EJournal Universitas Kanjuruhan Malang
Not a member yet
    4061 research outputs found

    Analsis Kebijakan Dividen dan Kinerja Keuangan Terhadap Nilai Perusahan

    Get PDF
    Abstract The purpose of this study is to determine the effect of dividend policy, liquidity, leverage and profitability on company value in food and beverage companies listed on the Indonesia Stock Exchange simultaneously and partially. Research conducted based on quantitative methods. The determination of this research sample used the purposive sampling method so that research samples were obtained as many as 17 food and beverage companies listed on the Indonesia Stock Exchange. This research data uses the financial statements of manufacturing companies for the 2020-2022 period. The data analysis method used is multiple linear regression. The results proved that simultaneously dividend policy, liquidity, leverage and profitability had a significant effect on the value of the company. The partial results prove that dividend policy has a significant effect on the value of the company, liquidity has a significant effect on the value of the company, leverage has a significant effect on the value of the company and profitability has a significant effect on the value of the company. This result proves that good company value is supported by an increase in dividend policy value, liquidity, leverage and profitability.   Keywords – Dividend Policy, Leverage, Liquidity, Profitability, Company Valu

    PENERAPAN USER INTERFACE DAN USER EXPERIENCE PADA SIPETAN (SISTEM PEMETAAN TANAH PERTANIAN) KABUPATEN MALANG

    Get PDF
    Urek-Urek Village with all its community diversity requires overlapping in terms of economic equality, especially in terms of fertilizer subsidies. The problem is caused by inaccurate land data so that the asset data used as the basis for distributing subsidies affects the amount of subsidies received which does not match field conditions. The implementation of subsidy management so far has been based on conventional techniques so that a capable system is needed to accommodate the problems. This study uses a user-centered design approach as the basis for designing the Land Mapping Information System (SIPETAN) application design. This study will concentrate on two main problems: the SIPETAN user interface design process and the analysis of SIPETAN users in providing agricultural information to farmers in Urek-Urek Village. This study shows practical applications that can be used for the land data collection process and to help the Urek-Urek Village organization manage it

    HUBUNGAN TUJUAN MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS) DAN MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI SMPN 3 TALIWANG KABUPATEN SUMBAWA BARAT

    No full text
    This study aims to analyze the relationship between the objectives of social science subjects (IPS) and Civic Education subjects (PKN) at SMPN 3 Taliwang. This research is a Qualitative Field Study Research. Data collection uses interview, observation, and documentation techniques. The data that has been obtained is analyzed qualitatively by data reduction, data presentation, and drawing conclusions/verification. The results of the study include 1) there is a relationship between the Social Sciences (IPS) and Civic Education (PKN) subjects that the two subjects have similarities, namely the Social Sciences Education (IPS) and Civic Education (PKN) both study about the social life of the community. 2) Social Sciences (IPS) and Civic Education (PKN) subjects have the same goal, namely character building. Specifically, in the Civic Education Subject (PKN), it is more about shaping the character of students who are ethical, polite, and become obedient citizens in state life. Meanwhile, in the Social Science Curriculum (IPS), students are formed so that they are ready to face social problems, face problems in social life, such as juvenile delinquency, drug problems, and so on.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tujuan Mata Pelajaran ilmu pengetahuan sosial (IPS) dan mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) di SMPN 3 Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat. Penelitian ini adalah sebuah studi lapangan yang bersifat kualitatif. Pengumpulan informasi atau data dilakukan melalui teknik wawancara, pengamatan, dan dokumentasi. . Data yang telah dikumpulkan dianalisis secara kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian diantaranya 1) terdapat keterkaitan antara mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) bahwa kedua mata pelajaran tersebut memiliki kesamaan yaitu Mata Pelajaran Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) sama-sama mempelajari tentang kehidupan sosial masyarakat. 2) Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) memiliki tujuan yang sama yaitu pembentukan karakter. Spesifiknya dalam Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) lebih dalam membentuk karakter siswa yang berbudi pekerti bersikap sopan menjadi warga negara yang taat dalam kehidupan bernegara. Sedangkan dalam Mata Pealajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) membentuk siswa itu supaya mereka siap dalam menghadapi masalah-masalah sosial menghadapi masalah-masalah dalam kehidupan bermasyarakat seperti misalnya kenakalan remaja, masalah narkoba, dan lain sebagainya. Kata Kunci: Ilmu Pengetahuan Sosial, Pendidikan Kewarganegaraan, SMP

    Optimalisasi Penerangan Jalan Umum (PJU) di Dermaga Pelabuhan Wani 2 dengan Simulasi Dialux Evo

    Get PDF
    The Wani 2 Port Pier, located in Tanantovea District, Donggala Regency, is a vital infrastructure equipped with a Gantry Crane that requires optimal street lighting to support loading and unloading activities as well as maritime and land transportation. This study aims to analyze the lighting intensity and its compliance with the standards set by SNI 7391:2008, the Ministry of Public Works and Public Housing, the Ministry of Maritime Transportation, and the Ministry of Health Regulation No. 70 of 2016, which recommends a minimum illumination level of 20 lux. An evaluation of the existing street lighting system indicates that the average lighting intensity remains below the established standard, ranging from 8 to 16 lux. This discrepancy is attributed to the varying distances between light poles, which range from 15–20.5 meters and the use of 100-watt LED lamps with an output of 12,500 lumens and a color temperature of 4000 Kelvin, which are not optimal. To address this issue, this study optimizes the street lighting system through simulations conducted using DIALux Evo software. The proposed improvements include modifying the lamp specifications and increasing the number of lamps. This upgrade results in a total luminous output of 30,000 lumens. Additionally, adding one streetlight with a 14-meters spacing between poles enhances overall illumination. The simulation results indicate that modifying the lamp specifications and adding streetlight points significantly improve light distribution. The achieved illumination levels comply with SNI 7391:2008 and the Ministry of Health Regulation No. 70 of 2016.Dermaga Pelabuhan Wani 2 yang terletak di Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala, merupakan infrastruktur vital yang dilengkapi dengan Gantry Crane yang membutuhkan penerangan jalan yang optimal guna mendukung aktivitas bongkar muat serta transportasi laut dan darat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis intensitas pencahayaan dan kesesuaiannya dengan standar yang ditetapkan oleh SNI 7391:2008, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Perhubungan Laut, dan Peraturan Kementerian Kesehatan No. 70 Tahun 2016, yang merekomendasikan tingkat pencahayaan minimal 20 lux. Evaluasi sistem penerangan jalan yang ada menunjukkan bahwa intensitas pencahayaan rata-rata masih di bawah standar yang ditetapkan, berkisar antara 8–16 lux. Perbedaan ini disebabkan oleh jarak antar tiang lampu yang bervariasi (15–20,5 m) dan penggunaan lampu LED 100Watt dengan output 12.500 lumen dan suhu warna 4000 Kelvin, yang kurang optimal. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini mengoptimalkan sistem penerangan jalan melalui simulasi menggunakan perangkat lunak DIALux Evo. Perbaikan yang diusulkan meliputi modifikasi spesifikasi lampu dan peningkatan jumlah lampu. Peningkatan ini menghasilkan total keluaran cahaya sebesar 30.000 lumen. Selain itu, penambahan satu lampu jalan dengan jarak antar tiang 14meter meningkatkan pencahayaan secara keseluruhan. Hasil simulasi menunjukkan bahwa modifikasi spesifikasi lampu dan penambahan titik lampu jalan secara signifikan meningkatkan distribusi cahaya. Tingkat pencahayaan yang dicapai mematuhi SNI 7391:2008 dan Peraturan Menteri Kesehatan No. 70 Tahun 2016

    Development of a Project-Based Learning Model to Improve Student Character in Higher Education

    Get PDF
    This research proposes developing an integrated project-based learning model with student character development in higher education. This approach aims to prepare students with both academic skills and strong character to face the complex demands of the real world. Through a comprehensive literature review, this research identifies a close relationship between project-based learning and student character development. The proposed learning model integrates elements of project-based learning with proven effective character development strategies. This model aims at empowering students to enhance collaboration, problem-solving, personal responsibility, self-reflection, ethics, leadership, and empathy. The novelty of this research is the importance of implementing project-based learning in learning that must be prepared by lecturers so that learning objectives are not only oriented towards student knowledge but also character building in each learning assignment. This model has to be implemented under the support of lecturers and educational institutions as well as continuous evaluation to assess its relevance and effectiveness. Through the development of this project-based learning model, educational institutions are ready for curriculum changes and students have good and positive characters to face global challenges

    Eksistensi Tradisi Sasi sebagai Modal Sosial dalam Perancangan Kurikulum Hijau pada Satuan Pendidikan di Maluku

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana tradisi Sasi menjadi modal sosial bagi kehidupan masyarakat Maluku yang dapat dirancang sebagai kurikulum hijau yang dapat digunakan di lembaga pendidikan. Untuk memecahkan masalah tersebut, peneliti menggunakan metode kualitatif. Penelitian ini dilakukan di tiga kabupaten dan satu kota dari kabupaten di Provinsi Maluku dengan menggunakan teknik wawancara. Dengan informan dari tokoh masyarakat dan siswa. Hasil penelitian menggambarkan bahwa Sasi sebagai budaya secara umum dan secara khusus sebagai hukum adat, merupakan modal sosial dalam memperkuat persatuan dan kesatuan antar masyarakat. Melalui Budaya atau Tradisi Sasi dapat melahirkan budaya hidup yang tertib, rasa tanggung jawab, disiplin, dan cinta lingkungan. Kondisi ini telah membentuk polarisasi masyarakat yang beradab, kondisi ini telah berlangsung berabad-abad lamanya, dan berdampak pada keberlangsungan kehidupan masyarakat adat di Kepulauan Maluku. Muatan nilai-nilai Sasi sangat penting untuk diinternalisasikan melalui proses pewarisan melalui lembaga pendidikan, mulai dari pendidikan dasar hingga perguruan tinggi. diri sebagai bagian dari ekosistem dengan perannya dalam berbagai persoalan lingkungan

    Penguatan Pendidikan Karakter melalui Pelatihan Penulisan Subtema Buku Let’s Respect Each Other dengan Kecerdasan Buatan

    Get PDF
    This community service program enhances character education at TK Aisyiyah 5 Mataram by adding a sub-theme on respecting teachers to Let’s Respect Each Other: A Storytelling Book of Character Building. Originally developed in 2020, the book focused on respect within family and peer relationships; the new sub-theme broadens its scope to reinforce moral values in school settings while supporting early English literacy. Through collaboration with teachers at TK Aisyiyah 5 Mataram who face challenges due to limited teaching resources that effectively convey character values in an engaging way, and by utilizing AI-based storytelling tools, this program optimizes language use and structures narratives effectively. By integrating AI technology and teacher feedback, the revised book remains engaging, relevant, and effective in fostering character development and literacy skills in children

    REPRESENTASI KONFLIK SOSIAL DALAM FILM OMAR 2013 KARYA HANY ABU-ASSAD (SOSIOLOGI SASTRA)

    No full text
    This research analyzes the representation of social conflict in the film "Omar" (2013) by Hany Abu-Assad through a literary sociology approach. This film depicts the life of a young Palestinian who is trapped between his personal aspirations and the political realities that limit him. Using qualitative analysis methods, this research explores the main themes that emerge in the narrative, characters and settings that reflect social and political dynamics in conflict zones. This study finds that “Omar” not only tells an individual story but also reflects the collective experience of the Palestinian community oppressed by the occupation. Through complex characters, the film depicts shifting identities, loyalties, and the struggle for freedom. These findings demonstrate that “Omar” serves as an effective medium for understanding and reflecting on deep social conflicts, as well as the challenges individuals face in a broader context. Therefore, this research contributes to the field of literary sociology by highlighting how art can provide a deeper understanding of social and political reality.Penelitian ini menganalisis representasi konflik sosial dalam film “Omar” (2013) karya Hany Abu-Assad melalui pendekatan sosiologi sastra. Film ini menggambarkan kehidupan seorang pemuda Palestina yang terjebak antara aspirasi pribadinya dan realitas politik yang membatasi dirinya. Dengan menggunakan metode analisis kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi tema-tema utama yang muncul dalam narasi, tokoh, dan latar yang mencerminkan dinamika sosial dan politik di zona konflik. Studi ini menemukan bahwa “Omar” tidak hanya menceritakan kisah individu namun juga mencerminkan pengalaman kolektif komunitas Palestina yang tertindas oleh pendudukan. Melalui karakter yang kompleks, film ini menggambarkan pergeseran identitas, kesetiaan, dan perjuangan kebebasan. Temuan-temuan ini menunjukkan bahwa “Omar” berfungsi sebagai media yang efektif untuk memahami dan merefleksikan konflik sosial yang mendalam, serta tantangan yang dihadapi individu dalam konteks yang lebih luas. Oleh karena itu, penelitian ini berkontribusi pada bidang sosiologi sastra dengan menyoroti bagaimana seni dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam terhadap realitas sosial dan politik

    Pola Aktivisme Gerakan Sosial Organik Save Meratus Sebagai Gerakan Moral di Kalimantan Selatan

    Get PDF
    Tujuan artikel ini adalah untuk mengetahui pola aktivisme Gerakan sosial organik Save Meratus sebagai Gerakan Moral di Kalimantan Selatan. Gerakan ini muncul sebagai respon dari menurunya jumlah hutan meratus dan semakin maraknya tukar guling lahan dengan Perusahaan tambang. Gerakan sosial save meratus merupakan Gerakan sosial organik dilihat dari karaktertisik dan pola aktivisme. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian studi kasus, pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara dengan beberapa narasumber, observasi ke media sosial, dan studi dokumentasi. Hasil temuan penelitian menunjukan bahwa pola aktivisme Gerakan Save Meratus dilakukan dengan tiga bentuk pola aktivisme yakni Pola aktivisme kolektif (luring) dengan bentuk melakukan advokasi, sosialisai dan aksi. Pola aktivisme konektif dengan bentuk melakukan kampanye, framing di media sosial dalam rangka untuk mendapatkan simpatisan dan memperluas jaringan Gerakan. Pola aktivisme hybrid, pola ini merupakan pola perpaduan atau alternatif antara pola kolektif dan konektif. Penelitian ini sangat perlu sebagai bagian dari bentuk perlawanan warga negara dan wujud gerakan moral lingkungan terhadap kebijakan yang dirasa merugikan masyarakat khususnya masyarakat atau warga negara yang tinggal disekitar hutan meratus

    Studi Fenomenologis tentang Stigma Disabilitas, Norma Sosial, dan Dinamika Masyarakat di Malang

    Get PDF
    Disabilitas seringkali dipandang sebagai aib menjadi tantangan besar dalam mewujudkan inklusi sosial. Pertanyaannya ialah bagaimana norma sosial dan struktur komunitas mempengaruhi proses inklusi anak disabilitas di Malang? Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana norma sosial dan struktur komunitas memengaruhi proses inklusi anak disabilitas. Peneliti menggunakan jenis kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Sumber data dari 6 orang tua dari A/OBK dan 4 anak disabilitas di Malang. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam. Analisis data dilakukan melalui tahap horizontaling, clustering of meanings, dan textural description. Hasilnya menunjukkan bahwa relasi sosial keluarga dengan anak disabilitas dan komunitas bersifat dinamis dapat berubah melalui pengalaman emosional dan kedekatan relasional, bukan semata ditentukan oleh stigma yang bersifat tetap. Temuan ini memperkenalkan konsep ambivalensi komunitas sebagai ruang dan sumber eksklusi maupun inklusi sosial terhadap disabilitas. Hal ini membuka perspektif baru bahwa inklusi tidak selalu hadir secara penuh atau jelas, tetapi melalui proses negosiasi sosial yang kompleks. Kontribusi artikel ini pada pengembangan gagasan tentang ambivalensi struktural komunitas terhadap disabilitas dan menawarkan perspektif baru tentang transformasi sosial berbasis relasi dan pengalaman langsung, bukan hanya berbasis intervensi institusional atau kebijakan

    3,628

    full texts

    4,061

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    EJournal Universitas Kanjuruhan Malang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇