Universitas Sebelas Maret Surakarta, Fakultas Pertanian UNS: Journal Systems
Not a member yet
    730 research outputs found

    Karakterisasi Fisik Dan Kimia Ubi Jalar Ungu (Ipomoea Batatas L) Varietas Biang Untuk Mendukung Penyediaan Bahan Baku Tepung Ubi Jalar Ungu

    Get PDF
    Salah satu sumber karbohidrat lainnya adalah jenis umbi-umbian seperti ubi jalar (Ipomoea batatas L). Dua varietas ubi jalar ungu dari Jepang yang biasa digunakan yaitu Ayamurasaki dan Yamagawa Murasaki. Seiring dengan berkembangnya teknologi, varietas ubi jalar di Indonesia semakin berkembang. Ubi jalar varietas Biang merupakan salah satu ubi jalar hasil pemuliaan tanaman di Universitas Padjajaran yang sudah memiliki sertifikat hak PVT (Perlindungan Varietas Tanaman). Dewasa ini ubi jalar ungu telah dimanfaatkan sebagai tepung yang menjadi produk antara atau bahan baku produk olahan. Namun, adanya varietas ubi jalar ungu yang baru ini sering menimbulkan ketidakstabilan dalam proses produksi. Sebelum melakukan penelitian pembuatan tepung ubi ungu terlebih dahulu perlu diteliti karakteristik varietas ubi jalar varietas Biang. Tujuan penelitian ialah mendapatkan karakteristik ubi jalar Biang yang mendukung sebagai bahan baku tepung ubi jalar ungu. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif. Hasil yag diperoleh yaitu varietas Biang merupakan ubi jalar yang cocok sebagai bahan baku tepung dengan kadar air 64,67%, kadar pati 66,0%, dan kadar antosianin 97,18%

    ANALISIS KEPUASAN PETANI PADI (ORYZA SATIVA L) TERHADAP PENGGUNAAN MESIN PANEN (COMBINE HARVESTER) DI KABUPATEN KLATEN, (STUDI KASUS DESA JIMBUNG, KECAMATAN KALIKOTES)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui faktor yang dipertimbangkan danvariabel yang dominan oleh petani, tingkat kesesuaian antara tingkat kepentingan atributatributpelayanan dengan tingkat kinerja serta tingkat kepuasan petani terhadap pelayanandalam pengambilan keputusan penggunaan jasa mesin panen padi kecil (mini combineharvester). Metode dasar penelitian ini adalah deskriptif analitik. Metode penentuan lokasipenelitian dilakukan secara purposive dan metode penentuan sampel dilakukan denganmetode sensus dengan jumlah 71 responden. Sumber data yaitu data primer dan datasekunder. Analisis data yang digunakan adalah analisis faktor, Importance PerformanceAnalysis (IPA), dan Customer Satisfaction Index (CSI). Hasil penelitian menunjukkan analisisfaktor tingkat kepentingan yang dipertimbangkan adalah faktor kualias produk (eigenvalue8,287) dan variabel yang paling dominan oleh petani adalah variabel kinerja mesin (factorloading 0,954). Analisis faktor tingkat kinerja yang dipertimbangkan adalah faktor kualitaspelayanan (eigenvalue 6,952) dan variabel yang paling dominan adalah variabel kehandalanoperator (factor loading 0,872). Importance Performance Analysis (IPA) sebesar 100,48 %dapat dikatakan kinerja atribut tersebut telah melebihi dengan harapan petani. CustomerSatisfaction Index (CSI) sebesar 78,8 % yang artinya bahwa petani pengguna jasa mesinpanen padi kecil (mini combine harvester) di Desa Jimbung, Kecamatan Kalikotes merasapuas atas kinerja mesin maupun UPJA (Unit Pelayanan Jasa Alsintan) “Agawe Santoso

    RESPON BEBERAPA JENIS TANAMAN PALAWIJA TERHADAP APLIKASI MIKORIZA

    Get PDF
    Kajian ini bertujuan untuk mengetahui respon tanaman palawija yang menjadi target peningkatan produksi nasional, yaitu jagung dan kedelai, baik respon produktivitas maupun ketahanan terhadap serangan organisme pengganggu tumbuhan (OPT). Kajian dilaksanakan di Desa Salamsari, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung pada bulan Juni – September 2014. Aplikasi Mikoriza diberikan bersamaan dengan tanam. Percobaan dilaksanakan di lahan sawah dengan 3 blok sebagai ulangan. Masing-masing diambil 30 unit sampel untuk diamati setiap minggu sebanyak 12 kali pengamatan. Hasil kajian menunjukkan bahwa mikoriza berpengaruh signifikan terhadap tinggi tanaman kedelai, berat brangkasan atas jagung dan kedelai, berat brangkasan bawah kedelai dan berat total polong kedelai. Perlakuan mikoriza meningkatkan produksi tanaman sebanyak 20,87% pada t jagung, dan sebanyak 0,8% pada kedelai. Selain itu Mikoriza mampu memberikan ketahanan terhadap serangan hama penyakit. Tanaman yang mendapat aplikasi mikoriza dapat mentolerir serangan OPT yang diindikasikan dari produktivitas yang lebih tinggi meskipun intensitas serangan OPT relatif lebih tinggi

    Pemberdayaan Gapoktan Berkah Melalui Program Desa Mandiri Benih

    Get PDF
    Pemerintah sejak tahun 2015 telah mencanangkan program Desa Mandiri Benih (DMB). dengan harapan petani tak lagi kesulitan mendapatkan benih unggul dan bermutu. Ujung-ujungnya, ketersediaan benih unggul tersebut akan mendongkrak produksi padi nasional dan terwujudnya swasembada beras. Pengembangan Desa Mandiri Benih juga men­jadi sebuah asa bagi petani untuk men­dapatkan benih unggul dan tepat waktu. Selama ini, petani kerap mengeluhkan bantuan benih dari pemerintah datangnya molor alias terlambat, setelah musim tanam lewat. Pemerintah melalui program 1000 desa mandiri benih berusaha untuk mendekatkan produsen benih dengan petani. Di lokasi desa mandiri benih ini Gapoktan/petani dibina untuk bisa menjadi produsen benih. Selain itu juga dilengkapi sarana dan prasarana untuk bisa membuat benih sendiri  Guna mengembangkan produksi benih di Jateng  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng memberdayakan penangkar benih dan mendukung program 1.000 Desa Mandiri  Benih di tanah air. Pada tahun 2015, di Jawa tengah jumlah desa yang dilibatkan dalam program ini mencapai 55 desa.Salah satu lokasi desa mandiri benih di Jawa Tengah adalah Gapoktan Berkah di Desa Bendungan, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali.  Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2017. Pemilihan lokasi dilakukan secara sengaja/purposive yaitu di Desa Bendungan, Simo, Boyolali yang merupakan lokasi Desa Mandiri Benih. Data yang diambil meliputi sarana dan prasarana yang dimiliki oleh Gapoktan Berkah, benih yang diproduksi oleh Gapoktan Berkah dan analisa usahatani. Pengambilan data melalui wawancara dengan pimpinan Gapoktan Berkah dan observasi langsung di lapangan. Data yang diperoleh dianalisa secara diskriptif. Program Desa Mandiri Benih menjadikan Gapoktan Berkah menjadi Produsen Benih tanaman pangan yang bersertifikat. Hasil produksi benih PB Gapoktan Berkah digunakan oleh petani sekitar dan sisanya dijual kepada pengecer/ produsen benih

    Pengaruh Karakteristik Inovasi terhadap Perubahan Perilaku Petani Padi Organik di Kabupaten Boyolali

    Get PDF
    Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2016 sampai dengan Februari 2016 di Kabupaten Boyolali. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan tipe explanatory research. Penetapan lokasi terebut dengan pertimbangan bahwa Kabupaten Boyolali merupakan kabupaten yang telah membudidayakan padi organik sejak tahun 2009 hingga sekarang dan telah berhasil melakukan ekspor ke Belgia dan Jerman pada tahun 2013. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Path Analysis dengan sampel sebanyak 86 orang yang merupakan penduduk di Kecamatan yang memiliki lahan padi organik paling luas yaitu Kecamatan Sambi, Mojosongo dan Andong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik inovasi berpengaruh langsung secara signifikan terhadap perubahan perilaku petani dengan nilai probabilitas t hitung (Sign) sebesar 0,025 lebih kecil dari α yang ditetapkan sebesar 0,05. Karakteristk inovasi yang berupa keuntungan relatif, kompatibilitas, kompleksitas, triabilitas dan observabilitas berpengaruh nyata terhadap perubahan perilaku petani padi organik. Kata Kunci : Karakteristik Inovasi, Padi Organik, Perilak

    Efektivitas Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM Penyuluh Mendukung Pembangunan Jawa Tengah

    Get PDF
    Penyuluh merupakan agen of change yaitu berperan dalam perubahan pengetahuan dan perilaku petani dalam berusahan tani, melalui penyuluhan. Peningkatan kompetensi penyuluh merupakan langkah mewujudkan profesionalisme penyuluh mendukung pembangunan pertanian salah satunya melalui metode pelatihan. Harapan dari pelaksanaan pelatihan adalah meningkatkan pengetahuan, sikap dan ketrampilan para penyuluh dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya sehingga dapat mengembangkannya di wilayah binaannya tentunya akan berdampak pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani dan masyarakat. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk menganalisa tingkat efektivitas penyelenggaraan pelatihan “capacity building” bagi penyuluh pertanian tahun 2017. Hasil pengkajian ini diharapkan dapat bermanfaat untuk pengambil kebijakan berkaitan dengan penyelenggaraan pelatihan bagi penyuluh pertanian tahun anggaran selanjutnya sehingga penyelenggaraan penyuluhan dapat mendukung pencapaian target pembangunan di Jawa Tengah.Metode pengkajian adalah deskriptif untuk menggambarkan pelaksanaan pelatihan serta karakateristik responden, sedangkan untuk menganalisis tingkat efektivitas pelatihan dengan menggunakan uji wilxocon (uji tanda). Populasi adalah penyuluh pertanian PNS dan THL TBPP Provinsi Jawa Tengah. Sampel adalah peserta pelatihan “capacity building” bagi penyuluh pertanian yang dilaksanakan oleh Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah tahun anggaran 2017 sejumlah 180 orang. Waktu pelaksanaan pelatihan Maret – November 2017 dengan materi kewirausahaan, peningkatan kinerja, motivasi petugas dan teknik komunikasi efektif, monitoring evaluasi pelaporan (Data base dan administrasi) serta praktek motivasi dan manajemen organisasi melalui game dan motivasi dengan trainer dari team OASE Semarang.Karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin 74% laki-laki, 66% THL TBPP lebih banyak dibandingkan peserta PP PNS, tingkat pendidikan 61 % adalah sarjana,  81% peserta telah bekerja selama 6 – 15 tahun. Karakteristik peserta pelatihan akan mempengaruhi pemahaman dan penyelesaian masalah yang dihadapi.Hasil evaluasi tingkat peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah pelatihan diketahui bahwa jawaban post test lebih kecil dari jawaban pre test (negatif rank) sebanyak 36 orang, positive rank yaitu jawaban post test lebih banyak dari jawaban post test 121 orang dan 23 orang jawaban benar saat pre test sama dengan jawaban post test (ties). Tingkat singnifikasi dengan  t tabel, yaitu 0,00 < 0,05. Hal ini berarti bahwa terdapat peningkatan pengetahuan peserta sebelum dan sesudah mengikuti pelatihan. Metode yang digunakan dalam pelatihan capacity building ini meliputi ceramah, diskusi dan praktek. Metode ini cukup efektif guna meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan penyuluh berkaitan dengan dunia pertanian. Pelatihan capacity building telah dilaksanakan dengan baik, sesuai dengan perencanaan. Saran yang dapat disampaikan adalah dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terhadap peningkatan kapasitas SDM Penyuluh sangat diperlukan salah satunya melalui pelatihan

    Pelaksanaan Asuransi Usaha Tani Padi dalam Meningkatkan Ketahan Pangan di Kota Padang

    Get PDF
    Sektor pertanian, khususnya subsektor tanaman pangan sangat rentan terhadap resiko kegagalan panen. Resiko tersebut dapat datang dari faktor usaha tani  maupun faktor diluar kendali usaha tani. Untuk mengatasi resiko kegagalan tersebut, pemerintah telah melaksanakan program asuransi pertanian, diantaranya Asuransi Usahatani Padi, termasuk di Sumatera Barat. Tujuan penelitian ini adalah: 1). menggambarkan dan mengevaluasi pelaksanaan Asuransi usaha tani padi (AUTP) di Kota Padang, 2). mengidentifikasi kesiapan masyarakat tani tentang keberadaan dari asuransi pertanian di Kota Padang, dan 3). mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kesadaran petani terhadap asuransi pertanian di Kota Padang. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan AUTP di Kota Padang baru efektif berjalan selama 2 tahun, realisasi lahan sawah yang diasuransikan masih dibawah target yang ditentukan. Pelaksanaan AUTP masih dalam bentuk pendekatan program, keikutsertaan petani cendrung dipaksakan. Pengetahuan petani tentang asuransi dan AUTP sudah cukup baik, namun kesadaran petani untuk ikut AUTP masih rendah, sekitar 20 % petani yang ikut AUTP.  Faktor yang mempengaruhi kesadaran petani untuk ikut AUTP  adalah posisi petani dalam organisasi petani.  Sedangkan kerusakan yang dialami petani tidak mempengaruhi kesadarain petani untuk ikut program AUT

    Kadar Flavonoid Total Tanaman Iler (Plectranthus scutellayoides) dari Berbagai Daerah

    Get PDF
    Eksplorasi adalah kegiatan pelacakan, penjelajahan, mencari dan mengumpulkan jenis-jenis sumberdaya genetik tertentu (tumbuhan obat) untuk dimanfaatkan dan mengamankannya dari kepunahan. Khasiat tanaman obat erat hubungannya dengan kandungan senyawa aktif yang sangat dipengaruhi faktor genetik, lingkungan dan kultur teknis. Tanaman iler (Plectranthus scutellayoides) bermanfaat sebagai obat wasir, bisul, demam nifas, radang telinga dan haid tidak teratur. Kandungan kimia daun  iler yaitu saponin, flavonoid, polifenol dan minyak atsiri. Tanaman iler di tanah air banyak macam varietas dan jenisnya. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian dalam rangka mencari tanaman iler yang ada berpotensi untuk digunakan sebagai tetua dalam program pemuliaan untuk menghasilkan varietas unggul yang mempunyai kandungan senyawa bioaktif yang tinggi. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan satu faktor perlakuan yaitu daerah asal pengambilan tanaman iler yaitu Jawa Tengah (Tawangmangu), Jawa Barat (Citereup), Jawa Timur (Malang), Sumatra Barat (Medan) dan Irian Jaya (Jayapura). Hasil penelitian menunjukkan tanaman iler dari  daerah Jawa barat (Citereup) diperoleh rata-rata kadar flavonoid total tertinggi yaitu 0,37 %). Hasil eksplorasi tanaman iler didapatkan 10 (sepuluh) jenis tanaman

    Tingkat Kesukaan Konsumen Terhadap Varietas Unggul Baru Jeruk Keprok Topazindo Agrihorti (Citrus reticulata. Blanco)

    Get PDF
    Indonesia memiliki banyak jenis jeruk lokal komersial yang adaptif dan berproduksi tinggi, baik dari jenis jeruk siam, keprok dan pamelo, namun belum banyak yang memiliki karakter buah yang diinginkan oleh konsumen, baik dari segi rasa, ukuran buah, warna buah dan jumlah biji. Penelitian mengenai persepsi konsumen terhadap atribut-atribut produk buah jeruk juga menunjukkan bahwa beberapa atribut buah jeruk lokal masih kalah bersaing dibandingkan dengan jeruk impor. Oleh karena itu, adanya varietas unggul baru jeruk hasil seleksi aksesi sumber daya genetik yang dapat bersaing dengan buah impor dan diminati oleh konsumen adalah salah satu upaya untuk substitusi jeruk impor. Seperti halnya jeruk keprok Topazindo Agrihorti yang merupakan calon varietas unggul baru jeruk yang mempunyai keunggulan karakteristik tertentu. Sebanyak 31 responden konsumen telah berpartisipasi sebagai panelis dalam penelitian ini. Hasil studi menunjukkan bahwa panelis menilai cukup tinggi pada karakter jumlah biji (6,58), rasa buah (6,42), ukuran buah (6,39) dan warna kulit (6,26) yang menunjukkan suka terhadap atribut tersebut. Namun, kemudahan kulit untuk dikupas dinilai sangat rendah (3,71), yang menunjukkan bahwa panelis agak tidak suka pada atribut tersebut, karena kulit buah jeruk Topazindo Agrihorti memang sulit untuk dikupas. Berdasarkan studi ini maka buah jeruk Topazindo Agrihorti sangat potensial untuk memenuhi variasi kebutuhan buah jeruk dalam negeri dan dapat dikonsumsi secara segar sebagai buah potong/iris

    Pengaruh Aplikasi Hara Mikro Fe Terhadap Analisis Pertumbuhan Tomat

    Get PDF
    Pertumbuhan yang optimal perlu didukung pemupukan hara makro dan mikro yang seimbang. Kekurangan salah satu hara dapat mengakibatkan pertumbuhan tanaman terhambat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis laju asimilasi bersih, rasio akar tajuk, rasio luas daun, dan laju pertumbuhan tanaman pada tanaman tomat pada konsentrasi yang berbeda. Perlakuan yang diberikan yaitu dengan aplikasi FeCl3 dan FeSO4 melalui daun. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada interaksi yang nyata antara jenis Fe dan konsentrasi yang diaplikasikan terhadap analisis pertumbuhan tanaman tomat. Laju asimilasi bersih terbaik terdapat pada aplikasi FeCl3 dengan konsentrasi 75 ppm. Rasio luas daun tertinggi pada aplikasi FeCl3 dengan konsentrasi 25 ppm. Laju pertumbuhan tanaman terbaik pada aplikasi FeSO4 dengan konsentrasi 100 ppm. Rasio akar tajuk terbaik pada FeCl3 dengan konsentrasi 75 ppm

    644

    full texts

    730

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Sebelas Maret Surakarta, Fakultas Pertanian UNS: Journal Systems
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇