Jurnal Ilmiah Universitas Islam Balitar
Not a member yet
2054 research outputs found
Sort by
STUDI KASUS KUALITAS PAKAN SELFMIXING BERDASARKAN UJI KADAR AIR DAN PROTEIN KASAR PADA PETERNAKAN LAYER DI KECAMATAN SRENGAT, KABUPATEN BLITAR
This study was conducted to determine whether the feed used by layer breeders in Srengat sub-district was in accordance with Indonesian national standards or not. The sampling method used is using purposive random sampling method. The tests used in the study were testing the water content and crude protein content. The test was carried out in the animal feed laboratory of Blitar District. The data analysis used to draw conclusions was descriptive. The results showed that the feed used by layer breeders in Srengat sub-district, Blitar district was in accordance with Indonesian national standards, which was 60%
PENGARUH SUBTITUSI TEPUNG Azolla microphylla DAN LIMBAH TEPUNG SISA PENGGORENGAN TERHADAP KECERNAAN BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK ITIK PEDAGING
The objective of this research was know to the effect and optimize level of azolla microphylla used in ration on dry and organic matter digestibility for meat duck. This research use 100 meat duck aged 4 days, randomly divided into 5 treatment combinations Completely Randomized Design (CRD) wich divided into five treatment and treatment each (P0, P1, P2, P3,P4) consist of four replication. Each replication used 5 meat ducks.
The result of this research in each treatment (P0,P1,P2,P3,P4) on the largest dry matter intake at P0 3523,38, lowest at P4 2998,36 g/head/period. The largest organic matter intake at P0 3257,65, the lowest at P4 2704,14 g/head/period. The largest dry matter digestibility in P2 81,66%, lowest at 79,19% and the largest organic matter digestibility at P3 95,23%, lowest at P0 93,15%. The conclusion in addition of Azolla microphylla affected dry matter consumption, organic matter consumption, and dry matter digestibility, but had no effect on organic matter digestibility
EVALUASI PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN MELON (Cucumis melo L.) PADA 2 MACAM DESAIN GREENHOUSE UNISBA BLITAR
The aim of the research is to determine the effect of differences in melon cultivation in two greenhouse construction designs which provide the best results on the growth and yield of melon plants (Cucumis melo L.). The research was conducted from July to September 2022 at the Balitar Islamic University of Blitar Greenhouse. The design used is a dependent analysis method which tests the relationship between independent variables. The analysis technique used is the parametric t-test. The t-test difference test was carried out on two category groups with the condition of two paired sample groups (paired sample t-test). The variables observed were plant height (cm), number of side shoots (strands), stem diameter (cm) and fresh fruit weight (gr). The results showed that the Greenhouse 1 (GH1) design provided an agro-climatic environment that was more in line with the environment needed by the melon plants significantly compared to the GH2 design so as to provide better melon plant growth and better yields. The average fruit fresh weight for melon plants cultivated in GH1 was 1008.52 grams of side shoots which was significantly better than in GH2 which was 968.32 grams
Penggunaan Teknologi Internet of Things (IoT) dalam Pengelolaan Fasilitas dan Infrastruktur Lembaga Pendidikan Islam
Perkembangan Internet of Things (IoT) telah menyentuh berbagai sektor kehidupan, termasuk pendidikan. Artikel ini fokus pada pemanfaatan Teknologi IoT dalam mengelola fasilitas dan infrastruktur lembaga pendidikan Islam. Latar belakang mencerminkan peluang baru yang dihadirkan oleh teknologi IoT dalam meningkatkan pengelolaan fasilitas dan infrastruktur pendidikan secara efisien. Tujuan penelitian adalah menganalisis peran IoT dalam meningkatkan efisiensi, kenyamanan, dan keamanan lingkungan belajar-mengajar. Metode penelitian yang digunakan adalah library research, dengan mengumpulkan literatur yang terkait dengan implementasi IoT di lembaga pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sensor terhubung IoT mampu mengumpulkan data secara real-time, memungkinkan pengelolaan fasilitas dengan lebih akurat dan efisien. Selain itu, IoT juga memungkinkan otomatisasi fasilitas untuk mengurangi konsumsi energi dan biaya operasional.
Kesimpulannya, Teknologi Internet of Things (IoT) memiliki peran signifikan dalam pengelolaan fasilitas dan infrastruktur lembaga pendidikan Islam. Implementasi IoT berpotensi meningkatkan pengalaman seluruh pihak yang terlibat dalam lingkungan pendidikan. Dengan demikian, teknologi IoT menjadi salah satu kunci dalam membentuk masa depan pendidikan yang lebih baik
DEVELOPMENT OF KUMAL (KUIS ANIMALIA) GAME EVALUATION TOOL FOR SMA/MA CLASS X
Biological evaluation tools are very important. The current reality is that biology evaluation tools are rarely used in learning because of limited tools, materials and time. One of the efforts made is to develop a computer/PC-based KUMAL (Kuis Animalia) game application. The aim is to determine the feasibility of the KUMAL game developed as a learning evaluation tool on animalia material. The research was conducted using Research and Development (R&D) research and development methods. The samples in this study were 3 material experts, 3 media experts and 3 IT experts.
The validation results from this study are 84% with a very feasible category from the material validator, 83% with a very feasible category from the media validator and 83% with a very feasible category from the IT validator. The conclusion of this study is that the KUMAL game is feasible to be used as an evaluation tool for biology learning in animalia material for class X SMA/MA
Sistem Penerimaan Kas Retribusi Tera Atau Tera Ulang Pada Bidang Metrologi Dinas Perundistrian Dan Perdagangan Kabupaten Blitar
Pengelolaan keuangan daerah berpengaruh pada kemajuan pembangunan suatu daerah. Salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Blitar adalah penerimaan retribusi tera atau tera ulang. Retribusi ini merupakan penerimaan kas daerah dari uji timbangan pada alat-alat Ukur, Takar, Timbang, dan Perlengkapannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem dan prosedur penerimaan kas atas retribusi tera atau tera ulang pada bidang metrologi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Blitar. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sedangkan analisis terhadap sistem dan prosedurnya dilakukan dengan membandingkan teori dan peraturan-peraturan dalam pelaksanaan sistem dan prosedur penerimaan retribusi tera atau tera ulang khususnya dengan ketentuan Perbup Blitar Nomor 31 Tahun 2017 dan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 68 tahun 2018. Hasil dari penelitian menunjukan sistem dan prosedur penerimaan kas atas retribusi tera atau tera ulang belum sesuai dengan peraturan-peraturan yang ada, karena adanya tugas rangkap pada fungsi bendahara penerimaan
PEMANFAATAN QR-CODE VAKSIN COVID-19 UNTUK ABSENSI MENGGUNAKAN METODE EXTREME PROGRAMMING: PEMANFAATAN QR-CODE VAKSIN COVID-19 UNTUK ABSENSI MENGGUNAKAN METODE EXTREME PROGRAMMING
The digital attendance system enables more efficient data processing, real-time time monitoring, and reduces human errors in the recording process. One of the schools that has developed this technology is SMK Negeri 4 Kota Sorong. This is related to the last two years, where almost everyone has been required to receive the COVID-19 vaccine for prevention and monitoring of student attendance at school. To support the monitoring of student attendance at school, a web-based COVID-19 Vaccine QR-Code utilization system is needed at SMK Negeri 4 Sorong, Southwest Papua. This student attendance system has three access levels, which are divided into admin, teachers, and parents. This research uses PHP programming language and MySQL database. The development of this system is carried out using the Extreme Programming method, which includes steps such as problem identification, data collection, applying the Extreme Programming method, and implementation. The school attendance system, which has been built with its features, has been proven to work perfectly through feature testing using black-box testing with a 100% success rate. From the results of this testing, the utilization of the COVID-19 Vaccine QR-Code can be used for attendance and departure monitoring.Sistem absensi digital memungkinkan pengolahan data yang lebih efisien, pemantauan waktu secara real-time, dan mengurangi kesalahan manusia dalam proses pencatatan. Salah satu sekolah yang di kembangkan teknologi tersebuat adalah SMK Negeri 4 Kota Sorong. Hal ini berkaitan dengan 2 tahun terakhir hampir semua orang diwajibkan menerima vaksin covid-19 dan untuk pencegahan,serta pemantauan kehadiran siswa disekolah. Untuk mendukung proses pemantuan kehadiran siswa disekolah maka diperlukan sistem pemanfaatan QR-Code Vaksin Covid-19 berbasis web di SMK Negeri 4 Sorong Papua Barat Daya. Sistem absensi siswa ini memiliki tiga akses yang terbagi menjadi admin, guru, dan orang tua. Penelitian ini menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Pembuatan sistem ini, menggunakan metode Extreme Programming di dalamnya dilakukan dengan langkah penelitian diantaranya mengidentifikasi masalah, mengumpulkan data, menerapkan metode Extreme Programming, dan melakukan implementasi. Sistem absensi sekolah yang telah di bangun dengan fitur-fitur berhasil sempurna di buktikan dengan pengujian fitur sistem menggunakan black box testing dengan tingkat keberhasilan 100%. Dari hasil pengujian tersebut pemanfaatan QR-Code Vaksin Covid-19 dapat digunakan untuk absensi kehadiran dan kepulangan
Transactional Communication Model Sellers Between and Buyers in Kendari City Market
The problem that we want to observe is the transactional communication model between traders and buyers in the Kendari City market. The location of this research was carried out at the market in Kendari City. Transactional Communication Theory (Eric Berne in Mulyana 2002: 109) is the reference in this research. The number of informants was 20 people. Qualitative descriptive is a method for collecting data. The research results show that complementary transactions at the Kendari City Market occur because of the same attitude, mature attitudes between traders and buyers in interacting, cross transactions at the Kendari City Market occur because traders and buyers misinterpret the meaning of the message, transactions from both parties conveyed do not occur in agreement. Hidden transactions at the Kendari City Market occur because they assume that buying and selling matters are the main priority that must be done without paying attention to other conversations outside the buying and selling process.Masalah yang ingin diamati ialah bagaimana model komunikasi transaksional antara pedagang dengan pembeli di pasar Kota Kendari. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di Pasar yang berada Kota Kendari. Teori Komunikasi Transaksional (Eric Berne dalam Mulyana 2002 : 109) menjadi acuan dalam penelitian ini. Jumlah informan ada 20 orang. Deskriptif kualitatif menjadi metode dalam mengumpulkan data. Hasil penelitian memperlihatkan transaksi komplementer di Pasar Kota Kendari terjadi karena sikap yang sama, sikap dewasa antara pedagang dengan pembeli dalam berinteraksi, transaksi silang di Pasar Kota Kendari terjadi karena pedagang dan pembeli salah menafsirkan arti pesan, transaksi dari kedua belah pihak yang disampaikan tidak terjadi kesepakatan. Transaksi tersembunyi di Pasar Kota Kendari terjadi karena menganggap bahwa urusan jual beli adalah prioritas utama yang harus dikerjakan tanpa memperdulikan percakapan lain di luar proses jual beli
Pemberdayaan Pelaku Usaha UMKM Sambel Pecel Bapak Affandi Melalui Digital Marketing E-Commerse Shopee
Empowerment of MSMEs is a business that always one of its business groups can be used as a determinant or mainstay in managing the business city planning of an area based on a people\u27s economy. Technology has developed in the marketing field, namely digital marketing. Where digital marketing has an important role in promoting a product that can target consumers efficiently and relevantly. The MSMEs targeted are MSME Sambal Pecel Hanifah owned by Mr. Ahmad Affandi which is located in Ngaglik Village, Srengat District, Blitar Regency. By using the market place is expected to reach a wider range of consumers. In the analysis of the implementation method, the way of marketing promotion of a product is not optimal because product sales are not stable or depend on product orders. Therefore, from these problems, digital marketing training was held to introduce how to create a store in the Shopee market place and its use. The results of the digital marketing training were carried out well according to plan and MSME owners understand and master digital marketing in the Shopee market place
PERAN KEPALA SEKOLAH MUSLIM SEBAGAI MANAJER DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN
Menjadi kepala sekolah muslim yang tugasnya sebagai manajer memang memiliki kewajiban untuk melakukan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan terhadap apa yang telah diprogamkan bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang dilakukan di MAN 1 Blitar dan SMKN 1 Blitar dengan menggunakan rancangan studi multi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara mendalam, observasi partisipan dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian pada situs I di MAN 1 Blitar dan SMKN 1 Blitar maka hasil penelitian lintas situs adalah (1) kepala sekolah mengelola sumber daya manusia untuk pendidik dan tenaga kependidikan adalah mengadakan dan mengirimkan pendidik mengikuti workshop, diklat, seminar, pelatihan KTI, MGMP, mengadakan kelas khusus dengan perusahaan atau industri, melakukan pemantauan setiap kinerja pendidik, melakukan pemantauan setiap kinerja pendidik melalui supervisi. evaluasi terhadap kinerja pendidik. melakukan tindak lanjut dari hasil evaluasi. Untuk sisswa adalah Mengadakan berbagai ekstra kurikuler, mengadakan diklat, menyisipkan nilai-nilai agama dan moral pada setiap pelajaran, bimbingan kerja, mengikutkan siswa di berbagai perlombaan, mengadakan bimbingan kerja. Kemudian untuk sumber daya non manusia adalah melakukan perencanaan pengadaan sarana dan prasarana, memantau penggunaan sarana dan prasarana selama digunakan, dan menganggarkan biaya untuk perawatan dan perbaikan jika ada sarana dan prasarana rusak. (2) kepala sekolah mengelola pelaksanaan progam kerja adalah Kepala sekolah mengelola progam kerja yang pertama dilakukan adalah Setiap awal tahun kepala sekolah mengundang semua warga sekolah bersama-sama menyusun progam kerja sekolah yang didalamnya berisi tentang langkah-langkah yang harus dilakukan selamajangka yang telah disepakati bersama, Kepala sekolah memantau pelaksanaan progam kerja, Kepala sekolah mensupervisi pelaksanaan progam kerja, Kepala sekolah mengevaluasi pelaksanaan progam kerja , Kepala sekolah mengambil tindakan progam apa yang harus dibenahi, dikurangi, dan diperbaiki untuk menyusun progam kerja selanjutnya. (3) kepala sekolah mengelola kurikulum adalah melakukan pengembangan kurikulum, melakukan supervisi kurikulum yang sudah berjalan, dan mengambil tindak lanjut dari hasil kurikulum sebagai sarana perbaikan. Untuk pembejaran kepala sekolah melakukan supervisi proses pembelajaran, evaluasi proses pembelajaran, dan tindak lanjut terhadap proses pembelajaran sebagai perbaikan jika ada proses pembelajaran yang kurang sesuai. (4) kepala sekolah mengelola dapodik dan emis adalah pengadaan kedua aplikasi tersebut, pemantauan pengerjaan kedua aplikasi tersebut, tertib pengerjaan kedua aplikasi tersebut, dan melakukan tindak lanjut terhadap pengerjaan kedua aplikasi tersebut. dan unt E-learning, kepala sekolah memfasilitasi E-learning, supervisi penggunaan E-Learning, evaluasi penggunaan ELearning, dan mengambil tindak lanjut penggunaan E-Leraning sebagai perbaikan