EJournal Universitas Kanjuruhan Malang
Not a member yet
4061 research outputs found
Sort by
Predictive analysis of the influence of teachers’ proactive classroom management strategies on students’ disruptive behaviours
In recent years, school disruption remains a clog in the wheel of school success. Different approaches are being adopted to manage it. This study aimed to examine the predictive role of teachers’ proactive management measures by classroom management behaviour and consistency discipline on students’ disruptive behaviours in secondary schools in Lagos, Nigeria. A quantitative research design was used, and 367 teachers responded to the questionnaires. Meanwhile, the self-designed questionnaire was validated and subjected to reliability with Cronbach’s alpha coefficient of 0.69. The statistical package for social sciences aided the analysis of the data collected. It was found that consistency discipline (0.264 <0.01) while management behaviour did not. It was therefore suggested that training on the effective use of proactive classroom management strategies
The use of WhatsApp as a knowledge sharing platform in education- student’s perceptions
This study explores students’ perceptions of using WhatsApp as a knowledge-sharing platform in a rural university in the Eastern Cape. A total sample of 52 students participated in the study, with data collected through interviews and focus group discussions. The research examines how WhatsApp facilitates collaborative learning and academic resource sharing in a resource-constrained environment. Thematic analysis revealed that students perceive WhatsApp as a valuable tool for real-time communication, enhancing peer engagement, and fostering group collaboration. Its accessibility and ease of use were highlighted as significant advantages, particularly in overcoming geographic and infrastructural barriers. However, students also identified challenges, such as distractions, data costs, and occasional misuse for non-academic purposes. Despite these limitations, participants acknowledged WhatsApp\u27s role in creating a supportive and interactive learning environment. The findings offer insights for students and lecturers seeking to optimize the use of social media platforms for educational purposes in rural settings
Peran Dosen dan Dinamika Lingkungan Kelas dalam Meningkatkan Resiliensi Matematika Mahasiswa
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran interaksi antara dukungan dosen dan lingkungan kelas terhadap ketahanan matematika siswa. Penelitian ini merupakan kualitatif dengan pendekatan systematic literature review. Sumber data dari basis data ilmiah meliputi Scopus, DOAJ, dan Google Scholar dengan memilih terbitan 10 tahun terakhir. Hasil sintesis pada 16 artikel yang sesuai kriteria kelayakan menunjukkan bahwa dukungan dosen yang efektif mencakup pembimbingan, perhatian terhadap kebutuhan siswa, dan responsif terhadap tantangan belajar akan memiliki dampak yang signifikan terhadap kemampuan siswa dalam mengatasi kesulitan dalam matematika. Di sisi lain, lingkungan kelas yang mendukung, empatik, dan inklusif memberikan dorongan besar bagi siswa untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang konsep matematika dan mengatasi kecemasan terkait pelajaran tersebut. Implikasi temuan ini adalah pentingnya perhatian yang lebih besar terhadap interaksi antara dukungan dosen dan lingkungan kelas dalam upaya meningkatkan ketahanan matematika siswa. Dengan memahami secara mendalam bagaimana kedua faktor tersebut saling berinteraksi, lembaga pendidikan dapat mengembangkan pendekatan pembelajaran yang lebih efektif untuk membantu siswa mengatasi tantangan dalam matematika dan mencapai keberhasilan dalam pelajaran tersebut
Kesulitan Mahasiswa Magister Tadris Matematika dalam Menyelesaikan Tesis dan Solusi Penyelesaiannya
Tesis adalah karya ilmiah tertulis yang dibuat secara mandiri berdasarkan penelitian lapangan atau studi pustaka sebagai materi kajian akademis. Mahasiswa sering menghadapi berbagai tantangan dan permasalahan saat menulis tugas akhir. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis kesulitan, menganalisis faktor-faktor penyebabnya, serta mencari solusi untuk membantu mahasiswa menyelesaikan tesis. Pendekatan penelitian adalah kualitatif dengan metode studi kasus, peneliti berperan sebagai instrumen utama, sedangkan instrumen pendukung berupa angket dan pedoman wawancara. Partisipan dalam penelitian adalah mahasiswa prodi S2 Tadris Matematika Pascasarjana UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung sebanyak 36 mahasiswa. Analisis data mengikuti tahapan: mengolah dan mempersiapkan data, membaca keseluruhan data, menganalisis lebih detail dengan mengcoding data, mendeskripsikan kategori dan tema, menghubungkan tema-tema, menginterpretasi data. Jenis-jenis kesulitan yang dihadapi mahasiswa dalam menulis tugas akhir yaitu: menyusun instrumen penelitian, menginterpretasikan dan menafsirkan hasil analisis data, menyusun pembahasan, dan mendapatkan referensi rujukan. Adapun faktor-faktor intern penyebab mahasiswa mengalami kesulitan dalam menyelesaikan tesis ini yaitu: kuliah sambal bekerja, kurang memahami substansi isi tesis, kelalaian dalam mengatur waktu, masalah keluarga. Solusi yang dilakukan untuk mengatasi kesulitan yaitu: melakukan pertemuan rutin dengan mahasiswa, berkoordinasi dengan dosen pembimbing, dan melakukan monitoring dan evaluasi
Efektivitas Penggunaan Alat Peraga Mistar Hitung Pada Materi Bilangan Bulat
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan seberapa efektif slide rule ketika digunakan dengan materi bilangan bulat. Standar berikut digunakan dalam penelitian ini untuk menilai efektivitas: (1) Setidaknya pada kelompok "sedang", hasil belajar telah meningkat. (3) Mencapai minimal 85% ketuntasan klasikal siswa; (2) Mencapai nilai KKM minimal 70; dan (4) Aktivitas siswa termasuk dalam kategori "cukup". Tes buatan pengajaran yang diperoleh bersamaan dengan teknik tes adalah instrumen yang digunakan, dan metode pengolahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kombinasi dari metode penelitian statistik deskriptif dan inferensial. Menurut temuan penelitian, (1) menggunakan alat bantu pengajaran slide rule meningkatkan hasil belajar, seperti yang ditunjukkan oleh hasil uji-t satu sampel; (2) hasil uji-t satu sampel untuk data posttest menunjukkan bahwa angka p = 0,00. Nilai rata-rata lebih besar dari 76 maka dengan menggunakan alat peraga slide rule nilai KKM meningkat; (3) hasil belajar biologi seluruh siswa kelas V SDN Patampanua Pinrang setelah menggunakan alat peraga slide rule lebih besar dari 65 (KKM) yaitu 74,455 yang menunjukkan ketuntasan hasil belajar secara klasikal terpenuhi. Hal ini sesuai dengan taraf signifikansi (α) yaitu 0,05 dan p < α
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar
Siswa perlu memiliki kemampuan memecahkan masalah. Hasil belajar siswa dapat meningkat sebagai hasil dari pengembangan keterampilan ini. Salah satu pendekatan untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah siswa adalah metodologi Pembelajaran Berbasis Masalah. Menerapkan pembelajaran berbasis masalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi barisan dan deret kelas VIII SMPS Simon Petrus Lewoluo merupakan tujuan dari penelitian ini. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, yang memungkinkan adanya penjelasan deskriptif dari data yang dikumpulkan. Tes, observasi, catatan lapangan, dan dokumentasi adalah beberapa teknik penelitian yang digunakan. Penelitian tindakan kelas (PTK), yang terdiri dari persiapan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi, merupakan jenis penelitian yang dilakukan. Tingkat penyelesaian pratindakan sebesar 40% dengan skor rata-rata 66,1 dan 12 siswa menyelesaikannya; tingkat penyelesaian siklus I sebesar 70% dengan skor rata-rata 73,30 dan 21 siswa menyelesaikannya; dan tingkat penyelesaian siklus II sebesar 83,33% dengan skor rata-rata 81,6 dan 25 siswa menyelesaikannya. Hasil ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa dari pratindakan, siklus I, dan siklus II. Paradigma pembelajaran Problem Based Learning layak digunakan dalam proses pembelajaran matematika, sebagaimana ditunjukkan dengan adanya peningkatan persentase
Perancangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Portable Sebagai Media Pembelajaran Energi Terbarukan
Energi terbarukan berkembang dan semakin dibutuhkan masyarakat sebagai pengganti energi yang tidak bisa diperbarui. Sinar matahari bagian dari energi terbarukan berubah menjadi energi listrik dengan bantuan solar panel dan komponen lain menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Penelitian ini bertujuan membuat media pembelajaran yang mudah pemasangan dan perakitan untuk digunakan dalam maupun luar kelas dalam menerangkan proses perubahan energi sinar matahari menjadi energi listrik, termasuk sistem kerja dan teknologi yang bekerja. Metode dengan perancangan, selanjutnya perakitan dan pengujian lapang. PLTS portabel bentuk pohon menjadi salah satu solusi media belajar yang ringkas, mampu bongkar-pasang, kokoh dan kuat. Memiliki 3 bagian utama: dasar atau akar sebagai tumpuan yang memiliki kotak panel sebagai penyimpan komponen, seperti: SCC, aki/baterai, lampu dan kabel; batang sebagai penyangga atau tiang; dan daun sebagai tempat solar panel. Kemampuan satu buah solar panel 20 Wp dalam uji kelayakan pada PLTS Portabel ini menghasilkan tegangan tertinggi pada waktu 12.00 WIB pada angka 14, 6V, Arus 0,44Amp dan Daya 5,1W. PLTS Portabel model pohon ini dapat digunakan sebagai media belajar terkait pemanfaatan sinar matahari bagian dari energi terbarukan
Pelatihan Pembuatan Ecandle Ramah Lingkungan dari Minyak Jelantah dan Bunga Telang di SDN Bakalan Krajan 2
Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan di SDN Bakalan Krajan 2 untuk peserta didik kelas 5 dengan tujuan mengenalkan cara memanfaatkan limbah minyak jelantah dan bunga telang menjadi lilin aromaterapi (e-candle). Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kepedulian lingkungan, kreativitas, dan semangat kewirausahaan sejak dini. Pelatihan dilakukan melalui penjelasan singkat, demonstrasi, dan praktik langsung. Peserta didik belajar menyaring minyak jelantah, mencampurkannya dengan bahan lilin dan ekstrak bunga telang, serta menuangkan ke dalam cetakan. Mereka juga diajarkan cara menghias dan mengemas lilin hasil karya mereka. Peserta didik terlihat sangat antusias dan aktif selama kegiatan. Mereka mampu mengikuti proses dengan baik dan menunjukkan kreativitas tinggi. Kegiatan ini berhasil menanamkan nilai edukatif tentang daur ulang, serta memberikan pengalaman menyenangkan dan bermanfaat. Kegiatan ini diharapkan dapat terus dikembangkan dengan variasi produk ramah lingkungan lainnya, serta menjadi bagian dari pembelajaran berbasis proyek di sekolah
RM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN PELUANG BISNIS INOVASI OLAHAN JERUK
Kegiatan pengabdian masyarakat melalui pelatihan peluang bisnis inovasi olahan jeruk melibatkan masyarakat Desa Sukodadi. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk mewujudkan membantu masyarakat pedesaan memecahkan persoalan, masalahpemberdayaan masyarakat di era teknologi informasi seperti pemanfaatan media website dan masyarakat bisa memperoleh pengalaman dan pengetahuan baru yang bermanfaat dalam seluruh aspek kehidupan, serta masyarakat mampu mengolah hasilperkebunan seperti jeruk menjadi berbagai inovasi olahan bahan pangan. Kegiatan pengabdian dengan metode pelatihan beberapa tahapan yaitu tahap awal dengan persiapan meliputi sarana dan prasarana sebagai tempat pelatihan dan penyesuaian jadwal kegiatan pengabdian, kemudian sosialisasi dengan menyampaikan materi & dialog interaktif terkait jenis dan manfaat buah jeruk serta sosialisai media sosial meliputi website, instagram dan shopee. Selanjutnyan, pelatihan dan pendampingan inovasi olahan jeruk, kemudian pemasaran produk dengan website, instagram dan shopee. Selanjutnya ahir kegiatan dengan diskusi dan evaluasi serta penyebaran angket respon. Target kegiatan pengabdian yaitu menghasilkan inovasi produk olahan jeruk seperti selai jeruk, permen jeruk dan manisan kulit jeruk dari pengolahan, pengemasan dan pemasaran produk. Kegiatan pengabdian dengan pemberdayaanmasyarakat dapat meningkatkan pemberdayaan dusun melalui teknologi website, instagram dan shopee, untuk menunjang kegiatan UMKM.Kegiatan pengabdian masyarakat melalui pelatihan peluang bisnis inovasi olahan jeruk melibatkan masyarakat Desa Sukodadi. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk mewujudkan membantu masyarakat pedesaan memecahkan persoalan, masalah pemberdayaan masyarakat di era teknologi informasi seperti pemanfaatan media website dan masyarakat bisa memperoleh pengalaman dan pengetahuan baru yang bermanfaat dalam seluruh aspek kehidupan, serta masyarakat mampu mengolah hasil perkebunan seperti jeruk menjadi berbagai inovasi olahan bahan pangan. Kegiatan pengabdian dengan metode pelatihan beberapa tahapan yaitu tahap awal dengan persiapan meliputi sarana dan prasarana sebagai tempat pelatihan dan penyesuaian jadwal kegiatan pengabdian, kemudian sosialisasi dengan menyampaikan materi & dialog interaktif terkait jenis dan manfaat buah jeruk serta sosialisai media sosial meliputi website, instagram dan shopee. Selanjutnyan, pelatihan dan pendampingan inovasi olahan jeruk, kemudian pemasaran produk dengan website, instagram dan shopee. Selanjutnya ahir kegiatan dengan diskusi dan evaluasi serta penyebaran angket respon. Target kegiatan pengabdian yaitu menghasilkan inovasi produk olahan jeruk seperti selai jeruk, permen jeruk dan manisan kulit jeruk dari pengolahan, pengemasan dan pemasaran produk. Kegiatan pengabdian dengan pemberdayaan masyarakat dapat meningkatkan pemberdayaan dusun melalui teknologi website, instagram dan shopee, untuk menunjang kegiatan UMKM
Peran Independensi, Integritas, Kompetensi dan Profesionalisme terhadap Kualitas Audit dalam Meningkatkan Transparansi dan Akuntabilitas pada Sektor Publik
Peneliti berupaya melakukan penelitian ini untuk mengetahui apakah independensi, integritas, kompetensi, serta profesionalisme berpengaruh terhadap kualitas audit dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pada sektor publik. Keharusan untuk bertanggung jawab di sektor publik berkaitan erat dengan pentingnya keterbukaan dan penyajian informasi yang transparan kepada masyarakat guna memenuhi hak-hak publik untuk mengetahui dan memahami penggunaan sumber daya serta keputusan yang diambil oleh pemerintah. Riset kali ini menggunakan metode literatur review dengan mengumpulkan serta menganalisis beberapa artikel penelitian sebelumnya untuk menemukan hubungan antara independensi, integritas, kompetensi serta profesionalisme dengan kualitas audit sektor publik. Berdasarkan analisis terhadap sejumlah artikel, penelitian menyimpulkan bahwa independensi, integritas, kompetensi serta profesionalisme memiliki dampak pada kualitas audit. Seorang auditor perlu mengedepankan sikap independen, integritas, kompetensi serta profesionalisme selama proses audit agar dapat menghasilkan audit yang berkualitas yang pada gilirannya dapat meningkatkan kepercayaan publik