Pengisian Daya untuk Kendaraan Listrik
The number of electric vehicles in Indonesia is currently increasing. One of the problems that hinder the development of electric vehicles is the long charging time. Various ways have been done to overcome the problem of long charging times, including swapping batteries, but this is still not applicable to all types of electric vehicles in Indonesia. Electric vehicle charging facilities in Indonesia are still limited, so there is a need for a good business strategy to minimize queues and uncertainty in waiting times by customers. This study discusses the business schemes of several ways of charging electric vehicles in Indonesia and examines the advantages and disadvantages of each business scheme using SWOT analysis. The strategy in the SWOT analysis focuses on increasing promotion and education to the public, increasing services and the number of charging station locations, setting competitive prices, and expanding partnerships.Jumlah kendaraan listrik di Indonesia saat ini semakin meningkat. Salah satu masalah yang menjadi penghambar perkembangan kendaraan listrik adalah waktu pengisian yang lama. Berbagai cara telah dilakukan untuk mengatasi masalah waktu pengisian yang lama, termasuk adanya baterai swapping, akan tetapi hal tersebut masih belum dapat diterapkan untuk semua jenis kendaraan listrik di Indonesia. Fasilitas pengisian kendaraan listrik di Indonesia masih terbatas, sehingga perlu adanya strategi bisnis yang baik untuk meminimalisir antrian dan ketidakpastian dalam waktu menunggu oleh pelanggan. Penelitian ini membahas skema bisnis dari beberapa cara pengisian daya kendaraan listrik di Indonesia dan mengkaji kelebihan dan kekurangan masing-masing skema bisnis menggunakan analisis SWOT. Strategi dalam analisis SWOT tersebut adalah meningkatan promosi dan edukasi kepada masyarakat, meningkatan pelayanan dan jumlah lokasi charging station, menetapkan harga yang bersaing dan memperluas kemitraan
Analisis Strategi Pengembangan Usaha The Blangkon Village Kabupaten Klaten
Rapid economic growth requires an industry to be able to identify capabilities to maintain and develop its business. The Blangkon Village is a business that has been producing blangkon crafts since 2019. The products produced by The Blangkon Village are the Solo model blangkon and the Yogyakarta model blangkon. Currently, the phenomenon of wearing blangkon is increasing, for example, several regional governments have a policy that government employees are required to wear regional clothing according to predetermined dates. This will affect the volume of demand for complementary traditional clothing, one of which is the blangkon. This kind of phenomenon is one of the reasons why blangkon entrepreneurs continue to increase. Moreover, the development of social media offers many blangkon products with various qualities and prices. Therefore, to face market competition, The Blangkon Village is required to always be ready to face existing competition with the right strategy. The purpose of this research is to formulate appropriate strategies for business development at The Blangon Village. This research uses a combination of the AHP and SWOT methods. The results of this research show that The Blangkon Village is in quadrant I position so that the appropriate development strategy is the SO strategy. SO strategies that can be used include increasing the quality and quantity of production, always innovating products by paying attention to product quality, expanding marketing areas using access to information such as social media and actively participating in exhibitions, and maintaining consumer trust by improving product quality.Pertumbuhan ekonomi yang berkembang sangat pesat menuntut suatu industri untuk dapat mengidentifikasi kemampuan dalam mempertahankan dan mengembangkan usahanya. The Blangkon Village merupakan usaha yang memproduki kerajinan blangkon dari tahun 2019. Produk yang dihasilkan oleh The Blangkon Village yaitu blangkon model Solo dan blangkon model Yogyakarta. Saat ini fenomena penggunaan blangkon semakin meningkat, contohnya yaitu beberapa Pemerintah Daerah mempunyai kebijakan bahwa pegawai pemerintahan diwajibkan memakai pakaian daerah sesuai dengan tanggal yang telah ditetapkan. Hal tersebut akan mempengaruhi volume permintaan pelengkap busana adat, salah satunya yaitu blangkon. Fenomena seperti ini menjadi salah satu yang menyebabkan pengusaha blangkon terus meningkat. Terlebih lagi perkembangan media sosial yang banyak menawarkan produk blangkon dengan kualitas dan harga yang beragam. Maka dari itu untuk menghadapi persaingan pasar, The Blangkon Village dituntut harus selalu siap untuk mengahadapi persaingan yang ada dengan strategi yang tepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk merumuskan strategi yang tepat dalam pengembangan usaha The Blangon Village. Penelitian ini menggunakan kombinasi metode AHP dan SWOT. Hasil penelitian ini diketahui bahwa The Blangkon Village berada pada posisi kuadran I sehingga strategi pengembangan yang tepat yaitu strategi SO. Strategi SO yang dapat digunakan meliputi peningkatan kualitas dan kuantitas produksi, selalu melakukan inovasi produk dengan memperhatikan kualitas produk, memperluas daerah pemasaran menggunakan akses informasi seperti media sosial dan aktif mengikuti pameran, dan mempertahankan kepercayaan konsumen dengan meningkatkan kualitas produk
Membangun Keunggulan Kompetitif Tahu Aci Produk Asli Tegal Melalui Diferensiasi Produk, Kemasan Dan Harga
Aci tofu is a typical tofu food from Tegal and is currently threatened with competition because many foreign products enter Tegal with unique products, traditional packaging and product prices that must compete with other products. The aim of this research is to analyze the influence of product differentiation, packaging and price on the competitive advantage of aci tofu products. This type of research is quantitative research. The population of this research is Aci tofu consumers in Tegal. The sampling technique is nonprobability sampling with the Accidental Sampling method. And the sample used was 100 respondents. The results of the product differentiation t test obtained a value of tcount > ttable or 5.160 > 1.985 and a sig value. 0.000 < 0.05 means that H1 is accepted, so there is a positive influence of product differentiation on competitive advantage. The packaging variable obtained a value of tcount > ttable, namely 4.136 > 1.985 and a sig value. 0.009 < 0.05 means that H2 is accepted, so there is a positive influence of packaging perception on competitive advantage. The price variable obtained is tcount > ttable or 2.210 > 1.985 and the sig value. 0.034 < 0.05, meaning that H3 is accepted, it is concluded that price has a positive effect on competitive advantage. The F test results obtained Fcount > Ftable 18.454 > 2.466, so H4 is accepted. So, the hypothesis that there is an influence of product differentiation, packaging, and price perception on the competitive advantage of Tahu Aci products is accepted.Tahu aci adalah tahu olahan khas dari Tegal dan saat ini terancam dalam bersaing karena banyaknya produk luar yang masuk ke Tegal dengan produknya yang unik, kemasan tradisional dan harga produk harus bersaing produk lain. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa pengaruh diferensiasi produk, kemasan dan harga terhadap keunggulan kompetitif produk tahu aci. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi penelitian ini yaitu konsumen tahu Aci di Tegal. Teknik pengambilan sampling adalah non probability sampling dengan metode accidental sampling. Dan sampel yang digunakan adalah 100 responden.Hasil uji t diferensiasi produk diperoleh nilai thitung > ttabel atau 5,160 > 1,985 dan nilai sig. 0,000 < 0,05 artinya H1 diterima maka terdapat pengaruh positif diferensiasi produk terhadap keunggulan kompetitif. Variable kemasan diperoleh nilai thitung > ttabel yaitu 4,136 > 1,985 dan nilai sig. 0,009 < 0,05 artinya H2 diterima maka terdapat pengaruh positif persepsi kemasan terhadap keunggulan kompetitif. Variable harga diperoleh thitung > ttabel atau 2,210 > 1,985 dan nilai sig. 0,034 < 0,05, artinya H3 diterima maka disimpulkan harga berpengaruh positif terhadap keunggulan kompetitif. Hasil uji F diperoleh Fhitung >Ftabel 18,454 > 2,466 maka H4 diterima. Jadi, hipotesis adanya pengaruh diferensiasi produk, kemasan, dan persepsi harga terhadap keunggulan kompetitif produk Tahu Aci diterima
MOTIVASI AKADEMIK DAN LINGKUNGAN PEMBELAJARAN DARING SEBAGAI PREDIKTOR PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA
Online learning, carried out during the Covid-19 pandemic, forced students to study from home, causing complaints of a lack of enthusiasm for learning. The online learning environment as a new learning environment for students is different from the learning environment in class when offline. This study examines the effect of academic motivation and the online learning environment on student academic achievement. This study used a quantitative approach involving 218 students from private tertiary institutions who were caught using the accidental sampling technique. Data collection was carried out using two scales which were circulated online in the form of a Google form. Respondents were also asked to include results of academic achievement. The data obtained were analyzed using multiple linear regression analysis techniques. The study results show that academic motivation and the online learning environment can simultaneously predict student academic achievement. Separately, only academic motivation influences student academic achievement. This research implies that growing and maintaining student academic motivation can help students deal with different learning situations to achieve their academic achievement.Pembelajaran daring yanng dilakukan di masa pandemi Covid-19 memaksa mahasiswa utnuk belajar dari rumah memunculkan keluhan kurang semangat dalam belajar. Lingkkungan belajar daring sebagai lingkungan belajar yang baru bagi mahasiswa berbeda kondisinya dengan ligkungan belajar di kelas ketika luring. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh motivasi akademik dan lingkungan pembelajaran daring terhadap prestasi akademik mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang melibatkan 218 mahasiswa Perguruan Tinggi Swasta, yang terjaring dengan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan dua skala yang diedarkan secara daring dalam bentuk Google form. Responden juga diminta menyertakan hasil prestasi akademik. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi akademik dan lingkungan pembelajaran daring secara simultan dapat menjadi prediktor prestasi akademik mahasiswa. Secara terpisah, hanya motivasi akademik yang berpengaruh terhadap prestasi akademik mahasiswa. Implikasi dari penelitian ini adalah menumbuhkan dan menjaga motivasi akademik mahasiswa dapat membantu mahasiswa untuk menghadapi situasi belajar yang berbeda sehingga dapat meraih prestasi akademik
Pengaruh Kompensasi, Motivasi Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Pada Wilwatikta Santosa Karanganyar
The purpose of this study was to determine the effect of compensation, motivation and work environment on employee job satisfaction at Wilwatikta Santosa Karanganyar either partially or simultaneously. This research is a quantitative case study. Secondary data is obtained from records or documents. The sample in this study was 39 respondents. The technique used is the census technique while the analysis technique used is multiple linear regression analysis, f test, t test, and coefficient of determination test. The results of this study indicate that partially compensation, motivation and work environment have a significant effect on job satisfaction. These three variables have a significant effect on job satisfaction simultaneously.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kompensasi, motivasi dan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja karyawan di Wilwatikta Santosa Karanganyar baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini merupakan studi kasus kuantitatif. Data sekunder diperoleh dari catatan atau dokumen. Sampel dalam penelitian ini adalah 39 responden. Teknik yang digunakan adalah teknik sensus sedangkan teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda, uji f, uji t, dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial kompensasi, motivasi dan lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja. Ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja secara simultan
Mekanisme Monitoring, Bonding Dan Ukuran Perusahaan Pada Kinerja Perusahaan
This research aims to examine the influence of bonding and monitoring mechanisms, as well as firm size, on firm performance across various industries listed on the Indonesia Stock Exchange. The study population consists of 45 companies from diverse industries. The research sample was obtained using purposive sampling, resulting in a sample of 14 companies. The findings of the study indicate that institutional ownership and debt have a significant positive effect on firm financial performance. However, firm size does not have a significant negative impact on firm performance. In this context, bonding and monitoring mechanisms, as well as institutional ownership and debt levels, play a crucial role in enhancing the financial performance of companies in the Indonesian Stock Exchange. These findings provide insights for managers and stakeholders to consider appropriate ownership strategies and debt structures to improve firm performance. Furthermore, firm size is not considered a critical factor influencing firm performance in the context of this research.Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh mekanisme bonding dan monitoring, serta ukuran perusahaan terhadap kinerja perusahaan dalam berbagai industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Populasi studi ini terdiri dari 45 perusahaan dalam berbagai industri. Sampel penelitian diambil menggunakan metode purposive sampling, sehingga terdapat 14 perusahaan dalam sampel tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan institusional dan hutang memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan. Namun, ukuran perusahaan tidak memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap kinerja perusahaan. Dalam konteks ini, mekanisme bonding dan monitoring serta faktor kepemilikan institusional dan tingkat hutang perusahaan memiliki peran penting dalam meningkatkan kinerja keuangan perusahaan di Bursa Efek Indonesia. Penemuan ini memberikan wawasan bagi manajer dan pemangku kepentingan untuk mempertimbangkan strategi kepemilikan dan struktur hutang yang tepat dalam upaya meningkatkan kinerja perusahaan. Selain itu, ukuran perusahaan tidak dianggap sebagai faktor kritis yang mempengaruhi kinerja perusahaan dalam konteks penelitian ini
Keputusan Pembelian Kosmetik Halal Ditinjau Dari Brand Image, Harga, Performance SPG Dan Kualitas Produk
Fluctuations in consumer decisions in buying halal cosmetics (especially Wardah) are interesting because there are many factors that influence this decision. This study uses four independent variables (Brand Image, Price, SPG Performance, and Product Quality) which are thought to influence consumer decisions in buying Wardah cosmetics. The research method used in this study is a quantitative method with a questionnaire. The population in this study were consumers who had purchased wardah cosmetic products with a non-probability sampling technique using purposive sampling. The sample criteria used in this study are consumers who live in Surakarta and have purchased Wardah cosmetic products. The results showed that Brand Image, SPG Performance, and Product Quality proved to have a significant positive effect on Wardah's cosmetic purchasing decisions. However, the price variable has no effect on the decision to purchase Wardah cosmetics.Fluktuasi keputusan konsumen dalam membeli kosmetik halal (khususnya Wardah) menjadi hal yang menarik karena banyak faktor yang mempengaruhi keputusan tersebut. Penelitian ini menggunakan empat variabel independen (Brand Image, Harga, Performance SPG, dan Kualitas Produk) yang diduga dapat mempengaruhi keputusan konsumen dalam membeli kosmetik Wardah. Metoda penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif dengan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang pernah membeli produk kosmetik wardah dengan teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling melalui purposive sampling. Adapun kriteria sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu konsumen yang berdomisili di Kota Surakarta dan pernah membeli produk kosmetik Wardah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Brand Image, Performance SPG, dan Kualitas Produk terbukti berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan pembelian kosmetik Wardah. Namun variabel harga tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian kosmetik Wardah
Implementasi Sistem One Piece Flow untuk Mengurangi Lead Time Produksi pada Industri Garmen
Garment industry often faces many problems such as low productivity, long lead time production, high product rework and rejection, improper line balancing, and inflexible style running changeover. The aim of this research is to implement one of the lean concept tools namely one piece flow. This study focuses on Sewing Department of Man Shirt Unit in a Garment Company in Central Java, Indonesia. The study of this paper includes the description of garment manufacturing process flow and comparison between the batch production system and one-piece flow system. The performance criteria used in this study is the total processing time, the basic pitch time, the production targets and the throughput time. The time study is used as the measurement method to determine the cycle time and throughput. From the analysis, one piece flow system performs better in term of total processing time, the basic pitch time and the throughput time and the target achievement than batch production system. The total processing time and pitch time reduced by 6.42 % and 0.385% respectively. The daily target quantity increased by 8.609% and tThe troughput time of 1 piece of good garment in assembly line reduced from 3.35 hour to 0.915 hour.Industri garmen sering menghadapi masalah seperti produktivitas yang rendah, waktu produksi yang lama, rework dan rejection produk yang tinggi, line balancing yang tidak tepat, dan pergantian style produk yang tidak fleksibel. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan salah satu konsep lean yaitu one piece flow. Studi ini berfokus pada departemen menjahit produksi kemeja pria di sebuah Perusahaan Garmen di Jawa Tengah, Indonesia. Kajian makalah ini meliputi deskripsi alur proses pembuatan garmen dan perbandingan antara sistem produksi batch flow dan sistem one-piece flow. Kriteria kinerja yang digunakan dalam penelitian ini adalah total processing time, basic pitch time, target produksi dan throughput time. Studi waktu digunakan sebagai metode pengukuran untuk menentukan waktu siklus dan throughput. Dari hasil analisis, sistem one piece flow memiliki kinerja yang lebih baik dalam hal total processing time, basic pitch time dan throughput time serta pencapaian target dibandingkan sistem produksi batch flow. Total waktu pemrosesan dan waktu pitch berkurang masing-masing sebesar 6,42 % dan 0,385%. Kuantitas target harian meningkat sebesar 8,609% dan waktu troughput dari 1 pcs di lini perakitan berkurang dari 3,35 jam menjadi 0,915 jam
Analisis Farmakokinetik dan Toksisitas pada Bunga Telang (Clitoria Ternatea): In Silico Study
This study explores the pharmacokinetic and toxicity aspects of Clitoria ternatea, which is well-known in traditional medicine for its promising pharmacological potential. Using computational methods, research seeks to unravel the interaction of active compounds in the human body, predicting not only pharmacokinetic properties but also exploring the correlation between chemical structure and parameters such as lipophilicity and P-glycoprotein substrate status, which improves our understanding of the compound's behaviour. The urgency of this research stems from the need for a safe source of therapeutics. Through in-depth in silico toxicity assessments, potential side effects of compounds are carefully identified, ensuring a comprehensive safety evaluation. This important step lays the foundation for responsible pharmacological development. This research introduces a new perspective on exploring traditional medicinal plants, emphasising the importance of safe therapeutic alternatives. The ultimate goal is to establish a solid foundation to further develop C. ternatea as a valuable resource for pharmacological applications and advance natural medicine. The results revealed many compounds with significant pharmacological potential, which show promise for future natural medicine applications. However, the imperative for additional research and experimental validation underscores our commitment to understanding the pharmacological and toxicological aspects of these compounds.Penelitian ini mengeksplorasi aspek farmakokinetik dan toksisitas dari Clitoria ternatea, yang terkenal dalam pengobatan tradisional karena potensi farmakologisnya yang menjanjikan. Dengan menggunakan metode komputasi, penelitian ini berupaya mengungkap interaksi senyawa aktif dalam tubuh manusia, melibatkan prediksi tidak hanya sifat farmakokinetik tetapi juga mengeksplorasi korelasi antara struktur kimia dan parameter seperti lipofilisitas dan status substrat P-glikoprotein. Urgensi penelitian ini berasal dari kebutuhan akan sumber terapi yang aman. Melalui penilaian toksisitas in silico yang mendalam, potensi efek samping dari senyawa diidentifikasi dengan cermat, untuk memastikan evaluasi keamanan yang komprehensif.. Penelitian ini memperkenalkan perspektif baru dalam mengeksplorasi tanaman obat tradisional, dengan menekankan pentingnya alternatif terapi yang aman. Tujuan utamanya adalah untuk membangun fondasi yang kuat untuk mengembangkan C. ternatea lebih lanjut sebagai sumber daya yang berharga untuk aplikasi farmakologis dan memajukan pengobatan alami. Hasil penelitian mengungkapkan banyak senyawa dengan potensi farmakologis yang signifikan, yang menunjukkan harapan untuk aplikasi pengobatan alami di masa depan. Namun, keharusan untuk penelitian tambahan dan validasi eksperimental menggarisbawahi komitmen kami untuk memahami aspek farmakologis dan toksikologis dari senyawa ini