Jurnal Ilmiah Universitas Islam Balitar
Not a member yet
2054 research outputs found
Sort by
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN IDENTIFIKASI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS MENGGUNKAN METODE ANALISIS CLUSTER
This research aims to develop a decision support system based on the K-Means Clustering method aimed at parents in recognizing the signs of children with special needs. Many parents do not understand the characteristics of children with special needs, causing delays in providing appropriate support and treatment [1]. This system functions to group children\u27s data based on measurable characteristics, such as behavior patterns, cognitive abilities, and motor development, making it easier for parents to recognize children\u27s needs more objectively. The K-Means Clustering method is used to group children\u27s data into several clusters, each of which shows a certain pattern and level of special needs. The system is developed using MATLAB [3], with intuitive visualization results to help parents understand their child\u27s condition. Thus, this system is expected to provide initial recommendations and encourage parents to consult further with professionals. Experimental results show that this system is able to classify data accurately and provide useful information as a first step for parents in recognizing their child\u27s special needs.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pendukung keputusan berbasis metode K-Means Clustering yang ditujukan bagi orang tua dalam mengenali tanda-tanda anak berkebutuhan khusus. Banyak orang tua yang belum memahami ciri-ciri anak berkebutuhan khusus, sehingga menyebabkan keterlambatan dalam memberikan dukungan dan penanganan yang tepat [1]. Sistem ini berfungsi untuk mengelompokkan data anak berdasarkan karakteristik yang terukur, seperti pola perilaku, kemampuan kognitif, serta perkembangan motorik, sehingga memudahkan orang tua dalam mengenali kebutuhan anak secara lebih objektif. Metode K-Means Clustering digunakan untuk mengelompokkan data anak ke dalam beberapa cluster, yang masing-masing menunjukkan pola dan tingkat kebutuhan khusus tertentu. Sistem ini dikembangkan menggunakan MATLAB [2], dengan hasil visualisasi yang intuitif untuk membantu orang tua memahami kondisi anak mereka. Dengan demikian, sistem ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi awal dan mendorong orang tua untuk berkonsultasi lebih lanjut dengan tenaga profesional. Hasil uji coba menunjukkan bahwa sistem ini mampu mengelompokkan data secara akurat dan memberikan informasi yang bermanfaat sebagai langkah awal bagi orang tua dalam mengenali kebutuhan khusus anak
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PEMBELIAN DI STEAK TGP KOTA BLITAR
Sejak tahun 2012, Restoran Steak TGP di Kota Blitar menyediakan masakan steak. TGP Steak memiliki berbagai jenis daging sapi, cumi-cumi, udang, sosis renyah, dan tenderloin, serta berbagai minuman. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi variabel yang mempengaruhi keputusan pembelian pelanggan di TGP Steak di Kota Blitar. Hingga saat ini, keberhasilan TGP Steak dapat dikaitkan dengan banyak hal, seperti kualitas produk yang luar biasa, harga yang sebanding dengan ukuran porsi, dan layanan pelanggan yang andal. Metodologi deskriptif dengan kerangka kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. 1) Kuesioner; 2) Studi observasional; dan 3) Tinjauan Literatur adalah beberapa teknik pengumpulan data. termasuk: 1) Kuesioner, 2) Studi observasional, dan 3) Tinjauan Literatur. Teknik pengambilan sampel yang diadopsi adalah sampling acak sederhana Untuk memastikan ukuran sampel yang sesuai, rumus Slovin digunakan, menghasilkan total 222 responden. Hasil dari penelitian ini adalah kualitas produk, harga, dan penyediaan layanan dapat memberikan pengaruh yang cukup besar pada keputusan pembelian konsumen. Strategi promosi yang terisolasi tidak lagi secara signifikan mempengaruhi proses pengambilan keputusan mengenai pembelian. Selain itu itu,kualitas produk, harga, periklanan, dan keunggulan layanan menunjukkan dampak besar pada keputusan pembelia
ANALISIS PERSEPSI MASYARAKAT SEKITAR HUTAN PRODUKSI TETAP TERHADAP PROGRAM PERHUTANAN SOSIAL (STUDI KASUS LMDH JATI JAYA DESA SALAMREJO KECAMATAN BINANGUN KABUPATEN BLITAR)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengkaji persepsi masyarakat serta bagaimana persepsi dari aspek ekonomi, konservasi, dan sosial berpengaruh terhadap persepsi masyarakat program Perhutanan Sosial di Desa Salamrejo. Metode yang diterapkan merupakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data mencangkup observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Data diambil secara purposive sampling dari anggota maupun pengurus LMDH Jati Jaya, termasuk ketua, sekretaris, dan anggota aktif lainnya, dengan total 25 responden. Data dianalisis dengan Skala Likert dan Analisis Regresi Linier Berganda. Temuan penelitian memperlihatkan jika di Desa Salamrejo, mayoritas responden yang merupakan anggota aktif LMDH Jati Jaya memiliki persepsi positif terhadap program ini dengan nilai kategori persepsi sebesar 3,60 yang menunjukkan sikap sangat baik terhadap keberadaan dan manfaat program Perhutanan Sosial bagi kehidupan mereka. Tidak hanya itu, hasil Analisis Regresi Linier Berganda memperlihatkan jika variabel aspek ekonomi secara signifikan mempengaruhi persepsi mereka terhadap program Perhutanan Sosial, menunjukkan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan rumah tangga
Pelatihan Labelling dan Packaging untuk Meningkatkan Penjualan Produk UMKM di Desa Ngadipuro
Pelatihan labelling dan packaging merupakan upaya strategis untuk meningkatkan daya saing produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui perbaikan manajemen produk.Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM Desa Ngadipuro, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar, dalam pengemasan dan pelabelan produk. Kegiatan penyuluhan dilakukan oleh tim mahasiswa yang mengikuti kegiatan Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa Universitas Islam Balitar pada 7 Desember 2024, dengan metode observasi, identifikasi peserta, dan penyampaian materi interaktif. Hasil observasi menunjukkan bahwa mayoritas produk UMKM, seperti keripik gadung, sale pisang, stik bawang, rempeyek dan sambal pecel menggunakan kemasan sederhana tanpa label informatif, sehingga sulit menembus pasar modern. Materi penyuluhan meliputi pentingnya label sesuai standar peraturan (UU No. 18 Tahun 2012 dan PP No. 69 Tahun 1999) dan fungsi kemasan dalam perlindungan produk serta daya tarik pemasaran. Penyuluhan ini berhasil meningkatkan pemahaman pelaku UMKM terhadap pentingnya branding produk melalui kemasan dan label yang menarik, sehingga diharapkan dapat mendukung peningkatan penjualan produk UMKM di pasar yang lebih luas
Prinsip Good Governance Guna Pengelolaan Akuntansi Publik dan Pengawasan pada Kelompok Masyarakat di Kelurahan Bendogerit Kota Blitar
This research aims to analyze the application of good governance principles in public accounting management and supervision of community groups in Bendogerit Village, Blitar City. Good governance, which includes the principles of transparency, accountability, participation, effectiveness and efficiency, is the main framework for improving the quality of public financial governance at the community level. The aim of this research is to evaluate how the principles of good governance are applied in the management of public accounting and supervision of community groups in Bendogerit Village, Blitar City.
The research method used is a qualitative approach with data collection techniques in the form of in-depth interviews, direct observation and document analysis. Research participants included community group administrators, community leaders, and sub-district government officials. The author conducted this research to see how transparency, accountability, participation and responsiveness are implemented in public accounting management practices at the sub-district level. They also look at how oversight systems are implemented to ensure that public funds are used effectively and according to purpose. This research uses a qualitative approach that uses observation, documentation and interviews to collect data.
The research results show that the implementation of good governance principles in Bendogerit Village still faces challenges, especially in terms of information disclosure and community involvement in the financial management process. However, there have been significant efforts by community groups and sub-district governments to increase transparency and accountability through better financial reporting and monitoring mechanisms that involve the community. Research shows that, even though the principles of good governance have been implemented, transparency of financial information and community involvement in the supervisory process are still problems. It is recommended that stakeholders in Bendogerit Subdistrict strengthen the monitoring system based on community participation and increase awareness of the importance of good public accounting management.
The conclusion of this research emphasizes the importance of training and assistance in managing public accounting, applying information technology to support transparency, and strengthening collaboration between community groups and the government. The recommendations provided include strengthening local regulations, optimizing community participation, and developing a more inclusive supervisory system to support good financial governance
Konsep Birokrasi Korupsi di Indonesia dalam Teori Bureaucratic Oversupply Model
This writing analyzes the phenomenon of corruption in the Indonesian bureaucracy using a normative juridical approach and bureaucratic oversupply theory. This research aims to understand the concept of bureaucracy, opportunities for corruption in bureaucracy, and efforts to prevent it. The research results show that corruption in the Indonesian bureaucracy is still a serious problem caused by various factors, both internal and external. Bureaucratic oversupply theory provides a deeper understanding of how bureaucratic structure and behavior can create conditions conducive to corruption. This research concludes that to overcome the problem of corruption, comprehensive bureaucratic reform is needed, including strengthening supervision, improving the quality of human resources, and implementing good governance
Evaluasi Perilaku Belajar Mahasiswa: Analisis Pengaruh Perilaku Phubbing terhadap Prokrastinasi Akademik
Tujuan dari penelitian untuk membuktikan pengaruh perilaku phubbing terhadap prokrastinasi akademik mahasiswa. Jenis dari penelitian ini yakni expost facto, dengan pendekatan penelitian kuantitatif. Subjek dari penelitian ini yakni mahasiswa pada Program Studi Psikologi Islam. Jumlah sampelnya sebanyak 103 mahasiswa dan dipilih dengan teknik purposive sampling. Data terkumpul melalui dua alat ukur yakni, Phubbing Scale yang disusun oleh Karadag (2015) dan Procrastination Assesment Scale-Student (PASS) yang disusun oleh Solomon dan Rothblum (1984). Data penelitian dianalisis melalui uji regresi linier sederhana. Penelitian ini memiliki hasil bahwa terdapat pengaruh yang signifikan perilaku phubbing terhadap prokrastinasi akademik mahasiswa (sig<0,05). Nilai koefisien besaran pengaruhnya adalah 0,36 dan nilai koefisien determinasinya sebesar 13,22%. Hasil tersebut merekomendasikan pada mahasiswa agar lebih bijak dalam menggunakan smartphone. Aktivitas pembelajaran seharusnya sudah mulai didesain penggunaan smartphone sebagai medianya dengan peraturan dan ketentuan penggunaanya.Tujuan dari penelitian untuk membuktikan pengaruh perilaku phubbing terhadap prokrastinasi akademik mahasiswa. Jenis dari penelitian ini yakni expost facto, dengan pendekatan penelitian kuantitatif. Subjek dari penelitian ini yakni mahasiswa pada Program Studi Psikologi Islam. Jumlah sampelnya sebanyak 103 mahasiswa dan dipilih dengan teknik purposive sampling. Data terkumpul melalui dua alat ukur yakni, Phubbing Scale yang disusun oleh Karadag (2015) dan Procrastination Assesment Scale-Student (PASS) yang disusun oleh Solomon dan Rothblum (1984). Data penelitian dianalisis melalui uji regresi linier sederhana. Penelitian ini memiliki hasil bahwa terdapat pengaruh yang signifikan perilaku phubbing terhadap prokrastinasi akademik mahasiswa (sig<0,05). Nilai koefisien besaran pengaruhnya adalah 0,36 dan nilai koefisien determinasinya sebesar 13,22%. Hasil tersebut merekomendasikan pada mahasiswa agar lebih bijak dalam menggunakan smartphone. Aktivitas pembelajaran seharusnya sudah mulai didesain penggunaan smartphone sebagai medianya dengan peraturan dan ketentuan penggunaanya
Meningkatkan Kemampuan Menulis Mahasiswa Menggunakan Strategi Brainstorming
Menulis merupakan kegiatan yang sangat kompleks dimana penulis harus menuangkan gagasannya ke atas kertas, terlebih dahulu mentransformasikan pemikirannya ke dalam kata-kata, mempertajam gagasan pokoknya, dan memberikan struktur serta pengorganisasian yang koheren. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penggunaan strategi brainstorming dalam meningkatkan keterampilan menulis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa semester lima program studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Kendal Batang tahun akademik 2022/2023. Jumlah responden adalah 26 mahasiswa. Nilai rata-rata pre-test adalah 64,35, post-test adalah 71,81. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa strategi brainstorming tepat dalam pengajaran menulis.Menulis merupakan kegiatan yang sangat kompleks dimana penulis harus menuangkan gagasannya ke atas kertas, terlebih dahulu mentransformasikan pemikirannya ke dalam kata-kata, mempertajam gagasan pokoknya, dan memberikan struktur serta pengorganisasian yang koheren. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penggunaan strategi brainstorming dalam meningkatkan keterampilan menulis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa semester lima program studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Kendal Batang tahun akademik 2022/2023. Jumlah responden adalah 26 mahasiswa. Nilai rata-rata pre-test adalah 64,35, post-test adalah 71,81. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa strategi brainstorming tepat dalam pengajaran menulis
Representasi Maskulinitas Perempuan dalam Iklan Sasa Melezatkan berjudul Perempuan Serba Bisa
Advertising has a big influence in shaping people\u27s perceptions and views on various issues, including gender and the role of women. This research analyzes the representation of women\u27s masculinity in the Sasa Melezakan advertisement entitled "Versatile Women" using Charles Sanders Peirce\u27s semiotic approach. By analyzing visual signs such as the appearance, movements and activities of women shown in advertisements, this research reveals that these advertisements strongly represent women\u27s masculinity in various fields that challenge traditional gender stereotypes. Semiotic analysis reveals that this advertisement features women in roles such as professional athletes, business leaders, and skilled racers, redefining the concept of femininity and breaking down the boundaries of gender roles that have been considered rigid. The representation of female masculinity in this advertisement is a statement to expand the definition of femininity and challenge gender norms that limit women. This research contributes to studies on gender, media and representation by analyzing how the advertising industry responds to and reflects social changes regarding the role and potential of women in society.Iklan memiliki pengaruh yang besar dalam membentuk persepsi dan pandangan masyarakat tentang berbagai isu, termasuk gender dan peran perempuan. Penelitian ini menganalisis representasi maskulinitas perempuan dalam iklan Sasa Melezatkan yang berjudul "Perempuan Serba Bisa" menggunakan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Dengan menganalisis tanda-tanda visual seperti penampilan, gerakan, dan aktivitas perempuan yang ditampilkan dalam iklan, penelitian ini mengungkap bahwa iklan tersebut secara kuat merepresentasikan maskulinitas perempuan dalam berbagai bidang yang menantang stereotip gender tradisional. Analisis semiotika mengungkapkan bahwa iklan ini menampilkan perempuan dalam peran-peran seperti atlet tenis profesional, pemimpin dalam bisnis creative digital, dan pembalap drifting yang handal, mendefinisikan ulang konsep femininitas dan menentang batasan peran gender yang selama ini dianggap kaku. Representasi maskulinitas perempuan dalam iklan ini menjadi pernyataan untuk memperluas definisi femininitas dan menantang norma gender yang membatasi perempuan. Penelitian ini berkontribusi pada studi tentang gender, media, dan representasi dengan menganalisis bagaimana industri periklanan merespons dan merefleksikan perubahan sosial terkait peran dan potensi perempuan dalam masyarakat
Representasi Bulliying pada Film MUNKAR
Anxiety about everyday events, such as violence and intimidation. One form of social violence that is often the focus of horror films is Bulliying. Bulliying is deliberate threats or actions to physically, verbally or mentally dominate, hurt or eliminate someone, carried out repeatedly to make a vulnerable victim feel intimidated and threatened. One of the horror films that represents the phenomenon of Bulliying is "Munkar". Therefore, researchers conducted research with the aim of finding out how Bulliying is represented in the horror film "Munkar" by analyzing scenes that show forms of Bulliying using Roland Barthes\u27 semiotic analysis.Kecemasan terhadap kejadian sehari-hari, seperti kekerasan dan intimidasi. Salah satu bentuk kekerasan sosial yang seringkali menjadi fokus dalam film horror adalah Bulliying. Bulliying merupakan ancaman atau tindakan yang disengaja secara fisik, verbal atau mental yang mendominasi, menyakiti atau menghilangkan seseorang, dilakukan berulang kali untuk membuat korban yang rentan merasa terintimidasi dan terancam. Salah satu film horor yang merepresentasikan tentang fenomena Bulliying adalah “Munkar”. Oleh karena itu peneliti melakukan penelitian dengan tujuan ingin mengetahui bagaimana representasi Bulliying yang ada pada film horor “Munkar” dengan menganalisis adegan-adegan yang menampilkan bentuk-bentuk Bulliying menggunakan analisis semiotika Roland Barthes